Tag: tempat sampah

  • 5 Benda yang Harus Dibersihkan Setiap Bulan Menurut Ahli


    Jakarta

    Membersihkan rumah merupakan hal yang wajib dilakukan. Saat membersihkan rumah, ada barang-barang yang harus dibersihkan setiap bulan.

    Barang-barang tersebut harus sering dibersihkan karena beberapa hal, misalnya cepat berdebut. Lantas, barang apa saja yang harus dibersihkan setiap bulan?

    Dilansir dari Southern Living berikut ini informasinya.


    1. Tempat Sampah

    In de zorgIlustrasi tempat sampah. Foto: Getty Images/iStockphoto/Anne van der Veer

    Jangan salah ya, tempat sampah juga harus dibersihkan lho! Saat membersihkannya juga jangan asal, bagian dalam dan luarnya harus dibersihkan dengan baik.

    “Bahkan dengan pelapis, tempat sampah tetap bau. Kami menyarankan untuk membilas dan menggosoknya setiap bulan. Isi air panas, tambahkan sedikit sabun cuci piring, dan semprotkan disinfektan untuk mengusir bau dan mencegah bakteri,” kata ahli kebersihan di Sparkly Maids San Antonio, Jessica Gonzalez, dikutip dari Southern Living, Senin (14/7/2025).

    Sementara itu, ahli kebersihan di CottageCare Scott Schrader menyarankan untuk mengeringkan tempat sampah di bawah sinar matahari untuk membantu menghilangkan bau.

    2. Lemari Dapur

    lemari dapur panel terangkat atau Raised Panel Kitchen Cabinetlemari dapur Foto: via Kitchen Cabinet Kings

    Lemari dapur ternyata bisa menjadi tempat perkembangbiakan bakteri tanpa kamu sadari. Maka dari itu, Gonzalez menyarankan untuk membersihkannya sebulan sekali.

    “Bersihkan area ini dengan pembersih lemak yang lemah atau cuka encer, lalu keringkan sepenuhnya. Ini akan menjaga dapur Anda tetap bersih di antara pembersihan mendalam,” ungkapnya.

    3. Mesin Cuci

    Ilustrasi Tips Memilih Mesin CuciIlustrasi Mesin Cuci Foto: iStock

    Mesin cuci juga harus dibersihkan setiap bulan lho detikers. Schrader mengatakan poin utama bagian mesin cuci yang harus dibersihkan adalah tempat detergen dan gasket atau karet mesin cuci.

    “Jamur dan kotoran deterjen menumpuk di sini cukup cepat. Bersihkan laci deterjen dengan larutan cuka hangat, dan periksa karet gasketnya untuk melihat apakah ada kotoran. Pembersihan bulanan akan mengurangi bau dan mesin cuci Anda akan berfungsi dengan baik,” jelas Schrader.

    Sementara Gonzalez mengingatkan untuk tidak melupakan bagian seperti tutup, kenop, serta bagian atas mesin cuci.

    4. Gagang Pintu

    Ilustrasi gagang pintu rumahIlustrasi gagang pintu rumah Foto: via Pixabay

    Gagang pintu disarankan untuk dibersihkan sebulan sekali karena bisa terdapat banyak bakteri. Sebab, bagian tersebut yang paling sering dipegang oleh orang rumah.

    “Gunakan larutan disinfektan atau pembersih berbahan dasar alkohol lainnya, bersihkan titik-titik ini sebulan sekali. Ini hanya membutuhkan sedikit waktu, tetapi dapat meningkatkan kesehatan ruangan Anda secara signifikan,” kata Shcrader.

    5. Baling-baling Kipas

    kipas angin gantungkipas angin gantung Foto: kipas angin gantung

    Kalau di rumah memakai kipas angin, jangan lupa bersihkan baling-balingnya setiap bulan. Sebab, debu rentan menumpuk pada baling-baling kipas apalagi kalau sering digunakan.

    Cara membersihkannya bisa dengan lap atau sarung bantal yang sudah tidak dipakai untuk mengumpulkan debu.

    “Selipkan sarung bantal bekas di atas baling-baling dan tarik perlahan ke bawah, debu akan menempel di sarung bantal. Lalu, lap baling-baling dengan kain mikrofiber lembap. Melakukan hal ini setiap bulan akan sangat membantu menjaga kualitas udara di rumah Anda, terutama di kamar tidur,” ujar Schrader.

    Itulah beberapa benda yang harus dibersihkan setiap bulan. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Lalat Suka Hinggap di Tempat Sampah Rumah? Begini 4 Cara Mengusirnya


    Jakarta

    Di mana biasanya kamu meletakkan tempat sampah di dalam rumah? Tempat sampah biasa diletakkan di tempat yang mudah dijangkau dan paling banyak dibutuhkan yakni dapur.

    Adanya tempat sampah di dapur mempermudah pekerjaan karena ketika memasak pasti ada bahan makanan yang dibuang dan tidak bisa diolah. Sampah ini tentu bukan hanya sampah kering, melainkan sampah basah juga. Dengan meletakkan tempat sampah di dapur membuat pekerjaan lebih efisien.

    Meskipun mempermudah pekerjaan, tempat sampah di dapur juga bisa menyebabkan masalah, salah satunya adalah mengundang lalat datang.


    Lalat sangat menyukai bau-bau dari buah, sayuran, daging, dan bahan masakan lainnya yang membusuk atau yang sudah tidak terpakai di tempat sampah. Jika lalat datang mengerubun saat dapur masih digunakan untuk memasak, ini dapat berbahaya.

    Hewan kecil ini membawa bakteri seperti E. coli dan salmonella dari satu tempat ke tempat lain, sehingga dapat mencemari makanan. Jika sudah mengontaminasi makanan, bakteri ini dapat menyebabkan diare dan infeksi saluran pencernaan.

    Melansir dari thekitchn.com pada Selasa (27/2/2024) berikut cara untuk menjaga tempat sampah tetap bersih dan tidak mengundang lalat datang.

    Rajin Membuang Sampah

    Aroma yang menguar saat proses pembusukan makanan di tempat sampah dapat mengundang lalat. Rajin membuang sampah minimal sehari sekali dan menutup pintu saat memasak dapat mencegah lalat masuk ke dalam rumah.

    Selain itu pisahkan sampah basah dan kering agar sisa makanan tidak cepat membusuk di tempat sampah dapur. Setiap membuang sampah sebaiknya tutup kembali tempat sampah. Jika memakai kantong plastik bisa mengikat ujung di bagian atasnya.

    Membersihkan Tempat Sampah

    Setelah isinya dibuang, tempat sampah tetap harus dicuci menggunakan sabun pencuci piring, agar sisa makanan tidak menempel. Jika dibiarkan lama kelamaan di sudut-sudut tempat sampah akan tumbuh jamur dan cepat berbau.

    Gunakan Air Cuka

    Air cuka memiliki bau yang menyengat dan dapat mengacaukan penciuman lalat. Aroma dari air cuka membuat lalat tidak ingin mendekat. Kamu bisa mencampurkan air hangat dengan cuka, lalu letakkan di salah satu sudut dapur atau di dekat tempat sampah.

    Maksimalkan Ventilasi Udara

    Saat memasak pintu rumah terkadang dibiarkan terbuka agar sirkulasi udara dapat bekerja dengan maksimal sehingga suhu dapur tidak telalu panas. Namun ini membuka peluang untuk lalat masuk ke dalam rumah. Lebih baik gunakan pintu dengan jaring kawat yang tidak bisa ditembus oleh lalat. Bisa juga memasang tirai dengan lubang kecil di daun pintu.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Lokasi Tempat Sampah di Rumah yang Benar dan Salah


    Jakarta

    Setiap rumah pasti memiliki tempat sampah baik di dalam maupun di luar. Tanpa tempat sampah, debu, kotoran, sisa makanan, atau barang tidak terpakai akan berceceran dimana-mana.

    Praktisnya membuang sampah di tempatnya adalah hanya butuh 1 penampungan, dapat membuat rumah lebih rapih dan bersih. Biasanya tempat sampah di rumah bisa terdiri lebih dari satu tergantung kebutuhan sehingga penempatannya tidak sembarangan agar tidak mengganggu estetika dan efisiensi tempat.

    Mengutip dari Homes and Gardens, Kamis (25/4/2024), berikut beberapa tempat yang tepat dan sebaiknya dihindari meletakkan tempat sampah di rumah.


    Tempat yang Tepat Meletakkan Tempat Sampah

    1. Dapur

    Dapur adalah ruangan paling cepat kotor di rumah terutama setelah memasak. Berbagai jenis sampah dari kering dan basah bisa dihasilkan setiap hari. Maka dari itu, di dapur perlu ada tempat sampah sendiri agar sampah tidak bercecer.

    Lokasi yang disarankan agar tidak mengganggu estetika dapur adalah di samping wastafel atau tempat cucian piring. Ketika kamu mencuci piring atau peralatan dapur, tanpa berpindah tempat karena tempat sampah ada di dekat kaki.

    Selain itu, menurut feng shui, penempatan tempat sampah di dapur juga mengundang energi positif di dapur. Namun, jangan lupa memilih tempat sampah yang tertutup agar tidak mengundang tikus, kecoa, atau hewan pengerat lainnya.

    2. Kamar Mandi

    Tempat sampah boleh diletakkan di dalam kamar mandi untuk membuang tisu, pembalut, kemasan odol atau sabun, hingga kotoran yang jatuh dari baju.

    Namun, kamu perlu memperhatikan jenis bahan yang dipakai, usahakan dari plastic. Hindari menggunakan tempat sampah dari rotan, kayu, atau besi karena kamar mandi area yang lembap dan banyak cipratan air. Pilih juga tempat sampah yang tertutup agar air tidak masuk ke dalamnya.

    3. Luar Rumah

    Selain dua tempat sampah di dalam rumah, kamu perlu memiliki tempat sampah yang lebih besar di depan rumah. Tempat sampah ini yang biasanya isinya dibersihkan oleh petugas sampah untuk dibawa ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) terdekat. Pastikan tempat sampah tersebut tertutup agar isinya tidak dimakan atau diacak-acak oleh tikus dan kucing.

    Tempat yang Tidak Perlu Ada Tempat Sampah

    1. Ruang Tamu

    Kamu tidak perlu meletakkan tempat sampah di ruang tamu karena dapat menimbulkan bau tidak sedap yang mengganggu tamu. Jika ada sampah cukup letakkan di meja atau arahkan ke tempat sampah di dapur.

    Selain itu, hindari meletakkan tempat sampah di samping pintu masuk karena dalam feng shui dapat menghambat keberuntungan seseorang.

    2. Kamar Tidur

    Keberadaan tempat sampah di kamar tidur dapat mengganggu kualitas tidur seseorang karena sampah tempat hidup bakteri. Sedangkan kamu bisa lebih lama berada di kamar sehingga tidak baik untuk kesehatan.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Jenis Tempat Sampah Berdasarkan Warnanya


    Jakarta

    Setiap rumah sebaiknya memiliki sistem pengelolaan sampah yang baik supaya lingkungan lebih terjaga. Salah satunya bisa dengan menyediakan beberapa tempat sampah yang dibedakan sesuai kategorinya.

    Melansir dari situs resmi Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu, Rabu (10/7/2024), tempat sampah di pemukiman, perkantoran, bahkan sekolah harus dibedakan sesuai jenis sampah. Tempat sampah tersebut dapat ditandai berdasarkan warnanya.

    Lalu, apa arti dari setiap warna tempat sampah? Yuk, simak jenis-jenis tempat sampah sesuai warnanya berikut ini.


    Jenis-jenis Tempat Sampah Berdasarkan Warna

    1. Hijau

    Tempat sampah berwarna hijau dikhususkan untuk membuang sampah organik, seperti sisa makanan, daun-daunan, dan bekas sayur. Nantinya, sampah tersebut akan diolah menjadi pupuk kompos. Tempat sampahnya sendiri pun berfungsi untuk mempercepat pembuatan kompos.

    2. Kuning

    Tempat sampah berwarna kuning berisi sampah non organik. Kategori sampah ini terdiri dari plastik bekas, kemasan air mineral berbahan plastik, dan lainnya. Tempat sampah tersebut memudahkan pengepul untuk memanfaatkannya untuk kerajinan atau daur ulang di pabrik.

    3. Merah

    Tempat sampah berwarna merah berfungsi untuk menampung sampah non organik yang mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3). Sampah jenis ini harus dipisah agar tidak membahayakan kesehatan dan keselamatan orang lain dan makhluk hidup lainnya.

    4. Biru

    Tempat sampah berwarna biru dikhususkan untuk sampah non organik berbahan kertas. Pemisahan sampah ini berguna untuk mempermudah pengrajin dan industri daur ulang untuk mengolah sampah menjadi kebutuhan lainnya.

    5. Abu-abu

    Tempat sampah berwarna abu-abu berfungsi untuk menyimpan sampah residu. Jadi selain empat jenis sampah yang disebutkan bisa dibuang di sini.

    Itulah 5 jenis tempat sampah dengan warna berbeda yang perlu kamu tahu. Semoga bermanfaat!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Membersihkan Tempat Sampah di Rumah Biar Nggak Bau Busuk


    Jakarta

    Keberadaan tempat sampah tentunya dibutuhkan di rumah. Meski digunakan untuk menampung sampah, ternyata tempat sampah juga perlu dibersihkan agar tidak menimbulkan bau busuk.

    Tempat sampah tidak hanya bagian luarnya saja yang perlu dibersihkan, tetapi bagian dalamnya juga. Tempat sampah yang kotor tidak hanya menimbulkan bau busuk, tetapi menarik serangga bahkan tikus.

    Maka dari itu, perlu membersihkan tempat sampah pada bagian dalam dan luarnya. Dilansir dari Real Simple, berikut ini cara membersihkan tempat sampah.


    1. Tempat Sampah di Dapur

    simpan sampah makanan di freezerIlustrasi tempat sampah di dapur. Foto: iStock

    Sebelum membersihkan tempat sampah di dapur, pastikan sampah sudah dibuang terlebih dahulu. Apabila di bagian dalam tempat sampah ada kotoran yang menempel, kamu bisa membersihkannya dan menyemprotkan air ke dalamnya.

    “Kemudian oleskan larutan pembersih serbaguna baik did alam maupun di luar tempat sampah menggunakan kain atau sikat untuk menggosok permukaan secara menyeluruh dengan membersihkan perhatian ekstra pada residu yang lengket,” kata Robin Murphy dari ChirpChirp House Cleaning, dikutip dari Real Simple, Sabtu (3/8/2024).

    Setelah kotoran hilang, kamu bisa menyemprotkan disinfektan dan diamkan beberapa saat sesuai dengan instruksi yang tertera di botol. Hal ini akan membuatnya ekstra bersih dan dapat menghilangkan sumber bau apapun.

    “Terakhir biarkan tempat sampah mengering secara alami atau gunakan kain untuk mengeringkannya sebelum melapisinya dengan kantong sampah yang bersih,” ujarnya.

    2. Tempat Sampah di Kamar Mandi

    Interior of toilet seat, paper and trashcan in hygiene restroom.Interior of toilet seat, paper and trashcan in hygiene restroom. Foto: Getty Images/iStockphoto/mrcmos

    Di kamar mandi, biasanya terdapat tempat sampah kecil untuk membuang tisu bekas pakai. Kamu bisa membersihkan tempat sampah di kamar mandi dengan lap basah dan pembersih serbaguna. Apabila ada kotoran yang membandal, kamu bisa membersihkannya terlebih dahulu dengan air hangat.

    Meskipun kecil, akan lebih baik kalau tempat sampah juga disemprotkan disinfektan apalagi kalau di rumah ada orang yang sakit. Setelah disemprotkan disinfektan, kamu bisa biarkan beberapa saat sesuai informasi yang tertera lalu lap menggunakan kain.

    3. Tempat Sampah di Luar Rumah

    Pilah sampah untuk daur ulang.Ilustrasi tempat sampah di luar rumah. Foto: Freepik

    Membersihkan tempat sampah di luar rumah perlu pekerjaan ekstra karena ukurannya yang besar. Oleh karena itu, kamu bisa membersihkannya dengan menyemprotkan air dari selang.

    “Gunakan selang taman untuk menyemprot bagian dalam dan luar tempat sampah. Gunakan larutan pembersih serbaguna ke bagian dalam dan luar, termasuk tutupnya. Sikat gosok bergagang panjang sangat ideal untuk menggosok permukaan, terutama bagian bawah dan samping,” kata Murphy.

    “Bilas tempat sampah secara menyeluruh dengan selang taman untuk menghilangkan semua larutan pembersih dan kotoran. Setelah membilas, semprotkan disinfektan, diamkan selama waktu yang disarankan, dan biarkan kering dengan sendirinya,” tutupnya.

    Itulah tips membersihkan tempat sampah di rumah. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tempat Sampah Bau? Cuci Pakai Air Nggak Mempan, Nih Caranya


    Jakarta

    Setiap rumah pasti memiliki satu tempat sampah di dalam. Hal ini mempermudah penghuni rumah ketika membuang sampah, tanpa perlu repot-repot keluar rumah.

    Namun, masalah yang kerap ditemui adalah kamu kerap mencium bau tak sedap dari tempat sampah. Bau dari tempat sampah berasal dari proses dekomposisi bahan-bahan organik dan non-organik. Apabila kamu sudah mencium bau tak sedap dari tempat sampah, sudah saatnya kamu harus membuang sampah.

    Dilansir The Spruce, saat membuang sampah, tempat sampah yang digunakan juga harus dibersihkan. Terutama jika tempat sampah tersebut digunakan untuk menampung sampah cair dan berbau.


    Namun, apabila kamu melapisi tempat sampah dengan plastik dan isinya kering, kamu boleh membersihkannya setiap tiga bulan sekali.

    Bagaimana Cara Mencuci Tempat Sampah yang Bau?

    Saat kamu mencuci tempat sampah yang bau, air saja tidak cukup membesihkannya. Kamu perlu menggunakan soda kue. Caranya dengan menaburkan soda kue secukupnya di dalam tempat sampah dan biarkan semalaman. Di pagi hari, buang dan bersihkan sisa-sisanya dengan air mengalir.

    Apabila kamu tidak menggunakan soda kue, kamu bisa menggunakan sabun cuci piring. Lalu, diamkan 10-15 menit dan bilas keesokan harinya.

    Setelah itu, jemur seharian di bawah terik sinar matahari. Dengan dijemur, bakteri yang menimbulkan bau pada tempat sampah dapat dibasmi dan tempat sampah tidak akan bau lagi.

    Tips Tempat Sampah Tidak Cepat Bau

    Cara paling tepat agar tempat sampah tidak cepat berbau adalah melapisi bagian dalamnya dengan plastik sampah. Dengan begitu, bagian tempat sampah tidak akan kontor. Lalu, pastikan sehari sekali sampah dibuang, terutama apabila sudah penuh atau plastiknya bocor.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Pakai 3 Cara Ini Hadapi Tetangga yang Suka Buang Sampah di Tempat Sampah Kita



    Jakarta

    Pernahkah kamu mendapati tetangga membuang sampah tanpa izin di tempat sampahmu? Hal itu tentu bisa bikin jengkel kalau dilakukan berulang kali.

    Padahal, setiap rumah sudah diatur lokasi tempat sampahnya oleh Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW). Namun, masih ada yang suka menumpang buang sampah ke tempat sampah orang lain.

    Belum lagi biasanya ada pungutan iuran sampah. Kalau tetangga membuang sampah ke tempat kita, seakan-akan kita yang menanggung iuran sampah mereka.


    Jika menghadapi situasi seperti ini, ada langkah-langkah yang bisa dilakukan agar tetangga berhenti melakukannya.

    Cara Hadapi Tetangga yang Suka Buang Sampah di Tempat Sampah Kita

    Inilah beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk mengatasi tetangga yang suka buang sampah tanpa izin ke tempat sampahmu.

    1. Kumpulkan Bukti

    Pengacara properti Muhammad Rizal Siregar mengatakan pemilik rumah dapat mengumpulkan bukti fisik, foto, dan video yang menunjukkan aksi tetangga membuang sampah ke tempat sampahmu. Bukti tersebut bisa digunakan sebagai bahan laporan saat hendak mengadukan tetangga.

    2. Mediasi Bersama RT/RW

    Tindakan membuang sampah tanpa izin ke tempat tetangga sebenarnya tidak mempunyai ketentuan khusus yang memberi ancaman hukuman pidana. Pelaku hanya mendapat teguran atau mediasi dari RT/RW.

    “Tidak ada ketentuan pidana jika dilanggar, hanya teguran saja dari RT/RW atau mediasi dalam level bawah,” ujar Rizal kepada detikProperti, Selasa (25/2/2025).

    3. Lapor ke Satpol PP

    Namun, jika tetangga tetap mengulangi kesalahan yang sama, pelaku bisa diperkarakan. Perkara ini masuk dalam tindak pidana ringan (tipiring) yang diproses hukum melalui Satuan Polisis Pamong Praja (Satpol PP).

    “Jika memang tidak ada jalan keluar, maka warga meminta pendamping RT/RW untuk lapor ke Satpol PP melalui kantor kecamatan dengan dasar mengganggu ketertiban umum warga,” tuturnya.

    Pelaku dapat diancam hukuman kurungan maksimal selama satu bulan. Akan tetapi, pelaku juga bisa memilih membayar denda sebagai pengganti hukuman penjara. Adapun masa kurungan dan denda bisa berbeda-beda sesuai peraturan daerah setempat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal! Ini Tempat yang Tepat dan Salah Meletakkan Tempat Sampah di Rumah



    Jakarta

    Tempat sampah menjadi barang wajib yang ada di rumah. Tanpa tempat sampah, debu, kotoran, sisa makanan, atau barang tidak terpakai akan berceceran.

    Terkadang orang juga memiliki beberapa tempat sampah di rumah. Ada yang diletakan di dalam rumah, ada juga tempat sampah yang ditaruh di luar rumah.

    Namun jangan sampai salah menempatkan tempat sampah di rumah. Mengutip dari Homes and Gardens, berikut beberapa tempat yang tepat dan sebaiknya dihindari meletakkan tempat sampah di rumah.


    Tempat yang Tepat Meletakkan Tempat Sampah

    1. Dapur

    Dapur adalah ruangan paling cepat kotor di rumah terutama setelah memasak. Berbagai jenis sampah dari kering dan basah bisa dihasilkan setiap hari. Maka dari itu, di dapur perlu ada tempat sampah sendiri agar sampah tidak bercecer.

    Lokasi yang disarankan agar tidak mengganggu estetika dapur adalah di samping wastafel atau tempat cucian piring. Ketika kamu mencuci piring atau peralatan dapur, tanpa berpindah tempat karena tempat sampah ada di dekat kaki.

    Selain itu, menurut feng shui, penempatan tempat sampah di dapur juga mengundang energi positif di dapur. Namun, jangan lupa memilih tempat sampah yang tertutup agar tidak mengundang tikus, kecoa, atau hewan pengerat lainnya.

    2. Kamar Mandi

    Tempat sampah boleh diletakkan di dalam kamar mandi untuk membuang tisu, pembalut, kemasan odol atau sabun, hingga kotoran yang jatuh dari baju.

    Namun, kamu perlu memperhatikan jenis bahan yang dipakai, usahakan dari plastic. Hindari menggunakan tempat sampah dari rotan, kayu, atau besi karena kamar mandi area yang lembap dan banyak cipratan air. Pilih juga tempat sampah yang tertutup agar air tidak masuk ke dalamnya.

    3. Luar Rumah

    Selain dua tempat sampah di dalam rumah, kamu perlu memiliki tempat sampah yang lebih besar di depan rumah. Tempat sampah ini yang biasanya isinya dibersihkan oleh petugas sampah untuk dibawa ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) terdekat. Pastikan tempat sampah tersebut tertutup agar isinya tidak dimakan atau diacak-acak oleh tikus dan kucing.

    Tempat yang Tidak Perlu Ada Tempat Sampah

    1. Ruang Tamu

    Kamu tidak perlu meletakkan tempat sampah di ruang tamu karena dapat menimbulkan bau tidak sedap yang mengganggu tamu. Jika ada sampah cukup letakkan di meja atau arahkan ke tempat sampah di dapur.

    Selain itu, hindari meletakkan tempat sampah di samping pintu masuk karena dalam feng shui dapat menghambat keberuntungan seseorang.

    2. Kamar Tidur

    Keberadaan tempat sampah di kamar tidur dapat mengganggu kualitas tidur seseorang karena sampah tempat hidup bakteri. Sedangkan kamu bisa lebih lama berada di kamar sehingga tidak baik untuk kesehatan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Hal Sepele yang Mengundang Lalat ke Rumah Tanpa Disadari



    Jakarta

    Lalat masuk ke dalam rumah memang sangat mengganggu. Apalagi jika mereka masuk ke bagian dapur dan menghinggapi makanan membuat kita merasa jijik untuk memakannya. Sebab, lalat memang dikenal sebagai hewan yang kotor.

    Biasanya untuk mengusir lalat cukup dengan membiarkan pintu atau jendela terbuka sehingga mereka bisa keluar dengan sendirinya. Namun, penghuni rumah juga harus mencegah lalat masuk dengan memperhatikan hal-hal yang bisa mengundang kehadiran lalat.

    Melansir dari situs The Spruce, berikut terdapat 6 hal yang dapat mengundang lalat ke rumah.


    Cairan Manis

    Tidak hanya semut, lalat juga tertarik dengan cairan manis, seperti kaleng minuman ringan yang ada di atas meja. Mereka juga menyukai botol sirup yang tidak tertutup atau menetes.

    Makanan yang Tidak Tertutup

    Membiarkan makanan terbuka yang segar atau setengah dimakan bisa menarik lalat. Hal ini karena bau makanan akan membuat lalat mendekat.

    Buah Busuk

    Saat buah busuk maka buah mengalami fermentasi dan menghasilkan senyawa seperti etanol dan asam asetat yang bisa menarik lalat. Apalagi, lalat betina sangat tertarik dengan buah busuk sebagai tempat bertelur. Sebab, gula dan lingkungan lembap merupakan tempat ideal bagi larva lalat untuk berkembang.

    Tempat Sampah

    Sudah menjadi hal umum bahwa lalat akan mendekati tempat sampah. Mereka sangat menyukai cairan dan bau yang ada di tempat sampah.

    Saluran Wastafel Kotor

    Jarang membersihkan saluran wastafel di dapur maupun saluran pembuangan di kamar mandi secara teratur membuat lumpur akan terkumpul di sekitar tepi saluran. Nah, lumpur inilah yang disukai lalat sebagai makanan.

    Hewan Mati

    Waspada terhadap hewan yang mati misalnya ada tikus mati di loteng, maka itu pasti akan menarik ratusan lalat ke rumah.

    Untuk mencegah masuknya lalat, maka ikuti langkah berikut.

    • Bersihkan tempat sampah secara teratur.
    • Tutupi semua makanan dan segera bersihkan tumpahan apapun.
    • Bersihkan saluran pembuangan dan wastafel secara teratur.
    • Bersihkan dapur setiap habis memasak.
    • Buang makanan busuk ke tempat sampah di luar. Ikat kantong sampah dengan erat untuk mengurangi bau.
    • Tutup makanan hewan peliharaan dan cuci piring makanan secara teratur.

    Itu dia seputar lalat masuk ke rumah dan cara mencegahnya. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Lokasi di Rumah yang Jadi Sarang Serangga, Wajib Cek!



    Jakarta

    Meskipun segala sudut ruangan di rumah terasa bersih, tidak menutup kemungkinan hadirnya serangga. Sebab, serangga suka muncul di area yang sering tidak disadari penghuninya.

    Melansir dari situs Real Simple, setidaknya terdapat 6 area di rumah yang ternyata disukai serangga. Pastikan mengecek keenam area ini dan membersihkannya ya.

    Loteng

    Loteng merupakan tempat tersembunyi di atap rumah yang pasti jarang dicek oleh pemilik rumah. Padahal, loteng menjadi titik masuk bagi kecoa, tikus, dan hama yang lain karena terdapat celah-celah sebagai akses keluar masuk.


    Tempat Sampah

    Jika ada kaleng minuman yang dibuang ke tempat sampah dan tidak dibersihkan terlebih dahulu, cairan manis yang tertinggal dapat mengundang serangga. Oleh karena itu, sebelum membuang sampah seperti bekas makanan atau minuman, upayakan bilas atau cuci terlebih dahulu.

    Furnitur Kayu

    Pemilik rumah jarang menyadari jika furnitur kayu atau pintu dan jendela menjadi tempat yang bisa mengundang serangga apabila kayu tersebut lapuk. Tandanya adalah kayu-kayu tersebut lembap dan rusak. Untuk itu, ganti furnitur kayu yang sudah rusak untuk mencegah masuknya lebih banyak serangga.

    Tempat Sikat Gigi

    Tempat sikat gigi sangat menarik serangga karena kelembapannya. Residu dari pasta gigi bisa menjadi tempat berkembang biak bagi jamur dan menarik semut serta lalat. Solusinya adalah bersihkan tempat sikat gigi seminggu sekali dan biarkan sampai benar-benar kering.

    Tanaman

    Jika pemilik rumah hobi berkebun atau pecinta tanaman, tentu pasti mengetahui bahwa tanaman menjadi salah satu sarang hama dan serangga. Tetesan air dari pot tanaman merupakan surganya nyamuk. Maka, jika ada air yang menggenang di sekitar tanaman perlu dibersihkan secara teratur.

    Wastafel

    Sama seperti tempat sikat gigi, wastafel menyimpan kelembapan yang berlebih. Terlebih lagi, lubang wastafel yang gelap, lembap, dan jarang dibersihkan. Oleh karena itu, disarankan membersihkan lubang wastafel menggunakan air mendidih dan cuka setiap satu bulan sekali.

    Untuk mencegah serangga masuk ke dalam rumah melalui area yang telah disebutkan, sebaiknya perlu dibiasakan perilaku membersihkan rumah, seperti menyingkirkan air yang tergenang, membuang sisa makanan, dan membersihkan saluran air yang tersumbat.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com