Tag: tempat tidur

  • Basmi Kutu Busuk di Kasur Bisa Pakai Alkohol, Begini Caranya


    Jakarta

    Kutu busuk adalah salah satu jenis serangga yang sering muncul di kasur atau sofa. Jika tergigit kutu busuk maka bisa menyebabkan kulit menjadi merah dan gatal-gatal.

    Serangga kecil ini kerap bersembunyi di pinggir dan dalam kasur, terutama area yang jarang terkena sinar matahari. Maka dari itu, perlu ketelitian dalam membasmi kutu busuk agar benar-benar lenyap.

    Penting juga untuk memilih cara yang tepat dalam membasmi kutu busuk, salah satunya menggunakan alkohol. Lantas, bagaimana caranya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Basmi Kutu Busuk Pakai Alkohol

    Banyak pemilik rumah yang menggunakan cairan alkohol untuk mengusir kutu busuk di kasur. Sebab, kutu busuk dewasa yang terpapar alkohol akan langsung mati.

    Dilansir The Spruce, alkohol bekerja cepat menembus lapisan luar tubuh kutu busuk. Dalam sebuah studi, kutu busuk bisa langsung mati dalam waktu 30 detik setelah terpapar alkohol.

    Meski begitu, penggunaan alkohol dinilai tidak efektif 100% untuk membunuh kutu busuk. Sebab, alkohol yang sudah mengering di kain atau permukaan kasur maka tidak efektif lagi.

    “Alkohol dapat menguap dengan cepat, jadi tidak akan membunuh kutu busuk yang bersentuhan dengan area yang telah disiram alkohol,” kata pakar pengendali hama Georgios Liakopoulos.

    Liakopoulos mengatakan kutu busuk atau telurnya yang bersembunyi di balik kasur mungkin tidak akan mati jika cairan alkohol tidak mengenai tempat persembunyiannya.

    Lebih lanjut, Liakopoulos menyarankan agar menggunakan jenis alkohol berkonsentrasi 70% agar lebih optimal membasmi kutu busuk. Alkohol dengan konsentrasi 90% dan 99% mengandung lebih sedikit air.

    Cara Pakai Alkohol untuk Basmi Kutu Busuk

    Berikut cara menggunakan alkohol untuk membasmi kutu busuk di kasur dengan mudah dan tepat:

    1. Isi botol semprot dengan cairan alkohol berkonsentrasi 70%
    2. Sebelum menyemprotkan cairan alkohol, pastikan jendela dan pintu kamar dibuka lebar agar udara mengalir lewat ventilasi
    3. Semprotkan cairan alkohol di tempat yang terdapat kutu busuk, seperti di jahitan, tepian, dan lipatan kasur
    4. Semprot juga cairan alkohol di bantal, guling, seprai, dan selimut yang terdapat kutu busuk
    5. Untuk bagian rangka kasur, gunakan bola kapas atau kain yang telah dioleskan alkohol. Lalu gosok secara perlahan pada permukaan yang terdapat kutu busuk
    6. Semprotkan cairan alkohol pada retakan atau celah perabot kayu di dekat tempat tidur atau area lainnya yang dihinggapi kutu busuk
    7. Setelah alkohol mengering, sedot sisa-sisa kutu busuk yang sudah mati dengan vacuum cleaner
    8. Lap permukaan rangka kasur yang sebelumnya diolesi alkohol dengan air bersih dan kain.

    Sebagai pengingat, cairan alkohol sangat mudah terbakar jika terkena api. Maka dari itu, jauhkan tempat tidur yang terkena alkohol dari api dan sumber panas.

    Selain itu, semprot atau oleskan alkohol di tempat tidur dengan secukupnya. Hindari merendam kain seperti bantal, guling, atau selimut ke dalam alkohol karena bisa merusak bahan.

    Itu dia cara membasmi kutu busuk di kasur yang tepat dengan alkohol. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tungau di Kasur Bisa Bikin Kulit Gatal, Ini Cara Ampuh Membasminya!


    Jakarta

    Tungau merupakan salah satu jenis serangga yang sering mengganggu manusia. Sebab, gigitan dari tungau bisa menimbulkan rasa gatal, ruam, hingga bercak merah pada kulit.

    Hewan berukuran sangat kecil ini biasanya hidup dan berkembang biak di tempat tidur, terutama pada kasur dan seprai yang kotor dan bau. Oleh sebab itu, dianjurkan untuk rutin mengganti seprai demi mencegah munculnya tungau.

    Jika kamu menemukan tungau di kasur, cara basminya bisa dengan menggunakan vacuum cleaner yang memiliki sinar UV. Namun jika kamu tidak punya vacuum cleaner, ada sejumlah cara lain yang juga efektif membasmi tungau. Apa saja?


    Cara Basmi Tungau di Kasur Secara Efektif

    Ada berbagai cara ampuh untuk membasmi tungau di kasur. Dilansir situs Web MD dan Healthline, berikut cara-caranya:

    1. Sesuaikan Suhu Ruangan

    Tungau merupakan hewan yang dapat berkembang biak di tempat lembap. Jika kamar tidur kamu sangat lembap, maka tak heran banyak ditemukan tungau di dalam kasur.

    Pastikan kamu memiliki ventilasi udara yang baik di dalam kamar agar tingkat kelembapannya tidak terlalu tinggi. Bisa juga menggunakan dehumidifier untuk mengatasi lembap di dalam ruangan.

    2. Cuci Seprai dengan Air Panas

    Jika menemukan ada tungau di tempat tidur, segera cuci seprai, sarung bantal, dan sarung guling menggunakan air panas. Langkah ini dilakukan untuk membunuh tungau dan telurnya secara optimal sehingga tidak dapat berkembang biak.

    “Salah satu cara untuk membasmi tungau adalah dengan panas. Para profesional biasa melakukannya dengan menggunakan air panas,” kata pakar pengendali hama Nicole Carpenter.

    Selain dicuci dengan air panas, kamu juga dapat menambahkan detergen anti-bakteri agar tungau dan telurnya benar-benar mati.

    3. Jemur Kasur

    Selain mencuci seprai, sebaiknya kamu juga menjemur tempat tidur di bawah sinar matahari terik. Panas dari matahari dapat membantu membasmi tungau yang bersembunyi di sela-sela kasur. Cara ini juga membantu mengurangi kelembapan tinggi di tempat tidur.

    4. Pakai Cara Alami

    Cara mengatasi tungau yang berkembang biak di tempat tidur bisa menggunakan garam. Bahan dapur ini dinilai ampuh untuk membasmi tungau.

    Caranya cukup dengan mencampur garam dan air secukupnya ke dalam botol semprot, lalu semprotkan pada bagian tempat tidur yang terdapat tungau. Tunggu beberapa saat agar garam bereaksi terhadap tungau.

    Jika menemukan ada sisa tungau yang sudah mati, segera buang ke dalam tempat sampah. Setelah itu, semprotkan minyak esensial lavender atau peppermint untuk menciptakan aroma wangi di tempat tidur.

    5. Semprot Disinfektan

    Cara yang terakhir adalah dengan menyemprotkan cairan disinfektan di tempat tidur atau area yang sering ditemukan ada tungau. Kandungan zat kimia pada disinfektan dinilai ampuh untuk membunuh tungau serta mencegah serangga kecil ini datang kembali.

    Namun, jika masih ditemukan ada tungau berkeliaran di kamar tidur, sebaiknya segera hubungi jasa pengendali hama (pest control) agar bisa ditangani oleh ahlinya.

    “Tungau bukanlah sesuatu yang selalu dapat ditangani sendiri, mereka bisa saja bersembunyi di dinding, stop kontak, sambungan furnitur, dan dapar bertahan hingga berbulan-bulan tanpa makan,” pungkas Carpenter.

    Itulah lima cara membasmi tungau di kasur secara efektif. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Seberapa Sering Seprai dan Sarung Bantal Harus Diganti? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Seprai memiliki fungsi penting agar kulit tidak langsung bersentuhan dengan tempat tidur. Begitu juga dengan sarung bantal, fungsinya untuk melindungi kepala agar tidak langsung menyentuh bantal.

    Seiring penggunaan, seprai dan sarung bantal akan kotor dan bisa mengeluarkan bau tak sedap. Bahkan, seprai dan sarung bisa berubah warna menjadi kuning kecokelatan karena saking kotornya.

    Seprai dan sarung bantal yang kotor dapat menjadi sarang bakteri yang tidak baik untuk kulit serta pernapasan. Maka dari itu, keduanya harus dicuci dan diganti secara berkala.


    Sayangnya, tidak semua orang ingat untuk mengganti dan mencuci seprai secara rutin. Lantas, seberapa sering seprai dan sarung bantal harus diganti? Berikut penjelasannya.

    Seberapa Sering Seprai dan Sarung Bantal Diganti?

    Dilansir BBC, pakar tidur dan psikolog dr Lindsay Browning mengatakan penting untuk mengganti seprai seminggu sekali atau paling telat dua minggu sekali. Sebab, kebersihan adalah faktor penting dalam kamar tidur.

    Saat istirahat di malam hari, terkadang seseorang dapat mengeluarkan keringat dan menempel di sarung bantal serta seprai. Hal itu bisa membuat seprai jadi kotor dan mengeluarkan bau tak sedap.

    “Keringat yang masuk ke seprai tidak hanya menimbulkan bau tidak sedap, tetapi juga menjadi kotor,” kata Browning.

    Selain ada bekas keringat, sel-sel kulit mati juga bisa menempel di seprai dan sarung bantal. Jika tidak segera diganti, maka sel kulit mati bisa menumpuk dan bikin tidak nyaman saat tidur.

    Lebih parah lagi, sel kulit mati yang menumpuk dapat mengundang tungau karena mereka mendapatkan sumber makanan. Serangga kecil itu dapat berkembang biak di kasur dan membuat kamu jadi gatal-gatal dan ruam di kulit akibat gigitannya.

    “Anda tidak hanya akan tidur dalam kondisi yang kotor dan menjijikkan akibat keringat dan sel kulit mati, tapi juga terdapat tungau,” ujar Browning.

    Cara Membersihkan Seprai dengan Tepat

    Apabila seprai milikmu sudah terlihat kotor dan warnanya menguning, sebaiknya segera diganti dengan yang baru. Seprai yang sudah kotor juga perlu dicuci guna membasmi bakteri dan kuman yang menempel.

    Dikutip dari laman Sleep Foundation, berikut cara membersihkan seprai dengan tepat:

    1. Cek label perawatan untuk mengetahui tingkat suhu dan metode pencucian yang tepat pada seprai milikmu
    2. Pada umumnya, seprai dapat dicuci dengan air hangat untuk menghilangkan kotoran dan bakteri secara efektif
    3. Setelah itu, cuci seprai menggunakan mesin cuci dan detergen cair yang lembut dan mengandung anti-bakteri
    4. Usai dicuci, bilas seprai dengan air panas untuk memastikan bakteri dan kuman benar-benar mati
    5. Lalu keringkan seprai dengan mesin pengering dengan suhu rendah
    6. Terakhir, jemur seprai di bawah sinar matahari agar bisa cepat kering.

    Langkah di atas juga bisa dilakukan untuk mencuci sarung bantal yang sudah kotor. Pastikan kamu mencucinya dengan tepat agar noda dan kotoran bisa hilang secara maksimal.

    Namun jika seprai dan sarung bantal sudah sangat kotor dan banyak yang bolong, sebaiknya segera dibuang dan ganti dengan yang baru agar memberikan kenyamanan saat tidur.

    Demikian penjelasan soal seberapa sering mengganti seprai kasur dan sarung bantal. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tanda-tanda Kutu Kasur Sudah Menjajah Tempat Tidur


    Jakarta

    Kutu kasur merupakan salah satu hewan yang kerap mengganggu manusia. Sebab, serangga kecil ini dapat menggigit dan menimbulkan gatal-gatal serta ruam pada kulit.

    Karena ukuran tubuhnya yang sangat kecil, terkadang banyak pemilik rumah tidak sadar kalau hidup berdampingan dengan kutu kasur. Maka dari itu, penting untuk mengetahui tanda-tanda ada kutu kasur di rumah.

    Ingin tahu ciri-ciri kutu kasur menggerayangi tempat tidur? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Tanda-tanda Kutu Kasur Muncul di Tempat Tidur

    Kutu kasur sering kali bersembunyi di sela-sela tempat tidur, sehingga keberadaannya tidak diketahui penghuni rumah. Namun, kamu dapat mengetahui jika ada tanda-tanda kutu kasur di rumah.

    Dilansir situs Times of India, berikut ciri-ciri ada kutu kasur di tempat tidur:

    1. Kulit Gatal-gatal

    Salah satu tanda-tanda yang paling mudah diketahui adalah kulit terasa gatal ketika bangun tidur. Meski banyak yang mengira gigitan nyamuk, tapi pola gigitan kutu kasur bisa berulang dan sama, yakni dapat berbentuk pola garis lurus atau zig-zag.

    Bercak gigitan kutu kasur cenderung menyebar ke beberapa titik, seperti di tangan, leher, wajah, dan punggung. Sensasi digigit kutu kasur terasa panas, perih, dan sangat gatal.

    2. Muncul Bercak Noda

    Pada seprai dan sarung bantal yang jarang diganti, biasanya terdapat bercak noda kecil berwarna cokelat atau merah darah. Noda ini dapat muncul akibat kutu kasur yang tergencet oleh badan kamu saat tidur. Lalu, terdapat juga bintik-bintik gelap di kasur yang merupakan kotoran kutu kasur.

    3. Cangkang Kulit

    Kutu kasur kerap meninggalkan cangkang kulitnya yang tembus pandang dan berlubang. Cangkang kulit ini biasa ditemukan di atas tempat tidur, terutama sepanjang jahitan dan bagian sudut kasur. Jika jumlahnya ada banyak, itu berarti ada sarang kutu kasur di tempat tidur.

    4. Telur Kutu Kasur

    Jika sudah berkembang biak di tempat tidur, maka kamu dapat menemukan beberapa telur kutu kasur yang berbentuk oval dan berwarna putih. Ukurannya yang sangat kecil terkadang sering tidak terlihat.

    Segera cek tempat tidur di rumah dan pastikan tidak ada telur kutu kasur. Soalnya, telur kutu kasur dapat menetas dengan cepat sehingga menghasilkan lebih banyak kutu busuk.

    5. Kasur Bau Apak

    Tanda-tanda berikutnya yakni mencium bau apak dari tempat tidur. Kondisi kasur yang bau dan lembap sangat ideal bagi kutu kasur berkembang biak dan menghasilkan telur yang banyak.

    Maka dari itu, penting untuk mengganti seprai dan sarung bantal secara berkala. Kondisi seprai yang kotor dapat mengundang kutu kasur dan bisa menggigitmu selama berhari-hari.

    6. Ada Kutu Kasur yang Sedang Berjalan

    Saat mengganti seprai dan menemukan ada serangga kecil yang tengah berjalan di atas kasur, maka bisa dipastikan hewan tersebut adalah kutu kasur. Hewan ini punya ukuran seperti biji apel, berwarna hitam kecokelatan, dan bergerak sangat lambat.

    Periksa kembali tempat tidur secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada telur atau kutu kasur yang masih hidup. Sebab, serangga ini dapat berkembang biak dengan cepat.

    Itulah enam tanda-tanda kutu kasur telah menjajah tempat tidur di rumah. Segera panggil pest control jika menemukan kutu kasur dalam jumlah yang banyak.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Sering Dikira Sama, Ini 4 Perbedaan Kasur Ukuran King dan Queen


    Jakarta

    Banyak orang yang dilema saat membeli tempat tidur. Sebab, mereka ingin membeli kasur yang empuk dan nyaman agar kualitas tidur tetap terjaga baik.

    Selain soal kenyamanan, hal yang harus diperhatikan saat membeli kasur adalah tentang ukurannya. Adapun dua jenis kasur yang banyak dibeli orang, yakni ukuran king dan queen.

    Banyak yang mengira kalau kasur king dan queen adalah sama karena sekilas punya ukuran yang hampir mirip. Padahal, keduanya memiliki sejumlah perbedaan dari segi ukuran hingga harga.


    Ingin tahu perbedaan antara kasur king dan queen? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Perbedaan Kasur King dan Queen

    Ada sejumlah perbedaan antara kasur ukuran king dan queen. Agar tidak salah saat membelinya, simak perbedaannya di bawah ini yang dilansir situs Sleep Foundation:

    1. Ukuran

    Perbedaan yang paling jelas terlihat adalah dari segi ukurannya. Meski sama-sama besar, tapi ukuran queen justru lebih kecil daripada king bed.

    Kasur ukuran king memiliki panjang 180 cm dan lebar 200 cm. Sementara queen bed punya ukuran sedikit lebih kecil, yakni 160 x 200 cm.

    2. Sesuaikan Kebutuhan

    Karena memiliki ukuran lebih lebar, kasur king size dapat menampung dua orang dewasa dan satu anak kecil. Tempat tidur ini cocok bagi keluarga yang memiliki anak kecil dengan usia di bawah 3 tahun.

    Sementara itu, kasur queen bed lebih cocok untuk pasangan yang baru menikah karena hanya muat untuk dua orang dewasa. Sebenarnya masih bisa menampung satu anak kecil, tapi dikhawatirkan akan terasa sempit.

    3. Tentukan Ukuran Kamar

    Selain membeli kasur sesuai kebutuhan, pastikan juga kamu telah mengukur kamar tidur di rumah. Jangan sampai sudah membeli kasur yang besar tapi ternyata tidak muat atau justru bikin sempit ruangan.

    Kasur ukuran king sangat cocok ditempatkan untuk kamar yang luas. Apabila kamar tidur di rumah minimalis dan ukurannya cukup kecil, maka queen bed bisa menjadi pilihan terbaik.

    4. Harga

    Mengenai harga, baik kasur ukuran king atau queen memiliki banderol yang berbeda-beda. Selain karena dibedakan oleh jenisnya, harga kasur juga tergantung dari mereknya.

    Di berbagai situs marketplace, harga kasur ukuran king dibanderol mulai dari Rp 4 juta hingga Rp 25 juta. Sementara tempat tidur jenis queen bed punya harga mulai dari Rp 3 juta sampai Rp 22 jutaan.

    Sejumlah merek kerap menawarkan beberapa promo menarik dan paket bundling. Jadi, harga kasur bisa jauh lebih murah sekaligus mendapatkan bantal, guling, dan seprai.

    Itulah perbedaan antara kasur ukuran king dan queen bed. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Sat Set! Ini Cara Cepat Rapikan Tempat Tidur Anti Ribet


    Jakarta

    Setelah bangun tidur di pagi hari, biasanya penghuni rumah bakal merapikan tempat tidur. Namun, sebagian orang mungkin melewatkan berberes tempat tidur karena terburu-buru atau merasa ribet.

    Padahal, penghuni bisa banget rapikan tempat tidur dalam waktu singkat kok. Dalam waktu kurang lebih dua menit, kasur bisa keliatan rapi dan estetik.

    Jika tidak dibereskan, tempat tidur berantakan malah bikin kamar kurang sedap dipandang. Oleh karena itu, sebaiknya sempatkan waktu untuk membereskan tempat tidur di pagi hari ya.


    Lantas, bagaimana cara cepat merapikan tempat tidur? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Cepat Rapikan Tempat Tidur

    Inilah langkah-langkah untuk merapikan tempat tidur, dikutip dari Clean My Space.

    1. Kosongkan Tempat Tidur

    Pertama, kosongkan permukaan tempat tidur sampai hanya tersisa seprai. Taruh bantal dan selimut di tempat duduk atau meja terlebih dahulu. Singkirkan juga benda-benda yang tidak diperlukan, misalnya kaos kaki yang terselip.

    2. Rapikan Seprai

    Selanjutnya, pastikan seprai terpasang dengan rapi dan pas pada tempat tidur. Penghuni bisa mengelilingi kasur sambil menarik dan menyelipkan ujung seprai agar pas.

    3. Bentangkan Selimut

    Bentangkan selimut ke seluruh permukaan tempat tidur secara merata. Lalu, lipat bagian atas selimut sejauh preferensi penghuni rumah, misalnya sekitar 30 cm. Luangkan waktu sejenak untuk meratakan kerutan dan menarik selimut beberapa kali di bagian samping untuk membuat permukaan benar-benar halus.

    4. Susun Bantal

    Terakhir, letakkan dan susun bantal dengan rapi di atas tempat tidur. Jika ada bantal dekoratif, penghuni dapat mempercantik tempat tidur dengan bantal tersebut.

    Waktu Ideal Cuci Seprai

    Selain merapikan tempat tidur setiap hari, penghuni rumah juga harus rutin mencuci seprai bantal dan kasur. Sebaiknya cuci seprai setiap 1-2 minggu sekali. Jika merasa sibuk, maksimal menunda hingga satu bulan untuk mencuci seprai tempat tidur. Sementara itu, selimut mesti dicuci setiap 3 bulan sekali ya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Mudah Bersihkan Kamar Biar Bebas Debu dan Tungau


    Jakarta

    Menjaga kebersihan dan kenyamanan di kamar tidur merupakan hal wajib karena sebagian besar kegiatan dilakukan di sana. Namun, kenyataannya adalah kamar tidak mungkin 24 jam selalu rapi dan bersih.

    Sebenarnya tidak ada salahnya membuat kamar tidur berantakan dan kotor selama penghuninya berkomitmen untuk rajin membersihkan secara rutin. Bagi penghuni rumah yang sulit untuk bersih-bersih karena keterbatasan waktu atau bingung harus mulai dari mana, ada trik sehingga setiap kali meninggalkan dan kembali lagi ke kamar bisa terlihat rapi dan bersih.

    Dilansir Better Homes and Gardens, berikut beberapa langkah membersihkan kamar.


    1. Ganti Seprai

    Seprai, sarung bantal dan guling, serta selimut harus sering diganti dan sebaiknya pemakaiannya tidak boleh lebih dari sebulan. Sebab, bahan pelapis tempat tidur dan perlengkapan ini merupakan sumber bakteri dan debu yang bisa mengancam kesehatan. Belum lagi jika kasur ditemukan tungau. Hewan satu ini bisa membuat tubuh gatal-gatal.

    2. Rapikan Barang-barang yang Berserakan

    Jika di kamar terdapat pakaian kotor, pindahkan ke keranjang pakaian kotor. Sementara itu, apabila pakaian bersih yang tak jadi dipakai berserakan di luar lemari, segera lipat, rapikan, dan simpan kembali ke lemari.

    Selain pakaian, cek juga di lantai, meja, hingga semua sudut kamar. Letakkan barang-barang yang berserakan ke tempatnya, buang yang tidak terpakai, dan cuci yang sudah kotor.

    3. Bersihkan Permukaan Perabotan

    Sembari mengembalikan barang-barang ke tempat semula, bersihkan juga permukaan meja, laci penyimpanan, meja, hingga sudut-sudutnya. Sebab, perabotan tersebut kerap kali menjadi sarang debu.

    4. Bersihkan Jendela dan Cermin

    Selanjutnya, bersihkan area jendela dan cermin di kamar. Jendela merupakan area yang rentan berdebu. Apabila dibiarkan, debu bisa menumpuk di sudut jendela dan bingkainya. Area tersebut cukup sulit dibersihkan. Selain itu, cermin juga mudah berdebu dan banyak noda tangan yang tak sengaja menempel.

    Cara membersihkannya bisa memakai kain mikrofiber dan cairan pembersih noda khusus untuk kaca. Saat mengusapnya juga tidak perlu terlalu ditekan.

    5. Vakum atau Sapu

    Setelah semua debu pada perabotan dan sudut rumah dibersihkan, sapu semuanya atau gunakan penyedot debu. Kamar tidur yang bersih dari atas ke bawah mustahil tanpa membersihkan lantai. Jika masih ada waktu, penghuni rumah juga bisa mengepel agar lantai tidak terasa licin dan lembap.

    6. Rapikan Tempat Tidur

    Setelah semua bersih, pasang seprai kembali dan rapikan bantal serta guling. Bersihkan dan ratakan permukaannya agar tampilannya lebih rapi.

    Itulah tahapan membersihkan kamar agar terlihat rapi dan bersih, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tidur Nggak Nyenyak Gegara Pegas Kasur Nyembul? Beginii Cara Atasinya


    Jakarta

    Pernahkah berbaring di kasur tapi rasanya seperti ada yang mengganjal? Bisa jadi ada pegas nyembul yang menusuk badan.

    Kondisi itu bisa bikin badan tidak nyaman dan sakit-sakitan. Kalau sudah seperti ini, sebaiknya segera diatasi biar bisa tidur nyenyak.

    Dilansir dari Furnitureful, pegas pada kasur bisa terasa di permukaan. Hal itu terjadi setelah kasur sering digunakan, lalu berubah bentuk aslinya dan menjadi bengkok.


    Lantas, bagaimana cara mengatasinya? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Mengatasi Pegas Kasur yang Nyembul

    Inilah cara untuk mengatasi pegas kasur yang nyembul biar penghuni bisa berbaring dengan nyaman lagi.

    1. Pakai Pelapis Busa Tambahan

    Solusi untuk mengurangi dampak pegas nyembul adalah menggunakan lapisan busa tambahan di atas kasur. Cara ini bisa jadi opsi kalau belum ada budget untuk beli kasur baru.

    2. Ganti Kasur

    Kasur yang sudah berumur tentu akan rusak, termasuk pegasnya menjadi nyembul. Jika mulai merasakan pegas dan badan menjadi kurang nyaman, kemungkinan pegas sudah rusak dan tidak bisa diperbaiki. Nah, itu bisa jadi pertanda sudah saatnya mengganti kasur dengan yang baru.

    3. Pilih Kasur Berlapis Busa Tebal

    Gunakan kasur berlapis busa tebal untuk mencegah mengalami pegas nyembul. Contoh jenis busanya antara lain busa memori, polifoam, atau busa lateks.

    4. Pilih Kasur dengan Struktur Per Dibungkus Busa

    Selain itu, ada kasur yang pegasnya dibungkus dengan busa. Susunan kasur hybrid ini mencegah gulungan pegas terlalu banyak menempel dan juga mengurangi pergerakan.

    5. Gunakan Rangka Kasur yang Sesuai

    Jika menggunakan rangka kasur atau dipan, pastikan ukurannya cocok dengan kasur ya. Dipan atau rangka kasur yang terlalu kecil akan membuat kasur cepat rusak. Pemilik cenderung akan memaksakan kasur agar muat ke dalam rangka tersebut. Alhasil, kasur rusak dan pegas menyembul.

    Itulah beberapa cara untuk mengatasi pegas kasur yang nyembul. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Apa yang Dilakukan Rasulullah SAW saat Terbangun Tengah Malam?


    Jakarta

    Sebagian muslim mungkin pernah mengalami terbangun di tengah malam hari karena sebab tertentu misalnya, mendengar suara, mimpi, atau berpindah posisi. Bagi yang mengalami hal itu, Rasulullah SAW pernah menganjurkan sebuah kesunnahan.

    Berdasarkan sejumlah keterangan hadits dalam buku Doa-doa Rasulullah SAW oleh Ibnu Taimiyah, Rasulullah SAW menganjurkan untuk membaca zikir dan memanjatkan doa. Selain itu, Rasulullah SAW diceritakan mengambil air wudhu dan salat malam saat terbangun tersebut.

    Keterangan ini berdasarkan dari Abdullah ibnu Abbas RA menyebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah terbangun tengah malam lalu beliau segera mengambil air wudhu dan melanjutkan tidurnya kembali. Berikut bunyi haditsnya,


    “Suatu ketika di tengah malam, Rasulullah terbangun karena ingin membuang hajat. Kemudian setelah itu, beliau berwudhu dan tidur kembali.” (HR Bukhari)

    Zikir dan Doa Rasulullah SAW saat Terbangun Tengah Malam

    Dikutip dari Kitab Ad Da’awat dalam hadits Ubadah bin Shamit RA, Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang terbangun dari tidurnya pada malam hari kemudian ia mengucapkan:

    لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. الْحَمْدُ لِلَّهِ وَسُبْحَانَ اللَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ.

    Arab latin: Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariikala lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli sya’in qadir. Alhamdulillah wa subhaanallaah, wa la ilaaha llallah, wallahu akbar, wa laa haula wa laa quwwata illa billaah.

    Artinya: Tiada sesembahan yang berhak disembah melainkan hanya Allah yang tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan dan pujian dan Dialah Dzat yang Maha Kuasa, segala puji bagi Allah, Maha suci Allah, tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, Allah Maha Besar, tiada daya dan upaya melainkan karena Allah.

    Kemudian dia berkata, ‘Ya Allah, ampunilah aku,’ atau ia memanjatkan doa maka hal tersebut (istigfar maupun doa itu) akan dikabulkan. Kemudian jikadia berwudhu lalu mendirikan salat maka salatnya tersebut akan diterima.” (HR Bukhari)

    Selain itu, dikutip dari Sunan at-Tirmidzi Jilid 4 oleh Muhammad bin Isa bin Saurah (Imam at-Tirmidzi), Rasulullah SAW juga mengamalkan zikir lain sebagaimana disebut dalam riwayat dari Muhammad bin Nashar yang pernah mengutip dari Ummi Salamah RA. Ia berkata bahwa Rasulullah SAW pernah membaca zikir berikut saat terbangun di tengah malam

    كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ إِذَا تَعَارٌ مِنَ البَلِ، قَالَ: رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ، وَاهْدِ السبيل الأقوم

    Arab latin: Rabbiġْfir wārْḥamْ, wāhْdi lissabīl al-ʾaqūm

    Artinya: Ya Tuhan, ampuni dan kasihanilah kami serta tunjukkanlah kami ke jalan yang lurus.

    Zikir berikut juga diamalkan Rasulullah SAW saat terbangun dari tidur karena terkejut. Bacaannya bersumber dari hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad, Abu Dawud, An Nasa’i, dan At Tirmidzi dari kakek Amr bin Syu’aib.

    بِسْمِ اللَّهِ أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ غَضَبِهِ وَعِقَابِهِ وَشَرِّ عِبَادِهِ وَمِنْ هَمَرَاتِ الشَّيَاطِينِ وَأَنْ يَحْضُرُون

    Arab latin: Bismillahi ‘ā’ūْḏu bikalimātillahi al-ttāmmaẗi minْ ġaḍabihi waʿiqābihi wasyarri ʿibādihi waminْ hamarāti assyayāṭīni waʾānْ yaḥْḍurūn

    Artinya: Rasulullah SAW mengajarkan kepada kami beberapa kalimat yang diucapkan karena terkejut ketika tidur, “Dengan nama Allah, aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kemarahan, siksaan, dan kejahatan hamba-hamba-Nya, serta dari segala gangguan setan dan dari kedatangan mereka.”

    Rasulullah SAW juga menganjurkan muslim yang terbangun pada tengah malam untuk mengangkat kain selimutnya sebelah dalam, kemudian bagian tersebut digunakan untuk membersihkan tempat tidur. Setelahnya, baru bisa dilanjutkan tidur berbaring dengan lambung kanan.

    قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ﷺ : إِذَا قَامَ أَحَدُكُمْ مِنَ اللَّيْلِ ثُمَّ رَجَعَ إِلَى فِرَاشِهِ فَلْيَنْزِعْ دَاخِلَة إِزَارِهِ ثُمَّ لْيَنْفُضْ بِهَا فِرَاشَهُ فَإِنَّهُ لايَدْرِى مَا حَدَثَ عَلَيْهِ بَعْدَهُ ثُمَّ لْيَضْطَجِعْ عَلَى جَنْبِهِ الأَيْمَنِ ثُمَّ لَيَقُلْ ، بِاسْمِكَ رَبِّي وَضَعْتُ جَنْبِي وَبِكَ أَرْفَعُهُ إِنْ أَمْسَكْتَ نَفْسِي فَارْحَمْهَا ، وَإِنْ أَرْسَلْتَهَا فَاحْفَظْهَا بِمَا حَفِظْتَ بِهِ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

    Artinya: Rasulullah SAW bersabda, ‘Apabila seseorang dari kamu bangun di waktu malam, lalu kembali ke tempat tidurnya, hendaklah ia mengangkat kain selimutnya yang sebelah dalam. Kemudian hendaklah ia membersihkan tempat tidur itu dengannya. Karena, ia tidak mengetahui apa yang telah ada di tempat tidur itu sesudahnya. Setelah itu, hendaklah ia berbaring di atas lambung kanannya itu lalu mengucapkan, ‘Dengan nama-Mu, ya Allah, aku meletakkan lambungku; dan dengan nama-Mu aku mengangkatnya. Jika Engkau menahan jiwaku, rahmatilah dia. Jika Engkau melepaskannya, peliharalah dia sebagaimana Engkau memelihara jiwa hamba-hamba-Mu yang baik-baik.”

    (rah/erd)



    Sumber : www.detik.com