Tag: terbang

  • Anti Ribet! 4 Langkah Basmi Laron di Rumah


    Jakarta

    Saat memasuki musim hujan, tidak jarang kamu melihat laron yang terbang di sekitar lampu rumah. Bergantung pada ukuran koloni dan spesiesnya, laron dapat muncul dalam jumlah besar, mulai dari ratusan hingga ribuan.

    Pastinya dengan kehadiran laron sangat meresahkan bagi penghuni rumah, terutama jika laron berkerumun di dalam ruangan. Hal ini tentunya akan membuat kamu harus melakukan pembersihan akibat laron yang ada di ruangan.

    Dilansir dari Homes & Gardens, berikut cara membasmi laron yang muncul sehingga sangat mengganggu waktu istirahat kamu di rumah.


    Identifikasi Laron

    Terkadang kamu salah menilai serangga yang terbang di rumah. Kebanyakan orang menyamakan kawan laron dengan semut terbang yang mungkin muncul pada waktu yang sama.

    Satu hal yang membedakan laron dengan semut terbang adalah pada bagian sayapnya. Semut terbang memiliki sayap yang berukuran sama. Sebaliknya, laron memiliki sayang depan yang lebih besar daripada sayap belakang.

    Temukan dan Atasi Sumbernya

    Cari tanda-tanda aktivitas laron. Laron biasanya tidak akan terbang terlalu jauh dari sarangnya. Hal ini mungkin kamu dapat menemukan laron yang bersembunyi dengan mengikutinya saat mematikan lampu.

    Laron tertarik pada kelembapan dan kayu, hal ini bisa membantu kamu untuk menemukan sumbernya.

    Tutup Titik Masuk

    Laron dapat memasuki rumah melalui celah-celah dan retakan. Cegah masuknya rayap terbang dengan menutup semua retakan atau celah di pondasi, dinding, dan di sekitar jendela serta pintu rumah kamu.

    Semprot dan Vakum Laron

    Laron sangat tertarik dengan cahaya, jadi terkadang hal ini membuat lebih mudah untuk menemukannya. Dengan menggunakan cahaya untuk menarik laron keluar.

    Kamu dapat menggunakan semprotan anti-serangga buatan sendiri dari cuka atau asam borat untuk menyemprot laron yang kamu temukan. Laron juga dapat disemprot dengan pembersih jendela untuk membunuh mereka.

    Kamu juga bisa menggunakan vakum yang ada di rumah untuk membasmi laron yang berkumpul di rumah. Sehingga membantu kamu dalam mengurangi populasi laron yang berkerumun.

    Itulah langkah-langkah untuk membasmi laron di rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Tips Bangun Atap yang Kuat, Tak Mudah Ambruk dan Terbang Tertiup Angin


    Jakarta

    Atap rumah berfungsi untuk melindungi penghuni dari terpaan cuaca, baik hujan maupun sengatan matahari. Untuk itu, bagian rumah harus kuat agar tidak rusak.

    Saat angin kencang mengembus, genteng bisa bergeser atau terbang. Belum lagi hujan deras bisa bikin atap ambruk.

    Lantas, bagaimana cara membangun atap rumah yang kuat menahan cuaca? Simak tipsnya berikut ini.


    Tips Bangun Genteng yang Kuat

    Inilah cara membuat atap yang kuat menurut kontraktor.

    1. Pasang Rangka Atap dari Baja Ringan

    Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Kontruksindo Utama Panggah Nuzhulrizky menyarankan untuk membuat rangka atap menggunakan bahan baja ringan. Bahan ini dapat membuat struktur atap lebih kuat karena tidak akan lapuk seperti kayu.

    “Penggunaan rangka pakai bambu kering itu sudah tidak sarankan pakai bambu atau material kayu karena rangka atap bisa pakai baja ringan. Biasanya rangka habisnya dengan rayap lalu juga cuaca. Nah itu kayu gampang lapuknya, nah ini kita bisa pakai baja ringan,” ujar Panggah kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Baja ringan mudah diaplikasikan dan mudah dibentuk. Meski demikian, pemasangan rangka atap tetap harus sesuai standar dan instruksi dari fabrikator. Pastikan jarak antar baja ringan sudah cukup menahan bobot genteng.

    “Lalu, dia (rangka baja ringan) kan penggunaannya itu menggunakan moor dan baut, itu juga harus diperhatikan juga pada saat pelaksanaan,” ucapnya.

    2. Pakai Genteng yang Berat

    Selain itu, Panggah menganjurkan untuk menggunakan genteng yang berat. Tujuannya, agar bobot genteng dapat menahan terpaan hujan deras dan angin kencang.

    “Ada beberapa tipe (genteng). Ada dari tipe beton, genteng keramik, yang sekarang lagi marak itu metal. Biasanya kalau yang agak enteng itu yang memang dari metal dan dia gampang terbang,” katanya.

    3. Susun Genteng dengan Rapi

    Jika sudah memilih genteng yang tepat, penyusunannya dilakukan dengan cara saling menimpa satu dengan lainnya. Kemiringan genteng pun harus sesuai.

    “Genteng tanah liat sebenarnya sudah cukup berat, tapi paling nanti bagaimana caranya biar itu nggak terbang, biasanya kita pastikan pada saat pemasang itu dia sudah tersusun dengan rapi karena memang pasang genteng itu ada susunannya ya,” tuturnya.

    Itulah cara membuat atap yang kuat sehingga tidak cepat rusak. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com