Tag: tersumbat

  • Kesaktian Baking Soda dan Cuka, Bisa Atasi Saluran Tersumbat-Bau Toilet


    Jakarta

    Membersihkan perabotan rumah dengan bahan-bahan yang ada tentu bisa mempermudah pekerjaan. Salah satu bahan yang sering ada di rumah adalah baking soda dan cuka.

    Kedua bahan tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk memasak, tapi juga bisa untuk bahan pembersih. Masing-masing bahan bisa digunakan untuk membersihkan barang, namun jika digabungkan bisa membersihkan efek ekstra.

    Dilansir dari How Stuff Works, berikut ini manfaat baking soda dan cuka untuk membersihkan perabotan rumah.


    Mengatasi Saluran Tersumbat

    Salah satu manfaat dari campuran baking soda dan cuka adalah mengatasi saluran tersumbat. Caranya, tuangkan air mendidih ke saluran pembuangan. Lalu, tuang 1/2 cangkir soda kue dan diamkan selama tiga sampai lima menit.

    Setelah itu, tambahkan satu cangkir cuka diikuti dengan satu cangkir air panas. Selanjutnya tunggu lima sampai 10 menit lalu bilas dengan air mendidih.

    Membersihkan Mesin Cuci

    Jangan salah lho, mesin cuci bisa kotor karena adanya tumpukan kotoran yang berasal dari sisa detergen. Nah, untuk mengatasinya bisa juga dengan memasukkan baking soda dan cuka ke dalamnya dan jalankan mesin dengan air panas selama satu putaran penuh.

    Menghilangkan Bau pada Toilet

    Terkadang ada saja bau tak sedap yang berasal dari toilet. Untuk menghilangkan bau tersebut, bisa dengan tuangkan satu cangkir baking soda ke dalam mangkuk dan tambahkan satu cangkir cuka. Selanjutnya, tutup penutup toilet dan diamkan campuran itu sampai berbuih selama sekitar 30 menit. Lalu, gunakan sikat toilet untuk menggosoknya hingga bersih.

    Membersihkan Wastafel Dapur

    Kombinasi baking soda dan cuka bisa membersihkan wastafel stainless steel di dapur. Caranya dengan basahkan wastafel lalu taburi dengan baking soda. Setelah itu gosok menggunakan sikat dan bilas.

    Selanjutnya, rendam beberapa lembar tisu di dalam cuka putih dan letakkan di wastafel. Diamkan selama 20 menit lalu angkat dan bilas kembali wastafel.

    Itulah beberapa manfaat baking soda dan cuka untuk membersihkan perabotan rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tanaman Bisa Cepat Layu Jika Diletakkan di Dapur, Ini Penyebabnya


    Jakarta

    Tanaman merupakan elemen penting di rumah. Tanaman hijau memiliki segudang manfaat yang sangat dibutuhkan oleh manusia yakni sebagai pemasok oksigen, dekorasi alami, mengatasi stress, hingga membantu mempercepat penyembuhan.

    Makhluk hidup ini bisa diletakkan di mana saja menyesuaikan dengan sifat tanaman tersebut. Sebab, ada tanaman yang membutuhkan cahaya matahari, ada tanaman yang membutuhkan air, hingga tanaman yang bisa hidup tanpa matahari dan air.

    Dari segala tempat di rumah yang bisa diletakkan tanaman, ternyata dapur adalah salah satu pengecualiannya. Menurut penelitian dari Universitas Chapman, seperti dikutip dari situs Backyard Boss, meletakkan tanaman di dapur dapat menghambat pertumbuhan tanaman dan membuatnya cepat layu dan mati.


    Penyebab Tanaman Cepat Layu Jika Diletakkan di Dapur

    1. Tanaman Stres

    Ketika memasak dapur menjadi lebih panas dan meningkatkan suhu di ruangan tersebut. Suhu tinggi dari udara panas ini bisa membuat tanaman stress dan sulit untuk tumbuh subur. Selain itu, panas berlebih juga bisa membuat daun tanaman kering bahkan terbakar.

    2. Pori-pori Tanaman Tersumbat

    Saat memasak akan muncul banyak partikel bebas dan minyak yang menyebar di dapur. Jangan dianggap sepele partikel ini karena apabila sudah hingga pada tanaman dapat mempersulit proses fotosintesis karena pori-pori tanaman tersumbat.

    Selain itu residu bebas dari partikel minyak juga bisa menumpuk di tanah hingga mempengaruhi kemampuan air untuk mengalir dengan baik pada tanaman. Hal inilah yang juga membuat tanaman menjadi tidak sehat.

    Cara Membuat Tanaman Tetap Subur di Dapur

    Meskipun meletakkan tanaman kurang baik bagi pertumbuhannya, tetapi hal ini bisa disiasati dengan tidak meletakkan tanaman terlalu dekat dengan sumber panas yakni kompor atau oven.

    Jika di dapur terdapat jendela atau ventilasi yang juga jauh dari kompor atau oven, coba letakkan tanaman di sana. Dengan begitu tanaman mendapatkan cahaya matahari maksimal. Selain itu, jangan lupa selalu bersihkan daun dengan kain lap dan ganti tanah secara teratur untuk membersihkan penumpukan residu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Kebiasaan Buang Tisu ke Kloset Bisa Picu Bencana Sanitasi di Rumah


    Jakarta

    Kloset merupakan perangkat sanitasi yang jalur pembuangannya menuju ke septic tank. Jalur tersebut hanya bisa dilalui oleh air dan kotoran. Selain itu, benda lain dilarang di buang ke dalam sana, terutama yang berbahan keras dan susah terurai.

    Tidak terkecuali adalah tisu. Pemakaian tisu di kamar mandi sebenarnya ditujukan untuk mengelap area dudukan kloset atau untuk mengeringkan area yang basah di badan. Di luar negeri, tisu banyak digunakan sebagai pengganti air untuk membersihkan bagian badan yang kotor.

    Membuang tisu ke dalam lubang kloset bisa menyebabkan saluran tersumbat karena saluran tersebut hanya untuk kotoran dan air saja. Memperbaiki kloset yang tersumbat tidak mudah dan apabila sumbatannya cukup parah, area pipa perlu dibongkar.


    Selain menyumbat saluran pembuangan, membuang tisu juga menyebabkan masalah lain, dilansir Scott English Plumbing, berikut penjelasannya.

    Risiko Buang Tisu ke Dalam Toilet

    1. Kerusakan Sistem Saluran Pembuangan

    Penyumbatan pada saluran pembuangan dapat membuat sistem saluran tersebut rusak. Ada jalur-jalur yang tertutup sehingga arah jalannya air akan berubah. Bisa saja saluran pembuangan cadangan masuk ke rumah melewati wastafel, saluran air, bak mandi, dan bukaan lain yang terhubung langsung ke sistem septic tank rumah.

    2. Saluran Pembuangan Tersumbat

    Penyumbatan terjadi karena tisu tidak dapat terurai seperti kotoran manusia. Selain itu, serat-serat tisu tersebut bisa tersangkut di dalam pipa. Hal tersebut dapat menyumbat jalannya kotoran. Apabila terdapat benda padat menghadang jalan, air dan kotoran akan sulit lewat.

    Banyak pakar perpipaan membuktikan fakta bahwa tisu basah ditemukan dalam keadaan utuh di dalam pipa pembuangan setelah disiram bahkan berbulan-bulan. Karena tidak langsung hancur, tisu ini semakin lama akan membuat penumbukan yang besar dan mengakibatkan tersumbatnya saluran pembuangan. Itulah kenapa alasan tisu harus dibuang ke tempat sampah yang tersedia di toilet.

    Penumpukan tisu di dalam saluran ini juga disebut dengan efek fatberg. Kondisi paling buruk dari efek fatberg adalah tisu basah tersebut bercampur dengan kotoran yang terperangkap di dalam pipa seperti lemak dan minyak, sehingga ini membentuk sebuah tumpukan dan formasi seperti gunung es.

    3. Benda Tersangkut di Pipa

    Pipa dalam kondisi baru biasanya bentuknya cukup mulus sehingga air bisa mengalir bebas. Namun, seiring berjalannya waktu akan muncul korosi dan ada bagian dari pipa yang meleleh atau mengelupas. Apabila hal tersebut terjadi di dalam pipa, akan banyak titik sangkutan yang apabila tisu lewat di dalamnya akan menutup jalur pembuangan.

    Selain korosi, material pipa dari tanah liat, beton, dan pipa besi juga rentan terhadap pertumbuhan akar pohon yang memungkinkan tumbuh ke dalam sistem saluran pembuangan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Air Kloset Nggak Deras dan Lama Turun Bukan karena Flush, Ini 3 Biang Keroknya


    Jakarta

    Kloset duduk telah dilengkapi banyak fitur otomatis yang bisa dimanfaatkan cukup dengan menekan tombol. Salah satunya adalah fitur menyiram sendiri. Ketika tombol ditekan, air akan keluar sendiri dengan debit air yang sudah ditentukan. Cara ini sangat praktis dan mempersingkat waktu.

    Namun, pernah nggak menemukan kloset yang mengeluarkan air yang kecil dan pelan? Hal ini ternyata bukan karena kloset tersebut telah diatur agar menghemat air, melainkan sebuah pertanda ada yang salah pada kloset tersebut.

    Dilansir Angi, berikut beberapa masalah yang menyebabkan kloset mengeluarkan sedikit air ketika penyiraman.


    1. Saluran Air Tersumbat

    Cara kerja air pada kloset sebenarnya hampir mirip dengan prinsip jalur air pada keran atau pipa. Biasanya apabila air yang keluar sedikit dan lebih pelan dari biasanya, kemungkinan terjadi sumbatan. Untuk kasus yang terjadi di kloset, penyumbatan bisa terjadi pada pipa pembuangan. Penyumbatan ini bisa diakibatkan karena ada barang yang tidak seharusnya dibuang ke kloset seperti tisu, plastik, hingga karet. Bisa juga karena septic tank yang sudah penuh sehingga banyak kotoran yang menumpuk di saluran pembuangan, tidak bisa masuk.

    Tentu untuk mengetahui penyebab harus dilakukan pengecekan. Coba panggil tukang ledeng. Apabila ingin mengatasinya sendiri, pakai alat pendorong sumbatan pada pipa, bentuknya pipih, fleksibel dan bisa memanjang. Nantinya alat tersebut akan masuk melalui lubang kloset dengan cara didorong.

    2. Tekanan Air di Tangki Rendah

    Apabila tidak ada sumbatan, masalah kedua mungkin disebabkan dari tangki air kloset. Bagian ini berfungsi untuk memasok air dan mengeluarkan ketika tombol flush ditekan. Letaknya berada di bagian kepala kloset yang bentuknya seperti sandaran kursi.

    Ketika tekanan air di tangki tersebut rendah, air yang keluar juga tidak akan begitu deras dan lambat. Penyebab tekanan air di tangki rendah biasanya karena penggunaannya berlebihan, tabung siramnya rusak, adanya kebocoran, hingga penguapan air.

    Cara mengatasinya adalah dengan mengisi ulang tangki manual untuk membantu menyiram toilet. Jika kamu memiliki modal yang cukup, perbaiki tangki air kloset atau perbaiki kerusakan di dalam tangki tersebut.

    3. Adanya Penumpukan Material Sisa di Rim Jets

    Pada kloset banyak sekali bagian-bagian detail yang jarang terlihat apabila dilihat dari atas, salah satunya adalah rim jets. Fungsinya untuk menciptakan gerakan berputar pada saat menyiram kloset dan mendorong kotoran ke saluran pembuangan. Rim jets merupakan lubang untuk keluarnya air dari tangki.

    Lubang ini tentu harus dalam keadaan bersih dan tidak tersumbat agar semua lubang dapat mengaliri air. Namun, pada prosesnya bisa saja ada partikel-partikel yang menyangkut di pipa atau lubang pembuangan. Seiring waktu, partikel tersebut menyumbat jalur air sehingga menghambat tekanan air yang turun.

    Cara mengatasinya adalah dengan membersihkan secara teratur. Bahan pembersihnya pun tidak mahal, bisa dengan sabun cuci piring dan air panas sebanyak 1-2 panci. Air panas tidak perlu sampai mendidih.

    Pertama, tuangkan sabun ke dalam lubang kloset. Lalu, tuangkan 1-2 cangkir sabun cuci piring tersebut secara perlahan. Diamkan sekitar lima menit. Selanjutnya, tuangkan air panas sedikit demi sedikit. Tunggu sekitar 30 menit.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab Kulkas Lembap dan Bau Sampai Cara Mengatasinya



    Jakarta

    Kulkas yang jarang dirawat dan dibersihkan akan menimbulkan bau tak sedap hingga cenderung bau busuk. Sisa-sisa makanan yang lama disimpan di kulkas akan menimbulkan bakteri yang menyebabkan bau.

    Tak hanya itu, bagian dalam maupun luar kulkas juga akan lembap dan terlihat kotor bila jarang dibersihkan.

    Sebelum mengatasi bau busuk yang keluar dari dalam kulkas, sebaiknya detikers perlu mencari tahu apa penyebab aroma tersebut bisa muncul. Biasanya, bau itu muncul dari sisa makanan atau minuman yang tersimpan terlalu lama hingga kedaluwarsa.


    Selain itu, ada faktor lain yang menyebabkan kulkas mengeluarkan aroma tak sedap. Apa saja? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Penyebab Kulkas Mengeluarkan Bau Busuk

    Dilansir situs Which, berikut sejumlah penyebab umum kulkas mengeluarkan bau busuk:

    1. Bagian dalam Kulkas Sudah Kotor

    Penyebab yang pertama karena bagian dalam kulkas sudah kotor. Umumnya, hal ini disebabkan karena tumpahan makanan atau minuman yang tak terlihat, lalu didiamkan selama berhari-hari karena tak terlihat. Satu-satunya solusi adalah dengan membersihkan seluruh rak kulkas hingga tidak tersisa lagi kotoran.

    2. Penampungan Air Kulkas

    Sudah mencoba membersihkan bagian dalam kulkas tapi masih tercium bau tak sedap? Bisa jadi penyebabnya datang dari wadah untuk menampung air kulkas. Coba lakukan pengecekan pada bagian tersebut, biasanya wadah tersebut berisi air yang bercampur kotoran.

    3. Menyimpan Makanan dengan Cara yang Salah

    Penyebab berikutnya bisa jadi karena kamu menyimpan produk makanan atau minuman dengan cara yang salah, terutama yang beraroma menyengat. Jika disimpan di kulkas dengan wadah dibiarkan terbuka, hal itu yang menyebabkan munculnya aroma tidak sedap.

    4. Saluran Air Tersumbat

    Saluran air yang tersumbat bisa menjadi salah satu faktor munculnya aroma busuk dari kulkas. Cobalah cek bagian belakang kulkas dan lihat bagian pembuangan kondensasi. Biasanya, aroma tak sedap berasal dari sini.

    Jika ingin dibersihkan, sebaiknya panggil teknisi atau jasa profesional untuk menghindari terjadinya kerusakan pada kulkas di kemudian hari.

    5. Ada Benda Asing di Wadah Pembuangan

    Kalau kulkas masih mengeluarkan bau tak sedap, cobalah untuk mengecek wadah pembuangan air kulkas. Hal ini bisa disebabkan karena adanya masalah pada pendingin ruang mesin.

    Selain itu, cek juga air yang menggenang di dalam wadah, apakah kosong atau ditemukan benda atau hewan seperti serangga, beras, kacang, hingga makanan yang membusuk. Solusinya adalah dengan membuang seluruh air dan dikuras sampai bersih.

    Tips Mengatasi Bau Tak Sedap di Kulkas

    Jika bagian dalam kulkas mengeluarkan bau tak sedap, ada sejumlah cara untuk mengatasinya. Dikutip dari The Spruce, berikut cara-caranya:

    1. Bubuk Kopi

    Kamu bisa meletakkan bubuk kopi segar pada sebuah wadah atau loyang untuk menghilangkan bau di kulkas. Pastikan kamu mendiamkan bubuk kopi tersebut selama semalaman agar efektif menghilangkan bau.

    2. Baking Soda

    Baking soda dinilai ampuh untuk menghilangkan bau tak sedap di kulkas. Caranya juga mudah, cukup menuangkan baking soda ke dalam wadah, lalu taruh di dalam kulkas dan diamkan semalaman hingga bau menghilang.

    3. Minyak Atsiri

    Selain digunakan sebagai aroma terapi, minyak atsiri juga bisa digunakan untuk menghilangkan aroma tak sedap. Untuk cara penggunaannya, tuang minyak atsiri ke bola-bola kapas, lalu masukkan ke dalam kulkas dan diamkan selama 24 jam. Cara ini dinilai ampuh untuk mengatasi bau busuk di kulkas.

    Itu dia lima penyebab kulkas mengeluarkan bau busuk dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Hal yang Menyebabkan Tekanan Air Keran Lemah


    Jakarta

    Pernahkah menyalakan keran tapi air yang keluar kecil? Hal itu adalah pertanda tekanan air yang lemah.

    Masalah tekanan air cukup mengganggu aktivitas penghuni rumah. Misalnya, aktivitas mencuci tangan ataupun piring menjadi lebih lama karena harus menunggu air keluar secara perlahan.

    Lantas, kenapa tekanan air keran bisa lemah? Simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Tekanan Air Keran Lemah

    Inilah beberapa hal yang membuat tekanan air keran lemah dikutip dari The Spruce, Jumat (25/7/2025).

    1. Pipa Air Tersumbat

    Pipa atau saluran air yang tersumbat bisa menghambat aliran air, sehingga tekanan air menjadi lemah. Sumbatan tersebut bisa akibat penumpukan mineral, terutama di daerah yang rawan air sadah.

    Untuk mengatasinya, pemilik bisa menghubungi tukang ledeng buat memeriksa dan mungkin mengganti pipa. Lalu, pemilik dapat mencegah hal ini dengan memasang alat pelembut air.

    2. Regulator Tekanan Bermasalah

    Tekanan air tinggi terdengar bagus, namun sebenarnya bisa merusak perangkat air. Oleh karena itu, ada rumah-rumah yang memasang regulator tekanan air. Namun, instalasi regulator tekanan yang kurang tepat justru menghambat aliran air.

    Pemilik atau tukang ledeng bisa mengatur tekanan air sesuai keinginan. Jika tidak berhasil, kemungkinan alatnya rusak dan perlu diganti dengan yang baru.

    3. Pipa Air Bocor

    Tekanan air keran yang lemah juga bisa disebabkan oleh kebocoran pada pipa air. Kemungkinan ada lebih dari satu kebocoran, sehingga mempengaruhi tekanan air keran.

    Jika menduga ada pipa bocor, segera ambil periksa dan perbaiki. Hubungi tukang ledeng untuk mengatasi masalah tersebut.

    4. Terlalu Banyak Peralatan Digunakan Sekaligus

    Semakin banyak peralatan air digunakan secara bersamaan, semakin banyak pula air yang terpakai, sehingga menurunkan tekanan air. Misalnya beberapa penghuni sedang mencuci piring, mencuci pakaian, mandi, dan menyiram pekarangan dalam satu waktu. Cara paling mudah untuk mengatasi masalah ini adalah mengatur penggunaan air dalam sehari.

    5. Keran Bermasalah

    Jika tekanan air rendah mempengaruhi satu atau dua perangkat air, seperti kepala pancuran dan wastafel, kemungkinan penyebabnya aerator atau kartrid yang tersumbat. Aerator keran mengurangi volume air tanpa mengubah tekanan. Sementara itu, kartrid yang tersumbat juga bisa menjadi penyebabnya.

    Jika mengalami tekanan air rendah, kemungkinan besar disebabkan oleh penumpukan kerak kapur. Hal itu biasanya dapat diatasi dengan membersihkan lubang keran air.

    Itulah penyebab tekanan air keran lemah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Hal yang Bisa Menyebabkan Wastafel Tersumbat


    Jakarta

    Pernahkah mengalami air menggenang ketika mencuci di wastafel kamar mandi ataupun dapur? Hal itu adalah pertanda wastafel tersumbat akibat saluran air mampet.

    Biasanya wastafel tersumbat karena ada kotoran menumpuk di dalam saluran air. Diameter saluran menjadi lebih kecil, sehingga memperlambat pembuangan air.

    Oleh karena itu, penghuni rumah perlu mengetahui penyebab wastafel tersumbat dan cara mengatasinya. Simak apa saja yang membuat wastafel tersumbat berikut ini.


    Penyebab Wastafel Tersumbat

    Inilah beberapa hal yang bisa membuat saluran air pada wastafel mampet, dikutip dari Dengarden.

    1. Sabun

    Sisa sabun yang berbentuk buih lama-lama bisa terakumulasi di dalam saluran air. Apalagi ketika sabun tercampur dengan bahan lain seperti kotoran dan rambut, bakal menimbulkan penyumbatan wastafel. Penghuni rumah bisa menghilangkan penumpukan sabun dengan menyemprotkan air bertekanan tinggi ke dalam lubang pembuangan wastafel.

    2. Sisa Makanan

    Salah satu penyebab utama wastafel tersumbat adalah sisa makanan. Terkadang sisa makanan terjatuh dan masuk ke dalam saluran air ketika mencuci piring.

    Makanan yang sulit terurai seperti ampas teh dan kopi pun dapat menumpuk di saluran air. Penghuni bisa membersihkan lubang wastafel menggunakan cairan pembersih dan alat seperti plumber snake.

    3. Minyak dan Lemak

    Minyak dan lemak dari sisa makanan bisa membeku dan mengendap di dalam saluran air. Untuk mengatasinya, penghuni dapat mencampurkan sedikit detergen dengan air panas, lalu menuangkannya ke lubang wastafel.

    4. Endapan Mineral

    Terakhir, wastafel dapat tersumbat gegara endapan mineral yang menumpuk seiring berjalannya waktu. Endapan tersebut rawan terjadi pada rumah yang menggunakan air sadah. Penghuni bisa mengatasi dengan meminta tukang ledeng membersihkan kerak di saluran air.

    Itulah beberapa penyebab wastafel tersumbat. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengatasi Cipratan Air AC yang Membasahi Dinding



    Jakarta

    Cipratan air dari unit AC yang menetes ke dinding rumah tentu bikin risih. Selain menimbulkan bercak lembap dan berisiko merusak cat tembok, kondisi ini bisa menjadi tanda awal adanya kebocoran pada sistem pendingin ruangan.

    Masalah ini cukup umum terjadi di rumah-rumah yang menggunakan AC, terutama jika perangkat tidak dirawat secara rutin. Namun sebelum buru-buru memanggil teknisi, penting untuk mengetahui apa saja penyebab cipratan air dari AC dan bagaimana mengatasinya.

    Penyebab AC Menetes dan Membasahi Dinding

    Mengutip Mitsubishi Electric Indonesia, berikut beberapa penyebab umum mengapa air dari AC bisa menetes hingga mengenai dinding:


    Filter Udara Kotor

    Filter yang kotor bisa menghambat aliran udara dan membuat evaporator membeku. Saat es mencair, air yang berlebihan bisa keluar dan menetes ke dinding.

    Pemasangan Tidak Rata

    Posisi AC yang miring ke satu sisi bisa membuat air pembuangan tidak mengalir ke selang dengan baik, dan akhirnya menetes ke luar unit.

    Saluran Pembuangan Tersumbat

    Lumut, jamur, atau kotoran yang menumpuk di saluran pembuangan bisa menghalangi aliran air. Akibatnya, air mencari celah lain dan keluar lewat celah di dekat unit, lalu membasahi dinding.

    Freon Bocor

    Freon yang bocor biasanya menyebabkan AC tidak dingin. Tapi dalam beberapa kasus, kebocoran ini bisa memicu pembentukan embun dan tetesan air yang jatuh ke luar unit.

    Pipa Sudah Tua

    Pipa AC yang sudah usang dan retak bisa jadi penyebab kebocoran. Air yang seharusnya mengalir ke luar rumah justru menetes dari sambungan pipa yang rapuh.

    Cara Mengatasi Cipratan Air dari AC

    Jika kamu sudah menemukan dinding rumah mulai lembap atau cat mengelupas karena tetesan AC, berikut langkah penanganan awal yang bisa dilakukan:

    • Matikan AC dan cabut kabel listriknya untuk mencegah korsleting.
    • Periksa posisi AC, pastikan tidak miring.
    • Cek saluran pembuangan, bersihkan dari sumbatan lumut atau debu.
    • Ganti filter udara jika sudah kotor dan mampet.
    • Gunakan sealant sementara di titik kebocoran pipa jika terlihat ada retakan.

    Bila masalah tetap berlanjut atau sumber kebocoran sulit ditemukan, sebaiknya segera hubungi teknisi AC profesional. Penanganan yang salah bisa memperparah kerusakan dan berdampak pada komponen lainnya.

    Waspadai Ciri-Ciri AC Bocor

    Cipratan air bukan satu-satunya gejala AC bermasalah. Beberapa tanda lain yang perlu diwaspadai antara lain:

    • AC tidak dingin meski suhu sudah disetel rendah
    • Muncul suara kasar dari unit indoor
    • Ada es di bagian kondensor
    • Tetesan air makin banyak setiap harinya
    • Tagihan listrik naik karena AC bekerja lebih keras

    Dengan perawatan rutin dan pengecekan sederhana, kebocoran AC yang menyebabkan dinding lembap bisa dicegah. Jangan abaikan masalah sepele ini, karena bisa berujung pada biaya perbaikan rumah yang lebih besar.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Atasi AC Berisik, Tak Perlu Panggil Teknisi!


    Jakarta

    AC yang mengeluarkan suara bisik terkadang bikin penghuni merasa was-was dan tidak nyaman. Selain khawatir AC menjadi rusak, suara berisik itu dapat mengganggu istirahat di malam hari.

    Suara berisik dari AC bisa menandakan sejumlah hal. Jangan anggap sepele suara tersebut karena jika dibiarkan dapat memicu kerusakan yang lebih parah.

    Sebelum memanggil teknisi AC ke rumah, sebenarnya kamu bisa mengecek dan mengatasi suara berisik AC secara mandiri. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Penyebab Suara AC Berisik

    Ada sejumlah hal yang menyebabkan AC di rumah mengeluarkan suara berisik. Dilansir situs Franks Repair Plumbing, berikut sejumlah penyebabnya:

    1. Filter Udara Kotor

    Pada umumnya suara AC yang berisik disebabkan karena filter udara sudah kotor. Kondisi itu membuat aliran udara jadi tersumbat dan memaksa AC bekerja lebih keras, sehingga memicu suara bising yang mengganggu ketenangan.

    2. Komponen Aus

    Bantalan dan dinamo motor fan di dalam komponen AC membutuhkan pelumas agar tetap bekerja secara optimal. Jika lapisan pelumas sudah mulai habis, maka gesekan antar komponen dapat memicu keausan dan menyebabkan suara berisik dari dalam AC.

    3. Ada Sekrup AC yang Longgar

    Jika sering digunakan dan jarang dirawat, getaran dari AC bisa melonggarkan sejumlah sekrup dan panel sehingga menimbulkan suara berisik. Jika tidak segera dicek dan diperbaiki maka dapat merusak komponen AC.

    4. Saluran Udara Tersumbat

    Debu, kotoran, jamur, atau bulu hewan peliharaan dapat menyumbat aliran udara sehingga tidak mampu mendinginkan ruangan. Dalam kasus yang lebih parah, udara yang tersumbat mengakibatkan tekanan di dalam sistem AC jadi tidak seimbang, sehingga memicu saluran mengembang dan menyempit serta memunculkan suara berisik ketika AC dinyalakan atau dimatikan.

    5. Dinamo Motor Fan AC Rusak

    Dinamo motor fan AC yang rusak dapat menghasilkan suara berisik. Namun, suara yang dihasilkan dapat berbeda-beda tergantung dari jenis kerusakannya.

    Misalnya, bantalan dinamo motor fan AC yang sudah aus dapat memicu suara derit bernada tinggi. Jika ditemukan adanya masalah pada kelistrikan dapat menghasilkan suara dengung yang terus-menerus.

    Cara Atasi Suara AC Berisik

    Suara AC yang berisik masih bisa diatasi dengan sejumlah cara mudah. Dikutip situs CNET, berikut langkah-langkahnya:

    1. Bersihkan Kotoran dan Debu

    Seperti dijelaskan sebelumnya, kotoran dan debu dapat memicu suara AC berisik. Cobalah untuk membersihkan bagian AC yang mudah dijangkau dengan sikat berbulu halus. Kemudian hidupkan kembali AC dan dengar baik-baik apakah suara bising sudah hilang atau tidak.

    2. Kencangkan Sekrup

    Sekrup yang kendor bisa menyebabkan suara berisik pada AC. Hal ini wajar karena AC terus digunakan selama bertahun-tahun sehingga menyebabkan sekrup kendor.

    Coba kencangkan sekrup pada sejumlah komponen AC. Setelah itu nyalakan kembali AC untuk memastikan suara berisik tersebut benar-benar hilang.

    3. Periksa Kompresor

    Kompresor AC berfungsi untuk menjaga suhu dalam ruangan agar tetap dingin. Namun seiring waktu kompresor bisa mengalami rusak atau bocor sehingga menimbulkan bunyi berisik.

    Coba periksa kondisi kompresor dan pastikan tidak ada kebocoran atau kerusakan pada komponen internal. Jika ditemukan ada masalah segera hubungi teknisi AC untuk segera diperbaiki.

    4. Cek Kondensor dan Evaporator

    Selain mengecek kondensor, penting juga untuk memeriksa kondensor dan evaporator. Jika kondensor AC bermasalah biasanya posisinya menjadi tidak rata. Selain itu, lihat juga bagian pipanya apakah sudah terhubung dan tidak bergetar saat AC dinyalakan.

    5. Lumasi Komponen AC

    Agar AC dapat berfungsi secara optimal, kamu perlu melumasi seluruh komponen secara berkala. Selain membuat kinerja AC lebih baik, cara ini dilakukan untuk mencegah keausan pada seluruh komponen.

    Demikian lima penyebab muncul suara berisik pada AC dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Saluran Air Sering Mampet? Bisa Jadi Ini Penyebabnya


    Jakarta

    Salah satu masalah yang kerap dialami banyak pemilik rumah adalah saluran air tersumbat. Kondisi ini membuat air tidak bisa mengalir keluar dengan lancar sehingga dapat meluap dan menggenangi lantai.

    Salah satu faktor utama yang menyebabkan saluran air mampet karena ada benda yang menghalangi, misalnya rambut. Selain itu, ada sejumlah penyebab lainnya yang membuat saluran air tersumbat.

    Penyebab Saluran Air Mampet

    Dilansir situs Dengarden dan Zeek Plumbing, berikut sejumlah penyebab saluran air di rumah jadi mampet:


    1. Rambut

    Penyebab utama saluran air kerap mampet karena sisa rambut yang rontok saat mandi. Mungkin penghuni rumah tidak sadar jika rambut yang rontok jumlahnya cukup banyak sehingga dapat menghambat aliran air di saluran kamar mandi.

    Solusinya adalah dengan rajin mengambil gumpalan rambut yang menumpuk di kamar mandi, lalu membuangnya ke tempat sampah. Selain itu, pastikan untuk menutup saluran air dengan penutup yang hanya dapat dilalui air. Jika sudah tersumbat, gunakan baking soda dan cuka agar kembali lancar.

    2. Sisa Makanan

    Kebiasaan membuang sisa makanan di kitchen sink dapat berdampak buruk bagi saluran air. Tentu saja hal tersebut dapat menyumbat saluran air dan akhirnya jadi meluap.

    Sisa makanan seperti nasi, tulang ayam, tulang ikan, dan ampas teh sulit terurai. Jika sudah menumpuk dalam jumlah banyak maka tak heran saluran air tersumbat.

    Cara mengatasinya adalah dengan mengangkat kotoran tersebut dari kitchen sink. Gunakan juga cairan pembersih untuk membersihkan sisa noda dan minyak yang terdapat di kitchen sink.

    3. Sabun

    Sabun berguna untuk membersihkan kotoran di tubuh tetapi sisa-sisa sabun yang berbentuk buih ternyata bisa menyumbat saluran air lho. Sebab, sisa sabun berbentuk buih yang tertinggal di lantai atau terbuang ke saluran air dapat mengurangi diameter pipa seiring waktu.

    Salah satu cara mencegahnya adalah dengan membersihkan sabun setiap selesai mandi. Pastikan tidak ada bekas sabun yang menempel di lantai atau dinding.

    4. Endapan Pasir

    Kebiasaan membuang sisa pasir atau tanah di kamar mandi ternyata dapat berdampak buruk bagi saluran air. Hal tersebut menciptakan endapan di sekitar tutup saluran sehingga air tidak bisa mengalir keluar dengan lancar.

    Solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan memanggil tenaga profesional untuk membersihkan saluran air dari sisa pasir atau tanah.

    5. Minyak dan Lemak

    Minyak dan lemak juga menjadi penyebab saluran air jadi tersumbat. Pada dasarnya, minyak dan lemak tidak dianjurkan dibuang melalui saluran air karena tidak akan larut di dalam air, sehingga dapat menumpuk dan menyebabkan mampet.

    Jika ingin membuang minyak dan lemak sisa makanan, sebaiknya dibuang ke dalam plastik lalu dimasukkan ke tempat sampah. Namun jika terlanjur membuangnya ke saluran air, gunakan tips di bawah ini untuk mencegah mampet:

    • Campurkan sedikit detergen dengan air panas.
    • Lalu tuangkan cairan tersebut ke dalam saluran air.
    • Biarkan sekitar 10 menit agar larutan tersebut dapat memecah minyak yang tersumbat.

    6. Endapan Mineral

    Air sadah kerap ditemui di rumah yang tidak mendapatkan air bersih. Air sadah mengandung konsentrasi pH mineral tinggi yang dapat merusak saluran air jika terjadi penumpukan. Apabila sudah tersumbat, maka perlu memanggil tenaga ahli untuk mengatasi endapan mineral tersebut.

    7. Pipa Air Rusak

    Penyebab yang terakhir karena ada kerusakan atau retakan pada bagian pipa air sehingga menghalangi aliran air. Kondisi ini dapat terjadi karena umur pipa sudah tua atau korosi. Dalam beberapa kasus, pipa air bisa rusak karena akar pohon yang dapat menembus dan menghambat aliran air.

    Itulah tujuh penyebab saluran air sering mampet. Semoga membantu detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com