Tag: the spruce

  • Bingung Pilih Lantai Keramik atau Vinyl? Ini Perbandingan Lengkapnya!



    Jakarta

    Pemilihan material lantai sering kali menjadi dilema saat membangun atau merenovasi rumah. Tidak hanya soal estetika, lantai juga menentukan kenyamanan hingga daya tahan hunian dalam jangka panjang.

    Dua material yang kerap dibandingkan adalah keramik dan vinyl. Keduanya sama-sama populer, namun punya karakter berbeda yang bisa mempengaruhi suasana rumah secara keseluruhan.

    Masih bingung pilih yang mana? Yuk simak!


    Tampilan Mirip, Karakter Berbeda

    Keramik sudah lama menjadi standar lantai di banyak rumah Indonesia. Material ini dibuat dari tanah liat yang dibakar pada suhu tinggi sehingga kuat dan tahan lama. Sementara itu, lantai vinyl kini semakin diminati karena tampilannya yang modern dan harganya yang cenderung murah.

    Melansir halaman The Spruce, Senin (03/11/2025), keramik masih dianggap unggul dari segi tampilan dan nilai estetika jangka panjang, terutama jika menggunakan keramik yang berkualitas tinggi. Sementara vinyl dinilai dapat menjadi alternatif bagi penghuni yang menginginkan tampilan hangat dengan kesan natural seperti kayu.

    Ketahanan dan Kenyamanan

    Salah satu keunggulan utama keramik adalah daya tahannya. Mengutip The Spruce, keramik dapat bertahan lebih dari 40 tahun jika dirawat dengan baik. Material ini juga tahan air dan panas sehingga aman digunakan di area lembab seperti dapur atau kamar mandi. Kekurangannya, permukaan keramik cenderung keras dan dingin saat diinjak, sehingga terasa kurang nyaman untuk mereka yang sering beraktivitas tanpa alas kaki.

    Sebaliknya, vinyl terkenal lebih ramah kaki. Mengutip situs Ranney Blair, permukaan vinyl terasa lebih hangat dan empuk, serta lebih senyap ketika diinjak. Hal ini menjadikannya pilihan menarik untuk kamar tidur atau ruang keluarga. Namun, vinyl memiliki umur pakai lebih pendek dibanding keramik dan bisa mengalami kerusakan jika terendam air terlalu lama, kecuali pada varian waterproof.

    Pemasangan dan Perawatan

    Dari sisi pemasangan, keramik membutuhkan proses yang lebih kompleks dan biasanya melibatkan tukang profesional. Nat di antara keramik juga perlu perhatian ekstra karena rentan kotor seiring waktu.

    Sebaliknya, vinyl dikenal sebagai material yang mudah dipasang, bahkan bisa dilakukan sendiri untuk beberapa jenisnya. Melansir halaman Mannington, teknologi pemasangan click system membuat vinyl lebih praktis dan menghemat waktu renovasi. Vinyl juga cenderung lebih mudah dibersihkan karena tidak memiliki nat seperti keramik.

    Mana yang Harus Dipilih?

    Pada akhirnya, pilihan antara keramik dan vinyl kembali pada kebutuhan hunian masing-masing. Keramik cocok bagi yang mencari material tahan lama dengan tampilan elegan. Di sisi lain, vinyl lebih ideal bagi penghuni yang mengutamakan kenyamanan, dan instalasi yang praktis.

    (das/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 4 Bahan Dapur yang Ampuh Usir Kecoak di Rumah, Caranya Mudah!


    Jakarta

    Kecoak merupakan salah satu hewan yang sering muncul di rumah. Pada umumnya, kecoak sering terlihat di kamar mandi, dapur, atau meja makan yang kotor.

    Serangga kecil berwarna cokelat ini terkadang bikin jijik sebagian orang. Apalagi jika bisa terbang, banyak orang yang ketakutan dan memilih untuk menghindar.

    Jika menemukan ada kecoak di rumah, sebaiknya segera diatasi sebelum ia berhasil kabur dan bersembunyi di bawah kulkas, lemari, atau celah kecil. Kalau sudah bersembunyi, kecoak akan sulit dibasmi.


    Biasanya kecoak dapat dibasmi dengan semprotan serangga. Selain itu, kecoak juga bisa diusir dari rumah dengan sejumlah bahan dapur sederhana. Penasaran? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Usir Kecoak Pakai Bahan Dapur

    Ada sejumlah bahan dapur sederhana yang bisa mengusir kecoak secara ampuh. Dilansir dari situs The Spruce, berikut daftar bahannya:

    1. Bawang Putih

    Selain digunakan untuk bumbu masakan, bawang putih ternyata juga ampuh untuk mengusir dan membasmi kecoak di rumah. Sebab, aroma tajam dari bawang putih membuat serangga kecil tersebut tidak berani untuk mendekat.

    Cara penggunaannya sangat mudah, cukup geprek 3-4 siung bawang putih, lalu masukkan ke dalam wadah terbuka. Setelah itu, letakkan wadah berisi bawang putih ke sudut-sudut rumah yang sering ditemui ada kecoak.

    2. Perasan Lemon

    Lemon dapat digunakan untuk mengusir kecoak secara efektif. Caranya dengan membuat cairan pembersih lantai dari perasan air lemon. Dibutuhkan sekitar 4-5 buah lemon agar menghasilkan air yang cukup banyak. Agar lebih wangi, bisa ditambahkan juga minyak esensial.

    Kandungan azam dan zat antipatogen pada lemon dapat mencegah tumbuhnya bakteri serta mengeluarkan aroma yang tajam bagi kecoak. Maka dari itu, kecoak tidak tertarik untuk mendekat ke lantai yang sudah dipel dengan jeruk lemon.

    3. Kopi

    Aroma kopi yang wangi dapat memberikan efek menenangkan sekaligus membantu tubuh lebih rileks. Namun, lain halnya bagi kecoak yang justru tidak menyukai aroma dari kopi.

    Caranya juga gampang, cukup tuang kopi bubuk ke dalam wadah berisi air, lalu letakkan di area yang sering dilalui kecoak. Pastikan menggunakan bubuk kopi asli tanpa ada campuran gula.

    Selain itu bisa juga menggunakan ampas kopi. Cukup menaburkan ampas kopi di sekitar area yang sering ditemukan ada kecoak. Kandungan asam pada ampas kopi dapat mengganggu indra penciuman kecoak.

    4. Daun Salam

    Satu lagi bahan dapur yang bisa dimanfaatkan untuk membasmi kecoak di rumah, yaitu daun salam. Hancurkan daun salam hingga mengeluarkan aroma yang khas, lalu letakkan ke sudut-sudut ruangan yang kerap dilalui kecoak.

    Daun herbal ini ternyata tidak disukai kecoak karena mengeluarkan aroma yang tajam. Agar efektif mengusir serangga tersebut, pastikan mengganti daun salam setiap 2-3 hari sekali.

    Itulah empat bahan dapur sederhana yang ampuh mengusir kecoak di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 5 Tanaman Ini Bisa Bikin Dapur Bebas Lembap dan Jadi Sejuk


    Jakarta

    Tanaman umumnya diletakkan di halaman dan teras rumah. Hal ini karena tanaman di luar ruangan bisa mendapatkan cahaya matahari dan sumber air yang dibutuhkan.

    Tanaman tidak hanya tumbuh subur di luar ruangan, tapi di dalam rumah juga bisa. Bahkan ada satu ruangan yang butuh sekali tanaman, yakni dapur. Area yang digunakan untuk memasak ini bisa menjadi tempat yang lebih sehat apabila diletakkan tanaman.

    Beberapa jenis tanaman ada yang bisa menyerap kelembapan dan menyaring udara menjadi lebih bersih. Alhasil dapur tidak akan mudah lembap dan tidak muncul banyak noda jamur yang bisa berbahaya bagi pernapasan manusia.


    Selain itu, tanaman merupakan penghasil oksigen sehingga baik bagi penghuni rumah. Jika dapur sering terasa panas, tanaman bisa menjaga ruangan tersebut tetap sejuk.

    Dilansir dari The Spruce, berikut beberapa tanaman yang cocok diletakkan di dapur.

    1. Pothos

    Ilustrasi pothosIlustrasi pothos Foto: Getty Images/iStockphoto/Firn

    Pilihan tanaman yang pas untuk dapur yang kecil dan tidak bisa ada banyak barang dipajang di area memasak adalah pothos. Tanaman hias satu ini tidak memiliki bunga, hanya daun-daun hijau yang mungil. Tanaman ini terlihat indah karena batangnya yang bisa memanjang karena termasuk tanaman rambat.

    Untuk memajang tanaman ini bisa dengan digantung atau diletakkan di dinding. Jadi tidak akan menghabiskan banyak tempat di dapur. Pothos atau Epipremnum aureum juga salah satu tanaman hias yang paling mudah dirawat karena tidak butuh banyak cahaya dan dapat tetap tumbuh meski jarang disiram.

    Dalam feng shui, tanaman ini dipercaya dapat mendatangkan keberuntungan. Secara ilmiah, manfaatnya dapat menyaring racun di udara dan menyerap kelembapan.

    2. Spider Plant

    cat playing in spider plantIlustrasi spider plant. Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Spider plant (Chlorophytum comosum) merupakan tanaman hias yang paling mudah dirawat. Tanaman ini juga bisa digantung, bisa berbunga, dan di ruangan yang tidak ada sinar matahari karena tanaman ini tidak bisa terkena sinar matahari langsung.

    Tanaman dengan bentuk daun memanjang dan ramping ini disebut dapat menyaring polutan di udara dan menyerap kelembapan.

    3. Lidah Mertua

    Ilustrasi lidah mertuaIlustrasi lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Tharakorn

    Tanaman lidah mertua pasti sudah tidak asing lagi di Indonesia karena tanaman ini memang mudah tumbuh di dalam dan luar ruangan. Tanaman ini juga mudah dirawat tanpa perlu sering disiram.

    Jika diletakkan di dapur, tanaman ini dapat menyerap bau, polutan hingga memperindah tampilan dapur. Untuk meletakkan tanaman ini di dalam rumah, umumnya memakai pot dan diletakkan di tempat yang datar.

    4. ZZ Plant

    Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa.Tanaman ZZ Foto: Getty Images/iStockphoto/OleseaV

    Mungkin sebagian orang merasa nama tanaman ini agak sedikit aneh. Namun, tanaman yang memiliki nama ilmiah Zamioculcas zamiifolia ini punya segudang manfaat mulai dari membersihkan udara dari polutan dan racun hingga mengurangi kelembapan pada ruangan. Sebagai catatan, tanaman ini jangan sampai digapai oleh hewan peliharaan karena bisa menjadi racun bagi mereka.

    Sama seperti lidah mertua, ZZ Plant kebanyakan juga ditempatkan di pot dan diletakkan di area yang terlihat.

    5. Sukulen

    House indoor plants collection. Succulent and cactus in different pots on white backgroundSukulen. Foto: Getty Images/Zakharova_Natalia

    Jika penghuni rumah mencari tanaman yang kecil dengan bentuk menarik, coba pilih sukulen. Tanaman ini ukurannya seperti kaktus kecil dan memiliki daun yang keras dan kaku. Selain itu, ada berbagai macam sukulen yang bisa dipilih.

    Selain itu manfaatnya nggak main-main, mulai dari bisa melepas banyak oksigen di malam hari, membuat ruangan tidak lembap, dan membersihkan racun dari udara.

    Itulah beberapa tanaman yang bisa diletakkan di dapur, semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Tanaman Hias yang Cantik Bisa Cepat Mati Gegara 5 Hal Ini


    Jakarta

    Menanam tanaman hias dapat mempercantik hunian dan menciptakan kesan asri di rumah. Asalkan tanaman tersebut dirawat secara rutin agar bisa tumbuh subur.

    Sayangnya, tidak semua orang paham bagaimana cara merawat tanaman dengan tepat. Seiring waktu, tanaman bisa layu dan akhirnya mati karena salah dalam merawatnya.

    Ingin tahu penyebab tanaman hias yang cantik bisa layu dan mati? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Penyebab Tanaman Hias Bisa Cepat Mati

    Sejumlah ahli tanaman membeberkan beberapa hal yang membuat tanaman hias di rumah cepat layu dan akhirnya mati. Dilansir situs The Spruce, berikut penyebabnya:

    1. Minim Cahaya

    Ada beberapa tanaman hias yang membutuhkan banyak cahaya matahari agar bisa tumbuh subur. Jika tumbuhan diletakkan di area yang sempit dan gelap, maka tak heran bisa cepat layu dan mati.

    “Memindahkan tanaman ke tempat yang mendapatkan lebih banyak cahaya alami di siang hari akan sangat membantu proses pertumbuhan,” kata ahli hortikultura Justin Hancock.

    Jika rumah kurang mendapatkan sinar matahari, Justin menyarankan untuk menggunakan lampu LED agar tanaman bisa memperoleh banyak cahaya setiap hari.

    2. Terlalu Banyak Air

    Tidak ada salahnya menyiram tanaman secara berkala. Namun kalau terlalu banyak disiram justru membuat tanaman cepat layu. Maka dari itu, penting untuk mengetahui apakah tanaman di rumah perlu disiram rutin atau sesekali saja.

    “Setiap seminggu sekali, coba masukkan jari Anda ke dalam tanah dan cek kelembapannya. Kebanyakan tanaman membutuhkan setidaknya separuh bagian atas tanah untuk benar-benar kering saat setelah disiram,” ujar pakar tanaman Jarrod Bouchie.

    3. Terlalu Banyak Diberi Pupuk

    Terlalu banyak memberikan pupuk pada tanaman ternyata juga tidak baik. Seiring waktu, tanaman bisa layu dengan tanda-tanda awal seperti daun berwarna kuning kecokelatan dan batang layu.

    Ada beberapa tanaman hias yang perlu diberi pupuk setiap sebulan sekali. Lalu, ada juga tumbuhan yang perlu diberi pupuk 2-4 kali dalam setahun. Jadi, penting untuk mencari tahu penggunaan pupuk untuk tanaman hias di rumah.

    4. Serangan Hama

    Penyebab berikutnya karena tanaman hias di rumah diserang hama. Untuk mengatasinya bisa menggunakan cairan pestisida yang dijual bebas di pasaran.

    Kalau khawatir efek samping dari bahan kimia, detikers bisa menggunakan pestisida dari sejumlah bahan alami, seperti semprotan bawang putih, tembakau, dan cabai.

    5. Terpapar Suhu Ekstrem

    Tanaman hias bisa cepat mati karena faktor cuaca ekstrem, seperti suhu panas atau tingkat kelembapan tinggi. Maka dari itu, pilih tanaman hias yang sesuai dengan suhu di wilayah tempat tinggal. Jika suhu udara cenderung panas, maka sebaiknya pilih tanaman hias yang bisa tumbuh tanpa perlu disiram secara berkala.

    Demikian lima hal yang membuat tanaman hias di rumah cepat layu. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 3 Cara Bikin Ruangan Wangi Pakai Bahan Alami, Bye-bye Bau Tak Sedap



    Jakarta

    Rumah yang harum membuat suasana di rumah lebih nyaman dan menenangkan. Tak jarang pemilik memasang pengharum ruangan agar rumahnya wangi sekaligus menghilangkan bau tak sedap.

    Namun, pengharum ruangan yang tersedia di pasaran mengandung senyawa kimia. Jika ingin alternatif yang lebih alami, ada bahan-bahan yang bisa digunakan.

    Lalu, bahan apa yang bisa digunakan sebagai pengharum ruangan? Simak ulasannya berikut ini.


    Bahan Alami Sebagai Pengharum Ruangan

    Inilah pengharum ruangan alami yang dapat menghilangkan bau tak sedap di rumah, dikutip dari The Spruce.

    1. Kopi

    bubuk kopiKopi Foto: Getty Images/oxana pospelova

    Pemilik rumah bisa mengharumkan ruangan menggunakan kopi. Bahan ini punya aroma yang khas sehingga dapat menghilangkan bau. Cara pakainya dengan meletakkan bubuk kopi yang sudah dipanggang di dalam oven pada ruangan yang bau.

    Selain yang berupa bubuk, pemilik juga bisa merebus biji kopi. Lalu, cairannya dimasukkan ke dalam diffuser.

    2. Kayu Manis

    Sebuah studi menunjukkan bahwa rempah-rempah kayu manis memiliki senyawa bioaktif. Hal itu dapat meningkatkan fungsi otak, terutama memori dan pembelajaran.Kayu Manis Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Kayu manis dapat mengharumkan ruangan dengan aromanya yang kuat. Bahan ini mengeluarkan wangi yang manis dan hangat sehingga membuat suasana ruangan lebih rileks.

    Pemilik bisa memanfaatkan kayu manis sebagai pengharum ruangan dengan cara direbus, lalu dimasukkan ke dalam diffuser. Cara lain bisa dengan mencampurkan kayu manis, air, dan minyak esensial.

    3. Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukLavender Foto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Lavender memiliki aroma yang lembut dan menenangkan. Pemilik dapat meletakkan bunga lavender ke dalam mangkuk atau vas berisi air dingin untuk menjadikannya pengharum ruangan.

    Kalau tidak punya bunga lavender, minyak esensial bunga lavender bisa jadi alternatif. Campurkan minyak tersebut dengan air.

    Itulah bahan-bahan alami untuk menghilangkan bau di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 3 Tips Sederhana Agar Rumah Bebas Debu, Lebih Bersih dan Sehat!


    Jakarta

    Membersihkan rumah merupakan kegiatan yang wajib dilakukan secara berkala agar rumah jadi lebih bersih, sehingga bebas dari debu dan kotoran yang dapat memengaruhi kesehatan.

    Namun, debu dan kotoran terkadang bisa muncul dengan cepat sehingga mengotori rumah lagi. Padahal, kamu baru saja membersihkan rumah beberapa jam sebelumnya.

    Meski debu dapat dibersihkan, tapi proses pembersihannya dapat memakan waktu dan menghabiskan tenaga. Hati juga menjadi jengkel karena debu yang kembali muncul terus-menerus.


    Sebenarnya, ada sejumlah tips agar rumah bebas debu meski sudah dibersihkan. Penasaran? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Tips Sederhana Agar Rumah Bebas Debu

    Sejumlah pakar kebersihan membeberkan beberapa tips sederhana agar rumah bebas dari debu, bahkan hingga berminggu-minggu. Dilansir situs The Spruce, Kamis (13/11/2025), berikut tipsnya:

    1. Bersihkan Debu Pakai Kain Lembap

    Debu yang menempel di permukaan meja, lemari, karpet, atau perabotan rumah bisa dibersihkan pakai vacuum cleaner atau kemoceng. Namun, cara ini belum efektif mengangkat partikel debu secara menyeluruh.

    Pakar kebersihan dari Filthy Clean Bree Uebergang menyarankan penggunaan kain lembap untuk mengatasi debu. Jika material rentan tergores maka disarankan pakai kain microfiber yang halus.

    “Menyedot debu hanya akan mengangkat sebagian partikel-partikel debu. Pakai kain lap lembap dengan cara melipatnya menjadi empat bagian, lalu balikkan ke sisi yang bersih saat Anda mengelapnya,” ujarnya.

    2. Bersihkan Perabotan dari Sisi Atas ke Bawah

    Banyak pemilik rumah yang mengeluh karena masih ditemukan banyak debu meski sudah dibersihkan. Masalah ini bisa terjadi karena teknik membersihkan yang kurang tepat.

    Pakar kebersihan Marla Mock mengatakan cara yang tepat membersihkan debu di rumah yakni dari atas ke bawah. Sebagai contoh, bersihkan dulu bagian atas lemari, baru setelah itu mengelap debu di bagian dalam dan bawah lemari.

    Teknik bersih-bersih ini juga bisa dilakukan dengan membersihkan bagian langit-langit dan kipas angin gantung terlebih dulu, lalu perlahan turun ke jendela, dan terakhir ke area lantai.

    “Ingat, gravitasi sangat memengaruhi proses bersih-bersih di rumah,” ungkap Mock.

    3. Cuci Kain Secara Berkala

    Mock mengatakan debu dapat terus muncul karena kain yang ada di rumah jarang dibersihkan, seperti kain seprai, kain selimut, hingga gorden. Semakin kotor kain tersebut maka bisa muncul tungau debu yang dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatan.

    “Debu dan tungau dapat terperangkap di seprai, gorden, dan kain lainnya di rumah,” ungkapnya.

    Mock menganjurkan untuk rutin mencuci kain setiap seminggu sekali dengan menggunakan air panas. Khusus gorden dapat dicuci setiap sebulan sekali.

    “Cuci kain seprai dengan air panas dengan suhu minimal 54 derajat Celcius untuk membunuh tungau debu,” pungkas Mock.

    Demikian tiga tips sederhana agar rumah bebas debu menurut sejumlah pakar kebersihan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Ulat Bulu ‘Jajah’ Cirebon, Ini Cara Basmi Ulat Bulu di Rumah


    Jakarta

    Beberapa hari lalu, warga di Dusun Plaosan, Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon ‘diserbu’ ulat bulu di permukiman warga. Kejadian ini sudah berlangsung selama 3 hari lamanya.

    Akibatnya, banyak warga merasa terganggu aktivitasnya. Diduga, ulat bulu tersebut muncul dari perkebunan pohon jati yang ada di sekitar permukiman warga.

    “Warga sudah mulai resah sama ulat bulu ini, karena beberapa rumah warga sudah didatangi sama ulat bulu dan warga cuma bisa membersihkan menggunakan alat seadanya,” tutur Kepala Dusun Plaosan, Abas Riadi, dikutip dari detikJabar, Selasa (19/12/2023).


    Pemadam kebakaran setempat pun sudah membasminya dengan menyemprotkan cairan detergen dan cairan pembasmi ulat bulu.

    Sebenarnya, ada beberapa hal yang membuat ulat bulu bisa masuk ke rumah. Dikutip dari Pest Pointers, Selasa (19/12/2023), ulat bulu bisa datang ke rumah untuk bersarang. Biasanya, ulat bulu aktif pada beberapa masa setiap tahun, contohnya seperti masa pertumbuhan.

    Selama hidupnya, ulat bulu akan mencari dedaunan untuk dimakan dan bersiap menjadi kepompong. Mereka juga akan mencari tempat yang aman untuk membuat kepompongnya. Pada salah satu waktu ini, kamu mungkin saja menemukannya di dalam rumah ketika ulat bulu mencari tempat yang aman untuk makan dan bersembunyi.

    Cara Ulat Bulu Masuk Rumah

    – Masuk lewat jendela atau jendela
    – Masuk bersama dengan hewan lain
    – Ada retakan di bagian rumah
    – Ulat bulu juga bisa masuk melalui tanaman yang ada

    Cara Basmi dan Usir Ulat Bulu dari Rumah

    Untuk mengusir atau menghilangkan ulat bulu dari rumah, ada beberapa cara untuk melakukannya. Dikutip dari The Spruce, begini caranya.

    1. Dibuang Pakai Tangan

    Cara yang mudah dan cepat untuk dilakukan adalah membuangnya pakai tangan sendiri. Sebelum membuangnya, jangan lupa pakai sarung tangan dan taruh ulat bulu di tempat yang ada tumbuhan namun jauh dari rumah.

    2. Semprotkan Neem Oil atau Minyak Mimba

    Menyemprotkan neem oil atau minyak mimba bisa membunuh hama, seperti ulat bulu dan tungau. Semprotan tersebut bisa membuat mereka sulit bernapas. Neem oil juga aman digunakan dan tidak berbahaya bagi hewan atau manusia.

    Minyak mimba adalah minyak nabati yang dihasilkan dari pohon mimba yang merupakan tanaman yang vegetasi alaminya berada di Madhya Pradesh, India.

    3. Hilangkan Sarangnya

    Salah satu cara ampuh untuk membasmi ulat bulu adalah dengan menghilangkan sarangnya. Kamu bisa memangkas pohon untuk menghilangkan sarangnya, membakarnya, atau meninggalkannya agar dimakan oleh predators alami, seperti burung dan tawon.

    4. Semprotan Cabai

    Kamu bisa membunuh ulat bulu dengan menyemprotkan semprotan cabai. Gunakan sarung tangan dan pelindung mata, lalu cincang halus cabai habanero secukupnya hingga 1/2 cangkir. Geprek 6 siung bawang putih.

    Haluskan cabai dan bawang putih dengan 2 gelas air, 1 sendok makan minyak sayur, dan 1 sendok teh sabun cuci piring di dalam blender.

    Tuang campuran ke dalam stoples kaca dan tutup rapat. Jemur di bawah sinar matahari langsung selama 2 hari. Lalu, saring larutan merica dan masukkan ke dalam botol semprot. Semprotkan ulat dengan cairan tersebut.

    5. Semprotan Minyak

    Campurkan 2 sendok makan minyak canola atau minyak sayur apapun, 1 sendok teh sabun cuci piring, dan 2 gelas air hangat. Tuangkan larutan ke botol semprot dan semprotkan ke ulat bulu sebanyak-banyaknya. Jangan gunakan ini pada tanaman anggrek, labu, atau tanaman yang daunnya berbulu.

    6. Semprotan Cuka

    Larutan cuka dan air akan membunuh dan mengusir sebagian besar hama taman, termasuk ulat bulu. Campurkan 2 sendok makan cuka dengan 1 galon air dan semprotkan cairan tersebut ke ulat bulu.

    7. Molase dan Sabun Cuci Piring

    Campuran molase atau tetes tebu dengan sabun cuci piring juga bisa mengusir ulat bulu dari rumah. Campurkan satu sendok makan Molase dan satu sendok teh sabun cuci piring dengan satu liter air hangat. Setela berada pada suhu ruangan, semprotkan campuran tersebut secara teratur ke seluruh daun, dari atas sampai ke bawah.

    Sebagai catatan, informasi tersebut bisa dilakukan apabila ulat bulu tidak dalam jumlah banyak. Jika ada banyak ulat bulu, sebaiknya panggil profesional.

    Itulah beberapa cara untuk membasmi atau mengusir ulat bulu dari rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 9 Cara Usir Kucing Liar Biar Nggak Datang Lagi ke Halaman Rumah


    Jakarta

    Kedatangan kucing liar ke pekarangan kerap membuat penghuni rumah jengkel. Karena kadang mereka senang mengacak-acak barang maupun tanaman. Bahkan buang kotoran sembarangan sehingga bikin area halaman rumah jadi beraroma tak sedap.

    Meski sudah diusir, tak jarang kucing liar datang lagi dan kembali membuat onar. Tapi tenang, ada kok cara usir kucing liar agar tidak datang lagi. Sederet cara ini aman, tidak menyakiti kucing, dan tanpa menggunakan racun. Bagaimana caranya? Cek uraian di bawah.

    Cara Usir Kucing Liar dari Rumah Tanpa Racun

    Mengutip The Spruce, berikut cara mengusir kucing liar agar tidak kembali lagi ke rumah.


    1. Bersihkan Sisa Makanan

    Kucing liar biasa datang ke tempat yang ada banyak makanannya. Mereka akan terus-menerus datang bahkan bisa menetap di tempat tersebut. Karena itu, bersihkan sampah makanan yang dibuang lalu tutup rapat tempat sampah agar tidak mengundang kucing liar.

    Jika punya alat pemanggang, bersihkan pula sisa makanan yang menempel agar aromanya tidak menggoda kucing maupun hewan liar datang.

    2. Pasang Pagar Anti Kucing

    Pagar yang ada celahnya dapat dengan mudah dilewati kucing. Tapi ketika cat-free fence (pagar anti kucing) dipasang, kucing akan kesulitan melewatinya. Sebab, pagar khusus ini memiliki paku penghalang seperti kawat berduri. Walau begitu, pagar anti kucing ini tidak akan menyakiti kucing liar kok karena pakunya tidak terlalu tajam.

    3. Sebar Cangkang Telur

    Ternyata cangkang telur bisa mengusir kucing liar yang datang lho. Caranya dengan meremukkan cangkang telur menjadi potongan kecil, tapi tidak terlalu kecil juga ya. Lalu sebarkan di pekarangan rumah.

    Cangkang telur cukup efektif lantaran permukaannya yang cenderung tajam. Sehingga membuat kucing liar tidak nyaman berjalan di atasnya. Untuk jumlah cangkang telurnya dapat disesuaikan dengan luas halaman rumah ya.

    4. Tanam Tanaman Pengusir Kucing

    Beberapa tanaman mengeluarkan aroma yang tidak disukai kucing, seperti lavender dan rosemary. Kamu bisa menanamnya di halaman rumah agar kucing liar tidak kembali datang.

    Walau kucing tidak senang dengan baunya, tapi aroma tumbuhan tersebut tidak sampai mengganggu manusia kok. Bahkan aroma tanaman ini bisa cukup disukai manusia. Selain itu, tanaman mint juga dapat dipilih karena sama-sama punya bau yang tidak disukai hewan.

    5. Taburkan Bubuk Kopi

    Produk yang dapat ditemukan di dapur seperti bubuk kopi juga dapat digunakan. Kamu dapat menyebarkannya di area halaman rumah yang sering didatangi kucing.

    Bubuk kopi bisa dimanfaatkan karena aromanya yang menyengat bisa mengganggu hewan liar. Di sisi lain, bubuk ini tergolong aman bagi tanaman di pekarangan tetapi dapat mengubah tanah menjadi asam dengan kadar tinggi.

    6. Pasang Penyemprot Air Otomatis

    Penyemprot air otomatis cukup berhasil untuk mengusir kucing liar. Alat ini umumnya dilengkapi pemancar inframerah yang jika ada hewan melewatinya akan mengeluarkan semburan air. Cara ini cukup efektif untuk menakuti kucing liar sehingga mencegah mereka untuk masuk ke halaman rumah.

    7. Semprotkan Air Cuka

    Cuka punya aroma kecut yang kuat. Untuk manusia saja, bau cuka cukup menyengat dan bisa mengganggu, terlebih untuk hewan. Karenanya, cuka dapat dimanfaatkan untuk mengusir kucing liar.

    Caranya mudah, cukup larutkan cuka ke dalam air lalu masukkan ke dalam botol semprot. Gunakan rasio 1:1 agar lebih gampang. Kemudian air cuka ini dapat disemprotkan ke area pekarangan yang kerap didatangi kucing. Baunya bisa bertahan lama dan membuat kucing liar tidak tahan.

    8. Gunakan Tusuk Gigi

    Tusuk gigi kayu dapat digunakan pula untuk mengusir kucing liar. Caranya bukan untuk dicolok-colokkan ke tubuh hewannya ya, tapi untuk diletakkan di area halaman yang kucing sering kunjungi. Dengan begitu, kucing tidak akan ke tempat itu kembali karena membuat tidak nyaman.

    9. Sebarkan Kulit Jeruk

    Mirip seperti bubuk kopi, kucing tidak suka aroma dari kulit jeruk. Ini karena baunya dapat membuat mereka terganggu dan tidak betah.

    Cara menggunakan kulit jeruk ini mudah, kamu cukup menyebar atau menguburnya di tempat yang didatangi kucing liar. Nantinya mereka tidak akan kembali dan cara ini juga terbilang aman untuk tumbuhan di sekitarnya.

    Nah, itu tadi sederet cara ampuh mengusir kucing liar agar tidak datang lagi ke pekarangan rumah.

    (inf/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Ampuh Bikin Kamar Tidur Selalu Wangi Biar Tidur Makin Lelap


    Jakarta

    Memiliki kamar tidur yang wangi bisa biking penghuninya merasa nyaman dan betah berlama-lama di dalam kamar. Aroma harum di kamar tidur bisa membuat tubuh dan pikiran menjadi rileks, sehingga bisa tidur lebih lelap.

    Ternyata membuat kamar menjadi wangi nggak sulit, lho! Bagi kamu yang pengin punya kamar wangi, bisa mengikuti cara berikut ini.

    Tips Bikin Kamar Tidur Selalu Wangi

    1. Sering Cuci Seprai

    Untuk membuat kamar tidur wangi, kamu bisa mencuci seprai secara teratur. Sebab, seprai menyerap keringat dan minyak tubuh saat sedang tidur.


    Dilansir dari The Spruce, Jumat (28/6/2024), kamu bisa mencuci seprai setiap minggu. Apabila kamu punya hewan peliharaan dan sering main di kasur kamar, sebaiknya seprai dicuci le sering.

    Tak hanya seprai, sebaiknya gorden yang ada di kamar juga rutin dicuci. Dilansir dari Apartment Therapy, setidaknya cuci gorden beberapa bulan sekali agar tetap bersih dan wangi.

    2. Buang Sumber Bau dari Kamar Tidur

    Supaya kamar wangi, kamu mesti membuang sumber bau yang ada di kamar, misalnya mengosongkan tempat sampah. Sebaiknya, jangan membuang sampah makanan atau sampah yang dapat menimbulkan bau tak sedap di kamar. Selain itu, cuci pakaian dan linen yang bau sesegera mungkin.

    3. Buka Jendela

    Kamar tidur bisa menjadi wangi dengan membuka jendela dan membiarkan angin segar masuk ke dalam. Namun, untuk kamu yang tinggal di area padat penduduk atau dekat jalan raya bisa diperhatikan waktu-waktu untuk membuka jendela, misalnya pada pagi hari sebelum banyak kendaraan berlalu lalang.

    4. Bersihkan Kamar Tidur

    Ternyata bau tak sedap tidak hanya datang dari pakaian kotor maupun sampah, tetapi juga dari debu. Maka dari itu, penting untuk membersihkan kamar dari debu.

    “Bau tidak hanya datang dari penyebab yang jelas (misalnya sepatu kets yang sudah usang). Debu dari serpihan kulit dapat membuat kamar tidur berbau tidak sedap,” kata editor Solved, Millie Hurst, dikutip dari Homes & Gardens, Jumat (28/6/2024).

    “Kamu mungkin terkejut mengetahui bahwa debu sebenarnya berbau, tetapi mencegah debu di kamar tidur kamu akan membantu menghilangkan bau tidak sedap,” tuturnya.

    5. Gunakan Pengharum Ruangan

    Terakhir, cara paling ampuh membuat kamar tidur wangi tentunya dengan menggunakan pengharum ruangan. Pengharum ruangan yang bisa digunakan bermacam-macam, misalnya lilin aromaterapi, reed difuser, semprotan aerosol, dan lainnya.

    Nah, saat memilih wewangian, sebaiknya jangan pilih yang mengandung bahan kimia atau aroma keras yang dapat mengganggu tidur kamu.

    “Kita semua menginginkan kamar tidur yang wangi tanpa menimbulkan gangguan tidur. Carilah semprotan atau wewangian ruangan ruangan yang menggunakan minyak alami atau esensial,” tutur cleaning expert di Spekless Cleaning, Karina Toner, dikutip dari Homes & Gardens.

    Kamu bisa mencoba wewangian dengan aroma lavender, chamomile, vanila, atau yang lainnya untuk menciptakan suasana yang menenangkan.

    Itulah beberapa tips untuk membuat kamar tidur wangi. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Dia Daftar Barang yang Harus Ada di Kamar Tidur, Sudah Lengkap Belum?


    Jakarta

    Kamar tidur merupakan tempat penghuni rumah menghabiskan banyak waktu di dalamnya. Untuk mendukung aktivitas di kamar, ada sejumlah barang yang sering digunakan penghuni rumah.

    Mengingat kamar ini dipakai untuk tidur, bersantai, dan menyimpan harta pribadi. Oleh karena itu, kamu bisa memanfaatkan sejumlah barang untuk mengoptimalkan fungsi ruangan.

    Apa saja ya barang wajib di kamar tidur? Berikut ini daftarnya, dikutip dari The Spruce, Jumat (28/6/2024).


    Barang Wajib di Kamar Tidur

    1. Matras

    Tentu saja tempat tidur menjadi furnitur utama di ruangan ini dengan komponen utamanya, yakni matras. Benda ini merupakan investasi yang besar karena dapat memengaruhi kualitas tidur, sehingga penting mencari matras berkualitas yang nyaman digunakan.

    2. Bantal

    Bantal membuat tidur menjadi lebih nyaman karena dapat memberi ganjalan empuk supaya badan tidak sakit di pagi hari. Kamu bisa memilih bantal dengan beragam jenis isi dan tingkat keempukan yang sesuai dengan seleramu.

    3. Bingkai Tempat Tidur

    Sebaiknya matras diletakan di atas bingkai tempat tidur. Ada banyak desain tempat tidur yang bisa kamu pilih menyesuaikan dengan estetika kamar. Lalu, kamu juga bisa menggunakan bingkai yang dilengkapi headboard ataupun ruang penyimpanan di bawahnya.

    4. Seprai & Sarung Bantal

    Tempat tidur tidak lengkap tanpa seprai dan sarung bantal yang berfungsi sebagai ‘pakaian’ bagi kasur. Penting sekali memilih seprai dan sarung bantal yang terbuat dari bahan yang nyaman menjadi alas tidur serta memiliki desain yang cocok dengan estetika ruangan.

    5. Meja Nakas

    Meski meja nakas atau meja sebelah tempat tidur biasanya untuk dekorasi kamar, meja ini sebenarnya sangat fungsional. Meja nakas membantu mengorganisir barang-barang di kamar karena ruang penyimpanannya, lalu bisa sebagai tempat meletakan lampu, kotak tisu, jam, atau buku.

    6. Lampu Tidur

    Penerangan ruangan sangat penting untuk menunjang kamar tidur, terlebih untuk memastikan kualitas tidur. Selain ada lampu utama di plafon, lampu tidur juga diperlukan untuk memberi penerangan yang tidak terlalu terang ketika akan tidur.

    7. Gorden

    Gorden atau penutup jendela berfungsi untuk menjaga privasi penghuni kamar dan menghalau cahaya masuk. Tak hanya itu, pemilihan gorden dengan desain, bahan, dan tipe yang tepat juga bisa menambah keindahan dari kamar tidur.

    8. Karpet

    Sebagai tambahan, karpet cukup penting untuk mengubah suasana kamar tidur. Karpet yang empuk dan hangat bisa menambah kenyamanan ruangan, apalagi desainnya dapat melengkapi interior ruangan.

    9. Tempat Penyimpanan

    Harta dan benda pribadimu tentu membutuhkan ‘rumah’ di dalam kamar tidur. Pastikan untuk menyediakan tempat penyimpanan yang cukup untuk semua barangmu. Kamu bisa menggunakan rak, lemari, keranjang, dan wadah untuk menyimpan barang-barang dengan teratur.

    10. Jam Alarm

    Kamu juga memerlukan jam di dalam kamar tidur, namun lebih utamanya jam alarm agar tidak terlambat bangun. Ada beragam jam alarm tersedia di pasaran yang bisa kamu pilih sesuai selera atau estetika kamar tidur.

    11. Cermin

    Terakhir, kamu juga membutuhkan cermin untuk mengecek penampilan setiap pagi sebelum beraktivitas. Sebaiknya memilih cermin dengan ukuran penuh agar bisa melihat penampilan dari ujung kepala sampai kaki. Selain fungsional, cermin bisa menjadi barang dekor sekaligus memancarkan pantulan cahaya di dalam ruangan.

    Itulah daftar barang yang mesti ada di kamar tidur. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com