Tag: the spruce

  • Geger 23 Orang Masuk RS gegara Digigit Semut Api, Begini Cara Cegahnya


    Jakarta

    Dilaporkan sebanyak 23 orang warga Australia menjalani perawatan medis sejak Maret 2025 karena sengatan semut api. Di luar itu, pihak Program Pemberantasan Semut Api Nasional mencatat telah menerima 60 laporan terhadap sengatan serangga ini.

    Dilansir detikTravel, meskipun semut api bertubuh mungil, risiko dari gigitannya dapat menimbulkan pustula, alergi, dan yang paling parah adalah kematian.

    Serangga ini akan tiba-tiba menyengat berulang kali saat mereka merasa terancam. Sengatan tersebut akan menyebabkan bentol-bentol yang gatal, nyeri, dan bahkan reaksi alergi yang parah pada beberapa orang.


    Semut api banyak ditemukan di Amerika Serikat, Meksiko, Karibia, Tiongkok, Australia, negara-negara di Eropa, dan Indonesia.

    Penyebab semut api banyak ditemukan di Australia adalah karena hujan deras. Australia tengah mengalami badai tropis pada awal Maret yang menyebabkan serangga tersebut bergerak di atas tanah dan membentuk rakit untuk mengapung ke daerah baru.

    Lantas, bagaimana cara mengantisipasi keberadaan semut api agar tidak masuk ke rumah? Dilansir The Spruce berikut cara cegah dan basmi semut api.

    1. Kulit Jeruk atau Minyak Jeruk

    Mengusir semut api ternyata bisa memakai bahan alami yakni kulit jeruk atau minyak esensial dari jeruk. Semut memiliki penciuman yang tajam, ketika mencium bau jeruk mereka akan menjauh karena terlalu menyengat.

    Cara memasang perangkapnya dengan meletakkan kulit jeruk di area yang sering didatangi semut. Bisa juga membuat semprotan dari minyak esensial jeruk atau dari kulit jeruk yang dihaluskan. Semprotan larutan dari kulit jeruk tersebut ke ruangan yang banyak semut atau sarangnya yang berada di luar rumah.

    2. Insektisida

    Bahan kedua yang bisa dipakai adalah dengan menaburkan insektisida ke sarang semut api. Insektisida tidak dapat digunakan untuk mencegah atau mengusir semut api yang ditemukan di dalam ruangan.

    Saat menyebar insektisida, pastikan area tersebut aman dari anak-anak atau hewan lainnya yang tidak berbahaya.

    3. Boraks

    Bahan selanjutnya yang cukup untuk mengusir semut api adalah boraks. Namun, saat menyiapkan umpan ini harus lebih berhati-hati karena bahan ini beracun baik untuk hewan dan manusia. Saat menyiapkan umpan ini disarankan untuk menggunakan sarung tangan khusus dan jauh dari anak kecil.

    Boraks tersebut harus dicampur dengan cairan manis. Setelah boraks disebar, tunggu selama 24-48 jam untuk dapat memusnahkan semut api.

    4. Air Panas

    Jika tiba-tiba melihat semut api di rumah, daripada membasmi satu per satu lebih baik mengusirnya dengan air panas. Lalu, jika mengetahui lokasi sarangnya, kalian juga bisa menyiramnya dengan air panas. Namun, setelah menyiram sebaiknya kamu harus langsung menjauh karena semut yang berada di dalamnya akan keluar.

    5. Panggil Tenaga Ahli

    Apabila keberadaan semut api benar-benar mengancam, kamu bisa memanggil jasa pembasmi serangga untuk menangani masalah ini.

    Itulah beberapa cara untuk mencegah semut api masuk ke dalam rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Begini Cara Menghilangkan Noda Air pada Furniture Kayu


    Jakarta

    Banyak orang yang memiliki furniture kayu karena daya tahannya, warnanya, serta kesan hangat yang diberikan. Furniture tersebut juga cocok untuk berbagai macam desain rumah.

    Bahan kayu merupakan salah satu material yang diincar karena perawatannya tak terlalu sulit. Meski mudah dirawat, furniture kayu juga tetap harus dibersihkan apalagi jika terkena tumpahan air.

    Tumpahan air yang tidak segera dibersihkan bisa menimbulkan noda. Biasanya, noda bekas air di Furniture kayu terjadi karena gelas yang basah. Jika memungkinkan, harus segera ditangani. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini cara untuk mengatasi hal tersebut, yaitu:


    1. Bersihkan dengan Minyak Zaitun atau Mayonnaise

    Dilansir dari The Spruce, untuk membersihkan noda air bisa dilakukan dengan mengoleskan minyak zaitun ataupun mayonnaise ke area berwarna putih karena bekas air. Diamkan hingga satu jam, lalu bersihkan.

    2. Gunakan Pasta Gigi Non-gel

    Cara kedua yaitu dengan menggunakan pasta gigi non-gel. Taruh pasta gigi tersebut pada kain lembut dan gosokkan pada noda air hingga hilang. Setelah itu, lap sisa pasta gigi pada furniture kayu dengan lap basah dan lap kembali Furniture itu dengan kain lembut dan kering.

    Sebagai tambahan, dilansir dari Real Simple, membersihkan noda bekas air pada furniture kayu juga bisa dilakukan dengan campuran pasta gigi non-gel dan baking soda. Gosokkan campuran tersebut pada noda air. Setelah itu bersihkan sisa campuran dengan kain lap bersih lalu keringkan Furniture.

    3. Pakai Setrika

    Untuk membersihkan noda air dengan setrika harus dilakukan secara hati-hati. Dilansir dari Architectural Digest, pastikan Furniture kayu sudah dibersihkan dengan Furniture polis atau pembersih Furniture kayu yang lembut sebelum memberikan panas pada Furniture.

    Langkah awalnya, letakkan lap basah di atas noda air. Lalu, nyalakan setrika dengan panas rendah dengan uap. Selanjutnya, gosok ke depan dan belakang di atas lap basah untuk menghilangkan noda. Lakukan proses tersebut hingga noda hilang.

    Tips Agar Furniture Kayu Bersih Lebih Lama

    Membersihkan furniture kayu tentu diperlukan. Nah, berikut ini beberapa cara agar furniture kayu bersih lebih lama yang dilansir dari Real Simple.

    1. Bersihkan Debu

    Sering membersihkan debu bisa mencegah menumpuknya debu, goresan, dan kerusakan lainnya. Pemilik furniture bisa membersihkan debu-debu dengan menggunakan kemoceng agar lebih mudah. Membersihkan debu dan mengelap furniture kayu bisa membuat Furniture lebih tahan lama.

    2. Hindari Terkena Sinar Matahari Langsung

    Tempatkan furniture kayu jauh dari sinar matahari langsung, sumber panas, dan area yang lembap kecuali furniture itu memang sengaja dibuat untuk diletakkan di bagian luar rumah atau outdoor. Cahaya matahari bisa membuat warna memudar, panas dan lembap bisa merusak kayu. Untuk meminimalisir paparan sinar matahari bisa menggunakan tirai.

    3. Tutupi Furniture

    Dengan menutupi bagian permukaan furniture kayu bisa mencegah adanya noda, paparan panas, dan lembap. Pemilik furniture bisa menggunakan taplak meja, coaster, atau yang lainnya. Hindari penggunaan plastik karena bisa menggores permukaan furniture.

    Itulah cara membersihkan noda air pada Furniture kayu dan menjaganya agar bersih lebih lama. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Bahan Pengganti Cairan Pembersih buat Ngepel Sesuai Jenis Lantai


    Jakarta

    Lantai rumah harus sering dibersihkan dengan cara disapu dan dipel. Supaya lantai bersih dan kinclong, penghuni rumah perlu menggunakan cairan pembersih khusus ketika mengepel lantai.

    Ada banyak cairan pembersih lantai di pasaran yang bisa digunakan. Namun, biasanya cairan tersebut mengandung bahan kimia yang bersifat keras, sehingga kurang baik untuk kesehatan.

    Nah, ternyata cairan pembersih lantai sebenarnya bisa dibikin sendiri menggunakan bahan-bahan yang lebih alami, lho. Berikut bahan-bahan sederhana yang bisa dipakai untuk mengepel lantai, dikutip dari The Spruce.


    Bahan Pengganti Cairan Pembersih Lantai

    1. Cuka Putih Suling untuk Lantai Ubin dan Linoleum

    Cairan pembersih lantai alami bisa dibuat dari cuka putih suling. Cairan ini cocok untuk mengepel lantai keramik dan linoleum. Namun, pastikan nat ubin tertutup rapat ya. Berikut beberapa resep cairan pembersih lantai dengan cuka suling.

    • Campurkan 1/2 cangkir cuka putih suling and 1 galon air hangat.
    • Campurkan 1/2 cangkir cuka putih suling, 1 galon air hangat, dan 2 sendok makan sabun cuci piring berbahan lembut.
    • Campurkan 1/2 cangkir cuka putih suling, 1 galon air hangat, dan beberapa tetes minyak esensial beraroma atau jus lemon.

    2. Sabun Cuci Piring

    Nggak perlu beli cairan pembersih lantai, sabun cuci piring yang lembut juga bisa digunakan buat larutan pel untuk sebagian besar jenis lantai. Namun, jangan campurkan terlalu banyak sabun karena bisa membuat lantai agak lengket. Berikut adalah dua resep cairan pembersih lantai dengan sabun cuci piring.

    • Campurkan 1/4 cangkir sabun cuci piring yang lembut dan 3 cangkir air hangat.
    • Campurkan 1/4 cangkir sabun cuci piring, 2 cangkir cuka putih, 2 cangkir air hangat, dan 1/2 cangkir jus lemon.

    3. Alkohol Gosok untuk Lantai Laminasi

    Campuran alkohol gosok dan air dapat menggantikan cairan pembersih lantai untuk lantai laminasi dan ubin. Alkohol gosok efektif menambahkan daya pembersih ke dalam air. Alkohol gosok menguap dengan cepat, sehingga tidak meninggalkan goresan dan garis saat mengering. Berikut adalah dua cara untuk membuat larutan pembersih alkohol gosok.

    • Campurkan 1 cangkir alkohol gosok dan 1 galon air hangat.
    • Campurkan 1 bagian cuka, 1 bagian alkohol gosok, dan 1 bagian air hangat.

    Itulah beberapa bahan yang bisa kamu gunakan untuk menggantikan cairan pembersih lantai. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Bau Apek Setelah Ditinggal Mudik? Ini Solusinya!



    Jakarta

    Setelah pulang dari mudik Lebaran, jangan kaget ketika masuk rumah tercium bau apek. Rumah yang terlalu lama ditutup bisa menimbulkan bau apek karena sirkulasi udara yang tidak lancar membuat debu terperangkap. Ditambah lagi udara yang lembap.

    Sisa debu di rumah juga menandakan bahwa rumah tersebut tidak dibersihkan sebelum pergi mudik atau libur Lebaran. Namun tidak usah khawatir, berikut cara menghilangkan bau apek di rumah setelah mudik Lebaran dilansir dari The Spruce.

    1. Buka Jendela dan Pintu di Rumah

    happy young boy, kid opening the sliding door on rooftop patio area at homePintu rumah dibuka agar sirkulasi udara di dalam rumah baik. Foto: Getty Images/iStockphoto/olesiabilkei

    Cara mengurangi debu dan bau apak di rumah adalah dengan membuka sumber sirkulasi udara yakni jendela dan pintu di rumah. Biarkan selama satu jam atau selama kamu membersihkan rumah misalnya mengelap perabotan, menyapu, dan mengepel.


    2. Hidupkan Dehumidifier

    DehumidifierDehumidifier Foto: Ace Hardware

    Saat ini ada alat elektronik yang bisa menyerap kelembapan di dalam rumah dengan menyemprotkan uap yakni dehumidifier. Alat ini dapat mencegah jamur tumbuh di dalam rumah dan menjaga kualitas udara tetap sehat. Bisa pula menggunakan air purifier, alat satu ini berguna untuk membasmi bakteri di udara dan mencegah penghuninya terkena alergi.

    3. Letakkan Baking Soda

    Eco-friendly natural cleaners Vinegar, baking soda, salt, lemon and cloth on wooden table Homemade green cleaningBaking soda yang ampuh hilangkan noda dan bau apek di rumah. Foto: iStock

    Bakin Soda memang ampuh untuk membersihkan noda, tetapi bahan ini juga ampuh untuk menyerap bau apak di rumah.

    Caranya dengan menyiapkan baking soda yang dicampur dengan minyak esensial yang diletakkan ke dalam wadah. Tutup wadah tersebut menggunakan plastik atau kertas yang direkatkan dengan tali atau karet. Bolongi permukaan atasnya agar bau apek dapat tersedot.

    4. Pakai Kopi

    lebih baik biji kopi atau kopi bubukBiji kopi dan kopi bubuk Foto: iStock

    Penyuka kopi bubuk bisa menggunakannya untuk mengurangi bau apek di rumah. Bau kopi tentu disukai oleh penghuni rumah sehingga tidak akan begitu mengganggu.

    Kamu bisa menggunakan bubuk kopi baru atau ampas kopi. Bubuk tersebut perlu dipanggang atau disangrai lalu di letakkan di ruang terbuka di rumah. Jika kamu ada biji kopi di rumah, rebus terlebih dahulu lalu masukkan ke alat dehumidifier.

    5. Taruh Lavender

    Yang unik dari tempat ini adalah bunga lavendernya tumbuh secara liarBunga lavendernya yang memiliki bau yang menenangkan. Foto: detik

    Bunga Lavender memang sudah sering digunakan sebagai bahan pengharum dalam beberapa produk karena baunya yang menenangkan. Bunga lavender juga bisa mengurangi bau apak di rumah. Namun, jika sulit menemukan bunga lavender, kamu bisa menggunakan pengharum ruangan instan yang memakai ekstrak bunga lavender.

    6. Kayu Manis

    Sebuah studi menunjukkan bahwa rempah-rempah kayu manis memiliki senyawa bioaktif. Hal itu dapat meningkatkan fungsi otak, terutama memori dan pembelajaran.Kayu manis bisa mengharumkan ruangan. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Rempah satu ini terbukti bisa digunakan sebagai pengharum ruangan alami. Jika tidak memiliki bunga lavender atau baking soda, kamu bisa menggunakan kayu manis. Caranya dengan merebus kayu manis lalu airnya dimasukkan ke alat dehumidifier. Agar wanginya semakin menenangkan kamu bisa menambahkan minyak esensial.

    Demikian 6 cara menghilangkan bau apak di rumah setelah ditinggal mudik Lebaran. Semoga bermanfaat ya detikers!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Sabun Cuci Piring Habis? Tenang, Coba Gunakan 4 Bahan Alami Ini!



    Jakarta

    Mencuci piring bisa dibilang salah satu aktivitas yang sering dilakukan di dapur. Saking seringnya mencuci piring, kadang tidak terasa sabun cuci piring ternyata sudah habis. Dalam keadaan darurat bisa gunakan beberapa bahan alami sebagai pengganti sabun cuci piring.

    Melansir dari situs The Spruce, Selasa (08/04/2025), berikut 4 bahan alami yang bisa digunakan untuk mencuci piring.

    Soda Kue

    Soda kue dikenal sebagai bahan yang memiliki sifat abrasif yang lembut. Hal ini menjadikan soda kue sebagai pembersih yang baik, bahkan bisa membantu mengendalikan bau.


    Cuka Putih Suling

    Kualitas asam dari cuka putih suling dapat menghilangkan sisa minyak pada piring. Caranya isi mangkuk dengan ½ cangkir cuka lalu bilas pada piring yang penuh noda.

    Air Jeruk Lemon

    Sama seperti cuka, air jeruk lemon mengandung asam ringan yang dapat menghilangkan sisa-sisa makanan di piring. Gunakan ½ cangkir air jeruk lemon sama seperti menggunakan cuka. Namun, pastikan untuk menyaring air jeruk lemon agar tidak ada ampas yang tersisa. Supaya saat mencuci piring kamu tidak menemukan ampas kering.

    Bubuk Minuman Jeruk

    Jika tidak ada air lemon atau jeruk lemon langsung, kamu bisa gunakan bubuk minuman jeruk sebagai penggantinya.

    Itu dia 4 bahan alami yang bisa kamu gunakan untuk mencuci piring. Selamat mencoba!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Seberapa Sering Harus Mencuci Gorden? Ini Kata Ahli



    Jakarta

    Penggunaan gorden atau tirai di rumah diperlukan untuk menyaring sinar matahari yang masuk serta menjaga privasi penghuni di dalamnya. Sama seperti barang-barang lainnya, gorden juga perlu dicuci karena mudah kotor.

    Pada gorden yang panjang hingga menyentuh lantai lebih rawan kotor karena bisa mengumpulkan debu dari waktu ke waktu. Beberapa material gorden juga rentan kotor.

    Lantas, seberapa sering perlu mencuci gorden?


    Dilansir dari The Spruce, mencuci gorden sangat tergantung dari jenis dan bahannya. Tak hanya itu, penempatan gorden juga bisa menentukan seberapa sering pencucian diperlukan. Contohnya, gorden yang ada di kamar tamu bisa dicuci setahun sekali.

    Idealnya, gorden dicuci setiap tiga bulan atau enam bulan sekali. Jika di rumah ada hewan peliharaan atau dekat pinggir jalan, sebaiknya gorden dicuci setiap tiga bulan sekali.

    “Khususnya gorden dapur, mungkin perlu dicuci lebih sering-sekitar setiap dua hingga tiga bulan-karena gorden menyerap minyak, partikel makanan, dan bau dari masakan. Seiring waktu, penumpukan itu dapat mengubah warna kain dan menyebabkan bau tak sedap di ruangan,” kata pendiri Maid Brigade, Robin Murphy, dikutip dari The Spruce, Rabu (9/4/2025).

    Gorden Jenis Apa yang Harus Dicuci?

    Gorden dengan bahan katun, linen, dan poliester bisa dicuci di rumah. Sementara untuk gorden tipis sebaiknya dicuci dengan siklus pencucian yang lembut dan dengan air dingin.

    Di sisi lain, untuk gorden bahan sutra, beludru, campuran wol, maupun yang berbahan tebal sebaiknya dicuci dengan menggunakan jasa profesional. Sebab, gorden dengan bahan tersebut bisa menyusut, kehilangan bentuk, atau rusak jika dicuci di rumah.

    Sekarang sudah tahu ‘kan detikers kalau gorden juga perlu dicuci. Jangan lupa untuk dicuci ya untuk gorden yang ada di rumah!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal, Ini Tips Cuci Gorden yang Benar


    Jakarta

    Mencuci gorden diperlukan agar tetap bersih dan bebas debu. Saat mencucinya tidak bisa sembarangan dan sebaiknya disesuaikan dengan material gorden.

    Waktu yang pas untuk mencuci gorden biasanya tiga sampai enam bulan sekali. Waktu pencucian tersebut tergantung dari bahan gorden maupun lokasi penempatannya.

    Nah, saat ingin mencucinya, ada beberapa yang tips yang bisa dilakukan agar gorden tetap bersih dan dalam keadaan baik. Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


    Tips Mencuci Gorden

    Bersihkan Debu

    Menurut CEO MaidPro, Patricia Duarte, membersihkan debu pada gorden sebelum mencucinya perlu dilakukan. Hal ini dilakukan agar gorden tidak terlalu kotor sebelum waktu pencuciannya.

    Pemilik rumah bisa membersihkan debu pada gorden dengan menggunakan kemoceng atau vacuum cleaner setiap minggu atau sebulan sekali.

    Cek Gorden Apakah Luntur atau Tidak

    Sebelum mencucinya, pastikan dulu gorden luntur atau tidak. Pastinya pemilik rumah nggak mau ‘kan warna gorden miliknya luntur atau tercampur warna lain jika dicuci bersamaan dengan bahan lainnya.

    Jangan Pakai Pelembut Pakaian

    Menurut Duarte, pelembut pakaian bisa meninggalkan lapisan yang menjebak kotoran dan sabun. Hal ini bisa membuat gorden lebih cepat kotor dan mengurangi kemampuannya untuk menyaring udara.

    Gunakan Siklus Lembut Saat Pencucian atau Pakai Air Dry

    Penggunaan siklus lembut dilakukan agar gorden tetap utuh saat dicuci. Saat menjemurnya, pendiri Maid Brigade, Robin Murphy, menyarankan untuk dilakukan diangin-anginkan. Jika tidak memungkinkan bisa menggunakan pengaturan panas rendah pada pengring pakaian.

    Gantung Gorden Saat Lembap

    Menggantung gorden dalam keadaan agak lembap bisa mengurangi kerutan secara alami. Dengan demikian, pemilik gorden tidak perlu menyetrikanya.

    Tips Mencuci Gorden Berdasarkan Bahannya

    Gorden Renda Tipis

    Gorden ini rapuh, jadi sebaiknya dicuci dengan tangan atau dicuci kering. Setelah dicuci, letakkan di tempat yang datar untuk mengeringkannya.

    Gorden Wol

    Wol tidak tahan air atau panas. Sebaiknya gunakan jasa profesional saat mencucinya agar tidak rusak.

    Gorden Katun

    Bahan katun kuat tetapi dapat menyusut karena panas. Untuk mencucinya, bisa menggunakan air dingin dan detergen lembut. Kemudian, keringkan dengan suhu rendah atau jemur hingga kering.

    Gorden Poliester

    Poliester adalah kain yang lebih mudah dirawat dan tidak mudah rusak. untuk mencucinya bisa menggunakan air dingin atau hangat. Hindari suhu tinggi saat mencucinya.

    Itulah beberapa tips untuk mencuci gorden. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Perlu Pakai Pestisida, Bawang Putih Juga Bisa Usir 4 Hama Pengganggu Ini


    Jakarta

    Bumbu-bumbu dapur di rumah ternyata tidak hanya produk andalan untuk menyedapkan makanan, melainkan bisa juga melindungi kita dari hama-hama mengganggu. Salah satunya adalah bawang putih.

    Menurut The Spruce, alasan banyak hama dan binatang lainnya tidak menyukai bawang putih karena baunya. Bawang putih memiliki bau yang kuat yang menutupi bau yang menarik dari tanaman. Kandungan sulfur di dalam ekstrak bawang putih juga terbukti efektif dapat mengatasi berbagai macam serangga.

    Kira-kira serangga apa saja yang bisa diusir menggunakan bawang putih? Berikut di antaranya.


    Serangga yang Takut dengan Bau Bawang Putih

    1. Nyamuk

    Dilansir Architectural Digest India, terungkap bahwa nyamuk tidak menyukai bau menyengat dari bawang putih. Kandungan sulfur pada nyamuk juga membuat nyamuk enggan mendekat.

    Untuk membuat diri kita dan rumah bebas dari nyamuk bisa dengan menumbuk beberapa siung bawang putih dan panaskan di air mendidih. Setelah dingin, tuang cairan bawang putih ke dalam botol spray dan semprotkan di sekitar rumah.

    2. Tikus

    Mengutip dari detikFood tikus juga tidak menyukai aroma bawang putih. Terutama tikus-tukus yang ditemui di ladang sawah. Penciuman tikus cukup kuat sehingga ketika mencium bau yang mengganggu pasti mereka akan menjauh meskipun sebelumnya menemukan sinyal sumber makanan.

    Cara memasang perangkap memakai bawang putih cukup sederhana yakni dengan mengiris bawang putih lalu bungkus menggunakan kain kasa. Letakkan bungkusan ini di area yang sering dijangkau tikus. Diamkan bungkusan bawang putih ini selama beberapa hari dan tikus tak akan berani datang lagi.

    3. Ulat Bulu

    Dalam situs Cleanipedia, bawang putih yang dicampur dengan sabun cuci piring dan air dapat menjadi obat yang ampuh untuk membersihkan ulat bulu dari sekitar kita. Cara membuat obat ini juga mudah, cukup dengan merendam bawang putih di dalam air sabun. Kemudian, airnya dimasukkan ke dalam botol semprotan. Arahkan semprotan ke batang tanaman dan daun untuk membunuh ulat bulu dan mencegah mereka memanjat ke tanaman lagi. Cairan ini bisa disimpan berminggu-minggu dan digunakan setiap hari sampai ulat bulu benar-benar hilang.

    4. Cicak

    Meskipun cicak jarang menyerang manusia, tetapi ada beberapa orang tidak suka dengan kehadiran cicak. Dilansir detikJabar, cicak dapat diusir menggunakan bawang putih, merah, atau bombai. Rumpun bawang ini memiliki aroma tajam yang tidak disukai oleh cicak

    Jika tidak ingin rumah dikotori oleh berbagai bawang, kamu bisa membuat semprotan bawang. Caranya dengan membuat jus bawang putih untuk kemudian dimasukkan ke dalam botol semprot. Untuk menggunakannya, kamu cukup menyemprotkan cairan tersebut ke area yang sering dihinggapi cicak.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Panik! Begini Cara Bersihkan Noda Darah di Sprei atau Kasur



    Jakarta

    Noda apapun bisa saja menempel pada sprei atau kasur kita termasuk noda darah. Biasanya noda darah terjadi akibat gigitan nyamuk, luka yang belum kering, darah akibat jerawat pecah, dan menstruasi pada wanita. Noda darah jika dibiarkan terlalu lama dapat mengering sehingga sulit dibersihkan.

    Akan tetapi, kamu tidak perlu khawatir. Jika terdapat noda darah maka segera bersihkan. Sebab, jika nodanya masih segar jauh lebih mudah diatasi daripada noda dibiarkan terlalu lama sampai mengendap ke dalam serat kasur. Berikut cara yang dapat kamu lakukan untuk membersihkan noda darah di kasur melansir dari situs The Spruce.

    Lepaskan Sprei

    Lepaskan seluruh perlengkapan tempat tidur seperti selimut, sprei, sarung bantal dari kasur.


    Hapus Noda

    Pakai sarung tangan karet sebelum membersihkan. Jika darah masih segar, gunakan tisu untuk menyerap darah sebanyak mungkin. Jangan menggosok noda tetapi tepuk-tepuk dengan kuat. Sebab, menggosok dapat menyebabkan noda menyebar.

    Gunakan Air Dingin

    Noda darah yang masih segar seringkali bisa hilang hanya dengan menepuk-nepuk area tersebut dengan kain yang sudah dicelupkan ke dalam air dingin. Caranya celup kain berulang kali ke dalam air dingin lalu peras. Kemudian, tepuk-tepuk noda, pindahkan ke area kain yang bersih saat darah dipindahkan.

    Pakai Baking Soda dan Hidrogen Peroksida

    Caranya campur ½ cangkir soda kue dan ½ cangkir hidrogen peroksida ke dalam mangkuk kecil. Kemudian, gunakan sikat berbulu halus seperti sikat gigi untuk mengoleskan pasta ke noda. Mulailah dari tepi luar dan lanjut ke bagian tengah.

    Campuran ini akan menimbulkan gelembung karena hidrogen peroksida yang bereaksi dengan darah. Biarkan selama minimal 30 menit atau sampai gelembung berhenti.

    Celupkan kain bersih ke dalam air dingin dan peras, lalu bersihkan pasta pembersih dan darahnya. Biarkan kasur mengering sepenuhnya. Gunakan penyedot debu untuk membersihkan sisa soda kue.

    Itu dia cara-cara yang bisa kamu lakukan untuk membersihkan noda darah pada kasur. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Anggap Sepele, Ini Arti di Balik Bau Tak Sedap di Kamar Mandi


    Jakarta

    Kamar mandi adalah tempat yang rawan muncul bau tak sedap. Sebab, kamar mandi merupakan tempat yang lembap dan biasa digunakan buat membersihkan tubuh dari kotoran.

    Jangan biarkan kamar mandi mengeluarkan bau yang tidak mengenakan. Selain membuat penghuni tidak nyaman, bau tersebut bisa jadi pertanda ada masalah di dalam kamar mandi, lho.

    Lantas, apa saja arti di balik bau tak sedap di kamar mandi? Yuk, simak penjelasan soal kamar mandi bau berikut ini.


    Penyebab Kamar Mandi Berbau Tak Sedap

    Inilah beberapa penyebab kamar mandi bisa berbau tidak sedap, dikutip dari Mr. Rooter.

    1. Saluran Pembuangan Tersumbat

    Bau tak sedap di kamar mandi bisa jadi pertanda saluran pembuangan yang tersumbat. Kotoran dan rambut yang terperangkap dalam saluran bisa menjadi tempat berkembang biak bagi bakteri yang pada akhirnya akan menyebabkan bau yang tidak sedap.

    2. Saluran Pembuangan Tercemar

    Bau tak sedap di kamar mandi dapat bersumber dari saluran pembuangan di sekitar area kamar mandi yang tercemar. Gas limbah bisa terdorong kembali ke dalam rumah.

    Hal ini akan menyebabkan bau yang tidak sedap di kamar mandi. Ini biasanya terjadi setelah hujan deras. Untuk mencegahnya, penting untuk memasang katup backflow (backflow valve) pada saluran pembuangan agar kotoran tidak masuk kembali ke dalam kamar mandi.

    3. P-Trap Kering atau Rusak

    P-Trap adalah bagian penting dari sistem saluran air yang mencegah gas limbah masuk ke rumah, khususnya kamar mandi. P-trap merupakan belokan berbentuk U pada pipa saluran pembuangan kamar mandi dan pipa lainnya di rumah.

    Kalau P-Trap kering atau rusak, gas limbah bisa bocor ke dalam kamar mandi. Untungnya, kamu bisa mengatasinya dengan menjalankan air keran selama beberapa menit atau memanggil tukang ledeng jika perlu.

    4. Kebocoran Gas pada Saluran Pembuangan Toilet yang Rusak

    Segel lilin di sekitar toilet yang rusak bisa menjadi penyebab bau tak sedap di kamar mandi. Penting untuk segera memperbaikinya untuk mencegah kerusakan yang lebih besar.

    5. Septic Tank Penuh

    Septic tank yang penuh juga bisa menyebabkan bau yang tidak sedap di kamar mandi. Jika rumahmu menggunakan septic tank, pastikan untuk memeriksanya secara berkala dan teratur.

    6. Pertumbuhan Bakteri

    Bau tak sedap merupakan ciri-ciri pertumbuhan bakteri. Lingkungan yang lembap dan gelap di dalam saluran pembuangan adalah tempat yang sempurna bagi pertumbuhan bakteri.

    Kondisi ini bisa menimbulkan bau yang tidak sedap di dalam kamar mandi. Untuk mengatasinya, kamu bisa menggunakan larutan pemutih untuk membersihkan toilet secara teratur.

    Cara Mengatasi Bau Tak Sedap di Kamar Mandi

    Jika kamar mandi bau, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menanganinya. Berikut ini beberapa tips mengatasi kamar mandi bau, dikutip dari The Spruce.

    1. Gunakan Pengharum Udara

    Untuk menetralisir aroma tak sedap, tempatkan pengharum udara di dekat kamar mandi. Namun, pastikan untuk tidak mengandalkan pengharum udara secara berlebihan.

    2. Jaga Ventilasi yang Baik

    Pastikan kamar mandi punya sirkulasi udara yang baik dengan menjaga kipas ventilasi berfungsi dan pintu serta jendela terbuka ketika kamar mandi tidak digunakan. Ini membantu udara segar beredar dengan baik di dalam ruangan.

    3. Selalu Jaga Kebersihan Handuk

    Handuk yang kotor atau basah bisa menjadi penyebab bau tak sedap di kamar mandi. Sebaiknya gantung handuk dengan baik setelah digunakan dan mencucinya secara teratur.

    4. Bersihkan Secara Teratur

    Jaga kebersihan kamar mandi dengan membersihkannya secara teratur. Ini termasuk membersihkan bak mandi, toilet, wastafel, dan lantai secara berkala.

    Itulah penyebab dan cara mengatasi kamar mandi yang bau. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com