Tag: the spruce

  • 6 Cara Mencegah Kucing Buang Kotoran di Halaman Rumah



    Jakarta

    Kehadiran kucing liar di halaman rumah memang bisa bikin risih. Selain sering buang kotoran sembarangan, hewan berbulu ini kerap datang tanpa diundang untuk mencari tempat aman atau sumber makanan.

    Kalau dibiarkan, halaman rumah bisa jadi kotor dan nggak sedap dipandang. Belum lagi risiko menginjak ‘ranjau’ yang tertimbun di tanah. Tapi tenang, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah kucing buang kotoran di halaman rumah tanpa harus menyakitinya.

    Berikut ini tips mencegah kucing liar masuk dan buang kotoran sembarangan di pekarangan, dirangkum dari Time for Paws dan The Spruce.


    1. Bersihkan Sisa Makanan dan Tutup Tempat Sampah

    Kucing liar biasanya datang karena mencium aroma makanan. Jadi pastikan kamu membersihkan sisa makanan dengan baik dan menutup tempat sampah rapat-rapat agar tidak menarik perhatian mereka.

    2. Jangan Pernah Memberi Makan

    Walaupun kasihan, memberi makan kucing liar bisa bikin mereka balik lagi. Kucing akan mengingat lokasi yang menyediakan makanan dan kembali ke sana secara rutin.

    3. Pasang Pagar atau Penghalang Khusus

    Kucing bisa dengan mudah masuk melalui celah pagar. Coba pasang pagar rapat atau tambahkan penghalang seperti paku tumpul atau kawat ayam agar mereka enggan lewat. Bisa juga gunakan karpet plastik kasar di area tanah yang sering didatangi.

    4. Tanam Tanaman yang Tidak Disukai Kucing

    Beberapa tanaman seperti lavender, rosemary, mint, atau serai diketahui tak disukai kucing karena aromanya yang menyengat. Tanam di area pekarangan untuk menghalangi mereka datang.

    5. Taburkan Pecahan Cangkang Telur

    Cangkang telur yang sudah dihancurkan bisa membuat permukaan tanah terasa tidak nyaman bagi kucing. Taburkan di area yang sering mereka kunjungi, terutama di tempat mereka biasa buang kotoran.

    6. Sebarkan Aroma yang Tak Disukai Kucing

    Kucing punya penciuman tajam dan sensitif terhadap bau menyengat. Kamu bisa gunakan bahan alami seperti bawang putih, cuka, ampas kopi, tembakau, hingga eucalyptus. Sebar secara rutin di area tertentu untuk mengusir mereka secara alami.

    Itulah enam cara efektif buat menjaga halaman rumah tetap bersih dari ulah kucing liar. Nggak cuma bikin rumah lebih nyaman, tapi juga lebih sehat. Selamat mencoba!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Punya Kulit Lemon Jangan Dibuang! Bisa Buat Bersihkan Rumah


    Jakarta

    Lemon merupakan buah yang kaya akan manfaat. Selain bermanfaat untuk tubuh manusia, lemon juga bisa digunakan untuk membersihkan rumah termasuk bagian kulitnya.

    Kulit lemon memiliki banyak manfaat untuk membersihkan rumah. Penggunaannya bisa hanya dengan kulit lemon saja atau dicampurkan dengan bahan lain.

    Gimana sih cara menggunakan kulit lemon untuk membersihkan rumah? Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


    Membersihkan Kerak Air

    Kerak air terkadang ditemukan di bagian keran. Nah, kerak ini bisa dihilangkan dengan kulit lemon. Caranya menggosokkan kulit lemon langsung ke kerak air dan lap hingga bersih.

    Buat Dapur Harum

    Beragam aroma bisa ada di dapur, apalagi setelah memasak. Nah, agar dapur memiliki wangi yang lebih segar bisa menggunakan kulit lemon.

    Ahli kebersihan dan juga COO Sparkly Maid San Antonio Jessica Gonzales merebus kulit lemon dengan air dan sedikit cuka. Aromanya yang segar bisa menguar ke penjuru dapur.

    “Baunya bersih dan juga membantu mengurangi bau masakan yang membandel,” ujarnya kepada The Spruce, dikutip Selasa (5/8/2025).

    Membersihkan Microwave

    Bagi detikers yang punya microwave bisa banget coba cara ini. Ahli kebersihan di CottageCare Scott Schrader membagikan tips untuk membersihkan microwave dengan kulit lemon.

    Caranya dengan meletakkan kulit lemon ke dalam semangkuk air dan panaskan di microwave selama 3-5 menit. Uap dari air memiliki peran penting untuk membantu menghilangkan sisa makanan yang ada di piringan microwave sekaligus menghilangkan bau. Setelah selesai, bersihkan bagian dalam microwave dengan lap untuk menghilangkan sisa noda.

    Buat Cairan Pembersih

    Kulit lemon juga bisa digunakan sebagai cairan pembersih. Caranya dengan menaruh kulit lemon dan cuka putih ke dalam mason jar atau toples kaca lalu diamkan selama seminggu.

    Setelah itu, tuangkan cairan ke dalam botol semprot dan bisa digunakan langsung membersihkan permukaan. Gonzales biasanya menggunakan cairan itu untuk membersihkan meja di kamar mandi dan dapur.

    Itulah beberapa cara memanfaatkan kulit lemon untuk membersihkan rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Bagian Dapur yang Paling Kotor dan Cara Membersihkannya


    Jakarta

    Dapur merupakan salah satu ruangan yang paling sering digunakan. Karena sering digunakan, ada beberapa bagian yang di dapur yang sangat kotor.

    Bagian-bagian tersebut tentunya harus dibersihkan secara rutin agar aman digunakan. Lantas, bagian dapur apa saja yang sangat kotor?

    Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


    1. Gagang Pintu dan Touch Pad

    microwavemicrowave Foto: iStock

    Setiap gagang, baik gagang pintu, lemari dapur, oven, maupun microwave rentan kotor karena sering dipegang setiap kali digunakan. Touch pad pada microwave pun demikian.

    Maka dari itu, bagian-bagian itu perlu dibersihkan karena sering kali dilewatkan begitu saja. Bersihkan bagian-bagian tersebut dengan semprotan pembersih yang mengandung disinfektan dan lap dengan kain bersih.

    2. Wastafel

    wastafelwastafel Foto: Getty Images/ben-bryant

    Walaupun air sering mengalir dan membuat wastafe tampak bersih, tapi bisa saja masih ada mikroba di permukaannya, terutama di celah-celah tempat wastafel yang terhubung dengan meja dapur, di sekitar saluran pembuangan, dan saringan sampah. Sebaiknya didisinfeksi setelah setiap persiapan masak, cuci piring, atau setidaknya sehari sekali.

    Gunakan pembersih wastafel yang mengandung disinfektan dan lap bersih atau tisu disinfektan sekali pakai. Jangan lupa bersihkan juga keran dan area meja dekat wastafel.

    Untuk membuat wastafel wangi, bisa juga menaruh kulit lemon bersamaan es batu di dekat saluran pembuangan wastafel lalu nyalakan air.

    “Lemon akan menyegarkan wastafel Anda sementara es membantu membersihkan kerak ringan pada bilah wastafel,” ujar ahli kebersihan dan COO Sparkly Maid San Antonio, Jessica Gonzalez, dikutip dari The Spruce, Selasa (5/8/2025).

    3. Talenan

    5 Cara Membersihkan Talenan Kayu Agar Awet dan Tak Mudah BerjamurTalenan kayu. Foto: iStock

    Talenan, apalagi yang terbuat dari kayu, bisa jadi sarang bakteri di celah-celah kecil. Sebaiknya siapkan talenan terpisah, satu untuk buat potong buah dan sayur lalu satu lagi untuk potong daging. Hal ini untuk mengurangi kontaminasi silang selama persiapan memasak.

    Untuk mencegah bakteri tumbuh, sebaiknya cuci talenan setiap penggunaan dengan air sabun panas lalu bilas hingga bersih pakai air panas. Selanjutnya, keringkan dengan lap bersih, jangan didiamkan hingga kering karena bakteri suka di tempat yang lembap dan hangat.

    4. Meja Dapur

    Meja dapur kuarsaMeja dapur. Foto: (Foto: iStock/hikesterson)

    Meja dapur juga bisa jadi salah satu bagian yang paling kotor. Sebab, kadang-kadang meja dapur dipakai untuk menaruh tas belanja dan juga untuk menyiapkan makanan.

    Bersihkan meja dapur dengan semprotan disinfektan sehari sekali atau sebelum menyiapkan makanan. Hindari bersihkan pakai spons atau lap bekas karena bisa jadi tempat berkembang biaknya bakteri dan kuman.

    5. Spons, Sikat, dan Lap

    Blue whale sponge isolated on white background. Top viewIlustrasi spons. Foto: Istock

    Barang-barang tersebut termasuk dalam bagian dapur yang paling kotor. Kalau kalian menggunakan barang-barang itu, sebaiknya cuci dengan air panas setelah melakukan pembersihan.

    Itulah beberapa bagian dapur yang paling kotor.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Trik Bersihkan Kaca Biar Makin Bening Menurut Ahli


    Jakarta

    Memiliki kaca yang bening dan bersih tentu diinginkan bagi pemilik rumah. Untuk mendapatkan kaca yang bening ternyata ada trik membersihkannya tersendiri lho.

    Bisa saja selama ini penghuni rumah menggunakan teknik yang salah saat membersihkan kaca. Hal ini bisa membuat kaca terlihat tetap kotor meski sudah dibersihkan.

    Lalu bagaimana cara membersihkan kaca agar tampak bening? Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


    Gunakan Jumlah Pembersih Kaca dengan Tepat

    Kesalahpahaman yang paling umum terjadi yaitu menyemprotkan banyak pembersih kaca akan mendapatkan hasil yang lebih baik. Namun, hal itu tidak benar.

    Seorang quality lead cleaner di FreshSpace Cleaning, Rhonda Wilson, menyarankan untuk pembersih kaca secara ringan atau tidak terlalu banyak dan gunakan kain mikrofiber untuk membersihkan noda. Sebelum menggunakan pembersih kaca, sebaiknya lap permukaan terlebih dahulu dengan kain lembap untuk menghilangkan lapisan awal kotoran.

    Bersihkan Saat Cuaca Mendung

    Wilson menyarankan untuk membersihkan kaca saat cuaca mendung atau saat tidak terkena sinar matahari langsung, misalnya saat pagi-pagi sekali atau sore hari. Alasannya, sinar matahari langsung bisa membuat cairan pembersih lebih cepat kering.

    “Bahannya menguap begitu saja sebelum Anda sempat membersihkannya dengan benar,” katanya, dikutip dari The Spruce, Selasa (5/8/2025).

    Lap dengan Gerakan ‘S’ atau Zigzag

    Trik selanjutnya adalah mengelap kaca dengan gerakan zigzag atau membentuk huruf S. Wilson mengatakan, kalau membersihkan dengan gerakan melingkar bisa meninggalkan bercak kotor.

    “Anda tidak akan menyapu dapur dengan gerakan melingkar kecil, kan? Anda cukup mendorong debu ke satu arah agar tidak mengganggu. Idenya sama dengan membersihkan kaca,” kata Wilson.

    Itulah trik membersihkan kaca menurut ahli.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Alasan Rumah Sudah Dipel tapi Masih Tetap Kotor Menurut Ahli


    Jakarta

    Pernah ngalamin nggak setelah ngepel tapi rumah masih terasa kotor? Hal ini bisa terjadi karena beberapa hal, salah satunya tetap menggunakan air yang kotor.

    Mengepel lantai merupakan salah satu hal yang harus dilakukan untuk menjaga kebersihan rumah. Para ahli mengungkapkan seharusnya lantai dipel sesering mungkin, setidaknya seminggu sekali.

    Walau demikian, kenapa setelah lantai dipel masih tetap kotor? Dilansir dari The Spruce, berikut ini alasannya.


    Alasan Lantai Tetap Kotor Meski Sudah Dipel

    Salah satu alasan lantai tetap kotor meski sudah dipel adalah tetap menggunakan air yang kotor untuk mengepel. Hal ini seperti memindahkan kotoran dengan kain pel saat membersihkan lantai.

    “Hal ini biasanya terjadi ketika air pel menjadi kotor dan Anda terus menggunakannya, atau Anda menggunakan terlalu banyak pembersih karena mengira hasilnya akan lebih baik,” ujar ahli kebersihan Fabuloso, Rosa Picosa, dikutip dari The Spruce, Rabu (6/8/2025).

    Sementara itu menurut quality lead cleaner di FreshSpace, Rhonda Wilson, alasan lantai tetap kotor meski sudah dipel terjadi karena lantai tidak dibiarkan kering sempurna setelah dipel. Residu dari pembersih lantai terasa lengket dan bisa menjadi magnet bagi debu, jejak kaki, serta bulu hewan peliharaan.

    “Hari berikutnya, lantai terasa seperti sama sekali tidak dibersihkan,” katanya.

    Cara Mengepel Lantai yang Benar

    Berikut ini merupakan cara mengepel lantai agar hasilnya bersih.

    Sapu Lantai Terlebih Dahulu

    Sebelum dipel, lantai harus disapu terlebih dahulu untuk menghilangkan debu dan kotoran. Hal ini supaya hasil mengepel lantai lebih efektif.

    Jangan Terlalu Banyak Pakai Pembersih Lantai

    Saat mengepel, jangan sampai pakai terlalu banyak pakai pembersih lantai. Picosa menyarankan untuk menggunakan 1/8 cup pembersih lantai yang kuat sebelum dicampur ke air.

    “Anda ingin (lantai) berkilau, bukan lengket,” kata Picosa.

    Ganti Air Jika Dibutuhkan

    Selanjutnya adalah mengganti air pel jika sudah kotor. Hal ini supaya hasil lantai yang dipel bisa sebersih mungkin.

    Pel dengan Gerakan Angka 8

    Menurut Wilson, cara ini efektif untuk membersihkan lantai dibandingkan dengan mengepel dengan gerakan lurus saja. Ia menilai, mengepel dengan gerakan angka 8 bisa menjangkau cakupan area lebih luas, bisa masuk ke sudut dengan mudah, dan tidak membuat tangan cepat lelah.

    Biarkan Lantai Mengering

    Penghuni rumah bisa membiarkan lantai mengering dengan sendirinya atau menggunakan kipas maupun membuka jendela untuk mempercepat proses tersebut.

    Itulah alasan dan cara mengepel lantai dengan benar. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Noda Air di Furniture Kayu? Hilang Cuma Pakai Pasta Gigi dan Mayones!


    Jakarta

    Furniture yang terbuat dari bahan kayu kerap menjadi pilihan penghuni rumah. Furniture berbahan kayu dipilih karena memiliki warna alami yang indah dan juga awet.

    Furniture kayu juga perlu dibersihkan meski hanya ada tumpahan air. Jika tidak segera dibersihkan, bisa-bisa akan ada noda air di furnitue kayu.

    Walau demikian, penghuni rumah nggak perlu khawatir kalau ada noda air di furniture kayu. Sebab, masih ada cara untuk membersihkannya.


    Cara Menghilangkan Noda Air

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.

    1. Pakai Mayones atau Minyak Zaitun

    Dilansir dari The Spruce, untuk membersihkan noda air bisa dilakukan dengan mengoleskan minyak zaitun ataupun mayones ke area berwarna putih karena bekas air. Diamkan hingga satu jam, lalu bersihkan.

    2. Pakai Pasta Gigi Non-gel

    Cara kedua yaitu dengan menggunakan pasta gigi non-gel. Taruh pasta gigi tersebut pada kain lembut dan gosokkan pada noda air hingga hilang. Setelah itu, lap sisa pasta gigi pada furniture kayu dengan lap basah dan lap kembali furniture itu dengan kain lembut dan kering.

    Sebagai tambahan, dilansir dari Real Simple, membersihkan noda bekas air pada furniture kayu juga bisa dilakukan dengan campuran pasta gigi non-gel dan baking soda. Gosokkan campuran tersebut pada noda air. Setelah itu bersihkan sisa campuran dengan kain lap bersih lalu keringkan Furniture.

    3. Pakai Hair Dryer

    Cara selanjutnya adalah menggunakan hair dryer atau pengering rambut. Khusus cara ini, harus segera dilakukan saat furniture kayu masih lembap.

    “Gunakan hair dryer pada pengaturan terendah, lalu arahkan ke noda air. Gerakkan pengering rambut untuk memastikan tidak ada panas langsung yang mengenai kayu, yang dapat menyebabkan kayu terlalu panas,” ujar ahli kebersihan Sarah Dempsey, dikutip dari Homes & Gardens, Rabu (6/8/2025).

    Tips Agar Furniture Kayu Bersih Lebih Lama

    Membersihkan furniture kayu tentu diperlukan. Nah, berikut ini beberapa cara agar furniture kayu bersih lebih lama yang dilansir dari Real Simple.

    1. Bersihkan Debu

    Sering membersihkan debu bisa mencegah menumpuknya debu, goresan, dan kerusakan lainnya. Pemilik furniture bisa membersihkan debu-debu dengan menggunakan kemoceng agar lebih mudah. Membersihkan debu dan mengelap furniture kayu bisa membuatnya lebih tahan lama.

    2. Hindari Terkena Sinar Matahari Langsung

    Tempatkan furniture kayu jauh dari sinar matahari langsung, sumber panas, dan area yang lembap kecuali furniture itu memang sengaja dibuat untuk diletakkan di bagian luar rumah atau outdoor. Cahaya matahari bisa membuat warna memudar, panas dan lembap bisa merusak kayu. Untuk meminimalisir paparan sinar matahari bisa menggunakan tirai di dalam rumah.

    3. Tutupi Furniture

    Menutup bagian permukaan furniture kayu bisa mencegah adanya noda, paparan panas, dan lembap. Pemilik furniture bisa menggunakan taplak meja, coaster, atau yang lainnya. Hindari penggunaan plastik karena bisa menggores permukaan furniture.

    Itulah beberapa cara menghilangkan noda air dan cara merawat furniture kayu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Bau Kucing di Rumah? Ini 3 Tips Jitu untuk Menghilangkannya


    Jakarta

    Kucing merupakan salah satu hewan yang paling banyak dipelihara oleh penghuni rumah. Keberadaannya memang bisa membuat penghuni rumah tidak kesepian, tetapi kadang bau kotorannya bisa mengganggu.

    Seiring berjalannya waktu, penghuni rumah bisa saja terbiasa dengan bau kucing. Namun, belum tentu tamu yang datang ke rumah bisa tahan dengan bau tersebut.

    Kotoran kucing mengeluarkan bau yang kuat. Dilansir dari The Spruce, aroma itu berasal dari kandungan urea yang tinggi dan komposisi kimia yang unik pada kotoran. Selain dari kotoran, bau kucing bisa disebabkan oleh muntahan atau rontokan bulu kucing.


    Kalau nggak segera ditangani, bisa-bisa baunya semerbak ke penjuru rumah. Nah, berikut ini ada beberapa cara untuk menghilangkan bau kucing.

    Rawat Kucing

    Hal utama yang perlu dilakukan untuk mengatasi bau kucing adalah mengatasi dari sumbernya. Pemilik perlu merawat kucing seperti dengan memastikan makanan yang dikonsumsi aman untuk pencernaan. Lalu, memeriksa kesehatan kucing, terutama saat mengalami gangguan pencernaan atau susah makan. Kemudian, bulu kucing juga perlu dirawat agar wangi dan tidak mudah rontok.

    Rajin Bersihkan Rumah

    Memelihara kucing di rumah, berarti pemilik harus siap menemukan rontokan bulu kucing di mana-mana. Bulu kucing bisa jadi sumber bau tidak sedap di rumah. Oleh karena itu, sebaiknya membersihkan rumah setiap hari terutama di area yang sering didatangi oleh kucing.

    Bersihkan Kotak Pasir

    Kucing biasanya buang kotoran di dalam kotak pasir khusus. Nah, kotak pasir tersebut harus dibersihkan secara rutin. Jangan biarkan kotoran kucing terlalu lama didiamkan.

    Agar lebih bersih, bisa juga ditambahkan cuka saat membersihkan kotak pasir. Caranya, tambahkan cuka ke dalam air dan semprotkan pada noda di kotak pasir.

    Diamkan bekas semprotan itu selama 15-30 menit dan basuh dengan kain bersih. Lalukan langkah-langkah ini secara berulang sampai noda benar-benar hilang. Cara ini juga bisa diaplikasikan pada noda kotoran kucing di bagian rumah lainnya.

    Kalau pemilik sibuk dan tak sempat membersihkannya, ada kotak pasir modern yang dapat mengganti pasir kotor secara otomatis, lho. Dengan begitu, pemilik rumah cukup membuang pasir kotor yang sudah dimasukkan ke plastik.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Beli Rumah? Perhatikan 5 Hal Ini Biar Betah Tinggal Selamanya


    Jakarta

    Membeli rumah bukan perkara mudah. Calon pembeli harus bisa memilih rumah yang nyaman dan dapat memenuhi kebutuhan penghuninya.

    Bentuk rumah dapat mencerminkan preferensi dan gaya hidup penghuninya. Oleh karena itu, pencari rumah perlu menilai rumah dari penampilan ataupun komponennya.

    Lalu, bagaimana cara memilih rumah? Simak tipsnya berikut ini.


    Cara Pilih Rumah yang Nyaman

    Inilah cara menentukan rumah yang nyaman dan sesuai kebutuhan calon penghuni, dikutip dari The Spruce.

    1. Fasad Rumah

    Desain rumah, terutama bagian depan atau fasad mencerminkan kepribadian pemiliknya. Pilihlah rumah dengan desain eksterior yang disukai dan sesuai selera penghuni.

    Lalu, perhatikan kondisi terasnya apakah dalam keadaannya baik atau tidak. Pertimbangkan seberapa banyak pemeliharaan pekarangan yang harus dilakukan nantinya.

    2. Ukuran Rumah

    Tentukan ukuran dan layout rumah yang dibutuhkan sebelum mencari rumah. Dengan begitu, pencari rumah tidak akan cepat tergiur dengan rumah besar ataupun fitur unik misalnya kolam renang.

    Jika ada ruangan berlebih, pemilik bisa digunakan untuk memenuhi gaya hidup keluarga. Namun, ruang berlebih juga berarti ada lebih banyak tagihan listrik dan furniture yang perlu dibayar.

    3. Kamar

    Salah satu kriteria saat memilih rumah adalah jumlah kamar tidur dan kamar mandi. Jangan sampai tertarik dengan rumah yang tidak memiliki kamar yang cukup buat kebutuhan penghuninya.

    Pikirkan siapa saja yang akan tinggal di rumah tersebut sekarang dan di masa depan. Tentukan berapa kamar yang dibutuhkan, apalagi kalau akan ada anak-anak atau kerabat yang menginap.

    4. Dapur

    Jika ada anggota keluarga yang senang menggunakan dapur, pastikan memilih rumah dengan desain dapur yang cocok. Renovasi dapur cukup memakan waktu dan biaya sehingga sebaiknya memilih rumah dengan dapur siap pakai. Lalu, rumah dengan dapur yang hanya butuh sedikit upgrade tetap layak dipertimbangkan.

    5. Jendela

    Kemudian, periksa pencahayaan alami dan pemandangan dari jendela. Pastikan penghuni mendapat pencahayaan yang cukup dan pemandangan yang cocok, apalagi kalau ada ruangan yang membutuhkan banyak cahaya di siang hari. Tentukan kalau menginginkan pemandangan rumah tetangga atau menyalakan lampu di siang hari.

    Itulah beberapa pertimbangan saat memilih rumah agar nyaman dan memenuhi kebutuhan. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Dekorasi Rumah Kecil Biar Terasa Luas, Triknya Simpel Banget!



    Jakarta

    Punya rumah atau ruangan kecil bukan berarti harus merasa sempit dan sumpek. Dengan trik yang tepat, ruang mungil bisa terlihat lebih luas, nyaman, dan tetap estetik.

    Bukan cuma soal memilih furnitur, warna cat, dan pencahayaan juga punya peran besar. Melansir The Spruce, berikut tips dekorasi rumah kecil yang bisa kamu coba.

    1. Manfaatkan Cahaya Alami dan Lampu Malam

    Cahaya alami bikin ruangan terlihat lebih lapang. Biarkan jendela terbuka tanpa penutup, atau gunakan tirai tipis supaya sinar matahari tetap masuk tapi tidak menyilaukan.


    Di malam hari, pasang lampu gantung dengan fitur dimmer untuk mengatur kecerahan. Lampu dinding yang memancarkan cahaya ke atas dan bawah juga bisa memberi kesan ruangan lebih tinggi.

    2. Gantung Cermin

    Cermin bisa jadi trik jitu membuat ruangan terasa lebih luas. Pilih cermin berukuran besar dan letakkan di posisi strategis agar memantulkan cahaya. Selain fungsional, cermin juga bisa jadi elemen dekorasi yang mempercantik ruangan.

    3. Biarkan Dinding Kosong

    Dinding penuh hiasan bisa membuat ruangan kecil terasa sesak. Sisakan area dinding yang kosong untuk memberi kesan lega. Pilih dekorasi secukupnya agar ruang tetap terasa lapang dan rapi.

    4. Pilih Furnitur Kompak dan Multifungsi

    Untuk rumah kecil, furnitur multifungsi adalah kunci. Misalnya, meja yang bisa dilipat atau sofa dengan laci penyimpanan. Hindari furnitur terlalu besar yang bisa membuat ruangan terasa gelap dan penuh.

    5. Gunakan Warna dengan Bijak

    Warna dinding berpengaruh besar pada kesan ruang. Warna gelap bisa membuat ruangan terasa sempit, sementara warna terang yang hangat memberi efek lapang dan nyaman. Kamu tetap bisa bermain warna, asal tetap memperhatikan keseimbangan dan pencahayaan.

    Intinya, ruangan kecil bisa tetap terasa lega dengan kombinasi pencahayaan, pilihan warna, dan furnitur yang tepat. Nggak perlu renovasi besar, trik-trik simpel ini sudah cukup bikin rumah mungil jadi terasa lebih luas.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengatur Pencahayaan Rumah Biar Hemat Listrik



    Jakarta

    Cahaya alami dari matahari ternyata bisa jadi ‘senjata rahasia’ untuk menekan tagihan listrik. Dengan pencahayaan alami yang optimal, kamu bisa mengurangi penggunaan lampu di siang hari sekaligus menciptakan suasana rumah yang lebih segar dan nyaman.

    Selain itu, sinar matahari juga dapat meningkatkan kadar serotonin di tubuh, yang bikin mood lebih baik. Kabar baiknya, memaksimalkan cahaya alami di rumah nggak selalu butuh renovasi besar-besaran.

    Dilansir The Spruce, berikut beberapa cara yang bisa kamu coba untuk mengatur pencahayaan rumah biar hemat listrik:


    Gunakan Cat Dinding dan Plafon Warna Terang

    Cat warna putih atau cerah bisa memantulkan cahaya alami lebih baik, membuat ruangan terasa lebih terang dan lapang. Plafon putih juga membantu mengurangi silau sekaligus memaksimalkan cahaya.

    Pilih Cat Dinding Berkilau

    Semakin tinggi tingkat kilau cat, semakin banyak cahaya yang dipantulkan. Efeknya seperti cermin yang membuat ruangan lebih terang tanpa lampu tambahan.

    Gunakan Kaca atau Ubin Reflektif

    Kaca atau ubin reflektif, terutama di dapur dan kamar mandi, bisa memantulkan cahaya hingga 100% sehingga pencahayaan alami lebih optimal.

    Ganti Bagian Dinding dengan Blok Kaca

    Meskipun perlu usaha lebih, blok kaca efektif membawa cahaya alami masuk bahkan ke area rumah yang biasanya gelap.

    Pasang Skylight di Atap

    Skylight alias ‘jendela atap’ bisa memberikan cahaya alami yang konsisten karena langsung menangkap sinar matahari dari langit.

    Tambah Elemen Reflektif di Interior

    Cermin, lampu dinding, atau pegangan kabinet berkilau bisa membantu memantulkan cahaya alami ke seluruh ruangan.

    Gunakan Sun Tube

    Kalau ruang terbatas untuk skylight, sun tube bisa jadi alternatif yang lebih terjangkau untuk menyalurkan cahaya alami ke dalam rumah.

    Dengan menerapkan tips-tips ini, rumah akan terasa lebih cerah, nyaman, dan pastinya lebih hemat listrik. Jadi, nggak ada salahnya mulai memanfaatkan sinar matahari sebaik mungkin mulai sekarang.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com