Tag: the spruce

  • 7 Cara Merapikan Barang tanpa Harus Membuangnya


    Jakarta

    Memiliki terlalu banyak barang membuat rumah berantakan dan terkesan sempit. Tumpukan barang perlu dirapikan agar hunian bisa terlihat lebih rapi dan kembali nyaman ditempati.

    Membuang bisa dibilang cara terbaik untuk merapikan barang yang menumpuk di rumah. Namun barang yang dibuang sembarangan justru berisiko mencemari lingkungan sekitar.

    Detikers bisa kok merapikan barang di rumah tanpa harus membuangnya. Simak caranya di bawah ini.


    Cara Merapikan Barang di Rumah

    Dilansir Bob Vila dan The Spruce, berikut cara merapikan barang yang berantakan di rumah tanpa harus membuangnya:

    1. Gunakan Kontainer untuk Sortir Barang

    Barang yang menumpuk di rumah belum tentu semuanya masih digunakan. Beberapa mungkin jarang dipakai dan lainnya bahkan tidak lagi diperlukan.

    Detikers dapat menyiapkan beberapa wadah kontainer atau kotak. Setiap wadah bisa diberi label “barang disukai”, “barang sering digunakan”, “barang jarang digunakan”, dan “barang tidak lagi digunakan”.

    Saat beres-beres rumah, rapikan barang dan letakkan dalam kotak sesuai dengan kategorinya.

    2. Simpan Barang dengan Rapi

    Barang yang masih digunakan hendaknya disimpan rapi pada tempatnya. Tata dan letakkan barang di area yang mudah dijangkau sehingga tidak sulit dicari saat memerlukannya.

    Simpan barang yang jarang dipakai di ruang penyimpanan atau gudang. Kelompokkan barang dalam wadah sesuai fungsinya agar lebih mudah dicari. Ruang di bawah ranjang tidur, sofa, hingga laci juga dapat dimanfaatkan dengan baik sebagai tempat penyimpanan.

    Pada beberapa titik rumah, wadah dapat diletakkan khusus untuk menyimpan barang-barang kecil. Saat membutuhkannya, kamu bisa langsung mencarinya di tempat tersebut.

    3. Perbaiki Barang yang Rusak

    Apabila ada barang yang rusak, hendaknya diperbaiki terlebih dahulu sebelum disimpan. Perbaikan bisa dilakukan mandiri jika bisa melakukannya atau bawa ke tempat servis untuk meminta bantuan tukang servis.

    Kalau barang sudah benar-benar rusak dan tidak dapat diperbaiki, tak ada opsi lagi selain membuangnya.

    4. Ubah Menjadi Barang Berguna

    Furnitur atau barang lama bisa dimodifikasi menjadi barang yang berguna. Misalnya, laci yang tidak terpakai lagi dapat diubah menjadi rak penyimpanan atau pot tanaman. Kamu dapat mengoleskan cat atau menambahkan hiasan supaya menjadi lebih bagus.

    5. Daur Ulang

    Jika ada barang terbuat dari plastik atau kardus bekas, detikers dapat membawanya ke tempat daur ulang terdekat. Plastik bisa dibuat menjadi barang layak jual seperti paving block hingga meja kecil. Bahkan sampah plastik dapat diubah menjadi energi listrik.

    Detikers juga dapat mendaur ulang sendiri barang dari plastik atau kardus menjadi kerajinan tangan cantik, seperti tas, dompet, keranjang, wadah, hingga hiasan dan mainan.

    6. Sumbangkan ke Orang Lain

    Barang tak lagi digunakan yang masih dalam kondisi baik dapat didonasikan ke orang lain. Contohnya, baju yang ukurannya kekecilan, kebesaran, atau modelnya sudah tidak trendi maka bisa disumbangkan ke orang yang membutuhkannya.

    7. Jual Barang yang Tidak Dibutuhkan

    Opsi lain untuk barang yang sudah tidak dipakai tapi kondisinya masih bagus yaitu dijual kembali. Kamu dapat menjualnya ke orang-orang sekitar atau secara online lewat platform jual beli barang bekas.

    Nah, itu tadi sederet cara merapikan barang tanpa membuangnya. Detikers bisa mengawalinya dengan merapikan barang-barang berukuran kecil, kemudian aneka barang dengan ukuran besar setelahnya.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Jadwal Ideal Membersihkan Kamar Mandi


    Jakarta

    Kamar mandi yang bersih nggak cuman bikin penghuni rumah merasa nyaman tapi juga baik buat kesehatan. Sebab, kamar mandi adalah tempat yang cepat kotor dan jadi tempat ideal buat ditumbuhi kuman dan jamur.

    Nah, penting sekali membersihkan kamar mandi secara rutin. Ada beberapa hal di kamar mandi yang perlu lebih sering dibersihkan ataupun bisa jarang-jarang.

    Berikut jadwal ideal membersihkan kamar mandi yang bisa kamu ikuti, dikutip dari The Spruce, Jumat (1/11/2024).


    Bersih-bersih Harian

    1. Mengelap Permukaan Basah

    Gunakan kain yang mengandung disinfektan ataupun spons untuk mengelap counter, wastafel, dan keran untuk membersihkan tumpahan dan cipratan air. Pastikan untuk menggunakan kain bersih atau baru untuk membersihkan tempat duduk kloset atau lantai.

    2. Keringkan Pintu dan Dinding

    Setiap selesai mandi, gunakan handuk atau alat pembersih karet untuk mengeringkan tembok dan dinding basah supaya mencegah pembentukan kerak air. Selain itu, jangan lupa menutup tirai kamar mandi agar cepat kering.

    3. Gantung Handuk dan Keset

    Pastikan untuk menggantung handuk dan keset basah agar cepat kering. Langkah ini akan mencegah pertumbuhan jamur.

    Bersih-bersih Mingguan

    1. Cuci Handuk dan Keset

    Cuci handuk-handuk dan keset setiap minggu supaya tidak menjadi tempat bersarangnya kuman. Sebaiknya keset dikeringkan dengan cara dijemur agar tidak merusak karet pada bagian bawah keset.

    2. Bersihkan Kloset

    Bersihkan bagian dalam kloset menggunakan sikat dan cairan pembersih. Sementara bagian luar kloset bisa dilap dengan tisu basah yang mengandung disinfektan atau spons dan cairan pembersih kamar mandi.

    3. Bersihkan Permukaan

    Bersihkan lantai dan tembok kamar mandi secara menyeluruh setiap minggu untuk menghilangkan noda dan jamur pada permukaan. Lalu, buang juga rambut-rambut yang terkumpul pada lubang pembuangan air. Jangan lupa bersihkan juga tirai di kamar mandi.

    4. Bersihkan Wastafel

    Singkirkan barang-barang yang memenuhi area wastafel. Lalu, bersihkan wastafel menggunakan cairan pembersih. Pastikan untuk membilas area wastafel dengan bersih dan keringkan.

    5. Bersihkan Gagang Pintu dan Sakelar Lampu

    Jangan membersihkan gagang pintu, sakelar lampu, dan pintu kabinet. Area ini sebenarnya sering disentuh ketika menggunakan kamar mandi, sehingga rawan tumbuh kuman dan bakteri.

    6. Bersihkan Cermin

    Bersihkan cermin dengan cairan pembersih dan kain mikrofiber. Cermin yang kinclong dapat menunjukkan kamar mandi terawat dengan baik.

    7. Buang Sampah

    Buang isi tempat sampah setiap minggu supaya tidak menumpuk dan menimbulkan aroma tidak sedap. Lalu, kamu bisa menaruh beberapa kantong plastik baru di dalam tempat sampah untuk memudahkan penggantian kantong plastik nantinya.

    Bersih-bersih Bulanan

    1. Sortir dan Bersihkan Tempat Penyimpanan

    Kamu bisa rutin menyortir dan membersihkan tempat penyimpanan di kamar mandi. Buanglah produk-produk yang sudah habis dan kedaluwarsa. Jangan sampai barang-barang yang tidak dipakai menumpuk dan memenuhi ruang.

    2. Bersihkan Shower

    Kalau aliran air pada shower tidak lancar karena tersumbat, sudah saatnya membersihkan shower. Kamu bisa membersihkan shower menggunakan cuka putih sulingan dan sikat untuk membersihkan kotoran dan kerak.

    3. Cuci Tempat Sampah

    Selain membuang sampah dan mengganti kantong plastik tempat sampah, sebaiknya rutin mencuci tempat sampah setiap bulan. Bersihkan tempat sampah dengan menyiram air panas dan menggosoknya dengan sabun.

    4. Bersihkan Tirai

    Jika menggunakan tirai kamar mandi, jangan lupa membersihkannya setiap bulan. Sebab, ada tumpukan debu dan noda yang perlu dibersihkan secara berkala.

    5. Inspeksi Kamar Mandi

    Pastikan untuk melakukan inspeksi kamar mandi setiap bulan untuk mencegah kerusakan. Perhatikan area sekitar wastafel, shower, dan keran untuk melihat ada kebocoran. Selain itu, periksa juga kalau ada pertumbuhan jamur di kamar mandi agar bisa segera diatasi.

    Itulah cara menjaga kebersihan kamar mandi secara rutin. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Langkah Mudah Hilangkan Jamur di Kasur, Cukup Pakai Alat Pembersih di Rumah


    Jakarta

    Jamur yang tumbuh di permukaan kasur bisa jadi hal yang menyebalkan dan sebagai pertanda masalah. Jamur yang muncul tersebut bisa menyebabkan bintik-bintik coklat kehitaman dan beberapa jenisnya bisa berbahaya bagi kesehatan.

    Jika kamu menemukan adanya jamur lebih awal, jamur bisa dihilangkan dengan mudah. Sebab, penyebab utama jamur muncul adalah kondisi di dalam dan sekitar kasur terlalu lembap.

    Dilansir The Spruce, Jumat (1/11/2024), berikut langkah untuk menghilangkan jamur yang ada di kasur.


    1. Siapkan Alat Pengaman dan Penyaring Udara

    Untuk mencegah kamu terkena alergi karena spora jamur, saat berada di kasur gunakan pelindung mata, masker, dan sarung tangan karet. Jika memungkinkan, letakkan alat pembersih udara untuk membantu menangkap jamur yang beterbangan di udara.

    2. Lepas Semua Barang yang Melapisi Kasur

    Lepaskan semua perlengkapan tempat tidur, termasuk pelindung kasur atau sprei. Lalu, cuci perlengkapan tidur dengan air panas yang cocok untuk jenis kainnya. Tambahkan pewangi dan cairan pembunuh kuman. Keringkan sprei pada suhu tinggi yang sesuai untuk kain, hal ini memastikan spora jamur telah hilang dari sprei kamu.

    3. Gunakan Vakum

    Ambil penyedot debu, arahkan dari salah satu ujung kasur dan bersihkan seluruh permukaannya dengan penyedot debu, jangan lupakan area yang tidak terkena jamur.

    Balikkan kasur dan periksa sisi lainnya untuk melihat apakah ada jamur yang tumbuh, lalu ulangi proses penyedotan debu. Setelah selesai, bawa penyedot debu ke luar untuk mengurangi kemungkinan penyebaran jamur, lalu buang ke tempat sampah luar.

    4. Hilangkan Jamur dengan Larutan Alkohol

    Bersihkan area yang ditumbuhi jamur dengan produk yang dapat membunuh spora. Untuk membunuh jamur di permukaan kasur, campurkan larutan isopropil alkohol dan air dengan perbandingan 50:50.

    Celupkan kain bersih lalu gosok perlahan permukaan kasur yang berjamur dengan gerakan memutar. Jangan basahi kasur dalam jumlah berlebihan karena akan merusak kasur. Setelah jamur sudah tidak terlihat, bilas dengan air bersih.

    5. Keringkan Secara Menyeluruh

    Tambahkan kipas angin atau pindahkan kasur ke tempat yang terkena sinar matahari langsung untuk membantunya kering secepat dan semaksimal mungkin.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Agar Warna Lantai Kayu Tahan Lama dan Tak Cepat Pudar


    Jakarta

    Lantai kayu menjadi pilihan yang bisa digunakan untuk lantai rumah kamu. Namun, perawatan lantai kayu berbeda dengan permukaan lantai yang lain. Kamu perlu lebih hati-hati agar permukaan tidak cepat rusak.

    Tanda lantai kayu di rumah mengalami kerusakan adalah warnanya yang memudar. Kualitasnya yang menurun dapat mengurangi daya tarik lantai karena warnanya menjadi pucat dan tidak seperti kayu lagi.

    Kamu tidak perlu khawatir, melansir The Spruce, Jumat (1/11/2024), berikut beberapa cara mencegah lantai kayu di rumah memudar.


    1. Bersihkan Secara Rutin

    Menyapu lantai secara rutin merupakan salah satu cara menjaga kualitas dari lantai kayu. Kotoran yang lepas saat diinjak akan mengikis lapisan cat dan lama-kelamaan akan membuat lantai terkikis.

    Saat ingin mengepel, wajib untuk memeriksa ulang produk pembersih karena banyak bahan kimia rumah tangga yang dapat melarutkan lapisan paling luar. Beberapa bahan yang harus dihindari adalah amonia, cuka, dan pemutih. Selain itu, pakai kain pel yang lembut untuk menggosok ubin.

    2. Jangan Biarkan Lantai Kayu Terlalu Lembap

    Pastikan ruangan yang memakai lantai kayu tidak terlalu lembap. Hal ini menyebabkan pemuaian dan penyusutan termal sehingga menimbulkan lengkungan. Lama-lama tidak hanya akan membuat lantai kayu menjadi kusam dan rusak, tetapi juga akan memudarkan warna dari lantai kayu tu sendiri.

    3. Sering Menata Ulang Furniture dan Melapisi Karpet

    Cara mencegah lantai kayu rusak karena paparan matahari di rumah adalah menata ulang furniture sesekali. Cara ini bisa mencegah bercak-bercak pada permukaannya hilang.

    Selain itu, kamu bisa menggunakan karpet di area lantai kayu dan merotasi furniture setiap satu atau dua tahun sekali. Dengan begitu tidak terjadi pemudaran warna yang tidak merata.

    4. Batasi Paparan Matahari

    Lantai kayu secara alami akan teroksidasi saat terkena sinar matahari, sehingga mengubah corak warna kayu. Coba pakai tirai untuk membatasi intensitas sinar matahari.

    5. Pertimbangkan Bahan Sebelum Membeli

    Pertimbangkan untuk memilih spesies kayu yang tidak mudah pudar. Sebagai produk alami, kayu memang berubah warna seiring waktu dan ini dapat membuat lantai kamu tampak lebih lembut dan bahkan lebih indah dengan kedalaman warna yang ditambahkan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Wajib Tahu! 5 Masalah yang Akan Terjadi Bila Rumah Dibiarkan Lembap


    Jakarta

    Kelembapan yang tinggi bukan hanya membuat rumah tidak nyaman, tetapi juga dapat menyebabkan kerusakan serius pada rumah. Mencegah kelembapan sangat penting untuk dilakukan.

    Banyak yang akan terjadi apabila rumah dibiarkan terus-menerus lembap. Tidak hanya kerusakan pada rumah, tetapi juga akan mengganggu kesehatan pada penghuni rumah.

    Dengan memeriksa ventilasi tetap baik, akan mencegah adanya kelembapan.


    Melansir The Spruce, Minggu (3/11/2024), berikut beberapa masalah yang akan terjadi apabila rumah tetap dibiarkan lembap terlalu lama.

    Munculnya Jamur

    Jika rumah lembap, jamur akan tumbuh dengan cepat. Jamur dapat tumbuh dan menembus dinding, tetapi juga dapat tumbuh di permukaan lembut, seperti bantal atau karpet di area dengan ventilasi yang buruk.

    Jamu juga dapat menyebabkan masalah kesehatan, seperti asma atau alergi. Hal ini penting untuk segera diatasi sebelum menimbulkan masalah yang lebih serius lagi.

    Wallpaper dan Cat Mengelupas

    Jika kelembapan tidak terkontrol, maka akan tercipta tempat berkembang biaknya embun di mana saja yang mengalami kondensasi berlebihan. Hal ini tentunya akan menyebabkan kertas dinding dan cat kamu mulai menggelembung dan terkelupas.

    Dengan hanya menutupi nya tidak akan menyelesaikan masalah, lapisan cat baru atau lapisan wallpaper baru tidak akan menyelesaikan masalah dalam hal kelembapan.

    Keadaan Furniture dan Dekorasi Memburuk

    Hal lain yang tidak mengenakan saat rumah memiliki tingkat kelembapan yang tinggi adalah furniture akan cepat lapuk, terutama yang terbuat dari bahan kayu. Apabila terjadi, akan menyebabkan kerusakan.

    Kerusakan Struktural

    Kelembapan yang tinggi akan benar-benar merusak struktural dalam rumah, seperti dinding, drywall, dan bahkan beton. Anehnya, kelembapan juga bisa merusak komponen logam, seperti balok penyangga.

    Kelembapan membuat balok-balok struktur rumah membengkak dan menyusut. Hal ini menyebabkan dinding retak dan menyebabkan lebih banyak kelembapan meresap ke dalam rumah kamu.

    Lantai Kayu Kendur

    Lantai kayu yang kendur adalah tanda bahwa rumah kamu terlalu lembap Lantai dapat kendur dan retak, yang membuat rumah kamu tidak aman bagi penghuninya.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Merapikan Kamar Tidur Kecil Agar Terasa Lega


    Jakarta

    Bagi kamu yang mempunyai kamar tidur kecil, mungkin harus lebih rajin merapikan barang-barang di kamar. Terlalu banyak barang yang berserakan atau menumpuk di kamar kecil bisa bikin ruangan terasa lebih sempit dan nggak enak dipandang.

    Oleh karena itu, pemilik kamar tidur kecil perlu lebih kreatif saat menyimpan barang. Kalau mau kamar terasa lega, kamu bisa mulai dari merapikan barang-barang dan menyimpannya di tempat yang tepat.

    Lalu, bagaimana cara merapikan kamar tidur kecil? Yuk, simak tipsnya berikut ini seperti yang dikutip dari The Spruce, Senin (4/11/2024).


    Tips Merapikan Kamar Tidur Kecil

    1. Berpikir Minimalis

    Terlalu banyak furnitur dan barang di kamar tidur membuat ruang terasa sempit. Buatlah ruang dengan membatasi furnitur dan barang-barang di dalam kamar. Kamu bisa mengikuti prinsip minimalis yang mengutamakan barang-barang esensial, misalkan tempat tidur, meja nakas, dan lemari pakaian. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan furnitur multifungsi.

    2. Kosongkan Permukaan Meja

    Hindari tumpukan barang yang berserakan di atas meja atau meja nakas. Biasakan untuk membiarkan meja kosong atau hanya segelintir barang saja seperti lampu, tissue, dan jam. Dengan begitu, kamar terlihat rapi karena barang-barang disembunyikan di tempat penyimpanannya.

    3. Gunakan Ruang Bawah Tempat Tidur

    Meski tidak banyak ruang di kamar tidur kecil, kamu bisa memanfaatkan ruang di bawah tempat tidur untuk menaruh barang-barang. Simpanlah barang-barang yang jarang dipakai seperti buku, tas, dan mainan dalam kotak penyimpanan, lalu taruh di bawah tempat tidur.

    4. Rutin Sortir Barang

    Kamar kecil cenderung lebih cepat menjadi berantakan. Kalau ingin menjaga ruang selalu rapi, coba untuk membuat rutinitas merapikan dan menyortir barang-barang. Singkirkan barang-barang yang tidak lagi kamu gunakan supaya tidak makan tempat.

    5. Ruang Penyimpanan Vertikal

    Apabila lantai sudah cukup dipadati beragam barang, kamu bisa menambah ruang penyimpanan secara vertikal dengan ambalan di tembok ataupun gantungan di belakang pintu kamar dan lemari. Dengan begini, barang-barang tidak akan memenuhi lantai kamar.

    Itulah cara merapikan kamar tidur kecil agar terasa lebih lega. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Bahaya Cuaca Lembab buat Rumah dan Kesehatan, Catat Cara Mengatasinya!



    Jakarta

    Cuaca lembab dapat memberikan dampak serius bagi rumah kamu. Kelembapan yang tinggi tidak hanya menciptakan suasana yang tidak nyaman, tetapi juga menjadi lahan subur bagi pertumbuhan jamur dan masalah kesehatan yang mengikutinya.

    Pahami lebih dalam tentang efek cuaca lembab dan langkah-langkah yang perlu diambil untuk melindungi rumah serta kesehatan keluarga kamu.

    Pertumbuhan Jamur

    Melansir The Spruce, pada Senin (4/11/2024), jika rumah kamu cenderung lembap jamur dapat berkembang dengan cepat. Jamur bisa tumbuh dan merusak dinding, serta muncul di permukaan lembut seperti bantal atau karpet atau di area yang kurang ventilasi.


    Jamur dapat menimbulkan masalah kesehatan seperti asma atau alergi, sehingga penting untuk segera menangani masalah ini.

    Cat dan Wallpaper Terkelupas

    Jika kelembapan tidak dikelola dengan baik, akan muncul area berembun di tempat-tempat yang mengalami kondensasi berlebih. Ini dapat mengakibatkan kertas dinding dan cat mulai melengkung atau terkelupas.

    Jangan pernah mencoba untuk menutupi masalah ini, sebab tidak akan menyelesaikannya. Jadi, menambahkan lapisan cat atau kertas dinding baru tidak akan mengatasi isu kelembapan yang ada.

    Furnitur yang Membusuk

    Tanda lain yang mengindikasikan bahwa rumah kamu memiliki kelembapan tinggi adalah furnitur yang mulai lapuk, terutama yang terbuat dari kayu. Ini juga bisa merusak papan lantai, terutama jika terbuat dari kayu dan rangka jendela.

    Menyebabkan Balok dan Kancing Struktural Mengembang dan Menyusut

    Kelembapan dapat menyebabkan balok struktural rumah kamu membengkak dan menyusut. Ini mengakibatkan dinding retak, yang memungkinkan lebih banyak kelembapan masuk ke dalam rumah.

    Cara Mengurangi Kelembapan Pada Rumah

    Pertama, dehumidifier bekerja sesuai namanya dan sangat efektif untuk menurunkan tingkat kelembapan di rumah kamu. Alat ini sangat berguna di area yang paling lembap, seperti ruang bawah tanah dan kamar mandi.

    Kedua, menggunakan kipas angin pembuangan saat kamu menggunakan banyak air, misalnya saat mandi atau memasak, hal itu dapat membantu mengurangi kelembapan di dalam rumah.

    Meskipun tampak sederhana, kiat-kiat ini cukup efektif dan tidak memerlukan biaya tambahan. Membuka jendela dapat dengan cepat menurunkan kelembapan, karena udara segar membantu menyerap kelembapan berlebih.

    Coba batasi penggunaan air, penggunaan air secara berlebihan bisa memicu kelembapan meningkat. Meskipun merepotkan, cobalah untuk mandi lebih singkat dan dengan air dingin jika memungkinkan.

    Terakhir, kamu bisa memasang monitor kualitas udara dalam ruangan yang akan memberi tahu jika ada hal yang perlu diperhatikan di rumah kamu. Alat ini dilengkapi dengan sensor kelembapan yang dapat memberikan rasa tenang.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mencocokkan Warna Pada Cat Dinding, Biar Makin Betah di Rumah



    Jakarta

    Mencocokkan warna cat dinding bisa menjadi tantangan, tetapi dengan beberapa langkah mudah, kamu dapat menemukan nuansa yang sempurna untuk ruangan kamu.

    Berikut adalah pembahasan mengenai tips praktis dan trik sederhana untuk membantu kamu memilih warna yang harmonis dan membuat ruang kamu terasa lebih hidup. Jangan biarkan kebingungan warna menghalangi kreativitas kamu.

    Cara Mencocokkan Warna Cat Dengan Pelapis

    Melansir The Spruce, pada Senin (4/11/2024), metode paling efektif untuk mencocokkan warna cat dan pelapis adalah dengan menggunakan serpihan dari dinding asli. Pertama, bersihkan dinding untuk menghilangkan sidik jari, debu, kotoran, minyak, dan kotoran lainnya agar warna cat terlihat jelas.


    Pastikan dinding benar-benar kering sebelum melanjutkan. Pembersihan ini juga akan meningkatkan daya rekat cat saat kamu siap untuk mengecat ulang atau merapikan dinding.

    Setelah dinding kering, gunakan pisau serbaguna untuk mengikis sedikit sampel cat dari area yang tidak terlihat, seperti di belakang sofa atau rak buku. Sampel seukuran sekitar satu inci sudah cukup.

    Bawa sampel tersebut ke toko cat terdekat untuk dianalisis oleh profesional, dan kamu akan bisa menemukan cat dengan warna dan hasil akhir yang sesuai.

    Cara Mencocokkan Warna Cat Menggunakan Aplikasi

    Selain perbandingan visual, banyak produsen cat yang menawarkan aplikasi khusus untuk membantu mencocokkan warna cat. Ada juga beberapa aplikasi yang mencakup berbagai merek, sehingga kamu bisa mencari warna meski tidak ingat merek cat yang digunakan pada dinding.

    Namun, untuk memastikan aplikasi memberikan hasil yang akurat, penting untuk memindai cat beberapa kali sepanjang hari dan dalam kondisi pencahayaan yang berbeda. Sebaiknya lakukan pemindaian di area yang mendapatkan banyak cahaya alami, seperti dekat jendela atau pintu yang terbuka.

    Cara Mencocokkan Warna Cat dengan Sampel Warna

    Metode lain untuk mencocokkan warna cat dinding adalah dengan menggunakan sampel warna. Ada dua cara untuk melakukannya. Pertama, ambil beberapa foto cat asli.

    Karena warna cat bisa tampak cerah dan hidup di bawah pencahayaan yang baik, atau terlihat datar dan gelap dalam pencahayaan minim, penting untuk memotret pada waktu yang berbeda sepanjang hari.

    Setelah itu, kamu dapat membandingkan foto-foto tersebut di perangkat kamu dengan sampel cat di toko untuk menemukan kecocokan terbaik.

    Metode kedua melibatkan pendekatan coba-coba dengan sampel warna. Ambil beberapa sampel warna yang terlihat mirip dengan cat dinding yang ada, dan bandingkan sampel tersebut dengan cat asli untuk menentukan mana yang paling sesuai.

    Kamu bisa menempelkan beberapa kartu sampel di dinding untuk melihat bagaimana warna tersebut berubah sepanjang hari, sehingga kamu bisa memastikan memilih warna yang paling tepat.

    Penentuan Hasil Akhir Cat

    Perhatikan hasil akhir cat, yang meliputi cat datar, cat kulit telur, cat satin, cat semi-kilap, dan cat mengilap. Hasil akhir ini merujuk pada tingkat kilap atau reflektivitas cat.

    Meskipun cat baru memiliki warna yang tepat, perbedaan hasil akhir antara cat lama dan baru bisa terlihat jelas jika tidak cocok.

    Metode paling akurat untuk mencocokkan lapisan cat adalah dengan menggunakan teknik pengecatan serpihan. Saat toko cat menganalisis serpihan, mereka dapat menentukan warna dan jenis lapisan cat.

    Beberapa aplikasi mungkin dapat mengenali lapisan cat, tetapi tidak semuanya memiliki kemampuan tersebut.

    Cat dengan hasil akhir gloss dan semi-gloss memiliki permukaan yang sangat reflektif dan biasanya digunakan di area seperti kamar mandi dan dapur, yang sering terpapar kelembapan.

    Sementara itu, cat datar dan eggshell memiliki tampilan matte yang lebih cocok untuk area dengan banyak aktivitas, seperti ruang tamu atau lorong. Cat satin, yang berada di antara matte dan glossy, sering digunakan di kamar tidur dan kantor rumah.

    Cara Pengujian Kecocokan

    Beberapa toko menawarkan sampel kecil cat dalam warna yang kamu pilih, sehingga kamu dapat mencoba sebelum membeli satu kaleng penuh. Oleskan sedikit cat di area yang tidak terlihat, seperti di belakang furnitur.

    Untuk hasil yang lebih akurat, sebaiknya cat area seluas satu kaki kali satu kaki di dinding utama ruangan.

    Meskipun bercak cat mungkin terlihat mencolok, kamu akan bisa melihat dengan jelas bagaimana cat tersebut tampil di area yang paling terlihat di ruangan. Pastikan untuk membiarkan cat mengering sebelum membandingkannya dengan cat lama.

    Juga, periksa penampilan cat di berbagai waktu seperti di pagi, siang, sore, dan malam hari guna memastikan cat terlihat sesuai harapan dalam berbagai kondisi pencahayaan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cat Dinding Terkelupas Tak Harus Mengecat Ulang Seluruh Ruangan, Begini Caranya



    Jakarta

    Dinding dengan cat yang terkelupas dapat merusak estetika ruangan kamu. Solusinya tak harus mengecat ulang seluruh area dinding ruangan.

    Dengan menggunakan teknik yang mudah dan bahan yang tepat, kamu bisa memperbaiki bagian yang rusak dan mengembalikan penampilan dinding tanpa perlu melakukan pekerjaan yang rumit.

    Pembahasan berikut akan membagikan langkah-langkah praktis untuk memperbaiki cat dinding yang terkelupas, sehingga kamu dapat menghemat waktu dan biaya.


    Apa Penyebab Cat Terkelupas?

    Permukaan Tidak Bersih

    Melansir The Spruce, pada Senin (4/11/2024), permukaan yang kotor menjadi salah satu penyebab utama. Sebelum mengecat, permukaan harus dibersihkan dengan baik. Debu, kotoran, atau minyak dapat mengganggu daya rekat cat, sehingga lapisan cat cenderung akan mengelupas seiring waktu.

    Kelembapan

    Kelembapan juga berperan besar dalam pengelupasan cat. Ruangan lembap, seperti kamar mandi dan dapur, rentan terhadap pertumbuhan jamur dan dapat merusak lapisan cat, membuatnya mudah terkelupas.

    Cat Berkualitas Rendah

    Sering kali hal ini menjadi masalah. Cat yang tidak berkualitas baik biasanya tidak memiliki daya rekat yang cukup atau ketahanan terhadap elemen eksternal, sehingga lebih rentan terhadap kerusakan, terutama saat terkena cuaca buruk.

    Cuaca Ekstrem

    Cuaca yang ekstrem juga dapat mempengaruhi integritas cat. Perubahan suhu yang drastis, baik terlalu panas atau dingin, bisa menyebabkan cat mengembang dan menyusut, yang akhirnya menyebabkan retakan dan pengelupasan.

    Penerapan Tidak Tepat

    Penerapan yang tidak sesuai juga dapat menyebabkan masalah. Teknik aplikasi yang salah, seperti mengaplikasikan cat terlalu tebal atau tidak mengaduk cat dengan benar, dapat mengakibatkan lapisan cat yang tidak merata dan meningkatkan risiko pengelupasan di kemudian hari.

    Tips Sebelum Melakukannya

    Persiapan Sebelum Memulai

    Kamu akan memerlukan dempul dinding ringan dan beberapa pisau dempul untuk memperbaiki cat yang terkelupas. Kamu bisa menggunakan dempul atau campuran sambungan drywall, meskipun dempul lebih disarankan.

    Dempul lebih ringan daripada campuran sambungan, sehingga lebih cocok untuk aplikasi tipis seperti perbaikan cat. Gunakan pisau dempul berukuran 2 inci untuk mengambil dan mengoleskan dempul, serta pisau berukuran 4 inci untuk meratakan dempul dengan cat di sekitarnya.

    Jika ingin, kamu bisa menggunakan satu pisau saja, tetapi pastikan ukuran pisau lebih besar dari area yang akan ditambal.

    Penyiapan Area

    Lepaskan gambar, penutup termostat, penutup stopkontak, dan pelat muka sakelar lampu yang ada di dekat area cat yang terkelupas. Tempelkan kain penutup pada lantai di sekitar papan pinggir untuk melindungi lantai dari cipratan cat.

    Bersihkan Cat yang Terkelupas

    Sikat tepi cat yang mengelupas menggunakan sikat kawat. Untuk cat yang sulit dibersihkan, gunakan pisau dempul. Pegang pisau dempul pada sudut 45 derajat dan dorong perlahan agar tidak menyebabkan pengelupasan cat yang berlebihan.

    Haluskan Tepiannya

    Usapkan amplas dengan grit sedang secara perlahan di sepanjang tepi untuk menghaluskan area cat lebih lanjut. Hindari pengamplasan yang berlebihan agar tidak merusak dinding.

    Terapkan Dempul

    Gunakan pisau dempul untuk mengambil dempul atau senyawa sambungan dari wadah. Tekan pengisi dengan kuat ke area yang perlu ditambal. Kikis kelebihan pengisi dari pisau dempul dan kembalikan ke wadah asalnya.

    Ratakan Dempul

    Gunakan pisau dempul yang bersih untuk mengoleskan dempul pada area yang akan ditambal. Sapukan sekali atau dua kali lagi dari arah yang berbeda untuk meratakan dempul agar sejajar dengan cat di sekitarnya. Penambahan sapuan dapat menggores area yang ditambal.

    Diamkan Sampai Mengering

    Biarkan dempul mengering dan mengeras selama 30 hingga 60 menit. Jika area yang ditambal lebih dalam daripada ketebalan cat di sekitarnya (sekitar 1 hingga 2 mm), dempul mungkin membutuhkan waktu empat hingga lima jam untuk benar-benar kering.

    Haluskan Area Tambalan

    Gunakan amplas berpasir halus untuk mengamplas area yang telah ditambal, sehingga dapat menyatu dengan cat di sekitarnya, lakukan pengamplasan dengan hati-hati. Setelah itu, bersihkan debu menggunakan kain mikrofiber bersih atau kain lain yang tidak meninggalkan serat.

    Siapkan Tambalan

    Oleskan cat dasar pada area yang ditambal, lalu sapukan lagi satu atau dua inci ke cat di sekitarnya. Biarkan cat dasar mengering selama 60 menit semakin lama kamu menunggu, semakin baik hasil cat yang akan diperoleh.

    Cat Tambalan

    Oleskan cat tembok pada area yang telah ditambal. Di akhir setiap sapuan, kurangi tekanan pada kuas untuk menggabungkan cat dengan cat di sekitarnya. Biarkan cat mengering selama empat jam sebelum melakukan pelapisan ulang.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Warna Cat Terbaik, Agar Ruangan Sempit Terlihat Lebih Besar



    Jakarta

    Memilih warna terbaik untuk membuat ruang kecil terasa lebih besar merupakan hal penting yang harus dipertimbangkan. Warna dapat memainkan psikologi dan ilusi seseorang saat berada di ruangan tersebut.

    Salah satu cara utama untuk membuat ruangan terasa lebih besar adalah dengan memaksimalkan cahaya alami dan cat terang untuk memantulkan cahaya. Namun, mengecat warna lebih gelap menciptakan ilusi bahwa ruangan terlihat lebih besar.

    Melansir The Spruce, Senin (4/11/2024), berikut beberapa pilihan warna untuk ruangan kecil agar terlihat besar.


    Putih Murni

    Menggunakan cat putih murni tanpa rona warna apapun akan menunjukkan langit-langit yang tinggi dan memaksimalkan cahaya di kamar mandi yang sempit.

    Kamu bisa menggunakan sentuhan akhir bernuansa emas, aksen kayu, dan lantai keramik berpola biru mencolok untuk membuatnya tidak tampak steril.

    Krem Dengan Sentuhan Hijau

    Warna cat krem dengan sentuhan hijau yang nyaman diaplikasikan dari dinding ke dapur kecil yang terpasang untuk menciptakan tampilan yang menyatu dan serasi di ruang yang sempit.

    Tirai hijau tanah dari lantai hingga ke langit-langit, membuat ruangan terasa lebih luas yang menjadi pelengkap sempurna.

    Abu-abu Hangat

    Cat coklat dengan abu-abu memiliki nuansa menenangkan dengan warna sedang yang kehangatannya ditingkatkan dengan aksen kaca dan emas, serta aksesoris kaca kuning untuk menciptakan nuansa yang kaya dan mengundang di ruangan kecil.

    Abu-Abu Tua

    Warna abu-abu tua yang langsung menurunkan tekanan darah dan menambah dimensi pada ruangan. Detail yang cermat membuat terasa mewah, seperti cermin besar di atas wastafel yang dicat abu-abu menggandakan pemandangan dan memantulkan cahaya.

    Kuning Cerah

    Warna kuning cerah yang kontras dengan langit kelabu dan warna yang memberi energi untuk membuat ruang tamu terasa lebih menarik.

    Meskipun mungkin tampak menjadi pilihan yang berani untuk ruangan kecil, warna kuning cocok dengan warna lain, seperti aksen merah dan hijau di seluruh ruangan. Hal ini membuat warna kuning cerah menjadi pilihan yang serbaguna.

    Hijau Mint

    Jika kamu ingin warna dan tampilan yang berani, hijau menjadi pilihan yang sangat baik yang akan terlihat hampir seperti warna netral di ruangan kecil.

    Biru Muda

    Cat biru muda yang kusam cocok untuk dinding maupun lemari modern di dapur yang tidak lekang oleh waktu. Dengan mengecat warna putih pucat menjaga warnanya agar tidak terlalu mencolok dan ruangan tidak terasa terlalu sempit.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com