Tag: tips kebersihan

  • 6 Salah Kaprah yang Bikin Vacuum Cleaner Cepat Rusak


    Jakarta

    Saat ini sudah banyak peralatan canggih untuk membersihkan rumah. Salah satunya vacuum cleaner yang dapat menyedot segala jenis debu dan kotoran halus. Bahkan saat ini sudah muncul vacuum yang dapat menyedot cairan tanpa menyisakan warna pada permukaan yang basah.

    Meskipun peralatan sudah canggih, masih ditemukan beberapa vacuum cleaner tidak memahami cara memakai peralatan tersebut. Alhasil bukannya rumah jadi bersih, justru lebih kotor.

    Dilansir dari Homes & Gardens, berikut beberapa kesalahan saat menggunakan vacuum cleaner yang bikin alatnya cepet rusak.


    1. Memakai Jenis Vacuum Cleaner yang Tidak Sesuai

    Vacuum cleaner memiliki beberapa jenis yang dibedakan oleh fungsinya. Sebagai contoh ada yang bisa menyedot kotoran kering dan basah. Sebelum membeli dan memakainya, pengguna harus mengecek mana alat yang sesuai dengan kebutuhan.

    “Misalnya, penyedot debu tegak paling baik untuk karpet, karena biasanya lebih kuat daripada penyedot debu tanpa kabel. Jika Anda memiliki karpet atau permadani yang lebih tebal, penting untuk menggunakan penyedot debu yang paling cocok untuk jenis permukaan ini, dan memungkinkan Anda mengumpulkan semua kotoran dan kotoran di dalam serat tebal tersebut,” tutur Manager di Online Carpets, James Higgins, seperti yang dikutip pada Kamis (20/1/2025).

    2. Tidak Memasang Alat-alat dengan Benar Sesuai Fungsinya

    Kesalahan lainnya disebabkan salah memasang alat tambahan pada vacuum cleaner. Alat tambahan ini bentuknya seperti bentuk moncong dari vacuum cleaner. Umumnya semakin rapat penghalangnya berarti semakin halus kotoran yang tersedot. Memakai alat tambahan yang sesuai juga mencegah perabotan di rumah rusak.

    3. Memakai Vacuum Cleaner Terburu-buru

    Prinsip memakai vacuum cleaner sama dengan sapu biasanya, yakni jangan dipakai terburu-buru agar semua kotoran dapat terangkat. Namun, banyak orang mengira ketika memakai vacuum cleaner justru harus cepat-cepat karena kotoran halus mudah terhisap. Padahal dengan menggerakkan vacuum cleaner secara lambat dan stabil lebih cepat membersihkan kotoran.

    “Pertahankan kecepatan yang lambat namun stabil agar peralatan Anda memiliki peluang terbaik untuk mengangkat semua kotoran, terutama saat menyedot debu dan membersihkan karpet,” kata CEO dan Founder Sparking Clean Pro, Vanessa Bossart.

    4. Menyedot Kotoran yang Besar

    Sebelum memakai vacuum cleaner, penting untuk diketahui bahwa peralatan ini didesain untuk menyedot kotoran kecil, bukan yang besar hingga tidak muat masuk ke dalam vacuum. vacuum cleaner tanpa mengangkat kotoran yang besar.

    “Menyedot debu pada benda keras seperti batu mungkin tampak tidak berbahaya, namun dapat merusak penyedot debu Anda. Hindari hal ini dengan mengambil benda keras yang terlihat sebelum menyedot debu. Jika Anda memiliki lantai kayu keras, pertimbangkan untuk menyapu sebelum menyedot debu untuk mencegah potensi kerusakan pada penyedot debu Anda,” ujar CEO Bringer Appliance Repair David Bringer.

    5. Tidak Membuang Kotoran pada Vacuum Cleaner

    Semua penyedot debu atau vacuum cleaner memiliki batas maksimal keterisian dan banyak orang mengabaikannya. Hal ini bisa berdampak buruk pada vacuum cleaner.

    “Jika kantong terlalu penuh, daya hisapnya berkurang karena semakin sedikit ruang untuk mengalirkan udara. Penyedot debu juga tidak mengangkat kotoran, dan bahkan bisa menjadi terlalu panas, sehingga membahayakan daya tahan dan memperpendek masa pakainya,” jelas Cleaning Expert dan Operations Manager di Deluxe Maid, James King.

    Maka dari itu, penting untuk mengosongkan kantong sampah pada vacuum cleaner ketika sudah setengah penuh.

    6. Tidak Membersihkan Vacuum Cleaner

    Membersihkan vacuum cleaner perlu dilakukan agar alat tersebut tetap awet. Namun, masih saja ada yang jarang membersihkannya.

    “Jadikan rutinitas untuk membersihkan vacuum cleaner. Saat kantung debunya penuh, bersihkan. Filternya? Bersihkan atau ganti seperti yang ada di manual. Dan jangan lupa untuk memeriksa apakah ada yang menghambat pada selang atau bagian sikat. Rutin membersihkan vacuum cleaner berarti alat tersebut bisa tetap bekerja dengan baik,” kata Profesional Cleaner dan General Manager di Park Slope Cleaning, Diana Ciechorska.

    Itulah beberapa kesalahan dalam penggunaan vacuum cleaner. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Teras Sering Kotor gegara Cipratan Air Hujan? Cegah Pakai 3 Cara Ini



    Jakarta

    Memasuki musim hujan, halaman depan akan sering tergenang air. Otomatis bagian teras juga ikut kotor terkena cipratan air bercampur tanah. Belum lagi lantai teras jadi licin karena cipratan air tersebut.

    Salah satu cara agar teras tidak semakin kotor adalah dengan tidak memakai sepatu atau sandal yang baru saja menginjak tanah ke teras rumah, nanti bercak coklat tercetak di teras. Masalah lainnya adalah jika pipa air pembuangan dari atas berada di dekat teras, cipratan air pasti langsung masuk ke area teras.

    Sebenarnya cipratan air bercampur tanah ini mudah dibersihkan cukup dipel atau dilap. Namun, harus langsung dibersihkan. Apabila sudah kering kamu perlu membasahi lantainya lagi dan menggosok noda tersebut.


    Ada cara lain yang lebih efektif sehingga kamu tidak susah membersihkan yakni dengan mencegah cipratan air tersebut masuk ke area teras. Melansir dari Good to be Home Magazine, Selasa (5/11/2024), berikut beberapa cara agar rumah tetap bersih dari cipratan air.

    1. Buat Taman Hujan

    Taman hujan adalah area hijau yang ditumbuhi dengan tanaman yang dapat menyerap air dengan baik. Salah satu tanaman yang cocok adalah tanaman rumput zebra yang memiliki daun panjang dan ramping.

    Rumput ini berfungsi sebagai penyaring alami dan menyerap air sehingga dapat mencegah luapan. Tanaman berakar dalam seperti tanaman keras merendam dan menyimpan air untuk bertahan hidup selama musim kemarau. Dengan adanya tanaman ini terutama ditanam di pinggiran teras bisa mencegah cipratan air masuk.

    2. Buat Saluran Pembuangan Air

    Kamu tidak bisa hanya mengandalkan air hujan menyerap, alternatif lainnya adalah membuat sebuah selokan kecil atau saluran air yang mengarah ke tempat pembuangan terdekat.

    3. Letakkan Kerikil di Bawah Pipa Air

    Beberapa pipa ada yang dipasang di atas sehingga air yang jatuh di atap akan terbuang seperti air terjun. Kamu bisa menambahkan rantai talang air di tengah mulut air keluar agar aliran airnya mengikuti rantai itu. Kemudian, agar cipratan air tidak langsung menyentuh tanah dan membuat kotor, kamu bisa menambahkan kerikil di bawahnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Boleh Asal, Ini 5 Tips Bersihkan Lantai Marmer di Kamar Mandi


    Jakarta

    Marmer adalah salah satu batuan alam yang bisa dipasang di kamar mandi karena marmer tahan terhadap kelembapan, air, dan tahan lama. Namun, perlu diingat marmer juga bisa ditumbuhi jamur atau noda hitam sehingga perlu rajin dibersihkan.

    Cara membersihkan marmer berbeda dengan keramik atau bahan lantai lainnya. Untuk lebih jelasnya, melansir dari The Spruce begini tips membersihkan lantai marmer di kamar mandi.

    Tips Membersihkan Lantai Marmer di Kamar Mandi

    1. Hati-hati Memilih Bahan Pembersih

    Mengingat batuan ini cukup mahal, kamu perlu berhati-hati jika ingin menggunakan cairan pembersih yang mengandung bahan kimia. Bahan-bahan pembersih yang tidak cocok untuk membersihkan marmer adalah pemutih, cuka, pembersih untuk kaca, dan pembersih yang mengandung asam (seperti asam sitrat).


    2. Gunakan Kain Mikrofiber atau Alat Pembersih dari Plastik

    Alat pembersihAlat pembersih Foto: The Spruce

    Agar marmer tidak banyak goresan, kamu bisa menggunakan kain mikrofiber sebagai gantinya. Usap lantai marmer atau alat penyeka air yang terbuat dari plastik lentur yang memiliki gagang panjang.

    Keringkan lantai kamar mandi setiap setelah mandi. Cara ini untuk menghilangkan kelembapan dari udara dan membersihkan sisa sabun atau kotoran dari tubuh.

    3. Pakai Campuran Air Hangat dan Sabun Cuci Piring

    Sabun cuci piring memiliki pH yang aman untuk membersihkan noda di marmer. Kamu bisa membuat cairan pembersih dengan sabun cuci piring yang dicampur air hangat. Kemudian masukkan ke dalam botol spray. Semprotkan cairan tersebut pada area yang akan dibersihkan.

    4. Hindari Alat Pembersih yang Berbulu Keras

    Alat pembersih dengan bulu yang kaku dan keras dapat karena menggores marmer. Bahkan spons yang permukaannya kasar juga sebaiknya tidak digunakan saat membersihkan marmer.

    5. Minta Pasang Lapisan Anti Jamur dan Pelindung Goresan

    Sebenarnya ini bisa kamu lakukan sejak awal memasang marmer. Namun, kamu tetap bisa meminta marmer di kamar mandi dipasang lapisan penghambat jamur dan lumut. Kamu juga bisa menambahkan lapisan anti gores agar perawatannya lebih mudah.

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Wajib Tahu! 5 Kesalahan Umum saat Bersihkan Barang dari Debu



    Jakarta

    Membersihkan barang-barang di rumah dari debu merupakan tugas penting. Hal ini bermanfaat juga untuk membantu meminimalkan jumlah kuman, tungau, dan alergi yang beterbangan di seluruh rumah.

    Namun, jika kamu merasa sudah membersihkan secara teratur tetapi masih saja menghadapi banyak debu, kemungkinan kamu melakukan beberapa kesalahan umum dalam membersihkan debu.

    Dilansir dari The Spruce, berikut beberapa kesalahan umum saat membersihkan debu di rumah.


    Membersihkan Debu di Akhir

    Jika kamu menunda membersihkan debu hingga akhir rutinitas pembersihan, hal ini merupakan kesalahan.

    Pastikan kamu membersihkan debu dari langit-langit, dinding, meja dapur, dan terakhir furniture serta lantai. Ini akan membantu kamu menghindari pembersihan area yang berbeda di rumah dalam dua kali pekerjaan.

    Membersihkan Debu Terlalu Cepat

    Bila membersihkan debu terlalu cepat, kemungkinan besar kamu hanya menyebarkan debu ke seluruh rumah. Dalam pekerjaan ini, kesabaran sangat penting untuk pembersih yang efektif.

    “Yang benar-benar berhasil adalah meluangkan waktu. Kamu mungkin menggeser dengan cepat, tetapi kamu tidak akan mendapatkan debu yang mengendap dalam,” kata Jade Piper, manajer operasi di Batter Cleans.

    Lupa Membersihkan Ventilasi

    Jika merasa debu adalah masalah yang tidak kunjung usai di rumah kamu, mungkin secara tidak sengaja memperburuknya. Pembersih udara mengalirkan udara bersih dan sejuk ke seluruh rumah, tetapi hanya jika dibersihkan secara berkala.

    Pastikan untuk membersihkan ventilasi pada pembersih udara secara teratur untuk meminimalkan debu di rumah kamu.

    Menggunakan Alat yang Salah

    Kesalahan umum lain adalah menggunakan kemoceng atau kain lap kering untuk membersihkan permukaan di seluruh rumah. Saat membersihkan debu dengan alat ini tidak dapat membersihkan debu dengan baik.

    Jika sungguh-sungguh ingin menghilangkan debu di rumah, kain yang sedikit lembap sangat penting agar kamu dapat membersihkan kotoran dan serpihan.

    Membersihkan dengan Kurangnya Pencahayaan

    Membersihkan debu bukanlah metode pembersih yang paling rumit. Membersihkan debu dalam cahaya yang redup menjadi kesalahan yang sering dilakukan. Karena ingin cepat membersihkan debu, kamu lupa menyalakan lampu.

    Hal ini bisa melewatkan sebagian besar debu dalam proses membersihkannya, sehingga membuat debu tidak dibersihkan secara maksimal.

    “Tanpa pencahayaan yang tepat, kamu hanya bisa menebak dimana debu mungkin tersembunyi. Pencahayaan yang baik membuat semua perbedaan,” kata Piper.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Hilangkan Jamur di Plafon Kamar Mandi, Cukup Pakai 2 Bahan Ini


    Jakarta

    Salah satu area di rumah yang sering ditemui jamur adalah plafon kamar mandi. Penyebabnya adalah kondisi kamar mandi yang lembap, ditambah kebocoran pada atap, atau salah satunya.

    Cara mengetahui keberadaan jamur pada plafon kamar mandi adalah dengan melihat apakah ada noda-noda kecoklatan atau warna yang kontras dengan plafon. Biasanya jamur ini bisa bertambah banyak tergantung pada besar area lembap.

    Tumbuhnya jamur pada plafon kamar mandi jangan dianggap sepele karena berisiko bagi kesehatan. Mulai dari batuk, bersin, hidung tersumbat, mata gatal, iritasi kulit, gangguan pernapasan, sakit kepala, dan gejala mirip alergi lainnya.


    Membasmi jamur pada plafon kamar mandi ternyata tidak sulit. Dilansir The Spruce, berikut ada cara menghilangkan jamur di plafon kamar mandi.

    Cara Menghilangkan Jamur sari Plafon Kamar Mandi Drywall (Papan Gipsum) Yang Dicat

    1. Campurkan Larutan Pembersih

    Larutan pembersih jamur mudah kamu temukan, bahkan ada yang instan. Namun, jika kamu ingin membuat sendiri larutan pembersih tersebut. Caranya dengan menyiapkan sabun pencuci puring dan pemutih klorin. Campurkan kedua larutan tersebut ke dalam sebuah wadah berisi air hangat dengan perbandingan 1:2:1.

    Setelah itu, masukkan larutan pembersih ke dalam botol. Semprotkan larutan tersebut pada plafon yang berjamur. Diamkan seharian, lalu semprot lagi hingga terlihat perubahannya.

    Saat membersihkan jamur, kamu harus memakai alat pelindung seperti masker wajah, kacamata pelindung, dan sarung tangan. Selain itu, pastikan ventilasi di kamar mandi dalam keadaan terbuka atau berfungsi agar kamar mandi tidak lembap dan area yang dibersihkan bisa cepat kering.

    2. Periksa Noda Secara Teratur

    Jamur tidak akan hilang dalam satu kali penyemprotan. Kamu perlu menyemprotkan larutan permbersih secara berulang hingga noda tersebut hilang.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Bahan yang Bisa Usir Cicak dari Rumah



    Jakarta

    Cicak memang bukanlah hewan pengganggu yang berada di rumah. Tapi, terkadang kehadiran cicak juga suka mengjengkelkan.

    Kotoran dan telur cicak yang berserakan kerap mengganggu pemandangan dan kebersihan di rumah. Belum lagi bangkai cicak yang sudah mati juga menimbulkan bau dan bakteri.

    Cicak pun kerap tiba-tiba jatuh dari tembok atau langit-langit dan mengenai makanan atau minuman.


    Sehingga, ada orang yang tak suka dengan keberadaan binatang melata ini. Lalu bagaimana cara mengusir cicak agak tak banyak berkeliaran di rumah.

    Sebetulnya, mengusir cicak bisa dilakukan lewat cara yang mudah, bahkan hanya dengan menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah.

    Ini cara mengusir cicak di rumah

    Bawang Merah dan Bawang Putih

    Letakkan bawang merah dan bawang putih di sekitar rumah untuk mencegah cicak memasuki area dalam rumah. Kamu bisa menaruh bawang merah dan bawang putih dalam botol berisi air dan menyemprotkan air tersebut ke sudut-sudut dan sekitar titik masuk rumah.

    Bau bawang merah dan bawang putih yang kuat tidak menarik bagi cicak, sehingga cicak akan menghindari tempat-tempat yang berbau menyengat ini.

    Kamper

    Kamper memiliki bau yang kuat untuk mengusir berbagai jenis hama, termasuk cicak. Letakkan kamper di area yang sering didatangi cicak, seperti di bawah lemari dapur dan kamar mandi.

    Namun, kamu harus memperhatikan sekitar. Hal ini dikarenakan kamper mengandung bahan kimia beracun, sehingga berbahaya bagi anak-anak dan hewan peliharaan.

    Tanaman

    Beberapa tanaman memiliki bau yang tidak sedap bagi cicak, seperti peppermint, ekaliptus, atau serai. Tanamlah di kebun sebagai cara yang mudah dan praktis untuk mengusir cicak dari halaman rumah kamu.

    Ampas Kopi

    “Ampas kopi merupakan obat rumahan yang ampuh untuk mengusir cicak dari rumah, karena baunya yang kuat dan teksturnya yang kasar tidak disukai cicak,” kata Dr. Kathryn Dench, kepala penasihat ilmiah untuk Paw Origins.

    Taburkan bubuk kopi di sekitar pondasi rumah dan di dekat titik masuk untuk mencegah cicak masuk ke dalam rumah kamu.

    Merica

    Lada bersifat mengganggu bagi cicak. Jadi menyemprotkan semprotan merica di area dalam rumah atau di sekitar bagian luar merupakan cara yang bagus untuk mengusir cicak dari rumah.

    Kamu dapat membuat semprotan merica sendiri dengan mencampur air dan cabai rawit atau bubuk cabai. Semprotkan campuran di sudut-sudut kosong dekat titik masuk dan sudut tersembunyi lainnya.

    “Bau yang menyengat akan membuat cicak berpikir dua kali sebelum melintasi pintu masuk yang disemprot merica,” kata Wilson.

    Kucing Peliharaan

    Kucing tidak hanya suka mengejar tikus, kucing juga suka mengejar dan menangkap reptil kecil seperti cicak. Sehingga cicak yang tersisa akan ketakutan.

    “Meskipun kucing kamu bukan pemburu alami, seringkali cicak akan sangat takut hingga tidak mendirikan tempat di rumah kamu saat mereka dikejar-kejar oleh kucing yang ingin tahu,” kata Brett Bennett, direktur operasional untuk PURCOR Pest Solution.

    Itulah beberapa cara untuk mengusir cicak dari rumah. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tips Jitu Cegah Kecoak Masuk Rumah, Auto Nggak Betah!


    Jakarta

    Pernahkah kamu menemukan kecoak berkeliaran di sekitar rumah? Kebanyakan orang mungkin akan panik karena takut atau geli dengan serangga satu ini.

    Kecoak memang kerap berkeliaran di tempat kotor dan membawa banyak bakteri. Belum lagi serangga bersayap itu bisa tiba-tiba terbang menghampiri manusia.

    Kalau mau rumah bebas kecoak, kamu perlu lakukan pencegahan. Kamu bisa menutup akses masuk dan bikin kecoak nggak betah di rumah.


    Lantas, apa saja yang dapat dilakukan buat cegah masuk rumah? Simak tipsnya berikut ini.

    Tips Cegah Kecoak Masuk Rumah

    Inilah cara menghalau kecoak mendekati rumah dikutip dari Dawson’s Australia.

    1. Tutup Celah Masuk Kecoak

    Kecoak bisa menyelinap masuk celah atau lubang kecil. Jika rumah kamu banyak retak atau lubang, kemungkinan akan dihinggapi kecoak.

    Sebaiknya kamu rutin memeriksa retakan, lubang, atau celah di sekitar rumah. Pastikan untuk menutup celah tersebut.

    Selain itu, kecoak juga bisa masuk lewat lubang ventilasi. Kamu bisa memasang penutup khusus agar kecoak tidak dapat melaluinya.

    2. Jaga Kebersihan Rumah

    Kecoak tertarik dengan makanan di rumah, khususnya sisa atau tumpahan makanan seperti di tempat sampah atau piring kotor. Oleh karena itu, cara paling efektif untuk mencegah kecoak adalah rajin membersihkan rumah.

    Berikut beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menjaga rumah tetap bersih.

    • Bersihkan dapur secara menyeluruh
    • Jangan biarkan makanan terbuka
    • Buang sampah ke luar rumah
    • Segera mencuci piring kotor
    • Bersihkan wastafel

    3. Rutin Bersihkan Halaman Rumah

    Kecoak dapat hidup di luar rumah, bahkan bersarang di mana pun ada akses ke makanan. Pastikan halaman rumah kamu bersih dari dedaunan. Lalu, tempat sampah ditempatkan jauh dari bangunan rumah dan gunakan tempat sampah yang memiliki tutup.

    4. Usir Pakai Bahan Alami

    Selain menjaga kebersihan, penghuni rumah bisa membuat kecoak enggan masuk rumah menggunakan bahan-bahan alami. Berikut beberapa bahan yang bisa kamu gunakan.

    Campuran gula dan soda kue: campurkan gula dan soda kue 1:1 dalam satu wadah. Lalu taruh wadah tersebut di tempat rawan kecoak muncul. Gula akan menarik kecoak, lalu soda kue akan membasmi kecoak setelah dimakan karena tidak bisa mencernanya.

    Boraks: Campurkan gula dan boraks 1:1 lalu taburkan di tempat muncul kecoak. Boraks bisa membasmi kecoak karena membuat dehidrasi.

    Minyak Esensial: Kecoak tidak suka aroma sitrus seperti lemon, jeruk nipis, dan jeruk. Serangga ini juga tak suka bau peppermint, kayu putih, dan serai. Jadi kamu bisa mencampurkan minyak esensial dengan cuka lalu semprot ke permukaan di dapur saat bersih-bersih.

    Itulah cara membuat kecoak nggak betah di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Sederet Benda yang Bisa Dibersihkan Pakai Pasta Gigi


    Jakarta

    Pasta gigi memiliki manfaat lain selain untuk membersihkan gigi. Dalam penggunaan sehari-hari, pasta gigi juga bisa dipakai untuk membersihkan beberapa barang di rumah.

    Salah satu contohnya adalah menghilangkan noda kopi dan teh pada cangkir. Caranya cukup mengoleskan pasta gigi para spons yang sedikit basah dan gosokkan pada noda. Setelah itu bilas hingga bersih untuk menghilangkan residu.

    Selain itu, masih ada lagi barang-barang lainnya yang bisa dibersihkan pakai pasta gigi. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    Membersihkan Setrika

    Dilansir dari Homes & Gardens, pasta gigi bisa membersihkan setrika yang korot akibat noda dari produk perawatan pakaian. Ingat, bersihkan plat setrika ketika sudah dingin ya.

    Menghilangkan Noda Sabun yang Membandel

    Penggunaan sabun di pintu kamar mandi, wastafel, maupun shower terkadang meninggalkan noda yang sulit dibersihkan. Nah, pasta gigi bisa dipakai untuk membersihkan noda tersebut.

    Caranya cukup tuangkan pasta gigi pada kain lembap dan bersihkan sisa sabun. Setelah itu bilas dan keringkan.

    Menghilangkan Bau Makanan pada Talenan

    Bau makanan terkadang sulit dihilangkan pada tangan, talenan, maupun wadah makanan. Nah, penggunaan pasta gigi bisa menghilangkan bau tersebut. Gunakan pasta gigi saat membersihkan talenan lalu bilas.

    Menghilangkan Noda Krayon di Dinding

    Dilansir dari Southern Living, untuk membersihkan noda krayon di dinding, bisa pakai pasta gigi. Caranya, taruh pasta gigi pada noda dengan menggunakan jari lalu pakai lap basah untuk menghilangkan noda. Biarkan kering ketika noda sudah hilang.

    Menghilangkan Noda Tinta dan Lipstik pada Karpet

    Selanjutnya yaitu pasta gigi bisa digunakan untuk membersihkan noda tinta dan lipstik pada karpet. Berikut ini caranya.

    – Oleskan pasta gigi secukupnya pada area yang terkena noda dan gosokkan perlahan ke noda. Kuncinya adalah menunggu pasta gigi mengering sepenuhnya; dengan demikian, noda akan terserap secara maksimal.

    – Setelah kering, bersihkan kembali dengan kain hangat dan lembap untuk membersihkan pasta gigi.

    – Akan lebih baik jika bisa menggunakan alat penyedot debu di area tersebut untuk menghilangkan residu kecil. Semakin cepat membersihkan noda, semakin efektif proses ini.

    Itulah beberapa benda yang bisa dibersihkan pakai pasta gigi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Alat Kebersihan yang Harus Sering Diganti Agar Tak Jadi Sarang Kuman


    Jakarta

    Peralatan kebersihan di rumah tidak bisa digunakan selamanya. Barang-barang tersebut harus diganti secara berkala, terutama jika tampilannya sudah tidak bagus dan tidak nyaman dipakai.

    Apabila peralatan kebersihan tidak diganti, bukan hanya menyulitkan penggunanya karena sudah tidak nyaman dipakai, melainkan bisa jadi sarang kuman pada barang lain. Bukan membersihkan, justru peralatan ini membawa kuman.

    Dilansir The Spruce, berikut 5 peralatan kebersihan yang harus diganti secara berkala.


    1. Spons Cuci Piring

    Saat mencuci piring alat yang digunakan adalah spons untuk mengusap kotoran dan sabun. Spons yang masih baru biasanya bentuknya kotak dan ada bagian yang keras. Namun, setelah lama digunakan bentuknya akan menyusut dan lebih lentur.

    Ternyata spons yang berubah bentuknya harus langsung dibuang. Spons tidak disarankan untuk dipakai hingga berminggu-minggu. Jika spons sudah pecah dan berbau selain sabun berarti harus diganti karena bisa menjadi sarang kuman.

    2. Kain Pel

    Sama seperti spons, penggunaan kain pel juga perlu dicelupkan ke dalam air. Perubahan bentuk sangat mungkin terjadi dari waktu ke waktu.

    Untuk kain pel berbahan mikrofiber disarankan hanya dipakai selama 6-9 bulan. Hal ini dikarenakan kain pel sudah tidak layak lagi digunakan untuk membersihkan lantai. Bukannya membersihkan, kain pel justru jadi sumber kuman.

    Jika menggunakan kain pel berbahan benang masa pemakaiannya hanya 2 bulan dan untuk kain pel berbahan spons harus diganti setelah pemakaian 3-6 bulan.

    3. Sapu

    Sapu harus langsung diganti dengan yang baru saat melihat bulunya sudah kaku dan tidak nyaman lagi ketika dipakai. Biasanya masa pemakaian sapu 1-2 tahun, tetapi jika sudah tidak nyaman sebelum itu, tidak ada salahnya mengganti yang baru.

    4. Filter Vacuum Cleaner

    Bagi pengguna vacuum cleaner, di dalam alat tersebut terdapat filter atau penyaring debu. Filter ini sebenarnya bisa dicuci secara berkala setelah dipakai, tetapi disarankan pula setiap 3-6 bulan sekali filter tersebut diganti.

    5. Sikat Toilet

    Setiap toilet pasti memiliki sikat untuk membersihkan kloset. Sikat ini pasti menjadi sumber kuman karena penggunaannya. Disarankan untuk mengganti sikat toilet setiap enam bulan sekali dan setelah dipakai harus selalu dibersihkan dengan sabun.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Lupakan Area Ini Saat Bersih-bersih Jelang Lebaran



    Jakarta

    Menjelang lebaran, biasanya umat muslim melakukan bersih-bersih rumah. Tujuannya agar rumah tampak bersih saat menyambut tamu dari keluarga, sanak saudara, hingga kerabat.

    Biasanya bersih-bersih rumah menjelang lebaran merupakan deep cleaning atau membersihkan secara keseluruhan area tanpa terkecuali. Selain menjaga kebersihan, hal ini juga dapat memperindah rumah. Namun, ada saja area yang sering luput dalam kegiatan deep cleansing.

    Melansir dari beberapa sumber, berikut area yang sering terlupakan ketika bersih-bersih.


    Jendela

    Mengutip dari situs Cnet, jendela merupakan sarang debu selama bertahun-tahun. Jendela harus rutin dibersihkan karena merupakan tempat keluar masuknya udara yang membawa kotoran dan debu. Oleh karena itu, jangan lupa bersihkan area jendela.

    Kusen dan Gagang Pintu

    Bagian atas pintu atau kusen juga sama seperti jendela yang menyimpan banyak debu. Bisa gunakan kemoceng, kain mikrofiber, atau penyedot debu untuk membersihkan area tersebut. Gunakan juga air sabun hangat untuk membersihkan seluruh kusen.

    Gagang pintu juga salah satu area yang sering disentuh tetapi terlupakan ketika bersih-bersih. Gunakan tisu disinfektan untuk membersihkan gagang pintu yang penuh kuman.

    Kolong Sofa dan Tempat Tidur

    Salah satu area yang hampir jarang dibersihkan adalah kolong sofa dan tempat tidur. Padahal area itu menyimpan banyak debu. Gunakan penyedot debu agar lebih mudah membersihkan.

    Bagian Atas Kitchen Set

    Saat memasak di dapur, asap, uap, dan partikel makanan akan naik dan sering menempel meninggalkan residu yang tebal dan lengket. Setelah dibersihkan, lapisi bagian atas kitchen set menggunakan kertas lilin agar nodanya tidak lagi menempel.

    Bagian Atas dan Belakang Kulkas

    Ketika membersihkan kulkas, sering luput bagian atas dan belakangnya yang menyimpan banyak debu karena area tersebut tidak terjangkau. Bagian atas kulkas dapat dibersihkan setiap sebulan sekali. Sebelum itu, cabut kabel kulkas dulu, lalu gunakan kain mikrofiber untuk membersihkan bagian belakang kulkas.

    Kipas Angin Gantung

    Jika kamu punya kipas angin gantung jangan lupa untuk dibersihkan termasuk bohlamnya. Namun, kamu juga harus fokus pada bilah kipas yang tertutup debu tebal. Singkirkan debu tersebut ke tanah, lalu bersihkan dengan kemoceng atau kain mikrofiber. Pastikan kipas sudah dingin sebelum menyentuhnya.

    Lemari Pakaian

    Pendiri Jacksonville Maids, Justin Carpenter, mengutip dari situs Better Homes & Garden, pada Selasa (25/03/2025), mengatakan bahwa lemari pakaian merupakan sarang kuman.

    “Lemari pakaian dapat dengan mudah menjadi tempat berkembang biaknya debu dan jamur hingga bakteri. Seiring waktu, kotoran dan kuman menumpuk di tempat ini dan dapat mempengaruhi kesehatan,” ujar Carpenter.

    Bersihkan lemari dengan terlebih dahulu mengeluarkan semua pakaian. Kemudian, lap dengan kain mikrofiber dan pembersih disinfektan. Sedot debu dari bagian bawah lemari hingga sepanjang pinggirannya. Setelah kering, tata kembali barang-barang dengan rapi.

    Itu dia area yang tidak boleh dilupakan saat bersih-bersih menjelang lebaran. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com