Tag: tips membersihkan rumah

  • 6 Salah Kaprah yang Bikin Vacuum Cleaner Cepat Rusak


    Jakarta

    Saat ini sudah banyak peralatan canggih untuk membersihkan rumah. Salah satunya vacuum cleaner yang dapat menyedot segala jenis debu dan kotoran halus. Bahkan saat ini sudah muncul vacuum yang dapat menyedot cairan tanpa menyisakan warna pada permukaan yang basah.

    Meskipun peralatan sudah canggih, masih ditemukan beberapa vacuum cleaner tidak memahami cara memakai peralatan tersebut. Alhasil bukannya rumah jadi bersih, justru lebih kotor.

    Dilansir dari Homes & Gardens, berikut beberapa kesalahan saat menggunakan vacuum cleaner yang bikin alatnya cepet rusak.


    1. Memakai Jenis Vacuum Cleaner yang Tidak Sesuai

    Vacuum cleaner memiliki beberapa jenis yang dibedakan oleh fungsinya. Sebagai contoh ada yang bisa menyedot kotoran kering dan basah. Sebelum membeli dan memakainya, pengguna harus mengecek mana alat yang sesuai dengan kebutuhan.

    “Misalnya, penyedot debu tegak paling baik untuk karpet, karena biasanya lebih kuat daripada penyedot debu tanpa kabel. Jika Anda memiliki karpet atau permadani yang lebih tebal, penting untuk menggunakan penyedot debu yang paling cocok untuk jenis permukaan ini, dan memungkinkan Anda mengumpulkan semua kotoran dan kotoran di dalam serat tebal tersebut,” tutur Manager di Online Carpets, James Higgins, seperti yang dikutip pada Kamis (20/1/2025).

    2. Tidak Memasang Alat-alat dengan Benar Sesuai Fungsinya

    Kesalahan lainnya disebabkan salah memasang alat tambahan pada vacuum cleaner. Alat tambahan ini bentuknya seperti bentuk moncong dari vacuum cleaner. Umumnya semakin rapat penghalangnya berarti semakin halus kotoran yang tersedot. Memakai alat tambahan yang sesuai juga mencegah perabotan di rumah rusak.

    3. Memakai Vacuum Cleaner Terburu-buru

    Prinsip memakai vacuum cleaner sama dengan sapu biasanya, yakni jangan dipakai terburu-buru agar semua kotoran dapat terangkat. Namun, banyak orang mengira ketika memakai vacuum cleaner justru harus cepat-cepat karena kotoran halus mudah terhisap. Padahal dengan menggerakkan vacuum cleaner secara lambat dan stabil lebih cepat membersihkan kotoran.

    “Pertahankan kecepatan yang lambat namun stabil agar peralatan Anda memiliki peluang terbaik untuk mengangkat semua kotoran, terutama saat menyedot debu dan membersihkan karpet,” kata CEO dan Founder Sparking Clean Pro, Vanessa Bossart.

    4. Menyedot Kotoran yang Besar

    Sebelum memakai vacuum cleaner, penting untuk diketahui bahwa peralatan ini didesain untuk menyedot kotoran kecil, bukan yang besar hingga tidak muat masuk ke dalam vacuum. vacuum cleaner tanpa mengangkat kotoran yang besar.

    “Menyedot debu pada benda keras seperti batu mungkin tampak tidak berbahaya, namun dapat merusak penyedot debu Anda. Hindari hal ini dengan mengambil benda keras yang terlihat sebelum menyedot debu. Jika Anda memiliki lantai kayu keras, pertimbangkan untuk menyapu sebelum menyedot debu untuk mencegah potensi kerusakan pada penyedot debu Anda,” ujar CEO Bringer Appliance Repair David Bringer.

    5. Tidak Membuang Kotoran pada Vacuum Cleaner

    Semua penyedot debu atau vacuum cleaner memiliki batas maksimal keterisian dan banyak orang mengabaikannya. Hal ini bisa berdampak buruk pada vacuum cleaner.

    “Jika kantong terlalu penuh, daya hisapnya berkurang karena semakin sedikit ruang untuk mengalirkan udara. Penyedot debu juga tidak mengangkat kotoran, dan bahkan bisa menjadi terlalu panas, sehingga membahayakan daya tahan dan memperpendek masa pakainya,” jelas Cleaning Expert dan Operations Manager di Deluxe Maid, James King.

    Maka dari itu, penting untuk mengosongkan kantong sampah pada vacuum cleaner ketika sudah setengah penuh.

    6. Tidak Membersihkan Vacuum Cleaner

    Membersihkan vacuum cleaner perlu dilakukan agar alat tersebut tetap awet. Namun, masih saja ada yang jarang membersihkannya.

    “Jadikan rutinitas untuk membersihkan vacuum cleaner. Saat kantung debunya penuh, bersihkan. Filternya? Bersihkan atau ganti seperti yang ada di manual. Dan jangan lupa untuk memeriksa apakah ada yang menghambat pada selang atau bagian sikat. Rutin membersihkan vacuum cleaner berarti alat tersebut bisa tetap bekerja dengan baik,” kata Profesional Cleaner dan General Manager di Park Slope Cleaning, Diana Ciechorska.

    Itulah beberapa kesalahan dalam penggunaan vacuum cleaner. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Jangan Malas! Ini Tips Membersihkan Rumah dengan Cepat dan Efisien



    Jakarta

    Membersihkan rumah adalah hal wajib untuk dilakukan agar tempat tinggal kita tetap nyaman. Menjaga rumah tetap bersih juga bisa menghindarkan kita dari kuman dan penyakit.

    Namun, kegiatan membersihkan rumah tak jarang membuat kita kewalahan karena biasanya memakan waktu yang lama. Padahal, ada beberapa cara agar kegiatan ini terselesaikan dengan cepat, bahkan hanya dalam satu jam, lho! Memangnya bisa?

    Perlu diingat, cara-cara di bawah ini bukanlah sesuatu yang instan. Artinya, kamu tetap perlu membangun kebiasaan tertentu agar bisa memotong waktu membersihkan rumah menjadi lebih cepat.


    Melansir The Spruce, Kamis (14/12/2023), berikut beberapa cara cepat membersihkan rumah hanya dalam satu jam.

    Rapikan dan Bersihkan Rumah Setiap Hari

    Jangan menunda-nunda untuk membersihkan rumah. Lakukan kegiatan bersih-bersih setiap hari. Dengan tetap pada jadwal kebersihan harian, kamu bisa membuat rumah tetap bersih, bahkan saat jadwalmu padat dan sibuk. Kebersihan rutin memudahkan pembersihan menyeluruh.

    “Melakukan beberapa pekerjaan rumah setiap hari akan menjaga segala sesuatunya sebersih mungkin selama musim yang sibuk ini. Ketika keadaan sudah terkendali, membersihkan rumah secara menyeluruh tidak terlalu menakutkan,” kata Kathy Cohoon, ahli kebersihan dari Two Maids & a Mop, dilansir dari The Spruce, Kamis (14/12/2023).

    Manfaatkan Dekorasi yang Sudah Ada

    Kamu mungkin sering mengadakan acara yang membutuhkan dekorasi, seperti acara ulang tahun, hajatan, pernikahan, dan sebagainya. Dekorasi-dekorasi tersebut bisa kamu manfaatkan kembali tanpa harus membeli yang baru. Gunakan kemoceng dan kain mikrofiber untuk merawat dekorasi tersebut.

    “Cara terbaik untuk menjaga rumah tetap bersih dengan dekorasi di sekitarnya adalah dengan membersihkannya sebelum memasangnya. Jika sudah terlambat, jangan khawatir. Sediakan kemoceng dan kain mikrofiber untuk menjaga agar semuanya tetap rapi,” jelas Cohoon.

    Miliki Stok Pembersih dan Pengharum yang Cukup

    Selalu siapkan persediaan pembersih dan pengharum ruangan. Cohoon menekankan pentingnya memiliki stok pembersih dan lilin beraroma festif. Dengan memiliki persediaan yang cukup, kegiatan membersihkan rumah akan jauh lebih mudah dan efisien karena kamu tidak harus mencari-cari produk di tengah-tengah tugas.

    Lakukan Bersama-sama

    Libatkan bantuan anggota keluarga dalam kegiatana membersihkan rumah. Cohoon menyarankan untuk membagi tugas pembersihan kepada masing-masing anggota keluarga dan menetapkan waktu agar semuanya berjalan sesuai rencana. Dengan strategi ini, pembersihan tidak hanya cepat, tetapi juga efektif.

    “Ajaklah pasangan atau anak-anak untuk membantu membersihkan rumah dengan cepat. Berikan setiap orang tiga sampai lima pekerjaan untuk dilakukan, dan atur pengatur waktu agar semuanya tetap sesuai rencana. Karena membersihkan di bawah tekanan bisa terasa sangat melelahkan, fokuslah untuk melakukan segala sesuatunya dengan cepat namun efektif dengan memiliki strategi yang tepat,” jelas Cohoon.

    Tutupi Bagian yang Kotor dengan Benda Lain

    Jika kamu menemui kekacauan yang sulit diatasi, gunakan trik lama dengan menutupinya dengan dekorasi atau barang lain. Cara ini mungkin tidak sepenuhnya bisa membersihkan rumah. Namun, ini bisa membantu menyembunyikan kekurangan sementara.

    “Anak-anak mengotori dinding dengan krayon? Tutupinoda tersebut dengan pajangan dekoratif. Noda di atas meja? Tutupi dengan tatakan gelas. Ada banyak cara untuk menutupi kekacauan yang cukup lama untuk membuat tamu berpikir bahwa rumahmu bersih,” jelas Cohoon.

    Buat Jadi Menyenangkan

    Libatkan semua anggota keluarga dalam pembersihan dan jadikan itu sebagai permainan. Hal ini juga bertujuan untuk mengurangi rasa stres karena tuntutan membersihkan rumah dengan cepat.

    Fokuslah pada momen bersama yang berharga. Cohoon menyarankan agar kamu membuat suasana kegiatan membersihkan rumah menjadi menyenangkan, terutama jika melibatkan anak-anak.

    “Ajaklah setiap anggota untuk ikut serta dan untuk membuatnya menyenangkan, buatlah permainan. Siapa pun yang dapat menyedot debu, merapikan tempat tidur, menaruh pakaian yang tersesat, dan mengelap meja, dialah yang paling cepat menang,” katanya.

    Demikianlah cara cepat membersihkan rumah hanya dalam satu jam. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Hayo, Seberapa Sering Kamu Mencuci Seprai? Begini Anjurannya


    Jakarta

    Seberapa sering kamu mencuci seprai? Apakah seminggu sekali, dua minggu sekali, atau mungkin sebulan sekali? Hal ini penting karena menyangkut kebersihan diri agar tidak terserang penyakit.

    Simak dulu artikel ini untuk mengetahui bagaimana anjuran terbaik tentang mencuci seprai, mulai dari seberapa sering mencuci seprai, faktor yang harus dipertimbangkan, serta alasan mengapa kamu harus mencuci seprai secara rutin.

    Seberapa Sering Mencuci Seprai

    Dilansir dari Better Homes & Garden, waktu terbaik mencuci seprai adalah seminggu sekali. Hal ini memastikan agar seprai yang digunakan dalam kondisi segar dan bersih.


    Meski secara umum seminggu sekali adalah waktu terbaik, ada kondisi yang memungkinkan kamu bisa mencuci seprai lebih lama maupun lebih cepat. Menurut The Spruce, jangan sampai mencuci seprai lebih dari dua minggu.

    Kamu bisa mencuci seprai hingga dua minggu sekali jika kasur tersebut jarang digunakan, misalnya karena kamu sering bepergian. Kebiasaan membersihkan badan sebelum tidur dan selalu mengenakan pakaian saat tidur juga bisa menunda kamu untuk mencuci seprai.

    Sebaliknya, kamu harus mencuci seprai sekitar 3-4 hari sekali jika kasur berpotensi lebih cepat kotor. Misalnya kamu selalu berkeringat saat tidur, atau kamu berbagi tempat tidur dengan hewan peliharaan.

    Faktor yang Dipertimbangkan

    Ada sejumlah alasan yang bisa kamu pertimbangkan untuk menentukan seberapa sering harus mencuci seprai. Dilansir dari Real Simple, berikut ini dua faktor yang bisa kamu pertimbangkan:

    1. Masalah Kebersihan

    Yang pertama adalah masalah kebersihan. Ini tentu menjadi hal utama yang biasanya dipertimbangkan setiap orang. Selain bersih, seprai juga terasa segar jika secara rutin diganti.

    Seperti yang dijelaskan di atas, beberapa faktor yang mempengaruhi kebersihan yaitu kebiasaan membersihkan badan sebelum tidur, kebiasaan mengenakan pakaian saat tidur, apakah kulit berkeringat, apakah menggunakan pendingin ruangan, ataukah kamu berbagi tempat dengan hewan peliharaan, dan sebagainya.

    2. Bahan Seprai

    Selain masalah kebersihan, bahan seprai juga bisa menjadi pertimbangan seberapa sering kamu harus mencucinya. Jika kamu memakai bahan katun, maka kamu bisa mengikuti petunjuk umum di atas.

    Akan tetapi, jika kamu menggunakan seprai berbahan linen, maka ini bisa tahan lebih lama. Bahan kain linen dapat dapat dibersihkan dengan mudah hanya dengan mengibaskannya atau menyikatnya dengan tangan.

    Alasan Rutin Mencuci Seprai

    Dikutip dari situs Cleveland Clinic, berikut ini beberapa hal yang menjadi alasan mengapa kamu harus rutin mencuci seprai:

    1. Kulit Mati

    Orang rata-rata melepaskan 1,5 gram keratinosit yang sebagian besar terdiri dari protein keratin setiap hari. Ini hampir setengah sendok teh penuh kulit mati. Lapisan kulit ini bisa terlepas ketika kulit bergesekan dengan seprai.

    2. Bakteri

    Ketika sel-sel kulit mati menempel di seprai, bakteri akan berkembang biak lebih banyak. Sel-sel kulit akan menjadi tempat berkembang biak yang baik untuk bakteri.

    3. Bulu Hewan

    Hewan yang sering naik ke tempat tidur juga bisa menjadi penyebab tumbuhnya bakteri atau jamur. Bakteri dan jamur dari hewan ini bisa menyebabkan masalah kulit, termasuk infeksi seperti kurap dan kudis.

    4. Tungau Debu

    Tungau debu adalah hewan yang sangat kecil sehingga tidak terlihat mata telanjang. Mereka memakan sel kulit mati kamu. Mereka mungkin tidak menggigit atau bersarang di bawah kulit, tetapi mereka bisa menyebabkan beberapa masalah kulit.

    5. Hal Lainnya

    Ada hal lain yang membuat seprai kotor, antara lain keringat, sisa produk kecantikan yang menempel, remah-remah makanan, hingga kotoran hewan.

    Nah, telah kita ketahui sebaiknya kamu mencuci seprai seminggu sekali. Namun tetap pertimbangkan berbagai faktor yang mungkin mengharuskan kamu mencucinya 3-4 hari sekali.

    (bai/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Barang yang Bisa Dibersihkan Pakai Lemon, Wangi!


    Jakarta

    Membersihkan rumah tidak harus menggunakan bahan kimia. Kamu juga bisa menggunakan bahan-bahan alami bahkan buah. Salah satunya adalah lemon.

    Buah ini mengandung citric acid yang tinggi, pH rendah, dan kemampuan antibacterial sehingga ampuh untuk hilangkan noda dan cairan pembersih di rumah.

    Media yang bisa dibersihkan dengan lemon juga cukup beragam karena sifatnya tidak merusak bahan seperti kain dan kayu. Manfaat lain dari lemon adalah memiliki aroma yang menyegarkan.


    Dilansir dari Homes and Gardens, berikut beberapa benda yang bisa dibersihkan dengan lemon.

    1. Peralatan Makan

    Kamu pasti pernah melihat produk pembersih peralatan makanan memakai bahan dasar lemon. Padahal memakai potongan lemon juga bisa membersihkan peralatan makan bahkan yang berminyak dan bau sekali pun.

    Setelah kamu menggosok peralatan makan dengan lemon, kamu perlu tetap membilasnya dengan sabun cuci piring biasa agar peralatan makan benar-benar bersih.

    2. Keran

    Kamu pasti pernah melihat keran penuh kerak kehitaman di bagian luar. Kotoran seperti ini bisa lho dibersihkan menggunakan lemon. Caranya dengan menyemprotkan jus lemon. Tunggu sampai 5 menit sebelum mengelapnya kemudian bilas dengan air dingin.

    3. Kulkas

    Lemon juga bisa digunakan untuk membersihkan kotoran di kulkas. Selain itu, apabila kamu menemukan bau yang tidak sedap juga bisa menggunakan buah ini. Caranya dengan memotong lemon menjadi dua bagian kemudian masukkan ke dalam kulkas. Biarkan selama 30 menit, kemudian hancurkan lemon sebelum dibuang agar tidak ada yang mengonsumsi.

    4. Talenan Kayu

    Talenta kayu cukup sulit dibersihkan karena lembap sedikit akan muncul jamur. Selain itu, bau yang menempel di talenan juga tidak mudah hilang. Ternyata solusinya cukup sederhana yakni menggunakan lemon yang dipotong menjadi setengah dan peras serta lumuri ke permukaan talenan. Selain itu, tambahkan garam di atasnya. Diamkan selama 15 menit agar air lemon dan garam bereaksi. Kemudian bersihkan dengan spons atau dibilas dengan air bersih.

    5. Microwave

    Microwave biasanya dibersihkan dengan kain kering atau baking soda. Selain itu, kamu bisa menggunakan lemon untuk membersihkan microwave. Fungsi dari lemon di sini adalah membuat microwave wangi.

    Caranya dengan merebus air dengan perasan lemon selama 5 menit. Didihkan di dalam microwave tersebut. Setelah mendidih, jangan langsung membuka pintu microwave, tetapi diamkan dahulu selama 5 menit.

    6. Furniture

    Jika kamu memiliki furniture kayu, kamu bisa memakai campuran olive oil dengan jus lemon. Kemudian gunakan kain bersih untuk membersihkan permukaannya seperti meja, kursi, dan lemari.

    7. Jendela

    Jendela adalah bagian rumah yang kerap kotor dengan debu menumpuk dari luar. Apabila dibiarkan, jendela kamu akan tambah kusam dari hari ke hari. Daripada membeli alat pembersih instan yang mahal, kamu bisa menggunakan campuran air dan perasan lemon. Masukkan ke dalam spray dan usap kaca hingga bersih. Kamu bisa menerapkan cara yang sama pada cermin rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Kotoran yang Haram Dibersihkan Pakai Vacuum Cleaner, Bikin Cepat Rusak!


    Jakarta

    Saat ini banyak orang sudah beralih dari yang semula menggunakan sapu, sekarang lebih sering memakai vacuum cleaner atau alat penyedot debu. Sebab, alat ini dapat menarik debu di sekitarnya sehingga pada saat kamu lewat, debut tersebut sudah tidak menempel di lantai.

    Cara pemakaian vacuum cleaner ini benar-benar praktis dan cepat. Selain itu, kamu tidak perlu khawatir debu akan berterbangan saat angin lewat, tidak susah mengambil pengki atau tisu, dan tidak perlu banyak membungkuk.

    Meskipun terlihat praktis, tetapi kegunaan vacuum cleaner tidak untuk semua jenis kotoran. Sebagai mesin, alat ini tidak dapat memilah barang-barang apa yang bisa disedot. Maka dari itu, kamu perlu lebih hati-hati saat menggunakan alat ini. Jangan sampai ada kotoran yang seharusnya tidak tersedot dan merusak mesinnya.


    Dilansir dari The Spruce, berikut ini 8 kotoran yang tidak boleh dibersihkan pakai vacuum cleaner.

    1. Sesuatu yang Lengket

    Vacuum cleaner mudah untuk menyedot debu karena massa yang ringan. Namun, untuk sesuatu yang lengket pasti akan sulit disedot. Apabila nantinya bisa, khawatirnya benda tersebut menempel di bagian yang tidak benar dan menutupi bagian sikat, selang, dan bagian dalamu. Bukannya praktis, kamu akan kesulitan saat membersihkan vacuum cleaner.

    2. Benda-benda Kecil

    Lubang vacuum cleaner biasanya tidak begitu besar. Jika kamu ingin membuang benda yang kecil tapi cukup padat, sebaiknya buang menggunakan tangan agar tidak merusak mesin vacuum cleaner.

    “Kamu bisa merusak vacuum cleaner dengan menyedot benda kecil yang tebal seperti kuku, jepitan, paper clip, lego, manik-manik, kancing, koin, atau benda tajam lainnya,” kata host acara YouTube Ask a House Cleaner, Angela Brown, dikutip dari The Spruce.

    3. Cairan atau Substansi Cair

    Meskipun cairan ringan, ternyata zat ini tidak bisa dibersihkan dengan vacuum cleaner lho. Cairan dapat merusak vacuum cleaner.

    “Menyedot jus, air, atau susu dapat merusak ‘motor’ pada vacuum cleaner dan bisa menyebabkan bahaya kelistrikan,” ujar Angela Brown.

    Cairan juga bisa masuk ke dalam saringan vacuum cleaner dan menyumbat debu dan kotoran jika saringan tidak kering. Cairan dari vacuum cleaner juga bisa menyebabkan munculnya jamur dan bau yang tidak sedap.

    Jika kamu butuh untuk membersihkan cairan, kamu perlu mencari vacuum cleaner yang memang mendukung untuk hal itu sehingga aman digunakan.

    4. Abu Panas atau Bara Api

    Selanjutnya, kotoran yang tidak bisa dibersihkan dengan vacuum cleaner adalah sesuatu yang panas yakni abu panas atau bara api. Biasanya bahan vacuum cleaner terbuat dari plastik sehingga tidak akan tahan terhadap sentuhan panas langsung. Selain itu, dapat menyebabkan kebakaran apabila api menyentuh bagian yang dialiri arus listrik.

    5. Makeup dan Riasan

    Seperti yang disebut sebelumnya, benda kecil saja tidak bisa dibersihkan dengan makeup. Ternyata bukan hanya itu, serbuk dari eyeshadow dan blush yang jatuh tidak boleh dibersihkan dengan vacuum cleaner karena dapat meninggalkan warna pada vacuum cleaner.

    Sebagai gantinya, kamu bisa menggunakan kain atau pembersih rumah tangga. Jika kotorannya banyak, bisa menggunakan sapu untuk mengumpulkan butiran makeup tersebut.

    6. Serbuk Halus

    Sebenarnya debu juga ada yang bertekstur seperti serbuk halus seperti tepung, baking soda, atau bedak bayi. Ternyata bahan-bahan ini justru dapat menyumbat saringan vacuum cleaner dan dapat mengurangi daya isapnya. Maka dari itu, untuk membersihkan serbuk halus sebaiknya pakai sapu atau pengki saja.

    7. Benda-benda yang Tajam

    Benda-benda yang tajam dan pecah beling tak dapat dibersihkan dengan disedot melalui vacuum cleaner. Kamu bisa membersihkannya dengan sapu dan pengki untuk mengumpulkan serpihannya.

    8. Bubuk Kopi

    Sama seperti debu halus dan makeup, membersihkan bubuk kopi pakai vacuum cleaner dapat menyumbat pipa bagian dalam, saringan, bahkan tabung vacuum cleaner. Sebaiknya membersihkan bubuk kopi pakai sapu dan pengki saja.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal Ngepel Pakai Air Panas, Ini Anjuran Sesuai Jenis Lantainya



    Jakarta

    Pernahkah kamu mendengar kalau mengepel dengan air panas bisa membuat lantai lebih bersih? Suhu dari air memang dapat memberikan hasil yang berbeda saat mengepel, lho.

    Dikutip dari Home Viable, penggunaan air panas ternyata lebih efektif membunuh kuman di lantai. Air panas juga lebih mudah menghilangkan noda, lemak, dan kotoran yang menempel di lantai dibandingkan mengepel dengan air dingin.

    Selain itu, bahan pembersih lantai dapat bekerja lebih efektif kalau dicampurkan dengan air panas. Dengan begitu, aktivitas mengepel pun menjadi lebih mudah.


    Namun, tidak semua jenis lantai bisa terkena air panas karena sifatnya yang tidak begitu kuat untuk menahan suhu tinggi. Beberapa jenis lantai yang tidak bisa dibersihkan dengan air panas adalah lantai kayu, lantai vinyl, dan lantai yang dilaminasi. Jenis-jenis lantai seperti ini lebih baik menggunakan air dingin saat mengepel.

    Cara mengepelnya pun tidak sembarangan. Jenis lantai dari kayu, lantai vinyl, dan lantai yang dilaminasi cukup rentan terhadap air dan suhu yang lembap. Oleh karena itu, kamu perlu mengeringkan kain pel terlebih dulu agar saat mengepel tidak begitu basah.

    Jika lantai rumah kamu memakai ubin, keramik, dan porselen, lebih disarankan memakai air dingin ketika hendak mengepel. Sebab, mengepel dengan air panas justru dapat merusak permukaan keramik.

    Berbeda halnya dengan jenis lantai yang mahal seperti marmer, penggunaan air panas sama sekali tidak masalah karena bahannya kuat menerima suhu tinggi.

    Itulah anjuran mengepel lantai dengan suhu air yang berbeda. Jangan asal pakai air panas agar lantai nggak rusak ya. Semoga Bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kebiasaan yang Harus Dilakukan Agar Rumah Selalu Bersih dan Rapi


    Jakarta

    Membersihkan rumah memang diperlukan agar hunian tersebut tetap rapi dan bebas kotoran. Biasanya perlu waktu khusus untuk membersihkan seluruh rumah.

    Agar rumah rapi dan bebas kotoran ternyata tak melulu perlu satu hari khusus untuk membersihkan ruangan, tapi bisa dicicil dengan beberapa kebiasaan berikut ini. Sebagai contoh, kebiasaan untuk merapikan bantal di kursi ruang keluarga saat ingin tidur bisa menjadi salah satu kebiasaan yang bisa dilakukan.

    Dengan merapikan bantal kursi di ruang keluarga sebelum tidur bisa membuat ruangan tampak rapi. Selain itu, setelah menggunakan remote TV bisa mengembalikannya ke tempat semula agar tidak berantakan.


    Selain itu masih ada beberapa kebiasaan lainnya yang bisa dilakukan agar rumah tetap rapi dan bersih. Dilansir dari Southern Living berikut ini informasinya.

    1. Bersihkan Meja Dapur

    Membersihkan meja dapur setelah digunakan merupakan salah satu kebiasaan untuk menjaga rumah agar tetap bersih dan mencegah timbulnya bau tak sedap. Pastikan segera bersihkan meja jika ada tumpahan makanan, segera mencuci piring, serta simpan barang-barang yang tak terlalu diperlukan agar tidak berantakan.

    2. Lipat Lap Handuk

    Salah satu kebiasaan yang bisa membuat rumah rapi adalah melipat handuk atau lap untuk bersih-bersih. Hal ini agar meja dapur tak berantakan dan mencegah persepsi penghuni malas membersihkan rumah.

    3. Buang Sampah

    Membuang sampah setiap hari harus dilakukan agar rumah tidak bau. Selain itu, kebiasaan membuang sampah setiap hari juga bisa membuat hunian terasa segar dan bersih.

    “Perawatan rutin bukan hanya tentang penampilan; tetapi tentang menciptakan ruangan yang terasa bersih, terawat, dan nyaman setiap hari,” kata cleaning expert di GermSmart, Taylor Riley.

    4. Bersihkan Lantai

    Menjaga lantai bersih merupakan salah satu kebiasaan agar rumah tampak rapi. Sebab, jika bagian lantai kotor akan menimbulkan penampilan rumah yang tidak diurus.

    5. Pastikan Kamar Mandi Bersih

    Ketika ada tamu datang dan harus menggunakan kamar mandi, tentunya pemilik rumah nggak mau dong ruangan tersebut kotor dan bau? Maka dari itu, menjaga kamar mandi tetap bersih perlu dilakukan.

    Cara mudahnya, penghuni rumah bisa mengelap permukaan di kamar mandi serta bagian kloset agar tetap bersih.

    Itulah beberapa kebiasaan untuk menjaga rumah tetap bersih dan rapi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kata Ahli, Begini Tips Bersih-bersih Rumah biar Makin Kinclong


    Jakarta

    Membersihkan merupakan salah satu hal wajib yang harus dilakukan. Hal ini untuk menjaga agar rumah bebas debu dan kotoran serta tetap rapi.

    Walau demikian, terkadang penghuni rumah hanya sekadar membersihkan saja. Padahal membersihkan rumah dengan cara yang tepat perlu dilakukan agar hunian benar-benar bersih.

    Dilansir dari The Spruce, berikut ini tips membersihkan rumah dari para ahli kebersihan.


    Selalu Bersihkan dari Atas ke Bawah

    Untuk mencegah debu jatuh ke permukaan yang bersih, sebaiknya bersihkan debu dari bagian paling atas ke bawah. Ahli kebersihan dan pemilik Sparkly Maid Austin, Sofia Martinez, mencontohkan untuk membersihkan kipas langit-langit, rak tinggi, serta lemari atas lebih dulu agar debu dan kotoran yang jatuh nantinya tidak mengotori permukaan yang sudah bersih.

    Biarkan Produk Kebersihan Menyerap Sebelum Dilap

    Menurut Martinez, salah satu kesalahan yang sering dilakukan banyak orang adalah menyemprotkan cairan pembersih ke permukaan dan langsung mengelapnya. Padahal, membiarkan produk beberapa menit harus dilakukan karena memberikannya kesempatan untuk membunuh bakteri.

    Mulai dengan Metode Kering Lalu Metode Basah

    Saat membersihkan permukaan, sebaiknya mulai dengan metode ‘dry cleaning’ alias bersihkan debu-debu dan kotoran terlebih dahulu sebelum mengelap atau mengepelnya. Misalnya, bersihkan debu dengan sapu, lap bersih, atau vacuum cleaner sebelum mengepelnya atau membersihkan dengan cairan pembersih.

    Hal ini memastikan saat mengepel permukaan bisa dilakukan dengan mulus, mengangkat kotoran lebih efektif, dan lantai mengering lebih bersih.

    “Jika Anda masuk ke ruangan yang dipenuhi debu, remah-remah, dan bulu kucing, lalu langsung mengepel, Anda akan menyeret bola-bola rambut-benda-benda itu menggumpal, menyumbat kain pel, dan meninggalkan goresan,” jelas Rhonda Wilson, pakar kebersihan dan quality lead cleaner di FreshSpace Cleaning.

    Jangan Terburu-buru

    Saat membersihkan rumah sebaiknya tidak dilakukan dengan buru-buru. Sebab, bisa saja hal-hal yang seharusnya dibersihkan luput dari perhatian.

    Jangan Gunakan Alat Pembersih Kamar Mandi Sekaligus Dapur

    Martinez menyarankan untuk tidak menggunakan alat bersih-bersih yang sama untuk membersihkan dapur dan kamar mandi. Hal itu karena memungkinkan adanya kontaminasi silang.

    “Aturan ini tidak bisa diganggu gugat karena menggunakan alat yang sama di area-area ini dapat dengan mudah memindahkan bakteri seperti E. coli dari kamar mandi ke permukaan dapur,” ujar Martinez.

    Agar tidak bingung dan mencegah kontaminasi silang, pakar kebersihan menyarankan untuk memisahkan kain, sikat, dan spons pembersih untuk area-area ini.

    Itulah beberapa tips bersih-bersih agar rumah bebas debu dan tetap rapi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com