Tag: tips meninggalkan rumah

  • Pastikan Rumah Aman saat Ditinggal ke TPS, Begini Caranya


    Jakarta

    Hari pemungutan suara Pemilu 2024 akan digelar pada Rabu (14/2/2024). Setiap warga Indonesia yang telah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan terdaftar dapat memberikan hak suaranya akan pergi ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) terdekat dari rumah.

    Waktu pemungutan suara di TPS dibuka dari 07.00-13.00 waktu setempat menurut Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara dalam Pemilihan Umum Pasal 4 ayat 4.

    Pencoblosan sebenarnya tidak sampai 20 menit jika tidak ada antrian, namun jika pada saat kamu datang bilik suara sudah penuh maka waktu tunggunya bisa sampai 1 jam.
    Setiap orang dibebaskan untuk datang bersama siapa saja ke TPS terdekat selama memegang undangan dari KPU dan membawa KTP. Namun, sebelum pergi ke TPS pastikan rumah dalam keadaan untuk ditinggal.


    Kejahatan dan bencana bisa terjadi kapan saja di rumah. Kamu perlu waspada dan berhati-hati saat meninggalkan rumah saat hendak pergi ke TPS. Memang ada baiknya datang ke TPS secara bergantian agar rumah tetap dalam pengawasan anggota keluarga, tetapi jika tidak memungkinkan kamu bisa mengikuti beberapa tips berikut agar tenang meninggalkan rumah saat berada di TPS.

    Peralatan Elektronik Dimatikan

    Setiap keluar rumah tanpa seorang pun di dalamnya memang sudah seharusnya memastikan tidak ada alat elektronik yang tersambung ke listrik. Hal ini untuk menghindari risiko terjadinya korsleting listrik yang berpotensi sebabkan kebakaran.

    Alat elektronik yang bisa dicabut saat keluar rumah adalah kipas angin, pengisian daya ponsel dan laptop, TV, hingga mesin air.

    Siapkan Kunci Cadangan

    Pergi ke TPS untuk mencoblos surat suara tentu tidak akan memakan waktu lama, tetapi setelah mengunci pintu rumah bawa pula kunci cadangan. Persiapan ini dapat membantu kamu di situasi darurat.

    Kunci utama juga sebaiknya dibawa. Hindari meletakkan kunci di bawah keset kaki, pot bunga, dan sebagainya karena pencuri sudah menebak lokasi-lokasi pemilik rumah biasa menyimpan kunci utama rumah.

    Tutup Jendela dan Gorden

    Bukan hanya pintu yang harus dikunci, jendela juga sebaiknya ditutup saat tidak ada orang di rumah. Jangan beri celah untuk orang luar mengintip bagian dalam rumah tanpa izin.

    Maka saat keluar rumah hendak ke TPS pastikan gorden di rumah telah terpasang dan berwarna gelap. Gorden semi transparan masih bisa dengan jelas memperlihatkan isi dalam rumah.

    Kendaraan Disimpan di Tempat yang Aman

    Jika pergi ke TPS tidak membawa kendaraan seperti motor dan mobil, pastikan kendaraan sudah berada di tempat yang aman dan telah terkunci dengan baik. Jika halaman rumah memiliki pagar, pastikan pagar sudah terkunci dan terpasang CCTV. Dengan begitu, motor tidak hilang dibawa pencuri.

    Buat Seolah-Olah Ada Orang di Rumah

    Pemungutan suara di TPS akan diadakan di pagi hingga siang hari, tetapi tindakan kejahatan bisa datang kapan saja. Buat rumah seperti ada orang di dalamnya dengan menyalakan lampu utama di dalam rumah sebelum pergi ke TPS.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Long Weekend, Simak 7 Tips Ini Biar Rumah Aman Ditinggal Liburan


    Jakarta

    Libur panjang peringatan hari kemerdekaan Ri ke-80 tahun telah tiba. Libur tersebut berlangsung dari Sabtu hingga Senin yang bisa dimanfaatkan untuk pergi ke tempat wisata, berkumpul dengan keluarga besar, hingga menonton pertunjukkan spesial kemerdekaan.

    Apa pun kegiatan ketika hari libur nanti, pastikan ketika meninggalkan rumah dalam keamanan rumah. Sebab, penjahat atau pencuri bisa kapan saja melakukan aksinya. Rumah-rumah kosong merupakan target menarik bagi mereka.

    Dilansir Amateur Traveler, berikut adalah 7 hal yang harus dilakukan sebelum meninggalkan rumah.


    1. Rapikan Rumah Sebelum Mudik

    Waktu libur adalah saat yang tepat untuk membersihkan rumah. Bahkan jika liburan tidak ingin hanya di rumah, setiap sudut hunian harus tetap bersih dan rapi. Dengan merapikan rumah sebelum pergi mudik, penghuni rumah akan lebih rileks dan tenang.

    Sebelum pergi berlibur, buat daftar pekerjaan rumah yang harus dikerjakan, seperti mengganti seprai, menyedot debu karpet, menyortir bahan makanan yang basi, hingga membuang sampah. Selain itu, tuangkan larutan cuka dan air ke dalam waktafel dan juga sedikit klorin ke dalam toilet untuk menghindari penumpukan bakteri.

    2. Tunda Kiriman atau Paket

    Bagi rumah yang sering kehilangan paket, tunda dulu belanja online agar paket bisa diterima langsung untuk menghindari paket hilang diambil. Alternatif lainnya adalah kamu bisa meminta bantuan tetangga atau orang kepercayaan untuk mengecek paket yang datang atau menitip barang tersebut kepada mereka.

    3. Matikan Listrik

    Saat meninggalkan rumah, terutama yang lebih dari 2 jam sebaiknya perangkat elektronik yang tidak digunakan dimatikan. Hal ini untuk mengurangi pemakaian listrik dan mencegah kebakaran. Beberapa perangkat yang kabelnya perlu dicabut adalah televisi, kabel charger, kipas angin, penanak nasi, AC, lampu, pompa air,dan lain-lain.

    4. Matikan Air

    Selain listrik, sebaiknya pompa air dalam keadaan mati. Namun, pastikan tangki air masih ada persediaan air untuk mempermudah saat akan dipakai. Pastikal tidak ada kebocoran dari keran dan wastafel.

    5. Siapkan Wadah di Area yang Bocor

    Akhir-akhir ini hujan terjadi di beberapa wilayah dan intensitasnya cukup tinggi. Apabila rumah kalian ada kebocoran, sebelum meninggal rumah siapkan wadah sebagai tempat penampungan air. Kain juga dibutuhkan di dalam wadah tersebut agar air tidak menciprat keluar.

    6. Jadwalkan Lampu

    Saat meninggalkan rumah, buat tempat tinggalmu terasa hidup dan dihuni. Salah satunya dengan memastikan lampu tetap menyala. Namun, apabila lampu menyala selama 24 jam dengan kondisi pintu dan jendela tertutup itu juga bisa memberikan sinyal rumah sedang kosong.

    Lebih baik pakai lampu di halaman yang bisa otomatis mati saat sekelilingnya terang. Dengan begitu, rumah akan terlihat normal seperti tetangga yang lain. Ada pula lampu yang bisa dijadwalkan kapan harus menyala dan mati.

    7. Perketat Keamanan

    Terakhir dan juga paling penting adalah memperketat keamanan di rumah. Pintu, jendela, dan pagar harus dalam keadaan tertutup. Pasang juga CCTV di beberapa titik di rumah agar penghuni rumah bisa memantau walaupun sedang tidak ada di rumah.

    Jangan lupa juga untuk mengunci barang-barang berharga di brankas. Jika kamu memiliki garasi, parkirkan mobil di dalam dan kunci. Jika kamu parkir di bandara, buatlah reservasi terlebih dahulu. Kemudian, beri tahu tetangga atau orang kepercayaan bahwa rumah kosong dan berikan nomor telepon agar mereka dapat menghubungi jika perlu.

    Itulah 7 persiapan yang bisa dilakukan untuk mengamankan rumah ketika ditinggal liburan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com