Tag: tips menjemur pakaian

  • Jangan Jemur Baju di Depan Rumah, Pokoknya Jangan!


    Jakarta

    Menjemur baju di depan rumah merupakan kegiatan yang sudah sangat umum terjadi di masyarakat kita. Meskipun terlihat sebagai tindakan yang biasa dilakukan, nyatanya, ada beberapa pertimbangan penting yang mungkin belum kamu pikirkan.

    Memang, menjemur baju di halaman depan mungkin terasa nyaman dan praktis, tetapi beberapa alasan ini bisa jadi membuat kamu meninggalkan kebiasaan jemur baju di depan rumah. Dilansir dari laman The Spruce, berikut adalah alasan untuk tidak menjemur baju di depan rumah.

    Alasan Jangan Jemur Baju di Depan Rumah

    Merusak Estetika

    Bagi sebagian orang, tali jemuran dianggap merusak pemandangan lingkungan dan menurunkan nilai estetika dari rumah itu sendiri. Tumpukan baju yang terlihat di halaman depan atau tergantung di pagar bisa memberikan kesan berantakan dan kurang teratur, terutama jika tidak dilakukan dengan rapi.


    Selain itu, baju-baju yang menjuntai di pagar atau tergantung di tali pengering juga dapat memberikan kesan kurang terawat dan tidak ramah lingkungan. Dengan mempertimbangkan hal ini, kamu bisa memilih untuk menjemur baju di belakang rumah atau membuat area jemuran sendiri.

    Membuat Baju Menjadi Bau

    Terpapar langsung dengan udara luar yang tidak selalu segar dan terkontrol, serta paparan sinar matahari yang intens, dapat menyebabkan bau yang tidak sedap pada baju. Selain itu, lingkungan luar yang kotor atau berdebu juga dapat menyebabkan baju menyerap bau yang tidak diinginkan.

    Jika kamu menjemur baju berada di area yang kurang baik, baju bisa menyerap bau dari sekitar, seperti bau asap kendaraan, bau kandang, atau bau material bangunan.

    Rawan Terkena Serangga dan Kotoran

    Menjemur baju di depan rumah atau area yang benar-benar terbuka rentan terhadap serbuan serangga seperti lalat, nyamuk, atau bahkan burung yang bida meninggalkan kotoran di sana.

    Selain serangga, baju yang dijemur di depan rumah juga rawan terkena kotoran yang terbawa oleh angin, seperti debu, dedaunan, atau polusi udara. Hal ini bisa membuat baju terlihat kotor dan memerlukan pencucian ulang.

    Tentunya kamu tidak akan menghemat energi harus mencuci ulang cucian Anda setelah menjemurnya di luar ruangan hingga kering karena serangga dan burung. Maka dari itu, kamu bisa berpikir dua kali untuk menjemur baju di depan rumah.

    Kondisi Cuaca Buruk

    Cuaca cerah dan kering biasanya dianggap ideal untuk mengeringkan pakaian secara alami. Tapi, cuaca yang terlalu terik juga bisa membuat warna pakaian menjadi luntur dan membuat debu menempel.

    Lebih buruk lagi, jika tiba-tiba hujan. Hujan bisa membuat pakaian yang tadinya sudah kering menjadi basah dan harus dicuci lagi untuk menghilangkan noda yang muncul akibat hujan tersebut. Jadi, meskipun cuaca cerah merupakan waktu yang baik untuk mengeringkan pakaian di luar, penting untuk memperhatikan kondisi lingkungan sekitar.

    Jika udara terlalu kering atau ada kemungkinan hujan mendadak, lebih baik mencari alternatif lain untuk mengeringkan pakaian agar menghindari masalah yang tidak diinginkan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Angkat Jemuran di Malam Hari Cegah Pakaian Ditempelin Setan, Bener Gak Sih?



    Jakarta

    Menjemur pakaian adalah kegiatan yang biasa dilakukan di pagi atau siang hari. Hal ini tentunya dilakukan karena di pagi dan siang hari, sinar matahari akan membantu kita untuk mengeringkan pakaian lebih cepat. Selain itu, udara panas di siang hari bisa membantu membunuh kuman dan bakteri yang ada di pakaian.

    Menjemur pakaian di malam hari sebenarnya tidak dianjurkan karena udara malam memperlambat proses pengeringan pakaian. Udara malam yang dingin apabila bertemu dengan kain atau pakaian yang masih basah akan mengakibatkan jamur lebih cepat tumbuh.

    Hal ini tentunya tidak baik untuk kesehatan kita. Selain itu, banyak juga obrolan di masyarakat yang mengatakan bahwa menjemur pakaian di malam hari akan mengundang setan atau pakaian “ditempeli” setan. Lantas, apakah hal tersebut benar adanya?


    Menjawab pertanyaan tersebut, Ustad Farid Nu’man Hasan menjelaskan bahwa dalam agama Islam sendiri tidak ada aturan atau larangan mengenai menjemur baju di malam hari. Ia juga menegaskan bahwa pendapat yang mengatakan menjemur baju di malam hari akan membuat baju “ditempeli” setan adalah tahayul dan tidak benar adanya.

    “Tidak ada larangan hal itu dalam Islam, baik Al Quran, As Sunnah, Ijma’, atau keterangan ulama empat mazhab. Apa yang tersebar di medsos bahwa itu menjadi tempatnya syetan adalah khurafat dan tahayul, tidak ada dasar sama sekali,” ungkap Ustad Farid kepada detikcom melaui pesan seluler, Senin (1/4/2024).

    Selanjutnya, Syaikh Shalih al Munajjid mengomentari keyakinan tersebut dengan perkataan sebagai berikut:

    وإنما هي دعوى باطلة ، وخرافة كالتي تنتشر بين الناس

    Artinya: Itu adalah klaim batil dan khurafat yang tersebar di antara manusia. (Al Islam Su’aal wa Jawaab No. 212916)

    Islam memang agama yang mencintai kebersihan dan keindahan. Namun, apabila menjemur baju di malam hari dikaitkan dengan setan dan makhluk ghaib, itu adalah perkataan yang tidak benar dan tidak berdasar menurut Islam. Islam menganjurkan untuk selalu menjaga kebersihan diri dan pakaian. Oleh karena itu, dianjurkan untuk tidak menggantung pakaian di dinding rumah.

    “Namun jika alasannya adalah kebersihan dan kesehatan memang sebaiknya tidak menggantungkan pakaian di dinding rumah. Jika kotor maka taruh di tempat khusus pakaian kotor, jika bersih letakkan di lemari pakaian,” pungkasnya.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com