Tag: tips merawat rumah

  • Nggak Cuma Baju, 7 Benda di Rumah Ini Juga Harus Kamu Cuci



    Jakarta

    Saat membersihkan rumah, kita seringkali fokus pada cucian baju atau pakaian, tapi tahukah kamu bahwa ada beberapa benda penting lainnya yang sering terlupakan?

    Meskipun kamu mungkin berpikir bahwa kamu cukup baik dalam menjaga kebersihan cucian kamu, mungkin ada beberapa bagian penting yang terlupakan atau bahkan kamu tidak menyadari bahwa seharusnya dicuci.

    Melansir Real Simple, Senin (29/1/2024), berikut adalah tujuh benda yang seringkali lupa untuk dicuci secara rutin.


    1. Bed Cover

    Bed cover, mulai dari sarung bantal, sarung guling, hingga selimut seringkali lupa kita cuci. Agar tidur nyaman dan berkualitas, cucilah bed cover setidaknya setiap bulan bisa mencegah terakumulasinya debu dan kotoran. Jika bed cover yang kamu miliki tahan terhadap air, pastikan untuk mencucinya dalam siklus tahan air untuk mencegah kerusakan.

    2. Sarung Sofa

    Aktivitas di atas sofa bisa meninggalkan jejak kotoran yang tidak diinginkan. Hal ini terutama jika kamu memiliki sofa dari toko-toko seperti Ikea, jangan lupa untuk mencuci sarung furniturnya secara berkala. Sofa yang bersih membuat suasana rumah terasa lebih segar.

    3. Bantal Hias

    Bantal hias bukan hanya elemen dekoratif, tetapi juga bisa menjadi tempat menumpuknya debu dan kotoran. Pastikan untuk mencucinya setiap tiga hingga enam bulan, terutama jika bantal tersebut sering dipindahkan.

    4. Tirai atau Gorden

    Tirai atau gorden cenderung menjadi tempat berkumpulnya banyak debu, kotoran, dan rambut. Pastikan untuk mencucinya setahun sekali, atau bahkan setiap tiga bulan jika berada di area rumah yang sangat ramai.

    5. Lap Dapur

    Seringkali terlupakan, lap dapur bisa menjadi tempat berkumpulnya kuman dan bakteri. Cucilah lap dapur minimal seminggu sekali atau ketika terlihat kotor untuk menjaga kebersihannya.

    Demikianlah benda-benda di rumah yang seringkali lupa kita cuci. Dengan memasukkan tujuh benda ini ke dalam rutinitas pencucianmu, bukan hanya pakaianmu yang bersih, tapi seluruh rumah akan terbebas dari kotoran yang tidak terlihat. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Perhatian! Ini 5 Ciri Rumah Kamu Kurang Terurus


    Jakarta

    Pemilik rumah mempunyai tanggung jawab untuk merawat rumah dari waktu ke waktu supaya senantiasa terlihat bagus dan berfungsi dengan baik. Tak jarang pemilik rumah bisa lupa atau abai terhadap tanda-tanda kecil yang menunjukkan rumah butuh perawatan.

    Alhasil, rumah menjadi usang dan banyak kerusakan. Selain penampilan rumah menjadi tidak menarik, berbagai kerusakan di rumah bisa menghambat aktivitas sehari-hari penghuninya.

    Oleh karena itu, perhatikan apabila sudah ada tanda rumah yang sudah lama tidak dirawat. Melansir dari laman bluenote painting pada Kamis (29/3/2024), berikut ini ciri-ciri rumah yang kurang terurus dan membutuhkan perawatan.


    Cat Eksterior Rumah Memudar atau Mengelupas

    Cat eksterior rumah sudah memudar dan mengelupas menandakan rumah tidak mendapatkan perawatan yang baik. Cat yang usang tidak hanya mengganggu estetika tetapi dapat juga mempengaruhi struktur bangunan.

    Padahal, cat eksterior rumah berperan sebagai perisai yang menjaga rumah dari lingkungan eksternal seperti sinar matahari, angin, hujan, dan suhu yang fluktuatif.

    Cat Interior Rumah yang Rusak

    Cat interior rumah sangat penting untuk menciptakan suasana ruangan yang nyaman dan mengundang. Maka dari itu, cat interior yang sudah rusak atau usang bisa membuat rumah tampak tidak terurus.

    Cat interior yang kurang terawat biasanya memudar, retak, ataupun mengelupas. Hal ini juga dapat menandakan adanya masalah, seperti kerusakan air atau masalah struktur bangunan.

    Pekarangan Ditumbuhi Rumput Liar Tinggi

    Kondisi pekarangan rumah bisa mencerminkan bagaimana perawatan rumah. Rumput yang tumbuh tinggi dan rumput liar yang dibiarkan menunjukkan rumah tidak mendapatkan pemeliharaan yang cukup. Sebab, pekarangan rumah yang selalu dipotong dan tampak rapi akan meningkatkan penampilan rumah.

    Peralatan Rusak

    Ketika berbagai peralatan seperti oven, mesin cuci, dan kipas di dalam rumah tidak berfungsi dengan baik, maka menandakan pemeliharaan rumah terabaikan. Padahal, kerusakan bisa menimbulkan ketidaknyamanan dan mengganggu rutinitas harian penghuni rumah.

    Sebaiknya masalah pada peralatan tersebut segera diatasi untuk mencegah kerusakan lebih lanjut atau bahaya keselamatan.

    Barang-barang Rusak atau Usang

    Barang-barang seperti lampu gantung, kran, dan gagang pintu perlu diperhatikan untuk menjaga fungsionalitas dan estetika rumah. Barang-barang yang dibiarkan usang dan rusak berarti rumah kurang mendapat perawatan. Hal ini tentu akan mempengaruhi kehidupan sehari-hari para penghuni rumah.

    Itulah ciri-ciri rumah kurang terurus, sehingga perlu diperbaiki dan dirawat untuk mempunyai rumah yang bagus dan berfungsi dengan baik. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Benda di Rumah Ini Sebaiknya Jangan Dicat! Bisa Bahaya


    Jakarta

    Mengecat sering kali dilakukan agar suatu benda menjadi lebih cantik dan menarik. Namun tidak semua benda bisa dicat dengan sembarangan.

    Mengecat benda tertentu justru bisa mengurangi nilai estetikanya. Bahkan sebagian benda jika dicat akan membahayakan kesehatan.

    Apa saja benda tersebut? Simak 10 benda di rumah yang sebaiknya tidak dicat berikut ini.


    10 Benda di Rumah yang Sebaiknya Tidak Dicat

    Dirangkum dari situs Better Homes & Gardens, Southern Living, dan Real Simple, berikut ini 10 benda di rumah yang tidak boleh dicat:

    1. Lantai Kayu

    Lantai kayu jangan dicat sembarangan. Jika ingin tampak lebih baru atau menutup noda, pertimbangkan untuk mendatangkan seorang profesional. Orang berpengalaman pun harus tahu betul apa yang harus dilakukan sebelum mengecatnya.

    Lantai kayu biasanya harus diamplas terlebih dahulu. Jika ada retakan, maka harus diisi dulu retakannya. Pertimbangkan pula jenis kayu dan warna yang cocok agar tidak mengurangi estetikanya.

    2. Ubin

    Jika ingin mengubah warna ubin, bukan dengan cara mengecatnya! Bagaimana pun, hasilnya tidak akan terlihat bagus. Bahkan akan terlihat murahan. Jika hanya memiliki anggaran terbatas, pertimbangkan untuk menempel backsplash peel-and-stick.

    3. Peralatan Makan

    Beberapa peralatan makan seperti piring, mangkuk, atau cangkir, mungkin akan terlihat kusam setelah sekian lama. Tapi jangan coba-coba mengecatnya dengan jenis cat apapun agar terlihat baru.

    Hal ini justru bisa menjadi racun jika peralatan tersebut digunakan untuk makan dan minum. Bahkan produsen alat makan pun harus menggunakan bahan yang aman agar pewarnanya tidak membahayakan konsumen.

    4. Peralatan Memasak

    Sama seperti peralatan makan, jangan sembarangan mengecat peralatan memasak. Bahkan hal ini lebih berbahaya karena peralatan memasak kerap terpapar suhu tinggi. Cat bisa mengeluarkan asap yang mencemari makanan dan menjadi racun.

    5. Barang Elektronik

    Barang elektronik seperti kulkas, oven, kompor, dan mesin cuci, tidak boleh dicat! Cat bisa merusak perangkat elektronik. Kerusakan tersebut seperti menjadi aus, mudah pecah, membuat bagian luarnya mengelupas.

    6. Perabot Kulit dan Kain

    Selanjutnya, benda di rumah yang sebaiknya tidak dicat adalah perabot dengan bahan kulit dan kain. Cat bisa membuat tekstur menjadi kasar dan menjadi kaku. Kamu bisa melapisinya atau mengganti permukaannya dengan bahan yang cocok.

    7. Engsel dan Gagang Pintu

    Engsel dan gagang pintu biasanya terbuat dari bahan logam. Jika benda ini dicat, maka kemungkinan akan mengurangi fungsinya, seperti terasa lengket atau bahkan tidak bisa diputar.

    Jika memang harus mengecat, kamu harus melepas komponennya dan mengecat satu per satu. Biarkan mengering terlebih dahulu, baru kemudian pasang kembali komponennya.

    8. Detektor Asap dan Karbon Monoksida

    Di rumahmu mungkin ada detektor asap dan karbon monoksida untuk mencegah kebakaran atau gas beracun. Alat ini tidak boleh dicat! Mengecat alat ini bisa menghalangi sensornya bekerja, sehingga tidak lagi efektif digunakan.

    9. Trim Kayu Alami

    Trim kayu akan tetap cantik jika dibuat alami. Tambahan cat justru akan merusak keindahan serat alaminya. Tapi jika ingin membuat penampilannya menjadi baru, gunakanlah plitur atau pernis agar serat kayunya masih terlihat.

    10. Barang Antik

    Barang-barang antik memiliki nilai tinggi karena keotentikannya. Jika kamu mengecatnya, maka barang antik ini akan kehilangan nilainya. Orang mungkin akan mengira barang tersebut adalah barang baru dan tidak memiliki nilai historis.

    Itulah tadi 10 benda di rumah yang sebaiknya jangan dicat. Pertimbangkan lagi cara lainnya, karena mengecat benda-benda tersebut bisa menurunkan nilainya, atau bahkan membahayakan kesehatan.

    (bai/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Geger Rumah Kosong Depok Jadi Sarang 35 Ekor Ular, Begini Cara Cegahnya


    Jakarta

    Rumah kosong yang dibiarkan tak terawat bisa menimbulkan berbagai masalah. Salah satunya ada potensi rumah itu menjadi sarang ular, lho.

    Seperti rumah kosong di Abadijaya, Sukmajaya, Kota Depok yang tak ditinggali selama 2 tahun. Petugas Damkar Kota Depok menemukan dan mengevakuasi 35 ekor anak kobra dari rumah tersebut pada Selasa (10/12) lalu.

    Kasi Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok Tessy Haryati mengatakan pihaknya mengevakuasi puluhan anak kobra tersebut setelah mendapatkan laporan warga soal keberadaan induk kobra.


    “Itu sekitar 2 minggu yang lalu kita respons ke sini, cuma nggak ketemu, indukannya masuk lagi. Nah ini kita respons lagi, ternyata telurnya sudah menetas,” kata Tessy dikutip dari detikNews, Jumat (13/12/2024).

    Tessy mengatakan induk kobra tersebut ternyata menetaskan diri di sebuah rumah kosong milik warga. Namun rumah tersebut sudah tak dihuni dan kondisinya pun tidak layak huni.

    “Jadi saya pesan ya kepada semua warga untuk selalu mengecek, rumah yang kosong ini kemungkinan potensi seperti ini. Ini alhamdulillah kita bisa evakuasi ya, masih anakan. Kalau sudah besar semua mungkin satu kompleks ini bisa terdampak,” jelasnya.

    Lantas bagaimana cara merawat rumah kosong agar ular tidak masuk dan bersarang?

    Tips Cegah Ular Masuk Rumah Kosong

    Inilah cara mencegah ular masuk dan bersarang di rumah kosong, dikutip dari homes to love.

    1. Tutup Lubang di Luar Rumah dan Garasi

    Ular suka memasuki tempat yang gelap dan kering seperti atap, kolong rumah, dan garasi. Pastikan kamu menutup lubang di atap, langit-langit, garasi, dan area lain tempat mereka mungkin tinggal.

    Kamu juga bisa memasang lapisan jaring atau kasa pada bukaan pintu atau ventilasi agar ular atau hewan tidak masuk, namun tetap memungkinkan sirkulasi udara.

    2. Rapikan Pekarangan

    Meski rumah kosong, kunjungi rumah secara berkala untuk merapikan pekarangan. Pastikan tidak ada celah yang bisa menjadi tempat persembunyian ular di pekarangan.

    Rajin potong rumput agar tetap pendek dan segera buang sisa potongan rumput. Jangan biarkan potongan rumput menumpuk karena bisa menjadi tempat ular menghangatkan diri.

    3. Tutup Lubang Pada Dinding dan Struktur Rumah

    Ular menyukai dinding batu dan bisa masuk rumah melalui celah-celah serta menjadikannya tempat persembunyian. Oleh karena itu, pastikan untuk menutup lubang atau rongga pada dinding atau struktur rumah lainnya.

    4. Bersihkan Rumah

    Walaupun rumah kosong, bersihkan secara berkala karena rumah menjadi kotor dari waktu ke waktu. Pastikan tidak ada sisa makanan di rumah, sebab akan mengundang tikus, yakni makanan ular.

    5. Pilih-pilih Tanaman

    Ternyata jenis tanaman di pekarangan rumah kamu bisa menjadi faktor munculnya ular di rumah, lho.

    Jika kamu punya pekarangan atau taman di rumah, pemilihan tanaman ternyata datang mempengaruhi kedatangan ular. Misalnya, semak rendah dan semak berdaun lebat akan menjadi tempat yang disukai ular buat bersembunyi.

    Namun, menanam pohon tinggi serta mengurangi sampah daun bisa menjadikan rumahmu tidak begitu menarik bagi ular.

    Itulah beberapa cara mencegah ular masuk dan bersarang di rumah kosong. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 13 Tips Rumah Aman saat Ditinggal Mudik, Pastikan Lakukan Hal Ini


    Jakarta

    Menjelang Lebaran, masyarakat Indonesia punya tradisi mudik atau pulang ke kampung halaman. Namun, bagi beberapa orang mereka punya akan rumah yang harus ditinggalkan dalam waktu lama.

    Supaya rumah tetap aman dan terawat selama mudik, penting untuk melakukan beberapa langkah persiapan. Simak tips meninggalkan rumah saat mudik di bawah ini.

    Tips agar Rumah Dapat Ditinggal dengan Nyaman saat Mudik

    Hal yang harus dilakukan sebelum meninggalkan rumah sebelum mudik adalah dengan memeriksa beberapa titik dan barang yang ada.


    Dari catatan detikcom dan mengutip postingan akun resmi NTMC Korlantas Polri, berikut adalah beberapa tips meninggalkan rumah saat ditinggal mudik:

    1. Memastikan pintu dan jendela terkunci dengan baik.
    2. Sistem alarm aktif dan berfungsi (jika ada)
    3. CCTV berfungsi dan merekam dengan baik.
    4. Kran air sudah ditutup.
    5. Matikan peralatan elektronik yang tidak digunakan.
    6. Matikan kompor dan gas.
    7. Kran air sudah ditutup.
    8. Nyalakan lampu secukupnya atau lampu otomatis sudah diatur.
    9. Lapor kepada RT/RW setempat bahwa kamu akan meninggalkan rumah selama mudik. Bisa juga memberi tahu tetangga
    10. terpercaya untuk menitip kunci rumah (jika diperlukan).
    11. Tidak meninggalkan barang berharga, jika ada pastikan diletakkan di tempat yang aman.
    12. Periksa atap, dinding, dan pondasi rumah. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada kerusakan yang bisa memicu masalah lebih besar saat rumah ditinggal mudik
    13. Jika ada kebocoran, sebaiknya perbaiki kebocoran atau retakan kecil sebelum berangkat.
      Pastikan sudah membuang sampah dan barang-barang yang tidak perlu.

    Dengan melakukan persiapan dengan baik dan tepat, kamu dan keluarga akan bisa lebih tenang meninggalkan rumah saat mudik. Jadi, pastikan semua langkah keamanan dan perawatan rumah telah dilakukan ya. Semoga tips di atas bisa bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com