Tag: tips perawatan kucing

  • 5 Cara Ampuh Menghilangkan Bau Pipis Kucing di Rumah



    Jakarta

    Kucing merupakan salah satu hewan yang banyak dipelihara oleh sebagian orang di rumah. Tingkah laku kucing yang menggemaskan membuat orang yang menyukainya tak segan untuk tinggal besarsama di dalam rumahnya. Namun, kucing memiliki kebiasaan yang membuat jengkel penghuninya, salah satunya adalah suka pipis sembarangan.

    Pipis kucing menimbulkan bau yang menyengat dan tidak sedap. Dilansir dari situs Homemadesimple, jika mencium bau pipis kucing harus segera dibersihkan karena baunya akan semakin menyengat bila dibiarkan terlalu lama.

    Akan tetapi, tidak perlu khawatir karena sebetulnya bau pipis kucing dapat hilang. Berikut merupakan cara-cara yang bisa dilakukan pemilik rumah jika mencium bau pipis kucing.


    Bersihkan dengan Air Dingin

    Setelah menemukan area pipis kucing, maka gunakan tisu dapur atau kain lap lama yang sudah dibasahi dengan air dingin. Namun, jangan digosok karena hanya akan membuat nodanya membandel sehingga bau tidak hilang.

    Gunakan Cuka

    Buat larutan pembersih dari cuka putih dan air dengan perbandingan 1:1. Cuka memiliki sifat asam yang dapat menetralkan bakteri serta menghilangkan bau.

    Gunakan Soda Kue

    Jika noda pipis kucing ditemukan pada karpet, kasur, atau soda maka taburkan soda kue sekitar satu jam sebelum dibersihkan dengan penyedot debu. Hal ini dapat membantu menetralkan bau.

    Pipis Kucing pada Baju

    Jika noda pipis kucing adanya di pakaian, maka tepuk-tepuk area noda pakai air dingin dan jangan digosok. Masukkan pakaian ke dalam ember yang berisi ½ cangkir pemutih oksigen selama 2-3 jam. Kemudian, aAngkat pakaian dan rendam dalam ember berisi cuka dan air dengan perbandingan 1:3. Tambahkan sedikit soda kue langsung ke area noda lalu biarkan di dalam campuran tersebut selama 10-15 menit. Setelah itu, masukkan pakaian ke dalam mesin cuci, atur ke suhu dingin, dan cuci tanpa deterjen. Jemur langsung pada sinar matahari.

    Demikian cara menghilangkan bau pipis kucing yang mengganggu, semoga membantu ya!

    (das/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 3 Tips Mudah Bersihkan Pipis Kucing Biar Nggak Bau Pesing


    Jakarta

    Kucing adalah hewan yang banyak dipelihara orang di rumah. Kalau kamu memelihara kucing, sebaiknya perhatikan kebersihan rumah karena hewan ini bisa pipis sembarangan.

    Tentu kamu nggak mau ada kotoran berceceran dan baunya menyebar di rumah. Hal ini bisa membuat penghuni maupun tamu yang datang akan merasa tidak nyaman.

    Jika menemukan kucing peliharaan kamu pipis sembarangan, sebaiknya segera diatasi ya. Berikut ini penyebab kucing kencing sembarangan dan cara membersihkannya agar tak terulang lagi.


    Penyebab Kucing Pipis Sembarangan

    Dilansir dari The Vets, kucing pipis sembarangan bisa karena ada masalah kesehatan. Beberapa kondisi medis seperti diabetes, penyakit ginjal, masalah saluran kemih, atau arthritis dapat menyebabkan kucing pipis sembarangan. Apabila kucing di rumah tiba-tiba sering buang kotoran sembarangan di rumah, segera konsultasikan ke dokter hewan.

    Selain itu, perilaku pipis sembarangan juga bisa dipicu karena stres, kecemasan, atau perasaan menguasai wilayah. Bisa pula karena kucing tidak nyaman dengan kotak pasirnya. Biasanya ini dikarenakan kotak pasir kotor.

    3 Tips Hilangkan Bau Pipis Kucing di Rumah

    Apabila kucing di rumah pipis sembarangan atau bau kotorannya menyebar ke seluruh rumah, coba tiga cara ini agar baunya cepat hilang.

    1. Segera Bersihkan

    Segera bersihkan pipis kucing agar baunya tidak menyebar ke seluruh ruangan. Di dalam kotoran kucing tersebut pasti mengandung bakteri, apabila didiamkan mereka bisa mengurai zat kimia dan menghasilkan bau seperti amonia yang tidak sedap. Apabila pipis kucing sampai mengering, akan lebih sulit menemukan sumber bau tersebut.

    2. Bersihkan Pakai Tisu atau Kain

    Kamu bisa membersihkan pipis kucing dengan mengelap menggunakan tisu. Setelah itu masukkan ke kantong sampah yang aman dan jangan sampai berceceran. Tidak disarankan saat membersihkan menggunakan air panas karena bau pipis kucing akan lebih sulit dihilangkan.

    3. Hindari Pembersih Mengandung Amonia

    Lalu, gunakan cairan pembersih buat membersihkan bekas pipis kucing. Namun, hindari penggunaan produk pembersih berbasis amonia.

    Penggunaan produk pembersih berbasis amonia bisa memicu kucing buat pipis lagi di tempat yang sama. Gunakan produk pembersih yang mengandung enzim seperti campuran baking soda dan cuka putih atau detergen dan air soda.

    Itulah cara membersihkan pipis kucing agar tidak kencing sembarangan lagi. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tips Meninggalkan Kucing saat Mudik, Pastikan Anabul Aman dan Nyaman


    Jakarta

    Bagi pemilik kucing, perjalanan mudik seringkali menimbulkan dilema, apakah kucing ikut atau ditinggal di rumah. Jika memilih untuk meninggalkan kucing, tentu ada hal yang perlu diperhatikan.

    Kucing harus tetap merasa nyaman, aman, dan terjaga kebutuhannya selama ditinggal pulang kampung pemiliknya. Ketahui beberapa tips meninggalkan kucing saat mudik berikut ini.

    7 Tips Meninggalkan Kucing saat Mudik

    Beberapa tips meninggalkan kucing saat mudik di antaranya membersihkan rumah, menyembunyikan kabel listrik, hingga memberikan kucing hiburan. Mengutip laman Comforted Kitty, The Refined Feline, dan Apartment Therapy, begini penjelasannya.


    1. Bersihkan Rumah

    Penting untuk memastikan rumah menjadi tempat yang aman bagi kucing. Singkirkan tas belanja dan barang-barang lain yang tidak diperlukan.

    Beberapa benda rumah tangga yang bisa membahayakan kucing di antaranya:

    • Makanan seperti coklat, kismis, alpukat, dan bawang
    • Zat kimia sepert pengharum ruangan, pupuk rumput, dan insektisida
    • Obat-obatan dan suplemen
    • Uang receh
    • Benda tajam.

    2. Sembunyikan Kabel Listrik

    Kucing bisa mengunyah apa saja. Jadi, sebelum pergi cabut kabel elektronik dan peralatan yang tidak perlu dicolokkan. Gulung kabelnya dan simpan di tempat aman.

    3. Siapkan Makanan dan Air untuk Kucing

    Kalau kamu memberi kucing makanan kering, pastikan makanan yang disediakan lebih dari cukup. Simpan makanan di dua lokasi dan jauhkan dari air agar teksturnya tidak berubah.

    4. Berikan Kucing Hiburan

    Kucing adalah makhluk sosial yang butuh perhatian dan waktu bermain. Meninggalkan kucing dalam waktu lama bisa menimbulkan kecemasan dan perilaku merusak. Jadi, pastikan mereka bisa menemukan mainannya sehingga kucing bisa bermain tanpa perlu cemas.

    5. Pastikan Kucing Tidak Akan Terjebak di Ruangan Rumah

    Jika kucing bisa ke beberapa ruangan atau kamar di rumah, pemilik perlu memastikan pintu kamar tidak tertutup. Ganjal pintu untuk membuatnya terbuka, sehingga kucing tidak terjebak di dalam satu ruangan.

    6. Bersihkan Tempat Kotoran Kucing

    Tempat kotoran kucing berupa kotak pasir harus dibersihkan tepat sebelum pemilik pergi. Kalau kamu biasa membesihkan kotak pasir setiap kali digunakan atau memiliki banyak kucing, tambahkan lebih banyak kotak pasir. Cara lainnya adalah menggunakan tempat pembuangan otomatis.

    7. Pastikan Seseorang Bisa Masuk ke Dalam

    Saat meninggalkan rumah dalam waktu lama, pastikan ada orang yang bisa masuk ke dalam rumah jika diperlukan. Titipkan kunci rumah ke seseorang yang dipercaya untuk mengantisipasi adanya keadaan darurat.

    Kamu juga bisa meminta pengasuh atau seseorang untuk memeriksa kucing secara berkala. Meski kucing cukup mandiri, tapi mereka tetap bisa sakit atau terluka tiap saat.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com