Tag: tips pindahan

  • Jangan Bawa 5 Barang Ini Saat Pindahan Rumah, Cuma Bikin Repot!


    Jakarta

    Saat pindahan rumah, pasti banyak sekali persiapan dan barang yang harus dikemas. Proses pengemasannya pun terkadang tidak cukup hanya sehari jika barangnya banyak.

    Dilansir Homes and Gardens, saat mengemas barang ternyata tidak semua barang harus dipindahkan. Para ahli menyebut ada barang-barang yang bisa dicari penggantinya dan bisa ditinggalkan saja di rumah lama agar tidak merepotkan.

    Berikut 5 jenis barang yang bisa ditinggalkan di rumah lama saat pindahan rumah.


    1. Buku

    Sebagai pencinta buku, mungkin tidak akan rela meninggalkan buku di rumah lama. Namun, ini bisa dilakukan untuk mereka yang menyimpan banyak buku pelajaran, majalah, koran, atau buku komik yang sudah tidak dibaca lagi.

    Buku-buku tersebut jangan dibuang begitu saja di tempat sampah karena bagi tukang rongsokan buku memiliki nilai. Bisa juga dengan menyumbangkan kepada mereka yang membutuhkan.

    Tips untuk menilai apakah buku tersebut masih dibutuhkan atau tidak adalah bertanya kepada diri sendiri apakah buku tersebut disimpan karena kenangannya atau kegunaannya? Lalu, jika buku itu tidak ada, apa diri sendiri akan kesulitan? Jika jawabannya buku tersebut tidak mempengaruhi hidup kita berarti benda tersebut bisa ditinggalkan.

    2. Barang yang Mempengaruhi Emosional dan Rusak

    Barang merupakan benda yang mengingatkan pemiliknya terhadap sebuah kenangan. Dalam feng shui menyimpan barang yang dapat berpengaruh pada suasana hati seperti membuat murung dan sedih, sebaiknya dibuang atau disingkirkan dari jarak pandang.

    Bentuk barang tersebut beragam, bisa jadi sebuah foto dan barang pribadi yang mengingatkan tentang orang dan kejadian yang menyakitkan.

    Selain itu, barang rusak juga sebaiknya disingkirkan. Jangan pernah berfikir barang tersebut nantinya bisa diperbaiki setelah pindah rumah. Tinggalkan juga kotak berisi barang bekas yang sudah tidak dipakai. Buang bersama barang di dalamnya.

    3. Barang yang Sudah Dibuka

    Audra George seorang pengelola properti profesional dan pendiri Pretty Neat Oklahoma mengatakan camilan yang sudah dimakan, barang kebersihan yang sudah dibuka, atau bahan makanan yang setengahnya sudah diolah sebaiknya dihabiskan sebelum pindahan.

    Membawa barang tersebut saat pindahan akan merepotkan dan membutuhkan box tambahan. Apabila tidak memungkinkan untuk dihabiskan sebelum pindah, penghuni rumah harus memastikan barang-barang tersebut tidak kotor, terkontaminasi, dan tumpah di jalan.

    4. Tanaman

    Selanjutnya barang yang bisa ditinggalkan ketika pindahan rumah adalah tanaman. Hal ini dikarenakan cara mengemas tanaman lebih sulit dan apabila lokasi pindahannya jauh kemungkinan dapat membuat tanaman rusak. Namun, apabila pemilik rumah tidak bisa meninggalkan tanaman, pastikan jarak pindahan tidak begitu jauh.

    Pastikan juga selama perjalanan hingga mendapatkan tempat baru, tanaman tersebut memiliki cadangan air yang cukup.

    5. Cat

    Barang yang sebaiknya ditinggal saat pindahan rumah adalah cat dinding. Sebab, cat memiliki bobot yang berat, kondisi cat yang sudah terbuka berisiko tumpah di perjalanan. Rumah baru yang akan ditempati umumnya juga sudah siap dihuni jadi cat tidak akan begitu dibutuhkan.

    Itulah beberapa barang yang sebaiknya tidak dibawa ketika pindahan, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Tips Pindahan Anti-Ribet buat Kamu yang Tinggal di Apartemen



    Jakarta – Tinggal di apartemen kini menjadi pilihan terutama bagi mereka yang memiliki aktivitas di pusat kota. Lokasinya yang strategis serta aksesibilitas yang baik sangat memudahkan penghuni apartemen dalam beraktivitas. Tak jarang, banyak orang yang membeli apartemen untuk ditinggali.

    Ketika sudah membeli apartemen, hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah memindahkan barang-barang dari tempat tinggal sebelumnya ke apartemen yang baru. Pindahan memang melelahkan, mulai dari menyiapkan barang apa saja yang akan dibawa hingga cara membawanya.

    Terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan agar pindahan yang dilakukan bisa berjalan dengan efisien.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Langkah Praktis Kemas Barang Sebelum Pindahan


    Jakarta

    Ketika ingin pindah rumah, salah satu hal yang harus dilakukan adalah mengemas barang-barang yang ada. Proses ini terkadang memakan waktu lama dan cukup melelahkan.

    Namun, ada beberapa cara praktis yang bisa dilakukan untuk mengemas barang-barang sebelum pindah rumah. Bagaimana caranya?

    Dilansir dari My Home Conveyancing, berikut ini caranya.


    1. List Barang

    Hal pertama dan yang paling utama adalah membuat list atau daftar barang yang akan dibawa. Membuat daftar barang akan memudahkan penghuni rumah untuk mengetahui jenis dan banyaknya barang yang akan dibawa. Daftar ini juga bisa digunakan untuk mengecek barang-barang yang dibawa, apakah ada yang tertinggal atau tidak.

    2. Sortir Barang

    Setelah dibuat list, selanjutnya bisa mulai menyortir barang yang ingin dibawa. Menyortir barang perlu dilakukan agar barang yang dibawa sesuai kebutuhan dan tidak begitu banyak.

    3. Siapkan Kemasan Barang

    Setelah menyortir, penghuni rumah bisa mulai mengemasnya. Dengan daftar barang yang ada, penghuni rumah bisa tahu jelas kemasan seperti apa yang dibutuhkan dan akan diisi apa saja pada kemasan tersebut. Biasanya model kemasan seperti kotak box, selotip, bubble wrap, koran bekas, dan spidol.

    Untuk barang-barang penting seperti sikat gigi, charger ponsel, dan laptop sebaiknya diletakkan di tempat yang mudah dilihat dan gapai.

    Saat mengemas barang pecah belah, jangan lapisi barang dengan bobot yang berat. Lapisi dengan sesuatu yang tahan benturan keras, misalnya dilapisi koran atau bubble wrap.

    Untuk pakaian yang akan dibawa sebaiknya dikemas terakhir. Susun pakaian dengan rapih sehingga tidak menimbulkan bau tak sedap. Biasanya bau ini muncul karena pakaian dicampur dengan bahan lain dan tidak ditutup dengan rapat sehingga saat pindahan banyak debu yang menempel.

    Gunakan trash bag atau koran untuk menyelimuti pakaian-pakaian yang sudah kamu lipat sebelum dimasukkan ke dalam kotak box. Ikat dengan tali atau karet, kemudian buatlah lubang di bagian bawah agar tetap ada udara masuk.

    4. Beri Label

    Setelah barang-barang dikemas, jangan lupa untuk memberi label. Hal ini agar memudahkan penghuni rumah menemukan barang-barang yang dibawa ke rumah baru.

    Itulah 4 langkah mengemas barang secara praktis sebelum pindah rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com