Tag Archives: tips properti

Langkah Praktis Mengubah Rumah Menjadi Tempat yang Ramah Lingkungan!


Jakarta

Di era modern ini, isu keberlanjutan dan ramah lingkungan menjadi semakin penting dan banyak dibicarakan. Hal ini juga telah mempengaruhi dunia desain, dimana desain yang mengusung tema keberlanjutan menjadi tren yang cukup populer dan banyak digemari. Namun, kini ada sebuah konsep baru yang lebih inovatif dan berwawasan lingkungan, yaitu desain sirkular.

Desain sirkular berfokus pada pembuatan barang-barang yang memiliki daya tahan tinggi, dapat digunakan kembali, mudah dibongkar pasang, diperbaiki, dan didaur ulang. Hal ini berbeda dengan model tradisional di mana produk dirancang untuk sekali pakai dan kemudian dibuang. Konsep ini bertujuan untuk mengurangi limbah dan memperpanjang siklus hidup barang-barang konsumen.

Dengan fokus pada penggunaan yang efisien dan berkelanjutan terhadap sumber daya, desain sirkular dapat menjadi solusi kamu untuk membuat rumah yang nyaman sekaligus ramah lingkungan. Inilah beberapa tips praktis yang bisa kamu lakukan di rumah kamu!


Pilih Furnitur yang Tahan Lama

Memilih furnitur yang bisa dipakai untuk jangka waktu lama adalah salah satu hal yang paling penting dalam penerapan konsep ini. Berinvestasi dalam furnitur yang tahan lama bisa membantu mengurangi limbah dan memperpanjang masa pakai barang.

Caranya adalah dengan menghindari furnitur yang mudah rusak atau sulit diperbaiki, dan mencari furnitur yang terbuat dari bahan berkualitas tinggi seperti kayu solid, logam, atau rotan. Furnitur yang terbuat dari bahan-bahan ini cenderung memiliki daya tahan yang baik terhadap penggunaan sehari-hari dan umumnya lebih mudah untuk diperbaiki jika mengalami kerusakan.

Meskipun harga furnitur dengan bahan ini mungkin lebih tinggi di awal, investasi ini akan dapat menghemat biaya dalam jangka panjang karena kamu tidak perlu sering-sering mengganti furnitur yang rusak.

Perbaiki dan Perbarui Barang-Barang

Ketika barang yang ada di rumah kamu mulai mengalami kerusakan, memperbaikinya menjadi pilihan yang bijaksana daripada langsung membuangnya. Dalam memperbaiki barang yang rusak, pastikan untuk selalu menggunakan suku cadang yang asli atau yang kompatibel dengan barang tersebut agar barang bisa kembali berfungsi dengan optimal.

Selain itu, kamu juga bisa melakukan upgrade pada barang elektronik untuk memperpanjang umur pakai barang, sehingga kamu tidak perlu segera mengganti dengan yang baru. Tindakan ini bukan hanya akan menghemat uang kamu dalam jangka panjang, tapi juga membantu mengurangi tekanan pada lingkungan dan menghemat sumber daya alam.

Gunakan Material yang Ramah Lingkungan

Selanjutnya, memilih material dekorasi rumah yang ramah lingkungan juga hal yang penting dalam penerapan konsep desain sirkular. Sebagai contoh, kamu bisa menggunakan cat dengan kandungan VOC (Volatile Organic Compound) rendah untuk mengecat rumah. Hal ini berfungsi untuk mengurangi paparan terhadap zat kimia berbahaya yang dapat mengganggu kualitas udara di dalam rumah.

Selain itu, tanaman juga bisa menjadi dekorasi yang fungsional dengan memberikan manfaat tambahan bagi kesehatan dan kenyamanan di rumah. Dengan memilih material dekorasi yang ramah lingkungan lewat tanaman, kamu dapat menciptakan rumah yang tidak hanya indah secara estetika, tetapi juga mendukung keberlangsungan lingkungan dan kesehatan anggota keluarga.

Peduli Terhadap Energi

Menerapkan kebiasaan menggunakan lampu LED yang hemat energi, mematikan lampu dan peralatan elektronik ketika tidak digunakan, serta mempertimbangkan penggunaan peralatan elektronik yang hemat daya adalah langkah-langkah sederhana tapi memiliki dampak besar terhadap pengurangan konsumsi energi dan perlindungan lingkungan. Lampu LED menggunakan energi lebih efisien daripada lampu pijar tradisional, yang memungkinkan untuk mengurangi konsumsi listrik dan biaya tagihan listrik bulanan.

Mematikan lampu dan peralatan elektronik saat tidak digunakan membantu mengurangi pemborosan energi yang tidak perlu, serta mengurangi emisi karbon yang dihasilkan dari produksi energi listrik. Selain itu, mempertimbangkan untuk menggunakan peralatan elektronik yang dirancang dengan fitur hemat energi akan membantu mengurangi konsumsi daya secara keseluruhan dalam jangka waktu yang lebih panjang.

Nah, itu dia beberapa tips praktis yang bisa kamu praktekkan di rumah. Dengan menerapkan tips di atas kita bisa lebih berkontribusi pada pembentukan rumah yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan untuk membantu menjaga lingkungan kita untuk generasi mendatang. Semoga membantu!

(aqi/zul)



Sumber : www.detik.com

Jangan Anggap Sepele! Ini 7 Masalah Rumah yang Nggak Boleh Diabaikan


Jakarta

Rumah, bagi sebagian orang, adalah investasi terbesar dalam hidup. Banyak orang bermimpi memiliki rumah yang nyaman, aman, dan menjadi tempat berlindung yang sempurna. Namun seiring berjalannya waktu, berbagai masalah bisa muncul dan mengancam kenyamanan, bahkan keamanan penghuninya.

Masalah-masalah ini, meski terlihat kecil, jika diabaikan bisa berdampak fatal bagi penghuni maupun bagi bangunan rumah itu sendiri. Jangan sampai menganggap remeh masalah. Sebab, bisa berujung pada kerusakan yang lebih parah, biaya perbaikan yang membengkak, bahkan membahayakan kesehatan dan keselamatan keluarga.

Dilansir dari HGTV, Jumat (23/2/2024), berikut ini masalah-masalah yang tidak boleh diabaikan di rumah. Yuk, kenali dan segera tangani masalah-masalah berikut sebelum terlambat!


1. Serangan Hewan Pengganggu

Ketika kamu menemukan tanda-tanda hewan pengganggu seperti semut di meja atau kotoran tikus di sekitar rumah, itu bisa menjadi pertanda adanya celah atau di rumah kamu yang perlu segera ditutup. Hewan-hewan ini biasanya muncul di rumah karena mereka mencari tempat perlindungan atau sumber makanan.

Hal ini tentu sangat mengganggu kenyamanan penghuni dan juga kebersihan rumah. Oleh karena itu, masalah ini tidak boleh disepelekan dan harus segera diatasi.

Langkah pertama dalam mengatasi masalah ini adalah dengan melakukan inspeksi menyeluruh terhadap rumah kamu, termasuk ventilasi, saluran, pintu, dan jendela, untuk menemukan sumber masalah. Setelah kamu berhasil mengidentifikasi titik masuk potensial, penting untuk segera memperbaiki celah atau kerusakan tersebut agar hewan tidak dapat masuk kembali. Gunakan bahan yang tepat dan kokoh untuk menutup lubang-lubang kecil di dinding atau ventilasi.

Selanjutnya, jika kamu menemukan tanda-tanda kotoran tikus atau burung di dalam rumah, segera hubungi pengendali hama profesional. Mereka akan membantu menemukan sumber masalah, memberikan saran tentang cara mengatasi masalah dengan aman, dan memberikan perlakuan yang tepat untuk menghilangkan hewan pengganggu tersebut.

Setelah masalah teratasi, penting untuk melakukan tindakan pencegahan agar masalah tidak terulang di masa depan. Ini bisa termasuk menjaga kebersihan rumah, menyimpan makanan dengan aman, dan secara rutin memeriksa rumah untuk memastikan tidak ada celah baru yang muncul.

2. Jamur

Jika kamu melihat ada bercak-bercak yang berbau di dinding dan langit-langit rumah kamu, kemungkinan besar itu adalah jamur. Kehadiran jamur di dalam rumah adalah hal yang tidak boleh diabaikan karena hal tersebut mengindikasikan adanya kelembaban berlebih atau masalah yang perlu mendapat perhatian.

Jamur umumnya muncul di daerah yang lembab dan gelap seperti dapur dan kamar mandi. Namun, jika kamu menemukannya di tempat yang tidak biasa seperti di dinding ruang tamu, itu bisa menjadi petunjuk bahwa lingkungan rumah kamu tidak sehat. Kondisi ini bisa berupa kelembaban yang berlebihan atau bahkan kebocoran yang tidak terdeteksi di dalam dinding.

Seiring berjalannya waktu, jamur bisa merusak struktur rumah dan juga menjadi risiko kesehatan bagi penghuni rumah. Solusinya adalah dengan mengidentifikasi dan menangani sumber kelembaban atau kebocoran yang menyebabkan pertumbuhan jamur.

Ini mungkin melibatkan perbaikan struktural, pengeringan udara, ventilasi yang lebih baik, atau penggunaan dehumidifier untuk mengontrol kelembaban di dalam rumah. Akan tetapi, jika masalah jamur di rumah kamu sudah sangat parah, kamu perlu menghubungi profesional untuk menangani jamur dan memastikan bahwa masalah tersebut ditangani secara menyeluruh.

3. Genangan Air di Halaman

Setelah hujan deras, biasanya sering dijumpai genangan air dimana-mana, termasuk juga di halaman rumah. Genangan air di halaman rumah menandakan adanya masalah drainase yang tidak efektif, yang dapat disebabkan oleh tanah yang berat atau perataan tanah yang tidak tepat. Hal ini dapat menyebabkan genangan air yang berlangsung berhari-hari setelah hujan dan bahkan berdampak pada fondasi rumah karena akan meningkatkan kelembaban di ruang bawah tanah.

Jika halaman rumah kamu mengalami hal ini, kamu harus segera mengatasi masalah ini. Untuk mengatasi masalah ini, hal yang paling penting untuk dilakukan adalah memperbaiki sistem drainase, mungkin dengan menambahkan saluran pembuangan atau memperbaiki tanah untuk meningkatkan drainase. Pastikan juga air hujan dialirkan menjauh dari fondasi rumah dan perhatikan kondisi fondasi secara teratur. Namun jika masalah masih terus berlanjut, sebaiknya konsultasikan dengan profesional untuk solusi yang sesuai dengan kondisi rumah.

4. Saluran Air Bau

Bau tidak sedap dari saluran pembuangan tentu akan menjadi sangat mengganggu apabila tidak segera diatasi. Bau ini bisa menjadi tanda penyumbatan atau masalah lain di sistem saluran kamu yang perlu segera ditangani sebelum menjadi lebih serius.

Cara mengatasinya adalah segera identifikasi penyebab bau tersebut dan lakukan pembersihan menyeluruh pada saluran untuk menghilangkan penumpukan limbah yang mungkin menjadi sumber bau. Jika ada suara gemericik air, mungkin itu disebabkan oleh penyumbatan saluran. Kamu bisa dengan mudah menyingkirkan penyumbatnya dengan penyedot.

Jika wastafel berbau padahal kamu jarang menggunakannya, maka yang mungkin terjadi adalah air di pipa U di bawahnya telah mengering, sehingga memungkinkan gas metana masuk ke dalam ruangan. Cobalah menuangkan satu liter air ke dalam saluran pembuangan dan mengangin-anginkan ruangan selama beberapa jam.

Jika baunya sudah hilang, tuangkan satu sendok teh minyak sayur ke dalam saluran pembuangan, yang akan mencegah air menguap dan menyelesaikan masalah. Namun jika bau atau suara tetap ada, segera panggil tukang ledeng untuk memeriksa pipa pembuangan kamu. Mungkin saja pipa tersebut tersumbat oleh puing-puing atau hewan yang bersarang.

Selain itu, lakukan pemeriksaan rutin pada sistem saluran pembuangan kamu dan lakukan tindakan pencegahan seperti tidak membuang sisa makanan besar ke dalam saluran. Dengan langkah-langkah ini, kamu bisa mengatasi masalah bau tidak sedap dan menjaga sistem saluran pembuangan agar tetap berfungsi dengan baik.

5. Pengembunan pada Pipa Basement

Masalah kelembaban dan pengembunan di ruang bawah tanah rumah kamu dapat menjadi sumber masalah serius yang tidak bisa diabaikan, terutama karena kondisi ini bisa meningkatkan risiko pertumbuhan jamur dan kerusakan lainnya. Ruang bawah tanah cenderung menjadi area yang paling dingin di rumah karena efek isolasi dari tanah. Udara hangat dari dalam rumah masuk ke ruang bawah tanah dan bertemu dengan permukaan yang lebih dingin, menyebabkan kondensasi dan tetesan air terbentuk pada pipa dan permukaan lainnya.

Untuk mengatasi masalah ini, pertama-tama kamu bisa pastikan semua ventilasi yang menuju ke luar tertutup rapat untuk mencegah udara luar yang masuk ke ruang bawah tanah. Selanjutnya, tambahkan lapisan insulasi pipa busa pada pipa yang terjangkau di ruang bawah tanah. Insulasi ini membantu mencegah pengembunan di permukaan pipa dengan menjaga suhu pipa agar tetap stabil dan mengurangi perbedaan suhu antara udara di dalam dan di luar pipa.

Dengan langkah-langkah ini, kamu bisa mengurangi risiko kelembaban berlebih dan kondensasi di ruang bawah tanah, serta mengurangi kemungkinan pertumbuhan jamur dan kerusakan lainnya yang bisa terjadi akibat kondisi ini.

6. Keran yang Menetes

Keran bocor adalah masalah yang sering kali ditemukan di hampir setiap rumah yang bisa menyebabkan pemborosan air dan melonjaknya tagihan air di rumah. Bahkan, bahaya utama keran yang bocor adalah pemborosan air yang tidak terlihat dan meningkatnya penggunaan air yang tidak perlu. Bukan hanya itu, bocornya keran juga bisa menjadi indikator masalah yang lebih besar dalam sistem pipa.

Solusi untuk mengatasi keran yang bocor adalah dengan memperbaikinya segera setelah kamu menyadarinya. Langkah pertama adalah menemukan sumber kebocoran dan mengidentifikasi bagian yang perlu diperbaiki. Ini mungkin melibatkan penggantian seal, cartridge, atau bagian lain dari keran yang rusak atau aus.i

Jika kamu tidak bisa memperbaikinya sendiri, sebaiknya untuk memanggil tukang ledeng profesional. Mereka dapat mengevaluasi keran kamu, menemukan sumber masalah, dan melakukan perbaikan dengan cepat dan efisien.

7. Cat Mengelupas

Beberapa tahun setelah rumah dicat, biasanya masalah yang sering muncul adalah cat yang mengelupas. Namun, jangan anggap masalah ini sepele karena cat yang mengelupas bisa menjadi tanda adanya masalah yang lebih dalam dalam struktur dinding atau lapisan cat. Penyebabnya dapat bervariasi, termasuk kondisi dinding yang tidak tepat, kelembaban berlebih, atau aplikasi cat yang kurang baik.

Untuk menyelesaikan masalah ini, langkah pertama adalah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi dinding, mencari tahu apakah ada kelembaban yang berlebih atau kerusakan struktural yang mendasari. Setelah itu, membersihkan dan menyiapkan permukaan dinding secara hati-hati sebelum melakukan pengecatan ulang.

Jika diperlukan, perbaiki juga masalah struktural yang mungkin ada sebelum melakukan pengecatan ulang. Langkah-langkah ini tidak hanya membantu kamu mengatasi cat yang mengelupas, tapi juga mencegah terjadinya kerusakan lebih lanjut pada dinding rumah, serta memastikan penampilan yang lebih baik dan tahan lama untuk lapisan cat yang baru.

Itulah 7 permasalahan di rumah yang tidak boleh dianggap sepele. Semoga bermanfaat ya detikers!

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Lalat Suka Hinggap di Tempat Sampah Rumah? Begini 4 Cara Mengusirnya


Jakarta

Di mana biasanya kamu meletakkan tempat sampah di dalam rumah? Tempat sampah biasa diletakkan di tempat yang mudah dijangkau dan paling banyak dibutuhkan yakni dapur.

Adanya tempat sampah di dapur mempermudah pekerjaan karena ketika memasak pasti ada bahan makanan yang dibuang dan tidak bisa diolah. Sampah ini tentu bukan hanya sampah kering, melainkan sampah basah juga. Dengan meletakkan tempat sampah di dapur membuat pekerjaan lebih efisien.

Meskipun mempermudah pekerjaan, tempat sampah di dapur juga bisa menyebabkan masalah, salah satunya adalah mengundang lalat datang.


Lalat sangat menyukai bau-bau dari buah, sayuran, daging, dan bahan masakan lainnya yang membusuk atau yang sudah tidak terpakai di tempat sampah. Jika lalat datang mengerubun saat dapur masih digunakan untuk memasak, ini dapat berbahaya.

Hewan kecil ini membawa bakteri seperti E. coli dan salmonella dari satu tempat ke tempat lain, sehingga dapat mencemari makanan. Jika sudah mengontaminasi makanan, bakteri ini dapat menyebabkan diare dan infeksi saluran pencernaan.

Melansir dari thekitchn.com pada Selasa (27/2/2024) berikut cara untuk menjaga tempat sampah tetap bersih dan tidak mengundang lalat datang.

Rajin Membuang Sampah

Aroma yang menguar saat proses pembusukan makanan di tempat sampah dapat mengundang lalat. Rajin membuang sampah minimal sehari sekali dan menutup pintu saat memasak dapat mencegah lalat masuk ke dalam rumah.

Selain itu pisahkan sampah basah dan kering agar sisa makanan tidak cepat membusuk di tempat sampah dapur. Setiap membuang sampah sebaiknya tutup kembali tempat sampah. Jika memakai kantong plastik bisa mengikat ujung di bagian atasnya.

Membersihkan Tempat Sampah

Setelah isinya dibuang, tempat sampah tetap harus dicuci menggunakan sabun pencuci piring, agar sisa makanan tidak menempel. Jika dibiarkan lama kelamaan di sudut-sudut tempat sampah akan tumbuh jamur dan cepat berbau.

Gunakan Air Cuka

Air cuka memiliki bau yang menyengat dan dapat mengacaukan penciuman lalat. Aroma dari air cuka membuat lalat tidak ingin mendekat. Kamu bisa mencampurkan air hangat dengan cuka, lalu letakkan di salah satu sudut dapur atau di dekat tempat sampah.

Maksimalkan Ventilasi Udara

Saat memasak pintu rumah terkadang dibiarkan terbuka agar sirkulasi udara dapat bekerja dengan maksimal sehingga suhu dapur tidak telalu panas. Namun ini membuka peluang untuk lalat masuk ke dalam rumah. Lebih baik gunakan pintu dengan jaring kawat yang tidak bisa ditembus oleh lalat. Bisa juga memasang tirai dengan lubang kecil di daun pintu.

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Cara Mengatasi Apartemen yang Panas Tanpa Penggunaan AC


Jakarta

Saat tinggal di apartemen, intensitas kita membuka pintu unit pasti hanya pada saat keluar masuk, selebihnya akan tertutup. Hal ini dikarenakan penyusunan unit dalam satu lantai apartemen kerap berdekatan seperti rusun.

Pintu yang selalu tertutup ini untuk melindungi unit lain dari suara berisik dan menjaga keamanan rumah sebab di setiap lantai terkadang tidak ada petugas keamanan yang berjaga.

Namun, kondisi pintu apartemen yang tidak banyak dibuka juga membuat sirkulasi udara di dalamnya hanya berasal dari satu titik saja yakni jendela atau balkon apartemen.


Saat malam hari ketika jendela ditutup, mau tidak mau penghuni rumah perlu menyalakan AC (air conditioner) atau alat pendingin ruangan lainnya.

Namun, tidak selamanya mendinginkan suhu ruangan harus bergantung pada alat-alat tersebut, mengutip dari Home and Gardens pada Selasa (27/2/2024), berikut beberapa tips mendinginkan apartemen selain menggunakan AC.

Gunakan Tirai Blackout

Saat siang hari, kamu bisa membuat suhu apartemen lebih sejuk dengan memasang tirai blackout. Bentuk tirai ini dapat digulung dan ditarik ke bawah. Bahannya lentur, tidak mudah robek, tidak tembus cahaya. Perawatannya pun mudah untuk warna yang agak gelap, tetapi itu menghindari tirai ini dari pemudaran warna.

Kamu bisa membuka jendela apartemen dan menurunkan tirai blackout ini untuk menghalau sinar matahari masuk ke dalam. Tirai ini juga bisa menghalau percikan air karena tidak menyerap air, tetapi setelah itu kamu perlu mengeringkan agar permukaannya tidak berjamur.

Hindari Penggunaan Barang yang Menghasilkan Panas

Ternyata barang yang berpotensi menghasilkan panas di ruangan bukan hanya berasal dari kompor, melainkan bisa juga dari pengering pakaian, TV layar datar, dan komputer.

Gunakan Warna Cerah pada Interior

Penggunaan interior berwarna gelap dapat menyerap panas lebih banyak daripada warna cerah. Warna putih atau kuning muda adalah warna yang aman digunakan. Selain tidak menyilaukan mata, mudah juga untuk di padukan.

Atur Penempatan Kipas di Dalam Ruangan

Mau bagaimana pun, saat apartemen dirasa panas karena jendela dan pintu ditutup, kamu tetap memerlukan alat penyejuk ruangan misalnya kipas angin. Alat satu ini tidak menggunakan terlalu banyak watt listrik daripada AC sehingga masih aman jika ingin digunakan lama.

Selain itu, kamu juga perlu meletakkan kipas diposisi yang tepat. Kipas juga ternyata bisa membantu terjadinya ventilasi silang yang biasanya pada rumah tapak terjadi apabila terdapat 2 sirkulasi yang berhadapan.

Ventilasi silang ini menerapkan cara kerja, jendela depan membawa udara sejuk masuk ke dalam rumah dan mendorong udara panas keluar melalui jendela di belakang. Syarat agar ventilasi silang bisa terasa manfaatnya bagi penghuni rumah adalah di jalur udara masuk dan keluar pindahkan semua benda yang menghalangi sirkulasi udaranya. Jika ada tembok, lemari, hingga meja, angin yang masuk bisa beralih ke arah lain dan tidak gagal mengeluarkan udara panas.

Kamu juga bisa menggunakan kipas angin yang dipasang di langit-langit apartemen seperti baling-baling. Semakin panjang baling-balingnya maka semakin luas jangkauan angin yang terasa.

Untuk menghasilkan angin yang maksimal atur arah perputaran baling-baling berlawanan arah jarum jam. Teknik ini dapat membantu menarik udara panas ke atas plafon dan dibuang keluar melalui jendela dan pintu.

Gunakan Pelapis Kaca Film

Pelapis kaca satu ini membuat 2 refleksi yang berbeda. Dari luar siapa pun tidak dapat melihat bagian dalam apartemen. Sementara dari dalam kamu masih bisa melihat pemandangan di luar meski pencahayaan lebih redup dari aslinya. Kaca film ini juga membantu agar tidak banyak cahaya matahari yang masuk ke dalam ruangan karena terpantul.

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Penyebab Munculnya Noda Putih di Kamar Mandi dan Cara Mengatasinya


Jakarta

Kamar mandi adalah ruangan paling lembap di rumah sehingga perlu sering dibersihkan. Area yang lembap dapat memicu pertumbuhan jamur dari celah-celah dinding atau keramik. Hal ini bisa membuat tampilan kamar mandi menjadi kusam.

Selain kemunculan jamur, masalah lainnya yang kerap ditemui di kamar mandi adalah penumpukan magnesium, kalium, dan kalsium. Zat-zat ini meninggalkan bekas setelah air menguap seperti kerak di seluruh permukaan kamar mandi.

Warna kerak ini putih hingga kuning, sehingga terlihat jelas. Kerak ini mengandung kotoran, minyak tubuh, serpihan kulit mati, dan bakteri karena berasal dari sabun yang buihnya menempel di permukaan kamar mandi. Bisa di keramik, dinding, keran, shower, gayung, hingga WC.


Mengutip dari NBC News, jangka waktu yang ideal untuk membersihkan kamar mandi adalah seminggu sekali. Namun, jika ingin lebih rutin, terutama jika kamar mandi cukup sering digunakan lebih dari 3 orang dalam sehari, itu akan lebih baik.

Mengutip dari The Spruce pada (29/2/2024) berikut beberapa benda yang bisa digunakan untuk membersihkan kerak atau noda putih di kamar mandi dengan mudah.

Sikat gigi

Sikat gigi yang biasa digunakan untuk membersihkan gigi dan mulut ternyata bisa untuk menghilangkan kerak di cermin dan shower.

Ukurannya yang kecil memudahkan untuk membersihkan di area yang sempit. Tetapi saat menggosok kerak tersebut siapkan pula cairan pembersih agar noda cepat terangkat. Setelah disikat, kamu bisa langsung membilasnya dan dikeringkan dengan kain agar kaca tidak kembali lembap.

Baking Soda

Bahan ini tidak hanya bermanfaat untuk pembuatan kue, tetapi juga untuk menghilangkan noda membandel di perabotan kamar mandi. Kamu perlu menyiapkan cairan cuka untuk dicampurkan bersama dengan baking soda.

Setelah keduanya tercampur, celupkan spons ke dalam cairan tersebut. Lalu gosok ke area seperti cermin, penutup keran, ubin atau keramik di kamar mandi.

Cuka atau Vinegar

Penggunaan cuka atau vinegar untuk menghilangkan noda di kamar mandi lebih banyak seperti di cermin, penutup keran, shower, ubin atau keramik, hingga plastik penutup area shower.

Caranya bisa dicampurkan dengan baking soda untuk bagian cermin dan keramik. Sementara campuran cuka dengan air bisa digunakan untuk membersihkan bagian shower atau tutup keran.

Batu Apung Basah

Kerak yang sudah mengendap terlalu lama di kamar mandi akan berubah menjadi hitam. Biasanya ini akan sulit dibersihkan, tetapi kamu bisa menggunakan batu apung yang digosokkan ke bagian yang membandel. Namun perlu diingat kamu perlu membasahi terlebih dahulu batu tersebut.

Setelah digosok, tuang cuka ke seluruh permukaan yang bernoda lalu bilas baru hasilnya akan terlihat. Jangan lupa untuk mengeringkan permukaannya dengan kain kering.

Perasan Lemon

Siapa sangka lemon yang asam dan biasa disantap bisa digunakan untuk menghilangkan noda di kaca fiber. Caranya cukup mencampurkan boraks dengan perasan lemon. Lalu oleskan pada permukaan kaca dan diamkan selama 15 menit. Setelah diusap dan dibilang, jangan lupa dikeringkan.

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Kelebihan dan Kekurangan Pasang Kanopi Buka Tutup di Rumah


Jakarta

Membuat rumah dengan sirkulasi dan pencahayaan yang maksimal bisa dibuat dengan memasang kanopi buka tutup sebagai pengganti kanopi kerangka baja permanen atau atap kaca.

Kanopi buka tutup atau kanopi sliding ini memungkinkan untuk dibuka dan ditutup saat dibutuhkan. Penggunaannya jauh lebih efisien dan mudah karena biasanya kanopi tersebut menggunakan remote atau ditarik dengan tali.

Penggunaan kanopi buka tutup ini di Indonesia banyak ditemui di dalam rumah. Khususnya untuk rumah yang memiliki taman, kolam renang, atau kolam ikan yang perlu ditutup saat hujan atau panas terik.


Jika kamu tertarik untuk memasang kanopi buka tutup di rumah, mengutip dari angi.com pada Kamis (29/2/2023) berikut beberapa kelebihan dan kekurangan kanopi buka tutup.

Kelebihan Kanopi Buka Tutup

Fleksibel dan Tahan Lama

Tenda yang dapat dibuka dan tutup bisa tahan lebih lama daripada yang permanen. Hal ini dikarenakan kanopi hanya digunakan saat dibutuhkan. Selain itu kanopinya juga jadi lebih mudah dibersihkan karena ada akses untuk ke atas kanopi.

Membuat Rumah Tetap Sejuk

Kelebihan satu ini sebenarnya juga bisa didapat dari pemasangan kanopi permanen, tetapi dengan fungsi buka tutup ini juga membantu sirkulasi udara di dalam dan sekitar rumah lebih baik.

Jika sinar matahari sudah tidak terik, kamu bisa membuka kanopi rumah dan membiarkan angin berhembus ke sekeliling rumah tanpa ada penghalang. Sirkulasi udara yang baik juga membantu kamu untuk tidak bergantung pada AC untuk membuat sejuk bagian dalam rumah.

Melindungi Perabotan

Pemasangan kanopi di dalam rumah juga bisa melindungi perabotan rumah dari paparan sinar matahari. Dengan kanopi yang bisa dibuka dan ditutup kamu lebih fleksibel untuk menggunakannya. Misalnya saat sinar matahari sudah tidak bersinar terlalu terik, kamu bisa membukanya, lalu saat terik bisa kembali ditutup.

Mencegah Banjir

Kanopi yang bisa dibuka tutup juga dilengkapi dengan talang air. Saat hujan deras kamu bisa membentangkan kanopi agar air terhalang permukaan kanopi. Air yang jatuh akan mengalir ke talang air dan dibuang langsung ke selokan bukan menggenang di depan rumah.

Kekurangan Kanopi Buka Tutup

Biayanya Mahal

Kelemahan terbesarnya adalah biaya yang dibutuhkan untuk memasang kanopi yang bisa buka tutup cukup mahal. Hal ini dikarenakan beberapa diantaranya dilengkapi sistem yang digunakan untuk mempermudah pengguna mengatur buka dan tutupnya melalui satu tombol saja. Pemasangannya juga dilakukan oleh orang ahli sehingga biaya pemasangannya lebih mahal.

Perawatan Sulit

Kanopi ini pasti memiliki jalur khusus untuk terbuka dan tertutup. Ada beberapa hal yang memicu akses buka tutup kanopi ini macet. Pertama, jika bahan kanopi yang digunakan dari baja ringan maka berpotensi berkarat. Kedua, apabila di sela-selanya terdapat sampah yang menghambat penutupnya untuk bergerak.

Hal lain yang bisa menghambat kerja kanopi adalah sistem yang terhubung dengan remote atau tombol kanopi eror. Jika sensor rusak, biaya penggantiannya bisa mahal.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

Nggak Perlu Vacuum Cleaner, Bersihkan Sofa Kotor Kamu Pakai Handuk Basah



Jakarta

Rasanya menyenangkan bisa memiliki sofa di rumah. Teksturnya yang lembut dan memiliki bantalan hampir di seluruh sisinya, membuat sofa menjadi salah satu jenis tempat duduk yang nyaman dan serba guna.

Di balik kenyamanannya, ternyata membersihkan sofa itu susah-susah gampang. Bahannya yang biasanya terbuat dari kain katun, linen hingga velvet mudah dihinggapi debu.

Jika dibiarkan, kotoran tersebut dapat terhirup dan menyebabkan gangguan kesehatan seperti alergi dan asma. Selain bahannya yang mudah kotor, ukuran sofa yang besar juga sulit untuk dibawa ke tempat pencucian. Pengeringannya pun membutuhkan waktu lama karena bahannya yang tebal.


Sebenarnya cara membersihkan sofa saat ini sudah dipermudah dengan alat vakum. Namun, tidak semua rumah memiliki alat pembersih canggih tersebut. Selain karena mahal, orang Indonesia masih mengandalkan alat kebersihan manual seperti sapu lidi, kemoceng, atau kain lap.

Tidak perlu khawatir, ternyata ada cara lebih gampang dan ampuh untuk membersihkan sofa. Melansir dari Taste of Home pada Jumat (1/3/2024), handuk basah bisa digunakan untuk membersihkan sofa lho.

Peralatan yang perlu kamu siapkan adalah handuk ukuran kecil berwarna putih yang biasa digunakan untuk wajah, tutup panci yang ukurannya lebih kecil dari handuk, dan deterjen cair.

Kamu perlu melapisi tutup panci dengan handuk kering dan ikat dengan erat. Setelah itu, siapkan air panas yang telah dicampurkan dengan deterjen cair. Rendam tutup panci yang telah dibalut handuk ke dalam campuran air panas tersebut.

Tampilan handuk basah yang telah digosok ke sofaTampilan handuk basah yang telah digosok ke sofa Foto: CAMRYN RABIDEAU via Food52

Angkat tutup panci dan tunggu sampai tidak ada air yang menetes dari handuk tersebut. Jika kamu kesulitan untuk menunggu airnya hilang, kamu bisa melepas handuk dan memerasnya hingga kering. Baru setelahnya ikat kembali dengan tutup panci.

Sembari menunggu handuk, kamu bisa membersihkan sofa dengan sapu lidi untuk menghilangkan remah makanan, rambut, atau barang-barang yang berjatuhan.

Setelah handuk dan tutup panci siap, mulailah menggosok permukaan sofa. Angkat handuk sesekali untuk melihat permukaan handuk yang menghitam karena debu.

Rendam kembali handuk sembari dibersihkan bagian yang kotor. Lalu ulangi menggosok permukaan sofa sampai keseluruhan sofa dibersihkan. Proses pengeringan sofa yang lembap, kamu bisa menggunakan kipas angin daripada menjemurnya di luar.

Menurut situs food52.com yang mencoba cara ini, dia mengaku sofanya terlihat lebih bersih dan wangi berkat deterjen. Sofa yang telah kering juga bertekstur lembut, tidak lengket, atau berkerak.

(aqi/zul)



Sumber : www.detik.com

Benarkah Atap Berwarna Hitam Menyerap Panas?


Jakarta

Warna hitam dipercaya menyerap panas. Banyak anjuran juga mengatakan untuk tidak menggunakan warna hitam untuk interior luar ruangan yang bersinggungan langsung dengan matahari. Hal ini ditakutkan panas tersebut berimbas ke dalam rumah yang terasa semakin panas.

Lalu bagaimana dengan penggunaan atap rumah berwarna hitam? Apakah itu juga akan membuat suhu rumah jauh lebih panas dibanding penggunaan atap genteng berwarna abu-abu atau oranye?

Menurut situs Nombarch.com, warna dan bahan yang digunakan pada atap berpengaruh besar terhadap suhu di dalam rumah. Warna hitam menyerap panas, sementara warna terang bisa memantulkan panas tersebut.


Saat atap menyerap panas, lapisan bawahnya akan menampung panas tersebut dan tanpa adanya ventilasi maka panas akan terus berada di sana. Maka dari itu, diperlukan ventilasi pada rongga antara atap dan plafon.

Namun, sebenarnya warna hitam saja bukan satu-satunya faktor yang menyebabkan rumah panas, melainkan ada faktor lainnya. Misalnya posisi atap yang menghadap matahari, iklim tropis di Indonesia, bahan atap yang digunakan, hingga ada atau tidaknya pepohonan untuk menghalangi sinar matahari tersebut.

Jika kamu tetap ingin menggunakan atap berwarna hitam, kamu bisa memilih bahan atap yang paling minim menyerap panas. Melansir dari colonyroofers.com pada Jumat (1/3/2024) berikut beberapa bahan atap yang bisa digunakan.

Atap Komposit

Atap komposit yang cukup bagus menangkal panas adalah yang bertekstur dan terbuat dari bahan menyerupai batu tulis. Biasanya di Indonesia atap komposit terbuat dari aluminium.

Jika menggunakan atap komposit dari aluminium justru rumah akan bertambah panas dan terkena sambaran petir. Selain itu, atap komposit dari aluminium juta tidak tahan terkena angin kencang.

Sehingga pastikan jika ingin tetap menggunakan atap berwarna hitam atau gelap gunakan yang berbahan seperti batu tulis. Juga dikenal sebagai atap sintetis, atap komposit sering kali dirancang agar terlihat seperti atap batu tulis.

Atap Aspal

Atap aspal banyak digunakan di Amerika. Namun, saat ini sudah banyak atap aspal digunakan di Indonesia karena proses pemasangannya yang mudah dan tahan lama. Selain itu, atap aspal atau biasa disebut dengan atap bitumen ini juga cocok dipasang di bangunan dengan fondasi kayu.

Perihal warna, sama seperti aspal, atap aspal atau bitumen juga tersedia dengan warna gelap yang bervariasi sehingga bisa menjadi rujukan.

Atap Logam

Bahan logam yang bagus untuk menghalau panas biasanya berwarna cerah. Menurut para peneliti di Departemen Energi AS, penggunaan atap logam dapat mengurangi biaya AC hingga 25%.

Namun, jika kamu tetap ingin menggunakan atap logam berwarna hitam, coba padukan dengan jenis genteng tanah liat atau batu berwarna hitam agar suhu rumah tidak terlalu panas.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

Jangan Asal! Ternyata Sofa Tidak Boleh Diletakkan di Depan Jendela


Jakarta

Sofa biasanya diletakkan di ruang keluarga atau ruang tamu karena daya tampungnya yang luas. Kamu perlu pintar-pintar menatanya apalagi di ruang yang sempit karena sofa memiliki ukuran yang cukup besar.

Menurut feng shui, praktik China Kuno dalam menata benda untuk mendorong keselarasan dengan alam, meletakkan sofa di rumah tidak bisa sembarangan.

Salah satu spot yang sebaiknya dihindari adalah meletakkan sofa atau kursi di depan jendela. Menurut ahli feng shui, Melissa Waite Stamps seperti yang dikutip dari Homes and Gardens, sofa yang diletakkan di bawah jendela dapat menimbulkan masalah.


Alasan pertama yang mendasari aturan tidak dianjurkannya meletakkan sofa di bawa jendela adalah sofa seharusnya diletakkan di tempat yang aman. Misalnya terdapat ruang kosong di belakangnya atau jika dirapatkan ke dinding, maka hanya ada dinding saja tanpa jendela di sana.

Lalu alasan meletakkan sofa di depan jendela dapat menyebabkan rasa cemas pada seseorang. Dalam praktek Cina perasaan tidak nyaman tersebut berhubungan dengan energi chi yang masuk melalui jendela yang terhalang oleh keberadaan sofa tersebut. Energi chi yang melambangkan kekuatan hidup.

Anjuran feng shui ini terkadang tidak bisa diaplikasikan karena keterbatasan luas ruang atau desain dari rumah sendiri. Menurut Homes & Gardens, jika ingin meletakkan sofa di depan jendela, buat posisi jendela sangat rendah hingga orang yang duduk di sofa tersebut dapat melihat pemandangan di luar.

Hal ini juga dapat membantu seseorang untuk membuka dan menutup jendela tersebut sehingga tidak membahayakan keselamatan.

Menambahkan banyak tanaman di sekeliling sofa dan ruangan juga disarankan oleh feng shui karena membawa energi yang baik dan membantu sirkulasi udara di dalam ruangan.

Aturan ini bisa diterapkan bagi kamu yang sedang merencanakan rumah impian atau yang sedang mencari penataan interior yang cocok untuk di rumah.

Jarak Sofa dengan Jendela yang Disarankan

Menurut Homes & Gardens, setidaknya 1 meter harus disisakan antara sofa dengan jendela. Ini untuk mempermudah ketika buka dan tutup gorden. Selain itu memudahkan ketika dibersihkan dan saat sofa bergeser tidak akan langsung mengenai kaca atau tembok di belakangnya.

Tempat yang Disarankan Untuk Meletakkan Sofa

Menurut Parents yang dikutip pada (2/3/2024) lokasi yang disarankan untuk meletakkan sofa di ruang keluarga adalah di bagian barat daya. Dengan begitu, pada area tenggara dan timur laut dapat digunakan untuk ruang bergerak.

Selain itu hadapkan sofa ke arah pintu. Menurut Johanna Augusta, ahli feng shui, seperti yang dikutip dari Homes & Gardens, spot ini memberikan rasa aman dan nyaman karena langsung melihat ke arah pintu.

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

4 Cara Ampuh Atasi Wastafel Mampet


Jakarta

Wastafel yang mampet adalah gangguan besar karena merupakan bagian penting di dapurmu. Ada beberapa cara mudah untuk membuka sumbatan di wastafel tanpa menggunakan bahan kimia keras atau memanggil tukang reparasi.

Mengutip dari The Spruce pada Sabtu (2/3/2024), berikut cara mengatasi saluran air yang tersumbat.

Air Mendidih

Merebus air bisa menjadi cara pertama untuk mengatasi penyumbatan wastafel. Namun perlu diketahui air mendidih tidak akan efektif jika penyumbatan saluran air disebabkan penumpukan minyak. Air tidak dapat melarutkan minyak yang mengendap di dalam saluran air. Jika penyebabnya selain minyak, maka menuangkan air mendidih ke saluran air dapat membantu.


  1. Panaskan panci besar berisi air hingga mendidih.
  2. Tuangkan air mendidih secara perlahan ke dalam saluran pembuangan.
  3. Alirkan air keran ke saluran pembuangan untuk melihat apakah sumbatannya sudah hilang. Jika tidak, kamu bisa tuang lagi air mendidih sekali lagi atau lanjutkan ke metode lain untuk menghilangkan sumbatan wastafel.

Cuka dan Soda Kue

Cuka punya banyak kegunaan untuk membersihkan rumah termasuk saluran air. Saat dicampur dengan soda kue, keduanya menimbulkan reaksi kimia yang bisa menghilangkan penumpukan mineral di saluran pembuangan. Akan tetapi, cuka dan soda kue tidak bisa menghilangkan sumbatan fisik, seperti rambut atau sisa makanan berukuran besar, jadi kamu bisa pakai metode lain jika benda tersebut merupakan sumber penyumbatan wastafel.

  1. Siram saluran pembuangan terlebih dahulu dengan membiarkan air panas dari wastafel mengalir ke saluran pembuangan selama satu atau dua menit.
  2. Tuang satu cangkir soda kue ke saluran pembuangan.
  3. Tambahkan satu cangkir cuka ke saluran pembuangan, kamu akan mendengar desisan saat cuka dan soda kue bereaksi.
  4. Nyalakan wastafel selama 30 detik untuk melihat apakah wastafel sudah terkuras dengan baik. Jika tidak, ulangi langkah kedua dan ketiga. Jika ya, alirkan air panas ke saluran pembuangan selama dua hingga tiga menit lagi untuk memastikan penyumbatan atau penumpukan benar-benar hilang.

Jika cuka dan soda kue tidak membantu menghilangkan sumbatan saluran pembuangan, coba ganti cuka dengan garam. Setelah menuangkan satu cangkir soda kue ke saluran pembuangan, diikuti dengan 1/2 cangkir garam. Diamkan keduanya semalaman di saluran pembuangan, lalu siram dengan dua gelas air panas.

Gunakan Penyedot

Saat digunakan di atas saluran pembuangan wastafel dapur, alat penyedot menciptakan efek vakum, melonggarkan sumbatan dan membuat air mengalir.

  1. Tutupi saluran pembuangan yang meluap atau saluran tambahan di wastafel dengan lap basah atau penutup wastafel, ini memastikan penyedot/plunger bisa menutup rapat.
  2. Tempelkan penyedot di atas saluran pembuangan dan tambahkan air secukupnya untuk merendam bagian bawah penyedot/plunger.
  3. Dorong penyedot ke atas dan ke bawah enam atau tujuh kali, lalu lepaskan penyedot untuk melihat apakah air wastafel berhasil terkuras.
  4. Jika airnya terkuras, berarti sumbatan sudah teratasi. Nyalakan wastafel dan biarkan air panas mengalir ke saluran pembuangan selama dua hingga tiga menit untuk membilas sepenuhnya. Jika air tetap menggenang, ulangi langkah kedua dan ketiga atau coba metode lain untuk menghilangkan sumbatan.

Bersihkan P-Trap dan Gunakan Drain Snake

P-Trap di wastafel adalah tempat persembunyian yang bagus untuk sumbatan dan pembersihan cepat pada wastafel. Jika P-Trap bersih, kemungkinan besar penyumbatan berada jauh di dalam pipa – dalam hal ini, inilah saatnya mengeluarkan drain snake.

  1. Lepaskan sambungan P-Trap dari pipa wastafel dengan bantuan kunci pipa. Letakkan ember kecil atau mangkuk di bawahnya sehingga air yang masih berada di dalam P-Trap masuk ke dalam ember.
  2. Lihat ke dalam P-Trap untuk memeriksa penyumbatan. Jika kamu melihatnya, kenakan sarung tangan karet dan tarik keluar, lalu bilas P-Trap dengan air panas sebelum menyambungkan kembali ke pipa wastafel.
  3. Jika P-Trap kosong, kemungkinan besar penyumbatan terjadi di bagian bawah saluran. Ambil drain snake dan masukkan ke dalam pipa yang menuju ke dinding.
  4. Begitu kamu merasakan perlawanan, berarti drain snake sudah menemukan sumbatannya. Dorong dan tarik drain snake untuk memecah sumbatan, lalu tarik kembali secara perlahan sesuai petunjuk.
  5. Buang sumbatan dan bersihkan semua kotoran yang tersisa.
  6. Pasang kembali P-Trap, lalu tuangkan air panas ke saluran pembuangan untuk membuang sisa-sisa kotoran di pipa.

Cara Mencegah Wastafel Mampet

Mengatasi wastafel mampet bisa membuat stres. Namun jangan khawatir, kamu bisa mencegahnya dengan mengikuti tips berikut.

  1. Jangan buang makanan ke saluran pembuangan
  2. Jangan menuangkan minyak ke saluran pembuangan. Tuang ke dalam piring kecil, agar bisa mengeras atau dingin, lalu dibuang ke tempat sampah.
  3. Gunakan keranjang jaring untuk mencegah sisa makanan dan kotoran masuk ke saluran pembuangan.
  4. Bilas saluran pembuangan dengan air panas setiap selesai menggunakan wastafel untuk mencuci piring. Hal ini memastikan kotoran hilang, bukan dibiarkan mengeras dan menyumbat.

Itulah 4 cara mengatasi wastafel mampet dan cara mencegahnya. Semoga bermanfaat!

(/abr)



Sumber : www.detik.com