Tag: tips properti

  • Tips Cegah dan Hilangkan Bau Peliharaan di Rumah



    Jakarta

    Mempunyai hewan peliharaan di rumah memang terbukti memiliki manfaat yang cukup banyak. Tetapi, memelihara hewan di rumah juga bisa menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi pemiliknya, terutama dalam merawat kebersihan rumah.

    Tentunya, hewan peliharaan tidak secerdas manusia. Maka dari itu, pemilik peliharaan tersebut lah yang harus merawatnya. Dari mulai memberinya makan, minum, hingga merawat kesehatannya.

    Tidak hanya itu, hewan peliharaan juga cenderung memiliki aroma yang kurang sedap. Semakin berjalannya waktu, aroma tersebut akan menempel pada permukaan barang di rumah dan membuat rumah terasa bau.


    Tapi bagi kamu yang ingin punya hewan peliharaan sambil tetap menjaga rumah agar tidak bau, kamu tidak perlu khawatir.

    Dikutip dari filtrete.com dan marthastewart.com, ada beberapa cara ampuh yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan bau hewan peliharaan di dalam rumah. Ayo kita simak ringkasannya di bawah ini.

    Cara Cegah dan Hilangkan Bau Hewan Peliharaan dari Rumah

    1. Lakukan Perawatan Secara Teratur

    Cara paling efektif yang pertama adalah dengan merawat hewan peliharaan kita. Dengan merawat peliharaan kita, bau tidak sedap bisa dicegah agar tidak masuk ke dalam rumah. lalu, bagaimana caranya?

    Beberapa cara yang umum dilakukan adalah dengan membersihkan telapak kaki hewan peliharaan sebelum masuk ke dalam rumah. Selain itu kamu juga bisa menyikat bulu peliharaan kamu dan memandikannya. Bila memungkinkan, kamu juga bisa membawa hewan peliharaan kamu ke tempat grooming setidaknya sebulan sekali.

    2. Jauhkan dari Sofa dan Kasur

    Cara ini mungkin terdengar cukup kasar. Tetapi bila kamu tidak mau repot membersihkan bulu dan kotoran yang menempel, kamu bisa mengajari hewan peliharaanmu untuk tidak menginjak/naik ke sofa dan kasur. Sebagai gantinya, kamu bisa membeli tempat tidur khusus hewan peliharaan yang mudah untuk di cuci

    3. Bersihkan Sumber Bau yang Menempel

    Bila kamu adalah tipe pemilik yang membiarkan hewan peliharaan kamu bermain bebas, kamu wajib untuk membersihkan tempat dimana mereka biasa bermain. Beberapa diantaranya yaitu sofa, dan karpet.

    Cara yang bisa kamu lakukan untuk membersihkan bau peliharaan pada sofa dan karpet adalah dengan menggunakan penyedot debu. Atau, bila baunya masih kuat seperti bau kencing dan kotoran, kamu bisa menggunakan baking soda dan cuka. kedua bahan ini sudah terbukti ampuh untuk menghilangkan bau.

    Caranya cukup dengan menaburkan baking soda kepada bagian yang bau dan biarkan semalam. Setelah itu, kamu bisa membersihkannya dengan penyedot debu atau ngebasnya di luar rumah. Atau jika kamu menggunakan cuka, kamu bisa menggosok bagian yang bau hingga bersih.

    4. Bersihkan Lantai

    Membersihkan lantai dengan rutin juga wajib kamu lakukan untuk menghilangkan bau tidak sedap dari hewan peliharaan. Pasalnya hewan peliharaan terkadang tidak sengaja membuang kotorannya ke lantai ketika ia sedang mengalami gangguan pencernaan.

    Cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengepel bagian yang bau dengan sabun pel yang dicampur dengan air hangat. Tetapi, bagi kamu yang menggunakan lantai kayu, ada beberapa cara ekstra yang harus kamu lakukan.

    Bila kotoran yang menempel pada lantai kayu masih baru, kamu bisa menggunakan kain yang dibasahi dengan air hangat untuk membersihkannya. Sedangkan untuk kotoran yang sudah lama, baunya akan menyerap pada lantai kayu tersebut. Oleh karena itu kamu perlu cairan khusus bernama pet enzymatic cleaner.

    5. Gunakan Air Purifier

    Cara yang terakhir yaitu dengan menggunakan air purifier. Beberapa air purifier memiliki fitur yang ampuh untuk menghilangkan bau tidak sedap dari berbagai sumber. Kamu bisa menaruh air purifier ini di tempat yang sering digunakan hewan peliharaanmu untuk waktu yang lama.

    Nah, itu dia beberapa tips untuk cegah dan hilangkan bau hewan peliharaan di rumahmu. Bagi kamu yang ingin memelihara hewan di rumah, sekarang kamu sudah tidak perlu khawatir lagi rumahmu akan bau.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Trik Penyusunan Bantal di Kasur Agar Kamar Terlihat Rapi


    Jakarta

    Penyusunan bantal di kasur akan membuat tampilan kamar tidur terlihat lebih rapi. Selain itu, penyusunan bantal di satu sisi membuat kamu bebas barbering di atas kasur tanpa ada penghalang.

    Setiap orang juga memiliki pola penyusunan bantal yang berbeda-beda. Ada yang menumpuk bantal ke arah depan, ke atas, atau hanya disejajarkan, semua itu tergantung pada jumlah bantal yang digunakan.

    Bagi kamu yang ingin mengganti model penyusunan bantal dan butuh referensi, mengutip dari The Spruce pada Selasa (19/3/2024), berikut beberapa diantaranya.


    1. Gunakan Metode Fluffing Toss-and-Chop

    Gunakan Metode Fluffing Toss-and-ChopGunakan Metode Fluffing Toss-and-Chop Foto: Refine Studios via The Spruce

    Saat menyusun bantal di kasur, pastikan kondisinya menggelembung sehingga saat diletakkan terlihat bervolume. Cara membuat bantal bervolume bisa dengan menjatuhkan bantal dengan posisi datar lalu ratakan permukaannya dengan digoyangkan kedua sisinya.

    Pastikan bantal yang paling kokoh dan terlihat memiliki volume angin paling besar berada di paling depan atau luar.

    2. Sembunyikan Bantal Tidur

    Sembunyikan Bantal TidurSembunyikan Bantal Tidur Foto: Stauffer Design Co. via The Spruce

    Jika saat tidur kamu memiliki bantal kesukaan yang strukturnya sudah tidak dapat mengembang lagi, sebaiknya sembunyikan di belakang bantal yang kokoh.

    Selain untuk memberikan tampilan yang lebih rapi, bantal terluar atau paling depan kerap dipakai oleh orang lain saat berkunjung ke kamar. Dengan begitu, bantal kesukaanmu tidak akan digunakan oleh orang lain sembarangan.

    3. Susun Bantal Bentuk Segitiga Terbalik

    Susun Bantal Bentuk Segitiga TerbalikSusun Bantal Bentuk Segitiga Terbalik Foto: Stauffer Design Co/via The Spruce

    Bentuk segitiga terbalik adalah penyusunan bantal dengan menegakkan bantal kemudian memukul bagian atasnya sehingga tampilan atas bantal runcing di ujung dan cekung di tengah. Bantal tersebut diletakkan berdampingan pada ujung kasur.

    Tampilannya akan lebih bagus untuk bantal yang ukurannya simetris atau persegi. Jika hanya memiliki bantal berbentuk persegi panjang, tidak perlu dibuat cekungan di tengah. Cukup susun ke depan dengan posisi tegak.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Alasan Lampu Downlight Jadi Pilihan Penerangan di Rumah


    Jakarta

    Model lampu tersembunyi sudah banyak digunakan sebagai penerangan di rumah dan bangunan besar. Nama lampu tersembunyi ini disebut dengan downlight.

    Lampu downlight biasanya berbentuk cekung ke atas seperti tertanam di atap. Meski terlihat tertutup di dalam, lampu downlight ini ternyata mampu memberikan penerangan yang cukup dan membuat tampilan rumah jadi lebih rapi dan hangat.

    Pemasangan lampu downlight juga sama seperti lampu timbul pada umumnya karena sudah tersedia fitting lampu di dalam cekungan tersebut.


    Biasanya, jenis bohlam yang digunakan adalah bohlam lampu sorot kecil, bohlam pijar, bohlam CFL (Compact fluorescent lamp), atau bohlam LED (light-emitting diode). Untuk besaran daya lampu yang dipakai berkisar pada 3-30 watt.

    Bagi kamu yang ingin menggunakan ini di rumah, menurut The Spruce seperti yang dikutip pada Rabu (20/3/2024) berikut spesifikasi lampu downlight.

    1. Desain

    Lampu downlight ini dapat memberikan penerangan yang rendah. Pemasangannya yang tidak timbul membuat tampilan atap rumah terlihat lebih rapi dan bersih. Namun, saat menggunakan downlight kamu membutuhkan lebih dari satu lampu agar penerangan di ruangan cukup.

    2. Biaya

    Pemasangan lampu downlight ternyata lebih murah daripada pemasangan lampu gantung konvensional yang timbul di permukaan atap. Namun kamu perlu mengeluarkan uang lebih untuk membeli perlengkapannya seperti kerangka logam, kotak sambungan kabel internal yang dihubungkan ke kabel sirkuit, dan bohlam. Namun, untuk jenis lampu tersembunyi yang luarnya juga memiliki penutup harganya akan lebih mahal.

    Masing-masing jenis bohlam dan watt juga memiliki harga yang berbeda. Kisaran harga untuk lampu downlight yang memiliki penutup dan berbentuk bulat mulai dari Rp 40.000-Rp 125.000. Untuk lampu downlight menggunakan bohlam CFL tanpa fitting mulai dari Rp 20.000-Rp 50.000. Lalu lampu downlight menggunakan bohlam LED tanpa fitting sekitar Rp 30.000-Rp 95.000.

    Bohlam LED juga ada yang bisa dihidupkan menggunakan aplikasi dan Bluetooth sehingga fleksibel untuk digunakan. Tentu untuk lampu pintar seperti ini harganya jauh lebih mahal.

    3. Perawatan dan Perbaikan

    Perawatan lampu downlight tidak sulit jika dibandingkan dengan lampu standar. Jika ada lampu yang mati kamu cukup menggantinya. Namun, jika yang rusak pada bagian cekungan perbaikannya akan rumit karena perlu membuka permukaan pada lubang lampu tersebut.

    4. Pemasangan Lampu

    Lampu downlight sebaiknya diberi jarak dalam pemasangannya. Perhitungannya menyesuaikan dengan ukuran lubang, bohlam, dan besaran watt. Biasanya lampu sebesar 10-11 cm diberi jarak per 1,2 meter antar lubang.

    Lampu ini juga bagus diletakkan dekat dengan objek perabotan di rumah seperti lukisan di dinding, rak buku, gorden dengan jarak 30-45 cm.

    Pencahayaan ruangan akan terlihat lebih hangat dan tidak terlalu redup jika lampu downlight ini juga dibantu dengan pencahayaan dari lampu lain yang dipasang pada sela-sela plafon berlapis, dari bawah kabinet, atau sela-sela sudut rumah lainnya.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tanda Bantal Kamu Harus Diganti


    Jakarta

    Bantal merupakan perlengkapan tidur yang sering digunakan. Namun, ternyata juga perlu diganti lho seiring berjalannya waktu.

    Sebab, apabila bantal yang digunakan sudah tidak nyaman justru bisa saja mengganggu tidur kamu. Lantas, seperti apa ciri-ciri bantal sudah harus diganti?

    Dilansir dari The Spruce, Rabu (20/3/2024), berikut ini tanda-tandanya.


    Timbul Bau

    Bantal yang bau bisa menjadi tanda sudah saatnya diganti. Bau tak sedap tersebut bisa timbul dari keringat maupun minyak tubuh yang terserap saat tidur. Untuk menghilangkan bau, bantal bisa dicuci. Akan tetapi, jika bau tidak hilang maka sudah waktunya untuk mengganti bantal kamu.

    Warnanya Pudar

    Bantal yang warnanya sudah pudar menjadi tanda bahwa sudah saatnya diganti. Warna yang memudar atau menguning menjadi tanda bahwa bantal sudah digunakan terlalu lama.

    Tampak Tidak Terlalu Tebal

    Jika bantalmu sudah tidak terlalu tebal dan membuatmu tidak nyaman, maka sudah saatnya bantal itu diganti.

    “Bantal ada untuk melindungi kepala dan leher kamu, tetapi jika isinya rata atau menggumpal, maka bantal tersebut tidak lagi memiliki sifat pendukung,” kata pendiri perusahaan Of Space + Mind, Ashley La Fond, dikutip dari The Spruce.

    Bisa Dilipat Menjadi Dua

    Salah satu cara mudah untuk mengetahui bahwa bantal sudah harus diganti adalah bisa dilipan dua. Jika bantal ditekuk atau dilipat dan tidak kembali ke posisi semua, maka sudah saatnya diganti.

    Itulah tanda-tanda bantal kamu perlu diganti. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Pakai Pintu Berwarna Hitam Akan Jauh Lebih Elegan dengan 4 Tips Ini


    Jakarta

    Mewarnai pintu dengan warna hitam ternyata sah-sah saja dan tidak membuat rumah menjadi panas. Justru penggunaan warna hitam pada pintu bisa membuat tampilan rumah menjadi lebih elegan.

    Warna hitam juga cocok untuk dipasangkan dengan warna lain dan tetap terlihat kontras. Di ruangan yang tepat, pintu berwarna hitam dapat menciptakan kekhasan dari pemilik rumah tersebut. Namun, jika ingin mengecat pintu dengan warna hitam sebaiknya ruangan tersebut memiliki pencahayaan yang cukup terutama akses cahaya matahari.

    Selain itu, pintu berwarna hitam juga dapat menutupi goresan dan kusam pada pintu. Sehingga kamu tidak perlu mengecat pintu terlalu sering. Namun hal ini tidak berlaku pada pintu kayu. Bahan kayu berisiko terjadi pengelupasan cat dan pemudaran warna. Maka pintu kayu yang dicat berwarna hitam memerlukan perawatan ekstra.


    Agar pintu berwarna hitam terlihat bagus dan cocok dengan interior rumah, mengutip dari The Spruce pada Kamis (21/3/2024), berikut beberapa tips penggunaan pintu berwarna hitam di rumah.

    1. Ketahui Warna Pasangan yang Cocok

    Pintu hitam terlihat bagus bagus dipadukan dengan warna putih agar nuansa ruangan tetap netral. Warna putih juga membantu pencahayaan di dalam ruangan karena dapat memantulkan cahaya.

    Jika pencahayaan pada ruangan tersebut kurang kamu bisa mengecat pintu dengan 2 warna berbeda seperti bagian luar berwarna hitam dan bagian dalam berwarna putih.

    2. Terapkan Keserasian Warna

    Keserasian warna pada ruangan dapat diterapkan dengan memilih warna yang sama pada pintu. Jika dalam satu ruangan tersambung dengan pintu kamar, pintu kamar mandi, dan pintu utama, sebaiknya semuanya diselaraskan menggunakan warna hitam.

    3. Pilih Warna Perabotan yang Senada

    Selain dinding rumah menggunakan warna putih agar terlihat serasi dengan pintu hitam, kamu juga bisa menggunakan perabotan dengan warna senada atau kontras seperti cokelat, krem, dan putih. Pemilihan warna kenop pintu selain hitam seperti warna bahan metal mengkilap dan emas juga bisa membuat tampilan pintu hitam lebih baik.

    4. Pilih Cat Minyak atau Matte

    Warna hitam tetap dapat terlihat kontras di dinding putih atau abu-abu meskipun menggunakan jenis cat minyak atau tidak. Hal ini tergantung pada keinginan masing-masing, lebih bagus mengkilap atau halus. Jika ingin ada pantulan cahaya bisa menggunakan cat minyak, sementara jika ingin hasilnya halus bisa menggunakan cat easycoat, atau matte emulsion.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ubah Tenor KPR Rumah: Syarat, Biaya, dan Keuntungannya


    Jakarta

    Saat mengajukan cicilan KPR rumah, kreditur akan membebankan batas waktu pembayaran atau yang biasa disebut tenor. Penentuan lama waktu pembayaran cicilan ini berdasarkan kesepakatan bersama dengan kreditur atau bank. Selain itu, debitur juga dapat memilih tenor sesuai kemampuannya.

    Mengutip dari BFI Finance pada Kamis (21/3/2024), tenor adalah waktu angsuran yang diberikan kreditur (pihak yang memberikan bantuan dana/pembiayaan) kepada debitur (pihak yang berkewajiban membayar dan melunasi hutang).

    Setiap bank memiliki suku bunga dan waktu tenor yang berbeda. Semakin panjang jangka waktu tenor maka secara keseluruhan, jumlah suku bunga yang dibebankan juga semakin tinggi.


    Pada proses pembayaran KPR rumah kerap ditemui suatu kendala yang biasanya karena terkendala ekonomi. Untuk mengatasi masalah ini, debitur bisa mengajukan perubahan tenor KPR rumah untuk mempercepat atau memperpanjang masa tenor di awal.

    Cara Mengubah Tenor KPR Rumah

    Menurut Pengamat Perbankan dan Praktisi Sistem Pembayaran, Arianto Muditomo, proses perubahan tenor KPR rumah secara umum sebagai berikut.

    1. Mengajukan Permohonan Kepada Bank Penyedia KPR

    Debitur perlu mengajukan permohonan perubahan tenor KPR rumah dengan menyebutkan alasan dan menyiapkan doumen pendukungnya seperti fotokopi KTP, fotokopi NPWP, fotokopi rekening (giro/tabungan), dan formulir pengajuan perubahan tenor KPR rumah.

    “Untuk data pribadi (KTP, NPWP) sepanjang tidak ada perubahan maka tidak perlu disampaikan kembali,” kata Arianto saat dihubungi oleh detikProperti pada Kamis (21/3/2024).

    2. Bank Melakukan Evaluasi Pengajuan Perubahan Tenor KPR Rumah

    Langkah selanjutnya, bank penyedia KPR akan melakukan asesmen ulang untuk mengetahui kelayakan keuangan debitur untuk memperpanjang atau mempersingkat waktu tenor.

    Biasanya, waktu yang diperlukan untuk proses persetujuan perubahan tenor KPR rumah relatif lebih cepat dibandingkan proses pengajuan awal.

    “Debitur bisa memonitor progress prosesnya baik datang atau komunikasi online bank akan memberitahukan hasil proses,” tambah Arianto.

    3. Pemberitahuan Penyetujuan Perubahan Tenor KPR Rumah

    Setelah manajemen bank menyetujui permohonan, debitur akan ditawarkan kesepakatan baru sesuai dengan klausa perjanjian yang disepakati oleh keduanya.

    Biaya Perubahan Tenor KPR Rumah

    Saat mengajukan perubahan tenor KPR rumah, debitur akan dikenakan beberapa biaya tambahan diantaranya biaya administrasi, biaya provisi, hingga biaya appraisal (jika membutuhkan asesmen ulang terhadap jaminan). Untuk besaran biayanya tergantung pada kebijakan masing-masing bank penyedia KPR.

    Biaya tambahan ini akan dikenakan setelah pengajuan perubahan tenor KPR rumah disetujui di waktu bersamaan.

    “Kalau tidak ada penambahan fasilitas biasanya dikenakan one time selambatnya saat efektif,” jelasnya.

    Keuntungan dan Kerugian Perubahan Tenor KPR Rumah

    Arianto mengungkapkan keuntungan dan kerugian dari pengajuan perubahan tenor KPR rumah tidak bisa dilihat secara general karena harus dinilai dari sisi kreditur dan sisi debitur. Namun aspek keuntungan dan kerugian tersebut bisa dinilai dari pertimbangan berikut.

    1. Memperpanjang tenor KPR akan menurunkan angsuran bulanan, tetapi total bunga yang dibayarkan akan meningkat.
    2. Memperpendek tenor KPR akan meningkatkan angsuran bulanan, tetapi total bunga yang dibayarkan akan menurun.
    3. Pastikan untuk mempertimbangkan kondisi keuangan dan kemampuan mencicil debitur sebelum mengubah tenor KPR.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Cek Sertifikat Tanah Makin Mudah, Cuma Gerakin Jempol!


    Jakarta

    Sertifikat tanah merupakan dokumen penting untuk membuktikan kepemilikan tanah seseorang. Kini, untuk bisa mengecek sertifikat tanah lewat jempol saja alias berselancar secara online.

    Nah, untuk mengetahui keabsahan sertifikat tanah, tentunya harus dicek. Hal ini untuk menghindari adanya upaya pemalsuan sertifikat tanah oleh oknum tertentu.

    Cara cek sertifikat tanah secara online kini bisa dilakukan dengan mudah. Caranya bisa melalui website resmi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan (ATR/BPN), melalui aplikasi Sentuh Tanahku, atau bahkan website BHUMI.


    Cek Sertifikat Tanah Secara Online Lewat Website Kementerian ATR/BPN

    Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengecek sertifikat tanah adalah melalui website Kementerian ATR/BPN. Berikut ini caranya.

    1. Buka laman www.atrbpn.go.id
    2. Pilih ‘Publikasi’
    3. Pilih ‘Layanan’ lalu klik “Pengecekan Berkas’
    4. Isi data yang diperlukan seperti Kantor Pertanahan, Nomor Berkas, dll
    5. Klik Cari Berkas di bagian bawah

    Cek Sertifikat Tanah Secara Online Lewat Aplikasi

    Cara lainnya untuk mengecek keabsahan sertifikat tanah adalah melalui aplikasi Sentuh Tanahku. Begini caranya.

    1. Download aplikasi Sentuh Tanahku di Play Store atau App Store
    2. Jika belum memiliki akun, kamu bisa daftar terlebih dahulu dengan memilih ‘Masuk’ dan pilih ‘Daftar di Sini’ dan lengkapi data yang diperlukan
    3. Selanjutnya cek link aktivasi di email dan klik tautan tersebut
    4. Login untuk masuk ke aplikasi Sentuh Tanahku dengan username dan password yang sudah dibuat
    5. Pilih layanan ‘Cari Berkas’ dan isi data yang diperlukan dan klik ‘Cari Berkas’

    Website BHUMI

    Website BHUMI.atrbpn adalah situs peta interaktif yang terintegrasi dengan geoportal ATLAS untuk menggambarkan bidang-bidang tanah yang terdaftar di Kementerian ATR/BPN. Caranya adalah sebagai berikut:

    1. Buka website https://bhumi.atrbpn.go.id/peta

    2. Di bagian atas, klik simbol kaca pembesar bertanda plus

    3. Klik Pencarian Bidang (NIB/HAK)

    4.Masukkan nama Kabupaten/Kota dan Desa/Kelurahan

    5. Masukkan Nomor Identifikasi Bidang Tanah (NIB) atau Nomor Hak

    6. Klik “Cari Bidang”

    7. Akan muncul informasi terkait bidang tanah tersebut

    Demikian cara mengecek sertifikat tanah. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Cara Hilangkan Bau Tak Sedap di Dapur


    Jakarta

    Dapur adalah tempat untuk memproses bahan makanan. Selain itu, biasanya dapur juga dijadikan tempat untuk menyimpan bahan makanan. Akibatnya seiring berjalannya waktu, aroma dari masakan dan bahan makanan akan menumpuk di dapur.

    Aroma ini lama kelamaan akan berubah menjadi bau yang tidak sedap. Beberapa orang mungkin menyepelekan hal ini dengan alasan “Nanti juga bau lagi kalau masak”.

    Namun nyatanya bau tidak sedap ini akan memengaruhi kualitas makanan dan membuat ruangan dapur menjadi tidak nyaman ketika dipakai.


    Dikutip dari allrecipes.com, ada beberapa cara mudah untuk menjaga agar dapur tetap segar. Bila kamu penasaran, ayo simak caranya di bawah ini.

    Cara Membuat Dapur Bebas dari Bau Tidak Sedap

    1. Rebus Lemon

    Uap dari hasil rebusan lemon bisa menetralkan bau yang menyengat. Caranya, kamu bisa memotong lemon menjadi 2 bagian, atau kamu juga bisa menggunakan sisa kulit lemon juga. Lalu masukkan ke dalam air yang sudah mendidih, dan biarkan selama 10 menit.

    2. Baking Soda dan Cuka

    Jika kamu memasak makanan yang berbau menyengat, kamu bisa mencoba untuk menaruh beberapa mangkuk berisi baking soda atau cuka semalaman.

    Selain itu, kamu juga bisa merebus air baking soda atau cuka dan biarkan beberapa menit. Uap dari rebusan cuka atau baking soda bisa menetralkan bau menyengat.

    3. Kopi

    Merebus bubuk kopi dengan sedikit air bisa membantu menyerap bau tidak sedap pada ruangan dapur.

    4. Bunga Rampai Kompor (Potpourri)

    Potpourri adalah sebuah rebusan yang terbuat dari buah dan rempah-rempah wangi. Potpourri sudah biasa digunakan di luar negeri untuk membuat ruangan dapur menjadi segar.

    Caranya, kamu bisa merebus bahan sisa atau rempah-rempah yang wangi seperti kulit jeruk, kulit apel, cengkeh, batang kayu manis, rosemary, dan lainnya. Kamu juga bisa biarkan rebusan ini terus mendidih selama proses memasak.

    5. Tutup Panci/Wajan saat Memasak

    Bila kamu ingin memasak masakan yang membuat minyak terciprat kemana-mana, kamu bisa coba untuk menutupnya dengan proteksi cipratan dengan karbon aktif.

    Selain untuk menjaga agar minyak tidak mengotori dapur, lapisan karbon aktifnya juga bisa menyerap bau tidak sedap.

    6. Bersihkan Wastafel

    Biasanya wastafel adalah sumber utama bau tidak sedap pada dapur. Maka dari itu kamu harus membersihkannya dengan rutin menggunakan sabun dan disinfektan.

    7. Buka Jendela dan Ventilasi

    Cara ini sudah sangat jelas ya, dapur yang tertutup pasti akan membuat bau tidak sedap menumpuk. Maka dari itu kamu harus perhatikan sirkulasi udara pada dapurmu.

    8. Gunakan Air Purifier

    Cara yang terakhir adalah menggunakan air purifier. Air purifier sudah sangat dikenal dapat menyaring udara dari debu, asap, serbuk sari, bulu hewan peliharaan, dan bau yang menyengat.

    Walau demikian, jika kamu memasang air purifier pada ruangan dapur, kamu harus rutin untuk mengganti filternya dan biayanya tidak murah.

    Itulah 8 cara untuk menjaga agar dapur di rumahmu tetap segar dan tidak bau. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Kipas Angin Tetap Berdebu Meski Bergerak dan Menghasilkan Angin?


    Jakarta

    Bagi kamu menggunakan kipas angin di rumah, pernah tidak terpikir kenapa kipas yang bergerak dan menghasilkan udara bisa berdebu di sela-sela kerangkanya? Bukankah angin bisa membawa debu yang ringan terbang?

    Menurut Science ABC, Senin (25/3/2024), partikel debu yang beterbangan di rumah ternyata memiliki semacam muatan listrik, yang dapat menyebabkan molekul debu saling tarik-menarik.

    Selain itu, bilah kipas yang bergerak cepat, bergesekan dengan molekul udara. Gerakan kipas ini membuat debu terdorong ke tepi bilah kipas atau kerangka luar dan menumpuk di sana. Penumpukan muatan pada tepi bilah kipas ini yang dikenal sebagai listrik statis.


    Listrik statis adalah ketidakseimbangan muatan listrik di dalam atau pada permukaan suatu bahan. Muatan listrik statis dapat tercipta setiap kali dua permukaan bersentuhan atau bergesekan dan salah satu permukaan memiliki ketahanan yang tinggi terhadap arus listrik atau isolator listrik.

    Maka dari itu, setiap bilah kipas bergerak ada kemungkinan alat tersebut menangkap banyak debu karena muatan listrik statis paling besar berada di sana akibat bergesekan dengan udara.

    Untuk menjaga kipas angin tetap bersih, menurut Today.com, kamu perlu membersihkan minimal seminggu sekali atau kamu bisa menyesuaikan dengan seberapa kotor alat tersebut.

    Sementara itu untuk cara membersihkan kipas angin yang mudah mengutip dari The New York Times, kamu bisa mengikuti tutorial berikut.

    Lepaskan Penutup Kipas

    Pastikan kipas angin dalam keadaan mati dan tidak terhubung listrik. Lepaskan skrup kipas angin yang terletak di pinggiran penutup. Usahakan untuk memegang bagian tengah atau pinggirannya saja. Jika memegang bagian rongganya bisa membuat debu berjatuhan.

    Bersihkan Debu pada Sela-Sela Kipas

    Siapkan sikat kecil atau sikat gigi, kain bersih atau spons, cuka, sabun, dan air. Pertama, campurkan cuka dan sabun ke dalam air. Lalu, bersihkan debu tebal pada bilah kipas angin dan bagian penutupnya.

    Usap kipas angin dengan spons atau kain basah agar debu kecil terangkat. Terakhir sikat kembali dengan campuran cuka dan sabun agar lebih bersih.

    Pasang Kembali Kerangka Kipas

    Setelah semua bagian kipas angin yang berdebu kering, pasang kembali bagian tersebut dengan benar. Pastikan bagian yang dibersihkan sudah sepenuhnya kering agar tidak menyebabkan korsleting listrik.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Aman Bersihkan Pecahan Kaca di Rumah


    Jakarta

    Gelas kaca, kaca jendela, maupun kaca meja bisa saja pecah dan pecahannya menyebar ke mana-mana. Banyaknya pecahan kaca yang tersebar tentu akan sangat berbahaya bagi penghuni rumah.

    Apabila terdapat pecahan kaca, kamu harus segera membersihkannya agar penghuni rumah tidak ada yang terluka. Untuk membersihkan pecahan-pecahan kaca ternyata tidak bisa sembarangan.

    Dilansir dari The Spruce, Kamis (28/3/2024), berikut ini cara membersihkan pecahan kaca yang aman di rumah.


    1. Bersihkan Ruangan

    Sebaiknya, jangan ada hewan peliharaan dan banyak penghuni rumah di ruangan yang terdapat pecahan kaca. Cukup ada seseorang yang akan membersihkan pecahan kaca saja. Apabila kamu akan membersihkan pecahan kaca, sebaiknya pakai sepatu tertutup, pelindung mata, dan sarung tangan tebal agar aman.

    2. Gunakan Cahaya yang Sangat Terang

    Untuk membantumu membersihkan serpihan-serpihan kaca, nyalakan banyak lampu maupun senter ke permukaan agar lebih mudah membersihkannya.

    3. Ambil Pecahan Kaca yang Besar

    Setelah menggunakan sarung tangan, kamu bisa mengambil pecahan kaca yang besar terlebih dahulu. Jika kamu tidak ada sarung tangan, kamu bisa menggunakan capitan agar tangan tidak terluka.

    Pecahan kaca sebaiknya diletakkan di kertas tebal atau di kantong plastik berlapis. Kamu juga bisa membungkusnya dengan beberapa lapis koran agar aman saat dibuang ke tempat sampah.

    4. Bersihkan Serpihan Kaca

    a. Pakai Sapu

    Untuk membersihkan serpihan kaca, kamu bisa menggunakan beberapa perkakas, tergantung permukaan bendanya. Apabila serpihan kaca berada di karpet, kamu bisa menggunakan sikat berbulu untuk mengangkat kaca ke permukaan kain sebelum menyapunya.

    Gunakan sapu berbulu kaku dan pengki untuk menyapu pecahan kaca sebanyak mungkin. Gunakan sapuan yang pendek dan efisien untuk mencegah potongan-potongan kecil berserakan di seluruh ruangan. Jika kamu memiliki jenis penyedot debu atau vacuum cleaner yang tepat, kamu bisa menggunakannya untuk membersihkannya.

    b. Pakai Roti atau Kentang

    Selain menggunakan sapu dan vacuum cleaner, kamu bisa membersihkan sisa serpihan kaca menggunakan roti. Caranya, gunakan senter untuk melihat serpihan kaca dengan jelas. Lalu, dengan menggunakan sarung tangan, tekan sepotong roti ke pecahan kaca. Pastikan untuk segera membuang rotinya.

    Selain roti, kamu juga bisa menggunakan kentang yang sudah dibelah menjadi 2 bagian untuk mengambilnya. Tekan bagian dalam kentang ke pecahan kaca agar mudah diambil. Segera buang kentang ke tempat sampah.

    c. Pakai Tisu Basah

    Gunakan 3 lembar tisu atau lap, lalu dilipat menjadi persegi. Basahkan lap atau tisu dan tekan ke serpihan kaca. Serpihan kaca nantinya akan menempel ke tisu atau lap.

    d. Pakai Lint Roller

    Bagi kamu yang memiliki lint roller, bisa juga membersihkan serpihan kaca dengan ini. Lint roller dirancang untuk menghilangkan bulu hewan peliharaan memiliki daya rekat yang lebih kuat dan berfungsi paling baik untuk mengangkat serpihan kaca. Lepas lembaran berisi kaca dan buang dengan benar.

    e. Pakai Lakban

    Kamu juga bisa membersihkan serpihan kaca dengan lakban. Gunakan sarung tangan, bungkus lakban dengan sisi lengket menghadap ke luar. Tekan lakban pada potongan kaca lalu masukkan lakban dengan hati-hati ke dalam kantong sampah.

    5. Lakukan Pembersihan Terakhir

    Pecahan kaca bisa saja menempel pada bulu sapu atau pengki. Bawa alat-alat tersebut keluar dan bilas hingga bersih dengan air di atas ember. Buang air ke saluran pembuangan utilitas.

    Periksa bagian bawah sepatu yang digunakan apakah ada serpihan kaca yang tersangkut. Lepaskan serpihan kaca dengan lakban atau tisu untuk memastikan tidak ada pecahan kaca yang masuk ke dalam rumah.

    Itulah cara membersihkan pecahan kaca yang aman di rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com