Tag Archives: tips properti

Jurus Hindari Penipu Jual Beli Rumah



Jakarta – Memiliki rumah adalah impian semua orang. Namun sayang, tak semua orang punya kemampuan untuk membeli rumah.

Faktor ekonomi menjadi alasan utamanya. Namun, ada juga yang sudah memiliki uang cukup dan hendak membeli rumah, malah berujung kena tipu. Alhasil, uang hilang, rumah yang diimpikan pun melayang.

Nah, oleh karena itu, sebelum membeli rumah ada hal-hal yang perlu kamu ketahui. Pasalnya, bila tidak, kita akan kena tipu atau rumah yang kita beli tak sesuai harapan. Apa saja tipsnya? Simak penjelasan tips membeli rumah yang aman dalam infografis berikut ini:

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

15 Barang yang Wajib Kamu Punya biar Betah di Kosan



Jakarta – Kos menjadi opsi terbaik bagi para perantau untuk mendapatkan tempat tinggal sementara maupun permanen. Banyak mahasiswa atau pekerja yang memilih kosan sebab jarak dari kampus atau kantor mereka dekat.

Namun, tidak semua kos langsung menyediakan fasilitas dan perlengkapan yang kamu butuhkan. Sehingga saat pertama kali menempati kos kamu sering kebingungan barang apa saja yang penting untuk dimiliki.

Nah, buat kamu yang masih bingung untuk menentukan barang apa saja yang diperlukan dan wajib ada untuk anak kos. Berikut dikutip dari Danacita, beberapa barang yang wajib kamu punya di kosan.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

5 Jurus Jitu Simpan Barang Berharga di Rumah



Jakarta – Kamu merasa bingung jika harus menyimpan barang berharga di rumah? Menyimpan di dalam lemari terkadang tidak cukup aman, apalagi hanya diletakkan saja secara sembarangan. Sebab, masih ada resiko barang berharga tersebut dicuri oleh para pencuri.

Nah, agar barang berharga seperti perhiasan, emas, uang atau surat berharga aman, berikut ada 5 tips menyimpan barang berharga di rumah yang aman yang dikutip dari Cekaja, Kamis (11/1/2024), simak penjelasan berikut.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Tips Mengatasi Kulit Sofa Mengelupas



Jakarta

Masalah yang seringkali dialami pada sofa dengan bahan kulit yaitu permukaan yang sering mengelupas. Kulit pada sofa terkelupas sampai memunculkan retakan karena serat-seratnya rusak dikarenakan sering mendapatkan gesekan.

Masalah ini membuat sofa menjadi kurang bagus dan tidak nyaman, bahkan dapat berpengaruh kepada keindahan ruangan. Tapi kamu tak perlu khawatir, daripada membeli sofa baru kamu bisa ikuti tips mengatasi sofa kulit yang mengelupas berikut dikutip dari De Hygienique, Selasa (16/1/2024). Yuk! Simak tips lengkapnya.

Cek Bagian Sofa yang Mengelupas

Sebelum melakukan perbaikan pada sofa kulit, cari terlebih dahulu bagian mana saja yang serat kulitnya mengelupas. Lalu, beri tanda dengan menggunakan selotip kecil untuk memudahkan proses penambalan. .


Membersihkan Sofa Kulit

Selanjutnya, kamu dapat bersihkan sekitar area yang rusak dengan menggunakan kain bersih yang berserat dan telah dibasahi air. Kamu juga bisa menggunakan tisu basah beralkohol atau cairan pembersih. Jika sofa kamu ditumbuhi jamur, kamu bisa hilangkan dengan menggunakan bahan alami, yaitu air dan cuka.

Namun, jangan menyemprotnya terlalu banyak, cukup dengan menyemprot sedikit saja dan lap secara perlahan, agar cairan tidak terserap oleh bahan kulit tersebut. Tujuan dari membersihkannya adalah untuk mengetahui warna asli dari sofa, sehingga kamu bisa menentukan warna untuk reparasi. Sesudah dibikin bersih, diamkan sofa beberapa saat supaya betul-betul kering.

Bahan yang dibutuhkan Untuk Mengatasi Sofa Kulit Mengelupas

  • Cat khusus kulit dengan warna sesuai sofa
  • Setrika
  • Kertas atau paper bag polos

Jika semua bahan sudah tersedia, selanjutnya memasuki tahap perbaikan. Berikut langkah-langkah memperbaiki sofa kulit.

Cara Memperbaiki

Pertama, siapkan setrika lalu atur suhu panasnya. Jangan sampai terlalu panas karena dapat merusak kulit sofa.

Kemudian, oleskan cat kulit pada permukaan yang retak dengan menggunakan spatula kecil, lalu ratakan menyeluruh hingga menyatu dengan warna sofa. Pastikan bahwa warnanya melebur sesuai warna asli dari sofa kamu.

Lalu, Letakkan kertas atau paper bag warna coklat yang bisa didapat dari minimarket.

Setelah itu, letakkan setrika yang telah panas di atas kertas tersebut. Perlu diingat! Gunakan kertas dengan ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan setrika.

Selanjutnya, kamu bisa menekan setrika secara perlahan agar cat kulit tersebut meresap dengan baik. Lakukan hal yang sama pada bagian yang rusak. Kemudian, kamu bisa lihat sofa kulit yang tadinya retak telah hilang.

Perlu diingat! hindari permukaan setrika langsung menyentuh ke permukaan sofa kulit tanpa alas. Hal ini dikarenakan itu dapat mengakibatkan kerusakan serius. Maka dari itu, baik untuk menggunakan kertas sebagai alasnya.

Demikian tips mengatasi sofa kulit yang mengelupas. Semoga bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

5 Jenis Tanaman untuk Kamar Tertutup yang Baik untuk Kesehatan


Jakarta

Ternyata ada jenis tanaman yang cocok untuk kamar tertutup. Kamar tertutup biasanya memiliki sirkulasi udara yang minim sehingga ruangan mudah panas dan muncul bau tidak sedap.

Untuk mengatasinya, ada beberapa jenis tanaman yang dapat tumbuh di kamar tertutup dan memberikan udara segar dapat membuat tidur lebih nyenyak sehingga baik untuk kesehatan.

Lalu, apa saja jenis tanaman tersebut? Mengutip dari situs Casper, Rabu (17/1/2024), berikut beberapa jenis tanaman yang cocok untuk kamar tertutup dan baik untuk kesehatan.


1. Spider Plant atau Lili Paris

cat playing in spider plantTanaman Hias Spider Plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

Spider plant atau lebih dikenal sebagai lili paris di Indonesia, memiliki bentuk seperti kaki laba-laba. Kumpulan daun mirip rumput yang melengkung ini dapat membantu menyerap bau dan berbagai macam zat polutan berbahaya di ruangan kamar tidur yang dapat menyebabkan kanker.

2. Snake Plant atau Lidah Mertua

Ilustrasi tanaman lidah mertuaTanaman Hias Lidah Mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/SKashkin

Snake plant atau sering disebut lidah mertua menjadi tanaman untuk kamar tidur atau ruangan tertutup. Tanaman ini dapat menjaga kualitas udara menjadi lebih baik. Maka tak heran, pada sebuah jurnal menyebutkan kalau tanaman ini diklaim NASA menjadi penjernih udara alami terbaik.

Selain itu, di malam hari tanaman ini mengeluarkan oksigen di waktu yang sama saat mengeluarkan karbon dioksida. Sehingga kamu tidak perlu khawatir menghirup CO2 di malam hari.

3. Peace Lily

Spathe flower in flowerpot on wooden backgroundTanaman Hias Peace Lily Foto: iStock

Tanaman peace lily dapat menjadi penyaring udara alami yang ampuh pada kamar tertutup. Peace lily dapat menyaring racun benzena, trichloroethylene, dan senyawa berbahaya lainnya di dalam ruangan kamar tidur. Tanaman ini sifatnya lembap, jadi kamu harus lebih sering menyiramnya agar tidak mudah layu dan mati.

4. English Ivy

Propagating a Green English Ivy & Pothos Plants. A dark green English Ivy and pothos in vases propagating in bright natural lightEnglish Ivy and pothos are easy-care houseplants that grow quickly and are easy to propagate.Tanaman Hias English Ivy Foto: Getty Images/iStockphoto/Crystal Bolin Photography

English Ivy ini dapat tumbuh pada ruangan tertutup meski hanya terdapat sedikit cahaya matahari. Tak cuma itu, tanaman ini dapat membuat udara di ruangan tertutup jadi bersih dan segar.

The American College of Allergy, Asthma & Immunology mengungkapkan kalau tanaman mampu menghilangkan 94% polutan udara dan 78% jamur di udara hanya dalam kurun waktu 12 jam saja.

5. Gardenia atau Cepiring

A DSLR still life photo of a bouquet of fresh white gardenia flowers in a small black ceramic bowl. Background made of brown rustic paper. Selective focus on the flower of the foreground. Soft natural light. Copy space.Tanaman Hias Gardenia. Foto: Getty Images/iStockphoto/lucop

Terakhir, ada gardenia atau kaca piring. Di daerah lokal terkadang disebut sebagai cepiring. Gardenia cocok diletakkan pada ruangan tertutup sebab mampu membersihkan udara. Selain itu, beberapa hasil penelitian membuktikan bahwa aroma dari tanaman gardenia dapat memberikan efek relaksasi sehingga tidur jadi lebih nyenyak..

Demikian 5 jenis tanaman untuk kamar tertutup yang baik untuk kesehatan. Semoga bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(dna/)



Sumber : www.detik.com

Panduan buat Pasangan Muda yang Mau Beli Rumah, Begini 10 Tipsnya



Jakarta – Bagi beberapa pasangan muda yang baru menikah, membeli rumah merupakan sebuah impian. Membeli rumah untuk pertama kali bukanlah perkara mudah. Kamu perlu sering berdiskusi dengan pasangan, juga mengumpulkan banyak informasi sebelum memutuskan untuk membeli rumah yang diinginkan.

Jangan sampai karena kurangnya perencanaan, perhitungan, dan informasi, kamu tidak bisa membeli rumah idaman kamu. Melansir dari Kristal Garden, berikut beberapa tips membeli rumah yang perlu kamu perlu ketahui.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

5 Hal yang Harus Kamu Lakukan Cegah Rumah Bocor di Musim Hujan



Jakarta – Saat ini hujan turun hampir setiap hari. Ketika hujan lebat melanda, acapkali kita was-was ada bagian rumah yang bocor.

Duh! Kalau rumah bocor pasti ribet bersihinnya. Gimana ya caranya cegah rumah bocor saat hujan turun?

Berikut ini merupakan beberapa tips untuk mengatasi rumah bocor.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Hempas Lumut! Begini Cara Cuci Toren Air Sendiri Di Rumah


Jakarta

Toren air adalah hal paling penting untuk persediaan air bersih dan sebagai cadangan mendapatkan air dan aksesibilitas air bersih. Namun, seiring waktu pemakaian air yang bersumber dari toren bisa menjadi kotor dan menodai bagian luar hingga isinya.

Dikutip dari Flip, Rabu (17/1/2024), kontaminasi yang terjadi pada toren bisa berupa debu, serangga kotoran hingga bagian dalam akan penuh dengan lumut. Oleh karena kebersihan toren juga diperlukan dan perlu perawatan secara berkala, sehingga air akan tetap tersimpan bersih dan higienis.

Untuk mengetahui cara mencuci toren air, detikProperti telah merangkum langkah yang harus dilakukan. Simak berikut ini!
Langkah Mencuci Toren Air


Tangki atau toren air perlu dicuci dan dikuras agar isinya tidak ditumbuhi lumut, sehingga setidaknya toren perlu dibersihkan sebulan sekali jika lumutnya tumbuh dengan cepat. Agar memudahkanmu dalam menguras toren, ikuti langkah berikut ini.

Bahan dan Alat

– Sikat

– Spons

– scrubber atau saringan lumut

– Kaporit

– 3 sdm garam dengan 2 liter air, didihkan (opsi)

– cuka putih (opsi)

Panduan Bersihkan Toren Air Sendiri

1. Matikan Pompa Air

Matikan pompa agar tidak ada air mengalir saat proses mencuci toren, hal ini membantu efektifitas proses menguras dan memastikan pembersihan dilakukan secara maksimal.

2. Buang Air Toren

Selama proses pembersihan, pastikan kamu kabarkan kepada seluruh penghuni rumah bahwa air perlu segera dihabiskan dan sebelum membersihkan diingatkan untuk tidak dapat menggunakan air untuk sementara. Buang seisi air di dalam toren agar menghilangkan sisa air yang terkontaminasi dari kuman dan zat berbahaya.

3. Buang Kotoran Yang Mengumpul

Selanjutnya, buang tumpukan kotoran seperti lumut, alga, atau pasir. Gunakan alat yang dapat menyeka seluruh lumut seperti sikat dan spons agar tumpukan kotoran tersebut dapat terangkat. Ini untuk memudahkan kamu dalam proses pembersihan berikutnya

4. Sikat Permukaan Toren

Sebelum menyikat, kamu perlu memperhatikan komponen toren yang terhubung seperti valve atau keran, pipa, pompa, fitting inlet dan outlet, dan aksesori pendukung lainnya. Periksa terlebih dahulu dari setiap komponen agar ketika dibersihkan tidak ada yang rusak, putus, atau membuat celah yang bisa menyebabkan kebocoran. Jika ada komponen atau aksesori yang bermasalah, sebaiknya kamu menggantinya terlebih dahulu agar tidak perlu mengerjakannya dua kali.

Jika sudah diperiksa dengan baik, gunakan sikat untuk membersihkan permukaan dinding toren. Jika toren cukup besar dan memiliki bobot kurang dari 60 kilogram, kamu bisa sampai masuk ke dalam untuk mempermudah pembersihan. Tetapi jika sulit dijangkau, kamu bisa menggunakan gagang sikat yang panjang.

5. Bersihkan Tutup dan Bagian Luar

Jangan lupa untuk membersihkan bagian luar dan tutup toren, hingga kotoran debu yang tertumpuk hempas tidak ada sisa.

6. Bilas dengan Air Bersih

Setelah membersihkan toren, pastikan dibilas dengan air bersih hingga sisa-sisa busa dan cairan pembersihan hilang.

7. Isi Ulang Toren

Jika sudah dibilas dengan maksimal, isi ulang toren sesuai kapasitas dengan air bersih dan aliran air lancar. Pastikan kualitas air jernih dan tidak memiliki warna dan bau. Sehingga, pastikan air di dalam toren tetap bersih dan aman.

Itulah cara mencuci toren air sendiri di rumah. Pastikan kamu membersihkannya secara berkala jika lumut sudah mengumpul. Semoga bermanfaat!

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Tips Atur Kotak Penyimpanan di Rumah Biar Perkakas Gampang Dicari


Jakarta

Saat melakukan proyek renovasi atau perbaikan rumah, memiliki kotak perkakas yang terorganisir adalah kunci untuk menghindari frustrasi dan memastikan pekerjaan berjalan lancar.

Entah kamu adalah seorang yang sering mengutak-atik perkakas atau hanya sesekali membutuhkannya, membiasakan diri dalam mengatur kotak perkakas secara rapi dan terorganisasi akan membuat perbedaan yang besar.

Dengan memiliki kotak perkakas yang senantiasa rapi dan terorganisasi dengan baik, kamu akan mudah menemukan dan mengambilnya setiap kali akan digunakan.


Melansir Real Simple, Rabu (17/1/2024), seorang ahli pengorganisasi dari Jane’s Addiction Organization, Wendy Trunz, membagikan tips praktis untuk membantumu dalam mengatur kotak perkakas agar selalu siap digunakan. Berikut tipsnya.

1. Mulai dengan Kosongkan Kotak Perkakas

Langkah pertama yang harus diambil adalah mengosongkan kotak perkakas. Keluarkan semua alat dan perangkat, lalu letakkan di lantai agar mudah dilihat. Langkah ini memberikan gambaran lebih baik tentang apa yang kamu miliki dan membantumu menilai kondisi alat-alat tersebut.

2. Buang Barang-Barang yang Tidak Diperlukan

Setelah dikeluarkan dari kotaknya, kamu akan dengan mudah menyortir alat-alat mana yang masih bisa digunakan dan mana yang sudah rusak. Inilah saatnya bagimu untuk membereskannya.

Singkirkan alat yang rusak dan berlebihan. Trunz menyarankan untuk menyumbangkan barang yang tidak lagi kamu butuhkan atau meletakkannya di tempat lain saja, seperti tas perkakas tambahan.

3. Identifikasi dan Catat Barang yang Hilang

Perhatikan alat atau perangkat yang hilang dari koleksimu. Mungkin ada alat yang perlu diganti atau item yang belum kamu miliki dan diperlukan dalam setiap kotak perkakas. Mungkin pula ada beberapa perkakas yang sempat dipinjam oleh orang lain dan belum dikembalikan. Buatlah catatan untuk membeli barang-barang ini ketika memungkinkan.

4. Pilih Kotak Perkakas yang Sesuai

Pilihlah kotak perkakas, tas, atau peti yang sesuai dengan kebutuhanmu. Pertimbangkan ruang ekstra untuk koleksi atau kompartemen tambahan yang lebih kompleks. Pastikan tempat untuk setiap item mudah dijangkau.

5. Tambahkan Kotak Kompartemen Tambahan

Untuk menjaga alat dan aksesori tetap teratur, belilah elemen organisasi tambahan, seperti kotak berkompartemen untuk menyimpan paku, sekrup, dan perangkat keras, serta nampan dan penyisip lainnya. Tujuannya adalah memiliki kotak perkakas yang mudah diakses, rapi, dan terorganisasi dengan baik

6. Label Semua dengan Baik

Gunakan label untuk menandai tempat setiap item di dalam kotak perkakas. Langkah sederhana ini akan membantumu dalam menjaga keteraturan dalam jangka panjang. Trunz juga menyarankan untuk menuliskan namamu pada setiap alat agar mudah diidentifikasi jika dipinjam oleh orang lain.

Demikian tips praktis untuk membantumu dalam mengatur kotak perkakas agar selalu siap digunakan. Dengan mengikuti tips ini, kamu akan memiliki kotak perkakas yang efisien dan selalu siap digunakan. Hal ini akan menyederhanakan proses mencari alat, meminimalkan kekacauan, dan meningkatkan produktivitasmu dalam menyelesaikan proyek-proyek rumah. Semoga informasinya bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

10 Tanaman Hias yang Nggak Butuh Tanah (Part 2)


Jakarta

Bagi pecinta tanaman, umumnya tanaman dapat tumbuh dengan media tanah atau pupu. Jika kamu ingin menanam tanaman tanpa perlu menyulitkan kamu, tanaman yang bisa tumbuh di air adalah jawaban untuk keinginan tersebut. Ada beragam jenis tanaman hias yang bisa kamu coba untuk tumbuh di media air.

Dikutip dari Wild Plantage, Kamis (18/1/2024), Tanaman hias memiliki peran untuk menambah estetika dan keindahan pada ruangan kamu. melanjuti daftar sebelumnya pada part 1, berikut ini adalah jenis tanaman hias yang dapat tumbuh di air, yakni sebagai berikut.

6. African Violet

A group of african violet flowers.african violet flowers. Foto: Getty Images/gladassfanny

Violet african adalah salah satu tanaman hidrofilik yang sangat bagus untuk tumbuh di air, dan tanaman ini memiliki bunga berwarna-warni yang mencerahkan rumah. Sekitar satu bulan, tanaman ini bisa menghasilkan dan membuat versi baru dari tanaman induk. Pilihlah daun yang tampak sehat dan potong bagian ujung batang dengan bersih dan tajam sekitar 2 inci atau 5 cm. Tempatkan air ini di wadah dengan leher sempit untuk menopang daun.


Taruh tanaman ini di jendela dan menghadap ke utara atau timur, dan tidak memerlukan banyak cahaya langsung. Terlalu banyak sinar matahari dapat menghanguskan daun. Selain itu, tanaman ini tidak beracun bagi manusia atau hewan peliharaan jadi ini aman untuk ditanam di rumah bersama hewan peliharaan atau anak-anak.

7. Koleus

Koleus adalah salah satu tanaman dalam ruangan yang tumbuh di air dan memiliki daun berwarna-warni yang mencolok. Memberi makan tanaman ini sebulan sekali dapat membantu memelihara spesimen terbaik. Potong batang sekitar 6 inci (15 cm) dan kupas dua pertiga bagian bawah daun sebelum dimasukkan ke dalam air.

Tanaman ini perlu sinar matahari yang banyak, jadi menempatkannya di ambang jendela yang terkena sinar matahari atau bahkan digantung di jendela adalah pilihan yang ideal. Adapun, Tanaman rumahan ini tidak baik disekitar hewan peliharaan dan manusia karena mengandung racun yang dapat mengganggu pencernaan. Selain itu, jika menyentuh tanaman ini bisa menyebabkan ruam atau bahkan luka bakar ringan.

8. Lucky Bamboo

Lucky bamboo (Dracaena sanderiana) in a glass potLucky bamboo (Dracaena sanderiana) in a glass pot Foto: Getty Images/iStockphoto/bentaboe

Lucky Bamboo seringkali menggunakan air sebagai media dibanding pupuk atau tanah, jadi tanaman hias ini ideal untuk dalam ruangan. Kamu hanya perlu tempat yang dapat menahan bentuknya, seperti beberapa batu kecil di dasar wadah. Potong sedekat mungkin dengan batang induk secara bersih dan tajam sekitar 10-15 cm. Sisakan satu set daun lalu kupas dedaunan agar tidak masuk ke dalam air.

Tanaman ini hanya memerlukan matahari secara tidak langsung dan cukup ditaruh di ruangan yang terang agar tanaman bisa tumbuh subur. Selain itu, tanaman ini tidak memiliki kandungan berbahaya bagi manusia, tetapi beracun bagi hewan peliharaan. Oleh karena itu, jauhkan dari jangkauan anabul kamu!

9. Philodendron

Tropical 'Philodendron Hederaceum Micans' houseplant with heart shaped leaves with velvet texture in gray flower pot on coffee tableTropical ‘Philodendron Hederaceum Micans’ houseplant with heart shaped leaves with velvet texture in gray flower pot on coffee table Foto: Getty Images/iStockphoto/Firn

Jenis Philodendron bentuknya seperti Pothos. Philodendron merupakan tanaman dalam ruangan yang cocokdi dalam air. Ada yang tumbuh menjuntai, ada pula yang tumbuh lebih tegak. Tanaman ini merambat dengan baik selama di air.

Potong dengan bersih bagian bawah dengan tepat di bawah ruas daun, lalu taruh di dalam ruangan kamu. CUkup meletakkannya di rak tanaman dan jangan berada di bawah sinar matahari langsung. Tanaman ini memiliki racun yang berbahaya untuk hewan dan manusia, oleh sebab itu hindari tanaman ini dari peliharaan dan anak kamu.

10. Herbal Bertangkai Lunak

Propagating a bunch of basil in a jar of water for storing it fresh or regrowing laterPropagating a bunch of basil in a jar of water for storing it fresh or regrowing later Foto: iStock

Herbal ini memiliki batang yang lunak dan menjadi salah satu tanaman dalam ruangan yang baik untuk tumbuh di air. Meskipun tumbuhan ini memiliki batang kayu yang bisa bertahan, tetapi kemungkinan juga bisa mengalami pembusukan.

Berikut ini tanaman herbal yang berbatang lunak antara lain thyme, dill, ketumbar, basil, mint, peterseli, marjoram, dan tarragon. Tanaman herbal berbatang kayu tidak bisa tumbuh di air tanpa akan melakukan pembusukan yakni diantaranya, daun salam, sage, dan rosemary.

Kamu menggunakan gunting untuk memotong batang lunak tanaman herbal yang sudah tumbuh mapan, kemudian letakkan di ambang jendela untuk penerangan sinar matahari. Karena herbal dipakai untuk bahan masakan, ini aman untuk dikonsumsi. Namun, untuk beberapa jenis ada yang bisa meracuni hewan peliharaan. Oleh karena itu, lebih baik jauhkan tanaman herbal dari hewan peliharaan.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com