Tag: tips properti

  • 10 Tanaman Hias yang Nggak Butuh Tanah (Part 2)


    Jakarta

    Bagi pecinta tanaman, umumnya tanaman dapat tumbuh dengan media tanah atau pupu. Jika kamu ingin menanam tanaman tanpa perlu menyulitkan kamu, tanaman yang bisa tumbuh di air adalah jawaban untuk keinginan tersebut. Ada beragam jenis tanaman hias yang bisa kamu coba untuk tumbuh di media air.

    Dikutip dari Wild Plantage, Kamis (18/1/2024), Tanaman hias memiliki peran untuk menambah estetika dan keindahan pada ruangan kamu. melanjuti daftar sebelumnya pada part 1, berikut ini adalah jenis tanaman hias yang dapat tumbuh di air, yakni sebagai berikut.

    6. African Violet

    A group of african violet flowers.african violet flowers. Foto: Getty Images/gladassfanny

    Violet african adalah salah satu tanaman hidrofilik yang sangat bagus untuk tumbuh di air, dan tanaman ini memiliki bunga berwarna-warni yang mencerahkan rumah. Sekitar satu bulan, tanaman ini bisa menghasilkan dan membuat versi baru dari tanaman induk. Pilihlah daun yang tampak sehat dan potong bagian ujung batang dengan bersih dan tajam sekitar 2 inci atau 5 cm. Tempatkan air ini di wadah dengan leher sempit untuk menopang daun.


    Taruh tanaman ini di jendela dan menghadap ke utara atau timur, dan tidak memerlukan banyak cahaya langsung. Terlalu banyak sinar matahari dapat menghanguskan daun. Selain itu, tanaman ini tidak beracun bagi manusia atau hewan peliharaan jadi ini aman untuk ditanam di rumah bersama hewan peliharaan atau anak-anak.

    7. Koleus

    Koleus adalah salah satu tanaman dalam ruangan yang tumbuh di air dan memiliki daun berwarna-warni yang mencolok. Memberi makan tanaman ini sebulan sekali dapat membantu memelihara spesimen terbaik. Potong batang sekitar 6 inci (15 cm) dan kupas dua pertiga bagian bawah daun sebelum dimasukkan ke dalam air.

    Tanaman ini perlu sinar matahari yang banyak, jadi menempatkannya di ambang jendela yang terkena sinar matahari atau bahkan digantung di jendela adalah pilihan yang ideal. Adapun, Tanaman rumahan ini tidak baik disekitar hewan peliharaan dan manusia karena mengandung racun yang dapat mengganggu pencernaan. Selain itu, jika menyentuh tanaman ini bisa menyebabkan ruam atau bahkan luka bakar ringan.

    8. Lucky Bamboo

    Lucky bamboo (Dracaena sanderiana) in a glass potLucky bamboo (Dracaena sanderiana) in a glass pot Foto: Getty Images/iStockphoto/bentaboe

    Lucky Bamboo seringkali menggunakan air sebagai media dibanding pupuk atau tanah, jadi tanaman hias ini ideal untuk dalam ruangan. Kamu hanya perlu tempat yang dapat menahan bentuknya, seperti beberapa batu kecil di dasar wadah. Potong sedekat mungkin dengan batang induk secara bersih dan tajam sekitar 10-15 cm. Sisakan satu set daun lalu kupas dedaunan agar tidak masuk ke dalam air.

    Tanaman ini hanya memerlukan matahari secara tidak langsung dan cukup ditaruh di ruangan yang terang agar tanaman bisa tumbuh subur. Selain itu, tanaman ini tidak memiliki kandungan berbahaya bagi manusia, tetapi beracun bagi hewan peliharaan. Oleh karena itu, jauhkan dari jangkauan anabul kamu!

    9. Philodendron

    Tropical 'Philodendron Hederaceum Micans' houseplant with heart shaped leaves with velvet texture in gray flower pot on coffee tableTropical ‘Philodendron Hederaceum Micans’ houseplant with heart shaped leaves with velvet texture in gray flower pot on coffee table Foto: Getty Images/iStockphoto/Firn

    Jenis Philodendron bentuknya seperti Pothos. Philodendron merupakan tanaman dalam ruangan yang cocokdi dalam air. Ada yang tumbuh menjuntai, ada pula yang tumbuh lebih tegak. Tanaman ini merambat dengan baik selama di air.

    Potong dengan bersih bagian bawah dengan tepat di bawah ruas daun, lalu taruh di dalam ruangan kamu. CUkup meletakkannya di rak tanaman dan jangan berada di bawah sinar matahari langsung. Tanaman ini memiliki racun yang berbahaya untuk hewan dan manusia, oleh sebab itu hindari tanaman ini dari peliharaan dan anak kamu.

    10. Herbal Bertangkai Lunak

    Propagating a bunch of basil in a jar of water for storing it fresh or regrowing laterPropagating a bunch of basil in a jar of water for storing it fresh or regrowing later Foto: iStock

    Herbal ini memiliki batang yang lunak dan menjadi salah satu tanaman dalam ruangan yang baik untuk tumbuh di air. Meskipun tumbuhan ini memiliki batang kayu yang bisa bertahan, tetapi kemungkinan juga bisa mengalami pembusukan.

    Berikut ini tanaman herbal yang berbatang lunak antara lain thyme, dill, ketumbar, basil, mint, peterseli, marjoram, dan tarragon. Tanaman herbal berbatang kayu tidak bisa tumbuh di air tanpa akan melakukan pembusukan yakni diantaranya, daun salam, sage, dan rosemary.

    Kamu menggunakan gunting untuk memotong batang lunak tanaman herbal yang sudah tumbuh mapan, kemudian letakkan di ambang jendela untuk penerangan sinar matahari. Karena herbal dipakai untuk bahan masakan, ini aman untuk dikonsumsi. Namun, untuk beberapa jenis ada yang bisa meracuni hewan peliharaan. Oleh karena itu, lebih baik jauhkan tanaman herbal dari hewan peliharaan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Jenis Tanaman yang Tumbuh di Dinding, Bikin Rumah Makin Cantik



    Jakarta

    Menumbuhkan tanaman di dinding adalah salah satu cara untuk memberikan sentuhan lembut pada dinding di tepi taman. Dinding adalah bagian penting dari sebuah rumah dan memberikan privasi, tetapi tidak selalu terlihat cantik.

    Memberikan dekorasi vertikal pada sisi dinding di rumah atau taman bisa menggunakan tanaman yang menarik. Ini adalah cara yang tepat untuk meningkatkan keindahan pada ruangan kamu.

    Dikutip dari Gardening Know How, Minggu(21/1/2024), sebelum mempertimbangkan untuk menanam tanaman di dinding rumah atau pagar taman, ada beberapa faktor yang perlu kamu perhatikan.


    Yang Harus Diperhatikan Sebelum Menanam Tumbuhan di Dinding

    Dikutip dari Gardening Know How, Minggu(21/1/2024), sebelum mempertimbangkan untuk menanam tanaman di dinding rumah atau pagar taman, ada beberapa faktor yang perlu kamu perhatikan.

    Pertama, pilih tanaman yang bisa tumbuh subur jika menghadap ke arah tertentu, misalnya di bawah sinar matahari penuh atau meneduh dekat parsial. Pertimbangkan posisi berada di arah utara atau selatan, bagian selatan biasanya sangat panas di musim panas.

    Jangan memilih tanaman yang dapat merambat lebih tinggi dari dinding dan siapkan tanah sebelum tanam, karena tanahnya tipis dan kering di dekat dinding. Ketahui tanaman mana yang secara alami menempel di dinding dan yang membutuhkan uji coba dan dukungan.

    Jenis Tanaman untuk Dinding

    Nah, ada banyak tanaman dinding yang cocok untuk permukaan vertikal seperti dinding, baik yang kering dan panas hingga teduk dan sejuk. Adapun jenis tanaman yang bagus adalah jenis yang merambat, semak, dan pepohonan. Berikut ini adalah jenis tanaman yang tumbuh di dinding dan bikin rumah kamu makin cantik.

    1. Mawar Panjat

    Mawar PanjatMawar Panjat Foto: Gardening Know How / dvoevnore

    Bunga mawar panjat adalah kelompok yang beragam tumbuhnya, yakni dengan mengikatnya dengan tongkat panjang dan melengkung baik di pagar, dinding, atau teralit. Apalagi jenis ini bisa bertahan di musim dingin. Variasi tertentu yang mudah memanjat di dinding adalah jenis ‘Alberic Barbier’, ‘Madame Gregoire Stachelin’, dan ‘Mermaid’.

    2. Pohon Buah-buahan

    Jeruk kim kit atau yang biasa disebut jeruk Imlek sangat diminati oleh warga yang akan merayakan Imlek karena dipercaya dapat membawa keberuntungan.Jeruk kim kit atau yang biasa disebut jeruk Imlek sangat diminati oleh warga yang akan merayakan Imlek karena dipercaya dapat membawa keberuntungan. Foto: Rifkianto Nugroho

    Tanaman buah-buahan adalah pilihan yang bagus untuk kamu menumbuhkan pohon yang bisa ditanam di dinding. Selain itu, tanaman buah pohon bisa berfungsi sebagai pemandangan yang menarik serta memberikan privasi.

    Untuk area dinding yang panas, pohon jeruk cocok di cuaca iklim yang hangat. Selain itu untuk iklim sedang, pohon pir dan persik cocok untuk ditanam pada dinding yang terkena sinar matahari di iklim sedang. Adapun tanaman buah yang merambat pada dinding yang hangat dan cerah adalah buah anggur atau kiwi

    3. Bunga Merambat

    Bunga RambatBunga Rambat Foto: Gardening Know How / HHelene

    Selain mawar, bunga merambat lainnya juga bisa menambah warna dan karakter pada dinding kamu. Apalagi tanaman bunga merambat tidak rumit untuk dirawat. Pilih tanaman yang selalu hijau atau gugur tergantung kebutuhan kamu.

    Perhatikan juga kebutuhan sinar matahari dan tanahnya untuk jenis tanaman merambat tertentu. Tanaman bunga yang bisa kamu coba adalah melati, honeysuckle, trumpet vine atau wisteria.

    4. Tanaman Gurun

    KUNMING, CHINA - MAY 09: A floral waterfall of blooming bougainvillea flowers flows down the side of a building on May 9, 2023 in Kunming, Yunnan Province of China. (Photo by Li Jiaxian/China News Service/VCG via Getty Images)KUNMING, CHINA – MAY 09: A floral waterfall of blooming bougainvillea flowers flows down the side of a building on May 9, 2023 in Kunming, Yunnan Province of China. (Photo by Li Jiaxian/China News Service/VCG via Getty Images) Foto: China News Service via Getty Ima/China News Service

    Tanaman jenis ini adalah yang tanaman yang dapat merambat saat panas dan kering, seperti saat di iklim gurun. Beberapa jenis dari tanaman ini diantaranya adalah bugenvil, tanaman butterfly vine, Hardenbergia, dan Queen Wreath. Jenis ini tidak memerlukan perawatan yang sulit sehingga cocok untuk menghiasi dinding rumah kamu menjadi lebih berwarna dan hidup,

    5. Tanaman Teduh

    A selection of photographs taken primarily in our English cottage garden of a wide variety of native plants, flowers, foliage and flora.A selection of photographs taken primarily in our English cottage garden of a wide variety of native plants, flowers, foliage and flora. Foto: Getty Images/Jack Holliday

    Tanaman jenis ini cocok untuk jenis teduh dan memanjat, jika kamu memiliki dinding yang lebih sejuk dan lokasi dinding yang meneduh. Bahkan beberapa bisa terus merambat dan tumbuh di sepanjang batang walaupun memiliki akar yang kecil. kamu bisa mencoba tanaman jenis English Ivy, Virginia Creeper, Chocolate vine, dan hydrangea.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Pertanda Bantal Kamu Kedaluarsa



    Jakarta

    Banyak orang yang tidak mengetahui bahwa bantal memiliki masa pemakaian. Seiring waktu, kamu akan merasakan tanda-tanda ini ketika bantal sudah melewati tanggal kadaluarsa.

    Jika tidak segera ditangani, ini dapat mengganggu kualitas istirahat yang kamu butuhkan, apalagi parahnya bisa membuat kamu sakit, Lho.

    Dikutip dari Serta, Minggu (21/1/2023), elemen di kasur kamu seperti bantal bisa kadaluarsa, sehingga perlu adanya pengecekan dan pembersihan rutin.


    Jika tidak segera dilakukan penanganan, kemungkinan akan timbulnya tungau, debu, bahkan kutu busuk. Oleh karena itu, kemungkinan kamu perlu memperhatikan bantal kamu agar kotoran, debu dan serangga tidak bersarang.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Cuma Baju, 7 Benda di Rumah Ini Juga Harus Kamu Cuci



    Jakarta

    Saat membersihkan rumah, kita seringkali fokus pada cucian baju atau pakaian, tapi tahukah kamu bahwa ada beberapa benda penting lainnya yang sering terlupakan?

    Meskipun kamu mungkin berpikir bahwa kamu cukup baik dalam menjaga kebersihan cucian kamu, mungkin ada beberapa bagian penting yang terlupakan atau bahkan kamu tidak menyadari bahwa seharusnya dicuci.

    Melansir Real Simple, Senin (29/1/2024), berikut adalah tujuh benda yang seringkali lupa untuk dicuci secara rutin.


    1. Bed Cover

    Bed cover, mulai dari sarung bantal, sarung guling, hingga selimut seringkali lupa kita cuci. Agar tidur nyaman dan berkualitas, cucilah bed cover setidaknya setiap bulan bisa mencegah terakumulasinya debu dan kotoran. Jika bed cover yang kamu miliki tahan terhadap air, pastikan untuk mencucinya dalam siklus tahan air untuk mencegah kerusakan.

    2. Sarung Sofa

    Aktivitas di atas sofa bisa meninggalkan jejak kotoran yang tidak diinginkan. Hal ini terutama jika kamu memiliki sofa dari toko-toko seperti Ikea, jangan lupa untuk mencuci sarung furniturnya secara berkala. Sofa yang bersih membuat suasana rumah terasa lebih segar.

    3. Bantal Hias

    Bantal hias bukan hanya elemen dekoratif, tetapi juga bisa menjadi tempat menumpuknya debu dan kotoran. Pastikan untuk mencucinya setiap tiga hingga enam bulan, terutama jika bantal tersebut sering dipindahkan.

    4. Tirai atau Gorden

    Tirai atau gorden cenderung menjadi tempat berkumpulnya banyak debu, kotoran, dan rambut. Pastikan untuk mencucinya setahun sekali, atau bahkan setiap tiga bulan jika berada di area rumah yang sangat ramai.

    5. Lap Dapur

    Seringkali terlupakan, lap dapur bisa menjadi tempat berkumpulnya kuman dan bakteri. Cucilah lap dapur minimal seminggu sekali atau ketika terlihat kotor untuk menjaga kebersihannya.

    Demikianlah benda-benda di rumah yang seringkali lupa kita cuci. Dengan memasukkan tujuh benda ini ke dalam rutinitas pencucianmu, bukan hanya pakaianmu yang bersih, tapi seluruh rumah akan terbebas dari kotoran yang tidak terlihat. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Sederhana buat Tangkal Banjir Masuk Rumah



    Jakarta

    Miliki rumah dengan lanskap halaman depan yang rendah, rawan mengalami banjir saat hujan turun. Mau tidak mau bagian depan perlu dibuat sebuah penghalang agar air tidak masuk ke dalam rumah.

    Maka dari itu penting memiliki jalur pembuangan yang baik agar air tidak menggenang di depan rumah. Selain jalur pembuangan, perlu juga dibuatkan penahan di depan halaman sehingga apabila terjadi luapan air dari selokan tidak akan masuk ke dalam rumah.

    Berikut beberapa cara memperbaiki halaman agar air tidak masuk ke dalam rumah saat hujan mengutip dari Home Hard Ware, pada Selasa (30/1/2024).


    1. Tambahkan Tembok Penahan

    Dinding penahan baik dibuat di halaman yang memiliki lanskap tanah rendah dan datar. Tambahkan pula aliran air yang mengarah ke selokan. Ini untuk menghindari genangan air di depan tembok tersebut.

    Dinding penahan ini bisa dibuat dari pasir atau kerikil yang cepat kering. Penggunaan kedua jauh lebih baik dibandingkan tanah liat.

    2. Gunakan Paving Block di Halaman

    Bagian halaman rumah bisa dipasang paving block agar air meresap atau mengalir melalui sela-selanya. Paving block ini memiliki beberapa macam, diantaranya sebagai berikut.

    – Pavers beton: Pemasangan beton bercelah yang bisa dimasukkan kerikil atau pasir yang memungkinkan drainase yang cepat.

    – Beton & aspal berpori: Jenis jalan yang memiliki kisi-kisi udara yang memungkinkan penyerapan air.

    – Plastic Grid: Sebuah plastik yang memiliki bolongan di setiap kotaknya. Plastic Grid kerap digunakan untuk media penanaman rumput di halaman, bisa pula dimasukkan batu kerikil hingga pasir. Garis kotak dari plastic grid itu cukup kuat untuk diinjak sehingga cocok digunakan di taman.

    3. Tambahkan tanaman

    Selain memperbaiki bagian depan halaman, perlu ada tanaman atau pohon untuk penyerapan air dan mencegah struktur tanah semakin turun.

    Tetapi sebelum itu ketahui tempat yang tepat untuk menanam pohon agar tidak membahayakan rumah saat terjadi angin puting beliung.

    Jarak minimal penanaman pohon besar yang tingginya di bawah 8 meter harus berjarak minimal 3 meter dari bangunan. Untuk pohon 8-15 meter minimal penanaman 4-6 meter. Sementara untuk pohon lebih dari 15 meter jarak minimalnya 10-15 meter.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tips Praktis Jaga Stop Kontak Listrik Tetap Aman


    Jakarta

    Stop kontak listrik adalah bagian vital dari instalasi listrik di rumah. Untuk memastikan kenyamanan, keamanan, dan kinerja yang optimal, perawatan yang tepat sangatlah diperlukan.

    Selain menghindari gangguan dan biaya yang mungkin timbul, pemeliharaan yang benar juga bisa memperpanjang umur pakai instalasi listrik di rumah. Terlebih lagi, yang paling penting adalah meningkatkan keamanan rumah dengan menghindari terjadinya kecelakaan.

    Melansir situs Endesa, Selasa (30/1/2024), berikut serangkaian tips praktis untuk menjaga kondisi stop kontak listrik tetap baik, menghindari gangguan, dan meningkatkan keselamatan di rumah.


    1. Lakukan Pemeriksaan Instalasi yang Teliti

    Sebelum menyentuh stop kontak, pastikan instalasi listrik di rumahmu berada dalam kondisi yang aman. Matikan sakelar diferensial sebelum melakukan pemeriksaan atau pemeliharaan. Jika ada tanda-tanda kejutan listrik atau percikan, segera nonaktifkan dan hubungi teknisi terlatih untuk pemeriksaan lebih lanjut, terutama di area rawan, seperti dapur dan kamar mandi.

    2. Bersihkan Stop Kontak Secara Rutin

    Debu dan kotoran bisa mengganggu kinerja stop kontak. Bersihkan stop kontak secara berkala dengan hati-hati. Pastikan untuk mematikan sakelar diferensial terlebih dahulu, lalu gunakan kapas dan cairan pembersih yang tepat untuk membersihkan permukaan stop kontak. Hindari cairan masuk ke dalam lubang stop kontak, dan pastikan semuanya kering sebelum menyalakan listrik kembali.

    3. Ganti Kabel yang Rusak atau Aus

    Hindari menggunakan kabel yang rusak, terbuka, atau sangat tua. Pergantian dengan kabel baru adalah solusi terbaik dan teraman. Jangan mencoba memperbaiki kabel sendiri karena hal ini bisa menimbulkan risiko keamanan.

    4. Hindari Overloading dengan Bijak

    Overloading bisa merusak stop kontak dan saklar. Gunakan adaptor multi-stop kontak dengan tombol on/off untuk menghindari overloading. Cabut perangkat yang tidak digunakan secara langsung untuk mengurangi beban listrik. Pastikan untuk tidak menempatkan adaptor dekat dengan tekstil atau di area yang lembab.

    5. Sebarkan Penggunaan Sirkuit

    Distribusikan penggunaan titik listrik di rumah secara merata. Hindari mengkonsentrasikan aktivitas di satu titik. Ini membantu mencegah beban berlebih pada satu sirkuit, meminimalkan risiko gangguan, dan melindungi peralatan listrik di rumahmu.

    6. Baca Label dan Sertifikat dengan Teliti

    Terakhir, pastikan kamu selalu memeriksa label dan sertifikat pada perangkat listrik, kabel, stop kontak, dan adaptor multi-stop kontak. Pastikan semuanya sesuai dengan standar instalasi di rumahmu. Membaca petunjuk dengan teliti bisa membantu kita dalam menghindari penggunaan yang tidak tepat dan potensi risiko listrik.

    Demikianlah tips praktis untuk menjaga kondisi stop kontak listrik tetap baik, menghindari gangguan, dan meningkatkan keselamatan di rumah. Dengan mengikuti tips sederhana ini, kamu bisa menjaga stop kontak listrik di rumah tetap optimal, aman, dan efisien. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Dibuang! Berikut 7 Manfaat Ampas Teh Untuk Membersihkan Barang di Rumah



    Jakarta

    Buat kamu yang sering mengonsumsi teh, mulai sekarang jangan buang ampas teh yang telah disedu. Karena kamu bisa memanfaatkan kantong teh bekas tersebut untuk membersihkan barang-barang yang ada di rumah.

    Lalu, kira-kira apa saja dan bagaimana cara menggunakanya? Mengutip dari In the Wash, Kamis (1/2/2024), berikut pembahasan lengkapnya.

    1. Membersihkan Microwave

    Untuk membersihkan microwave, kamu cukup rebus air lalu tambahkan beberapa seduh kantong teh celup hitam atau hijau, tunggu hingga benar-benar terendam sempurna. Lalu diamkan sebentar, setelah cukup dingin untuk dipegang, gunakan air teh tadi untuk mencuci bagian dalam dan luar microwave. Ini akan membantu menghilangkan bau dan menambahkan aroma segar.


    2. Membersihkan Kaca

    Kamu juga bisa menggunakan kantung teh celup untuk membersihkan kaca. Kamu dapat menempatkan teh yang telah diseduh dingin ke dalam botol semprot dan menggunakannya untuk membersihkan dan membuat cermin serta jendela berkilau.

    3. Membersihkan Bak Mandi dan Tempat Sabun

    Daripada membuang kantong teh bekas ke tong sampah, kamu bisa menggunakannya untuk membersihkan kerak residu sabun pada bak mandi dan tempat sabun. Kandungan tanin dalam teh dapat memudahkan merontokkan noda yang menempel.

    4. Membersihkan Karpet

    Taburkan ampas daun teh kering atau direndam di karpet yang bau dan biarkan selama 10 menit sebelum dikeringkan. Untuk menggunakan daun teh yang direndam, keringkan terlebih dahulu karena akan menodai karpet jika terlalu basah. Cobalah teh rasa seperti lemon atau mint untuk meninggalkan aroma yang menyenangkan.

    5. Sepatu

    Sepatu kamu mulai mengeluarkan bau kaki yang tak sedap? Kamu bisa mengatasinya dengan mengambil ampas teh letakkan kemudian taruh di dalam sepatu. Diamkan selama semalaman, maka bau sepatu akan hilang. Pastikan kondisi sepatu dalam keadaan kering.

    6. Membersihkan Furnitur Kayu

    Setelah menyeduh teh celup, jangan langsung buang ampasnya. Kamu bisa menggunakannya untuk membuat permukaan kayu kembali mengkilap. Kamu cukup menggosokannya ampas teh celup yang masih basah pada permukaan kayu. Kandungan tanin pada teh dapat membuat permukaan kayu kembali mengkilap.

    7. Menghilangkan Bau Tak Sedap di dalam Kulkas

    Gunakan kantung teh bekas untuk menghilangkan bau tak sedap di kulkas. Kantong teh dapat menyerap bau kulkas seperti halnya baking soda. Kamu bisa meletakkan wadah terbuka di lemari es dengan kantung teh bekas yang sudah dikeringkan selama satu atau dua hari.

    Demikian 7 manfaat ampas teh untuk membersihkan barang di rumah. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Menyimpan Lilin Biar Nggak Kebakaran



    Jakarta

    Lilin masih digunakan sebagai pengganti penerangan saat mati lampu. Selain karena harganya yang murah, jangkauan pencahayaannya pun cukup untuk menerangi satu ruangan.

    Namun, perlu diingat lilin merupakan benda yang mudah terbakar. Sumbu yang sudah dibakar saja masih bisa menghidupkan api. Sehingga lilin perlu diletakkan dalam kondisi tidak lagi panas dan berada tempat yang aman.

    Mengutip dari jenkinsrestorations.com, berikut tips untuk menyimpan lilin agar tidak menyebabkan kebakaran.


    1. Pastikan Sumbu Lilin Sudah Padam

    Sebelum disimpan, pastikan sumbu lilin sudah tidak ada nyala api, tidak ada sisa lilin yang meleleh, dan tidak berasap. Jika memakai lilin batang, rasakan apakah lilin masih panas atau tidak. Apabila menggunakan lilin jar, pegang sisi samping kaca. Simpan saat sudah tidak panas.

    2. Simpan Lilin di Tempat yang Tahan Panas

    Lilin aman jika diletakkan di tempat yang kering, tahan panas, dan kedap udara seperti wadah kaca. Penggunaan wadah kaca membuat nyala api tidak menjalar ke benda lain.

    3. Beri Jarak pada Tutup Lilin 10 cm

    Apabila menggunakan lilin berbentuk jar kaca, atur jarak antara sumbu dan penutupnya 10 cm untuk menghindari tersulut api.

    4. Jauhkan dari Jangkauan Anak-Anak

    Selain diletakkan di tempat yang aman, wadah lilin harus jauh dari jangkauan anak-anak. Ditakutkan mereka tidak mengerti fungsi benda tersebut dan tidak sengaja menggunakannya saat bermain.

    5. Rutin Lakukan Sortir

    Jika rumah jarang mengalami pemadaman lampu, lilin tetap harus diperiksa kondisinya. Apabila sudah tidak layak digunakan sebaiknya disingkirkan.

    Cara membuang lilin yaitu memasukkan ke tabung logam yang tertutup rapat, bukan dibuang begitu saja ke tempat sampah.

    Untuk lilin baru, sebelum digunakan sebaiknya sumbunya dipotong dan sisakan 1/4 inci. Hal ini memastikan nyala api tidak membakar banyak sumbu di dalamnya sehingga lilin dapat digunakan lebih lama. Sumbu yang terlalu panjang juga berpotensi mudah tersulut api.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Manfaat Kulit Jeruk untuk Membersihkan Rumah


    Jakarta

    Jika kamu suka mengonsumsi buah jeruk, sebaiknya kulitnya jangan langsung dibuang. Meski terlihat tidak berguna, ternyata kulit jeruk bisa dimanfaatkan untuk membersihkan rumah lho!

    Lalu, kira-kira apa saja manfaat dari kulit jeruk untuk membersihkan rumah? Dikutip dari Reader’s Digest, Jumat (2/2/2024), berikut beberapa manfaat kulit jeruk untuk membersihkan rumah.

    1. Membersihkan dan Menyegarkan Kulkas

    Bau tak sedap muncul dari kulkas milikmu? Kamu bisa mengatasinya dengan memasukkan kulit jeruk ke dalam kulkas. Hal ini terbukti dapat menciptakan wangi aroma jeruk dalam waktu singkat.


    Meg Roberts, ketua layanan kebersihan Molly Maid, menyarankan untuk mengisi kulit jeruk dengan garam dan meletakkannya di dalam kulkas. “Garam akan menyerap bau dan kelembapan udara di dalam kulkas, sedangkan kulit jeruk akan meninggalkan aroma jeruknya,” kata Roberts.

    Setelah garam menjadi lembap, keluarkan kulit jeruk dan ganti dengan yang baru sesuai kebutuhan.

    2. Membersihkan Furnitur kayu

    Kulit jeruk juga bisa dijadikan bahan pembersih berbagai permukaan furnitur kayu. Tak hanya membuat permukaan furnitur jadi bersih dan kinclong, kulit jeruk bisa membuatnya jadi harum.

    Caranya, kamu cukup campurkan sisa kulit jeruk dengan cuka. Lalu, isi setengah bagian toples dengan kulit jeruk, lalu tuangkan cuka di atasnya sampai toples terisi. Kemudian diamkan campuran tersebut setidaknya selama dua minggu.

    Setelah meresap, saring larutan cuka yang direndam dengan kulit jeruk dan tuangkan ke dalam botol semprot. Gunakan larutan tersebut untuk membersihkan permukaan kayu.

    3. Membersihkan Peralatan Stainless Steel

    Larutan pembersih dari kulit jeruk dan cuka juga dapat menghilangkan noda air sadah di permukaan benda baja tahan karat atau stainless steel. Agar permukaan stainless steel terlihat seperti baru, semprotkan dengan larutan cuka dan kulit jeruk, lalu gosok-gosok menggunakan kain bersih secara perlahan.

    4. Menjaga Lemari Tetap bersih dan Tidak Bau Apak

    Jika lemari pakaian kamu mulai mengeluarkan bau apek, Roberts menyarankan untuk memasukkan kulit jeruk ke dalam stoking bekas dan menempelkannya dengan pakaianmu. “Seperti bunga rampai, kulit jeruk dapat ditempatkan di mana saja di dalam lemari, baik di rak maupun di laci,” kata Roberts.

    Agar lemarimu tetap harum, ganti kulit jeruk apabila kondisinya sudah mengering.

    5. Membersihkan dan Menghilangkan Bau di Wastafel Dapur

    Jika kamu memiliki wastafel dapur yang bau, kamu bisa atasi dengan menggunakan kulit jeruk. Cukup buang beberapa kulit jeruk ke tempat pembuangan pada wastafel untuk menghilangkan bau tak sedap. Menurut Roberts, kulit jeruk secara alami mengandung minyak yang dapat menyingkirkan minyak dan kotoran yang dapat menumpuk di pembuangan sampah, membuat saluran pembuangan wastafel bersih dan harum.

    Demikian 5 manfaat kulit jeruk untuk membersihkan rumah. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Gas di Rumahmu Berbau dan Berbunyi Setelah Dipasang? Bisa Jadi Ini Penyebabnya


    Jakarta

    Gas kompor baru saja diganti tetapi tercium bau tidak sedap dan terdengar suara mendesis? Pasti kepikiran ada kebocoran gas atau masalah pada penutup selangnya.

    Anggapan penutupnya tidak rapat kemungkinan benar. Gas di dalamnya bisa lolos jika selang yang dipasang tidak terkunci dengan rapat sehingga terdengar suara seperti mendesis.

    Namun, apakah bau gas berhubungan dengan kebocoran gas? Melansir dari angi.com pada Sabtu (3/2/2024), berikut beberapa penyebab gas kompor mengeluarkan bau dan suara setelah diganti.


    1. Penghubung dan Regulatornya Longgar

    Penyebab utama tercium bau gas setelah mengganti dengan gas baru adalah adanya kelonggaran antara penghubung dan regulator gas. Maka dari itu, saat mencoba menyalakan api di kompor, api tidak langsung menyala dan tercium bau gas menyengat.

    Maka, setiap mengganti gas sendiri tanpa bantuan petugas, pastikan penghubung dan regulatornya telah terpasang di tempat yang tepat dan tidak longgar. Selain itu, cek apakah kondisi karet seal tambahan bagus. Apabila sudah rusak langsung ganti dengan karet seal tambahan yang baru.

    2. Kompor Kotor

    Kata siapa bau gas hanya berasal dari kesalahan teknis pemasangan? Kondisi dapur yang tidak bersih juga memicu bau gas karena kotoran yang menempel pada kompor bisa menghalangi aliran gas tersebut.

    Penting setiap selesai memasak membersihkan noda dan potongan kecil makanan yang tertinggal atau terjatuh saat mengaduk makanan.

    3. Gas Diletakkan di Tempat Minim Ventilasi

    Semua benda yang berpotensi terbakar, sebaiknya jangan diletakkan di ruang kedap udara. Bau dari gas tersebut dapat hilang apabila ada udara di sekelilingnya.

    Udara akan membawa bau itu keluar dan mengganti sirkulasi udara di sekitar dapur. Sehingga apabila tercium bau gas jangan menutup gas dengan apa pun.

    4. Kebocoran Gas

    Tanda gas mengalami kebocoran adalah baunya yang kuat dan lama kelamaan semakin tidak sedap. Selain itu suara mendesis juga terdengar agak keras daripada ketika selang tidak rapat.

    Cara menanganinya adalah lepas selang dari regulator. Bawa gas ke ruang terbuka agar gas tersebut keluar sendirinya. Lalu siapkan handuk basah apabila sudah terlihat api dari gas tersebut. Penanganan gas bocor yang lebih aman bisa menelpon pemadam kebakaran di nomor 113.

    Itulah beberapa penyebab gas yang dipasang berbau dan mengeluarkan suara. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com