Tag Archives: tips properti

5 Jenis Tanaman yang Tumbuh di Dinding, Bikin Rumah Makin Cantik



Jakarta

Menumbuhkan tanaman di dinding adalah salah satu cara untuk memberikan sentuhan lembut pada dinding di tepi taman. Dinding adalah bagian penting dari sebuah rumah dan memberikan privasi, tetapi tidak selalu terlihat cantik.

Memberikan dekorasi vertikal pada sisi dinding di rumah atau taman bisa menggunakan tanaman yang menarik. Ini adalah cara yang tepat untuk meningkatkan keindahan pada ruangan kamu.

Dikutip dari Gardening Know How, Minggu(21/1/2024), sebelum mempertimbangkan untuk menanam tanaman di dinding rumah atau pagar taman, ada beberapa faktor yang perlu kamu perhatikan.


Yang Harus Diperhatikan Sebelum Menanam Tumbuhan di Dinding

Dikutip dari Gardening Know How, Minggu(21/1/2024), sebelum mempertimbangkan untuk menanam tanaman di dinding rumah atau pagar taman, ada beberapa faktor yang perlu kamu perhatikan.

Pertama, pilih tanaman yang bisa tumbuh subur jika menghadap ke arah tertentu, misalnya di bawah sinar matahari penuh atau meneduh dekat parsial. Pertimbangkan posisi berada di arah utara atau selatan, bagian selatan biasanya sangat panas di musim panas.

Jangan memilih tanaman yang dapat merambat lebih tinggi dari dinding dan siapkan tanah sebelum tanam, karena tanahnya tipis dan kering di dekat dinding. Ketahui tanaman mana yang secara alami menempel di dinding dan yang membutuhkan uji coba dan dukungan.

Jenis Tanaman untuk Dinding

Nah, ada banyak tanaman dinding yang cocok untuk permukaan vertikal seperti dinding, baik yang kering dan panas hingga teduk dan sejuk. Adapun jenis tanaman yang bagus adalah jenis yang merambat, semak, dan pepohonan. Berikut ini adalah jenis tanaman yang tumbuh di dinding dan bikin rumah kamu makin cantik.

1. Mawar Panjat

Mawar PanjatMawar Panjat Foto: Gardening Know How / dvoevnore

Bunga mawar panjat adalah kelompok yang beragam tumbuhnya, yakni dengan mengikatnya dengan tongkat panjang dan melengkung baik di pagar, dinding, atau teralit. Apalagi jenis ini bisa bertahan di musim dingin. Variasi tertentu yang mudah memanjat di dinding adalah jenis ‘Alberic Barbier’, ‘Madame Gregoire Stachelin’, dan ‘Mermaid’.

2. Pohon Buah-buahan

Jeruk kim kit atau yang biasa disebut jeruk Imlek sangat diminati oleh warga yang akan merayakan Imlek karena dipercaya dapat membawa keberuntungan.Jeruk kim kit atau yang biasa disebut jeruk Imlek sangat diminati oleh warga yang akan merayakan Imlek karena dipercaya dapat membawa keberuntungan. Foto: Rifkianto Nugroho

Tanaman buah-buahan adalah pilihan yang bagus untuk kamu menumbuhkan pohon yang bisa ditanam di dinding. Selain itu, tanaman buah pohon bisa berfungsi sebagai pemandangan yang menarik serta memberikan privasi.

Untuk area dinding yang panas, pohon jeruk cocok di cuaca iklim yang hangat. Selain itu untuk iklim sedang, pohon pir dan persik cocok untuk ditanam pada dinding yang terkena sinar matahari di iklim sedang. Adapun tanaman buah yang merambat pada dinding yang hangat dan cerah adalah buah anggur atau kiwi

3. Bunga Merambat

Bunga RambatBunga Rambat Foto: Gardening Know How / HHelene

Selain mawar, bunga merambat lainnya juga bisa menambah warna dan karakter pada dinding kamu. Apalagi tanaman bunga merambat tidak rumit untuk dirawat. Pilih tanaman yang selalu hijau atau gugur tergantung kebutuhan kamu.

Perhatikan juga kebutuhan sinar matahari dan tanahnya untuk jenis tanaman merambat tertentu. Tanaman bunga yang bisa kamu coba adalah melati, honeysuckle, trumpet vine atau wisteria.

4. Tanaman Gurun

KUNMING, CHINA - MAY 09: A floral waterfall of blooming bougainvillea flowers flows down the side of a building on May 9, 2023 in Kunming, Yunnan Province of China. (Photo by Li Jiaxian/China News Service/VCG via Getty Images)KUNMING, CHINA – MAY 09: A floral waterfall of blooming bougainvillea flowers flows down the side of a building on May 9, 2023 in Kunming, Yunnan Province of China. (Photo by Li Jiaxian/China News Service/VCG via Getty Images) Foto: China News Service via Getty Ima/China News Service

Tanaman jenis ini adalah yang tanaman yang dapat merambat saat panas dan kering, seperti saat di iklim gurun. Beberapa jenis dari tanaman ini diantaranya adalah bugenvil, tanaman butterfly vine, Hardenbergia, dan Queen Wreath. Jenis ini tidak memerlukan perawatan yang sulit sehingga cocok untuk menghiasi dinding rumah kamu menjadi lebih berwarna dan hidup,

5. Tanaman Teduh

A selection of photographs taken primarily in our English cottage garden of a wide variety of native plants, flowers, foliage and flora.A selection of photographs taken primarily in our English cottage garden of a wide variety of native plants, flowers, foliage and flora. Foto: Getty Images/Jack Holliday

Tanaman jenis ini cocok untuk jenis teduh dan memanjat, jika kamu memiliki dinding yang lebih sejuk dan lokasi dinding yang meneduh. Bahkan beberapa bisa terus merambat dan tumbuh di sepanjang batang walaupun memiliki akar yang kecil. kamu bisa mencoba tanaman jenis English Ivy, Virginia Creeper, Chocolate vine, dan hydrangea.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Pertanda Bantal Kamu Kedaluarsa



Jakarta

Banyak orang yang tidak mengetahui bahwa bantal memiliki masa pemakaian. Seiring waktu, kamu akan merasakan tanda-tanda ini ketika bantal sudah melewati tanggal kadaluarsa.

Jika tidak segera ditangani, ini dapat mengganggu kualitas istirahat yang kamu butuhkan, apalagi parahnya bisa membuat kamu sakit, Lho.

Dikutip dari Serta, Minggu (21/1/2023), elemen di kasur kamu seperti bantal bisa kadaluarsa, sehingga perlu adanya pengecekan dan pembersihan rutin.


Jika tidak segera dilakukan penanganan, kemungkinan akan timbulnya tungau, debu, bahkan kutu busuk. Oleh karena itu, kemungkinan kamu perlu memperhatikan bantal kamu agar kotoran, debu dan serangga tidak bersarang.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Nggak Cuma Baju, 7 Benda di Rumah Ini Juga Harus Kamu Cuci



Jakarta

Saat membersihkan rumah, kita seringkali fokus pada cucian baju atau pakaian, tapi tahukah kamu bahwa ada beberapa benda penting lainnya yang sering terlupakan?

Meskipun kamu mungkin berpikir bahwa kamu cukup baik dalam menjaga kebersihan cucian kamu, mungkin ada beberapa bagian penting yang terlupakan atau bahkan kamu tidak menyadari bahwa seharusnya dicuci.

Melansir Real Simple, Senin (29/1/2024), berikut adalah tujuh benda yang seringkali lupa untuk dicuci secara rutin.


1. Bed Cover

Bed cover, mulai dari sarung bantal, sarung guling, hingga selimut seringkali lupa kita cuci. Agar tidur nyaman dan berkualitas, cucilah bed cover setidaknya setiap bulan bisa mencegah terakumulasinya debu dan kotoran. Jika bed cover yang kamu miliki tahan terhadap air, pastikan untuk mencucinya dalam siklus tahan air untuk mencegah kerusakan.

2. Sarung Sofa

Aktivitas di atas sofa bisa meninggalkan jejak kotoran yang tidak diinginkan. Hal ini terutama jika kamu memiliki sofa dari toko-toko seperti Ikea, jangan lupa untuk mencuci sarung furniturnya secara berkala. Sofa yang bersih membuat suasana rumah terasa lebih segar.

3. Bantal Hias

Bantal hias bukan hanya elemen dekoratif, tetapi juga bisa menjadi tempat menumpuknya debu dan kotoran. Pastikan untuk mencucinya setiap tiga hingga enam bulan, terutama jika bantal tersebut sering dipindahkan.

4. Tirai atau Gorden

Tirai atau gorden cenderung menjadi tempat berkumpulnya banyak debu, kotoran, dan rambut. Pastikan untuk mencucinya setahun sekali, atau bahkan setiap tiga bulan jika berada di area rumah yang sangat ramai.

5. Lap Dapur

Seringkali terlupakan, lap dapur bisa menjadi tempat berkumpulnya kuman dan bakteri. Cucilah lap dapur minimal seminggu sekali atau ketika terlihat kotor untuk menjaga kebersihannya.

Demikianlah benda-benda di rumah yang seringkali lupa kita cuci. Dengan memasukkan tujuh benda ini ke dalam rutinitas pencucianmu, bukan hanya pakaianmu yang bersih, tapi seluruh rumah akan terbebas dari kotoran yang tidak terlihat. Semoga informasinya bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Tips Sederhana buat Tangkal Banjir Masuk Rumah



Jakarta

Miliki rumah dengan lanskap halaman depan yang rendah, rawan mengalami banjir saat hujan turun. Mau tidak mau bagian depan perlu dibuat sebuah penghalang agar air tidak masuk ke dalam rumah.

Maka dari itu penting memiliki jalur pembuangan yang baik agar air tidak menggenang di depan rumah. Selain jalur pembuangan, perlu juga dibuatkan penahan di depan halaman sehingga apabila terjadi luapan air dari selokan tidak akan masuk ke dalam rumah.

Berikut beberapa cara memperbaiki halaman agar air tidak masuk ke dalam rumah saat hujan mengutip dari Home Hard Ware, pada Selasa (30/1/2024).


1. Tambahkan Tembok Penahan

Dinding penahan baik dibuat di halaman yang memiliki lanskap tanah rendah dan datar. Tambahkan pula aliran air yang mengarah ke selokan. Ini untuk menghindari genangan air di depan tembok tersebut.

Dinding penahan ini bisa dibuat dari pasir atau kerikil yang cepat kering. Penggunaan kedua jauh lebih baik dibandingkan tanah liat.

2. Gunakan Paving Block di Halaman

Bagian halaman rumah bisa dipasang paving block agar air meresap atau mengalir melalui sela-selanya. Paving block ini memiliki beberapa macam, diantaranya sebagai berikut.

– Pavers beton: Pemasangan beton bercelah yang bisa dimasukkan kerikil atau pasir yang memungkinkan drainase yang cepat.

– Beton & aspal berpori: Jenis jalan yang memiliki kisi-kisi udara yang memungkinkan penyerapan air.

– Plastic Grid: Sebuah plastik yang memiliki bolongan di setiap kotaknya. Plastic Grid kerap digunakan untuk media penanaman rumput di halaman, bisa pula dimasukkan batu kerikil hingga pasir. Garis kotak dari plastic grid itu cukup kuat untuk diinjak sehingga cocok digunakan di taman.

3. Tambahkan tanaman

Selain memperbaiki bagian depan halaman, perlu ada tanaman atau pohon untuk penyerapan air dan mencegah struktur tanah semakin turun.

Tetapi sebelum itu ketahui tempat yang tepat untuk menanam pohon agar tidak membahayakan rumah saat terjadi angin puting beliung.

Jarak minimal penanaman pohon besar yang tingginya di bawah 8 meter harus berjarak minimal 3 meter dari bangunan. Untuk pohon 8-15 meter minimal penanaman 4-6 meter. Sementara untuk pohon lebih dari 15 meter jarak minimalnya 10-15 meter.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

6 Tips Praktis Jaga Stop Kontak Listrik Tetap Aman


Jakarta

Stop kontak listrik adalah bagian vital dari instalasi listrik di rumah. Untuk memastikan kenyamanan, keamanan, dan kinerja yang optimal, perawatan yang tepat sangatlah diperlukan.

Selain menghindari gangguan dan biaya yang mungkin timbul, pemeliharaan yang benar juga bisa memperpanjang umur pakai instalasi listrik di rumah. Terlebih lagi, yang paling penting adalah meningkatkan keamanan rumah dengan menghindari terjadinya kecelakaan.

Melansir situs Endesa, Selasa (30/1/2024), berikut serangkaian tips praktis untuk menjaga kondisi stop kontak listrik tetap baik, menghindari gangguan, dan meningkatkan keselamatan di rumah.


1. Lakukan Pemeriksaan Instalasi yang Teliti

Sebelum menyentuh stop kontak, pastikan instalasi listrik di rumahmu berada dalam kondisi yang aman. Matikan sakelar diferensial sebelum melakukan pemeriksaan atau pemeliharaan. Jika ada tanda-tanda kejutan listrik atau percikan, segera nonaktifkan dan hubungi teknisi terlatih untuk pemeriksaan lebih lanjut, terutama di area rawan, seperti dapur dan kamar mandi.

2. Bersihkan Stop Kontak Secara Rutin

Debu dan kotoran bisa mengganggu kinerja stop kontak. Bersihkan stop kontak secara berkala dengan hati-hati. Pastikan untuk mematikan sakelar diferensial terlebih dahulu, lalu gunakan kapas dan cairan pembersih yang tepat untuk membersihkan permukaan stop kontak. Hindari cairan masuk ke dalam lubang stop kontak, dan pastikan semuanya kering sebelum menyalakan listrik kembali.

3. Ganti Kabel yang Rusak atau Aus

Hindari menggunakan kabel yang rusak, terbuka, atau sangat tua. Pergantian dengan kabel baru adalah solusi terbaik dan teraman. Jangan mencoba memperbaiki kabel sendiri karena hal ini bisa menimbulkan risiko keamanan.

4. Hindari Overloading dengan Bijak

Overloading bisa merusak stop kontak dan saklar. Gunakan adaptor multi-stop kontak dengan tombol on/off untuk menghindari overloading. Cabut perangkat yang tidak digunakan secara langsung untuk mengurangi beban listrik. Pastikan untuk tidak menempatkan adaptor dekat dengan tekstil atau di area yang lembab.

5. Sebarkan Penggunaan Sirkuit

Distribusikan penggunaan titik listrik di rumah secara merata. Hindari mengkonsentrasikan aktivitas di satu titik. Ini membantu mencegah beban berlebih pada satu sirkuit, meminimalkan risiko gangguan, dan melindungi peralatan listrik di rumahmu.

6. Baca Label dan Sertifikat dengan Teliti

Terakhir, pastikan kamu selalu memeriksa label dan sertifikat pada perangkat listrik, kabel, stop kontak, dan adaptor multi-stop kontak. Pastikan semuanya sesuai dengan standar instalasi di rumahmu. Membaca petunjuk dengan teliti bisa membantu kita dalam menghindari penggunaan yang tidak tepat dan potensi risiko listrik.

Demikianlah tips praktis untuk menjaga kondisi stop kontak listrik tetap baik, menghindari gangguan, dan meningkatkan keselamatan di rumah. Dengan mengikuti tips sederhana ini, kamu bisa menjaga stop kontak listrik di rumah tetap optimal, aman, dan efisien. Semoga informasinya bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Jangan Dibuang! Berikut 7 Manfaat Ampas Teh Untuk Membersihkan Barang di Rumah



Jakarta

Buat kamu yang sering mengonsumsi teh, mulai sekarang jangan buang ampas teh yang telah disedu. Karena kamu bisa memanfaatkan kantong teh bekas tersebut untuk membersihkan barang-barang yang ada di rumah.

Lalu, kira-kira apa saja dan bagaimana cara menggunakanya? Mengutip dari In the Wash, Kamis (1/2/2024), berikut pembahasan lengkapnya.

1. Membersihkan Microwave

Untuk membersihkan microwave, kamu cukup rebus air lalu tambahkan beberapa seduh kantong teh celup hitam atau hijau, tunggu hingga benar-benar terendam sempurna. Lalu diamkan sebentar, setelah cukup dingin untuk dipegang, gunakan air teh tadi untuk mencuci bagian dalam dan luar microwave. Ini akan membantu menghilangkan bau dan menambahkan aroma segar.


2. Membersihkan Kaca

Kamu juga bisa menggunakan kantung teh celup untuk membersihkan kaca. Kamu dapat menempatkan teh yang telah diseduh dingin ke dalam botol semprot dan menggunakannya untuk membersihkan dan membuat cermin serta jendela berkilau.

3. Membersihkan Bak Mandi dan Tempat Sabun

Daripada membuang kantong teh bekas ke tong sampah, kamu bisa menggunakannya untuk membersihkan kerak residu sabun pada bak mandi dan tempat sabun. Kandungan tanin dalam teh dapat memudahkan merontokkan noda yang menempel.

4. Membersihkan Karpet

Taburkan ampas daun teh kering atau direndam di karpet yang bau dan biarkan selama 10 menit sebelum dikeringkan. Untuk menggunakan daun teh yang direndam, keringkan terlebih dahulu karena akan menodai karpet jika terlalu basah. Cobalah teh rasa seperti lemon atau mint untuk meninggalkan aroma yang menyenangkan.

5. Sepatu

Sepatu kamu mulai mengeluarkan bau kaki yang tak sedap? Kamu bisa mengatasinya dengan mengambil ampas teh letakkan kemudian taruh di dalam sepatu. Diamkan selama semalaman, maka bau sepatu akan hilang. Pastikan kondisi sepatu dalam keadaan kering.

6. Membersihkan Furnitur Kayu

Setelah menyeduh teh celup, jangan langsung buang ampasnya. Kamu bisa menggunakannya untuk membuat permukaan kayu kembali mengkilap. Kamu cukup menggosokannya ampas teh celup yang masih basah pada permukaan kayu. Kandungan tanin pada teh dapat membuat permukaan kayu kembali mengkilap.

7. Menghilangkan Bau Tak Sedap di dalam Kulkas

Gunakan kantung teh bekas untuk menghilangkan bau tak sedap di kulkas. Kantong teh dapat menyerap bau kulkas seperti halnya baking soda. Kamu bisa meletakkan wadah terbuka di lemari es dengan kantung teh bekas yang sudah dikeringkan selama satu atau dua hari.

Demikian 7 manfaat ampas teh untuk membersihkan barang di rumah. Semoga bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

5 Tips Menyimpan Lilin Biar Nggak Kebakaran



Jakarta

Lilin masih digunakan sebagai pengganti penerangan saat mati lampu. Selain karena harganya yang murah, jangkauan pencahayaannya pun cukup untuk menerangi satu ruangan.

Namun, perlu diingat lilin merupakan benda yang mudah terbakar. Sumbu yang sudah dibakar saja masih bisa menghidupkan api. Sehingga lilin perlu diletakkan dalam kondisi tidak lagi panas dan berada tempat yang aman.

Mengutip dari jenkinsrestorations.com, berikut tips untuk menyimpan lilin agar tidak menyebabkan kebakaran.


1. Pastikan Sumbu Lilin Sudah Padam

Sebelum disimpan, pastikan sumbu lilin sudah tidak ada nyala api, tidak ada sisa lilin yang meleleh, dan tidak berasap. Jika memakai lilin batang, rasakan apakah lilin masih panas atau tidak. Apabila menggunakan lilin jar, pegang sisi samping kaca. Simpan saat sudah tidak panas.

2. Simpan Lilin di Tempat yang Tahan Panas

Lilin aman jika diletakkan di tempat yang kering, tahan panas, dan kedap udara seperti wadah kaca. Penggunaan wadah kaca membuat nyala api tidak menjalar ke benda lain.

3. Beri Jarak pada Tutup Lilin 10 cm

Apabila menggunakan lilin berbentuk jar kaca, atur jarak antara sumbu dan penutupnya 10 cm untuk menghindari tersulut api.

4. Jauhkan dari Jangkauan Anak-Anak

Selain diletakkan di tempat yang aman, wadah lilin harus jauh dari jangkauan anak-anak. Ditakutkan mereka tidak mengerti fungsi benda tersebut dan tidak sengaja menggunakannya saat bermain.

5. Rutin Lakukan Sortir

Jika rumah jarang mengalami pemadaman lampu, lilin tetap harus diperiksa kondisinya. Apabila sudah tidak layak digunakan sebaiknya disingkirkan.

Cara membuang lilin yaitu memasukkan ke tabung logam yang tertutup rapat, bukan dibuang begitu saja ke tempat sampah.

Untuk lilin baru, sebelum digunakan sebaiknya sumbunya dipotong dan sisakan 1/4 inci. Hal ini memastikan nyala api tidak membakar banyak sumbu di dalamnya sehingga lilin dapat digunakan lebih lama. Sumbu yang terlalu panjang juga berpotensi mudah tersulut api.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

5 Manfaat Kulit Jeruk untuk Membersihkan Rumah


Jakarta

Jika kamu suka mengonsumsi buah jeruk, sebaiknya kulitnya jangan langsung dibuang. Meski terlihat tidak berguna, ternyata kulit jeruk bisa dimanfaatkan untuk membersihkan rumah lho!

Lalu, kira-kira apa saja manfaat dari kulit jeruk untuk membersihkan rumah? Dikutip dari Reader’s Digest, Jumat (2/2/2024), berikut beberapa manfaat kulit jeruk untuk membersihkan rumah.

1. Membersihkan dan Menyegarkan Kulkas

Bau tak sedap muncul dari kulkas milikmu? Kamu bisa mengatasinya dengan memasukkan kulit jeruk ke dalam kulkas. Hal ini terbukti dapat menciptakan wangi aroma jeruk dalam waktu singkat.


Meg Roberts, ketua layanan kebersihan Molly Maid, menyarankan untuk mengisi kulit jeruk dengan garam dan meletakkannya di dalam kulkas. “Garam akan menyerap bau dan kelembapan udara di dalam kulkas, sedangkan kulit jeruk akan meninggalkan aroma jeruknya,” kata Roberts.

Setelah garam menjadi lembap, keluarkan kulit jeruk dan ganti dengan yang baru sesuai kebutuhan.

2. Membersihkan Furnitur kayu

Kulit jeruk juga bisa dijadikan bahan pembersih berbagai permukaan furnitur kayu. Tak hanya membuat permukaan furnitur jadi bersih dan kinclong, kulit jeruk bisa membuatnya jadi harum.

Caranya, kamu cukup campurkan sisa kulit jeruk dengan cuka. Lalu, isi setengah bagian toples dengan kulit jeruk, lalu tuangkan cuka di atasnya sampai toples terisi. Kemudian diamkan campuran tersebut setidaknya selama dua minggu.

Setelah meresap, saring larutan cuka yang direndam dengan kulit jeruk dan tuangkan ke dalam botol semprot. Gunakan larutan tersebut untuk membersihkan permukaan kayu.

3. Membersihkan Peralatan Stainless Steel

Larutan pembersih dari kulit jeruk dan cuka juga dapat menghilangkan noda air sadah di permukaan benda baja tahan karat atau stainless steel. Agar permukaan stainless steel terlihat seperti baru, semprotkan dengan larutan cuka dan kulit jeruk, lalu gosok-gosok menggunakan kain bersih secara perlahan.

4. Menjaga Lemari Tetap bersih dan Tidak Bau Apak

Jika lemari pakaian kamu mulai mengeluarkan bau apek, Roberts menyarankan untuk memasukkan kulit jeruk ke dalam stoking bekas dan menempelkannya dengan pakaianmu. “Seperti bunga rampai, kulit jeruk dapat ditempatkan di mana saja di dalam lemari, baik di rak maupun di laci,” kata Roberts.

Agar lemarimu tetap harum, ganti kulit jeruk apabila kondisinya sudah mengering.

5. Membersihkan dan Menghilangkan Bau di Wastafel Dapur

Jika kamu memiliki wastafel dapur yang bau, kamu bisa atasi dengan menggunakan kulit jeruk. Cukup buang beberapa kulit jeruk ke tempat pembuangan pada wastafel untuk menghilangkan bau tak sedap. Menurut Roberts, kulit jeruk secara alami mengandung minyak yang dapat menyingkirkan minyak dan kotoran yang dapat menumpuk di pembuangan sampah, membuat saluran pembuangan wastafel bersih dan harum.

Demikian 5 manfaat kulit jeruk untuk membersihkan rumah. Semoga bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Gas di Rumahmu Berbau dan Berbunyi Setelah Dipasang? Bisa Jadi Ini Penyebabnya


Jakarta

Gas kompor baru saja diganti tetapi tercium bau tidak sedap dan terdengar suara mendesis? Pasti kepikiran ada kebocoran gas atau masalah pada penutup selangnya.

Anggapan penutupnya tidak rapat kemungkinan benar. Gas di dalamnya bisa lolos jika selang yang dipasang tidak terkunci dengan rapat sehingga terdengar suara seperti mendesis.

Namun, apakah bau gas berhubungan dengan kebocoran gas? Melansir dari angi.com pada Sabtu (3/2/2024), berikut beberapa penyebab gas kompor mengeluarkan bau dan suara setelah diganti.


1. Penghubung dan Regulatornya Longgar

Penyebab utama tercium bau gas setelah mengganti dengan gas baru adalah adanya kelonggaran antara penghubung dan regulator gas. Maka dari itu, saat mencoba menyalakan api di kompor, api tidak langsung menyala dan tercium bau gas menyengat.

Maka, setiap mengganti gas sendiri tanpa bantuan petugas, pastikan penghubung dan regulatornya telah terpasang di tempat yang tepat dan tidak longgar. Selain itu, cek apakah kondisi karet seal tambahan bagus. Apabila sudah rusak langsung ganti dengan karet seal tambahan yang baru.

2. Kompor Kotor

Kata siapa bau gas hanya berasal dari kesalahan teknis pemasangan? Kondisi dapur yang tidak bersih juga memicu bau gas karena kotoran yang menempel pada kompor bisa menghalangi aliran gas tersebut.

Penting setiap selesai memasak membersihkan noda dan potongan kecil makanan yang tertinggal atau terjatuh saat mengaduk makanan.

3. Gas Diletakkan di Tempat Minim Ventilasi

Semua benda yang berpotensi terbakar, sebaiknya jangan diletakkan di ruang kedap udara. Bau dari gas tersebut dapat hilang apabila ada udara di sekelilingnya.

Udara akan membawa bau itu keluar dan mengganti sirkulasi udara di sekitar dapur. Sehingga apabila tercium bau gas jangan menutup gas dengan apa pun.

4. Kebocoran Gas

Tanda gas mengalami kebocoran adalah baunya yang kuat dan lama kelamaan semakin tidak sedap. Selain itu suara mendesis juga terdengar agak keras daripada ketika selang tidak rapat.

Cara menanganinya adalah lepas selang dari regulator. Bawa gas ke ruang terbuka agar gas tersebut keluar sendirinya. Lalu siapkan handuk basah apabila sudah terlihat api dari gas tersebut. Penanganan gas bocor yang lebih aman bisa menelpon pemadam kebakaran di nomor 113.

Itulah beberapa penyebab gas yang dipasang berbau dan mengeluarkan suara. Semoga bermanfaat!

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Hati-hati Kulkas di Rumah Bisa ‘Nyetrum’, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya


Jakarta

Saat menggunakan alat elektronik, sebaiknya berhati-hati ketika memegang bagian-bagian tertentu. Jauhkan alat elektronik dari jangkauan anak-anak, terutama kulkas di rumah. Sebab, ternyata kulkas bisa ‘menyetrum’ yang memegangnya.

Kulkas atau yang biasa disebut dengan lemari pendingin ini adalah tempat penyimpanan makanan dan minuman agar tidak cepat basi. Alat elektronik ini kerap menjadi favorit anak karena mengeluarkan udara dingin dan banyak makanan yang bisa mereka ambil.

Namun, tahukah kamu pada bagian tertentu dari badan kulkas sebaiknya dihindari karena mengaliri listrik yang berbahaya saat dipegang?


Sensasi saat terkena listrik tersebut sering disebut nyetrum atau menyetrum. Aliran listrik tersebut mengejutkan siapapun yang merasakannya dan secara refleks membuat mereka menjauh dari kulkas.

Mengapa kulkas bisa menyetrum meski sudah dibuat seaman mungkin untuk dipegang? Melansir dari croma.com, Sabtu (3/2/2024), berikut beberapa penyebab kulkas menyetrum atau mengeluarkan arus listrik dan cara mengatasinya.

1. Tidak Menggunakan Grounding

Grounding adalah pemasangan kabel sepanjang 30 cm yang ujung-ujungnya sudah dikupas. Setiap ujungnya akan ditempelkan ke bagian kulkas yang menyetrum atau mengaliri arus listrik. Grounding ini juga dapat mencegah kulkas agar tidak sering bergetar.

2. Air Merusak Komponen Kulkas

Sama seperti AC, kulkas juga menghasilkan air yang biasa ditampung di belakangnya. Ternyata apabila air ini masuk ke dalam komponen kulkas dapat menyebabkan korsleting listrik. Alhasil arus listrik menjadi error dan mengalir ke seluruh lemari es. Hal ini dapat membahayakan ketika dipegang.

Cara menanganinya adalah cabut kabel dari stop kontak, lalu cari sumber masalah. Apabila tidak ada bau gosong atau ada komponen yang terbakar, colokkan kembali kabel tetapi dengan posisi terbalik dari posisi awal.

3. Kabel rusak

Mirip dengan kondisi korsleting, kabel kulkas yang rusak atau mengelupas karena telah lama digunakan, juga bisa menyebabkan aliran listrik menyebar ke bagian permukaan kulkas.

Hal ini pertanda kabel tersebut harus segera diganti. Tetapi jika hal itu tidak ampuh, maka kulkas sudah tidak layak untuk digunakan kembali dan sebaiknya membeli yang baru untuk menghindari kecelakaan yang lebih besar.

Itulah beberapa penyebab kulkas mengalirkan listrik dan cara mengatasi. Semoga bermanfaat!

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com