Tag: tips properti

  • Hati-hati Kulkas di Rumah Bisa ‘Nyetrum’, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Saat menggunakan alat elektronik, sebaiknya berhati-hati ketika memegang bagian-bagian tertentu. Jauhkan alat elektronik dari jangkauan anak-anak, terutama kulkas di rumah. Sebab, ternyata kulkas bisa ‘menyetrum’ yang memegangnya.

    Kulkas atau yang biasa disebut dengan lemari pendingin ini adalah tempat penyimpanan makanan dan minuman agar tidak cepat basi. Alat elektronik ini kerap menjadi favorit anak karena mengeluarkan udara dingin dan banyak makanan yang bisa mereka ambil.

    Namun, tahukah kamu pada bagian tertentu dari badan kulkas sebaiknya dihindari karena mengaliri listrik yang berbahaya saat dipegang?


    Sensasi saat terkena listrik tersebut sering disebut nyetrum atau menyetrum. Aliran listrik tersebut mengejutkan siapapun yang merasakannya dan secara refleks membuat mereka menjauh dari kulkas.

    Mengapa kulkas bisa menyetrum meski sudah dibuat seaman mungkin untuk dipegang? Melansir dari croma.com, Sabtu (3/2/2024), berikut beberapa penyebab kulkas menyetrum atau mengeluarkan arus listrik dan cara mengatasinya.

    1. Tidak Menggunakan Grounding

    Grounding adalah pemasangan kabel sepanjang 30 cm yang ujung-ujungnya sudah dikupas. Setiap ujungnya akan ditempelkan ke bagian kulkas yang menyetrum atau mengaliri arus listrik. Grounding ini juga dapat mencegah kulkas agar tidak sering bergetar.

    2. Air Merusak Komponen Kulkas

    Sama seperti AC, kulkas juga menghasilkan air yang biasa ditampung di belakangnya. Ternyata apabila air ini masuk ke dalam komponen kulkas dapat menyebabkan korsleting listrik. Alhasil arus listrik menjadi error dan mengalir ke seluruh lemari es. Hal ini dapat membahayakan ketika dipegang.

    Cara menanganinya adalah cabut kabel dari stop kontak, lalu cari sumber masalah. Apabila tidak ada bau gosong atau ada komponen yang terbakar, colokkan kembali kabel tetapi dengan posisi terbalik dari posisi awal.

    3. Kabel rusak

    Mirip dengan kondisi korsleting, kabel kulkas yang rusak atau mengelupas karena telah lama digunakan, juga bisa menyebabkan aliran listrik menyebar ke bagian permukaan kulkas.

    Hal ini pertanda kabel tersebut harus segera diganti. Tetapi jika hal itu tidak ampuh, maka kulkas sudah tidak layak untuk digunakan kembali dan sebaiknya membeli yang baru untuk menghindari kecelakaan yang lebih besar.

    Itulah beberapa penyebab kulkas mengalirkan listrik dan cara mengatasi. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Memilih Kasur yang Tepat Biar Tidur Makin Nyenyak


    Jakarta

    Kasur merupakan salah satu perabotan penting di rumah. Dengan memilih kasur yang tepat, tentunya bisa membuat kualitas tidurmu lebih baik.

    Dengan banyaknya pilihan kasur di pasaran terkadang membuat calon pembeli bingung. Dilansir dari Casper, berikut ini tips memilih kasur yang bisa dilakukan.

    1. Ukuran Kamar

    Sebelum membeli kasur, penting untuk mengukur luas kamar terlebih dahulu. Hal itu supaya kamar tidak terasa sempit apabila membeli kasur yang terlalu besar.


    Jika kamu memiliki kamar yang sempit, kamu bisa membeli kasur twin bed karena ukurannya yang kecil. Sementara itu, kalau ukuran kamarmu cukup luas, kamu bisa membeli kasur double bed, queen bed, bahkan king bed.

    2. Tinggi Badan

    Hal yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah tinggi badan. Selain tinggi badan, ukuran tubuh badan juga perlu diperhatikan agar kasur yang dibeli tidak kekecilan.

    3. Bahan Kasur

    Terdapat berbagai jenis bahan kasur yang ada di pasar. Pilihan jenis bahan kasur juga bisa membuatmu nyaman.

    Misalnya, kalau kamu suka yang empuk dan lembut bisa memilih kasur memory foam. Apabila kamu senang kasur yang empuk, tidak keras, nyaman, bisa memilih spring bed. Tak hanya itu, ada berbagai jenis bahan kasur lainnya, seperti kapuk, futon, hingga latex.

    4. Ketebalan Kasur

    Umumnya, kasur memiliki ketebalan 22-30 cm. Kasur yang lebih tebal dari ukuran tersebut tidak selalu lebih baik. Kalau kasur terlalu tebal terkadang sulit untuk mendapatkan seprai yang cocok.

    5. Siapkan Budget

    Selanjutnya perhatikan budget yang dimiliki. Sebaiknya, beli lah kasur yang sesuai dengan budget yang dimiliki. Sebab, kasur yang mahal belum tentu kasur terbaik dan cocok untuk kamu.

    Itulah beberapa tips yang bisa dilakukan sebelum membeli kasur. Semoga bermanfaat!

    (abr/zul)



    Sumber : www.detik.com

  • Panduan Sederhana Bersihkan Toren Sendiri di Rumah dalam 7 Langkah



    Jakarta – Toren air adalah hal paling penting untuk persediaan air bersih dan sebagai cadangan mendapatkan air dan aksesibilitas air bersih. Namun, seiring waktu pemakaian air yang bersumber dari toren bisa menjadi kotor dan menodai bagian luar hingga isinya.

    Dikutip dari Flip, Rabu (17/1/2024), kontaminasi yang terjadi pada toren bisa berupa debu, serangga kotoran hingga bagian dalam akan penuh dengan lumut. Oleh karena kebersihan toren juga diperlukan dan perlu perawatan secara berkala, sehingga air akan tetap tersimpan bersih dan higienis.

    Untuk mengetahui cara mencuci toren air, detikProperti telah merangkum langkah yang harus dilakukan. Simak infografis berikut ini!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Menyimpan Produk Pembersih di Rumah yang Benar dan Aman, Biar Gampang Dicari



    Jakarta

    Untuk menjaga kebersihan rumah, selain mempunyai alat pembersih juga harus menyiapkan produk pembersih.

    Produk seperti cairan pembersih lantai, furnitur, hingga bahan kimia lainnya terkadang memakan tempat. Hal ini membuat kamu terkadang bingung, sebenarnya dimana produk pembersih seharusnya diletakkan.

    Hal ini juga penting jika kamu memiliki anak kecil yang suka memasukkan apapun ke dalam mulut. Nah, biar aman kamu harus tahu cara menyimpan produk pembersih dengan benar.


    Mengutip dari Martha Stewart, Selasa (6/2/2024), berikut pembahasannya.

    1. Jauhkan Produk Pembersih dari Lantai

    Menurut Malaika Lubega, seorang pengelola profesional, dekorator interior, dan pemilik Huza Home Concept, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menyimpan produk pembersih berbahan kimia. Salah satunya menjauhkan produk pembersih dari lantai.

    “Sebagai seorang ibu dan penyelenggara profesional, saya menyarankan klien saya yang memiliki anak kecil yang penasaran di rumah untuk menyimpan perlengkapan pembersih (seperti produk pembersih cair atau deterjen) di tempat yang sejuk dan kering, dan jauh dari jangkauan anak-anak,” terang Lubega.

    Menurut dia, semua perlengkapan pembersih harus dijauhkan dari lantai. Simpan barang-barang di rak yang dipasang di dinding. Jika kamu tidak memiliki ruang untuk penyimpanan di luar pintu, Lubega mengatakan kamu dapat meletakkan produk pembersih dalam wadah berlabel anti bocor di lemari yang aman. Peralatan pembersih, seperti penyedot debu, sapu, atau kain pel, harus disimpan di area yang sama agar mudah digunakan.

    2. Simpan Produk Pembersih di Garasi atau Ruang Penyimpanan Khusus

    Marilee Nelson, ahli biologi bangunan bersertifikat, konsultan lingkungan, dan salah satu pendiri Branch Basics, menjelaskan bahwa ruang penyimpanan di luar, seperti garasi, bisa dibilang tempat teraman untuk menyimpan produk pembersih.

    “Orang-orang tidak menyadari bahwa memiliki pembersih beracun yang tersebar di seluruh rumah mereka menciptakan senyawa kimia tingkat rendah yang dihirup dan diserap oleh setiap orang dalam keluarga melalui kulit setiap harinya,” papar Nelson.

    “Produk melepaskan bahan-bahannya ke udara, banyak di antaranya adalah senyawa organik volatil yang berbahaya,” imbuhnya. Dia menambahkan, mengeluarkan produk ini dari salah satu area tempat tinggal akan meningkatkan kualitas udara di rumah, dan pada gilirannya kesehatan kamu.

    3. Simpan di tempat yang Kering dan Aman

    Simpan seluruh perlengkapan dan produk pembersih pada tempat yang sejuk dan kering. Nelson berujar, kamu harus menghindari ruangan dengan kelembaban tinggi, jika tidak, reaksi berbahaya dapat terjadi. Oleh karena itu, jauhkan produk dari sumber panas, dan biarkan dalam kemasan aslinya.

    “Saat kamu membersihkan, bawa hanya apa yang kamu perlukan untuk digunakan di rumah. Saat menggunakan produk, pastikan area tersebut memiliki ventilasi yang baik dengan membuka jendela atau menggunakan kipas,” ucap Nelson. Kemudian, kembalikan pembersih ke penyimpanan dalam wadah kedap udara agar tidak terus mencemari udara yang dihirup oleh keluarga.

    4. Mengelompokkan Jenis Produk Pembersih Sesuai Fungsi

    Untuk kemudahan akses kamu dapat menyimpan produk yang kamu gunakan setiap hari di bawah wastafel atau di tempat lain yang mudah diakses. Pastikan produk-produk itu disimpan bersama.

    “Cara terbaik untuk menyimpan perlengkapan pembersih harian, seperti pembersih serbaguna, deterjen piring, spons, pembersih stainless steel, dan sabun cuci piring, adalah dengan menyimpan barang-barang ini bersama-sama untuk memudahkan akses,” jelas Lubega

    5. Ciptakan Ruang Penyimpanan Produk Pembersih

    Kamu bisa menempatkan produk pembersih ke dalam wadah kedap udara. Memisahkan produk-produk berbahan kimiawi akan membantu kamu menghindari kontaminasi silang antara produk pembersih lainnya. “Simpan barang serupa bersama-sama di wadah yang mudah dijangkau, sehingga kamu dapat melihat dengan jelas apa yang kamu miliki. Pisahkan dan beri label pembersih lantai, pembersih kamar mandi, dan pembersih dapur. Keluarkan wadah ini dari lantai, ke rak atau di lemari,” saran Lubega.

    Demikian 5 cara meletakkan produk pembersih di rumah dengan benar dan aman.

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Pernah Buang Ampas Kopi di Saluran Air dan Wastafel, Beneran Deh jangan!


    Jakarta

    Bagi yang suka menyeduh kopi di rumah, setelah selesai menyeruput di permukaan gelas akan terlihat ampas kopi yang tersisa. Ampas kopi yang tertinggal di gelas ini memang tidak larut ketika diseduh.

    Mau tidak mau ampas kopi tersebut menjadi sampah karena sudah tidak dapat diseduh kembali. Cara pembuangannya pun harus di tempat yang benar yakni di tempat sampah. Pembuangan bubuk kopi di wastafel atau tempat pencucian piring hanya akan menyebabkan saluran tersebut tersumbat.

    Gambarannya, ampas kopi yang telah diaduk di dalam gelas saja akan mengendap di bawah gelas. Begitu juga jika dibuang di saluran air, setelah aliran air berhenti, sisa ampas kopi pasti ada yang tertahan di sudut saluran, lama-lama menumpuk dan menghambat saluran air.


    Jika sudah tersumbat cara memperbaikinya bisa dengan menuangkan larutan pembersih khusus untuk pipa. Jika tetap tersumbat, minta bantuan teknisi yang biasa menangani saluran tersumbat. Mereka akan memeriksa tempat sisa makanan tertahan dan membersihkannya.

    Tanda Saluran Tersumbat

    Melansir dari Mr. Rooter pada Selasa (6/2/2024), berikut cara mengetahui saluran air tersumbat.

    • Air meluap dari saluran pembuangan wastafel atau keluar dari sela-sela selang pembuangannya.

    • Air lama menyusut saat kran wastafel digunakan.

    • Lubang mengeluarkan bau makanan tidak sedap.

    Cara Pengolahan Ampas Kopi

    Jika kamu tidak ingin menyia-nyiakan menjadi sampah, menurut wintershomeservices.com, ampas kopi bisa diolah dan dimanfaatkan untuk keperluan berikut.

    Bahan Eksfoliasi Kulit

    Bagi yang suka menghaluskan kulit dan mengangkat sel kuli mati, bisa coba menggunakan ampas kopi dicampurkan dengan minyak kelapa. Oleskan pada scrub wajah atau tubuh terutama pada bagian lipatan.

    Pupuk Tanaman

    Ampas kopi mengandung mineral penting untuk pertumbuhan tanaman dan kontaminan yang bagus untuk tanah.

    Menghilangkan Bau

    Seperti halnya baking soda, ampas kopi juga bisa menghilangkan bau. Letakkan ampas kopi di wadah terbuka. Kemudian dekatkan ke daerah rumah yang bau atau di belakang kulkas.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Lagi Cicil KPR Eh Mendadak Kena PHK, Apa yang Harus Dilakukan?



    Jakarta

    Ancaman badai PHK kini tengah melanda hampir seluruh sektor industri, terutama teknologi. Belum lama ini Snap Inc menyatakan telah melakukan PHK massal kepada sebanyak 10% pegawainya.

    Seperti yang dikutip dari CNN, Selasa (6/2/2024), secara global, ada sekitar 500 pekerja Snap Inc yang terdampak dari PHK massal ini.

    PHK massal membuat pekerja yang terdampak akan mengalami kesulitan finansial. Apalagi bagi mereka yang masih mempunyai cicilan yang harus dilunasi, salah satunya Kredit Pemilikan Rumah (KPR).


    Lalu, apa langkah yang harus diambil ketika sedang dalam situasi tersebut?

    Menurut Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia Andy Nugroho, kamu masih bisa coba bernegosiasi dengan beberapa bank dan pengembang kredit perumahan untuk meminta keringanan kredit.

    “Ada beberapa bank atau developer yang mau dinego untuk penundaan ada juga yang nggak mau. Misal beli rumah langsung ke developer ya, buat mereka juga kan narik rumah yang sudah dijual ya rugi juga,” ungkap Andy dalam diskusinya dengan detikFinance yang dikutip, Selasa (6/2/2024).

    Meski tidak semua penyalur kredit mau bernegosiasi, namun menurut Andy hal ini patut kamu coba lakukan. Intinya, jika ada kesulitan membayar cicilan KPR, sebagai nasabah kredit wajib berkonsultasi ke pengembang dan bank penyalur kredit perumahan.

    “Nah kalau ada etiket baik mau datang, bilang mau menyelesaikan tapi minta keringanan bisa jadi poin baik, mungkin bisa dikasih. Pihak developer dan bank juga tergantung petugasnya sih, siapa yang dihadapi dan SOP-nya developer dan banknya juga sih,” ungkap Andy.

    “Apabila SOP memungkinkan dan orangnya percaya, ada aja dikabulkan, yang jelas hal ini mesti dicoba setidaknya ada etiket baik,” lanjutnya.

    Andy juga mengingatkan jika negosiasi KPR berhasil diringankan, masih ada resiko yang harus diterima. Resikonya yaitu status BI Checking yang dibekukan sehingga sudah tidak dapat mengajukan kredit di tempat lain.

    “Pastinya BI checking akan terblacklist untuk sementara waktu, impact-nya ya kita nggak bisa kredit lagi. Seenggaknya kita dapat kepercayaan dari institusi tersebut,” pungkas Andy.

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kapan Keramik Bisa Diinjak Setelah Dipasang? Begini Cara Mengetahuinya


    Jakarta

    Rumah kamu baru saja dipasang keramik baru? Selesai dipasang, kamu ingin melewatinya tetapi ragu apakah sudah bisa diinjak atau belum.

    Keramik yang baru dipasang membutuhkan waktu untuk mengering. Sama seperti jalan aspal atau semen, pemasangan keramik lantai pun demikian. Sebaiknya pilih jalan lain apabila keramik baru saja selesai dipasang.

    Meski permukaan keramik keras dan solid, apabila bahan perekat di bawahnya belum siap untuk diberi tekanan, rawan terjadi retak hingga bergeser.
    Selain itu, tampilan nat yang mengisi celah ubin juga bisa cepat berubah warnanya dan berpotensi menjadi sarang bakteri dan lumut karena masih basah.


    Lalu sebenarnya butuh berapa lama untuk memastikan keramik yang terpasang sudah bisa diinjak? Menurut homelyfixes.com, keramik sebaiknya dibiarkan mengering selama 24 jam. Tetapi waktu pengeringan ubin ini tergantung dengan jenis, ketebalan, dan suhu ruangan tempat dari keramik tersebut terpasang.

    Misalnya keramik akan membutuhkan waktu lebih lama untuk mengering dibandingkan porselen. Lalu keramik yang lebih tebal akan lebih lama mengeras dibandingkan ubin yang tipis. Begitu pula dengan suhu udara, jika tempat keramik dipasang terlalu lembap seperti kamar mandi maka perekat membutuhkan waktu lebih lama untuk mengeras.

    Cara Mengetahui Keramik Siap Diinjak

    Melansir dari homelyfixes.com pada Rabu (7/2/2024) ada beberapa cara untuk mengetahui keramik siap untuk diinjak.

    1. Ketuk Permukaan Keramik

      Setelah 24 jam dipasang, kamu bisa mengetuk bagian tengah keramik untuk mengetahui ketahanannya. Bagian pinggir keramik biasanya akan lebih cepat kering karena terkena udara.

      Apabila saat diketuk terdengar seperti kosong atau berongga tidak seperti bagian pinggir yang keras. Lalu permukaan ubin tersebut melengkung dan tidak rata. Hal itu menandakan bagian bawahnya masih lembap dan apabila dipaksakan diinjak ada potensi permukaannya retak.

    2. Tekan Nat

      Sentuh bagian celah ubin untuk mengetahui kondisinya. Nat yang sudah keras berarti sudah keras dan bisa diinjak.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Beberes Rumah buat Sambut Tamu Pas Libur Panjang



    Jakarta

    Momen libur panjang sering dimanfaatkan banyak orang untuk bersilaturahmi. Mulai dari tetangga, kerabat dan sanak saudara datang berkunjung saat libur tiba.

    Sebagai tuan rumah pastinya kamu ingin menyambut tamu dengan baik. Maka dari itu, kamu harus pastikan rumah kamu selalu rapi dan bersih agar tamu merasa nyaman saat datang berkunjung.

    Membersihkan seluruh bagian rumah memang akan sedikit merepotkan. Pasalnya, membutuhkan tenaga dan waktu yang tak sedikit. Nah, biar terasa ringan kamu bisa ikuti tips beberes rumah yang dikutip dari BHG, Rabu (7/2/2024), berikut pemaparannya.


    Membersihkan Bagian Pintu Masuk dan Halaman Depan

    Agar mendapat kesan pertama yang baik, kamu dapat mulai membersihkan pintu masuk. Dengan memastikan area ini bersih dari kotoran dan rapi akan membuat tamu betah. Kamu bisa ikuti langkah berikut untuk membersihkan bagian pintu masuk.

    • Bersihkan kotoran dekat pintu dan area teras
    • Berikan rak sepatu untuk menyimpan alas kaki tamu, lalu letakkan juga keset
    • Cat dinding untuk menghilangkan lecet dan bekas
    • Gunakan pembersih kaca untuk menghilangkan sidik jari dari jendela dan pintu
    • Bersihkan juga halaman depan dari daun yang berserakan dan rumput liar

    Membersihkan Ruang Tamu dan Ruang Keluarga

    Biasanya tamu akan berkumpul sekitar ruang tamu utama atau ruang keluarga. Jadi pastikan ruang tersebut selalu rapi dan bersih dengan melakukan cara berikut.

    • Sapu dan pel lantai dengan bersih
    • Bersihkan noda pada karpet atau furnitur
    • Bersihkan permukaan furnitur yang berdebu dengan kemoceng microfiber atau kain lembab
    • Singkirkan barang-barang yang sudah tidak digunakan
    • Bersihkan bantalan sofa dari debu

    Membersihkan Bagian Dapur

    Jika perayaan liburan kamu ada acara makanan bersama, kemungkinan dapur akan sering dilalui tamu. Untuk membersihkan dapur dengan muda, fokuslah pada area masalah yang paling terlihat berantakan.

    • Mulai dengan merapikan dan bersihkan meja makan
    • Vakum atau sapu lantai, pastikan tidak ada noda membandel
    • Bersihkan cucian piring kotor dari wastafel dan bersihkan baskom
    • Bersihkan perabotan dapur
    • Cuci dan ganti handuk tangan dapur
    • Beri ruang di lemari es untuk sisa makanan

    Membersihkan Area Kamar Mandi

    Tamu juga mungkin akan menggunakan kamar mandi untuk buang air atau wudhu untuk ibadah sholat. Jadi, pastikan untuk menjaga kebersihan kamar mandi. Selain itu cek persediaan, seperti handuk ekstra dan perlengkapan mandi.

    • Bersihkan cermin untuk menghilangkan goresan dan noda air
    • Bersihkan wastafel dari noda membandel
    • Sediakan handuk tangan yang bersih
    • Membersihkan dan menyikat lantai agar bersih dari kotoran dan lumut
    • Sikat toilet untuk menghilangkan noda menguning
    • Siapkan perlengkapan mandi ekstra seperti sabun atau sikat gigi

    Demikian tips beberes rumah buat sambut tamu pas libur panjang. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Ada Alasan Untuk Malas, Simak 3 Cara Mudah Membersihkan Kotak Pasir Kucing


    Jakarta

    Bagi yang memiliki hewan peliharaan khususnya kucing, pasti di rumahnya memiliki kotak pasir, tempat kucing membuang kotorannya.

    Tempat pasir kucing biasanya dibersihkan manual oleh pemiliknya, berbeda dengan manusia yang bisa dibersihkan dengan 1 tombol flush toilet. Waktu pembersihannya pun tidak setiap kucing buang kotoran, melainkan beberapa hari sekali tergantung dari kualitas penyerapan pasir tersebut dan jumlah kucing yang buang air di kotak pasir tersebut.

    Apa yang terjadi jika pemilik jarang membersihkan kotak pasir kucing? Tentu saja bau dari kotoran tersebut menguar ke seluruh rumah. Bau kotoran kucing di jalan saja mengganggu apalagi yang tercium di rumah?


    Dengan begitu, pemilik kucing perlu rajin membersihkan kotak pasir agar kebersihan rumah tetap terjaga dan mencegah timbulnya penyakit bagi kucing dan manusia yang tinggal di sana. Mengutip dari Times.com pada (7/2/2024), ini tips membersihkan pasir kucing yang mudah dan cepat.

    1. Kosongkan Kotak Kotorannya

      Layaknya menguras bak, maka isi kotaknya perlu dipindahkan atau dikeluarkan. Ada jenis pasir yang bisa dipakai lagi setelah dicuci dengan sabun dan dijemur, ada pula pasir yang hanya sekali pakai.

      Saat mengosongkan kotak pasir kamu perlu memakai masker dan sarung tangan sebab kotoran kucing bersifat asam dan terkontaminasi dengan bakteri dan parasit. Selain itu ada beberapa pasir yang tidak bisa menyerap bau sehingga saat mendekat baunya akan menguar. Menuangkan pasir kucing juga sebaiknya dilakukan secara perlahan agar debunya tidak berserakan dan mengotori rumah.

    2. Bersihkan Kotak Kotorannya

      Setelah kosong tambahkan air panas untuk membunuh kuman dan parasit yang mungkin tertinggal di permukaannya. Rendam hingga beberapa menit. Buang air tersebut sebelum menambahkan sabun cuci piring yang tidak memiliki wangi menyengat. Gosok permukaan kotak pasir menggunakan spons atau sikat. Lakukan hal yang sama pada bagian luar kotak. Setelah dirasa bersih bilas dan keringkan.

    3. Masukkan Pasir Kucing Baru

      Tuang pasir kucing baru sekitar 10 cm untuk memudahkan kucing yang biasa mengais pasir terlebih dahulu saat membuang kotorannya. Setelah itu ratakan permukaannya karena kucing menyukai permukaan yang rata.

      Letakkan kotak pasir di tempat biasa. Tetapi jika ingin memindahkan, cari lokasi yang tidak lembap, tidak dekat dengan tempat makan kucing, tempat yang mudah dilihat oleh kucing.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Selain Bermanfaat Bagi Kesehatan Ternyata Kemangi Ampuh Usir Nyamuk dari Rumah


    Jakarta

    Kemangi adalah sayuran yang kerap dijadikan lalapan saat menyantap pecel lele atau dicampur di dalam nasi bakar. Ternyata sayuran ini memiliki segudang manfaat yang bagus untuk tubuh dan bisa mengusir nyamuk lho.

    Mengutip dari Dr. Axe, kandungan dari 5 gr kemangi segar itu mengandung berbagai macam vitamin dan mineral, diantaranya sebagai berikut.

    • 21,8 mikrogram vitamin K
    • 277 unit internasional vitamin A
    • 0,9 miligram vitamin C
    • 0,2 gram protein
    • 0,1 gram serat
    • 0,1 miligram mangan
    • 0,1 gram karbohidrat
    • 1,2 kalori

    Dari sederet kandungan vitamin dan mineral tersebut, kemangi yang juga merupakan tanaman obat keluarga ini bisa mengatasi beberapa hal berikut ini.


    1. Mencegah Stres tau Depresi

      Siapa sangka daun yang kerap ditemukan sebagai lalapan ini terbukti bisa mengatasi stres? Menurut Healthline, daun kemangi memiliki zat anti stressyang membantu mengurangi gangguan kecemasan, depresi, dan menstimulasi hormon pemicu kebahagiaan yakni neurotransmitter.

    2. Obat Nyamuk

      Sudah menjadi rahasia umum, kemangi bisa mengatasi nyamuk di rumah. Cara memanfaatkan kemangi sebagai pengusir nyamuk adalah dengan membakarnya. Aroma yang menguar dari daun kemangi tidak disukai oleh nyamuk.

    3. Menangkal Radikal Bebas

      Mengutip dari medicalnewstoday.com, kemangi dipercaya bisa menghilangkan radikal bebas dari tubuh karena mengandung antioksidan yang baik untuk tubuh. Radikal bebas adalah molekul tidak stabil yang berkembang sebagai hasil metabolisme dan proses alami lainnya. Cara memanfaatkan kemangi untuk menangkal radikal bebas bisa dengan menyantapnya atau dengan meletakkan kemangi di sudut-sudut rumah.

    Dari segala manfaat yang ditawarkan kemangi untuk tubuh dan rumah, apakah kamu tertarik untuk mengonsumsinya? Untuk mempermudah mendapatkan kemangi, kamu bisa menanamnya di rumah. Kemangi salah satu tanaman obat yang mudah dibudidayakan di dalam ruangan.

    Mengutip dari Better Homes and Gardens pada Kamis (8/2/2024), berikut cara menanam kemangi di rumah.

    1. Gunakan Pot

      Tidak perlu langsung di tanah, kemangi bisa tumbuh di dalam pot sehingga bisa diletakkan di dalam ruangan. Pilih pot yang memiliki drainase atau lubang untuk sirkulasi air dan udara yang baik. Jika pot Anda tidak memiliki drainase, buatlah beberapa lubang di bagian bawahnya.

      Basahkan tanah terlebih dahulu hingga agak lembap agar benih tidak berpindah saat pertama kali disiram. Tanam benih dengan menekannya perlahan ke dalam tanah menggunakan jari Anda lalu timbun kembali dengan tanah.

      Siram benih secukupnya, lalu tutup pot dengan plastik pembungkus untuk menjaga campuran tanah dan benih tetap hangat. Cara ini juga akan membantu kemangi bisa memulai proses perkecambahan.

    2. Letakkan di Lokasi yang Banyak Cahaya

      Kemangi menyukai spot yang banyak terpapar cahaya matahari seperti di dekat jendela dan di bawah lampu dengan jarak setidaknya 15 cm. Saat menanam kemangi di dekat jendela yang terkena sinar matahari, putar pot seperempat putaran setiap minggu agar semua sisi terkena sinar matahari. Cara ini baik untuk memastikan bibit tidak kurus dan pucat.

    3. Perawatan di Luar Ruangan

      Apabila tanaman kemangi sudah tumbuh lebat dan ingin dipindahkan ke luar ruangan, pastikan diletakan di tempat sejuk terlebih dahulu untuk penyesuaian suhu. Lalu pada malam hari masukkan kemangi ke dalam ruangan agar kemangi tidak cepat layu.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com