Tag Archives: tips properti

Bikin Cepat Rusak, Hindari Meletakkan 7 Benda Ini di Atas Kulkas


Jakarta

Bagian atas kulkas memiliki permukaan yang rata dan terbuat dari bahan yang kokoh sehingga kamu tergiur untuk meletakkan banyak barang di sana.
Ternyata meletakkan barang di atas kulkas itu tidak dianjurkan. Hal ini dikarenakan meletakkan barang di atas kulkas hanya akan menghalangi jalur ventilasi atau sirkulasi udaranya.

Memang di bagian atas tidak terlihat lubang apa pun yang menandakan ventilasi pada kulkas tersebut. Tetapi pasti kamu pernah merasakan kulkas bagian luar bisa terasa panas padahal di dalamnya menghasilkan dingin, hal itu adalah salah satu cara alat agar kulkas dapat bekerja dengan normal.

Meletakkan berbagai benda di atasnya, akan membuat kulkas bekerja dua kali lebih keras untuk menghasilkan dingin di dalamnya. Seiring waktu kondisi sistem pendingin di dalam kulkas akan terganggu dan performa mesinnya akan menurun.


Melansir The Croma pada Kamis (8/2/2024) ada beberapa benda yang sebaiknya tidak diletakkan di atas kulkas sebagai berikut.

  1. Barang Dekorasi Rumah

    Melihat area kosong di atas kulkas kamu jadi ingin menambahkan beberapa barang dekorasi agar tampilannya tidak sepi. Misalnya menambahkan tanaman, bingkai foto, atau mainan miniatur. Padahal hal tersebut tidak perlu dilakukan.

  2. Barang Pecah Belah

    Meletakkan barang pecah belah seperti gelas dan piring di atas kulkas adalah lokasi yang salah. Kulkas beberapa kali dapat bergetar saat tegangan listrik tidak stabil atau terdapat kerusakan di dalamnya.

    Selain itu saat membuka pintu kulkas juga akan menambah getaran pada kulkas yang bisa menyebabkan barang di atasnya bergeser dan berpotensi terjatuh.

  3. Stoples Plastik

    Sudah menjadi budaya orang Indonesia, makanan ringan yang dihidangkan untuk tamu diletakkan di dalam stoples. Agar mudah diambil biasanya stoples plastik tersebut diletakkan di atas kulkas.

    Padahal plastik sangat rentan terkena panas. Sementara permukaan kulkas kerap menghasilkan panas. Hal ini bisa merusak permukaan stoples dengan munculnya noda hitam di bawah stoples yang bersinggungan langsung dengan panas.

  4. Peralatan Rumah Tangga

    Meski sama-sama di dapur, bagian atas kulkas kerap dimanfaatkan untuk meletakkan banyak barang layaknya meja. Seperti rak pisau, oven, hingga blender. Hal ini dikarenakan lokasinya yang mudah diakses sehingga saat dibutuhkan mudah untuk diambil.

    Perlu diingat alat-alat tersebut terutama alat elektronik memiliki beban dan saat digunakan di atas kulkas dapat menghasilkan panas pula.

  5. Obat-obatan

    Biasanya obat-obatan ini dikumpulkan di suatu wadah yang sama dan nantinya diletakkan di atas kulkas untuk mempermudah pengambilannya. Padahal panas yang dihasilkan pada permukaan kulkas dapat membuat obat bereaksi. Sebagai gantinya, letakkan obat-obatan di tempat yang bersuhu sejuk dan tidak lembap.

  6. Barang Pembersih

    Selain menghindari dari benda yang tidak tahan dengan panas, barang-barang yang mengandung bahan kimia juga perlu dihindarkan dari bagian atas kulkas. Salah satunya adalah barang pembersih seperti pembersih kaca, sabun cair pencuci piring, hingga pengharum ruangan.

  7. Makanan

    Selain stoples plastik, makanan ringan yang dibungkus dengan plastik juga sebaiknya tidak diletakkan terlalu lama di atas kulkas. Begitu pula dengan sayuran. Untuk menjaga kesegarannya seharusnya sayuran diletakkan di dalam kulkas.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

Jangan Buang Air Rebusan Mie Instan ke Saluran atau Kamu Akan Menyesal



Jakarta

Mie adalah makanan yang disantap dengan cara direbus terlebih dahulu sebab rata-rata mie dijual dalam kondisi keras. Kemudian air bekas rebusan tersebut ada yang ikut disantap dan ada pula yang langsung dibuang.

Biasanya dimana kamu membuang air bekas merebus mie? Apakah di saluran dapur atau wastafel? Ternyata air bekas merebus mie seharusnya tidak dibuang ke saluran. Hal ini dikarenakan pada air bekas merebus mie mengandung minyak yang tidak bisa terurai dengan hanya dibuang ke saluran air.

Minyak tersebut bisa tertinggal di sela-sela pipa dan seiring waktu semakin banyak air bekas merebus mie yang dibuang akan terjadi penumpukan dan menghambat pada saluran air rumah. Ini tidak hanya berlaku pada minyak dari merebus mie saja tetapi untuk semua minyak dari semua jenis olahan makanan.


Apabila saluran air sudah tersumbat karena minyak atau benda lainnya, coba tuangkan campuran sedikit deterjen dengan air panas. Larutan detergen dan air panas ini dipercaya bisa memecah lemak yang menyumbat.

Adapun melansir dari Mr. Rooter pada Kamis (8/2/2024) cara mengetahui saluran air di rumah kamu tersumbat ialah sebagai berikut.

  • Air meluap dari saluran pembuangan wastafel atau keluar dari sela-sela selang pembuangannya.
  • Air lama menyusut saat kran wastafel digunakan.
  • Lubang mengeluarkan bau makanan tidak sedap.

Selain itu, air yang digunakan untuk merebus mie biasanya bersuhu 90-100 derajat celcius. Jika air tersebut langsung dibuang saat masih berasap tentu akan merusak permukaan pipa saluran air yang biasa terbuat dari plastik.

Begitu pula jika rumah kamu menggunakan wastafel berbahan porselen. Air panas dapat menyebabkan retakan pada permukaannya karena sifat Porselen yang tidak tahan terhadap suhu tinggi.

Sehingga pastikan air tersebut telah kembali ke suhu normal lalu buang ke tempat sampah atau langsung ke selokan.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

4 Manfaat Cangkang Telur untuk Rumah yang Jarang Orang Tahu


Jakarta

Telur adalah sumber protein yang baik untuk tubuh. Telur bisa dikatakan adalah makanan yang cocok di segala situasi karena cara pengolahannya mudah dan bisa dicampurkan pada resep apa pun. Tidak heran setiap rumah pasti menyimpan beberapa butir telur di kulkasnya.

Ternyata selain isinya yang bermanfaat, cangkang telur juga mempunyai manfaat yang sama pentingnya lho.

Cangkang telur yang telah dipecahkan masih bisa digunakan untuk keperluan rumah. Sehancur apa pun bentuknya cangkang telur masih bisa diolah kembali sehingga tidak menambah limbah rumah tangga.


Sebelum digunakan kembali pastikan cangkang telur telah dibersihkan dari sisa cairan telur agar bau amis tidak menguar. Setelah itu jemur cangkang telur hingga kering dan haluskan. Caranya bisa secara manual dengan dipukul atau dengan blender agar halusnya merata. Besar potongan bisa disesuaikan dengan keperluannya. Berikut beberapa manfaat cangkang telur untuk keperluan rumah.

  1. Mengusir Kucing

    Tidak semua orang berani ketika di dekati oleh kucing liar. Ada juga yang risih saat kucing terus masuk ke rumah untuk meminta makanan. Salah satu cara untuk mencegah kucing kembali datang adalah menebar pecahan cangkang telur di jalan yang biasa kucing lalui di rumah kamu.

    Melansir dari House Digest pada Jumat (9/2/2024), kucing tidak menyukai permukaan yang tajam, lengket, dan kasar. Dengan menebar pecahan cangkang yang memiliki tekstur, membuat kucing enggan untuk mendekat.

    Banyaknya cangkang telur yang harus disebar tergantung dengan luas area yang kerap didatangi kucing. Jika memungkinkan, sebar cangkang telur agak lebar karena kucing bisa melompat.

  2. Menangkal Tikus Masuk ke Rumah

    Tikus kerap menjadi permasalahan serius di rumah. Selain karena menimbulkan suara berisik dan bisa merusak barang di rumah, tikus juga sulit ditangkap apabila tidak dipasang jebakan.

    Mengutip dari detikHealth, cangkang telur yang telah dihaluskan dan dijemur kering bisa digunakan untuk mengusir tikus. Sebar cangkang telur yang telah dihaluskan ke sekeliling rumah terutama pada bagian lubang tempat tikus masuk.

  3. Pupuk

    Menurut The Spruce, bukan hanya isi telur yang mengandung banyak manfaat, ternyata cangkang telur memiliki kalsium yang bagus untuk membantu pembentukan dinding sel tanaman.

    Cangkang telur yang telah dihaluskan dan dijemur hingga kering dapat menjadi bahan tamabahan dalam pembuatan pupuk kompos.

    Namun, perlu diperhatikan cangkang telur yang telah dikeringkan adalah sumber kalsium terbaik untuk tanaman, bukan cangkang telur yang masih ada sisa cairan telur di dalamnya. Cangkang telur yang tidak bersih justru menyumbang penyakit kepada tanaman.

  4. Menyerap Pemanasan Global

    Gedung-gedung tinggi yang menyumbangkan pemanasan global perlu menyebar banyak cangkang telur di sekitarnya. Sebab cangkang telur dipercaya bisa menyerap pemanasan global.

    Menurut peneliti dari University of Calcutta, India, membran yang melapisi cangkang telur terdapat khasiat menyerap karbon dioksida dari atmosfer hingga tujuh kali dari massa telur sendiri. Sehingga panas yang terperangkap di atmosfer bisa dikurangi.

    “Karbon dioksida yang terangkap sementara dapat disimpan dalam bentuk ini, sampai metode energi yang efektif untuk menggunakan gas ini dapat ditemukan. Nantinya diharapkan tidak akan terjadi lagi masalah lingkungan yang terkait emisi karbon,” tulis Basab Chaudhuri, pemimpin penelitian dari University of Calcutta, seperti dilansir Medindia, pada Jumat (9/2/2024).

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Tips Menyalakan Lampu Saat Tidak Berada di Rumah


Jakarta

Saat berlibur beberapa hari, rumah akan kosong dan tidak ada yang mengurus termasuk untuk menyalakan lampu. Tidak mungkin pula membiarkan rumah gelap di malam hari karena itu akan sangat mencolok dan memberikan sinyal kepada pencuri jika rumah tersebut kosong.

Maka ada lampu yang harus dinyalakan lebih dari 24 jam. Dengan begitu, meski tidak ada orang, rumah tetap terang di malam hari. Namun, menyalakan lampu 24 jam lebih juga ada risikonya seperti boros listrik dan jika ada kesalahan pada aliran listrik bisa memicu kebakaran.

Lalu apa solusi agar rumah tetap aman dengan lampu menyala saat meninggalkan rumah? Berikut beberapa cara yang bisa dicoba.

  1. Menyalakan Lampu Utama

    Menurut mydome.co yang dikutip pada Jumat (8/2/2024), daripada menyalakan semua lampu di rumah, cukup gunakan lampu utama di rumah seperti halaman depan dan lampu yang bisa menerangi tangga di rumah.

    Lampu utama pada siang hari tidak akan terlalu terlihat karena rumah tetap terang berkat pencahayaan natural dari matahari.

    Jika di rumah memiliki CCTV pastikan area yang tersorot kamera terdapat pencahayaan yang baik sehingga objek terlihat jelas. Misalnya bagian teras, area kamar, dan tangga rumah apabila rumah terdiri dari 2 lantai.

  2. Menggunakan Lampu Sensor

    Saat ini tersedia lampu sensor yang peka terhadap cahaya dan gerak. Menurut mistersparky.com Lampu sensor cahaya akan otomatis menyala saat sekitarnya sudah gelap. Sementara lampu sensor gerak akan menyala saat ada pergerakan di bawahnya.

    Bentuknya juga beragam, ada yang seperti lampu LED, lampu stick, dan lampu yang bisa ditempel di dinding sejajar dengan pintu. Beberapa jenis lampu juga bisa diatur melalui aplikasi, penjelasannya tertera pada kemasan atau bisa juga tanyakan kepada penjual saat membeli lampu tersebut.

    Hal yang perlu disiapkan saat memasang lampu otomatis adalah stop kontak dan bohlam khusus untuk lampu pintar atau lampu sensor ini. Kamu tidak perlu khawatir saat menyambungkan aliran listrik baru untuk lampu sensor tidak sulit dan tidak memerlukan tempat yang besar.

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Di Kamar Mandi Kamu Ada Cacing? Basmi dengan Cara Ini


Jakarta

Cacing merupakan salah satu hewan yang terkadang muncul di kamar mandi. Keberadaannya memang tidak membahayakan, namun membuat pengguna kamar mandi.

Munculnya cacing di kamar mandi merupakan hal wajar karena mereka menyukai tempat yang lembab. Cacing akan berkembang biak dan semakin banyak jika tidak dibasmi.

Maka dari itu, kamu harus segera membasmi cacing di kamar mandi. Untuk kamu yang jijik dan geli dengan cacing, nggak usah khawatir! Mengutip dari Germany Brilliant, Jumat (9/2/2024), berikut tips basmi cacing di kamar mandi dan saluran air.


Kenapa Cacing Bisa Masuk ke Kamar Mandi?

Sebelum membasmi cacing, kamu harus tahu penyebab cacing masuk kamar mandi. Cacing yang biasa muncul di kamar mandi biasanya terbawa karena aliran air yang berada di bawah rumah. Cacing akan muncul pada rumah yang menggunakan aliran air tanah atau sumur bor yang belum diolah.

Penyebab lainnya adalah sistem drainase rumah yang buruk juga bisa menyebabkan cacing masuk ke kamar mandi yang lembab, apalagi jika sela-sela lantai keramik memiliki celah. Oleh karena itu, sangat penting untuk merawat setiap jalur aliran masuk dan keluar air untuk meminimalisir kemunculan cacing ke dalam rumah.

Cara Membasmi Cacing di Kamar Mandi

Membasmi cacing di kamar mandi nggak cukup dengan membuang mereka ke lubang pembuangan dengan menyiramnya dengan air. Sebab, mereka bisa muncul kembali ke kamar mandi lewat celah-celah yang ada. Oleh karena itu, disarankan untuk menggunakan cairan khusus yang dapat mematikan cacing.

Membersihkan kamar mandi dengan karbol atau detergen secara rutin terbukti ampuh membantu membasmi pertumbuhan cacing di kamar mandi. Jika menggunakan cairan pembersih kimia, cukup tuangkan ke sela-sela lantai keramik yang terbuka. Kamu juga bisa langsung menuangkan cairan tersebut ke atas tubuh cacing saat menemukannya.

Jika kamu tidak suka dengan pembersih berbahan kimia, terdapat juga solusi alternatif dengan menggunakan bahan alami. Untuk menghilangkan cacing di kamar mandi dengan bahan alami, gunakan cara berikut ini:

– Siapkan racikan larutan garam dengan perbandingan 500 gram garam dengan 5 liter air sabun.
– Kocok hingga tercampur merata.
– Setelah semuanya tercampur dengan rata, siramkan air tersebut pada dinding dan juga lantai kamar mandi.
– Setelah itu, sikat kamar mandi dengan merata lalu siram kembali dengan air bersih.

Cacing pun dijamin tidak akan kembali masuk lagi ke rumah jika cara ini dilakukan secara berkala. Campuran ini juga efektif untuk memancing cacing keluar dari persembunyian dan juga langsung mati jika masih berada dalam saluran.

Cara Mencegah Cacing Kembali

Setelah membasmi cacing di kamar mandi dan saluran air, ada baiknya untuk mencegah cacing muncul lagi di kamar mandi. Caranya cukup dengan menambal ulang pada sela-sela lantai keramik yang berlubang.

Perawatan dan perbaikan dinding serta lantai kamar mandi yang retak dan bolong juga merupakan sebuah tindakan pencegahan yang sangat penting agar cacing tak datang kembali. Apalagi, cacing bisa masuk dari celah-celah lubang kecil di dinding dan lantai kamar mandi. Kombinasi antara tindakan pencegahan dan perbaikan ini dijamin dapat menjadi cara membasmi cacing yang efektif dan efisien.

Semoga tips membasmi cacing di kamar mandi dan saluran air bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Lantai Keramik Pecah Masih Bisa Tersambung Lho, Pakai Cara Ini


Jakarta

Menggunakan lantai keramik di rumah memang berisiko rawan pecah saat terkena benturan keras atau diberi tekanan yang terlalu besar.

Penyebab lain lantai keramik dapat rusak adalah proses pemasangan keramik yang tidak benar. Ciri keramik yang tidak terpasang sempurna adalah terdengar kosong saat diketuk menggunakan benda tumpul karena di bawahnya tidak ada pengikat yang erat antara partikel dengan agregat.

Selain itu, penyebab lainnya adalah suhu yang tinggi. Meski keramik didesain tahan terhadap perubahan suhu, tetapi tidak bisa dipungkiri jika keramik diletakkan di lokasi sumber panas perlahan akan muncul guratan retak dan saat diberi tekanan lebih keramik akan sepenuhnya pecah.


Keramik yang pecah memiliki ujung-ujung yang tajam karena terbuka. Garis pecahan keramik ini berbahaya untuk pejalan kali yang melintas tanpa alas kaki. Selain itu dari segi estetika juga mengganggu.

Perbaikan lantai keramik yang pecah tidak melulu harus dibongkar dan diganti dengan yang baru. Semua tergantung dengan besarnya kerusakan dan modal yang dimiliki. Mengganti lantai keramik yang pecah juga tidak membutuhkan proses yang sulit. Beberapa kasus ada yang hanya perlu diberi lem. Mengutip dari Home Decor Bliss berikut beberapa tips memperbaiki keramik yang pecah agar tersambung kembali.

  1. Bersihkan Retakan

    Memasang kembali retakan keramik, kamu perlu melihat jalur retakannya dan potongan yang terpisah. Cara mudah untuk melihat jalur retakannya adalah dengan membersihkannya terlebih dahulu.

    Pertama, gunakan amplas atau pengikis lainnya ke dalam retakan dan kikis bagian yang terlalu tajam. Kedua gunakan pembersih cair atau sabun cuci piring untuk membersihkan kotoran yang menempel di keramik.

  2. Oleskan Epoxy pada Retakan

    Cara memperbaiki keramik yang pecah adalah menggunakan epoxy. Tata cara mencampurkan epoxy tertera pada kemasan. Setelah itu siapkan karton atau alat yang khusus untuk meratakan permukaan. Tuang epoxy ke bagian retakan keramik tersebut dan tunggu hingga mengeras.

    Untuk retakan yang lebih tipis, gunakan dengan tusuk gigi. Untuk retakan yang lebih lebar, gunakan alat yang memiliki permukaan yang rata. Hindari penggunaan pisau saat mengaplikasikan epoxy karena akan cepat mengeras.

  3. Kikis Bagian yang Kelebihan

    Apabila saat menuangkan epoxy terlalu banyak dan menyebar ke bagian yang lain, kamu bisa mengikis bagian tersebut agar terlihat lebih rapih. Lakukan dengan cepat sebelum epoxy mengeras. Lalu biarkan epoxy di dalam celah keramik yang pecah mengering.

  4. Cat Retakan yang Telah Ditutup Epoxy

    Langkah terakhir setelah epoxy mengering adalah mengecat bagian atasnya agar terlihat seperti baru. Pilih warna cat yang mirip dengan keramik yang terlihat mengkilap atau berbahan dasar minyak karena tidak mudah pudar saat terkena air. Gunakan kuas tipis untuk mengecatnya.

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Alasan Keramik Perlu Direndam Sebelum Dipasang


Jakarta

Sering kita lihat saat membangun rumah, tukang bangunan telah menyiapkan wadah besar air berisi keramik. Mereka merendam keramik yang baru saja datang sebelum dipasang di dalam rumah. Sebenarnya apa tujuan keramik direndam di dalam air?

Merendam keramik di dalam air bertujuan untuk mengecek daya serap air pada permukaan belakang keramik. Perendaman keramik ini juga dapat mempermudah pemasangannya nanti.

Keramik yang tidak direndam ke dalam air justru akan menyerap kelembapan dari campuran semen. Hal ini menyebabkan keramik tidak melekat dengan baik setelah dipasang sebab terdapat celah antara ubin keramik dengan bagian sambungan semen. Akibatnya lantai keramik akan terlihat cekung dan mudah pecah.


Menurut Home Digest, ada beberapa jenis keramik yang tidak perlu direndam terlebih dahulu sebelum dipasang seperti alas lantai dari batu. Sementara untuk jenis keramik yang berbahan dasar tanah liat merah dan putih perlu dimasukkan ke dalam air sebelum dipasang.

Bahan utama yang digunakan dalam pembuatan keramik menurut situs Mulia Ceramics adalah kaolin (tanah liat) dan air, sehingga perlu direndam di dalam air.

Cara Merendam Keramik

Untuk mengetahui daya serap keramik, ternyata ada ketentuan yang harus diperhatikan dalam merendam keramik diantaranya sebagai berikut.

  1. Kedalaman Air

    Menurut Hanse Ceramics Tile, saat merendam lantai keramik, air harus melebihi ketebalan dan ukuran dari keramik tersebut. Sebelum merendam, pastikan keramik sudah bersih dari debu yang menutupi permukaannya agar penyerapannya maksimal saat direndam.

  2. Posisi Keramik

    Saat memasukkan keramik ke dalam air, pastikan glasir (permukaan) keramik menghadap ke atas. Menurut Kepala Program Keahlian Kriya Keramik, SMKN 2 Jepara, Agus Salim yang dikutip dari situs Vokasi Kemendikbud pada Senin (12/2/2024) glasir adalah teknik pewarna pada kerajinan keramik yang terbuat dari campuran kuarsa kapur dan oksida pewarna besi atau tembaga.

    Jika glasir keramik menghadap ke bawah, sudut ubin keramik mudah pecah jika terkena benturan. Penempatan keramik saat diangkat dari air juga menggunakan cara yakni menghadap ke atas. Hal ini untuk menghindari porselen yang membungkus keramik terkelupas.

  3. Jenis Air

    Ketentuan jenis air yang digunakan untuk merendam keramik adalah air jernih yang tidak panas atau hangat. Tidak perlu ditambahkan dengan cairan pembersih apa pun apalagi yang mengandung minyak.

  4. Lama Keramik Direndam

    Umumnya keramik direndam di dalam air selama 20-30 menit tergantung dengan ketebalan dan jumlahnya. Pastikan pula tidak ada gelembung udara yang keluar dari permukaan air.

Setelah selesai direndam, keramik perlu diangkat dan dipindahkan ke tempat yang kering. Pastikan keramik masih dalam keadaan lembap saat hendak dipasang ke lantai atau dinding.

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Tahapan, Syarat, dan Proses Pembuatan Sertifikat Tanah Secara Mandiri dan PTSL


Jakarta

Sertifikat tanah adalah salah satu dokumen penting dan berharga yang harus dimiliki oleh setiap orang yang mempunyai aset bangunan dan tanah.

Tanpa sertifikat tanah, nilai properti yang mereka miliki akan menjadi rendah dan cenderung sulit dijual. Selain itu, apabila terjadi perebutan wilayah, pemiliknya tidak dapat membela haknya apabila ada pihak yang ingin mengalihfungsikan lahan tersebut.

Sertifikat tanah tentu harus diurus oleh pemiliknya. Cara pengajuannya terdapat dua macam yaitu secara pribadi melalui bantuan dari notaris yang ditunjuk dan melalui program pemerintah Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang tidak dipungut biaya.


Sebagai informasi, pendaftaran PTSL yang tidak dipungut biaya hanya berlaku untuk penyuluhan, pemeriksaan tanah, pengumpulan data yuridis, pengumpulan data fisik, pengesahan data yuridis dan fisik, penerbitan SK Hak, penerbitan sertifikat, dan supervisi dan laporan.

Di luar itu, akan ada pungutan biaya yang besarannya berbeda tiap daerah. Ketentuan ini tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri, meliputi Menteri ATR/BPN, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT).

Kategori I (Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur): Rp 450.000

Kategori II (Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Barat): Rp 350.000

Kategori III (Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kalimantan Timur): Rp 250.000.

Kategori IV (Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Kalimantan Selatan): Rp 200.000.

Kategori V (Jawa dan Bali): Rp 150.000.

Syarat Mendaftarkan Sertifikat Tanah

Mengajukan Sendiri

Melansir dari situs Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumen (PPID) kota Semarang pada Senin (12/2/2024), syarat pembuatan sertifikat tanah sebagai berikut.

  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Surat.
  2. Bukti Pelunasan Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan Tahunan (SPPT PBB).
  3. Bukti surat tanah dan bangunan seperti Sertifikat Asli Hak Guna Bangunan (SHGB), Akta Jual Beli (AJB), surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB), surat Pernyataan Kepemilikan.
  4. Lahan, fotokopi Letter C, akta jual beli tanah, surat riwayat tanah, surat pernyataan tidak sengketa.

Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL)

Menurut situs PPID Kabupaten Tegal, syarat dokumen untuk PTSL sebagai berikut.

  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).
  2. Surat permohonan pengajuan peserta PTSL.
  3. Pemasangan tanda batas tanah yang telah disepakati dengan pemilik tanah yang berbatasan.
  4. Bukti surat tanah (Letter C, Akta Jual Beli, Akta hibah).
  5. Bukti setor dan BPHTB dan PPh (kecuali bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang dibebaskan dari keduanya).
  6. Tahapan Membuat Sertifikat Tanah

Tahapan Pendaftaran Sertifikat Tanah

Mengajukan Mandiri

Cara mendaftarkan sertifikat tanah secara mandiri tidak jauh berbeda dengan PTSL, tetapi menurut PPID Semarang pada setiap prosesnya akan dikenakan biaya yang tertera sebagai berikut.

  1. Mendatangi kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) di daerah masing dengan membawa dokumen yang dibutuhkan.
  2. Isi formulir dan lakukan verifikasi dokumen dengan petugas BPN.
  3. Setelah mendapatkan Surat Tanda Terima Dokumen (STT) dan Surat Perintah Setor (SPS) bayarkan biaya pendaftar sekitar Rp 50.000.
  4. Urus biaya untuk pengukuran tanah dan pendaftaran sertifikat tanah agar petugas BPN yang melakukan pengukuran. Jumlah biaya pengukuran tanah ini akan dikirimkan via SMS.
  5. Dalam proses pengukuran ini pemilik rumah atau tanah harus hadir di lokasi sebagai saksi.
  6. Urus pembuatan surat keputusan sertifikat tanah dari kantor BPN.
  7. Tunggu BPN melakukan pemeriksaan tanah. Pada proses ini BPN juga akan memasang batas tanah. BPN juga akan mengenakan biaya di tahap ini dengan rumus perhitungan (Luas Tanah= 500 X Harga Satuan Biaya Khusus kegiatan pemeriksaan tanah (HSBKPA)) + Rp 350.000.
  8. Setelah proses semua pemeriksaan oleh BPN selesai, lakukan pelunasan untuk semua jasa dan tunggu hingga sertifikat tanah dari BPN keluar.

Pengajuan Melalui Tanah Sistematis Lengkap (PTSL)

Melansir dari Instagram resmi Kementerian ATR/BPN pada Senin (12/2/2024) berikut cara mengurus PTSL.

  1. Pastikan daerah tempat tinggal atau tanah yang ingin diajukan termasuk wilayah yang menyediakan PTSL. Untuk mengetahuinya bisa ditanyakan melalui kepala desa.
  2. BPN setempat akan mengadakan penyuluhan yang harus diikuti oleh masyarakat yang menginginkan sertifikat tanah. Dalam acara ini akan hadir Panitia Ajudikasi PTSL, Satgas.
  3. Fisik dan Satgas Yuridis hingga aparat desa/kelurahan/kecamatan/pemerintah daerah.
  4. Serahkan surat pernyataan pemasangan batas.
  5. Lalu pemasang batas akan dilakukan.
  6. Kumpulkan data fisik (pengukuran bidang tanah dan satuan rumah) dan data yuridis. Data fisik (Status penguasaan tanah dan bangunan di mata hukum).
  7. Setelah hasilnya diumumkan, sertifikat akan diberikan kepada pendaftar.

Lama Proses Pembuatan Sertifikat Tanah

Pembuatan sertifikat tanah secara mandiri dan metode PTSL membutuhkan waktu 14 hari setelah dokumen dan pemeriksaan pengukuran bidang tanah selesai. Mengutip dari detikFinance, Badan Pertanahan Nasional (BPN) mengatakan standar waktu proses pembuatan sertifikat tanah untuk perorangan paling lama 98 hari.

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Tips Memelihara Kucing di Rumah yang Sempit


Jakarta

Kucing adalah hewan yang mudah ditemui di Indonesia. Dari yang melihat di jalanan, beberapa orang akhirnya tertarik untuk merawatnya di rumah. Bukan hanya kucing liar yang ditampung, tidak sedikit yang memutuskan untuk membeli kucing yang berasal dari ras bulu indah.

Selama beraktivitas di rumah, pemiliknya pasti menginginkan kucing peliharaan mereka tidak stres ataupun sakit. Maka dari itu, mereka selalu memenuhi ketersediaan makan kucing, kebersihan, hingga ruangan yang nyaman untuk area bermain anabul.

Namun bagaimana jika kondisi rumah saat ini tidak terlalu besar tetapi tetap ingin merawat kucing dan memastikan mereka nyaman selama berada di rumah? Mengutip dari situs Catster pada Selasa (13/2/2024), berikut beberapa tips merawat kucing di rumah yang sempit.


Penempatan Kotak Pasir

Jika ingin merawat kucing tentu kamu harus siap membersihkan kotorannya. Untuk kucing biasanya disiapkan kotak pasir untuk membuang kotorannya. Dengan menyediakan tempat khusus diharapkan bau kotoran tersebut tidak menguar di seluruh rumah.

Lokasi kotak pasir tersebut juga tidak bisa sembarangan, apalagi kondisi rumahnya sempit. Hindari ruang makan, ruang tempat ibadah, dan dapur. Selain itu jauhkan kotak pasir kotoran dari tempat makan kucing.

Kamar mandi cocok untuk penempatan kotak pasir ini. Kamu juga perlu mengarahkan kucing untuk terbiasa membuang kotoran di kotak pasir tersebut. Jika sudah terbiasa, kucing akan pergi ke kotak pasir tersebut ketika hendak membuang kotoran.

Sediakan Tiang Mainan

Di ruang yang sempit, paling tidak sediakan arena bermain yang menyenangkan untuk kucing. Hewan satu ini dikenal senang berada di tempat yang agak tinggi. Pemasangan tiang bisa menjadi solusi untuk area rumah yang sempit.

Tinggi tiang bisa disesuaikan dengan luas rumah, tetapi biasanya sekitar 1-1,2 meter. Selain tiang, sediakan pula area datar di cabang tiang-tiang tersebut untuk mereka tidur dan beristirahat.

Benda yang Bisa Dicakar

Risiko memelihara kucing di rumah adalah banyak bekas cakar tercetak di berbagai benda di rumah. Mencakar benda sekitar adalah sifat alamiah kucing. Dibanding melarang kucing untuk melakukan hal tersebut, sediakan mainan yang bisa dicakar.

Jika sebelumnya telah membelikan tiang di rumah, lapisi tiang tersebut dengan kain atau bulu yang bisa dicakar oleh si kucing. Mainan ini bisa menjaga bentuk kuku kucing dan membantu anabul tidak cepat bosan selama berada di rumah.

Sediakan Spot Terbuka yang Aman

Meski memiliki rumah yang sempit, tetapi pasti memiliki teras atau balkon yang langsung mendapat cahaya alami dari luar. Itu adalah spot bermain yang bagus untuk kucing agar bisa berjemur atau melihat dunia luar.

Pemilik kucing perlu menemani kucing saat berada di ruang terbuka tersebut agar mereka tidak kabur. Langkah pengamanannya adalah dengan memasang penutup pada celah pintu atau gerbang yang berada di teras atau balkon rumah.

Selain itu, bisa juga sediakan tempat yang nyaman di dekat jendela rumah untuk mereka duduk dan tidur sembari mendapatkan sinar matahari.

Jaga Kebersihan Rumah

Baik rumah yang sempit ataupun luas, menjaga kebersihan rumah adalah hal penting. Apalagi memiliki hewan peliharaan yang memiliki bulu dan aktif bergerak. Bukan hanya debu yang berserakan, ada pula bulu yang menempel di seluruh rumah.

Selain dibersihkan dengan sapu atau sapu lidi. Bisa pula menggunakan penyedot debu yang dikenal efektif untuk mengangkat bulu kecil yang menempel di karpet dan sudut sofa.

Sediakan Banyak Mainan

Agar kegiatan anabul semakin bervariatif di rumah, bisa juga mengajak kucing bermain dengan mainan yang dapat meningkatkan pergerakan mereka. Meski rumah sempit kucing bisa tetap bergerak dengan menggunakan pancingan tongkat atau mainan yang bisa bergerak.

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Penyebab Pembuangan Air Mesin Cuci Mampet dan Cara Mengatasinya


Jakarta

Pernahkah kamu mengalami pembuangan air mesin cuci yang mampet atau tersumbat. Tentunya, hal ini sangat mengganggu dalam proses mencuci pakaian dan bahan kain lainnya.

Penyebab Pembuangan Mesin Cuci Macet

Penyebab pembuangan air mesin cuci mampet bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Oleh karena itu, ada baiknya kamu memahami apa saja yang dapat menyebabkan pembuangan air mesin cuci mampet agar tahu bagaimana cara mengatasinya.

Dilansir dari Aqua Elektronik, Selasa (13/2/2024), berikut ini adalah beberapa penyebab pembuangan air mesin cuci mampet dan cara mengatasinya.


Penyebab pembuangan air mesin cuci mampet bisa karena saringan kotoran mesin cuci yang berfungsi menyaring kotoran pada saat proses pencucian. Agar dapat berfungsi dengan maksimal, kamu perlu rajin membersihkan saringan kotoran mesin cuci. Namun, apabila saringan kotoran mesin cuci tidak pernah dibersihkan, kotoran dapat menumpuk dan menyebabkan air mampet.

2. Selang Pembuangan Air Tersumbat

Penggunaan mesin cuci yang terus-menerus dapat membuat kotoran dari pakaian mengendap di bagian dalam selang.

Jika tidak pernah dibersihkan, maka selang pembuangan air mesin cuci dapat tersumbat. Selain kotoran, kebiasaan menggulung selang pembuangan air juga dapat menyebabkan pengeluaran air jadi terhambat.

3. Terdapat Benda Kecil yang Menyumbat Saluran Pembuangan Air

Sebelum mencuci pakaian menggunakan mesin cuci, pastikan tidak ada barang padat seperti uang koin yang belum dikeluarkan dari saku atau kantong baju maupun celana. Sebab, barang-barang kecil tersebut dapat menyumbat saluran pembuangan air mesin cuci.

Klep atau katup pada mesin cuci berfungsi untuk menguras (drain). Oleh karena itu, bagian ini harus selalu terjaga kebersihannya.

Jika terdapat tumpukan kotoran di klep atau katup, pengurasan tidak bisa berlangsung secara maksimal dan menyebabkan pembuangan air mesin cuci mampet.

Tips Mengatasi Pembuangan Air Mesin Cuci Mampet

Untuk mencegah pembuangan air mesin cuci mampet kamu dapat melakukan perawatan secara rutin. Berikut tips yang dapat kamu lakukan.

Langkah pertama yaitu melakukan pemeriksaan, jika kamu melihat air yang keluar melalui saluran pembuangan hanya sedikit atau sebaliknya, air justru mengalir keluar dari mesin cuci. Sebelum itu, kamu matikan dulu arus listrik ke mesin cuci terlebih dahulu demi keamanan.

Kemudian, bersihkan klep atau katup mesin cuci secara berkala agar terhindar dari kotoran yang menumpuk. Kalau karet klep sudah keras, sebaiknya segera diganti dengan yang baru. Hal ini penting dilakukan agar karet dapat menutup saluran air dengan baik.

Jangan lupa untuk mengganti per atau pegas klep yang sudah berkarat atau rusak. Dengan begitu, fungsi per untuk menekan karet klep sehingga dapat menutup saluran air dapat tetap optimal.

Bersihkan saringan kotoran mesin cuci secara rutin, pastikan pakaian yang akan dicuci sudah bebas dari benda-benda seperti tisu, koin, pulpen, struk, dan benda kecil serta padat lainnya yang bisa berpotensi menyumbat saluran pembuangan mesin cuci.

Jika pakaian yang akan dicuci sangat kotor, sebaiknya direndam terlebih dahulu untuk mengangkat kotorannya. Dengan demikian, risiko penyumbatan akibat kotoran dari pakaian bisa dikurangi.

Demikian penyebab dan cara mengatasi pembuangan air mesin cuci bisa mampet atau tersumbat. Semoga bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com