Tag: tips properti

  • Penyebab Pembuangan Air Mesin Cuci Mampet dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Pernahkah kamu mengalami pembuangan air mesin cuci yang mampet atau tersumbat. Tentunya, hal ini sangat mengganggu dalam proses mencuci pakaian dan bahan kain lainnya.

    Penyebab Pembuangan Mesin Cuci Macet

    Penyebab pembuangan air mesin cuci mampet bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Oleh karena itu, ada baiknya kamu memahami apa saja yang dapat menyebabkan pembuangan air mesin cuci mampet agar tahu bagaimana cara mengatasinya.

    Dilansir dari Aqua Elektronik, Selasa (13/2/2024), berikut ini adalah beberapa penyebab pembuangan air mesin cuci mampet dan cara mengatasinya.


    Penyebab pembuangan air mesin cuci mampet bisa karena saringan kotoran mesin cuci yang berfungsi menyaring kotoran pada saat proses pencucian. Agar dapat berfungsi dengan maksimal, kamu perlu rajin membersihkan saringan kotoran mesin cuci. Namun, apabila saringan kotoran mesin cuci tidak pernah dibersihkan, kotoran dapat menumpuk dan menyebabkan air mampet.

    2. Selang Pembuangan Air Tersumbat

    Penggunaan mesin cuci yang terus-menerus dapat membuat kotoran dari pakaian mengendap di bagian dalam selang.

    Jika tidak pernah dibersihkan, maka selang pembuangan air mesin cuci dapat tersumbat. Selain kotoran, kebiasaan menggulung selang pembuangan air juga dapat menyebabkan pengeluaran air jadi terhambat.

    3. Terdapat Benda Kecil yang Menyumbat Saluran Pembuangan Air

    Sebelum mencuci pakaian menggunakan mesin cuci, pastikan tidak ada barang padat seperti uang koin yang belum dikeluarkan dari saku atau kantong baju maupun celana. Sebab, barang-barang kecil tersebut dapat menyumbat saluran pembuangan air mesin cuci.

    Klep atau katup pada mesin cuci berfungsi untuk menguras (drain). Oleh karena itu, bagian ini harus selalu terjaga kebersihannya.

    Jika terdapat tumpukan kotoran di klep atau katup, pengurasan tidak bisa berlangsung secara maksimal dan menyebabkan pembuangan air mesin cuci mampet.

    Tips Mengatasi Pembuangan Air Mesin Cuci Mampet

    Untuk mencegah pembuangan air mesin cuci mampet kamu dapat melakukan perawatan secara rutin. Berikut tips yang dapat kamu lakukan.

    Langkah pertama yaitu melakukan pemeriksaan, jika kamu melihat air yang keluar melalui saluran pembuangan hanya sedikit atau sebaliknya, air justru mengalir keluar dari mesin cuci. Sebelum itu, kamu matikan dulu arus listrik ke mesin cuci terlebih dahulu demi keamanan.

    Kemudian, bersihkan klep atau katup mesin cuci secara berkala agar terhindar dari kotoran yang menumpuk. Kalau karet klep sudah keras, sebaiknya segera diganti dengan yang baru. Hal ini penting dilakukan agar karet dapat menutup saluran air dengan baik.

    Jangan lupa untuk mengganti per atau pegas klep yang sudah berkarat atau rusak. Dengan begitu, fungsi per untuk menekan karet klep sehingga dapat menutup saluran air dapat tetap optimal.

    Bersihkan saringan kotoran mesin cuci secara rutin, pastikan pakaian yang akan dicuci sudah bebas dari benda-benda seperti tisu, koin, pulpen, struk, dan benda kecil serta padat lainnya yang bisa berpotensi menyumbat saluran pembuangan mesin cuci.

    Jika pakaian yang akan dicuci sangat kotor, sebaiknya direndam terlebih dahulu untuk mengangkat kotorannya. Dengan demikian, risiko penyumbatan akibat kotoran dari pakaian bisa dikurangi.

    Demikian penyebab dan cara mengatasi pembuangan air mesin cuci bisa mampet atau tersumbat. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Pastikan Rumah Aman saat Ditinggal ke TPS, Begini Caranya


    Jakarta

    Hari pemungutan suara Pemilu 2024 akan digelar pada Rabu (14/2/2024). Setiap warga Indonesia yang telah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan terdaftar dapat memberikan hak suaranya akan pergi ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) terdekat dari rumah.

    Waktu pemungutan suara di TPS dibuka dari 07.00-13.00 waktu setempat menurut Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara dalam Pemilihan Umum Pasal 4 ayat 4.

    Pencoblosan sebenarnya tidak sampai 20 menit jika tidak ada antrian, namun jika pada saat kamu datang bilik suara sudah penuh maka waktu tunggunya bisa sampai 1 jam.
    Setiap orang dibebaskan untuk datang bersama siapa saja ke TPS terdekat selama memegang undangan dari KPU dan membawa KTP. Namun, sebelum pergi ke TPS pastikan rumah dalam keadaan untuk ditinggal.


    Kejahatan dan bencana bisa terjadi kapan saja di rumah. Kamu perlu waspada dan berhati-hati saat meninggalkan rumah saat hendak pergi ke TPS. Memang ada baiknya datang ke TPS secara bergantian agar rumah tetap dalam pengawasan anggota keluarga, tetapi jika tidak memungkinkan kamu bisa mengikuti beberapa tips berikut agar tenang meninggalkan rumah saat berada di TPS.

    Peralatan Elektronik Dimatikan

    Setiap keluar rumah tanpa seorang pun di dalamnya memang sudah seharusnya memastikan tidak ada alat elektronik yang tersambung ke listrik. Hal ini untuk menghindari risiko terjadinya korsleting listrik yang berpotensi sebabkan kebakaran.

    Alat elektronik yang bisa dicabut saat keluar rumah adalah kipas angin, pengisian daya ponsel dan laptop, TV, hingga mesin air.

    Siapkan Kunci Cadangan

    Pergi ke TPS untuk mencoblos surat suara tentu tidak akan memakan waktu lama, tetapi setelah mengunci pintu rumah bawa pula kunci cadangan. Persiapan ini dapat membantu kamu di situasi darurat.

    Kunci utama juga sebaiknya dibawa. Hindari meletakkan kunci di bawah keset kaki, pot bunga, dan sebagainya karena pencuri sudah menebak lokasi-lokasi pemilik rumah biasa menyimpan kunci utama rumah.

    Tutup Jendela dan Gorden

    Bukan hanya pintu yang harus dikunci, jendela juga sebaiknya ditutup saat tidak ada orang di rumah. Jangan beri celah untuk orang luar mengintip bagian dalam rumah tanpa izin.

    Maka saat keluar rumah hendak ke TPS pastikan gorden di rumah telah terpasang dan berwarna gelap. Gorden semi transparan masih bisa dengan jelas memperlihatkan isi dalam rumah.

    Kendaraan Disimpan di Tempat yang Aman

    Jika pergi ke TPS tidak membawa kendaraan seperti motor dan mobil, pastikan kendaraan sudah berada di tempat yang aman dan telah terkunci dengan baik. Jika halaman rumah memiliki pagar, pastikan pagar sudah terkunci dan terpasang CCTV. Dengan begitu, motor tidak hilang dibawa pencuri.

    Buat Seolah-Olah Ada Orang di Rumah

    Pemungutan suara di TPS akan diadakan di pagi hingga siang hari, tetapi tindakan kejahatan bisa datang kapan saja. Buat rumah seperti ada orang di dalamnya dengan menyalakan lampu utama di dalam rumah sebelum pergi ke TPS.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Trik Membersihkan Rumah dengan Cepat Meski Waktu Libur Singkat


    Jakarta

    Memiliki waktu libur sehari bertepatan dengan hari pemilihan suara Pemilu 2024 adalah kesempatan bagus untuk membersihkan rumah.

    Meski tidak akan ada tamu yang berkunjung di hari libur nasional ini, tetapi memastikan rumah bersih dan rapih memberikan rasa aman jika besok kembali sibuk di luar rumah.

    Waktu yang singkat bukan alasan untuk menunda pekerjaan rumah karena sekarang ada banyak cara mempermudah membersihkan rumah. Melansir dari Nationwide pada Rabu (14/2/2024) berikut tips membersihkan rumah dengan cepat.


    Kumpulkan Semua Alat Pembersih yang Akan Digunakan

    Sebelum memulai membersihkan rumah cek terlebih dahulu alat pembersih yang akan digunakan. Jika menggunakan robot pembersih pastikan alat tersebut berfungsi. Begitu pula jika menggunakan alat pembersih konvensional, pastikan pengharum lantai atau cairan pembersih kaca tersedia.

    Ajak Anggota Keluarga

    Membersihkan rumah akan terasa ringan jika dilakukan bersama-sama. Apalagi jika memiliki anak yang sudah bisa diandalkan untuk melakukan pekerjaan berat. Bagi tugas per ruangan yang harus dibersihkan masing-masing. Agar suasana bersih-bersih terasa menyenangkan bisa menghidupkan music agar bisa bernyanyi bersama sembari bekerja.

    Kembalikan Benda Pada Tempatnya

    Setelah semua orang mengetahui area yang harus dibersihkan, minta mereka untuk meletakkan benda yang berserakan kembali ke tempatnya. Jika menemukan benda yang sudah tidak digunakan bisa dipisahkan untuk dibuang.

    Benda-benda yang menghalangi lantai sebaiknya dipindahkan agar lantai mudah saat disapu misalnya meja lipat, kipas angin, karpet, kursi, dan benda ringan yang bisa dipindahkan.

    Bersihkan Debu yang Menempel

    Sebelum membersihkan debu di lantai, sebaiknya bersihkan debu-debu di benda atau interior yang keras di rumah. Debu yang berjatuhan setelah dilap bisa sekaligus dikumpulkan saat disapu. Untuk benda yang berbahan kain seperti sofa, karpet, hingga gorden bisa menggunakan penyedot debu agar lebih efektif.

    Cermin dan kaca sebaiknya dibersihkan menggunakan air bersih yang hangat dengan kain lembut dan tidak berbulu.

    Menyapu dan Mengepel Lantai

    Setelah semua benda bersih dari debu, sapu semua lantai dan area yang jarang dijangkau. Kumpulkan debu tersebut di sudut yang sama agar mudah dibuang. Lanjutkan dengan mengepel lantai dari pintu masuk mundur ke dalam rumah. Bilas kain pel setiap 2 meter agar lantai tidak berbau dan meninggalkan debu di lantai lain.

    Bersihkan Kamar Mandi

    Kamar mandi bisa dibersihkan setelah bagian dalam di rumah selesai. Cara ini lebih efektif karena sudah tidak ada air kotor pel yang perlu dibuang. Untuk membersihkan kamar mandi andalkan cairan pengangkat noda dan kotoran untuk mempermudah saat lantai dan permukaan digosok.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Mawar Ternyata Bisa Mengundang Semut, Begini Penjelasan dan Cara Mencegahnya



    Jakarta

    Perayaan valentine erat kaitannya dengan memberikan kejutan dan hadiah untuk pasangan. Hadiah yang paling sering diberikan kepada pasangan di perayaan valentine adalah cokelat dan bunga mawar.

    Cokelat yang memiliki rasa manis dan harganya terjangkau disukai oleh pasangan, tetapi yang namanya makanan pasti harus langsung dimakan agar tidak basi atau mencair.
    Hadiah valentine yang tahan lama itu justru bunga mawar. Meskipun seiring waktu kuncupnya akan layu dan kecoklatan, tetapi bunga yang kering tetap bisa dipajang di sudut rumah.

    Ternyata menyimpan bunga mawar di dalam rumah bisa berpotensi menarik semut mendekat. Ini bisa menjadi pertimbangan bagi kamu yang memiliki pasangan yang mungkin takut dengan semut.


    Mengutip dari situs antsauthority.com pada Kamis (15/2/2024), semut diketahui menyukai aroma manis dari mawar dan kutu daun yang berada di tangkai serta kuncupnya. Anggapan bahwa semut berkerubung di kuncup mawar untuk merusaknya itu tidak sepenuhnya benar.

    Semut tidak menyukai rasa dari kuncup mawar. Mereka hanya terpikat pada aroma yang menguar dari mawar seperti halnya lebah. Semut juga biasanya berkumpul di bagian pucuk karena pada bagian inti bunga banyak serangga besar yang akan mengambil nektar.

    Kelopak bunga mawar diketahui mengeluarkan wangi yang harum dan berbau seperti buah-buahan atau cengkeh. Sementara rasa kelopak bervariasi tergantung dengan jenis bunga, bisa pedas, manis, atau asam. Oleh karena itu, semut tidak akan mengkonsumsi kelopak atau pucuk bunga mawar.

    Namun, apabila kamu tidak ada pilihan hadiah lain, untuk mencegah semut berdatangan bisa menaburkan bubuk kopi, bedak bayi, atau kayu manis dan menyemprotkan cuka ke sekeliling bouquet bunga mawar dan tanaman bunga mawar di rumah.

    Hal ini juga berlaku saat menyeduh teh mawar, meski tanpa gula, aromanya dapat menarik semut mendekat. Maka dari itu, ketika kamu menyeduh teh mawar sendiri di rumah cepat-cepat habiskan agar tidak mengundang semut merayap di gelas teh.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Rumah Bebas Semut? Hindari Tanam 4 Tanaman Ini



    Jakarta

    Kehadiran semut terkadang bisa mengganggu apabila hewan kecil tersebut mengerumuni makanan di rumah. Selain membuat makanan tidak bisa disantap lagi, beberapa semut bisa menggigit kulit dan menyebabkan gatal.

    Semut juga bisa mengganggu estetika rumah dan membuat kotor jika pada lubang sarang mereka berserakan serpihan kayu atau tanah.

    Ternyata semut hadir bukan hanya karena mengetahui sumber makanan, tetapi hewan kecil ini melihat celah pada dinding rumah sebagai akses masuk. Biasanya mereka hendak mencari tempat tinggal yang lebih sejuk.


    Selain itu, keberadaan tanaman hias juga bisa menarik perhatian semut, tetapi tidak semua tanaman bisa masuk dalam kategori ini. Semut datang karena mencium aroma dari tanaman tersebut. Mereka mencari makan dari kutu daun yang berada di tangkai serta kuncupnya. Semut juga menyukai tanah tanaman yang lembap yang cocok sebagai sarang mereka.

    Mengutip dari pondinformer.com pada Kamis (15/2/2024), berikut beberapa jenis tanaman hias yang disukai oleh semut.

    Mawar

    Mawar (Rocaceae).Mawar (Rocaceae). Foto: REMKO DE WAAL/Getty Images

    Mawar adalah tanaman hias yang memiliki bunga dengan kuncup yang indah berlapis-lapis dan mempunyai beragam warna. Beberapa mawar juga menghasilkan aroma yang wangi yang disukai oleh manusia dan juga serangga.

    Maka tidak heran banyak lebah datang untuk mengambil nektar dari bunga mawar. Selain itu, semut juga tertarik dengan bunga mawar karena aromanya. Mereka bukan mengambil nektar, melainkan kutu daun pada kelopaknya.

    Peony

    bunga peonybunga peony Foto: Shutterstock/

    Peony adalah tumbuhan yang memiliki aroma yang harum. Tanaman ini hidup di atas tanah di luar ruangan. Berkat bunganya yang indah tanaman ini kerap dijadikan tanaman hias yang bisa diletakkan di dalam rumah asalkan tanahnya memiliki drainase yang baik dan tersorot cahaya matahari.

    Bunga peony yang sedang mekar rentan menjadi incaran serangga yang ingin memakannya salah satunya adalah semut. Maka dari itu kuncup bunga peony lebar untuk melindunginya saat mekar.

    Bunga Matahari

    Visitors walk through a sunflower field in Paju, South Korea, Friday, June 23, 2023. (AP Photo/Lee Jin-man)Visitors walk through a sunflower field in Paju, South Korea, Friday, June 23, 2023. (AP Photo/Lee Jin-man) Foto: AP/Lee Jin-man

    Tanaman hias satu ini memiliki warna kuning atau jingga dan mempunyai bunga yang lebar. Nama tanaman hias ini adalah bunga matahari. Budidaya bunga matahari biasanya berada di luar ruangan karena bunga ini senang di bawah sinar matahari. Akan tetapi, bunga ini bisa diletakkan di dalam ruangan. Bisa menggunakan vas berisi air atau menyiapkan pot berisi tanah.

    Aroma bunga matahari biasanya tidak tercium oleh manusia, tetapi saat tanaman ini hendak menghasilkan nektar aromanya dapat tercium oleh semut dan serangga lain agar penyerbukan berhasil.

    Dahlia

    Pompon Dahlia (Dahlia variabilis pompon)Pompon Dahlia (Dahlia variabilis pompon) Foto: Ali Majdfar/Getty Images

    Tanaman hias lainnya yang dapat menarik perhatian semut adalah dahlia. Tanaman hias ini memiliki bunga berbentuk bulat dan berwarna-warni. Tangkainya jauh lebih ramping dari bunganya. Kebanyakan dahlia mekar di musim panas saat suhu hangat sebab periode mekarnya lebih lama di iklim hangat

    Pada saat itu dahlia akan menghasilkan aroma yang disukai oleh semut. Hewan kecil ini bisa menjadi hama pada tumbuhan saat mereka mencari kutu daun.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kapan Genteng Perlu Diganti? Ini 3 Tanda-tandanya


    Jakarta

    Semua fondasi bangunan terutama bagian luar rumah memiliki masa pemakaian, tidak terkecuali pada penggunaan atap.

    Atap adalah fondasi penting pada rumah yang dapat melindungi rumah dari hujan, panas, dan gangguan lainnya. Atap bisa terbuat dari berbagai macam material. Masing-masing bahan memiliki keunggulan, fungsi, dan masa pemakaian yang berbeda-beda. Ketahanan material atap yang digunakan juga tergantung pada faktor alam, kualitas material, hingga lokasi bangunan berdiri.

    Maka dari itu saat memasang atap rumah kamu perlu berkonsultasi dengan ahli agar mendapatkan pilihan terbaik. Sebagai gambaran, menurut situs kin.com, berikut masa pemakaian atap berdasarkan jenisnya.


    1. Atap gulungan aspal (bitumen): 5 hingga 10 tahun.
    2. Atap sirap komposit: 15 tahun.
    3. Atap sirap kayu atau kayu ulin: 25 tahun.
    4. Atap genteng tanah liat: 40 hingga 50 tahun.
    5. Atap batu tulis: 100 tahun.
    6. Atap asbes: 25-40 tahun.
    7. Atap beton: 50 tahun.

    Tidak seperti fondasi rumah lainnya, atap tidak memiliki tanggal ‘kadaluarsa’ yang pasti. Atap bisa bertahan lebih lama apabila memiliki material yang berkualitas dan cara pemasangan yang tepat. Cara paling mudah mengetahui atap rumah masih dalam kondisi baik adalah tidak terlihat rembesan air hujan. Namun, kondisi ini bisa dimaklumi apabila terjadi hujan deras disertai angin.

    Di luar material atap yang digunakan berkualitas, kamu tetap perlu mengecek kondisi atap setidaknya 2 kali setahun. Untuk jenis atap sirap komposit, aspal, dan kayu biasanya pemeriksaannya perlu dibantu oleh ahli setiap tiga tahun sekali, sedangkan atap genteng biasanya diperiksa setiap lima tahun sekali.

    Selain waktu pemakaian yang sudah kadaluarsa, kamu juga bisa mengetahui kapan atap harus diganti. Mengutip dari kin.com pada Jumat (16/2/2024), berikut tanda atap harus segera diganti.

    Air, Cahaya Matahari, dan Hewan Masuk ke Dalam Rumah

    Gangguan dari luar yang dapat merusak bagian dalam rumah seperti air, cahaya matahari berlebihan, dan hewan seperti tikus yang menerobos masuk dari atap melalui celah.

    Cahaya matahari mungkin faktor yang sulit terlihat karena beberapa atap rumah juga ditambahkan plafon sehingga pemilik rumah tidak bisa melihat secara langsung. Sebaliknya, untuk air dan tikus mudah untuk disadari oleh pemilik rumah.

    Atap yang bocor akan menimbulkan genangan di plafon dan jika intensitasnya meningkat akan terbentuk lingkaran hitam pada plafon. Sementara itu, tikus juga menimbulkan suara saat berjalan di atap atau plafon, beberapa dari mereka juga akan merusak plafon untuk dapat turun ke bawah.

    Atap Berlumut dan Berkarat

    Menemukan lumut di atap yang terbuat dari tanah liat seperti genteng adalah hal wajar karena permukaannya pasti lembap terkena hujan ke panas.

    Tanda-tanda kelembapan meningkat pada atap rumah bisa dilihat dari bagian insulasi atau peredam panas pada atap dan kemunculan lumut pada permukaan atap.

    Atap juga ditambahkan penyangga berbahan logam memiliki risiko berkarat. Biasanya penyangga ini berbentuk V terbalik yang dipasang pada lipatan atap. Jika bagian itu berkarat, air dapat menembus atap rumah.

    Sirap yang melengkung

    Susunan atap bergeser atau kendur seperti ambles juga bisa menjadi tanda atap perlu diperbaiki. Pergeseran pada susunan atap ini bisa disebabkan oleh derasnya air hujan yang turun, tertimpa pohon atau buah, hingga gempa bumi.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Lantai 2 Rumah Sering Terasa Panas? Ini Penyebab dan Cara Atasinya


    Jakarta

    Memiliki rumah tingkat memang menguntungkan dari segi luas. Kamu bisa membuat ruangan baru ke atas sampai 4 lantai apabila penghuninya cukup banyak.

    Biasanya yang membangun rumah ke atas adalah bangunan yang tidak memiliki lahan yang luas. Cara satu-satunya untuk mendapatkan rumah yang lapang adalah dengan meninggikan bangunan.

    Bangunan 2 lantai misalnya memang terlihat memiliki pencahayaan yang cukup, sirkulasi udara yang baik, dan atap yang tinggi. Sayangnya ada satu masalah pada setiap rumah bertingkat yang dirasakan oleh penghuninya yakni suhu udara yang berbeda.


    Biasanya lantai 2 akan terasa lebih panas, pengap, dan lembap dibandingkan lantai di bawahnya. Sebenarnya kondisi ini bisa diatasi dengan memasang kipas angin atau AC di setiap ruangan yang digunakan terutama kamar tidur.

    Namun keputusan tersebut tentu membuat tagihan listrik rumah membengkak terutama saat malam hari. Bisa dikatakan pemakaian pendingin ruangan bukan langkah penyelesaian final untuk kondisi lantai 2 yang panas ini.

    Untuk mengetahui penyelesaian terhadap masalah ini, kamu perlu mengetahui penyebab peningkatan suhu di lantai 2 rumahmu. Mengutip dari situs trane.com pada Kamis (15/2/2024) berikut beberapa alasan lantai 2 rumah bisa terasa pengap dan solusinya.

    Peningkatan Suhu

    Menurut ilmu fisika biasanya udara panas akan naik ke atas, sedangkan udara dingin justru mengarah ke bawah.

    Jika sudah seperti ini, maka cara mengurangi panas di lantai 2 rumah adalah dengan memasang kipas dan pendingin ruangan atau AC. Usahakan untuk mengurangi penggunaan lampu pada ruangan yang jarang digunakan.

    Bisa juga dengan memasang tirai di jendela atau balkon pada siang hari. Bahan tirai yang baik menahan panas adalah tirai bambu yang bisa digulung. Tirai ini dapat menghalau sinar matahari langsung masuk ke dalam rumah.

    Salah Memilih Jenis Atap

    Biasanya bagian atas rumah tidak ditutupi dengan pohon atau tanaman rindang. Saat menggunakan atap yang tidak menyerap panas maka panas tersebut terasa hingga ke dalam rumah.

    Jenis atap yang direkomendasikan karena menyerap panas dengan baik diantaranya atap genteng, metal, asbes, keramik, atau beton.

    Sirkulasi Udara yang Buruk

    Sirkulasi yang baik adalah yang bisa mendukung penyebaran udara sejuk ke seluruh rumah. Salah satu sumber sirkulasi udara bisa berasal dari balkon di lantai 2, tetapi dengan pintu yang terbuka dapat meningkatkan banyaknya debu yang masuk ke dalam rumah.

    Jika ingin tetap mendapatkan udara tanpa debu berlebihan bisa memasang pintu jaring yang juga berguna untuk menghalau serangga masuk.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Tanda Atap Akan Ambruk dan Cara Pencegahannya


    Jakarta

    Atap adalah pelindung utama pada sebuah rumah. Tanpa atap, rumah dan seisinya tidak dapat terlindungi dari panas, hujan, dan gangguan lainnya.

    Memiliki fungsi yang penting pada rumah, kamu harus merawatnya agar atap bisa tahan lama. Jika atap tidak terawat, rumah akan mengalami beberapa masalah seperti atap bocor, masuknya hewan-hewan pengganggu seperti tikus, hingga yang paling buruk adalah atap ambruk.

    Jika atap sudah ambruk, keselamatan anggota keluarga di dalam rumah akan terancam. Apalagi jika ambruknya pada saat cuaca buruk seperti angin kencang, hujan deras, atau gempa bumi, proses evakuasi keluarga yang berada di dalam rumah akan sulit.


    Untuk menanggulanginya, kamu bisa mengenali tanda-tanda atap yang mulai renggang yakni susunan genteng tidak terlihat rata dan datar, melainkan berantakan seperti tumpang tindih dan cekung ke dalam.

    Terdapat beberapa alasan yang menyebabkan atap renggang dan berpotensi ambruk. Mengutip dari Connecticut Post pada Jumat (16/2/2024), berikut diantaranya.

    Terkena Beban Berat

    Penyebab paling umum atap bisa tiba-tiba ambruk adalah tertimpa beban yang berat atau fondasi bangunan terkena guncangan yang kuat. Beban berat itu bisa seperti pohon tumbang. Buah yang jatuh dari pohon dan mengenai genteng juga bisa menyebabkan keretakan atau pergeseran struktur.

    Penyebab lainnya bisa dikarenakan kejatuhan benda dari atas. Biasanya ini terjadi pada rumah yang berada di sekitar area pembangunan yang menempel satu sama lain.

    Tergerus Air

    Kondisi atap atau genteng yang sudah cukup tua bisa cepat keropos dan menimbulkan retak. Normalnya genteng bisa diganti 20-30 tahun sekali.

    Genteng yang sudah retak, tidak akan maksimal menahan guyuran air hujan. Seiring waktu air dapat lolos dari sela-sela retakan dan menetes ke dinding plafon. Jika retakannya berada di banyak titik, plafon rumah kamu akan menghitam karena jamur yang muncul di permukaan yang lembap.

    Maka dari itu, susunan genteng harus tetap dalam kondisi baik dan lapisan logam harus mengarahkan air mengalir ke talang air.

    Fondasi Bangunan Bergeser

    Kondisi ini patut dicurigai jika atap terlihat bergeser atau cekung padahal tidak ada hujan atau kejatuhan benda berat.

    Memodifikasi atap tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli atau pihak pengembang juga meningkatkan risiko kerusakan pada atap.

    Cara Memperbaiki Atap yang Hendak Ambruk

    Atap yang telah ambruk mau tidak mau harus dibongkar semuanya mulai dari genteng, fondasi, hingga bagian bangunan di bawahnya yang mungkin saja terdampak saat atap runtuh.

    Namun, apabila atap tersebut baru terlihat renggang atau rusak di bagian yang kecil, kamu bisa melakukan perbaikan untuk mencegah atap ambruk.

    Menurut situs findlayroofing.com, memperbaiki atap perlu bantuan ahli seperti tukang bangunan karena mereka memiliki pengalaman dan bisa untuk bekerja di atas ketinggian. Mereka dapat melakukan pengecekan sumber masalah pada atap dan memberikan saran cara memperbaikinya.

    Ketika sumber masalahnya terletak pada fondasi. Maka perbaikan dimulai dari bagian bawah atau dalam rumah. Biasanya akan ada pembongkaran pada talang air dan pipa yang terpasang di dekat genteng.

    Agar tidak renggang atau ambles ke bawah, bisa menambahkan balok plafon atau pengikat kasau atau struktur miring pada atap yang berasal dari susunan balok baja.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Memperbaiki Pintu Kayu Keropos Agar Tampilannya Seperti Baru Lagi


    Jakarta

    Kayu masih digandrungi sebagai salah satu bahan yang dipakai pada pintu rumah. Bahan kayu dikenal memiliki ketahanan yang bagus dan memiliki estetika yang menarik mulai dari corak, pahatan, dan warnanya.

    Tampilan dan ketahanan dari pintu kayu itu sangat menjanjikan di 10 tahun awal pemakaiannya. Setelah itu, pintu akan mengalami beragam masalah seperti keropos karena dimakan rayap dan timbul jamur pada permukaannya.

    Kelembapan ruangan juga mempengaruhi proses keroposnya pintu kayu. Maka dari itu untuk pintu kayu sebaiknya gunakan jenis kayu yang berkualitas seperti kayu mahoni, kayu jati, kayu pinus, hingga kayu kenari.


    Kerusakan pada kayu yang sebagian besar disebabkan karena kondisi eksternal membuat material ini perlu mendapatkan perawatan khusus dibandingkan bahan lainnya. Pintu kayu yang telah keropos cukup sulit untuk dikembalikan ke bentuk semula tanpa memikirkan harus diganti secara keseluruhan atau tidak.

    Meski sulit bukan berarti pintu kayu tidak bisa diperbaiki. Kamu perlu melihat bagian dan tingkat kerusakan pada pintu. Mengutip dari situs surelockkey.com pada Jumat (16/2/2024), berikut cara memperbaiki pintu kayu yang keropos.

    Lepaskan Pintu

    Cara mempermudah memperbaiki pintu adalah dengan meletakkannya di tempat yang luas sehingga perlu dilepas dari engsel.

    Keringkan Kayu

    Kayu yang keropos akibat terlalu lembap sebaiknya dikeringkan terlebih dahulu dengan cara dijemur. Menurut situs Period Property UK, waktu yang dibutuhkan untuk mengeringkan kayu sekitar 3 hari.

    Buang Bagian Kayu yang Keropos

    Berbeda dari bahan logam, pintu kayu yang sudah keropos sulit untuk ditambal agar dapat kembali seperti semula. Salah satu caranya adalah dengan memangkas bagian yang rusak.

    Cara memotongnya bisa menggunakan pisau, gergaji kayu, atau bor. Cara ini mudah dilakukan apabila kerusakan memang berada di area yang sama dan di pinggir seperti atas atau bawah pintu.

    Sambungkan Bagian yang Berlubang.
    Gunakan pita perekat yang dimasukkan ke dalam lubang yang tersisa dari pintu kayu yang keropos. Tambahkan pula pengeras dan tunggu sampai 2-3 jam.

    Tambahkan Poliester dan Epoksi

    Campurkan pengeras dengan resin epoksi. Gunakan pengaduk yang berbeda agar bahan pertama tidak masuk ke dalam kaleng kedua. Pengadukan pengeras dan resin epoksi harus dilakukan secepat mungkin karena bahan mulai mengeras dalam 2 menit.

    Oleskan campuran tersebut ke lubang. Tuang sampai terbentuk beberapa lapisan setelah lapisan sebelumnya kering. Gunakan pisau dempul untuk meratakan ke semua sudut lubang pintu.

    Haluskan Permukaan

    Gunakan ampelas untuk menghaluskan permukaan pintu kayu sehingga terlihat lebih mulus saat dilihat dan dipegang. Kemudian gunakan cat primer untuk menutupi area yang diampelas dan biarkan mengering.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Aman Mengemas Tanaman saat Pindah Rumah


    Jakarta

    Persiapan pindahan rumah adalah pekerjaan besar yang membutuhkan berhari-hari mulai dari menyortir barang, menyiapkan tempat untuk penyimpanannya, hingga mengelompokkan barang dan mencocokkan dengan kendaraan yang akan mengangkutnya.

    Barang pribadi seperti pakaian, peralatan dapur, bisa diletakkan di koper dan kontainer plastik yang tahan akan tekanan. Masalahnya adalah jika kamu memiliki banyak tanaman yang juga akan dibawa. Bagaimana cara memastikan tanaman bisa sampai di rumah baru dengan aman?

    Proses pindahan untuk tanaman harus memperhatikan ketahanan pot, tanah di dalamnya, dan batangnya agar tidak rusak dan patah di tengah perjalanan. Maka dari itu, kamu perlu menyiapkan pot plastik anti-pecah sebagai pengganti pot tanah liat atau keramik. Untuk pelindung luarnya bisa gunakan bubble wrap atau kain yang di dalamnya terdapat busa tipis.


    Tanah tanaman boleh dalam kondisi lembap bukan basah untuk memastikan tumbuhan tidak kering dalam perjalanan. Pastikan tanaman dikemas terakhir kali setelah semua barang di rumah selesai.

    Cara Mengemas Tanaman yang Aman saat Pindahan

    Tanaman Pot Kecil

    Tanaman pot kecil tidak membutuhkan tempat yang luas, maka persiapkan pindahan tanaman ini lebih dulu dari tanaman lainnya. Jenis tanaman pot kecil seperti kaktus, lidah buaya, atau lidah mertua bisa diletakkan ke kotak kertas yang dibuat lubang di bagian atasnya untuk sirkulasi udara.

    Tanaman Pot Besar

    Pot yang tidak bisa ditutup di dalam kardus atau kotak termasuk ke dalam pot besar. Biasanya tanamannya memiliki tangkai yang tinggi dan bercabang. Sehingga jika diletakkan terlalu dekat dengan barang keras, dikhawatirkan cabang-cabangnya bisa patah.

    Pembungkus yang digunakan untuk jenis tanaman pot besar adalah koran atau kertas lebar. Bungkus di sekitar dasar pot sampai ke atas seperti karung. Ini akan membantu menjaga batang tetap di dalam dan tidak tersenggol benda lain. Jangan lupa melubangi koran penutup tersebut.

    Saat meletakkan di kendaraan juga sediakan jarak yang aman agar saat diturunkan tidak sulit. Perhatikan juga tinggi tanaman tersebut, sebaiknya tidak melebihi tinggi mobil kap terbuka agar pembungkus tidak rusak di perjalanan. Tanaman yang lebih besar dari mobil kap terbuka sebaiknya dipindahkan menggunakan truk.

    Tanaman yang dipindahkan dengan mobil pribadi sebaiknya dilengkapi dengan penahan yang dapat menghadang pergerakan tanaman ketika terjadi guncangan. Selain itu hindari menghimpit tanaman dengan barang pribadi atau benda keras lainnya.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com