Tag: tisu

  • 5 Langkah Membersihkan Noda Tinta pada Kain Sofa agar Tidak Menyebar


    Jakarta

    Noda tinta pada sofa kain memang sangat mengganggu, tetapi untungnya noda tersebut dapat dihilangkan dengan barang-barang rumah tangga yang sederhana dan murah. Noda tinta bisa disebabkan oleh pulpen atau spidol.

    Kunci untuk menghilangkan noda tinta dari sofa kain adalah dengan segera mengatasinya dan menggunakan penghilang noda serta metode yang tepat. Penting untuk tidak menggosok noda yang kuat karena akan menyebabkannya menyebar dan menempel.

    Dilansir dari The Spruce, Sabtu (12/10/2024), berikut cara dan tips menghilangkan noda tinta dari sofa kain kamu dengan sabun cuci piring.


    1. Hapus Tinta

    Gunakan tisu untuk menyerap tinta sebanyak mungkin. Tepuk-tepuk noda tinta dengan lembut, tetapi jangan digosok karena akan menyebabkan noda menjadi menyebar atau menempel.

    2. Campurkan Larutan Sabun Cuci Piring

    Ambil mangkuk kecil dan tambahkan sabun cuci piring cair secukupnya ke air hangat untuk menghasilkan busa saat kamu mengaduk campuran.

    3. Bersihkan Noda

    Ambil kain microfiber bersih dan celupkan ke dalam air sabun hangat, lalu tepuk-tepuk noda. Ulangi proses hingga noda hilang.

    4. Bersihkan Sisa Sabun

    Ambil kain microfiber lain dan basahi dengan air hangat, lalu tepuk-tepuk area yang terkena noda untuk menghilangkan sisa sabun.

    5. Biarkan Kering

    Jika area yang terkena noda terlalu basah, ambil kain microfiber kering dan tekan untuk menyerap kelebihan air dan biarkan kain mengering sepenuhnya sebelum duduk atau menaruh bantal di sofa.

    Tips Menghilangkan Noda dari Sofa Berbahan Kain

    • Hilangkan noda tinta secepat mungkin untuk mencegahnya menempel.
    • Jangan pernah menggosok noda agar tidak menyebar. Bersihkan noda dengan memberikan tekanan lembut dan mulai dari bagian luar ke dalam.
    • Selalu uji larutan penghilang noda di tempat tersembunyi dahulu. Hal ini memastikan larutan tersebut tidak mengubah warna atau merusak kain sofa.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tips Ampuh Hilangkan Noda Minyak, Bisa Pakai Bahan-bahan di Rumah


    Jakarta

    Minyak merupakan cairan yang biasa digunakan untuk memasak. Wujudnya yang cair, saat dipanaskan atau dipakai memasak bisa terciprat ke sekeliling wajan. Bekas minyak yang menempel di kompor atau sekitar dapur bisa sulit dibersihkan terutama jika mengenai bahan kain.

    Bukan hanya kain, apabila terkena keramik juga bisa menyebabkan permukaannya kusam, terutama keramik yang permukaannya berwarna terang. Selain itu, permukaan yang terkena noda minyak, setelah dibersihkan pun jadi lebih licin. Bisa berbahaya jika tumpahan minyak jatuh di lantai dan terinjak.

    Maka dari itu, daripada membersihkan minyak dengan kain atau tisu, kamu bisa memakai bahan berikut seperti yang dilansir dari Tasting Table.


    1. Tepung Terigu

    Tepung adalah salah satu bahan makanan yang biasa dipakai untuk menggoreng tempe, tahu, atau makanan lainnya. Ternyata tepung terigu dapat menjadi bahan membersihkan minyak. Tepung dapat menyerap minyak lebih baik daripada kain. Caranya dengan menuangkan tepung di atas tumpahan minyak. Lalu tunggu hingga kering. Setelah itu, sapu tepung hingga bersih dan buang ke tempat sampah.

    2. Campuran Tepung, Soda Kue, dan Garam

    Sama seperti tepung tadi, kamu juga bisa menggunakan campuran tepung jagung, soda kue, dan garam. Setelah itu tuang di atas minyak yang tumpah. Apabila minyak sudah terserap, kamu bisa langsung menyapunya.

    3. Pasir

    Apabila di rumah tidak ada tepung, kamu bisa menggunakan pasir. Cara membersihkannya masih sama dengan tepung yakni disebar di seluruh permukaan minyak yang tumpah. Lalu, jika sudah terserap sapu pasir tersebut dan buang.

    4. Sabun

    Jika tepung dan pasir tidak ada, kamu bisa memakai sabun batangan, bukan yang cair. Namun sebelumnya, kamu harus mengelap minyak yang tumpah dengan kain atau tisu. Baru setelah itu siapkan air hangat dan masukkan sabun batangan di dalamnya.

    Apabila air sudah berbusa, ambil kain baru dan usap kembali permukaan yang terkena noda minyak. Kamu bisa menggosok permukaan yang terkena minyak apabila nodanya sulit hilang. Bilas sekali lagi dengan air biasa. Tunggu sampai mengering dan pastikan permukaan tidak lagi terasa licin atau sudah bersih dari noda.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! 4 Langkah Praktis Bersihkan Cermin Tanpa Sisa Noda Kerak



    Jakarta

    Banyak orang kesulitan saat membersihkan cermin tanpa meninggalkan noda dan debu. Teknik yang salah, alat pembersih yang tidak efektif, dan kurangnya persiapan adalah penyebab yang dapat membuat cermin tampak lebih kotor.

    Namun, dengan beberapa perubahan cepat pada metode pembersihan cermin, akan membuat cermin tampak berkilau tanpa adanya noda.

    Melansir Better Homes & Gardens, berikut langkah-langkah mudah dalam membersihkan cermin sehingga permukaannya berkilau.


    1. Siapkan Permukaan

    Sebelum memulai, luangkan beberapa detik untuk memeriksa permukaan cermin kamu. Pastikan apakah melihat debu, kotoran, dan sidik jari yang menempel di permukaan. Hal ini perlu membersihkan setiap noda terlebih dahulu sebelum melanjutkan pembersihan.

    Untuk menghilangkan debu, gunakan kemoceng atau kain microfiber. Untuk membersihkan noda berbasis minyak, gunakan larutan pembersih untuk membersihkan setiap noda tanpa tersisa.

    Untuk mengikis sisa-sisa stiker, selotip, atau label, gunakan pembersih perekat atau alkohol. Saat menggunakan alkohol, oleskan dengan kain untuk menggosok sisa-sisanya. Gunakan alat pengikis atau kain pembersih kecil untuk menghilangkan noda.

    2. Pilih Solusi Pembersih yang Efektif

    Jika kamu membeli produk pembersih di toko, usahakan untuk membeli merek yang ditunjukkan untuk membersihkan cermin dan kaca.

    Kamu dapat membuat campuran dari bahan-bahan dasar rumah, yaitu dengan mencampurkan satu cangkir alkohol, satu gelas air, dan satu sendok makan cuka putih.

    3. Alat Pembersih yang Tepat

    Setelah menyemprotkan pembersih kaca pada cermin, penggunaan alat pembersih yang tepat adalah kunci untuk mendapatkan hasil akhir yang bersih tanpa noda. Jauhi handuk, tisu dapur, dan koran.

    Handuk cenderung meninggalkan sedikit kain, sementara menggunakan koran akan membuat tinta koran menempel pada permukaan cermin.

    Salah satu alat pembersih terbaik yang harus selalu tersedia adalah kain pembersih microfiber datar dan bebas serabut. Untuk memaksimalkan pembersihan, simpan satu untuk pembersihan basah dan kain kering untuk pemolesan.

    4. Bersihkan dari Atas ke Bawah

    Sebelum mulai mengelap, semprotkan kain langsung dengan larutan pembersih bukan ke cermin. Hal ini mencegah larutan menetes atau meresap ke tepi. Lalu, untuk hasil akhir bebas noda dan serat, bersihkan dari atas ke bawah dengan gerakan zig-zag.

    Selanjutnya, mulai dari atas dan lanjutkan ke bawah secara perlahan. Jangan membersihkan dengan gerakan memutar usahakan selalu membersihkan dari tepi ke tepi.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Buang 7 Benda Ini ke Lubang Kloset, Pokoknya Jangan!


    Jakarta

    Kloset merupakan salah satu benda yang sangat penting di kamar mandi. Kloset digunakan untuk buang air besar maupun kecil. Namun, terkadang ada beberapa benda yang ikut dibuang melalui lubang kloset.

    Padahal, dengan membuang benda-benda yang tidak seharusnya dibuang ke kloset bisa membuatnya tersumbat. Bisa saja kamu melakukan hal itu tanpa sadar atau bahkan disengaja karena terlihat tidak berbahaya.

    Namun, ada beberapa benda yang tidak boleh dibuang ke dalam lubang kloset. Apa saja itu? Berikut informasinya.


    Tisu

    Ilustrasi tisu basahIlustrasi tisu basah Foto: Istock

    Tisu merupakan salah satu benda yang kerap dibuang ke dalam lubang toilet. Padahal, benda itu tidak boleh dibuang ke dalam lubang kloset.

    Dilansir dari Better Homes & Gardens, menurut J.Blanton Plumbing, membuang tisu ke dalam lubang kloset bisa menghambat saluran pipa pembuangan. Maka dari itu, sebaiknya kamu membuang tisu ke dalam tempat sampah, bukan lubang kloset.

    Pembalut

    Pembalut juga merupakan salah satu benda yang kerap dibuang ke lubang toilet. Padahal, apabila pembalut dibuang ke dalam lubang kloset bisa menyerap air dan ketika di-flush bisa menghambat saluran pipa yang menyebabkan toilet meluap.

    Rambut

    Girl holding her hair in her hand. Hair care concept. Shampoo. Haircut needed.Ilustrasi rambut. Foto: Getty Images/iStockphoto/Cristalov

    Membuang rambut ke dalam lubang kloset juga bisa menyebabkan masalah pada toilet di kemudian hari. Rambut biasanya menempel pada pipa, apabila jumlahnya banyak bisa menyebabkan pipa mampet. Jangan buang gumpalan rambut ke dalam lubang kloset. Gunakan penutup saluran air untuk melindungi saluran air dan wastafel.

    Obat-obatan

    Jangan pernah membuang obat-obatan ke lubang kloset. Dilansir dari House Digest, membuang obat-obatan ke dalam kloset bisa memengaruhi sumber air dan pasokan air. Efeknya bisa berbahaya dan beracun.

    Puntung Rokok

    Ilustrasi Puntung Rokok di PantaiIlustrasi Puntung Rokok. Foto: (iStock)

    Membuang puntung rokok ke dalam lubang kloset bisa menyebabkan masuknya bahan kimia berbahaya ke dalam sistem air. Selain itu, puntung rokok yang dibuang ke dalam kloset tidak selalu langsung masuk ke saluran pembuangan. Maka dari itu, sebaiknya setelah mematikan rokok langsung dibuang ke tempat sampah.

    Minyak dan Lemak

    Jangan membuang minyak maupun lemak ke dalam lubang kloset. Bahan-bahan tersebut bisa mengeras dan menempel pada lapisan dalam pipa yang bisa menyebabkan penyumbatan.

    Air Sabun

    Melansir dari Ideal Home, alasan air sabun tidak dibuang ke toilet dikarenakan di dalam sabun terdapat zat kimia yang tidak dibutuhkan di saluran pembuangan. Zat kimia ini dapat membunuh makhluk pengurai atau bakteri pembusuk di septic tank.

    Dampaknya, kotoran-kotoran yang menumpuk, tercium bau busuk, dan septic tank tidak bisa mengurai. Risikonya septic tank penuh dan bisa meledak. Selain itu, sabun juga dapat menyebabkan kerusakan pada karet di saluran air. Bahaya membuang air sabun ke toilet, sama seperti jika kamu membuang tisu di sana yakni dapat menyumbat saluran dan merusak saluran karena sulit diurai.

    Bukan hanya air sabun, cairan pembersih lainnya juga disarankan tidak dibuang ke dalam toilet. Mulai dari air bekas cucian baju, air yang tercampur dengan cairan pencuci piring, hingga cairan pelembut pakaian.

    Cairan licin yang telah tercampur ini dapat menempel dan menumpuk di saluran air. Dampaknya pada septic tank juga sama.

    Itulah beberapa benda yang tidak boleh dibuang ke dalam lubang kloset. Semoga bermanfaat ya detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Diinjak, Begini Cara Paling Efektif Usir Kaki Seribu di Rumah


    Jakarta

    Kamu pernah menemukan kaki seribu di rumah? Biasanya hewan kecil ini tidak menyerang manusia, bahkan saat ditemukan terkadang saat kondisinya tidak bergerak. Meski tidak mengganggu, kamu harus tahu keberadaannya bisa sebagai pertanda.

    Sama seperti kebanyakan hewan, kaki seribu sangat menyukai lingkungan yang lembap. Jika mereka tiba-tiba muncul di rumah, berarti area di rumah ada yang lembap. Mereka bisa masuk melalui celah kecil di rumah.

    Waktu aktifnya pada malam hari, tetapi hewan ini tertarik terhadap cahaya. Tidak heran jika kamu pasti menemukan hewan ini pada dinding berwarna terang.


    Jika kamu menemukan kaki seribu di rumah, sebaiknya jangan langsung diinjak karena mereka dapat mengeluarkan bau yang tidak sedap dari kaki mereka. Dilansir Forbes Home, cara paling tepat mengusir kaki seribu adalah sebagai berikut.

    Cara Basmi Kaki Seribu

    1. Pasang Dehumidifier

    Dehumidifier merupakan alat untuk mengurangi kelembapan di sebuah ruangan. Kamu memasang alat ini agar tidak banyak kaki seribu yang datang ke rumah.

    2. Minyak Tea Tree dan Peppermint

    Kaki seribu bisa diusir dengan cairan yang dibuat dari tea tree dan peppermint. Kedua bahan ini mengeluarkan bau yang dapat mencegah kaki mereka mengeluarkan bau tak sedap.

    3. Tutup Celah dan Retakan di Rumah

    Hewan kecil ini bisa masuk ke rumah melalui celah kecil seperti antara pipa air atau retakan bangunan. Dengan menutup akses masuknya, kaki seribu tak akan terlihat di dalam rumah.

    4. Usir Tanpa Diinjak

    Cara paling ampuh adalah mengangkat kaki seribu keluar rumah. Bisa dengan menyapu badannya, memakai tisu, atau media lainnya. Membuangnya tanpa diinjak lebih aman dan mereka tidak akan mengeluarkan bau.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Bisa Sembarangan, Begini Cara Aman Bersihkan Kotoran Cicak


    Jakarta

    Kotoran cicak kerap terlihat di lantai, dinding, hingga pojok ruangan. Bentuknya hitam kecil, bahkan lebih kecil dari ukuran beras.

    Selain warna hitam, ada pula kotoran cicak yang berwarna putih. Kotoran yang berwarna putih disebut berasal dari kandungan zat garam ammonia yang merupakan daur ulang urine cicak.

    Keduanya sama-sama mengeluarkan bau tak sedap dan sebaiknya tidak terkena kulit manusia secara langsung. Sebab, di dalam kotoran tersebut mengandung bakteri seperti Salmonella yang bisa menyerang pencernaan.


    Lantas, jika melihat kotoran cicak di rumah, bagaimana cara membersihkannya? Dilansir Dallas Rodent, berikut cara aman membersihkan kotoran cicak.

    1. Pakai Sarung Tangan

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, kotoran cicak mengandung bakteri yang tidak baik untuk pencernaan manusia. Saat kamu hendak membuang atau membersihkan kotoran cicak, jangan lupa selalu gunakan sarung tangan.

    2. Ambil Kotoran dengan Tisu

    Apabila tidak ada sarung tangan, gunakan tisu beberapa lapis agar kotorannya tidak tembus. Saat dibuang, bungkus kotoran tersebut di dalam tisu. Dengan begitu, orang lain tidak akan terkena kotoran tersebut. Pastikan kotoran tersebut terbuang dalam keadaan tisu tertutup.

    3. Bersihkan dengan Disinfektan

    Setelah kotorannya dibuang, semprotkan disinfektan pada tempat kotoran cicak ditemukan. Jika masih ada kotoran yang menempel, kamu bisa sedikit menggosoknya hingga benar-benar bersih. Apabila kamu tidak memiliki disinfektan, sabun cuci piring atau sabun lainnya bisa untuk membersihkan tempat kotoran tersebut.

    4. Cuci Tangan

    Jangan lupa bersihkan tangan setelah membuang kotoran untuk memastikan tangan benar-benar bersih.

    5. Tutup Makanan dan Minuman

    Sebagai langkah pencegahan, makanan dan minuman termasuk alat makannya harus dalam keadaan tertutup. Hal ini untuk mencegah kotoran cicak jatuh ke makanan dan minuman di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Hilangkan Bau Apak di Rumah Pakai Baking Soda, Mudah!


    Jakarta

    Ruangan yang bau apak tentu bisa mengganggu kenyamanan penghuninya. Namun jangan khawatir, karena hal itu bisa diatasi dengan menggunakan bahan yang ada di rumah yaitu baking soda.

    Baking soda merupakan natrium bikarbonat berbentuk bubuk putih yang biasanya digunakan sebagai pengembang kue ketika dimasak. Selain bahan masakan, ternyata baking soda efektif untuk menyerap bau di ruangan rumah. Sebab, baking soda dapat menetralkan asam dan bau tak sedap.

    Dilansir dari buku Rumah Bersih Alami Tips Perawatan Rumah dan Pribadi yang Hemat dan Ramah Lingkungan karya Hanna Natalisa, berikut ini cara memanfaatkan baking soda untuk menghilangkan bau apak di rumah.


    Di Toilet

    Taburkan 1-2 sendok makan baking soda ke dalam wadah atau vas bunga imitasi dan letakkan di samping atau belakang toilet untuk menyerap bau dari toilet.

    Di Dapur-Kamar Tidur

    Letakkan baking soda ke kotak atau wadah terbuka dan simpan di dapur, kamar yang kurang sirkulasi, kulkas, dan area yang biasanya suka berbau.

    Kandang Hewan Peliharaan

    Caranya taburkan 1 sendok makan baking soda di dasar kandang, lalu tutupi dengan serutan kayu, pasir, atau tanah. Jika punya hewan yang agak besar, bisa simpan baking soda di wadah dan letakkan dekat kandang tetapi di bagian luarnya.

    Pada Sepatu

    Menghilangkan bau sepatu bisa dengan menaruh 3-5 sendok makan baking soda ke dalam tisu atau kertas, ikat, lalu masukkan ke dalam sepatu dan biarkan selama beberapa jam.

    Pada Buku Tua

    Buku tua yang baunya tidak enak juga bisa dimasukkan ke dalam plastik yang sudah diisi baking soda kemudian biarkan selama beberapa jam. Cara ini sudah dilakukan para pemilik toko buku bekas untuk mengurangi bau buku tua.

    Itulah beberapa cara memanfaatkan baking soda untuk menghilangkan bau tak sedap di rumah. Coba sekarang!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Simpan Barang Ini di Dekat Kompor, Bisa Terbakar!


    Jakarta

    Dapur menjadi salah satu ruangan di rumah yang menyimpan banyak benda. Terkadang, kita suka tidak menyadari meletakkan dan menyimpan benda di dapur secara acak, termasuk dekat kompor. Sebagai alat rumah tangga yang menyalurkan panas, kompor bisa menjadi barang yang berbahaya. Untuk itu, area sekitar kompor perlu diperhatikan agar tetap aman.

    Melansir dari situs Real Simple, pada Senin (14/04/2025), menyimpan atau meletakkan benda tertentu bisa menimbulkan masalah. Pertama, dapat merusak benda itu sendiri sehingga mengurangi keawetannya. Kedua, bisa menimbulkan potensi bahaya kebakaran. Oleh karena itu, berikut daftar benda-benda yang tidak boleh diletakkan dekat kompor

    Minyak Goreng

    Minyak goreng merupakan salah satu benda yang paling sering dekat kompor karena memudahkan ketika akan menggunakannya. Namun, minyak goreng ternyata sensitif terhadap suhu tinggi seperti kompor sehingga dapat menurunkan kualitasnya.


    Rempah-rempah

    Rempah-rempah juga tidak bisa disimpan atau diletakkan dekat kompor. Hal ini akan membuat rempah-rempah kehilangan rasa lebih cepat. Sebab, panas dari kompor dapat mengeringkan minyak esensial dalam rempah-rempah. Selain itu, ketika merebus air atau memasak sup di kompor, maka uapnya dapat meningkatkan kelembapan rempah-rempah sehingga jika bentuknya bubuk dapat cepat menggumpal.

    Tisu

    Tisu merupakan benda yang dapat disimpan di mana saja, tetapi hindari dekat dapur. Sebab, tisu sangat mudah terbakar maka jauhkan tisu dari kompor.

    Benda Elektronik

    Benda elektronik lain seperti HP, laptop, pemanggang roti, dan lainnya dapat meleleh akibat panas tinggi dari kompor. Sebaiknya, pindahkan benda elektronik tersebut dari kompor.

    Makanan Cepat Busuk

    Makanan cepat busuk seperti kentang, bawang, dan sayuran sebaiknya jangan letakkan dekat kompor. Sebab, makanan tersebut sebaiknya disimpan pada suhu ruangan yang dingin atau sejuk. Jika diletakkan dekat dengan kompor, makanan bisa melunak atau membusuk lebih cepat.

    Produk Pembersih

    Produk pembersih rumah tangga seperti sabun cuci piring, cairan pembersih lantai, atau apapun bisa berpotensi mudah terbakar sebab memiliki bahan kimia yang berbahaya.

    Cuka

    Sama seperti minyak, cuka yang terpengaruh oleh suhu tinggi kompor dapat berubah rasanya. Maka sebaiknya hindari menyimpan cuka dekat kompor.

    Kertas atau Buku Resep

    Jika kamu punya buku resep atau mendekatkan kertas ke kompor maka sebaiknya jauhkan. Potensi kebakaran dapat timbul karena kertas mudah terbakar. Untuk buku resep, maka lapisi dengan sampul plastik untuk membantu meminimalkan noda.

    Sarung Tangan Oven

    Sarung tangan oven yang terbuat dari kain bisa berpotensi bahaya kebakaran jika dekat kompor. Oleh karena itu, hindari sarung tangan oven dekat dengan kompor.

    Benda Plastik

    Jika ada peralatan dapur yang terbuat dari plastik maka jauhkan dari kompor. Sebab, barang-barang ini berisiko melengkung, mengering, meleleh, bahkan terbakar jika terlalu dekat dengan api.

    Itu dia deretan benda yang tidak boleh dekat dengan kompor. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Begini Cara Menghilangkan Noda Kunyit pada Karpet


    Jakarta

    Adanya noda kunyit di karpet bisa membuat penghuni rumah jengkel. Sebab, noda kuning pada karpet itu bisa merusak estetika.

    Noda tersebut bisa saja timbul karena adanya tumpahan makanan dengan bahan kunyit, misalnya makanan gulai, kari, maupun opor pada karpet. Biasanya jika ada tumpahan, langsung dilap menggunakan tisu. Namun, hal itu tidak serta merta langsung membuat karpet bebas noda.

    Noda kunyit ini bisa sulit dihilangkan apabila tidak langsung dibersihkan. Namun tak perlu khawatir karena ada tips menghilangkan noda kunyit pada karpet.


    Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.

    Bersihkan Noda

    Langkah pertama adalah hilangkan cairan kunyit pada karpet sebanyak mungkin, bisa menggunakan sendok maupun pisau. Selanjutnya, lap karpet dengan menggunakan kain yang lembap.

    Tambahkan Pasta Baking Soda

    Selanjutnya, buat pasta campuran baking soda dengan air. Setelah itu, letakkan pasta pada noda dan diamkan selama 15 menit.

    Bersihkan Pasta Baking Soda

    Setelah didiamkan selama 15 menit, bersihkan pasta baking soda dari karpet dengan menggunakan lap yang lembap. Lap dengan lembut untuk menyerap pasta dan juga nodanya. Setelah itu, keringkan karpet.

    Jika masih noda masih belum hilang, ulangi cara-cara tersebut hingga noda hilang.

    Sebagai catatan, dilansir dari Homes & Gardens, saat membersihkan noda kunyit sebaiknya jangan gosok karpet menggunakan lap karena bisa merusaknya. Cukup mengusapnya saja dengan hati-hati.

    Itulah cara membersihkan noda kunyit pada karpet. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Nggak Boleh Buang Tisu ke Toilet? Ternyata Ini Alasannya


    Jakarta

    Sering kali ada tulisan dilarang membuang tisu ke dalam WC di toilet umum. Meski terkesan sepele, kalau imbauan itu dilanggar lama-lama bakal timbul masalah, lho.

    Membuang tisu ke dalam toilet memang cukup praktis, tapi dampaknya bisa bikin rugi pemilik toilet. Lembaran tisu yang dibuang terus-menerus ke toilet bakal merusak saluran toilet.

    Lantas, apa saja risiko membuang tisu ke dalam toilet ya? Simak penjelasannya berikut ini.


    Alasan Dilarang Buang Tisu ke Toilet

    Inilah sederet alasan mengapa tisu tidak boleh dibuang ke dalam toilet, dikutip dari Scott English Plumbing.

    1. Efek Fatberg

    Membuang tisu ke toilet dapat memicu fatberg, sehingga pipa perlu diperbaiki. Efek fatberg adalah kondisi di mana tisu basah ini bercampur dengan kotoran yang terperangkap di dalam pipa seperti lemak dan minyak, sehingga ini membentuk sebuah tumpukan dan formasi seperti gunung es.

    Formasi ini menyebabkan penyumbatan pada pipa dan saluran air, apalagi efek ini bisa mencapai panjang hingga lebih dari 10 kaki atau dan berat hingga 100 kg.

    2. Kerusakan Sistem Saluran Pembuangan

    Tisu yang disiram ke toilet mungkin tidak tersangkut di pipa, tetapi mencapai sistem saluran pembuangan. Hal ini dapa menyebabkan kerusakan di sistem septic tank rumah serta sistem saluran pembuangan kota.

    3. Tisu Susah Terurai

    Tisu tidak akan terurai meski disiram ke dalam toilet. Tisu dalam keadaan basah dan melewati sistem saluran pembuangan ini tidak langsung hancur dalam 24 jam.

    Banyak pakar perpipaan membuktikan fakta bahwa tisu basah ditemukan dalam keadaan utuh di dalam pipa pembuangan setelah disiram bahkan berbulan-bulan. Alhasil, tisu ini semakin lama akan membuat penumbukan yang besar dan mengakibatkan penyumbatan saluran pembuangan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com