Tag: toilet

  • Septic Tank Perlu Rutin Disedot, Jika Tidak Ini Akibatnya


    Jakarta

    Septic tank adalah tempat untuk menampung dan mengolah limbah rumah tangga. Tangki ini perlu disedot secara berkala agar tidak penuh.

    Basuki, Pemilik PT Argesjasa Mandiri, salah satu penyedia jasa sedot septic tank pernah menjelaskan waktu sedot septic tank tergantung pada kondisi dan jenis tangki yang digunakan. Untuk septic tank konvensional tidak perlu sering disedot. Namun, septic tank biotank dianjurkan buat dikuras 1-2 tahun sekali.

    Jika tangki lama tidak disedot sampai penuh, berikut ini risikonya.


    Risiko Septic Tank Tidak Disedot

    Inilah akibat tidak menyedot septic tank menurut ahli.

    1. Toilet Mampet

    Septic tank yang tidak disedot lama-lama bakal penuh. Hal ini membuat toilet mampet karena septic tank sudah tidak bisa menampung limbah.

    “Efek dari cepat penuh itu, nanti airnya itu jadi menggenang ke saluran pipanya. Nah biasanya, endapan di dalam septic tanknya itu akan masuk ke dalam pipanya itu sehingga ada endapan atau sampah yang mengendap di pipanya lama-lama bikin mampet juga pada akhirnya,” kata Basuki beberapa waktu lalu.

    2. Filtrasi Tersumbat

    Septic tank biotank yang tidak disedot menyebabkan filtrasi tersumbat. Terkadang penghuni rumah membuang benda selain kotoran ke kloset, seperti plastik, tisu, dan puntung rokok. Nah, benda tersebut bakal menyumbat kisi-kisi filtrasi.

    “Atau kalau di septic tank model modern biasa, itu akan mengendap di bawah, di tanahnya, jadi nggak bisa meresap nantinya. Biasanya kalau banyak pembalut wanita dan sejenisnya itu di situ,” imbuhnya.

    3. Mencemari Sumber Air

    Terakhir, ada risiko sumber air tercemar kalau tidak menyedot septic tank. Apalagi kalau septic tank tidak dibangun sesuai anjuran, yakni berjarak setidaknya 10 meter dari sumber air.

    “Biasanya kalau jaraknya agak dekat, itu memang disarankan disedot. Jadi penyedotan ini juga sifatnya untuk treatment saja,” katanya.

    Itulah alasan septic tank perlu disedot secara rutin. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Pilih Kloset Duduk yang Higienis dan Sesuai Kebutuhan


    Jakarta

    Kloset duduk merupakan alat sanitasi yang sering digunakan oleh penghuni rumah. Untuk itu, pemilik rumah perlu memastikan kloset tersebut nyaman digunakan dan sesuai kebutuhan.

    Pemilihan kloset bisa disesuaikan dengan selera penggunanya. Namun, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika memilih kloset, termasuk dari segi kebersihan. Sebab, benda yang sering terpapar kotoran ini perlu rajin dibersihkan.

    Lantas, bagaimana cara pilih kloset yang sesuai kebutuhan? Berikut ini penjelasannya.


    Cara Pilih Kloset Duduk

    Inilah langkah-langkah untuk memilih kloset duduk.

    1. Desain Kloset

    Head of Marketing Kohler K&B Indonesia, Maria Veronica mengatakan pemilik rumah perlu menentukan desain kloset. Beberapa jenis kloset antara lain bentuknya dua bagian, satu bagian, atau intelligence alias toilet pintar.

    “Dua piece itu antara tangki dan bowl terpisah sehingga pembersihan ada sedikit ekstra di antara sambungan itu. Kalau satu piece, dia udah ngambil itu gabungan, jadi dari hal pembersihan lebih mudah,” kata Maria di Indonesia Design District, Selasa (16/9/2025).

    Kemudian, eksterior kloset ada yang berlekuk maupun full skirted alias tertutup. Pemilik rumah bisa memilih bentuk kloset sesuai preferensi.

    Desain berlekuk mungkin terlihat manis bagi sebagian orang tetapi perlu pembersihan ekstra. Berbeda halnya dengan eksterior tertutup mudah dibersihkan karena permukaannya datar.

    Untuk dalam kloset, ada bagian samping dengan rim (tertutup) atau rimless (terbuka) atau samping terbuka atau tertutup. Maria menyebut kloset rimless lebih mudah untuk dibersihkan.

    2. Teknologi Siram Kloset

    Selain itu, pemilik bisa memilih kloset berdasarkan flushing technology atau cara kloset disiram. Beberapa pilihan di pasaran adalah kloset dengan penyiraman ke bawah, memutar, serta teknologi lainnya.

    “Kalau misalnya di-flush, airnya cuma turun ke bawah jadi ngikutin gravitasi. Nah, itu pembersihannya enggak maksimal. Di toiletnya kita itu revolution 360 jadi dia muter,” jelasnya.

    3. Pusat Pelayanan

    Terakhir, Maria menganjurkan untuk memastikan produk kloset yang dipilih mempunyai pusat pelayanan.Pemilik juga perlu tahu di mana bisa mendapatkan spare part. Dengan begitu, ada pihak yang dapat dihubungi sewaktu-waktu diperlukan.

    “Spare part-nya bisa available di mana, service center-nya bisa contact di mana. Itu juga penting banget,” tuturnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenali Jenis-jenis Bidet Kloset Beserta Tips Pakainya


    Jakarta

    Setelah buang air, pengguna kamar mandi biasanya akan membersihkan diri menggunakan air. Air itu disemprotkan menggunakan alat yang disebut bidet.

    Bidet adalah alat sanitasi untuk membersihkan sisa kotoran setelah buang air. Alat ini sering ditemukan di sejumlah negara di Eropa dan Asia.

    Ada beragam bentuk bidet yang cara menggunakannya pun berbeda. Bahkan, beberapa sangat canggih, bisa menyemprotkan air hangat.


    Apa saja jenis-jenis bidet? Simak ulasannya berikut ini.

    Jenis-jenis Bidet

    Inilah jenis-jenis bidet dikutip dari laman health, Kamis (18/9/2025).

    1. Jet Spray

    Ilustrasi desain kamar mandi.Ilustrasi desain kamar mandi. Foto: iStock

    Jenis bidet yang sering ditemui di Indonesia biasa disebut jet spray. Alatnya berbentuk selang dengan kepala pancuran dan terpisah dari kloset. Pengguna mesti menjangkau genital dan anus dengan perangkat tersebut.

    2. Bidet Bawaan

    toiletIlustrasi bidet bawaan. Foto: (Wahyu/detikTravel)

    Lalu, ada bidet elektrik yang sudah bawaan, posisinya berada di bawah dudukan kloset. Bidet ini tidak memakan ruang kamar mandi. Area yang dapat dibersihkan mungkin terbatas karena alat tersebut terpasang pada dudukan toilet.

    3. Bidet Terpisah

    Beautiful Large Bathroom in Luxury Home with double sink, bathtub and bidetBidet terpisah. Foto: Getty Images/iStockphoto/Mariakray

    Ada juga bidet berukuran agak besar seperti wastafel yang terpasang di sebelah kloset sehingga cukup memakan ruang. Pengguna kamar mandi harus berpindah dari toilet ke bidet untuk menggunakannya.

    Tips Pakai Bidet

    Meski membersihkan diri menggunakan air sangat dianjurkan, caranya pun harus benar agar lebih higienis. Berikut ini tipsnya.

    1. Bersihkan dari Arah Depan ke Belakang

    Pastikan untuk menyemprotkan air dari depan ke belakang. Cara ini akan menghindari bakteri dari kotoran BAB mengenai uretra sehingga mencegah penyakit akibat infeksi.

    2. Bersihkan Bidet secara Rutin

    Untuk meminimalisir penyebaran bakteri, bersihkan atau desinfeksi bidet secara rutin terutama pada kamar mandi umum. Bersihkan bidet genggam atau jet spray dengan kain atau tisu toilet sebelum menggunakannya.

    3. Lap Setelah Menggunakan Bidet

    Setelah menggunakan bidet, lap area genital dan anus. Ini membantu memastikan semua kotoran feses, darah menstruasi, atau urin tidak tersisa.

    Itulah jenis-jenis bidet dan tips pakainya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati, Ini 3 Jalur Masuk Cacing ke Kamar Mandi


    Jakarta

    Pernah melihat cacing di kamar mandi? Makhluk kecil yang meliuk-liuk itu mungkin tidak berbahaya tapi cukup bikin bulu kuduk penghuni rumah berdiri.

    Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi mengatakan kamar mandi adalah ruangan yang lembap sehingga dapat ditinggali cacing. Hama ini memang suka tinggal di lingkungan yang lembap.

    “Cacing tanah cenderung menyukai lingkungan yang lembap dan kaya bahan organik. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan kamar mandi dan memastikan area tersebut tetap kering,” katanya kepada detikcom beberapa waktu lalu.


    Kalau tak mau ada cacing, penghuni perlu telaten merawat kamar mandi. Pastikan untuk menghilangkan genangan air, rutin bersihkan saluran air, serta mengelola limbah dengan baik.

    Jika kamar mandi sudah terlanjur diserang cacing, penghuni bisa membasminya dengan insektisida. Penghuni dapat menggunakan abamektin dan diazinon untuk mempengaruhi pertumbuhan dan reproduksi tanah. Akan tetapi, hati-hati menggunakannya karena bisa berdampak negatif pada lingkungan dan kesehatan.

    Namun, kenapa cacing bisa sampai masuk kamar mandi ya? Simak penjelasannya berikut ini.

    Cara Cacing Masuk Kamar Mandi

    Inilah penyebab cacing masuk kamar mandi.

    1. Celah Lantai Keramik

    Menurut Boyke, cacing bisa masuk kamar mandi melalui celah atau retakan di lantai keramik. Celah tersebut membuat kamar mandi berpotensi didatangi cacing.

    2. Pipa Retak

    Dilansir dari DIY Home Comfort, cacing bisa masuk kamar mandi lewat pipa yang retak. Retakan pada pipa bisa menyebabkan tanah serta cacing masuk ke sistem perpipaan.

    Apalagi pipa yang bocor menciptakan lingkungan lembap yang disukai oleh cacing. Kebocoran pipa ini bisa terjadi di balik dinding atau di bawah lantai kamar mandi.

    3. Masalah Saluran Pembuangan

    Selain itu, cacing dapat masuk ke toilet melalui saluran pembuangan. Toilet yang tersumbat limbah dapat menjadi tempat cacing berkembang biak.

    Itulah beberapa cara beserta penyebab ada cacing di kamar mandi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Ganti Toilet Jongkok Jadi Duduk? Ketahui Dulu Kelebihan dan Kekurangannya


    Jakarta

    Masih banyak kamar mandi di Indonesia yang menggunakan toilet jongkok. Sebagian orang mungkin sedang mempertimbangkan untuk beralih ke toilet duduk.

    Toilet duduk terkesan lebih modern dan praktis untuk digunakan. Namun, apakah menggunakan toilet duduk keputusan terbaik?

    Bagi yang sedang mempertimbangkan buat pasang toilet duduk, sebaiknya ketahui dulu kelebihan dan kekurangannya. Berikut ini penjelasannya, dilansir dari Bigger Bathroom.


    Kelebihan Toilet Duduk

    Inilah poin plus kalau menggunakan toilet duduk.

    1. Postur Duduk

    Toilet ini memungkinkan penggunanya buang air dalam posisi duduk. Postur tersebut terbilang aman dan nyaman, terutama bagi lansia. Jika duduk dalam jangka waktu lama di toilet duduk, hal ini tidak akan menyebabkan pusing, atau kram ketika bangun.

    Lalu, postur ini membuat kompresi neurovaskular ekstremitas bawah sehingga bisa menghindari penyakit neurovaskular ekstremitas bawah atau nyeri pada tulang betis dan jari-jari kaki.

    2. Teknologi Modern

    Selain itu, toilet duduk menggunakan teknologi modern. Benda ini memiliki fitur yang lebih canggih sehingga memberikan kenyamanan bagi penggunanya.

    Kekurangan

    Di sisi lain, toilet duduk punya kekurangan yang perlu dipertimbangkan.

    1. Proses BAB Lebih Sulit

    Menurut struktur fisiologis tubuh manusia, patensi usus berkurang saat duduk, dan tekanan perut berkurang. Hal ini membuat proses BAB akan lebih sulit kalau menggunakan toilet duduk.

    2. Kulit Bersentuhan dengan Dudukan

    Ketika pengguna duduk di kloset, kulitnya bersentuhan langsung dengan dudukannya. Hal ini membuat bakteri dan parasit pada toilet mudah berpindah ke manusia. Hal ini memungkinkan risiko penularan penyakit, terutama di toilet umum.

    3. Berisiko Timbul Penyakit

    Posisi duduk memang nyaman, tetapi penggunanya bisa terlena dan melakukan aktivitas lain di kamar mandi. Misalnya buang air sambil baca buku, merokok, atau bermain ponsel. Padahal buang air besar dalam waktu lama bisa meningkatkan risiko wasir.

    Itulah kelebihan dan kekurangan menggunakan toilet duduk. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Akibatnya Kalau Sering Buang Tisu ke Toilet


    Jakarta

    Kebanyakan orang tentu nggak asing sama larangan buang tisu ke dalam lubang toilet. Peringatan ini sering kali dipajang di WC umum.

    Bukan hanya di WC umum, tisu memang tidak dianjurkan buat dibuang ke toilet manapun, termasuk di rumah sendiri. Soalnya, kebiasaan itu bisa memicu masalah yang merepotkan penghuni rumah.

    Tisu merupakan benda yang tak dapat larut di air. Jika disiram ke dalam toilet, tisu tersebut hanya tenggelam dan tidak hancur.


    Kalau kebiasaan ini terus dilakukan, tisu bakal menumpuk sehingga kloset menjadi mampet. Berikut ini akibatnya kalau membuang tisu ke toilet, dikutip dari Scott English Plumbing.

    Efek Fatberg

    Membuang tisu ke dalam toilet memicu efek fatberg. Kondisi tersebut berupa tisu basah yang bercampur dengan kotoran, lalu terperangkap di dalam pipa. Alhasil tisu bisa menumpuk di dalamnya.

    Jika sudah seperti itu, saluran pembuangan toilet akan tersumbat. Pertanda saluran pembuangan sudah mampet antara lain kotoran sulit turun dan muncul bau tak sedap dari area kamar mandi dan pipa pembuangan yang terhubung ke septic tank.

    Kerusakan Sistem Saluran Pembuangan

    Saluran toilet yang tersumbat tisu, kalau tidak segera diperbaiki bakal semakin parah dan pipa pembuangan pun dapat rusak. Hal ini dikarenakan tidak ada ruang buat air dan kotoran lewat. Penumpukan benda di dalam pipa memicu tekanan dan berisiko menimbulkan kebocoran pipa.

    Itulah risiko membuang tisu ke toilet. Biar kejadian itu tidak dialami di rumah, pastikan untuk membuang tisu ke tempat sampah ya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Ada Banyak Cacing Muncul di Kamar Mandi? Ini Sebabnya


    Jakarta

    Cacing sering ditemukan di area rumah, salah satunya di dalam kamar mandi. Kehadiran hewan melata ini bikin sebagian orang merasa geli karena khawatir masuk ke dalam tubuh.

    Ada beberapa penyebab cacing bisa muncul di kamar mandi, salah satunya akibat kamar mandi yang lembap. Soalnya, kondisi tersebut sangat cocok bagi cacing untuk berkembang biak.

    Selain itu, ada beberapa faktor yang membuat cacing bisa muncul di kamar mandi. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Ini Penyebab Cacing Muncul di Kamar Mandi

    Hadirnya cacing di kamar mandi membuat sebagian orang merasa jijik dan tidak nyaman. Dilansir situs DIY Home Comfort, berikut penyebab cacing muncul di kamar mandi:

    1. Pipa Air Bocor

    Penyebab pertama karena terjadi kebocoran pipa air. Kondisi ini menyebabkan kamar mandi sangat lembap sehingga menjadi tempat yang cocok bagi cacing untuk menetap.

    Jika menemukan adanya kebocoran pipa air di rumah, sebaiknya segera diperbaiki. Selain mencegah kamar mandi lembap dan timbul cacing, langkah ini juga mencegah kerusakan yang lebih parah.

    2. Kamar Mandi Kotor

    Kondisi kamar mandi yang kotor juga menjadi tempat yang disenangi cacing. Soalnya, hewan melata ini kerap memakan bakteri dan kuman, sedangkan kamar mandi yang kotor menjadi sarang bagi bakteri untuk tumbuh.

    Selain cacing, kamar mandi yang kotor juga mengundang sejumlah hewan lainnya seperti kecoak, laba-laba, kamitetep, hingga tikus.

    3. Drainase Buruk

    Kondisi drainase yang buruk juga bisa menyebabkan banyak cacing di kamar mandi. Hewan tersebut dapat masuk melalui saluran pembuangan yang mampet atau kotor.

    4. Ada Celah di Kamar Mandi

    Cacing juga bisa masuk ke kamar mandi karena menemukan ada celah atau lubang. Cacing dapat masuk ke lubang kecil karena memiliki tubuh yang elastis. Biasanya hewan melata ini dapat masuk lewat celah dinding, lantai, atau lubang drainase.

    5. Suhu Lembap di Kamar Mandi

    Kondisi lembap di kamar mandi dapat memicu cacing bermunculan. Hal ini disebabkan oleh ventilasi udara yang buruk sehingga toilet lembap secara terus-menerus. Solusi untuk mengatasi masalah ini bisa memasang exhaust fan agar terdapat ventilasi udara.

    Cara Basmi Cacing di Kamar Mandi dengan Ampuh

    Cacing yang bermunculan di kamar mandi dapat diatasi dengan bahan sederhana. Simak tipsnya di bawah ini:

    1. Soda Kue dan Cuka Putih

    Kombinasi soda kue dan cuka putih ternyata efektif untuk membasmi cacing di kamar mandi. Caranya cukup mencampurkan baking soda dan cuka putih dengan perbandingan 50:50, lalu tuang air secukupnya dan aduk hingga merata.

    Jika sudah tercampur rata, siram cairan tersebut ke area yang terdapat cacing dan saluran pembuangan air di kamar mandi.

    2. Garam dan Air Sabun Mandi

    Penggunaan garam dan sabun mandi juga ampuh untuk membasmi cacing di kamar mandi. Cukup mencampur 500 gram garam dan 5 liter air sabun mandi, lalu kocok hingga merata.

    Setelah itu, siram cairan tersebut ke dinding, lantai, dan saluran air di kamar mandi. Setelah itu, sikat kamar mandi secara perlahan untuk membasmi cacing. Terakhir, bilas kamar mandi dengan air bersih.

    Itulah penyebab cacing dapat muncul di kamar mandi dan cara basminya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal Sedot! Ini Waktu Tepat Bersihkan Septic Tank


    Jakarta

    Septic tank adalah tangki di bawah tanah yang berfungsi mengolah limbah rumah tangga. Sisa uraian kotoran lama-lama bisa menumpuk di dalam tangki.

    Pemilik perlu memanggil jasa sedot septic tank secara berkala agar tangki tidak penuh. Jika dibiarkan, kotoran akan terus menumpuk sampai menyebabkan toilet mampet.

    “Itu karena septic tank-nya penuh. Makanya ketika disiram air, dia masuknya itu ketahan karena sudah tidak ada space di dalam septic tank-nya,” ujar Pemilik PT Argajasa Mandiri, penyedia jasa sedot septic tank, Basuki kepada detikcom beberapa waktu lalu.


    Untuk waktu penyedotan septic tank, ia mengatakan hal itu tergantung pada jenis septic tank yang digunakan. Jenis septic tank yang biasanya ditemui di rumah ada yang model konvensional dan biotank.

    Lalu, kapan saat yang tepat untuk sedot septic tank? Berikut ini penjelasannya.

    Kapan Septic Tank Perlu Disedot?

    Inilah waktu ideal untuk sedot septic tank berdasarkan jenisnya.

    Septic Tank Konvensional

    Pemilik tidak perlu sering menyedot septic tank konvensional. Sebab, jenis tangki ini dasarnya berupa tanah sehingga limbah yang masuk bisa meresap ke bawah.

    “Kalau bicara berapa lama perlu disedot itu tergantung dari kondisinya. Biasanya kalau di rumah-rumah yang di perkampungan atau di dataran agak tinggi yang tanahnya nggak basah itu bisa 10-20 tahun nggak akan penuh karena dia peresapan tanahnya bagus sehingga air atau kotoran yang masuk itu akan meresap terus,” jelasnya.

    Septic Tank Biotank

    Berbeda halnya dengan septic tank biotank perlu lebih sering dikuras. Jenis tangki ini berbentuk seperti toren air. Biotank sebaiknya dikuras minimal 1-2 tahun sekali supaya tangkinya tidak penuh.

    “Untuk yang septic tank model begini justru butuh perawatan, jadi dia perlu disedot misalnya 1-2 tahun sekali itu sifatnya hanya untuk treatment saja. Dia nggak disedot selama 5-10 tahun juga nggak masalah, karena dia tetap bersirkulasi terus. Tetapi tetap dianjurkan untuk disedot minimal 1-2 tahun sekali untuk treatment saja,” jelasnya.

    Pertanda Septic Tank Perlu Disedot

    Jika tak tahu kapan terakhir kali sedot septic tank, pemilik bisa mengidentifikasi ciri-ciri tangki penuh. Berikut ini pertanda saatnya sedot septic tank.

    1. Toilet Mampet

    Salah satu tanda septic tank penuh adalah toilet mampet. Jika air masih menggenang saat disiram atau flush, sebaiknya hubungi jasa sedot WC.

    “Itu karena septic tank-nya penuh. Makanya ketika disiram air, dia masuknya itu ketahan karena sudah tidak ada space di dalam septic tank-nya,” ujarnya.

    2. Toilet Bau

    Kemudian, bau tak sedap dari dalam kloset juga pertanda septic tank penuh. Bau itu muncul karena pipa udara terendam air sehingga tidak dapat mengeluarkan udara dari dalam septic tank. Namun, hal ini tidak sering terjadi karena tergantung pemasangan pipa udara.

    “Jadi karena uapnya itu biasanya masuk balik. Jadi septic tank itu kan ada pipa udara yang ke atas, biasanya kalau septic tank-nya penuh, pipanya itu biasanya terendam air sehingga hawa udara yang harusnya keluar lewat pipa itu dia akan keluarnya cari celah ke jalur pipa yang mengarah ke kloset, sehingga ruangan klosetnya biasanya timbul bau,” tuturnya.

    3. Air Septic Tank Meluap

    Selain itu, air septic tank bisa meluap keluar dari tangki kalau penuh. Hal itu terjadi kalau tutup tangki tidak ditutup dengan rapat.

    “Tapi ini jarang sih. Biasanya ini hanya kasus-kasus yang penutupannya kurang kencang atau ada pipa udaranya yang nggak di ke atasin,” tuturnya.

    Itulah informasi seputar penyedotan septic tank agar tangki tidak penuh. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Pilih Toilet Jongkok atau Toilet Duduk? Ini Perbandingannya



    Jakarta

    Saat memilih perlengkapan untuk hunian, urusan toilet tidak bisa dianggap sepele. Toilet sangat penting karena digunakan untuk buang hajat para penghuni rumah dan tamu yang datang.

    Di Indonesia, toilet jongkok masih banyak ditemukan, sementara toilet duduk makin populer seiring hadirnya hunian modern. Lalu, mana yang lebih tepat untuk rumah Anda? Simak perbandingannya.

    Toilet Jongkok

    Asia, Turkey, Istanbul Area, 2017: View Of Toilet In Turkish RestaurantToilet jongkok. Foto: Getty Images/Kypros

    Dilansir dari laman Bladder & Bowel UK, Minggu (2/11/2025), posisi jongkok dinilai mendukung proses buang air besar lebih alami. Hal ini sejalan dengan kebiasaan banyak orang Asia yang sudah terbiasa menggunakan toilet jongkok.


    Toilet jongkok cenderung tidak membutuhkan banyak ruang, cocok untuk kamar mandi kecil dan area servis seperti kamar mandi ART. Bentuknya sederhana dan menyatu dengan lantai, membuat ruangan lebih efisien.

    Secara struktur, toilet jongkok lebih sederhana sehingga cenderung membutuhkan perawatan lebih minim. Namun karena lantai cenderung basah, kebersihan material lantai perlu diperhatikan agar tidak licin.

    Toilet Duduk

    Ilustrasi ToiletIlustrasi Toilet Duduk. Foto: Getty Images/iStockphoto/Rawf8

    Dilansir dari Teaching Nomad, toilet duduk dinilai lebih ramah untuk anak-anak, lansia, hingga ibu hamil karena tidak perlu tenaga ekstra untuk berjongkok. Tak heran, toilet duduk banyak digunakan di rumah modern, apartemen, dan hotel.

    Penggunaan toilet duduk menghadirkan tampilan lebih modern pada hunian. Dilansir dari Architectural Digest, tren kamar mandi saat ini menonjolkan desain minimalis dan compact yang kerap dipadukan dengan toilet duduk untuk kesan bersih dan rapi.

    Untuk toilet duduk, perhatian lebih dibutuhkan pada bagian dudukan dan engsel. Dilansir dari Martha Stewart, pembersihan rutin dengan cairan lembut dan lap microfiber disarankan demi menjaga ketahanan porselen dan kebersihan permukaan.

    Perlu diingat, penggunaan toilet jongkok atau duduk tergantung pada kebutuhan masing-masing penghuni rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! Buang Tisu ke Kloset Bisa Picu Masalah pada Septic Tank


    Jakarta

    Banyak masyarakat yang terbiasa membuang tisu ke dalam kloset. Padahal, di dalam kamar mandi sudah disediakan tempat sampah untuk membuang tisu bekas pakai.

    Banyak orang yang menilai jika tisu, terutama tisu toilet, mudah hancur jika terkena air. Hal tersebut yang menjadi alasan banyak orang memilih membuang tisu secara langsung ke dalam toilet.

    Dilansir situs Better Homes & Gardens, memang ada beberapa jenis tisu yang dinilai cepat terurai saat terkena air, yakni tisu toilet daur ulang, tisu dari bambu, tisu satu lapis (1 ply), dan tisu dua lapis (2 ply) yang lembut.


    Meski keempat jenis tisu tersebut dapat dengan mudah hancur ketika terkena air, tapi bukan berarti bisa dibuang langsung ke dalam kloset. Selain kloset jadi terlihat kotor, kebiasaan buruk ini bisa menimbulkan masalah di septic tank.

    Sebagai informasi, air limbah dari dalam rumah akan dibuang ke septic tank. Di dasar septic tank terdapat lapisan lumpur yang mengendap, sedangkan limbah yang lebih ringan akan membentuk lapisan buih yang mengapung di permukaan.

    Lalu, ada bakteri baik di dalam septic tank yang dapat mengurai limbah organik. Sedangkan limbah cair akan mengalir keluar ke saluran pembuangan.

    Bahaya Membuang Tisu ke Kloset

    Tisu toilet yang dibuang ke dalam kloset, terutama jenis tisu yang lapisannya tebal, tidak akan mudah terurai dengan cepat. Hal ini dapat meningkatkan risiko penyumbatan di saluran pembuangan dan memenuhi kapasitas septic tank.

    Selain itu, tisu yang memiliki bahan kimia tambahan seperti aroma wangi, juga dapat membahayakan sistem pembuangan di septic tank. Zat kimia tambahan ini dapat mengurangi efisiensi bakteri dengan cara membunuh bakteri baik yang berfungsi penting untuk mengurai limbah organik.

    Akibat kebiasaan membuang tisu ke dalam kloset bisa mengganggu fungsi septic tank untuk menampung limbah. Hal ini dapat memicu masalah yang lebih parah di kemudian hari, seperti penyumbatan pipa pembuangan dan potensi terjadinya penumpukan limbah.

    Kapasitas septic tank juga akan berkurang karena terlalu banyak dipenuhi sampah tisu. Jika septic tank di rumah tak pernah disedot dan terus dipenuhi sampah, maka bisa saja memicu ledakan septic tank di kemudian hari.

    Itulah alasan jangan membuang tisu ke dalam kloset karena mengganggu fungsi septic tank. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com