Tag: token listrik

  • Cara Mematikan Bunyi Token Listrik Pakai Kode


    Jakarta

    Untuk kamu yang menggunakan token listrik, apakah kamu pernah terganggu oleh bunyi nyaring dari token listrik? apalagi jika bunyi tersebut muncul di malam hari dan mengganggu kamu dan tetangga sekitar.

    Bunyi nyaring ini biasanya menjadi tanda jika saldo token listrik mau habis. Selain itu, bunyi tersebut juga bisa menandakan adanya masalah teknis pada alat meter prabayar di rumah.

    Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mematikan bunyi token listrik yang mengganggu ini. Lalu, apa saja itu? Simak penjelasan berikut.


    Penyebab Token Listrik Berbunyi Terus Menerus

    Melansir dari Link Town, Senin (18/12/2023), bunyi berisik pada token listrik berfungsi sebagai tanda peringatan bahwa saldo akan segera habis. Namun, terkadang bunyi ini juga bisa disebabkan oleh masalah teknis pada alat meter prabayar (MPB). Jika kamu baru saja mengisi pulsa token atau merasa bahwa saldo masih tersisa, tetapi alarm token listrik berbunyi, sebaiknya segera laporkan masalah ini ke kantor PLN terdekat.

    Cara Mematikan Bunyi Alarm Token Listrik

    Bunyi alarm token listrik dapat sangat mengganggu, terutama jika terjadi di malam hari dan mengganggu istirahat keluarga serta tetangga. Berikut adalah beberapa cara yang dapat kamu coba untuk mematikan alarm token listrik yang bunyi.

    1. Segera Isi Ulang Saldo Token Listrik

    Bunyi alarm biasanya menandakan jika saldo listrik kamu hampir habis. Langkah pertama yang dapat kamu lakukan adalah segera mengisi ulang saldo token listrik kamu. Ini akan menghentikan bunyi alarm.

    2. Tekan Tombol 812 untuk Mematikan Bunyi Token Listrik

    Beberapa jenis meteran token listrik memiliki tombol tertentu yang digunakan untuk mematikan bunyi alarm. Salah satu tombol yang umum digunakan adalah tombol 812.

    Cara mematikan alarm token listrik selamanya yaitu dengan memencet tombol 812. Namun, setelah melakukan langkah tersebut, penting untuk segera melakukan pengisian token listrik agar listrik rumah tidak padam karena kehabisan daya listrik.

    3. Gunakan Kode 456 pada Meteran Token Listrik

    Token listrik yang berbunyi merupakan alarm atau pemberitahuan bahwa token sudah mau habis. Namun pada beberapa tipe meteran token listrik, kamu dapat mencoba menggunakan kode khusus seperti 456 untuk mematikan bunyi alarm. Cara ini tidak mematikan token secara langsung namun akan mengatur kapan token akan berbunyi.

    Tekan tombol secara acak, kemudian tekan angka 456 dan nomor batas minimal daya yang kamu inginkan. Contohnya 45605 kemudian enter, artinya ketika daya listrik tersisa 5 kWH maka token akan berbunyi.

    4. Isi Saldo Token Listrik Lebih Banyak dari Jumlah rata-Rata Pemakaian

    Agar lebih aman dari bunyi alarm yang mengganggu, kamu dapat mencoba mengisi saldo token listrik dengan jumlah yang lebih besar daripada rata-rata pemakaian kamu. Ini akan memberikan cadangan listrik yang lebih besar sebelum bunyi alarm kembali muncul.

    Demikian cara mematikan alarm token listrik yang berisik. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Matikan Bunyi Token Listrik Bisa Pakai Kode, Begini Caranya


    Jakarta

    Penggunaan listrik pra-bayar atau token listrik banyak dilakukan saat ini. Hal ini tentunya memudahkan penghuni rumah untuk menggunakan listrik sesuai yang mereka bayarkan.

    Namun, terkadang token listrik berbunyi sangat nyaring sehingga mengganggu penghuni rumah maupun tetangga sekitar. Hal itu biasanya menjadi tanda bahwa saldo token listrik sudah mau habis. Tak hanya itu, bunyi tersebut juga bisa menandakan adanya masalah teknis pada alat meter pra-bayar di rumah.

    Saat token listrik berbunyi, tidak usah panik. Ada beberapa cara untuk mematikannya, salah satunya dengan menggunakan kode.


    Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mematikan bunyi token listrik yang mengganggu ini. Lalu, apa saja itu? Dilansir dari Link Town, simak penjelasan berikut.

    Cara Mematikan Bunyi Alarm Token Listrik

    Bunyi alarm token listrik dapat sangat mengganggu, terutama jika terjadi di malam hari dan mengganggu istirahat keluarga serta tetangga. Berikut adalah beberapa cara yang dapat kamu coba untuk mematikan alarm token listrik yang bunyi.

    1. Segera Isi Ulang Saldo Token Listrik

    Bunyi alarm biasanya menandakan jika saldo listrik kamu hampir habis. Langkah pertama yang dapat kamu lakukan adalah segera mengisi ulang saldo token listrik kamu. Ini akan menghentikan bunyi alarm.

    2. Isi Saldo Token Listrik Lebih Banyak dari Jumlah rata-Rata Pemakaian

    Agar lebih aman dari bunyi alarm yang mengganggu, kamu dapat mencoba mengisi saldo token listrik dengan jumlah yang lebih besar daripada rata-rata pemakaian kamu. Ini akan memberikan cadangan listrik yang lebih besar sebelum bunyi alarm kembali muncul.

    3. Tekan Tombol 812 untuk Mematikan Bunyi Token Listrik

    Beberapa jenis meteran token listrik memiliki tombol tertentu yang digunakan untuk mematikan bunyi alarm. Salah satunya yang umum digunakan adalah menekan tombol 812 lalu tekan ‘enter’.

    Namun, setelah melakukan langkah tersebut, penting untuk segera melakukan pengisian token listrik agar listrik rumah tidak padam karena kehabisan daya listrik.

    4. Gunakan Kode 456 pada Meteran Token Listrik

    Token listrik yang berbunyi merupakan alarm atau pemberitahuan bahwa token sudah mau habis. Namun pada beberapa tipe meteran token listrik, kamu dapat mencoba menggunakan kode khusus seperti 456 untuk mematikan bunyi alarm. Cara ini tidak mematikan token secara langsung namun akan mengatur kapan token akan berbunyi.

    Tekan tombol secara acak, kemudian tekan angka 456 dan nomor batas minimal daya yang kamu inginkan. Contohnya 45605 kemudian enter, artinya ketika daya listrik tersisa 5 kWH maka token akan berbunyi.

    Demikian cara mematikan alarm token listrik yang berisik. Namun, langkah-langkah tersebut hanya bersifat sementara. Jika kamu baru saja mengisi pulsa token atau merasa bahwa saldo masih tersisa, tetapi alarm token listrik berbunyi, sebaiknya segera laporkan masalah ini ke kantor PLN terdekat.

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tarif Listrik Terbaru 2024, Beli Token Rp 200.000 Dapat kWh Segini


    Jakarta

    Penggunaan listrik pra-bayar atau pakai token listrik banyak dilakukan. Namun, ada hal yang membingungkan saat membeli token listrik.

    Misalnya, saat membeli token listrik Rp 200.000, token yang didapat tidak sampai Rp 200.000. Hal ini terjadi karena pengisian token listrik pra-bayar dikonversikan dalam bentuk kilowatt hour (kWh) sesuai tarif listrik yang berlaku, bukan dalam nominal Rupiah.

    Tak hanya itu, pada saat pengisian token listrik juga terdapat biaya lain sehingga memotong sedikit jumlah kWh yang didapat. Dilansir dari situs resmi PLN, biaya tersebut adalah Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang sudah diatur oleh masing-masing pemerintah daerah. Adapun, tarif PPJ antara 3-10%.


    Lantas, bagaimana penghitungan kWh yang didapat dari nominal token listrik yang dibeli?

    Sebelum menghitung kWh yang didapat, sebaiknya ketahui dulu daftar tarif listrik terbaru 2024.

    Tarif Listrik Januari-Maret 2024

    Pada tahun ini, pemerintah melalui Kementerian ESDM memutuskan untuk tidak menaikkan tarif listrik untuk 13 golongan non-subsidi pada kuartal I-2024 atau Januari-Maret 2024. Sesuai ketentuan pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 28 Tahun 2016 jo Peraturan Menteri ESDM Nomor 8 Tahun 2023, penyesuaian tarif tenaga listrik bagi pelanggan non subsidi dilakukan setiap 3 bulan mengacu pada perubahan terhadap realisasi parameter ekonomi makro, yakni kurs, Indonesian Crude Price (ICP), inflasi, serta Harga Batubara Acuan (HBA).

    Berikut ini adalah daftar tarif listrik Januari-Maret 2024.

    1. Golongan R-1/TR, daya 900 VA-RTM, Rp 1.352 per kWh
    2. Golongan R-1/TR, daya 1.300 VA, Rp 1.444,70 per kWh
    3. Golongan R-1/TR, daya 2.200 VA, Rp 1.444,70 per kWh
    4. Golongan R-2/TR, daya 3.500-5.500 VA, Rp 1.699,53 per kWh
    5. Golongan R-3/TR, daya 6.600 VA ke atas, Rp 1.699,53 per kWh
    6. Golongan B-2/TR, daya 6.600 VA-200 kVA, Rp 1.444,70 per kWh
    7. Golongan B-3/TM, daya di atas 200 kVA, Rp 1.114,74 per kWh
    8. Golongan I-3/TM, daya di atas 200 kVA, Rp 1.114,74 per kWh
    9. Golongan I-4/TT, daya 30.000 kVA ke atas, Rp 996,74 per kWh
    10. Golongan P-1/TR, daya 6.600 VA-200 kVA, Rp 1.699,53 per kWh
    11. Golongan P-2/TM, daya di atas 200 kVA, Rp 1.522,88 per kWh
    12. Golongan P-3/TR, Rp 1.699,53 per kWh
    13. Golongan L/ TR, TM, TT, Rp 1.644,52 per kWh

    Simulasi Penghitungan kWh yang Didapat dari Pembelian Token Listrik

    Sebagai contoh, pelanggan membeli token listrik Rp 200.000 di wilayah Jakarta untuk rumah dengan daya listrik 1.300 VA. Apabila PPJ Jakarta adalah 3%, maka penghitungannya sebagai berikut.

    Harga token = Rp 200.000
    PPJ 3% = Rp 200.000 x 3% = Rp 6.000
    Tarif dasar listrik = Rp 1.444,70 per kWh

    Maka besaran token yang didapat:
    (Rp 200.000 – Rp 6.000) : Rp 1.444,70 = 134,2 kWh

    Jadi, dengan pembelian token Rp 200.000 untuk golongan 1.300 VA non-subsidi di Jakarta, daya listrik yang didapatkan sebesar 132,4 kWh.

    Apabila pembelian token listrik melalui bank, harga tersebut belum termasuk biaya admin bank untuk setiap transaksi.

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kelebihan dan Kekurangan Pakai Token Listrik dan Meteran, Lebih Baik Mana?


    Jakarta

    Listrik sudah menjadi kebutuhan utama manusia supaya berbagai aktivitas sehari-hari bisa dijalankan dengan lebih mudah. Khususnya di Indonesia, listrik dipasok oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) dengan menyediakan dua jenis layanan listrik, yaitu prabayar dan pascabayar.

    Melansir dari CNN Indonesia dikutip Senin (25/3/2024), PLN sebelumnya hanya menerapkan layanan listrik pascabayar atau meteran listrik yang mengharuskan pelanggan membayar penggunaan listrik setiap bulannya. Kemudian, PLN menghadirkan layanan prabayar atau token listrik yang dinilai dapat lebih mengontrol penggunaan listrik.

    Kedua layanan tersebut sebenarnya sama dalam hal pemakaian maupun tarif listrik. Namun, perbedaan utamanya ada pada metode pembayarannya saja. Pengguna layanan pascabayar bisa mengubah layanannya menjadi prabayar melalui prosedur-prosedur yang ditentukan.


    Token Listrik

    Token listrik atau layanan listrik prabayar dianggap dapat membantu masyarakat untuk menghemat pengeluaran. Layanan ini menggunakan sistem pulsa, sehingga pelanggan bisa membeli pulsa sesuai kemampuan untuk kemudian digunakan.

    Adapun asal kata token listrik dari nomor token yang dimasukan ke alat meteran listrik untuk menambah pulsa listrik. Dengan begitu, pelanggan dapat lebih mengendalikan pemakaian listrik untuk berhemat. Namun, apabila pelanggan tidak rajin mengecek sisa pulsa, listrik bisa tiba-tiba padam karena kehabisan pulsa.

    Kelebihan Token Listrik

    • Pelanggan bisa mengendalikan penggunaan listrik
    • Penggunaan listrik bisa disesuaikan sesuai budget
    • Tidak ada biaya keterlambatan
    • Tidak ada biaya beban bulanan

    Kekurangan Token Listrik

    • Alat meteran mudah rusak karena sering disentuh ketika mengisi token
    • Listrik bisa tiba-tiba padam karena kehabisan pulsa
    • Harus sering memeriksa sisa pulsa untuk memastikan ketersediaan pulsa

    Meteran Listrik

    Layanan listrik pascabayar atau meteran listrik membebaskan pelanggan menggunakan listrik sepuasnya selama satu bulan. Kemudian, pelanggan harus membayar tagihan listrik yang dihitung berdasarkan total penggunaan listrik selama sebulan.

    Meski pelanggan lebih bebas menggunakan listrik tanpa khawatir listrik padam, sistem ini terkadang bisa membuat penggunaan listrik tidak terkontrol. Akibatnya, pelanggan bisa membayar tagihan listrik di akhir bulan dengan nominal yang cukup mahal.

    Kelebihan Meteran Listrik

    • Penggunaan listrik sepuasnya tanpa takut pulsa habis
    • Tidak perlu isi ulang pulsa listrik
    • Listrik tidak akan padam kecuali ada gangguan

    Kekurangan Meteran Listrik

    • Penggunaan listrik bisa lebih boros
    • Tagihan bisa mahal karena penggunaan yang tidak terkendali
    • Ada denda keterlambatan pembayaran
    • Ada beban biaya admin dan pajak bulanan

    Itulah kelebihan dan kekurangan menggunakan token listrik dan meteran listrik sebagai pertimbangan yang mana layanan lebih cocok untuk penggunanya. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Penyebab Token Listrik di Rumah Muncul Tanda ‘Periksa’ atau ‘Gagal’



    Jakarta

    Token listrik di rumah terus-terusan bunyi? Tandanya kamu harus segera mengisi tagihan listrik. Namun, bagaimana jika setelah mengisi token listrik PLN prabayar justru tertera keterangan ‘Periksa’ atau ‘Gagal’?

    Tulisan ‘Periksa’ atau ‘Gagal’ yang muncul di kWh meteranmu itu menandakan pengisian token listrik di rumah gagal dalam sistem. Keterangan ‘Periksa’ berarti adanya gangguan pada instalasi di rumah kamu atau ada kebocoran listrik. Hal ini perlu dilaporkan langsung kepada petugas PLN melalui aplikasi PLN Mobile.

    Sementara, keterangan ‘Gagal’ memberitahukan beberapa kendala, diantaranya kamu salah memasukkan angka token, salah memasukkan nomor meteran atau ID Pel saat membeli token, hingga kWh Meter sedang diperbaharui oleh sistem mereka.


    Solusinya, coba masukkan kembali angka token dengan benar. Setelah itu coba masukkan nomor meteran yang terdiri dari 11 digit nomor. Jika nomor meteran salah, kamu perlu membeli nomor meteran yang baru. Apabila cara tersebut tetap tidak bisa, hubungi petugas PLN melalui aplikasi PLN Mobile.

    Mengutip dari situs PLN, pada Jumat (29/3/2024), berikut cara melaporkan kendala pengisian token listrik yang muncul keterangan ‘Gagal’ dan ‘Periksa’ melalui aplikasi PLN Mobile.

    1. Unduh aplikasi PLN Mobile di Play Store untuk android dan App Store untuk iPhone.
    2. Buka aplikasi PLN Mobile.
    3. Kemudian klik menu Pengaduan di halaman depan aplikasi.
    4. Pilih jenis pengaduan yang ingin diajukan.
    5. Di kolom yang disediakan, masukkan ID pelanggan yang ingin diadukan. Anda juga dapat memasukkan ID pelanggan atau nomor meter lain.
    6. Jika pelanggan tidak mengetahui nomor ID pelanggan, tunjukkan lokasi rumah melalui map yang disediakan.
    7. Setelah menemukan, klik Konfirmasi.
    8. Isikan data lokasi yang sesuai, kemudian pilih tombol “Lanjutkan”.
    9. Lampirkan foto kendala (bila ada), dan tulis laporan. Bila sudah, pilih “Kirim Pengaduan”.
    10. Pelanggan akan menerima Nomor Laporan dengan format: Gxxxxx.
    11. Pilih “OK” sehingga laporan diteruskan ke pihak terkait. Sementara itu, tampilan di aplikasi PLN Mobile akan otomatis ke halaman Riwayat Pengaduan.
    12. Cek secara berkala status penanganan gangguan oleh petugas PLN secara real time di PLN Mobile tersebut.

    Itulah penyebab munculnya tanda ‘Periksa’ atau ‘Gagal’ di meteran listrik beserta cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Tarif Listrik April-Juni 2024 Tetap, Beli Token Rp 300.000 Dapat kWh Segini


    Jakarta

    Pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan tarif listrik untuk periode April-Juni 2024. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Jisman P. Hutajulu mengungkapkan hal ini untuk menjaga daya beli masyarakat.

    Ia menuturkan, parameter ekonomi makro yang digunakan untuk penetapan tarif listrik triwulan II Tahun 2024 adalah realisasi pada bulan November tahun 2023, Desember tahun 2023, dan Januari tahun 2024, yaitu kurs sebesar Rp 15.580,53/USD, ICP sebesar US$ 77,42/barrel, inflasi sebesar 0,28%, dan HBA sebesar US$ 70/ton sesuai kebijakan DMO Batubara.

    “Berdasarkan empat parameter tersebut, seharusnya penyesuaian tarif tenaga listrik atau tariff adjustment bagi pelanggan nonsubsidi mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan tarif pada triwulan I 2024. Namun untuk menjaga daya beli masyarakat, pemerintah menetapkan tarif listrik tetap atau tidak naik,” kata Jisman dalam keterangannya, dikutip Selasa (2/4/2024).


    Tak hanya itu, tarif tenaga listrik untuk 25 golongan pelanggan bersubsidi juga tidak mengalami perubahan dan tetap diberikan subsidi listrik. Termasuk di dalamnya pelanggan sosial, rumah tangga miskin, industri kecil, dan pelanggan yang peruntukan listriknya bagi usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM.

    Daftar Tarif listrik April-Juni 2024

    1. Golongan R-1/TR daya 900 VA, seharga Rp 1.352,00 per kWh.

    2. Golongan R-1/TR daya 1.300 VA, seharga Rp 1.444,70 per kWh.

    3. Golongan R-1/TR daya 2.200 VA, seharga Rp 1.444,70 per kWh.

    4. Golongan R-2/TR daya 3.500 – 5.500 VA, seharga Rp 1.699,53 per kWh.

    5. Golongan R-3/TR daya 6.600 VA ke atas, seharga Rp 1.699,53 per kWh.

    6. Golongan B-2/TR daya 6.600 VA – 200 kVA, seharga Rp 1.444,70 per kWh.

    7. Golongan B-3/TM daya di atas 200 kVA, seharga Rp 1.114,74 per kWh.

    8. Golongan I-3/TM daya di atas 200 kVA, seharga Rp 1.114,74 per kWh.

    9. Golongan I-4/TT daya 30.000 kVA ke atas, seharga Rp 996,74 per kWh.

    10. Golongan P-1/TR daya 6.600 VA – 200 kVA, seharga Rp 1.699,53 per kWh.

    11. Golongan P-2/TM daya di atas 200 kVA, seharga Rp 1.522,88 per kWh.

    12. Golongan P-3/TR untuk penerangan jalan umum, seharga Rp 1.699,53 per kWh.

    13. Golongan L/TR, TM, TT, seharga Rp 1.644 per kWh.

    Nah, bagi kamu yang ingin membeli token listrik atau menggunakan listrik pra-bayar bisa banget untuk mengecek besaran kWh yang didapatkan. Sebab, besaran yang didapatkan tidak sama dengan apa yang dibayarkan.

    Misalnya, saat membeli token listrik Rp 200.000, token yang didapat tidak sampai Rp 200.000. Hal ini terjadi karena pengisian token listrik pra-bayar dikonversikan dalam bentuk kilowatt hour (kWh) sesuai tarif listrik yang berlaku, bukan dalam nominal Rupiah.

    Tak hanya itu, pada saat pengisian token listrik juga terdapat biaya lain sehingga memotong sedikit jumlah kWh yang didapat. Dilansir dari situs resmi PLN, biaya tersebut adalah Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang sudah diatur oleh masing-masing pemerintah daerah. Adapun, tarif PPJ antara 3-10%.

    Lantas, bagaimana penghitungan kWh yang didapat dari nominal token listrik yang dibeli?

    Simulasi Penghitungan kWh yang Didapat dari Pembelian Token Listrik

    Sebagai contoh, pelanggan membeli token listrik Rp 300.000 di wilayah Jakarta untuk rumah dengan daya listrik 1.300 VA. Apabila PPJ Jakarta adalah 3%, maka penghitungannya sebagai berikut.

    Harga token = Rp 300.000
    PPJ 3% = Rp 300.000 x 3% = Rp 9.000
    Tarif dasar listrik = Rp 1.444,70 per kWh

    Maka besaran token yang didapat:
    (Rp 300.000 – Rp 9.000) : Rp 1.444,70 = 201,4 kWh

    Jadi, dengan pembelian token Rp 300.000 untuk golongan 1.300 VA non-subsidi di Jakarta, daya listrik yang didapatkan sebesar 201,4 kWh.

    Apabila pembelian token listrik melalui bank, harga tersebut belum termasuk biaya admin bank untuk setiap transaksi.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Listrik di Rumah Boros, Ini 12 Tips Biar Tagihan Nggak Bengkak


    Jakarta

    Listrik merupakan kebutuhan penting di rumah untuk menerangi ruangan hingga mengalirkan air. Tentunya tagihan listrik pun menjadi salah satu pengeluaran rumah yang harus diemban pemilik rumah setiap bulannya.

    Namun, terkadang tagihan listrik bisa membengkak karena penggunaan yang boros. Tentu kamu nggak mau pusing gegara tagihan listrik yang melonjak tinggi bukan?

    Nah, oleh karena itu kamu perlu melakukan upaya menghemat listrik. Lalu, seperti apa ya cara menghemat penggunaan listrik di rumah?


    Dalam Modul Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Kemdikbud oleh Haris Danial dan Ismiyati Ano, menghemat listrik berarti sikap yang tidak membuang listrik secara percuma, dan mematikan sebagian listrik yang tidak terpakai. Perilaku itu terlihat sepele, namun membawa dampak besar untuk lingkungan kita.

    Mengutip dari detikJabar, Selasa (18/6/2024), berikut ini cara untuk menghemat penggunaan listrik di rumah.

    Tips Hemat Listrik di Rumah

    1. Menyambung Daya Listrik PLN Sesuai Kebutuhan

    Melansir dari anjuran Kementerian Lingkungan Hidup dan ESDM, rumah tangga kecil rata-rata membutuhkan daya listrik yang sedikit. Maka, cukup dengan menyambung listrik berdaya 450 VA atau 900 VA. Sedangkan untuk rumah tangga sedang cukup menyambung 900 – 1300 VA.

    2. Menyesuaikan Perabot Elektronik Sesuai Kebutuhan

    Kamu bisa lebih efisien memakai listrik dengan menyesuaikan barang elektronik sesuai kebutuhan, seperti memilih kulkas dengan ukuran yang sesuai. Jika rumah tangga kecil maka cukup pilih kulkas satu pintu dengan ukuran kecil, namun jika untuk industri usaha barulah menggunakan pendingin dengan kapasitas yang lebih besar. Serta gunakan mesin cuci sesuai dengan kapasitas rumah tangga.

    Bisa juga dengan mengatur jumlah kepemilikan perabotan, seperti untuk rumah tangga kecil tak perlu menggunakan pendingin ruangan atau AC pada setiap ruangan. Kemudian untuk ruangan yang memiliki cukup ventilasi tak perlu menggunakan AC.

    3. Mengatur Suhu Sesuai Kebutuhan

    Selain itu, pantau juga suhu barang-barang elektronik seperti kulkas dan AC. Tak perlu dengan suhu yang maksimal, pastikan dengan suhu yang cukup. Contohnya seperti mengatur serta sesuaikan suhu AC berdasar luas ruangan, pertahankan suhu pendingin sekitar 25°C.

    Berdasar anjuran dari ESDM Provinsi Kalimantan Timur melalui lamannya, masyarakat juga bisa mengatur daya pencahayaan maksimum sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) sebagai berikut:

    • Untuk ruangan kerja gunakan penerangan 12 watt/m² dengan tingkat pencahayaan 350 lux.
    • Untuk tempat parkir, lobi, dan koridor gunakan penerangan 4 watt/m² dengan tingkat pencahayaan 100 lux.
    • Untuk ruang arsip gunakan penerangan 6 watt/m² dengan tingkat pencahayaan 150 lux.

    4. Gunakan Elektronik Hemat Energi

    Sekarang ada banyak elektronik hemat energi. Kamu bisa mulai menggunakan setrika yang memiliki pengatur panas otomatis. Gunakan lampu LED sebagai penerangan, sebab lebih terang sehingga mampu menghemat hingga 90% listrik di rumah.

    Untuk komputer, tentunya sekarang nyaris semua pengguna monitor sudah menggunakan LCD atau LED karena lebih hemat listrik daripada menggunakan monitor tabung. Kemudian bisa juga menggunakan saklar otomatis, pengatur waktu (timer), atau sensor cahaya (photocell) untuk lampu taman dan teras.

    5. Nyalakan Hanya Saat Diperlukan

    Kamu bisa lebih hemat listrik dengan mulai membiasakan matikan barang elektronik yang tidak digunakan. Contohnya seperti jangan nyalakan televisi saat tidak ingin menonton televisi, nyalakan televisi ketika ingin menonton. Jadi, jangan dibiasakan TV menyala ketika tertidur, ya!

    Kemudian matikan lampu saat pagi dan siang hari, hingga matahari mulai terbenam barulah nyalakan kembali lampu. Kemudian, mulai kurangi ;ampu pada setiap armateur (kotak lampu) dari tiga menjadi dua atau satu lampu saja.

    6. Hindari Penggunaan Listrik Bersamaan

    Sebaiknya menghindari penggunaan benda elektronik secara bersamaan. Misalnya kamu terburu-buru akan pergi, kemudian ingin menggunakan hair dryer. Maka sebelum mulai memasang hair dryer matikan televisi dan AC. Nyalakan listrik seperlunya saja, selebihnya dimatikan.

    7. Beli Tangki Penampungan Air

    Selain listrik, penggunaan air pun kita harus berhemat. Sebaiknya mulai gunakan tangki air untuk menghemat penggunaan pompa air listrik. Buatlah tandon air dan gunakan mesin pompa air jika benar-benar membutuhkan.

    8. Cabut Aliran Listrik

    Pastikan mencabut aliran listrik barang-barang elektronik yang sudah penuh dayanya, seperti handphone, kabel komputer, printer, dispenser, jika tidak dibutuhkan lagi maka cabut dari stop kontak (plug) setelah selesai digunakan atau setelah jam kerja berakhir.

    Kabel listrik peralatan elektronik yang masih menancap, meski sedang tidak digunakan juga akan tetap membuat aliran listrik mengalir. Hal itu juga akan membuat tagihan listrik semakin melonjak. Contoh lainnya, jangan biarkan kabel televisi tersambung ke saklar apabila ingin bepergian berhari-hari dari rumah.

    9. Mengganti Keran yang Bocor

    Terkadang kita tahu ada keran yang bocor pada salah satu titik, namun kita biarkan karena tidak sempat mengganti atau bahkan malas. Keran yang bocor meskipun hanya mengeluarkan setetes demi tetes air juga merupakan bentuk pemborosan.

    Air juga termasuk sumber energi yang sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup. Untuk itu gunakan air secukupnya. Apabila kita sering menyalakan pompa air, maka biaya listrik pun akan tinggi. Segera ganti keran jika memang bocor.

    10. Mempersingkat Penggunaan Listrik

    Persingkat penggunaan listrik sebisa mungkin, contohnya ketika ingin memasak nasi dengan rice cooker kamu sudah menggunakan air panas, cara ini dapat mempersingkat waktu memasak sehingga pemakaian listrik dapat dihemat.

    11. Membuat Rumah dengan Ventilasi Udara

    Cara menghemat listrik adalah dengan membuat rumah yang memiliki cukup ventilasi. Hal ini akan membuat aliran udara dari luar bisa masuk ke dalam rumah. Selain itu, membuat sirkulasi udara di dalam rumah juga bisa mengurangi penggunaan pendingin ruangan atau kipas angin. Lebih utamakan untuk membuka jendela agar ada sirkulasi udara daripada menggunakan pendingin ruangan di pagi dan siang hari.

    12. Manfaatkan Ventilasi Rumah

    Fungsi dari ventilasi tak hanya untuk sirkulasi udara, namun kamu juga bisa memanfaatkan cahaya alami (matahari) pada siang hari dengan membuka tirai jendela secukupnya agar tingkat cahaya memadai untuk melakukan kegiatan. Mulailah untuk mengurangi penggunaan lampu pada ruangan kerja.

    Itulah cara menghemat listrik di rumah. Semoga bermanfaat ya detikers!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Token Listrik Berbunyi Nyaring? Coba Matikan dengan Kode Ini!


    Jakarta

    Saat ini penggunaan listrik pra-bayar atau token listrik semakin banyak dipakai, terutama pada kontrakan, kos-kosan, hingga rumah milik sendiri. Penggunaan listrik pra-bayar ini memudahkan penghuni rumah yang ingin menggunakan listrik sesuai yang mereka bayarkan.

    Ketika listrik yang dibayarkan telah habis atau mendekati batas terendah pemakaian, meteran listrik atau kWh meter akan terdengar suara nyaring berkali-kali. Bunyi ini muncul secara otomatis sebagai pengingat agar penghuni rumah segera mengisi token listrik.

    Sayangnya, beberapa penghuni rumah terkadang tidak menyadari kapan token listrik mereka habis. Beberapa kejadian, token tersebut habis saat penghuni rumah sedang tidak ada di rumah sehingga suara nyaring terdengar hingga berjam-jam lamanya. Suara nyaring ini mengganggu tetangga, apalagi yang tinggal di kos-kosan atau kontrakan yang pintunya saling berdekatan.


    Bagi kamu yang pernah menjadi korban kebisingan suara token listrik habis, tidak perlu khawatir karena ada cara untuk mematikan suara nyaring tersebut. Memang cara paling ampuh adalah meminta pemilik rumah mengisi token listrik segera. Namun, apabila kamu tidak bisa mengenal pemilik rumah, kamu bisa memasukkan sebuah kode di kWh meter rumah tersebut.

    Cara Mematikan Bunyi Token Listrik yang Habis

    Berikut adalah beberapa cara yang dapat kamu coba untuk mematikan alarm token listrik yang bunyi.

    1. Tekan Tombol 812 untuk Mematikan Bunyi Token Listrik

    Kode 812 dapat menyelamatkan kamu dari suara bising, tetapi sifatnya sementara. Penghuni rumah tersebut tetap harus mengisi token listrik agar bunyi peringatan tidak berbunyi lagi. Cara menggunakan kode ini sebagai berikut.

    • Dekati kWh meter pra-bayar yang berbunyi
    • Tekan 812
    • Lalu, tekan ‘enter’

    2. Pakai Kode 456

    Kode kedua yang bisa kamu pakai untuk mematikan bunyi alarm token listrik yang habis adalah dengan menekan angka 456. Kode ini kamu bisa pakai untuk bunyi peringatan token pra-bayar yang sebentar lagi habis. Biasanya alarm ini akan berbunyi saat listrik di rumah tersebut tersisa 20 kwh, batas listrik paling rendah.

    Sama seperti kode sebelumnya, kode ini juga sifatnya sementara. Setelah memasukkan kode tadi, kamu bisa Cara ini tidak mematikan token secara langsung namun akan mengatur kapan token akan berbuny lagi. Cara memasukkan kode tersebut sebagai berikut.

    • Tekan tombol secara acak
    • Masukkan angka 456 dan nomor batas minimal daya yang kamu inginkan. Contohnya 45605 kemudian enter, artinya ketika daya listrik tersisa 5 kWH maka token akan berbunyi.

    3. Segera Isi Ulang Saldo Token Listrik

    Setelah berhasil mematikan suara alarm, kamu perlu memberitahu pemilik rumah untuk segera mengisi ulang saldo token listrik.

    4. Isi Saldo Token Listrik Lebih Banyak dari Jumlah rata-Rata Pemakaian

    Agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi, kamu bisa meminta pemilik token tersebut mengisi saldo lebih untuk listriknya. Hal ini berlaku pula untuk kamu yang sering lupa kapan harus membayar token listrik. Dengan begitu, kamu tidak akan mengganggu tetangga dan tidak was-was kapan listrik di rumah mati.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Kode Mematikan Alarm Token Listrik yang Mengganggu


    Jakarta

    Bunyi alarm pada meteran listrik prabayar pasti menjadi sumber gangguan. Apalagi kalau berbunyi di tengah malam atau saat sedang beristirahat. Bisa-bisa tak cuma mengganggu penghuni rumah, tapi juga tetangga.

    Alarm ini umumnya berfungsi sebagai peringatan bahwa saldo listrik hampir habis, sehingga pengguna dapat segera melakukan pengisian ulang. Namun, dalam beberapa kasus, alarm bisa berbunyi meskipun saldo masih cukup atau karena masalah teknis pada meteran.

    Selain mengisi ulang saldo, ada beberapa cara lain yang dapat dilakukan untuk menghentikan bunyi alarm pada token listrik. Hal ini untuk menunda sementara bunyi nyaring pada token listrik.


    3 Kode Mematikan Alarm Token Listrik

    Saat ini, penggunaan listrik prabayar atau token listrik semakin umum karena memberikan kemudahan bagi pengguna untuk menyesuaikan konsumsi listrik dengan jumlah yang dibeli. Namun, salah satu kendala yang sering dialami adalah bunyi alarm pada meteran listrik yang cukup nyaring dan dapat mengganggu penghuni rumah serta tetangga.

    Biasanya, bunyi ini menjadi peringatan bahwa saldo listrik hampir habis, tetapi bisa juga menandakan adanya masalah teknis pada meteran prabayar. Jika alarm token listrik berbunyi, ada beberapa kode yang bisa digunakan untuk menghentikannya, antara lain:

    1. Kode 812

    Beberapa meteran listrik menyediakan fitur untuk mematikan bunyi alarm dengan menekan kode tertentu. Salah satu yang umum digunakan adalah menekan 812 lalu Enter. Namun, setelah mematikan alarm, pastikan segera mengisi ulang token agar listrik tidak mati mendadak.

    2. Kode 123-999

    Cara lainnya adalah bisa dengan tekan kode 123-999 lalu tanda panah atau enter, di meteran listrik yang berbunyi. Meskipun kode ini bisa membantu mengatasi bunyi alarm, perlu diingat bahwa solusi ini bersifat sementara.

    3. Atur Batas Alarm dengan Kode 456

    Pada beberapa tipe meteran listrik, kamu bisa mengatur kapan alarm berbunyi dengan memasukkan kode 456 diikuti dengan angka batas daya yang diinginkan. Misalnya, jika kamu ingin alarm berbunyi saat sisa daya tinggal 5 kWh, maka tekan 45605 lalu Enter.

    Bunyi alarm pada meteran listrik umumnya muncul ketika saldo hampir habis. Oleh karena itu, cara paling efektif untuk menghentikannya adalah dengan segera melakukan pengisian ulang token listrik.

    Kalau tak mau alarm kerap berbunyi, kamu bisa mengisi saldo listrik dalam jumlah yang lebih besar dari rata-rata pemakaian harian. Dengan begitu, cadangan daya lebih banyak, sehingga alarm tidak sering aktif.

    Nah itulah tadi 3 kode untuk mematikan alarm token listrik yang mengganggu. Jika alarm tetap berbunyi setelah isi ulang atau saat saldo masih cukup, sebaiknya segera hubungi kantor PLN terdekat untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab dan Solusi Jika Isi Token Listrik Gagal atau Ada Tulisan ‘Periksa’


    Jakarta

    Mengisi token listrik prabayar seharusnya menjadi proses yang mudah dan cepat. Namun, tidak jarang pengguna mengalami kendala saat memasukkan kode token.

    Sudah isi saldo listrik, tapi malah gagal atau muncul keterangan ‘Periksa’ pada layar meteran listrik. Kenapa ya? Tapi tak perlu panik aliran listrik terancam terputus, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah ini.

    Mulai dari memastikan kode token yang dimasukkan benar, hingga melaporkan kendala ke PLN melalui aplikasi PLN Mobile.


    6 Penyebab Isi Token Listrik Gagal atau Ada Tulisan ‘Periksa’

    Keterangan ‘Gagal’ bisa disebabkan oleh kesalahan dalam memasukkan kode token, ketidaksesuaian nomor meteran atau ID Pelanggan, atau bahkan pembaruan sistem pada kWh meter.

    Sementara tulisan ‘Periksa’ biasanya mengindikasikan adanya gangguan pada instalasi listrik rumah atau kemungkinan kebocoran listrik. Jika ini terjadi, sebaiknya segera melaporkannya ke PLN melalui aplikasi PLN Mobile untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut. Berikut 6 penyebab kendala isi token listrik:

    1. Pengisian Kode Salah

    Guna mengatasinya, coba masukkan kembali kode token dengan benar. Jika masih gagal, pastikan nomor meteran yang dimasukkan sudah sesuai, yang biasanya terdiri dari 11 digit.

    Jika nomor meteran salah, kamu mungkin perlu membeli token baru dengan nomor yang benar. Jika masalah tetap berlanjut, hubungi petugas PLN melalui aplikasi PLN Mobile.

    2. Meteran Belum Update

    Gagalnya pengisian token listrik bisa disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah meteran yang sedang dalam proses pembaruan atau membutuhkan update. Sistem pada kWh meter diperbarui untuk menjaga performanya agar tetap optimal.

    Jika pengisian token gagal karena alasan ini, pelanggan disarankan segera melapor melalui aplikasi PLN Mobile agar petugas PLN dapat memberikan bantuan.

    3. Ada Perbedaan Arus Listrik

    Akun YouTube Elec Ben Channel, menjelaskan bahwa meteran dengan tulisan ‘Periksa’ dikarenakan meteran dengan tipe SPLN 2010 dual sensing. Sehingga, meteran bisa membaca perbedaan arus pada lain.

    “Jika ada simbol tangan, artinya ada perbedaan arus. Jika muncul simbol panah, meteran memberitahu bahwa letak powernya terbalik dan letak grounding di rumah kamu salah. Itu wewenangnya PLN, haram hukumnya kita otak-atik sendiri,” ucapnya pada video yang ditonton lebih dari 117 ribu orang.

    4. Letak Grounding Kabel Salah

    Kesalahan dalam pemasangan grounding juga bisa menjadi penyebab token listrik gagal diisi. Grounding berfungsi sebagai saluran pembuangan arus listrik ke tanah jika terjadi kebocoran, sehingga melindungi peralatan listrik dari kerusakan. Jika pemasangan ground tidak dilakukan dengan benar, arus listrik bisa terganggu, yang menyebabkan tulisan ‘Periksa’ muncul pada meteran.

    5. Kualitas Kabel Listrik Buruk

    Selain itu, kualitas kabel listrik yang digunakan dalam instalasi rumah juga berpengaruh. Kabel yang tidak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) dapat menghambat aliran listrik yang stabil dan mengganggu transfer data antara meteran listrik dan server token.

    Hal ini bisa menyebabkan kegagalan pengisian token dan bahkan memunculkan tulisan ‘Periksa’ pada meteran listrik. Oleh karena itu, penggunaan kabel berkualitas standar sangat dianjurkan untuk menjaga keamanan dan kelancaran suplai listrik.

    6. Ada Kemungkinan Bocor Listrik

    Kebocoran listrik juga menjadi penyebab umum gagalnya pengisian token. Kebocoran terjadi ketika arus listrik mengalir melalui jalur yang tidak semestinya, seperti akibat kabel terkelupas atau sambungan kabel yang longgar dan tidak tertutup isolasi dengan baik.

    Selain menyebabkan kegagalan pengisian token, kebocoran listrik juga dapat menimbulkan risiko keselamatan. Oleh karena itu, pemeriksaan instalasi listrik secara berkala sangat penting untuk menghindari masalah ini.

    Solusi Jika Isi Token Listrik Gagal atau Ada Tulisan ‘Periksa’

    Mengutip dari situs resmi PLN, berikut adalah langkah-langkah untuk melaporkan kendala ‘Gagal’ atau ‘Periksa’ pada token listrik. Jika mengalami kendala yang tidak bisa diselesaikan mandiri, kamu sebaiknya melapor melalui aplikasi PLN Mobile dengan cara berikut:

    1. Unduh dan buka aplikasi PLN Mobile melalui Play Store (Android) atau App Store (iPhone).
    2. Pilih menu “Pengaduan” di halaman utama aplikasi.
    3. Pilih jenis pengaduan yang sesuai dengan masalah yang dialami.
    4. Masukkan ID Pelanggan atau nomor meter yang ingin dilaporkan. Jika tidak mengetahui ID Pelanggan, bisa menunjukkan lokasi rumah melalui peta yang disediakan.
    5. Klik “Konfirmasi”, isi data lokasi dengan benar, lalu tekan “Lanjutkan”.
    6. Lampirkan foto kendala (jika ada) dan tulis laporan, lalu klik “Kirim Pengaduan”.
    7. Terima Nomor Laporan dalam format Gxxxxx dan pilih “OK” untuk mengirimkan laporan ke PLN.
    8. Pantau status laporan secara real-time melalui aplikasi PLN Mobile.

    Untuk mengatasinya, kamu juga bisa menghubungi PLN melalui aplikasi PLN Mobile atau call center PLN di 123. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu bisa segera mendapatkan solusi untuk kendala yang terjadi pada token listrik di rumah. Semoga bermanfaat!

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com