Tag Archives: token listrik

3 Kode Mematikan Alarm Token Listrik yang Mengganggu


Jakarta

Bunyi alarm pada meteran listrik prabayar pasti menjadi sumber gangguan. Apalagi kalau berbunyi di tengah malam atau saat sedang beristirahat. Bisa-bisa tak cuma mengganggu penghuni rumah, tapi juga tetangga.

Alarm ini umumnya berfungsi sebagai peringatan bahwa saldo listrik hampir habis, sehingga pengguna dapat segera melakukan pengisian ulang. Namun, dalam beberapa kasus, alarm bisa berbunyi meskipun saldo masih cukup atau karena masalah teknis pada meteran.

Selain mengisi ulang saldo, ada beberapa cara lain yang dapat dilakukan untuk menghentikan bunyi alarm pada token listrik. Hal ini untuk menunda sementara bunyi nyaring pada token listrik.


3 Kode Mematikan Alarm Token Listrik

Saat ini, penggunaan listrik prabayar atau token listrik semakin umum karena memberikan kemudahan bagi pengguna untuk menyesuaikan konsumsi listrik dengan jumlah yang dibeli. Namun, salah satu kendala yang sering dialami adalah bunyi alarm pada meteran listrik yang cukup nyaring dan dapat mengganggu penghuni rumah serta tetangga.

Biasanya, bunyi ini menjadi peringatan bahwa saldo listrik hampir habis, tetapi bisa juga menandakan adanya masalah teknis pada meteran prabayar. Jika alarm token listrik berbunyi, ada beberapa kode yang bisa digunakan untuk menghentikannya, antara lain:

1. Kode 812

Beberapa meteran listrik menyediakan fitur untuk mematikan bunyi alarm dengan menekan kode tertentu. Salah satu yang umum digunakan adalah menekan 812 lalu Enter. Namun, setelah mematikan alarm, pastikan segera mengisi ulang token agar listrik tidak mati mendadak.

2. Kode 123-999

Cara lainnya adalah bisa dengan tekan kode 123-999 lalu tanda panah atau enter, di meteran listrik yang berbunyi. Meskipun kode ini bisa membantu mengatasi bunyi alarm, perlu diingat bahwa solusi ini bersifat sementara.

3. Atur Batas Alarm dengan Kode 456

Pada beberapa tipe meteran listrik, kamu bisa mengatur kapan alarm berbunyi dengan memasukkan kode 456 diikuti dengan angka batas daya yang diinginkan. Misalnya, jika kamu ingin alarm berbunyi saat sisa daya tinggal 5 kWh, maka tekan 45605 lalu Enter.

Bunyi alarm pada meteran listrik umumnya muncul ketika saldo hampir habis. Oleh karena itu, cara paling efektif untuk menghentikannya adalah dengan segera melakukan pengisian ulang token listrik.

Kalau tak mau alarm kerap berbunyi, kamu bisa mengisi saldo listrik dalam jumlah yang lebih besar dari rata-rata pemakaian harian. Dengan begitu, cadangan daya lebih banyak, sehingga alarm tidak sering aktif.

Nah itulah tadi 3 kode untuk mematikan alarm token listrik yang mengganggu. Jika alarm tetap berbunyi setelah isi ulang atau saat saldo masih cukup, sebaiknya segera hubungi kantor PLN terdekat untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.

(aau/fds)



Sumber : www.detik.com

Penyebab dan Solusi Jika Isi Token Listrik Gagal atau Ada Tulisan ‘Periksa’


Jakarta

Mengisi token listrik prabayar seharusnya menjadi proses yang mudah dan cepat. Namun, tidak jarang pengguna mengalami kendala saat memasukkan kode token.

Sudah isi saldo listrik, tapi malah gagal atau muncul keterangan ‘Periksa’ pada layar meteran listrik. Kenapa ya? Tapi tak perlu panik aliran listrik terancam terputus, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah ini.

Mulai dari memastikan kode token yang dimasukkan benar, hingga melaporkan kendala ke PLN melalui aplikasi PLN Mobile.


6 Penyebab Isi Token Listrik Gagal atau Ada Tulisan ‘Periksa’

Keterangan ‘Gagal’ bisa disebabkan oleh kesalahan dalam memasukkan kode token, ketidaksesuaian nomor meteran atau ID Pelanggan, atau bahkan pembaruan sistem pada kWh meter.

Sementara tulisan ‘Periksa’ biasanya mengindikasikan adanya gangguan pada instalasi listrik rumah atau kemungkinan kebocoran listrik. Jika ini terjadi, sebaiknya segera melaporkannya ke PLN melalui aplikasi PLN Mobile untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut. Berikut 6 penyebab kendala isi token listrik:

1. Pengisian Kode Salah

Guna mengatasinya, coba masukkan kembali kode token dengan benar. Jika masih gagal, pastikan nomor meteran yang dimasukkan sudah sesuai, yang biasanya terdiri dari 11 digit.

Jika nomor meteran salah, kamu mungkin perlu membeli token baru dengan nomor yang benar. Jika masalah tetap berlanjut, hubungi petugas PLN melalui aplikasi PLN Mobile.

2. Meteran Belum Update

Gagalnya pengisian token listrik bisa disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah meteran yang sedang dalam proses pembaruan atau membutuhkan update. Sistem pada kWh meter diperbarui untuk menjaga performanya agar tetap optimal.

Jika pengisian token gagal karena alasan ini, pelanggan disarankan segera melapor melalui aplikasi PLN Mobile agar petugas PLN dapat memberikan bantuan.

3. Ada Perbedaan Arus Listrik

Akun YouTube Elec Ben Channel, menjelaskan bahwa meteran dengan tulisan ‘Periksa’ dikarenakan meteran dengan tipe SPLN 2010 dual sensing. Sehingga, meteran bisa membaca perbedaan arus pada lain.

“Jika ada simbol tangan, artinya ada perbedaan arus. Jika muncul simbol panah, meteran memberitahu bahwa letak powernya terbalik dan letak grounding di rumah kamu salah. Itu wewenangnya PLN, haram hukumnya kita otak-atik sendiri,” ucapnya pada video yang ditonton lebih dari 117 ribu orang.

4. Letak Grounding Kabel Salah

Kesalahan dalam pemasangan grounding juga bisa menjadi penyebab token listrik gagal diisi. Grounding berfungsi sebagai saluran pembuangan arus listrik ke tanah jika terjadi kebocoran, sehingga melindungi peralatan listrik dari kerusakan. Jika pemasangan ground tidak dilakukan dengan benar, arus listrik bisa terganggu, yang menyebabkan tulisan ‘Periksa’ muncul pada meteran.

5. Kualitas Kabel Listrik Buruk

Selain itu, kualitas kabel listrik yang digunakan dalam instalasi rumah juga berpengaruh. Kabel yang tidak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) dapat menghambat aliran listrik yang stabil dan mengganggu transfer data antara meteran listrik dan server token.

Hal ini bisa menyebabkan kegagalan pengisian token dan bahkan memunculkan tulisan ‘Periksa’ pada meteran listrik. Oleh karena itu, penggunaan kabel berkualitas standar sangat dianjurkan untuk menjaga keamanan dan kelancaran suplai listrik.

6. Ada Kemungkinan Bocor Listrik

Kebocoran listrik juga menjadi penyebab umum gagalnya pengisian token. Kebocoran terjadi ketika arus listrik mengalir melalui jalur yang tidak semestinya, seperti akibat kabel terkelupas atau sambungan kabel yang longgar dan tidak tertutup isolasi dengan baik.

Selain menyebabkan kegagalan pengisian token, kebocoran listrik juga dapat menimbulkan risiko keselamatan. Oleh karena itu, pemeriksaan instalasi listrik secara berkala sangat penting untuk menghindari masalah ini.

Solusi Jika Isi Token Listrik Gagal atau Ada Tulisan ‘Periksa’

Mengutip dari situs resmi PLN, berikut adalah langkah-langkah untuk melaporkan kendala ‘Gagal’ atau ‘Periksa’ pada token listrik. Jika mengalami kendala yang tidak bisa diselesaikan mandiri, kamu sebaiknya melapor melalui aplikasi PLN Mobile dengan cara berikut:

  1. Unduh dan buka aplikasi PLN Mobile melalui Play Store (Android) atau App Store (iPhone).
  2. Pilih menu “Pengaduan” di halaman utama aplikasi.
  3. Pilih jenis pengaduan yang sesuai dengan masalah yang dialami.
  4. Masukkan ID Pelanggan atau nomor meter yang ingin dilaporkan. Jika tidak mengetahui ID Pelanggan, bisa menunjukkan lokasi rumah melalui peta yang disediakan.
  5. Klik “Konfirmasi”, isi data lokasi dengan benar, lalu tekan “Lanjutkan”.
  6. Lampirkan foto kendala (jika ada) dan tulis laporan, lalu klik “Kirim Pengaduan”.
  7. Terima Nomor Laporan dalam format Gxxxxx dan pilih “OK” untuk mengirimkan laporan ke PLN.
  8. Pantau status laporan secara real-time melalui aplikasi PLN Mobile.

Untuk mengatasinya, kamu juga bisa menghubungi PLN melalui aplikasi PLN Mobile atau call center PLN di 123. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu bisa segera mendapatkan solusi untuk kendala yang terjadi pada token listrik di rumah. Semoga bermanfaat!

(aau/fds)



Sumber : www.detik.com

7 Hal Remeh yang Ternyata Bikin Listrik di Rumah Jadi Boros


Jakarta

Banyak pemilik rumah yang terkadang menganggap sepele terhadap penggunaan listrik. Namun jika tagihan listrik sudah membengkak tentu bikin kepala pusing tujuh keliling.

Penggunaan listrik yang boros bikin tagihan jadi naik atau token listrik cepat habis. Hal ini bisa terjadi karena penghuni rumah tidak sadar telah menggunakan listrik secara boros.

Terkadang, listrik rumah boros tak melulu disebabkan penggunaan barang elektronik dengan daya besar, tapi ada juga kebiasaan kecil yang ikut memicu tagihan listrik membengkak. Apa saja? Simak dalam artikel ini.


Kebiasaan Remeh yang Ternyata Bikin Boros Listrik

Ada sejumlah kebiasaan kecil yang sering dianggap sepele tapi membuat listrik boros. Dikutip dari situs Alliance to Save Energy, Kamis (10/7/2025), berikut penyebabnya:

1. Tidak Mematikan Lampu

Kebiasaan yang satu ini masih banyak dilakukan oleh penghuni rumah. Salah satu alasannya karena lupa untuk mematikan lampu.

Padahal, lampu yang dibiarkan menyala sampai siang hari dapat menyebabkan listrik boros. Jika kamu orangnya pelupa, cobalah untuk menggunakan lampu sensor cahaya yang akan menyala saat kondisi gelap dan mati ketika terang.

2. Kipas Angin dan AC Terus Menyala

Suhu di Indonesia saat kemarau memang panas dan bikin gerah, sehingga banyak yang menghidupkan kipas angin dan AC seharian. Meski ruangan jadi sejuk, tapi siap-siap tagihan listrik bulan depan akan melonjak.

Jika memang ingin menggunakan kedua barang tersebut sebaiknya dinyalakan seperlunya saja. Jadi, pakailah kipas angin atau AC saat dibutuhkan dan matikan setelah tidak digunakan.

3. Suhu AC Terlalu Rendah

Menyalakan AC dengan suhu paling rendah memang membuat ruangan lebih cepat dingin. Namun, kebiasaan itu dapat membuat kompresor pendingin ruangan harus bekerja lebih ekstra dalam mengatur suhu yang diinginkan. Alhasil, penggunaan daya jadi lebih besar dan tagihan listrik semakin mahal.

4. Sering Buka Tutup Lemari Es

Terkesan sepele memang, tapi ternyata hal ini bisa bikin token listrik di rumah cepat bunyi. Perlu diketahui, setiap kali membuka pintu lemari es atau bahkan hanya mengintip sekilas dapat menambah hingga 7% energi dari total penggunaan daya listrik kulkas.

Kebiasaan memasukkan makanan dan minuman panas ke dalam lemari es juga bisa menyebabkan boros listrik. Soalnya, kulkas perlu menyedot lebih banyak daya untuk mendinginkan hidangan tersebut. Di sisi lain, kulkas kosong tak berisi dan dibiarkan tetap menyala juga akan memakan daya listrik cukup besar.

5. Kabel Dibiarkan Tersambung ke Stopkontak

Kebiasaan yang satu ini juga masih sering dilakukan banyak orang. Perlu diketahui, kabel yang tersambung ke stopkontak membuat barang elektronik dalam mode siaga. Ternyata, mode ini disebut dapat menyokong hingga 10% dari total penggunaan listrik di rumah.

Jadi, jika berencana akan pergi keluar rumah dalam waktu lama atau hingga berhari-hari, sebaiknya cabut kabel dari stopkontak agar lebih hemat listrik.

6. Masih Menggunakan Barang Elektronik Lama

Penggunaan barang elektronik lama ternyata juga membuat listrik boros. Sebab, barang tersebut tidak dirancang mengikuti teknologi terkini yang lebih hemat energi. Alhasil, menggunakan barang tersebut setiap hari dapat memakan energi yang lebih besar.

7. Berendam di Bak Mandi

Ada beberapa rumah yang memiliki bathtub di kamar mandi dengan fungsi untuk berendam. Meski terasa nyaman, tapi kebiasaan ini dapat menyebabkan listrik boros karena harus mengisi air hingga penuh ke bathtub.

Disarankan untuk beralih ke pancuran air (shower) atau menyediakan bak air untuk mandi. Selain hemat listrik, cara ini juga dapat menghemat air agar tidak terbuang sia-sia dalam jumlah banyak.

Itulah tujuh hal remeh yang ternyata bikin boros listrik. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Alat Token Listrik Bunyi? Begini Penyebab dan Cara Matikannya Menurut Orang PLN



Jakarta

Token listrik adalah istilah masyarakat buat menyebut layanan listrik prabayar. Saat menggunakan layanan ini, alat KWH meter sewaktu-waktu bisa mengeluarkan bunyi.

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Jawa Barat Nurmalitasari mengatakan KWH meter berfungsi untuk mengukur penggunaan listrik di rumah. Alat ini mengeluarkan bunyi untuk memberikan peringatan bagi pelanggan Perusahaan Listrik Negara (PLN) prabayar.

“Sebenarnya token bunyi itu sebagai warning saja ke pelanggan,” ujar Nurmalita kepada detikProperti belum lama ini.


Lantas, apa saja yang menyebabkan token listrik bunyi? Berikut ini penjelasannya.

Penyebab Alat Token Listrik Bunyi

Inilah beberapa kondisi yang membuat alat token listrik bunyi.

1. Pulsa Listrik Mau Habis

Biasanya alat token listrik berbunyi untuk menandakan pulsa listrik tinggal sedikit. KWH meter akan mengeluarkan bunyi ketika mencapai batas minimal KWH.

“Berbunyi itu untuk warning-warning, salah satunya adalah terkait pulsa listrik yang mau habis,” ucapnya.

Sistem peringatan tersebut sebenarnya untuk kenyamanan pelanggan. Dengan adanya peringatan, pelanggan tahu kapan harus mengisi pulsa sebelum listrik padam.

Cara mematikan bunyi adalah dengan mengisi token listrik. Pelanggan juga dapat mematikan bunyi sementara untuk beberapa menit dengan memasukkan kode ‘812’.

Selain itu, pelanggan bisa mengatur ulang kapan KWH meter bunyi dengan memasukkan kode ‘456’ beserta nominal batas KWH yang diinginkan. Misalnya kode ‘45610’ untuk mengatur alat berbunyi saat sisa pulsa 10 KWH.

2. Masalah Listrik

Selain pulsa mau habis, bunyi alat token listrik dapat menandakan masalah pada rangkaian listrik di rumah. Tak hanya berbunyi, ada tulisan ‘periksa’ yang tertera pada KWH meter.

“Kalau ada bunyi tapi tulisannya ‘periksa’, itu segera laporkan aja ke PLN Mobile,” tuturnya.

Pelanggan perlu melaporkan kalau KWH meter bunyi di PLN Mobile. Nanti petugas PLN akan segera datang dan memeriksa perangkat listrik di rumah.

Masalah listrik bisa berupa pemasangan kabel yang tidak tepat, kebocoran listrik, bahkan KWH meter yang diotak-atik. Bunyi alat akan mati setelah ada penanganan dari petugas PLN.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Kode Rahasia dari Orang PLN buat Matikan Bunyi Alat Token Listrik



Jakarta

Pengguna layanan listrik prabayar atau lebih dikenal istilah token listrik pasti tidak asing dengan bunyi dari KWH meter. Biasanya alat ini mengeluarkan bunyi untuk menandakan pulsa listrik mau habis.

Ketika mendengar suara itu, penghuni rumah perlu segera membeli token dan mengisi pulsa pada KWH meter. Jika tidak, alat akan terus berbunyi dan mengganggu ketenangan orang sekitar.

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Jawa Barat Nurmalitasari mengatakan alat tersebut akan berbunyi ketika sisa pulsa sudah mencapai batas minimal KWH. Batasan tersebut dapat diatur oleh pelanggan.


Sistem ini bermaksud untuk memberikan kenyamanan bagi pelanggan. Bunyi alat menjadi peringatan agar listrik tidak tiba-tiba mati.

“Sebenarnya itu adalah fasilitas untuk kenyamanan pelanggan ya. Jangan sampai nanti (pulsa) habis di tengah malam, pelanggan nggak tahu,” ucap Nurmalita kepada detikProperti belum lama ini.

Selain mengisi pulsa, pelanggan PLN bisa mematikan bunyi KWH meter dengan memasukkan kode tertentu. Berikut ini kode yang bisa digunakan.

Cara Matikan Alat Token Listrik Pakai Kode

Inilah kode yang bisa digunakan untuk mematikan bunyi token listrik.

1. Kode 812 untuk Matikan Bunyi untuk Sementara

Pelanggan dapat mematikan bunyi token listrik dengan memasukkan kode ‘812’ lalu tekan enter. KWH meter akan berhenti mengeluarkan suara untuk beberapa menit, cukup untuk mengulur waktu buat mengisi pulsa sebelum alat kembali berbunyi.

“Kita bisa pake 812 untuk sementara ya. Cuma kan nanti pasti akan berbunyi lagi karena sudah di bawah batas limitnya,” katanya.

2. Kode 456XX untuk Mengatur Alarm

Selain itu, pelanggan juga bisa mematikan bunyi alat dengan mengubah pengaturan batas minimal KWH. Gunakan kode 456 untuk menunda bunyi hingga batas KWH yang ditentukan.

“Kalau mau diubah itu pakai kode 456 diikuti angka minimal KWH yang diinginkan,” tuturnya.

Misalnya pelanggan ingin alat berbunyi ketika tersisa 10 KWH, maka kode yang dimasukkan adalah ‘45610’. Jika mau batas pulsa menjadi 5 KWH, masukkan kode ‘45605’.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Catat! Ini Daftar Kode Penting pada Meteran Listrik


Jakarta

Pengguna layanan listrik prabayar biasanya memasukkan token ke kWh meter untuk mengisi pulsa. Terdapat tombol angka pada alat ini untuk memasukkan nominal token ataupun kode lainnya.

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Jawa Barat Nurmalitasari menjelaskan ada dua jenis layanan listrik di Perusahaan Listrik Nasional (PLN), yakni pascabayar dan prabayar. Keduanya sama-sama menggunakan kWh meter tetapi berbeda bentuk.

“Kalau yang pascabayar biasanya nggak ada angkanya, satu-dua yang biasa kita pencet itu nggak ada. Kalau yang prabayar itu kan ada angkanya,” kata Nurmalita kepada detikProperti belum lama ini.


Ada pun, layanan prabayar lebih dikenal dengan istilah token listrik. Tak hanya isi pulsa, pelanggan ternyata bisa memasukkan kode lain ke meteran listrik, lho.

Daftar Kode pada Meteran Listrik

Inilah deretan kode yang bisa pelanggan masukkan ke kWh meter.

1. Kode 456XX untuk Mengatur Alarm

kWh meter mengeluarkan bunyi alarm ketika sisa pulsa mencapai batas minimal. Pelanggan bisa mengubah pengaturan alarm dengan memasukkan kode 456 diikuti dengan angka minimal kWh yang diinginkan.

Sebagai contoh, kalau ingin alat berbunyi ketika tersisa 10 kWh, kode yang dimasukkan adalah ‘45610’. Jika mau batas pulsa menjadi 5 kWh, masukkan kode ‘45605’.

2. Kode 812 untuk Matikan Bunyi untuk Sementara

Kemudian, pelanggan dapat mematikan bunyi alarm untuk sementara dengan memasukkan kode ‘812’. kWh meter akan berhenti mengeluarkan suara untuk beberapa menit, cukup untuk mengulur waktu buat mengisi pulsa sebelum alat kembali berbunyi.

3. Kode 37 untuk Cek Sisa Pulsa

Pelanggan bisa mengecek sisa pulsa menggunakan kode ’37’. Meski sisa pulsa tertera pada alat, tampilannya belum tentu dan terkadang berganti-ganti.

4. Kode 41 untuk Cek Tegangan Listrik

Jika ingin memeriksa tegangan listrik, pelanggan dapat memasukkan kode ’41’. Kode ini bermanfaat kalau pelanggan ingin memastikan tegangan listrik sudah sesuai batasan.

“Contohnya kalau lampunya redup-redup, coba cek tegangannya. Tegangannya kok bagus? Berarti bukan dari PLN, bisa jadi lampunya yang sudah habis,” ucap Nurmalita.

5. Kode 44 untuk Cek Arus Listrik

Lalu, pelanggan juga bisa mengecek arus listrik dengan kode ’44’. Hal ini penting untuk memastikan arus listrik berada dalam batas wajar. Kalau arus listrik terlalu tinggi, pelanggan perlu menambah daya untuk menyesuaikan kebutuhan listrik di rumah.

Itulah beberapa kode yang bisa digunakan pengguna token listrik. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/abr)



Sumber : www.detik.com

Tahukah Anda? Ini Kode Rahasia buat Matikan Bunyi Alat Token Listrik


Jakarta

Bagi pengguna layanan listrik prabayar atau yang harus mengisi token listrik pasti tidak asing dengan bunyi yang berasal dari kWh meter. Biasanya alat tersebut berbunyi ketika pulsa sudah mau habis.

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Jawa Barat Nurmalitasari menyebutkan kWh meter itu akan berbunyi ketika sisa pulsa sudah mencapai batas minimal kWh. Batasan itu bisa diatur oleh pelanggan juga lho.

“Sebenarnya itu adalah fasilitas untuk kenyamanan pelanggan ya. Jangan sampai nanti (pulsa) habis di tengah malam, pelanggan nggak tahu,” ucap Nurmalita kepada detikProperti beberapa waktu lalu.


Bunyi berisik itu terkadang bisa membuat penghuni rumah maupun tetangga. Tapi tenang, karena bunyi tersebut bisa dihentikan selain dengan mengisi pulsa, yaitu memasukan kode khusus. Berikut ini informasinya.

Cara Matikan Bunyi pada Alat Token Listrik

1. Kode 812 untuk Matikan Bunyi untuk Sementara

Pelanggan dapat mematikan bunyi token listrik dengan memasukkan kode ‘812’ lalu tekan enter. kWh meter akan berhenti mengeluarkan suara untuk beberapa menit, cukup untuk mengulur waktu buat mengisi pulsa sebelum alat kembali berbunyi.

“Kita bisa pake 812 untuk sementara ya. Cuma kan nanti pasti akan berbunyi lagi karena sudah di bawah batas limitnya,” ujar Nuramalitasari.

2. Kode 456XX untuk Mengatur Alarm

Selain itu, pelanggan juga bisa mematikan bunyi alat dengan mengubah pengaturan batas minimal kWh. Gunakan kode 456 untuk menunda bunyi hingga batas kWh yang ditentukan.

“Kalau mau diubah itu pakai kode 456 diikuti angka minimal kWh yang diinginkan,” tuturnya.

Misalnya pelanggan ingin alat berbunyi ketika tersisa 10 kWh, maka kode yang dimasukkan adalah ‘45610’. Jika mau batas pulsa menjadi 5 kWh, masukkan kode ‘45605’.

Itulah beberapa kode yang bisa digunakan untuk mematikan bunyi pada alat token listrik.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Setop 5 Kebiasaan Ini Kalau Mau Hemat Listrik di Rumah


Jakarta

Pemilik rumah biasanya membayar tagihan listrik setiap bulan atau membeli token listrik secara berkala. Momen itu terkadang bikin kaget kalau melihat tagihan yang membengkak.

Listrik memang menjadi kebutuhan untuk menunjang aktivitas penghuni rumah. Namun, penghuni sebenarnya bisa menekan penggunaan listrik agar tagihan tidak begitu mahal, lho.

Tak perlu ribet, penghuni rumah bisa hemat listrik cukup dengan meninggalkan kebiasaan-kebiasaan sederhana. Ada beberapa kebiasaan yang bikin boros listrik.


Apa saja kebiasaan yang bikin boros listrik di rumah? Simak penjelasannya berikut ini.

Kebiasaan yang Bikin Boros Listrik

Inilah beberapa hal remeh yang sebaiknya tidak dilakukan kalau mau hemat listrik, dikutip dari Alliance to Save Energy.

1. Membiarkan Perangkat Elektronik Nganggur Tersambung ke Stopkontak

Banyak orang masih suka membiarkan perangkat elektronik tersambung ke stopkontak. Padahal benda itu sedang tidak digunakan, misalkan televisi yang dalam keadaan mati.

Kabel yang tersambung ke stopkontak membuat barang elektronik dalam mode siaga. Ternyata, mode ini disebut dapat menyokong hingga 10 persen dari total penggunaan listrik di rumah.

2. Sering Buka Tutup Lemari Es

Jika punya kebiasaan sering membuka dan menutup lemari es, sebaiknya hentikan ya. Meski terkesan sepele, setiap kali membuka pintu lemari es atau bahkan hanya mengintip sekilas dapat menambah hingga 7 persen energi dari total penggunaan daya listrik kulkas.

3. Suhu AC Terlalu Rendah

Penghuni rumah mungkin punya kebiasaan menyalakan AC dengan suhu paling rendah agar ruangan cepat dingin. Kebiasaan ini membuat kompresor pendingin ruangan bekerja lebih keras. Nah, hal itu mengakibatkan penggunaan daya jadi lebih besar sehingga tagihan listrik semakin mahal.

4. Kipas Angin dan AC Terlalu Lama Menyala

Tinggal di iklim tropis seperti di Indonesia memang panas dan bikin gerah sehingga tak jarang penghuni rumah mengandalkan AC atau kipas angin. Walau ruangan menjadi sejuk, sebaiknya tidak memasang kedua perangkat itu terlalu lama ya. Hal itu karena, perangkat tersebut membuat tagihan listrik membengkak.

5. Tidak Mematikan Lampu

Terakhir, kebiasaan tidak matikan lampu ketika rumah sudah terang atau ruangan tidak digunakan adalah sebuah pemborosan. Sebaiknya matikan lampu di siang hari atau pasang lampu sensor cahaya yang dapat menyala dan mati secara otomatis untuk menghemat energi.

Itulah beberapa kebiasaan yang sebaiknya ditinggalkan kalau nggak mau boros listrik. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/abr)



Sumber : www.detik.com

Wajib Tahu! 5 Kode Penting Meteran Listrik Beserta Fungsinya


Jakarta

Biasanya pengguna layanan listrik prabayar akan memencet tombol angka pada kWh meter untuk memasukkan token buat isi pulsa. Tak hanya isi pulsa, tombol tersebut juga bisa digunakan untuk memasukkan kode-kode khusus, lho.

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Jawa Barat Nurmalitasari mengatakan ada dua jenis layanan listrik di Perusahaan Listrik Nasional (PLN), yaitu pascabayar dan prabayar. Keduanya menggunakan kWh meter, tetapi khusus prabayar ada tambahan tombol-tombol angka.

“Kalau yang pascabayar biasanya nggak ada angkanya, satu-dua yang biasa kita pencet itu nggak ada. Kalau yang prabayar itu kan ada angkanya,” kata Nurmalita kepada detikProperti beberapa waktu lalu.


Lalu, kode apa saja yang bisa digunakan buat meteran listrik prabayar atau lebih dikenal dengan token listrik? Berikut ini penjelasannya.

Daftar Kode pada Meteran Listrik

Inilah sejumlah kode penting yang bisa pelanggan masukkan ke kWh meter.

1. Kode 456XX untuk Mengatur Alarm

kWh meter mengeluarkan bunyi saat sisa pulsa mencapai batas tertentu. Pelanggan dapat mengganti pengaturan alarm tersebut dengan menekan kode 456 diikuti dengan angka minimal kWh yang diinginkan.

Misalnya pelanggan ingin meteran listrik berbunyi saat tersisa 10 kWh, maka kode yang dimasukkan adalah ‘45610’. Contoh lain, kalau mau batas pulsa menjadi 5 kWh, pencet tombol untuk memasukkan angka ‘45605’.

2. Kode 812 untuk Matikan Bunyi untuk Sementara

Selain itu, pelanggan bisa menghentikan bunyi alarm untuk sementara dengan memasukkan kode ‘812’. Bunyi alarm dari kWh meter akan terhenti selama beberapa menit. Maksudnya untuk mengulur waktu sejenak buat pulsa sebelum alat kembali berbunyi.

3. Kode 37 untuk Cek Sisa Pulsa

Lalu, pelanggan dapat memeriksa sisa pulsa menggunakan kode ’37’. Walaupun pelanggan bisa melihat sisa pulsa yang tertera pada meteran, tampilannya belum tentu dan terkadang berganti-ganti.

4. Kode 41 untuk Cek Tegangan Listrik

Pelanggan juga bisa mengecek tegangan listrik dengan memasukkan kode ’41’. Kode tersebut berguna kalau pelanggan mau memastikan tegangan listrik sudah sesuai batasan.

“Contohnya kalau lampunya redup-redup, coba cek tegangannya. Tegangannya kok bagus? Berarti bukan dari PLN, bisa jadi lampunya yang sudah habis,” katanya.

5. Kode 44 untuk Cek Arus Listrik

Pelanggan juga dapat memeriksa arus listrik kalau memasukkan kode ’44’. Langkah itu untuk memastikan arus listrik berada dalam batas wajar. Jika arus listrik terlalu tinggi, berarti pelanggan perlu menambah daya buat menyesuaikan kebutuhan listriknya.

Itulah kode bermanfaat yang bisa pengguna token listrik pakai. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Harus Tahu Kode-kode Ini buat Matikan Suara Meteran Listrik


Jakarta

Meteran listrik prabayar memiliki alarm yang akan berbunyi ketika saldo sudah habis. Suara alarm peringatan ini tidak hanya berbunyi sebentar, melainkan bisa terdengar sampai pemiliknya mengisi ulang.

Suara token tersebut tidak akan jadi masalah jika meteran listrik tersebut berada di gedung berbeda. Namun, banyak kejadian meteran prabayar ini digunakan di unit sewa, seperti kosan yang satu lantai bisa terdiri dari beberapa unit. Oleh sebab itu, jika ada meteran prabayar yang berbunyi, seluruh unit bisa terganggu karena suaranya.

Ternyata selain harus menunggu pemilik unit membayar token listrik, tetangga yang terganggu bisa lho mematikan suaranya dengan menekan beberapa kode. Namun, kode tersebut hanya bisa mematikan suara sementara.


Cara Mematikan Suara Token Listrik yang Habis

Dilansir detikFinance, Berikut cara mematikan bunyi token listrik yang sudah habis agar tidak terganggu.

1. Kode 812

Kode pertama yang bisa dicoba adalah memasukkan angka 812 lalu tekan enter pada meteran listrik. Bunyi alarm peringatan token habis bisa berhenti seketika. Namun, cara ini hanya untuk mematikan suara sementara waktu. Pemilik listrik harus segera mengisi token agar tidak berbunyi lagi.

2. Kode 456 XX

Kemudian, bisa juga mencoba memasukkan kode 456 lalu ditambahkan XX di akhirnya. XX merupakan batas kWh terendah penanda bunyi alarm baru boleh menyala. XX harus diisi dengan besar menit yang diinginkan. Sebagai contoh saat alarm berbunyi, tekan 456 00, berarti suara tersebut akan berbunyi lagi saat listrik benar-benar habis.

Kode ini sangat membantu karena token listrik ada yang sudah berbunyi sebelum listrik benar-benar habis. Bunyi tersebut fungsinya memperingatkan pemiliknya jika daya sisa sedikit dan harus diisi ulang.

3. Kode 123 XXX

Cara lainnya adalah bisa dengan tekan kode 123 ditambah tiga angka jangka waktu alarm berbunyi. Setelah itu tekan enter. Sebagai contoh masukkan 123 030, berarti alarm akan berbunyi setiap 30 menit sekali.

Meskipun kode ini bisa membantu mengatasi bunyi alarm, perlu diingat bahwa solusi ini bersifat sementara.

Itulah 3 kode untuk mematikan alarm token listrik yang mengganggu. Cara paling ampuh untuk mematikannya adalah segera dibayar. Apabila setelah isi ulang atau saat saldo masih cukup, sebaiknya segera hubungi kantor PLN terdekat untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com