Tag: tom

  • Kulkas Minimal Sebulan Sekali Dibersihkan, Begini Tahapannya



    Jakarta

    Setiap barang di rumah harus sering dibersihkan, tidak terkecuali kulkas. Perangkat elektronik satu ini memang minim kontaminasi dari luar, tetapi sumber kotoran datang dari makanan dan minuman yang disimpan di dalamnya.

    Kotoran dan noda dari tumpahan minuman contohnya apabila didiamkan bisa menempel dan susah dibersihkan. Belum lagi apabila ada sayuran yang sudah membusuk. Bau tak sedap bisa menyebar di dalam kulkas dan menguar ketika dibuka.

    Oleh karena itu, kulkas perlu sering dibersihkan. Pembersihan ini bukan hanya menyortir makanan basi, melainkan mencuci semua rak dan sisi bagian dalam kulkas.


    Menurut pakar industri perhotelan dan salah satu pemilik Sparrow Estate Management, Peter Hansen, kulkas perlu dibersihkan sekali atau dua kali dalam sebulan. Hal ini bisa dilakukan pada saat akhir pekan di mana saat pemiliknya sedang berada di rumah. Peter menambahkan aturan tersebut berlaku untuk kulkas ukuran kecil maupun besar.

    “Bersihkan kulkas sekali atau dua kali sebulan dan hindari kesalahan umum seperti menggunakan spons abrasi atau mengabaikan petunjuk pabrik, termasuk mengganti filter secara teratur,” kata Hansen, dikutip dari Tom’s Guide, Jumat (15/8/2024).

    Ia juga membagikan tahapan membersihkannya. Pertama, pisahkan makanan yang masih layak dan akan kadaluarsa atau busuk. Dengan begitu, pemilik rumah bisa menentukan, mana bahan makanan yang bisa dikonsumsi lebih dulu dan mana yang masih bisa disimpan.

    Setelah itu, bersihkan rak atau kompartemen dengan kain yang sudah diberi sabun atau tisu antibakteri. Kulkas juga sebaiknya dalam keadaan mati untuk menghemat listrik dan mencegah mesin rusak. Sebab, kulkas yang terlalu sering dibuka tutup juga membuat mesin bekerja lebih keras.

    “Keluarkan semua barang dari kulkas setiap dua minggu (periksa tanggal kadaluarsa) dan bersihkan bagian dalam secara menyeluruh. Pastikan kamu memperhatikan laci dan rak yang sering terkena tumpahan,” tutur Hansen.

    Apabila ada noda yang tidak bisa dibersihkan dengan kain bersih, coba cuci dengan air hangat dan sabun. Keringkan di luar kulkas dan masukkan kembali saat tidak ada titik air.

    “Ingatlah untuk mencuci tangan setelahnya dan membersihkan permukaan yang digunakan,” paparnya.

    Bukan hanya rak atau kompartemen, cek juga karet-karet yang berada di sekeliling pintu. Meskipun hanya berupa karet, sering ditemukan banyak noda dan kotoran yang menempel pada permukaannya. Kotoran tersebut dapat mempengaruhi daya erat pintu kulkas dan dapat berpengaruh pada erat atau tidaknya pintu kulkas. Cara membersihkannya menggunakan sikat lembut dan campuran cuka putih serta air.

    “Segel sering kali diabaikan, tetapi sebenarnya harus dibersihkan setiap bulan dengan sikat lembut dan campuran air dan cuka putih agar pintu tetap tertutup dengan benar,” saran Hansen.

    “Ini membantu kulkas tertutup dengan benar, menjaga makanan tetap segar, dan mencegah masalah apa pun pada kulkas kamu,” tambahnya.

    Itulah saran pakar waktu yang tepat dan tahapan membersihkan kulkas. Semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Pakai Ribet, Begini Cara Cegah Jamur Tumbuh di Kamar Mandi



    Jakarta

    Jamur bisa saja muncul di tempat-tempat yang lembap, salah satunya kamar mandi. Adanya jamur ini bisa saja merusak kamar mandi hingga menyebabkan masalah kesehatan.

    Jamur tersebut bisa tumbuh subur di tempat lembap karena kelembapan yang tinggi dari air hangat dan uap yang bertahan setelah penghuni rumah mandi dengan air panas dari shower.

    Nah, ternyata penghuni rumah bisa lho mencegah jamur agar tidak tumbuh di kamar mandi. Cara terbaik untuk mencegah pertumbuhan jamur adalah dengan mengeringkan area shower. Ini termasuk mencegah air menggenang di kaca shower, nat, dan ubin setelah setiap penggunaan.


    “Air yang menggenang di ubin, di sekitar bak mandi, atau di ambang jendela praktis mengundang jamur,” ujar Pakar Perbaikan Rumah di Simply Plastics Andrew Haydon, dikutip dari Tom’s Guide, Senin (8/9/2025).

    Penghuni rumah juga bisa mengelap sisa air dengan kain setiap hari agar kamar mandi tetap kering dan mencegah penumpukan spora. Kombinasi udara hangat dan lembap dari kamar mandi menciptakan lingkungan yang sempurna untuk pertumbuhan jamur, apalagi kalau kamar mandi tidak memiliki aliran udara yang bagus.

    Selanjutnya, penghuni rumah juga bisa membuka sedikit jendela atau pintu kamar mandi agar ventilasinya baik. Hal ini akan membantu proses pengeringan.

    “Biasakan untuk membuka jendela kamar mandi Anda setelah setiap mandi, meskipun hanya 10 hingga 15 menit,” tambah Haydon.

    Nah, itulah cara mencegah jamur tumbuh di kamar mandi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Bahaya! Jangan Colokkan Benda Elektronik Ini ke Stopkontak Ekstensi


    Jakarta

    Stopkontak ekstensi punya kabel panjang untuk menambah jangkauan ke sumber listrik. Kabel ini memudahkan penghuni mengalirkan listrik ke benda elektronik yang berjarak jauh dari stopkontak pada dinding.

    Namun, stopkontak ekstensi tidak cocok digunakan untuk benda elektronik yang membutuhkan banyak listrik. Menyalakan benda berdaya tinggi dengan kabel ekstensi berisiko menyebabkan kabel kelebihan beban, terlalu panas, bahkan berpotensi menyebabkan kebakaran.

    Lalu, benda elektronik apa saja yang tidak cocok dicolokkan ke stopkontak ekstensi? Simak penjelasannya berikut ini dilansir dari Tom’s Guide, Selasa (9/9/2025).


    Benda yang Tak Boleh Dicolokkan ke Stopkontak Ekstensi

    Inilah benda-benda berdaya tinggi yang sebaiknya tidak dicolokkan ke stopkontak ekstensi.

    1. Kulkas

    Perangkat besar seperti kulkas dan freezer membutuhkan aliran listrik yang stabil langsung dari stopkontak pada tembok. Kalau dicolokkan ke stopkontak ekstensi, bakal terjadi fluktuasi voltase yang bikin kulkas rusak.

    Jika terpaksa harus pakai stopkontak ekstensi, disarankan untuk memilih yang kabelnya tebal dan besar. Pastikan daya listriknya berada di atas daya kulkas.

    2. Oven Microwave

    Oven microwave juga menyedot daya yang cukup besar. Mencolokkan microwave ke stopkontak ekstensi bisa menyebabkan panas berlebih. Pasokan daya pun tidak stabil sehingga memengaruhi kinerja microwave.

    3. AC

    AC atau pendingin ruangan tidak disarankan untuk dicolokkan ke stopkontak ekstensi. Hal ini dapat menimbulkan panas berlebih dan berisiko kebakaran. Belum lagi arus listrik yang rendah membuat motor unit AC bekerja berlebihan dan rusak.

    4. Mesin Cuci

    Mesin cuci dan mesin pengering pakaian harus disambungkan langsung ke stopkontak tembok. Barang elektronik ini membutuhkan daya listrik yang tinggi sehingga tidak cocok menggunakan stopkontak ekstensi. Penggunaan kabel ekstensi bisa bikin komponen mesin lebih cepat rusak.

    Itulah penjelasan soal benda elektronik yang tidak boleh dicolokkan ke stopkontak ekstensi. Semoga bermanfaat ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Lembab Bisa Bikin Interior Rusak, Begini Cara Cegahnya


    Jakarta

    Hujan dapat memicu peningkatan kelembapan di rumah. Hal ini bukan pertanda baik karena kelembapan dapat menimbulkan berbagai masalah, seperti memicu kerusakan pada interior hingga masalah kesehatan.

    Cara mengetahui rumah lembap adalah dengan melihat kondisi plafon, dinding, dan area di dekat saluran air. Apabila sering tercium bau tak sedap, tumbuh jamur, dan cat dinding banyak yang rusak berarti area-area tersebut merupakan tempat paling lembap.

    Masalah-masalah yang muncul pada rumah ini tidak hanya merusak tampilan rumah, melainkan dapat berpengaruh pada kesehatan. Pertumbuhan jamur berbentuk noda-noda hitam pada dinding dan plafon bisa menyebabkan alergi ditandai dengan batuk dan pilek menurut Healthline. Efek ini memang tidak begitu parah, tetapi untuk penderita asma dan yang memiliki kekebalan tubuh yang lemah dapat memberikan efek yang keras.


    Untuk mencegah rumah lembap sebenarnya caranya tidak sulit. Dilansir Tom’s Guide, berikut ini cara mengurangi kelembapan di dalam rumah.

    1. Rutin Membuka Jendela dan Pintu

    Jendela dan pintu merupakan akses utama keluar masuk udara di rumah. Oleh karena itu, jendela dan pintu perlu sering dibuka terutama saat pagi ke sore hari. Selain memberikan akses cahaya masuk, rumah juga jadi lebih sejuk karena terjadi pertukaran udara di dalam rumah.

    Udara yang terperangkap di dalam rumah dapat menyebabkan kondensasi sehingga menyebabkan pertumbuhan jamur dan lumut.

    2. Menyalakan AC

    AC biasanya digunakan untuk mendinginkan suhu ruangan. Namun, AC juga bermanfaat untuk membantu mencegah kelembapan di rumah.

    AC memiliki mekanisme yang mirip dengan dehumidifier kompresor. Begitu udara panas dan lembab bersentuhan dengan kumparan dingin di dalam AC, tingkat kelembapan akan menurun dan menjaga suhu ruangan tetap sejuk.

    3. Hidupkan Kipas Angin di Area Lembap

    Jika AC bisa untuk mendinginkan ruangan, kipas angin dapat membantu pergerakan udara di dalam ruangan. Kipas angin dapat mendorong udara panas ke luar dan menggantinya dengan udara segar. Dari segi pemakaian energi, kipas angin juga bisa lebih hemat dari AC.

    4. Tambahkan Tanaman

    Lalu, cara lain untuk mencegah rumah jadi lembap adalah meletakkan beberapa tanaman yang bisa menyerap kelembaban, seperti tanaman lidah mertua dan anggrek.

    5. Jaga Agar Semua Permukaan Tetap Kering

    Menjaga permukaan tetap kering setiap saat adalah salah satu cara untuk mencegah meningkatnya kelembapan di rumah. Area yang mudah basah dan lembap adalah dapur dan kamar mandi. Dua area ini sebaiknya memiliki ventilasi dan langsung dibersihkan setelah digunakan.

    Itulah beberapa cara untuk mengatasi rumah yang terasa lembap. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Letakkan Router WiFi Dekat TV, Ini Alasannya!



    Jakarta

    Banyak rumah sudah dilengkapi koneksi internet dengan pemasangan router WiFi. Di era serba internet saat ini, perangkat ini menjadi benda wajib untuk mendukung aktivitas penghuni rumah.

    Biasanya router dipasang di sudut ruangan, dinding, bahkan di belakang TV. Namun, meletakkan router dekat perabotan tertentu ternyata tidak dianjurkan, lho.

    Dikutip dari Tom’s Guide, penghuni perlu memperhatikan penempatan router WiFi. Sebab, posisi router mempengaruhi koneksi internet.


    Menurut riset Zen Internet, banyak orang tidak sadar bahwa kedekatan router dengan peralatan besar serta penempatan router dapat mengganggu jangkauan WiFi dan kecepatan internet.

    Nah, pemilik disarankan agar tidak meletakkan router dekat perangkat besar seperti kulkas, microwave, TV, konsol game, dan monitor bayi. Posisi router dekat perangkat tersebut membuat sinyal radio terganggu.

    Jika ingin koneksi internet lancar, router tidak boleh tersembunyi. Posisinya harus memiliki garis pandang yang jelas ke dinding, plafon, dan lantai sehingga dapat memantulkan sinyal.

    Daripada menaruhnya dekat perangkat besar, sebaiknya posisi router di tempat yang lebih tinggi. Penghuni bisa meletakkan router di atas rak buku atau ambalan dinding.

    Meninggikan posisi router dapat memberikan koneksi yang lebih baik. Kalau hal itu tidak memungkinkan, sekadar menaikkannya router sedikit lebih tinggi akan membantu sinyal WiFi menyebar lebih jauh di dalam rumah.

    Oleh karena itu, jangan buru-buru beli router WiFi baru kalau internet lemot. Apalagi sampai minta upgrade broadband ke provider internet. Ada berbagai langkah yang bisa dilakukan buat memperkuat koneksi internet.

    Di sisi lain, kalau penghuni rumah menemukan area rumah yang tak tersentuh koneksi internet, coba pertimbangkan untuk membeli extender Wi-Fi atau extender powerline terbaik. Dengan begitu, jangkauan internet ke seluruh rumah jadi lebih baik.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bolehkah Pakai Kipas Angin Semalaman Saat Tidur? Ini Kata Pakar


    Jakarta

    Penggunaan kipas angin di rumah berguna untuk menyejukkan ruangan apabila tidak ada AC. Saat cuaca panas atau gerah, sering kali penghuni rumah menggunakannya semalaman ketika tidur.

    Namun, boleh nggak sih memakai kipas angin semalaman saat tidur?

    Ternyata hal itu tidak disarankan oleh para ahli. Memang, menggunakan kipas angin bisa membuat rumah terasa sejuk tapi juga bisa memperparah gejala alergi dalam semalam.


    Bahaya Pakai Kipas Angin Semalaman Saat Tidur

    Berikut ini bahaya pakai kipas angin semalaman.

    Bikin Sakit Leher

    Siapa sangka memakai kipas angin semalaman bisa membuat leher kaku? Hal itu bisa saja terjadi apalagi kalau kipas angin dipanjar langsung mengarah ke badan.

    “Kipas angin yang mengarah langsung ke badan bisa mendinginkan otot secara berlebihan, menyebabkan kekakuan atau kram terutama pada leher dan bahu. Hal ini dapat membuat Anda terbangun dengan perasaan pegal dan tegang,” ujar Martin Seeley, CEO dan pakar tidur di MattressNextDay, dikutip dari Tom’s Guide, Senin (27/10/2025).

    Selain itu, mengarahkan kipas langsung ke badan juga bisa membuat mata dan kulit kering. Hal ini bisa menyebabkan iritasi, sakit tenggorokan dan memicu tubuh menghasilkan lendir berlebih sehingga terasa tidak nyaman.

    Ia menyarankan untuk tidak memanjar kipas angin langsung ke badan, sebaiknya dibiarkan berputar agar ruangan terasa sejuk.

    Tubuh Jadi Overcooling

    Efek lainnya adalah tubuh menjadi overcooling atau terlalu dingin. Hal ini bisa menyebabkan tidur kurang nyenyak.

    “Tubuh Anda secara alami menurunkan suhunya untuk memulai tidur, tetapi pendinginan berlebihan dari kipas angin dapat mengganggu proses ini,” kata Seeley.

    “Gangguan ini dapat menyebabkan tidur yang terfragmentasi dan mengurangi jumlah istirahat nyenyak dan restoratif yang Anda dapatkan,” tambahnya.

    Seeley menyarankan untuk menggunakan kipas angin dalam waktu singkat saja. Misalnya, 30 menit sebelum tidur dan bisa menggunakan timer untuk 60 menit setelah tidur.

    “Ini akan membantu Anda mendinginkan diri untuk tidur tanpa membuat diri Anda terpapar risiko aliran udara sepanjang malam,” tuturnya.

    Picu Alergi

    Bahaya selanjutnya adalah memicu alergi. Hal itu karena tungau debu maupun alergen lain yang sebelumnya menempel di furnitur tertiup angin dan memicu gejala alergi.

    “Tidur dengan kipas angin menyala memang dapat memperparah alergi Anda, karena kipas angin tidak membersihkan udara, melainkan memindahkannya,” jelas Katie Lilywhite, pakar pengolahan udara di AO.com, dikutip dari Ideal Home.

    Hal yang Harus Dilakukan Jika Ingin Pakai Kipas Angin

    Tapi jangan khawatir jika penghuni rumah ingin tetap memakai kipas angin. Katie menyarankan untuk membersihkan kipas dengan lap basah setiap beberapa hari untuk meminimalisir debu.

    Selain itu, bisa juga dengan menggunakan air purifier untuk memfilter udara agar tidur bisa lebih nyenyak.

    Itulah informasi mengenai penggunaan kipas angin saat tidur menurut pakar. Semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/dhw)



    Sumber : www.detik.com