Tag: tuang

  • WC Mampet Bisa Diperbaiki Pakai Garam, Begini Caranya


    Jakarta

    Cara mengatasi WC yang mampet tidak perlu sampai dibongkar. Saat ini, banyak cara yang bisa diikuti dan terbukti berhasil untuk mengatasinya. Salah satunya adalah dengan memakai garam. Lho, emang bisa?

    Dilansir Apartment Therapy, garam adalah salah satu bahan yang terbukti ampuh untuk mengatasi WC mampet. Bahan alami ini juga disebut dapat menghilangkan bau tak sedap akibat penumpukan kotoran pada pipa pembuangan.

    Jenis garam yang digunakan berbeda dengan garam masakan yang biasa tersedia di dapur. Untuk masalah WC mampet harus memakai garam epsom atau garam Inggris. Garam satu ini mengandung magnesium, sulfur, dan oksigen. Sementara, garam dapur untuk masakan mengandung natrium klorida.


    Penggunaan bahan-bahan alami seperti garam ini juga berdampak baik untuk lingkungan karena tidak mencemari.

    Cara Mengatasi WC Mampet dengan Garam Epsom

    Garam epsom tidak bisa bekerja sendiri, dibutuhkan bahan lain yang membantu Menekan kotoran masuk ke dalam septic tank, yakni baking soda. Berikut langkah menggunakan garam epsom untuk mengatasi WC mampet.

    1. Siapkan setengah cangkir soda kue dan setengah cangkir garam epsom ke wadah yang nantinya mudah untuk dituang.

    2. Tambahkan air pada campuran 2 bahan tersebut

    3. Tuang larutan soda kue, garam epsom, dan air ke dalam WC

    4. Siapkan air hangat, jangan yang mendidih sebanyak 6 gelas. Apabila air sudah tidak mendidih tuang ke dalam WC

    5. Diamkan campuran tersebut selama maksimal semalaman atau 8 jam.

    6. Reaksi garam epsom, soda kue, dan air dapat menimbulkan suara gelembung yang tidak biasa, tetapi hal tersebut wajar pada WC

    7. Setelah minimal 8 jam, siapkan satu gelas air hangat. jangan mendidih dan tuang ke dalam WC. Bilas juga dengan air biasa.

    Selain memakai garam epsom, ada banyak cara lain untuk mengatasi WC mampet, berikut di antaranya.

    1. Tuangkan Sabun & Air Panas

    Selain garam epsom, coba pakai sabun cuci piring yang dicampur dengan air panah. Ingat, saat menuangkan air panas sebaiknya tidak dalam kondisi mendidih karena dapat merusak pipa pembuangan. Setelah kedua bahan tersebut dituang ke dalam WC, tunggu selama beberapa menit saja sebelum dibilas dengan air biasa.

    2. Pemutih dan Detergen Bubuk

    Bahan campuran kedua adalah pemutih dan detergen bubuk. Caranya cukup mudah yakni dengan menuangkan beberapa cangkir pemutih dan satu cangkir detergen bubuk ke dalam mangkuk. Tunggu 20-30 menit, lalu coba siram ke dalam WC.

    3. Manfaatkan Kawat Hanger

    Jika detikers tidak punya alat-alat di atas, kalian bisa memanfaatkan kawat hanger untuk menyingkirkan sumbatan di WC. kawat ini dapat difungsikan sebagai ular pipa toilet. Modifikasi terlebih dahulu bentuk kawat hanger agar bisa dimasukkan ke saluran toilet. Untuk mencegah goresan pada porselen, lilitkan kain di sekeliling pengaitnya.

    Masukkan ke lubang dan carilah penyebab sumbatan, kemudian sodok kawat lebih dalam hingga sumbatan terurai. Lihat apakah cairan di WC usudah turun atau belum. Apabila sudah lancar siram WC untuk mengurai kotoran-kotoran di pipa yang masih tertinggal.

    Demikian tadi Cara mengatasi WC mampet tanpa harus bongkar. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bahan Sederhana Ini Bisa Atas Noda Kuning di Kamar Mandi


    Jakarta

    Noda kuning kerap muncul di kamar mandi, terutama pada area dinding dan lantai. Adanya noda tersebut dapat mengganggu pemandangan dan bikin tidak nyaman.

    Muncul noda kuning di kamar mandi bisa disebabkan oleh sejumlah hal. Dilansir situs Merry Maids, penyebab utamanya karena sisa sabun atau sampo yang menempel di lantai dan dinding kamar mandi. Jika noda sabun tak segera dibersihkan maka dapat menimbulkan noda kuning serta terasa licin saat diinjak.

    Jika menemukan ada noda kuning di kamar mandi, jangan khawatir. Ada sejumlah bahan sederhana yang disebut ampuh menghilangkan noda tersebut. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Cara Menghilangkan Noda Kuning di Kamar Mandi

    Membersihkan noda kuning di kamar mandi bisa dilakukan dengan mudah dengan menggunakan bahan sederhana. Dilansir situs PMA Imperio Ceramic, berikut bahan-bahannya:

    1. Baking Soda

    Baking soda disebut ampuh untuk menghilangkan noda kuning di kamar mandi. Berikut cara penggunaannya:

    • Taburkan baking soda secukupnya ke area yang terdapat noda kuning di kamar mandi
    • Biarkan baking soda meresap dan kering selama 10 menit. Saat proses ini berlangsung, kamar mandi sebaiknya tidak digunakan dahulu
    • Jika sudah, bersihkan noda kuning dengan sikat sampai benar-benar hilang
    • Setelah itu siram dengan air agar noda dan kotoran larut.

    2. Cuka Putih dan Lemon

    Selain digunakan untuk bahan masak, kombinasi cuka putih dan lemon bisa menjadi solusi alternatif untuk membersihkan noda kuning. Agar tidak salah, simak cara-caranya di bawah ini:

    • Campur 2 sendok makan cuka ke dalam wadah
    • Peras 1 buah jeruk lemon ke dalam wadah, lalu aduk hingga merata
    • Setelah itu, tuang campuran tadi ke dalam botol semprot
    • Bersihkan noda kuning di kamar mandi dengan menyemprotkan cuka dan lemon
    • Gosok menggunakan sikat berbulu hingga bersih
    • Kemudian siram dengan air.

    3. Garam Laut

    Bahan dapur lainnya yang bisa digunakan untuk menghilangkan noda kuning adalah garam laut. Untuk cara pakainya cukup menaburkan gara laut secukupnya ke area yang terdapat noda kuning di kamar mandi. Kemudian, gosok menggunakan sikat sampai bersih.

    Setelah itu, bilas kamar mandi dengan air agar noda kuning dan kotoran larut. Jika masih ada sisa noda kuning, kamu bisa mengulangi langkah-langkah di atas.

    4. Cairan Pembersih Kamar Mandi

    Kalau noda kuning masih sulit hilang, maka solusi terakhir adalah menggunakan cairan pembersih kamar mandi yang dijual bebas di pasaran. Perlu diingat, baca petunjuk pemakaian dan cara penggunaannya terlebih dahulu. Sebab, zat yang terkandung di dalam cairan pembersih dapat merusak lapisan keramik jika digunakan dalam jumlah banyak.

    Demikian empat bahan sederhana yang dapat menghilangkan noda kuning di kamar mandi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Bahan Dapur yang Ampuh Bersihkan Noda Membandel di Kompor


    Jakarta

    Setelah memasak di dapur, sering ditemukan ada banyak sisa makanan dan bekas minyak yang menempel di kompor. Jika tidak segera dibersihkan, noda yang menempel bisa menjadi kerak dan semakin sulit dihilangkan.

    Namun, masih banyak pemilik rumah yang malas membersihkan kompor setelah memasak. Padahal, kamu bisa menggunakan bahan sederhana yang ada di dapur untuk membersihkan kompor agar kinclong lagi.

    Penasaran, apa saja bahan dapur yang dapat digunakan untuk membersihkan noda membandel di kompor? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Bahan Dapur yang Ampuh Membersihkan Noda di Kompor

    Dilansir situs Homes and Gardens, berikut sejumlah bahan dapur yang bisa digunakan untuk membersihkan noda di kompor.

    1. Cuka Putih

    Cuka putih disebut ampuh untuk membersihkan noda membandel di kompor karena mengandung zat asam yang dapat melarutkan endapan mineral, minyak, dan kotoran.

    Cara penggunaannya juga mudah, cukup campurkan cuka putih dengan air bersih, lalu tuang ke dalam botol semprot. Sebelum digunakan, kocok botol terlebih dahulu dan semprot ke bagian kompor yang terdapat noda.

    Diamkan selama 5-10 menit agar cuka putih bereaksi. Setelah itu, lap dengan kain microfiber hingga tidak ada lagi kotoran yang menempel.

    2. Air Lemon

    Selain cuka, air lemon juga bisa dipakai untuk mengangkat noda membandel di kompor. Sebab, lemon mengandung tingkat keasaman tinggi dan memiliki sifat antibakteri, sehingga cocok digunakan sebagai cairan pembersih alami.

    Untuk cara pakainya, peras 2-3 buah lemon untuk mendapatkan airnya, lalu tuang ke dalam botol semprot. Tambahkan air bersih secukupnya, kemudian kocok botol hingga lemon larut dalam air.

    Semprot air lemon ke kompor yang terdapat kotoran dan noda membandel. Setelah itu, lap dengan kain microfiber hingga bersih dan seluruh noda terangkat.

    Kandungan air lemon juga dapat mencerahkan meja dapur dan permukaan lainnya sehingga terlihat kinclong. Namun, hindari menggunakan air lemon pada meja dapur marmer atau batu alam karena tingkat asamnya bisa mengikis batu atau meninggalkan noda.

    Selain membasmi kotoran, lemon juga bermanfaat untuk menghilangkan bau tak sedap di dapur. Caranya dengan menuangkan 2-3 tetes minyak esensial lemon ke bola kapas, lalu letakkan di sudut dapur yang tercium bau tak sedap.

    3. Soda Kue

    Soda kue atau disebut baking soda bisa menjadi opsi alternatif untuk membersihkan noda di kompor. Cara pakainya cukup mencampur soda kue dan air secukupnya, lalu aduk sampai merata hingga membentuk pasta. Kemudian, oleskan pasta soda kue ke kompor secara menyeluruh terutama di bagian yang banyak noda.

    Cara lainnya adalah dengan menaburkan soda kue pada spons basah untuk membersihkan permukaan kompor. Langkah ini bisa dilakukan jika kamu khawatir kompor akan tergores atau baret saat dibersihkan.

    Demikian tiga bahan dapur yang ampuh bersihkan noda membandel di kompor. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Masih Sering Buang Ampas Kopi ke Saluran Air? Ini Akibatnya!


    Jakarta

    Setelah menikmati secangkir kopi di rumah, terkadang ampas kopi sering dibuang secara sembarangan, misalnya langsung dibuang ke dalam saluran air.

    Sebagian orang menanggap enteng masalah membuang ampas kopi ke saluran air. Padahal, kebiasaan tersebut jika dilakukan terus-menerus bisa berdampak buruk, lho.

    Perlu diingat, membuang ampas kopi ke wastafel atau tempat pencucian piring hanya akan menyebabkan saluran jadi tersumbat. Seperti kita tahu, ampas kopi yang sudah diaduk saja akan mengendap di bawah gelas. Hal yang sama juga terjadi jika sisa ampas kopi di buang ke saluran air.


    Kalau saluran air sudah tersumbat, tentu kamu tak bisa menggunakan wastafel karena air tidak mengalir dengan lancar. Salah satu solusinya adalah dengan memanggil tukang ledeng (plumber) untuk memperbaiki saluran yang tersumbat.

    Sebagai pemilik rumah, detikers juga harus tahu tanda-tanda saluran air mulai tersumbat. Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Tanda-tanda Saluran Air Tersumbat

    Dilansir situs Mr Rooter, berikut sejumlah tanda saluran air di rumah mulai tersumbat:

    • Air meluap dari saluran pembuangan wastafel atau keluar dari sela-sela selang pembuangannya.
    • Air yang mengalir di wastafel tidak bisa surut dengan cepat
    • Muncul bau tidak sedap dari lubang wastafel.

    Tips Mengolah Ampas Kopi

    Daripada membuangnya ke wastafel atau saluran air di rumah yang bisa memicu mampet, sebaiknya kamu mengolah ampas kopi dengan cara yang tepat. Berikut tips mengolahnya:

    1. Pupuk Tanaman

    Gunakan ampas kopi untuk tanaman hias di rumah. Ampas kopi mengandung mineral penting untuk pertumbuhan tanaman dan kontaminan yang bagus untuk tanah.

    2. Menghilangkan Bau

    Ampas kopi juga bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan bau tak sedap. Sebab, ampas kopi masih mengeluarkan aroma kopi yang khas sehingga ampuh menghilangkan aroma busuk di dalam rumah.

    Caranya juga mudah, tuang ampas kopi ke dalam wadah terbuka, kemudian letakkan di sudut ruangan atau di tempat yang tercium bau tidak sedap. Agar efektif menghilangkan bau, ganti ampas kopi setiap dua hari sekali.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Anti Ribet! 4 Cara Hilangkan Karat dengan Bahan yang Ada di Rumah


    Jakarta

    Karat adalah perubahan bentuk permukaan logam akibat dari reaksi oksidasi. Karat membuat permukaan logam terasa kasar dan lebih rapuh. Apabila dibiarkan, lama kelamaan permukaannya bisa patah dan barang tersebut tidak dapat digunakan seperti semula.

    Barang-barang yang mudah berkarat di antaranya adalah pagar besi, keran air, engsel pintu dan jendela, paku, gunting, dan masih banyak lagi. Dilansir dari Apartment Therapy, karat bisa dibersihkan dengan menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah, tidak perlu membeli cairan kimia.

    4 Cara Bersihkan Karat Pakai Bahan Rumahan

    Berikut 4 bahan pembersih yang ampuh menghilangkan karat pada peralatan logam.


    1. Lemon dan Garam

    Lemon adalah buah yang mengandung zat penghancur yang dapat membersihkan karat pada logam. Namun, zat ini akan bekerja optimal apabila dicampur dengan garam. Caranya adalah dengan menaburkan garam secukupnya pada area yang berkarat. Potong lemon menjadi dua, lalu peras airnya di atas garam.

    Diamkan campuran tersebut selama sekitar 30 menit, lalu gosok bagian yang berkarat. Jika karat masih menempel, ulangi prosesnya. Kali ini, jangan langsung digosok, melainkan biarkan meresap selama satu atau dua jam lagi hingga karat benar-benar hilang. Bilas, lalu keringkan.

    2. Soda Kue

    Apabila memakai lemon dan garam tidak mengalami perubahan, coba pakai soda kue. Bahan ini sering dipakai untuk menghilangkan noda membandel. Caranya dengan membilas benda logam, lalu keringkan. Kemudian, taburkan soda kue pada benda tersebut. Bubuk soda kue akan menempel pada bagian yang lembap. Pastikan semua permukaan berkarat tertutup dengan soda kue. Diamkan selama sejam, lalu gosok permukaan dengan sikat. Terakhir, bilas dan keringkan barang itu.

    3. Cuka

    Bahan yang juga cukup keras dan ampuh untuk menghilangkan noda karat adalah cuka. Kalian bisa mencoba memakai cuka untuk karat yang cukup parah atau sudah lama. Perlu diingat bahwa penggunaan cuka pada logam yang dicat bisa membuat cat mengelupas.

    Cara menggunakan cuka adalah dengan rendam barang yang berkarat di dalam larutan cuka semalaman. Lalu, bersihkan lapisan karat menggunakan sikat. Jika barangnya tidak dapat direndam, rendam kain lap dalam cuka putih dan bungkus area yang berkarat.

    4. Kentang dan Sabun Cuci Piring

    Percaya atau tidak kombinasi kentang dan sabun cuci piring bisa membersihkan bekas karat. Caranya dengan memotong kentang menjadi dua. Tuang sabun cuci piring secukupnya ke bagian dalam kentang tadi. Lalu, gosokkan ke benda yang berkarat. Tunggu hingga bereaksi, kemudian bilas.

    Itulah beberapa cara membersihkan karat menggunakan bahan rumahan. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bahan Ini Bisa Cegah Kucing BAB di Halaman Rumah


    Jakarta

    Kehadiran kucing liar di pekarangan terkadang membuat penghuni rumah merasa geram. Sebab, kucing kerap buang air besar (BAB) sembarangan di halaman rumah.

    Kotoran kucing tak hanya bau, tapi juga membuat penghuni harus berhati-hati agar tidak menginjak ‘ranjau’ di pekarangannya. Jika tak ingin kucing datang ke rumah, penghuni perlu membuat lingkungan yang tidak nyaman bagi hewan berbulu itu.

    Ada beberapa bahan yang bisa dimanfaatkan agar kucing tak dekati pekarangan. Temukan apa saja bahan itu di artikel ini.


    Cara Cegah Kucing Masuk Halaman Rumah

    Inilah beberapa bahan yang mencegah kucing BAB di halaman rumah, dikutip dari Country Living.

    1. Cuka

    Cuka mempunyai aroma yang kuat dan menyengat sehingga bisa mencegah kucing mendekat. Cara pakainya cukup dengan mencampurkan cuka dan air dalam botol semprot. Kemudian, semprotkan cairan tersebut ke sekitar halaman. Semprotkan cuka secukupnya saja agar tidak membahayakan tanaman.

    2. Bubuk Kopi

    Bubuk kopi memiliki aroma kuat yang tidak disukai kucing. Penghuni rumah dapat menaburkan bubuk kopi di halaman secara merata. Dengan begini, kucing pun enggan untuk BAB di sana.

    3. Pisang

    Selain itu, pisang bisa menjadi opsi buat menghalau kucing masuk halaman. Potong dan cincang pisang sampai halus, lalu sebarkan di pekarangan. Sebaiknya gunakan pisang yang sudah matang karena baunya tidak disukai kucing.

    4. Kulit Jeruk

    Sisa kulit jeruk bisa dipakai buat mencegah kucing BAB di pekarangan. Sebab, kucing tidak suka aroma kuat dari jeruk.

    Cara pakainya dengan mencincang halus kulit jeruk dan menyebarkannya di sekitar taman. Selain itu, penghuni juga dapat memeras buat jeruk dan mencampurkannya dengan air, lalu tuang ke dalam botol semprot.

    Itulah beberapa bahan untuk mencegah kucing BAB di halaman rumah. Semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tak Cukup Ditanam, Ini Cara Ampuh Mengusir Nyamuk dengan Lavender


    Jakarta

    Lavender merupakan salah satu tanaman yang banyak digunakan untuk mengusir serangga di rumah, salah satunya adalah nyamuk. Sebab, nyamuk tidak suka dengan aroma lavender yang menyengat.

    Dilansir The Spruce, sejumlah studi mengungkapkan lavender dapat mengusir bahkan membunuh nyamuk. Namun ternyata, menanam lavender di halaman rumah saja masih belum cukup.

    Sebab, lavender tidak memiliki efek yang ampuh jika dibandingkan dengan minyak esensial atau losion. Agar lebih efektif, lavender harus diolah agar bisa membasmi nyamuk di rumah.


    Ingin tahu cara mengolah lavender yang tepat agar bisa mengusir nyamuk? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Mengolah Lavender untuk Membasmi Nyamuk

    Lavender perlu diolah agar bisa mengusir dan membasmi nyamuk secara maksimal. Dikutip dari Homestead and Chill, caranya adalah dengan membuat minyak esensial lavender.

    Dalam sebuah studi pada 2019, para peneliti menguji manfaat minyak esensial berbasis tanaman yang diklaim ampuh sebagai pengusir serangga. Peneliti menggunakan minyak lavender, minyak serai, minyak kamper, minyak kayu manis, rosemary, chamomile, hingga eucalyptus.

    Hasil penelitian itu mengungkapkan minyak esensial dari tanaman dapat mengusir berbagai spesies nyamuk hingga delapan jam. Namun, dibutuhkan penyempurnaan ekstrak minyak esensial agar efeknya dapat bertahan lama.

    Dalam studi lain pada 2017, peneliti juga mengungkapkan bahwa minyak esensial lavender, eucalyptus, dan jeruk dapat mencegah nyamuk sebesar 65-85% setelah dioleskan ke kulit selama lima menit.

    Selain membelinya di toko, kamu juga bisa membuat minyak esensial lavender sendiri di rumah dengan praktis. Caranya adalah dengan memanfaatkan daun lavender yang sudah dikeringkan.

    Kamu bisa mengeringkan daun lavender sendiri di rumah atau membelinya yang sudah jadi. Pastikan daunnya benar-benar kering karena jika masih basah bisa membuat minyak esensial berjamur atau rusak.

    Jika daun lavender sudah kering dan siap digunakan, ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk membuat minyak esensial di rumah:

    • Masukkan daun lavender kering ke dalam botol kaca hingga 3/4 botol
    • Tuang minyak zaitun atau minyak kelapa ke dalam botol sampai penuh. Bisa juga menggunakan minyak jojoba untuk hasil yang lebih maksimal
    • Letakkan botol kaca di tempat yang cukup hangat, seperti di dekat jendela yang terkena sinar matahari atau di dalam lemari
    • Biarkan minyak lavender selama 2 minggu agar meresap. Untuk hasil yang maksimal bisa didiamkan selama 1 bulan
    • Sesekali botol kaca dikocok secara perlahan agar minyak dan daun lavender bisa tercampur
    • Jika sudah didiamkan, saring bunga lavender dan simpan minyaknya ke dalam wadah
    • Lalu, tuang minyak tersebut ke dalam botol kaca bersih untuk disimpan dan digunakan.

    Oh ya, pastikan kamu menyimpan minyak lavender yang sudah jadi di tempat yang kering, sejuk, dan gelap. Tutup minyak esensial lavender dengan rapat agar tidak cepat rusak.

    Kamu bisa mengoleskan minyak esensial lavender ke tangan dan kaki agar tidak digigit nyamuk. Selain itu, minyak ini juga bisa digunakan untuk menyembuhkan ruam, luka bakar, luka gores, dan sengatan lebah.

    Demikian cara mengolah tanaman lavender menjadi minyak esensial untuk mengusir nyamuk. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Lantai Keramik Kamar Mandi Menguning? Ini Penyebab dan Cara Bersihkannya


    Jakarta

    Kamar mandi adalah ruangan yang cepat kotor. Lantai keramik kamar mandi pun lama-lama bisa berubah warna menjadi kuning karena kotor.

    Kondisi lantai seperti itu merusak estetika kamar mandi. Oleh karena itu, pemilik sebaiknya cari tahu penyebab keramik menguning dan cara membersihkannya.

    Lantas, kenapa lantai keramik kamar mandi berwarna kuning ya? Simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Lantai Keramik Menguning

    Dikutip dari Certified Stone Professionals, lantai keramik kamar mandi menjadi kuning karena beberapa faktor berikut ini.

    • Air yang mengandung zat besi
    • Asap rokok
    • Semprotan aerosol
    • Produk pembersih dan perlengkapan mandi berbahan kimia keras
    • Penumpukan sisa minyak atau produk perawatan tubuh
    • Paparan air kotor berlebih yang meningkatkan pertumbuhan jamur atau bakteri
    • Pemilihan jenis ubin yang rentan menguning seperti ubin berwarna putih
    • Penggunaan sealer dan berbagai jenis lilin yang mengandung polimer

    Cara Bersihkan Lantai Keramik Menguning

    Jika lantai keramik kamar mandi berubah warna jadi kuning, penghuni dapat membersihkannya dengan cara berikut ini seperti yang dikutip dari Nobroker dan Cleanipedia.

    1. Perasan Air Lemon

    Penghuni dapat memperbaiki penampilan ubin menggunakan campuran jus lemon dan boraks. Caranya cukup dengan mengoleskannya ke area yang bermasalah.

    2. Cairan Pembersih Kamar Mandi

    Cairan pembersih kamar mandi ampuh untuk membersihkan noda kuning membandel pada lantai keramik. Campurkan cairan pembersih dengan air, lalu pel atau gosok ke bagian lantai yang menguning.

    3. Cairan Asam Klorida

    Asam klorida atau asam muriatik mampu menghilangkan noda kuning yang membandel. Caranya dengan membasahi lantai kamar mandi dan oleskan larutan asam ke keramik yang kuning. Lalu, gosok permukaan keramik secara perlahan.

    4. Baking Soda

    Selain itu, soda kue juga bahan yang dapat membersihkan lantai kamar mandi menguning. Penghuni bisa langsung pakai baking soda atau campurkan dengan bahan lain seperti cuka. Buatlah pasta dengan bahan itu, lalu oleskan pada lantai yang kering semalaman.

    5. Garam

    Garam adalah bahan yang efektif untuk membersihkan noda air. Penghuni perlu membasahi dan menaburkan garam pada lantai. Tunggu selama satu atau dua jam, lalu gosok lantai menggunakan spons.

    6. Cuka

    Campurkan air dan cuka dengan perbandingan yang sama. Kemudian, lap atau gosok bagian keramik yang menguning dengan cairan tersebut.

    7. Kaporit

    Jika ingin menggunakan kaporit, siram air panas ke lantai kamar mandi, lalu tuang kaporit secara merata. Tunggu kaporit panas selama kurang lebih 30 menit. Lalu, sikat noda kuning dengan sikat. Terakhir, siram air agar noda kuning rontok.

    Itulah penyebab dan cara membersihkan lantai keramik kamar mandi yang menguning. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Bahan Dapur Ini Ampuh Usir Tokek di Rumah, Bisa Pakai Bawang


    Jakarta

    Tokek merupakan hewan reptil yang sering muncul di dalam rumah. Hewan satu ini punya ciri khas tersendiri karena dapat mengeluarkan suara “Tok’ek… tok’ek….” yang membuat penghuni merasa terganggu, terutama di malam hari.

    Tokek sebenarnya bukan hewan yang berbahaya. Namun, beberapa orang menyebut gigitan tokek cukup sakit dan terkadang sulit dilepaskan karena rahang tokek bisa mengunci.

    Untuk mengusir tokek dari rumah, kamu bisa menggunakan sejumlah bahan dapur. Bahan tersebut diklaim ampuh untuk mengusirnya sehingga tidak datang lagi. Penasaran apa saja bahan dapur tersebut? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Cara Usir Tokek di Rumah dengan Bahan Dapur

    Jika ada tokek di dalam rumah, cobalah untuk mengusirnya dengan bahan dapur yang mudah didapat. Lakukan secara hati-hati agar kamu tidak digigit tokek.

    Dilansir situs The Spruce, berikut cara mengusir tokek dengan sejumlah bahan dapur:

    1. Bubuk Kopi

    Tokek termasuk hewan yang tidak menyukai bubuk kopi karena memiliki aroma yang kuat. Agar efektif mengusirnya, kamu bisa membuat semprotan dari bubuk kopi.

    “Ampas kopi merupakan cara alami yang efektif untuk mengusir tokek dari rumah karena baunya yang kuat dan teksturnya yang kasar tidak disukai cicak,” kata dokter hewan dr Kathryn Dench.

    Caranya mudah, tuang bubuk kopi ke dalam wadah dan campur dengan air secukupnya. Kemudian aduk sampai merata, lalu masukkan ke dalam botol semprot.

    Kamu dapat menyemprotkan cairan tersebut ke area yang sering ditemui atau dilalui tokek. Semprotkan secara berkala agar efektif mengusir tokek dari rumah.

    2. Bawang Merah dan Bawang Putih

    Selain digunakan untuk bumbu masak, ternyata bawang merah dan bawang putih bisa digunakan untuk mengusir tokek di rumah. Sebab, aroma bawang yang menyengat tidak disukai tokek sehingga memilih untuk menjauh.

    Kamu bisa mengiris beberapa siung bawang putih atau bawang merah mentah, lalu masukkan ke dalam wadah. Letakkan irisan bawang tersebut ke sudut-sudut rumah atau yang sering ditemukan ada tokek. Seiring waktu, aroma bawang yang menyengat membuat tokek perlahan menjauh.

    3. Cuka Putih

    Cuka putih bisa dimanfaatkan untuk mengusir tokek dari rumah. Untuk cara pakainya, campurkan cuka putih dan sedikit air, lalu tuang ke dalam botol semprot.

    Kemudian, semprotkan cairan cuka tersebut ke dinding atau sudut-sudut rumah yang sering dilewati tokek. Aroma cuka yang menyengat membuat tokek memilih menjauh.

    4. Cangkang Telur

    Setelah memasak telur, sebaiknya jangan langsung membuang cangkangnya ke tempat sampah. Sebab, cangkang telur bisa dimanfaatkan untuk mengusir tokek.

    Uniknya, tokek akan menghindari cangkang telur karena dianggap sebagai predator berbahaya. Agar efektif mengusir tokek, kamu bisa meletakkan cangkang telur di dapur, balkon, atau dekat jendela rumah.

    5. Lada dan Cabai

    Lada dan cabai memiliki rasa pedas yang ternyata ampuh untuk membasmi tokek. Kamu bisa mencampur sedikit merica atau bubuk cabai ke dalam wadah berisi air, lalu aduk sampai merata.

    Setelah itu, tuang cairan tersebut ke dalam botol semprot. Kocok botol terlebih dahulu sebelum menyemprotkan cairan lada atau cabai ke area yang sering didatangi tokek.

    Demikian lima bahan dapur yang bisa digunakan untuk mengusir tokek dari rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Cara Mudah Perbaiki Keramik Retak Tanpa Perlu Dibongkar


    Jakarta

    Lantai keramik suatu ketika bisa retak atau pecah karena berbagai faktor. Keramik pecah bisa dipicu akibat tekanan tinggi, benturan keras, atau suhu panas yang tinggi.

    Retakan itu membuat tampilan lantai menjadi tidak estetik. Pemilik rumah pun mungkin berpikir harus bongkar lantai dan mengganti semua keramik.

    Padahal, pemilik tak perlu buru-buru ganti keramik kok. Jika tingkat kerusakan ringan, pemilik bisa memperbaiki keramik retak sendiri.


    Bagaimana cara memperbaiki keramik retak? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Perbaiki Lantai Keramik yang Retak

    Inilah langkah mudah untuk memperbaiki lantai keramik yang retak atau pecah, dikutip dari Home Decor Bliss.

    1. Bersihkan Retakan

    Pertama, pemilik menggunakan amplas atau pengikis ke dalam retakan untuk mengikis bagian yang terlalu tajam. Lalu, bersihkan kotoran pada keramik dengan cairan pembersih atau sabun cuci piring.

    2. Oleskan Epoxy

    Selanjutnya, oleskan epoxy pada retakan keramik. Siapkan campuran epoxy beserta karton atau alat khusus buat mengaplikasikannya.

    Tuang epoxy ke retakan keramik dan diamkan hingga mengeras. Untuk retakan lantai yang tipis dan kecil bisa menggunakan tusuk gigi. Gunakan alat dengan permukaan yang rata buat retakan yang lebar. Jangan pakai pisau saat mengoleskan epoxy karena akan cepat mengeras.

    3. Kikis Kelebihan Epoxy

    Terkadang epoxy bisa meluber dan menyebar ke bagian lain keramik. Pemilik dapat membersihkannya dengan cara mengikis sebelum cairan mengeras.

    4. Cat Bekas Retakan

    Terakhir, epoxy yang sudah kering bisa dicat dengan warna serupa dengan keramik. Gunakan kuas tipis untuk mengecat bekas retakan pada ubin. Sebaiknya pilih cat dengan finish mengkilap dan berbahan dasar minyak.

    Itulah cara memperbaiki lantai keramik yang retak tanpa perlu dibongkar. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com