Tag: tumpukan

  • Buruan Cek! Ini Lokasi Persembunyian Tikus di Rumah



    Jakarta

    Tikus adalah hama yang keberadaannya sangat mengganggu di rumah. Selain merusak bagian-bagian rumah, tikus juga membawa penyakit.

    Tikus pada dasarnya merupakan hewan kotor karena suka berada di tempat sampah dan got. Oleh karena itu jika ada tikus di rumah maka ada bagian di rumah tersebut yang kotor.

    Tikus juga suka bersembunyi. Ada beberapa tempat yang bisa menjadi tempat persembunyian tikus seperti di atap dan di dapur.


    Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia, Boyke Arie Pahlevi menuturkan secara umum ada 2 spesies tikus yang umum ditemukan, yaitu tikus got yang bersarang di dalam tanah dan tikus atap yang bersarang di atap rumah.

    Ia menuturkan, tikus suka bersembunyi di tempat yang gelap, hangat, dan tersembunyi. Contohnya seperti dapur.

    “Di dalam rumah, biasanya tikus bersembunyi di dapur seperti peralatan dapur yang besar atau tumpukan barang di area dapur,” katanya dalam keterangan yang diterima detikcom.

    Agar dapur tidak menjadi tempat persembunyian tikus, sebaiknya kamu menjaga kebersihan dapur rumah. Apalagi, jika di dapur kamu ada tempat sampah. Sebisa mungkin sampah tidak didiamkan semalaman di dalam rumah.

    “Diharapkan sampah tidak didiamkan di rumah semalaman sehingga tidak mengundang tikus untuk masuk (ke dalam rumah),”paparnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Biang Keladi Kelabang Muncul di Rumah



    Jakarta

    Kelabang merupakan salah satu serangga yang dianggap menakutkan bagi banyak orang. Apa lagi serangga ini seringkali ditemukan di dalam rumah.

    Rumah yang bersih memang menjadi solusi untuk mengusir kelabang. Tapi terkadang kelabang masih saja ada meski rumah sudah dibersihkan.

    Dilansir dari Pests Hero, berikut beberapa penyebab kelabang muncul di dalam rumah yang akan sangat mengganggu penghuni rumah.


    Kelembapan

    Segala jenis kelembapan, genangan air, dan tetesan air dapat berasal dari berbagai tempat di sekitar rumah. Keran yang bocor, penyumbatan atau penumpukan air karena masalah talang dan semua yang menyebabkan kelembapan sangat perlu diperhatikan.

    Hal ini menjadi tempat yang sempurna bagi kelabang untuk memulai dan memastikan kelabang mendapat kelembapan untuk tetap hidup. Tanah yang lembap di sekitar rumah dapat menjadi tempat yang bagus bagi kelabang untuk bertelur.

    Cara termudah untuk mengatasinya adalah dengan memastikan kelembapan berkurang. Seperti memperbaiki kebocoran, menambal keretakan, dan mengurangi kelembapan dari udara di rumah.

    Makanan untuk Kelabang

    Kelabang akan ditemukan di tempat yang memiliki persediaan makanan yang cukup untuk bertahan hidup. Kelabang akan memakan serangga, kutu, dan laba-laba. Area yang memiliki persediaan makanan melimpah akan menarik kelabang ke daerah tersebut.

    Untuk menghindari datangnya serangga di malam hari, pastikan tutup semua celah dan lampu dimatikan. Serangga akan tertarik pada lampu, yang menjadi makanan kelabang.

    Hal lain yang dapat menarik serangga adalah sampah yang ditinggalkan di luar. Kelabang akan tertarik pada banyaknya lalat dan laba-laba. Di manapun terdapat banyak serangga dan laba-laba, hal ini menjadi peluang munculnya kelabang.

    Karena kelabang biasanya tidak sering terlihat, indikasi populasi serangga yang lebih tinggi dapat menjadi indikator bahwa ada kelabang di sekitar rumah. Menyingkirkan sumber makanan kelabang akan memaksa kelabang keluar dari rumah.

    Tempat Berlindung

    Kelabang membutuhkan tempat untuk menghabiskan hari yang jauh dari predator lain dan sinar matahari. Hal ini karena kelabang bersifat nokturnal, artinya kelabang aktif di malam hari.

    Tempat tinggal kelabang sangat bervariasi, seperti di antara tumpukan kayu atau dibawah peralatan yang telah ditinggalkan selama beberapa waktu. Kelabang bahkan dapat bersembunyi di rumput tinggi yang lembap dan tumpukan daun.

    Di dalam ruangan, kelabang akan tinggal di bawah rak, kotak, atau barang lainnya. Akan lebih baik jika kelabang dapat menemukan barang-barang di ruangan yang tidak terpakai di rumah.

    Cara termudah agar kelabang tidak memiliki tempat tinggal adalah dengan membuang benda-benda yang biasa digunakan untuk tinggal. Menjaga halaman tetap bersih akan mencegah serangga lain hidup di halaman rumah.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ternyata Ini Penyebab Kelabang Suka Masuk Rumah dan Cara Atasinya


    Jakarta

    Kelabang adalah hewan melata berkaki banyak yang terkadang masuk rumah. Meski berukuran mungil, kelabang bisa bikin penghuni rumah merasa ngeri dan geli.

    Mungkin kamu langsung tergerak untuk membasmi kelabang saat menemukannya. Namun, terkadang kelabang datang lagi ke rumah.

    Lantas, mengapa artropoda ini muncul di rumah ya? Yuk, simak beberapa penyebab kelabang masuk rumah dan cara mengatasinya berikut ini.


    Penyebab Kelabang Masuk Rumah

    Inilah beberapa penyebab kelabang kerap masuk ke dalam rumah seperti yang dilansir dari Pests Hero.

    1. Rumah Lembap

    Kelabang memerlukan kelembapakan untuk bertahan hidup dan berkembang biak. Tanah yang lembap di sekitar rumah dapat menjadi tempat yang bagus bagi kelabang untuk bertelur.

    Segala jenis kelembapan, genangan air, dan tetesan air dapat berasal dari berbagai tempat di sekitar rumah. Keran yang bocor, penyumbatan atau penumpukan air karena masalah talang dan semua yang menyebabkan kelembapan sangat perlu diperhatikan.

    Cara termudah untuk mengatasinya adalah dengan memastikan kelembapan berkurang. Seperti memperbaiki kebocoran, menambal keretakan, dan mengurangi kelembapan dari udara di rumah.

    2. Banyak Serangga

    Kelabang juga membutuhkan tempat yang memiliki pasokan makanan mereka. Hewan satu ini biasanya memakan serangga, kutu, dan laba-laba.

    Area yang memiliki persediaan makanan melimpah akan menarik kelabang ke daerah tersebut. Untuk menghindari datangnya serangga di malam hari, pastikan tutup semua celah dan lampu dimatikan.

    Serangga akan tertarik pada lampu, yang menjadi makanan kelabang. Selain itu, serangga juga tertarik dengan sampah yang ditinggalkan di luar.

    Karena kelabang biasanya tidak sering terlihat, indikasi populasi serangga yang lebih tinggi dapat menjadi tanda kalau ada kelabang di sekitar rumah. Kamu bisa coba membasmi serangga untuk menyingkirkan kelabang dari rumah.

    3. Ada Benda Nganggur

    Kelabang masuk rumah karena membutuhkan tempat untuk menghabiskan hari yang jauh dari predator dan sinar matahari. Hal ini karena kelabang bersifat nokturnal, artinya kelabang aktif di malam hari.

    Tempat tinggal kelabang sangat bervariasi, seperti di antara tumpukan kayu atau dibawah peralatan yang telah ditinggalkan selama beberapa waktu. Kelabang bahkan dapat bersembunyi di rumput tinggi yang lembap dan tumpukan daun.

    Di dalam ruangan, kelabang akan tinggal di bawah rak, kotak, atau barang lainnya. Akan lebih baik jika kelabang dapat menemukan barang-barang di ruangan yang tidak terpakai di rumah.

    Cara termudah agar kelabang tidak memiliki tempat tinggal adalah dengan membuang benda-benda yang biasa digunakan untuk tinggal. Menjaga halaman tetap bersih akan mencegah serangga lain hidup di halaman rumah.

    Itulah beberapa penyebab kelabang masuk rumah dan cara mengatasinya. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Sebelum Mudik, Tutup 4 Jalur Ini Agar Rumah Aman dari Tikus


    Jakarta

    Memasuki waktu mudik, banyak yang harus dipersiapkan agar rumah tetap aman dan bersih meski keadaannya tengah kosong dan tak berpenghuni. Salah satunya adalah menjaga rumah aman dari tikus.

    Hewan pengerat satu ini termasuk cerdas karena terkadang bisa mengelabui manusia. Bahkan setelah kita memasang perangkap, mereka bisa datang lagi dan lagi. Ternyata memasang perangkap tidak cukup, kita harus cek beberapa area di rumah yang bisa jadi adalah akses utama tikus masuk ke rumah. Kira-kira di mana saja tempatnya?

    Dilansir The Spruce, berikut 4 jalur masuk tikus ke rumah.


    1. Saluran Pembuangan dan Sistem Perpipaan

    Sebagai hewan pengerat, tikus biasa hidup di tempat yang kotor seperti got atau saluran pembuangan air. Mereka memiliki ingatan yang kuat sehingga bisa kembali ke tempat yang sama berulang kali. Oleh karena itu, cara mencegah tikus adalah dengan menutup akses agar mereka tidak datang kembali.

    Biasanya tikus masuk ke rumah dari got melalui saluran pipa atau jalan pipa pembuangan. Cara mencegah tikus masuk dan keluar dari pipa adalah membuat penutup pada ujung pipa. Pilih penutup yang memiliki lubang agar air tetap dapat keluar.

    2. Atap dan Ventilasi

    Salah satu tempat kesukaan tikus adalah bagian atap rumah. Tanda mereka berada di balik plafon adalah suara berisik ketika mereka berjalan di atas. Jika menemukan tikus berada di atap rumah akan lebih sulit untuk menangkapnya karena perlu membuka plafon atau genteng.

    Cara lebih aman adalah dengan memanggil tenaga profesional yang biasa membasmi tikus. Dikhawatirkan apabila dilakukan sendiri terjadi kecelakaan saat menghindari tikus yang melompat atau kejadian tak disangka lainnya.

    Kemudian, tutup pula ventilasi, lubang di dapur, ventilasi pada atap pelana, dan celah di atap yang berpotensi menjadi akses utama tikus masuk ke rumah.

    3. Lubang

    Selain dari pipa, ventilasi, atau lubang di antara atap, waspadai lubang lain di rumah. Tikus bisa masuk lewat akses di mana saja selama mereka mencium sumber makanan. Jika kamu ingin memasang pengaman atau penutup pada setiap lubang, pastikan bahannya yang tidak mudah rusak apabila digigit oleh tikus.

    4. Tumpukan Barang di Garasi dan Gudang

    Tikus menyukai tempat yang lembap seperti di gudang dan tumpukan barang yang sudah tidak dipakai. Meskipun tidak ada sumber makanan, tetapi tempat penuh debu, hangat, dan kumuh itu merupakan tempat tinggal yang nyaman bagi semut. Sebelum pergi mudik, sebaiknya bersihkan dahulu area gudang, tumpukan barang di dapur, kamar, dan area lainnya agar tidak ada peluang tikus bersarang di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Bersihkan Lantai Dapur dari Minyak dan Lemak Setelah Lebaran



    Jakarta

    Dapur adalah salah satu ruangan yang mudah kotor, apalagi setelah masak besar buat menyiapkan acara lebaran. Cipratan minyak ketika memasak bisa bikin lantai dapur terasa lengket dan berminyak.

    Lantai seperti itu tentu bikin penghuni rumah nggak nyaman berjalan di dapur. Belum lagi penghuni rumah bisa tergelincir lantaran lantai lebih licin.

    Lalu, bagaimana cara membersihkan lantai yang lengket dan berminyak ya? Simak penjelasan dan tipsnya berikut ini.

    Penyebab Lantai Dapur Lengket Habis Lebaran

    1. Menggoreng dan Menumis Makanan

    Aktivitas memasak identik dengan menggoreng dan menumis makanan. Ternyata proses memasak seperti ini membuat partikel minyak menguap ke udara. Lama-lama partikel minyak akan jatuh dan menumpuk di berbagai permukaan dapur, termasuk lantai.

    2. Cipratan dan Tumpahan Minyak

    Sangat wajar kalau penghuni rumah tak sengaja menyiprat atau menumpahkan minyak di dapur. Hal ini tentu membuat lantai menjadi kotor, apalagi kalau sedang banyak aktivitas memasak.

    3. Kurang Ventilasi

    Sistem ventilasi yang kurang memadai membuat uap berminyak dari memasak terperangkap di dapur. Padahal, dengan ventilasi yang cukup, uap tersebut dapat dikeluarkan dari dapur, sehingga mengurangi tumpukan minyak.

    4. Tidak Rajin Bersihkan Dapur

    Tidak membersihkan lantai dapur secara rutin akan membuat lemak dan minyak lama-lama menumpuk. Lalu, metode yang kurang tepat juga membuat proses pembersihan kurang efektif, sehingga lantai selalu berminyak.

    Cara Bersihkan Lantai Dapur

    Kamu bisa membersihkan lantai dapur yang lengket dan berminyak dengan cara berikut ini.

    1. Larutan Cuka Putih

    Larutkan cuka putih dengan air menggunakan perbandingan 1:1 di dalam baskom atau botol semprot. Lalu, aplikasikan cairan tersebut pada area berminyak.

    Kamu bisa menggunakan sikat untuk menggosok lantai dengan perlahan, terutama pada noda minyak membandel. Setelah itu, kamu bisa bilas lantai dengan air bersih dan keringkan.

    2. Pasta Soda Kue

    Campurkan soda kue dengan sedikit air untuk membuat bentuk pasta. Oleskan pasta soda kue pada lantai berminyak dan biarkan selama 10-15 menit.

    Selanjutnya, gosok permukaan tersebut dengan sikat atau spons secara perlahan. Barulah membilas dan mengeringkan lantai.

    3. Larutan Sabun Cuci Piring

    Campurkan air hangat dan beberapa tetes sabun cuci piring di dalam baskom. Kamu bisa menyikat atau mengelap noda minyak membandel, kemudian bilas dengan air bersih dan keringkan.

    4. Larutan Jus Lemon

    Peras jus lemon segar dan campurkan dengan air hangat. Selanjutnya, aplikasikan larutan menggunakan kain pel atau spons. Gunakan kain pel atau spons untuk mengaplikasikan minyak pada pantai.

    Lalu, biarkan larutan bekerja untuk menghancurkan minyak. Barulah menyikat atau mengelap lantai dengan air bersih.

    Itulah cara membersihkan lantai dapur dari minyak yang lengket, kotor, dan licin. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Jitu Bersihkan Rumah Habis Open House Lebaran



    Jakarta

    Setelah mengadakan open house atau acara lebaran, nggak heran kalau rumah menjadi kotor dan berantakan. Kamu beserta orang-orang rumah pun jadi harus membersihkan rumah.

    Membersihkan rumah bisa menjadi pekerjaan yang cukup berat, apalagi setelah lelah bercengkerama dengan para tamu. Namun, tenang saja, ada strategi bersihkan rumah agar menjadi mudah dan cepat selesai.

    Lantas, bagaimana cara mudah dan cepat membersihkan rumah ya? Yuk, simak tipsnya berikut ini.


    Tips Membersihkan Rumah Habis Lebaran

    Inilah cara membersihkan rumah habis acara lebaran, dikutip dari The Spruce.

    1. Perhatikan Kondisi Rumah

    Sebelum mulai bersihkan rumah, sebaiknya kamu perhatikan kondisi rumah. Pertimbangkan keseluruhan rumah karena menata barang bisa berdampak pada ruangan-ruangan lainnya menjadi tidak teratur. Misalnya kamu menemukan beberapa barang di kamar tidur padahal seharusnya barang tersebut berada di kamar mandi.

    2. Gunakan Pengatur Waktu

    Kamu bisa menentukan batas waktu bersih-bersih agar tidak berlama-lama di satu titik. Coba menyetel waktu selama 30 menit untuk membuat kamu lebih fokus bekerja.

    3. Lakukan Sapuan dengan Cepat

    Sapu lantai ruangan yang kotor dengan cepat. Lalu, ambil kantong sampah dan segera kumpulkan sampah yang terlihat seperti wadah kosong, atau tisu bekas. Jangan lupa kembalikan barang-barang ke tempat semestinya.

    4. Buat Sistem Penyortiran

    Gunakan sistem penyortiran tiga kotak, yaitu simpan, sumbangkan, dan buang. Sistem ini akan membantu membuat keputusan dengan cepat dan menjaga proses pembersihan tetap fokus. Mulai dengan mengumpulkan barang-barang ke dalam tumpukan yang disortir.

    5. Tetap Fokus

    Sebaiknya fokus membersihkan satu area dalam satu waktu agar tidak kewalahan. Kamu bisa membagi ruangan menjadi beberapa zona yang lebih kecil dan bersihkan per zona.

    Beberapa ruangan memang tidak dapat dibersihkan secara menyeluruh dalam waktu singkat. Jadi fokus saja merapikan barang dengan cepat.

    6. Selesaikan dan Simpan Barang

    Saat batas waktu sudah selesai, disarankan untuk berhenti bekerja dan meluangkan beberapa menit buat menyimpan barang-barang ke tempat penyimpanan.

    Itulah langkah mudah untuk membersihkan rumah dengan mudah dan cepat. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Bunga Es Numpuk di Freezer? Ini Penyebab dan Cara Cegahnya


    Jakarta

    Freezer bisa mudah ditumbuhi bunga es sampai menumpuk. Tumpukan es ini bisa disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari segel pintu yang rusak hingga kurangnya ventilasi.

    Meski sepele, bunga es bisa bikin ruang penyimpanan freezer makin sempit. Belum lagi, kulkas harus bekerja lebih keras buat membekukan makanan.

    Nah, kira-kira apa yang bikin bunga es numpuk di freezer ya? Yuk simak penjelasannya berikut ini, dikutip dari Ideal Home.


    Penyebab Bunga Es Muncul di Freezer

    Inilah beberapa faktor pembentuk bunga es di freezer.

    1. Sering Buka Pintu Kulkas

    Penumpukan es di dalam freezer biasanya terjadi saat ada udara hangat dan lembap masuk. Jika pintu freezer terlalu sering dibuka atau dibiarkan terbuka, udara hangat bisa masuk. Isi freezer akan mengembun, lalu membeku.

    2. Cara Simpan Makanan yang Kurang Tepat

    Menaruh makanan hangat di dalam freezer atau membiarkan wadah makanan terbuka dapat menambah kelembapan di dalam freezer. Pastikan untuk menutup makanan dengan benar dan biarkan dingin sepenuhnya sebelum memasukkannya ke dalam freezer.

    3. Termostat Rusak

    Termostat mengatur suhu di dalam freezer agar tetap stabil. Jika termostat tidak berfungsi dengan baik, freezer akan tetap dingin, bahkan saat tidak diperlukan lagi. Pendinginan yang berlebihan akan menyebabkan terbentuknya bunga es.

    Pintu freezer yang tidak tertutup rapat atau dibiarkan terbuka membuat udara hangat masuk ke dalam freezer. Saat udara hangat bersentuhan dengan udara dingin, terjadi kondensasi dan pembentukan es di freezer.

    Cara Cegah Pembentukan Bunga Es

    Berikut ini cara mencegah pembentukan bunga es.

    1. Rutin Periksa Segel Pintu

    Pastikan segel pintu freezer dalam kondisi yang bagus, sehingga dapat menyegel pintu dengan baik. Lakukan pemeriksaan secara rutin dan ganti segel bila sudah usang.

    2. Hindari Muatan Penuh di Freezer

    Hindari mengisi freezer sampai terlalu penuh. Sisakan ruang untuk sirkulasi udara di dalam freezer agar aliran udara tidak terhambat. Freezer yang penuh mengakibatkan pendinginan tidak merata dan kemungkinan terbentuknya es.

    3. Atur Suhu Freezer

    Pastikan suhu freezer sudah diatur dengan benar dengan mengikuti rekomendasi produsen. Menyetel suhu terlalu rendah dapat menyebabkan pembentukan es berlebih.

    4. Jangan Biarkan Pintu Freezer Terbuka

    Jangan biarkan pintu freezer terbuka terlalu lama. Minimalisir frekuensi dan durasi membuka pintu freezer. Setiap kali pintu terbuka, udara hangat masuk ke dalam freezer dan saat bertemu udara dingin, bisa terjadi kondensasi dan pembentukan es.

    5. Rutin Cairkan Es Freezer

    Sebaiknya mencairkan es di freezer secara teratur. Hal ini dapat mencegah penumpukan es yang berlebihan.

    Itulah penyebab dan cara mencegah pembentukan bunga es di freezer. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    Saksikan juga Sosok: Damaz, Wujudkan Mimpi Lewat Tanaman Herbal

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Rayap! Ini 5 Tanda Rumah Diserang Semut Kayu



    Jakarta

    Pernahkah mengalami perabotan, pintu, atau jendela dari kayu di rumah terkikis? Penghuni rumah pasti berpikir bahwa ini adalah ulah rayap yang memakan kayu. Namun, ternyata tak hanya rayap, terdapat hewan bernama semut kayu yang juga menjadi penyebab mengapa bahan-bahan kayu di rumah menjadi terkikis.

    Melansir dari situs The Spruce, terdapat 5 tanda adanya semut kayu di rumah.

    Jejak Semut di Malam Hari

    Semut kayu umumnya berwarna hitam dan sedikit lebih besar daripada spesies semut lainnya. Ciri paling mencolok adalah mereka punya area perut yang berbentuk hati. Mereka aktif pada malam hari untuk mencari makanan. Jika penghuni rumah melihat semut kayu berjalan di malam hari artinya mereka sudah menemukan jalan masuk ke dalam rumah.


    Serbuk Kayu Berceceran

    Tanda lain adanya semut kayu adalah tumpukan serbuk atau serutan kayu. Uniknya, semut kayu tidak memakan kayu seperti rayap, tetapi mereka hanya menggali kayu untuk membuat sarang. Inilah yang membuat sisa-sisa serbuk kayu ditemukan di sekitar perabotan kayu atau pintu dan jendela.

    Pada Dinding

    Semut kayu ternyata tidak hanya berjalan di lantai rumah, tetapi juga mereka dapat merayap dinding. Jika melihat banyak semut bersayap di dinding bisa jadi mereka adalah semut kayu yang mencari sarang di rumah.

    Suara Gemerisik

    Terdapat suara-suara yang bisa jadi tanda kehadiran semut kayu, seperti gemerisik atau suara garukan pada dinding. Suara ini bisa jadi adalah suara semut kayu yang sedang menggerogoti kayu di rumah. Mereka biasanya aktif pada malam hari.

    Kayu Rusak atau Membusuk

    Semut kayu umumnya tertarik pada kayu yang lembap atau lapuk, yang dapat terjadi seiring waktu karena adanya air merembes ke celah-celah dinding. Jika ada bahan kayu yang lembap maka itu menjadi target utama semut kayu membangun sarangnya.

    Oleh karena itu, jika penghuni rumah menemukan salah satu dari kelima tanda tersebut, segera cek keberadaan semut kayu. Cek bagian perabotan kayu termasuk jendela dan pintu. Selain itu, cek juga pohon atau tanaman di halaman rumah karena semut kayu juga sering membuat terowongan atau sarang dari kayu-kayu yang mati.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jurus Jitu Ngepel Lantai Dapur yang Lengket dan Berminyak



    Jakarta

    Lantai rumah sangat cepat kotor, apalagi di dapur. Area dapur yang sering digunakan buat masak biasanya lantainya terasa lengket dan berminyak.

    Kondisi lantai yang seperti ini tentu bikin penghuni rumah merasa nggak nyaman berjalan. Selain tidak nyaman diinjak, penghuni rumah bisa tidak sengaja tergelincir.

    Jika mau rumah selalu bersih, tentunya penghuni rumah harus rajin membersihkan lantai. Namun, terkadang mengepel dengan cara biasa kurang ampuh buat hilangkan lengket dan minyak pada lantai.


    Lalu, bagaimana cara ampuh mengepel lantai biar nggak lengket dan berminyak? Temukan caranya berikut ini, dilansir dari Mr Handyman.

    Cara Ngepel Lantai Dapur

    Inilah beberapa cara membersihkan lantai dapur yang lengket dan berminyak.

    1. Larutan Cuka Putih

    Larutkan cuka putih dengan air menggunakan perbandingan 1:1 di dalam baskom atau botol semprot. Lalu, aplikasikan cairan tersebut pada area berminyak.

    Gunakan sikat untuk menggosok lantai dengan perlahan, terutama pada noda minyak membandel. Setelah itu, bilas lantai dengan air bersih dan keringkan.

    2. Pasta Soda Kue

    Campurkan soda kue dengan sedikit air untuk membuat bentuk pasta. Oleskan pasta soda kue pada lantai berminyak dan biarkan selama 10-15 menit.

    Selanjutnya, gosok permukaan tersebut dengan sikat atau spons secara perlahan. Barulah membilas dan mengeringkan lantai.

    3. Larutan Sabun Cuci Piring

    Campurkan air hangat dan beberapa tetes sabun cuci piring di dalam baskom. Gunakan larutan ini untuk menyikat dan mengelap noda minyak membandel, kemudian bilas dengan air bersih dan keringkan.

    4. Larutan Jus Lemon

    Peras jus lemon segar dan campurkan dengan air hangat. Selanjutnya, aplikasikan larutan menggunakan kain pel atau spons. Gunakan kain pel atau spons untuk mengaplikasikan minyak pada pantai.

    Lalu, biarkan larutan bekerja untuk menghancurkan minyak. Barulah menyikat atau mengelap lantai dengan air bersih.

    Penyebab Lantai Dapur Lengket dan Berminyak

    1. Menggoreng dan Menumis Makanan

    Proses memasak seperti menumis dan menggoreng membuat partikel minyak menguap ke udara. Lama-lama partikel minyak akan jatuh dan menumpuk di berbagai permukaan dapur, termasuk lantai.

    2. Cipratan dan Tumpahan Minyak

    Penghuni rumah bisa tak sengaja menyiprat atau menumpahkan minyak di dapur. Hal ini tentu membuat lantai menjadi kotor, apalagi kalau sedang banyak aktivitas memasak.

    3. Kurang Ventilasi

    Sistem ventilasi yang kurang memadai membuat uap berminyak dari memasak terperangkap di dapur. Ventilasi membantu uap tersebut keluar dari dapur, sehingga mengurangi tumpukan minyak.

    4. Tidak Rajin Bersihkan Dapur

    Lemak dan minyak bisa menumpuk kalau lantai jarang dibersihkan. Cara ngepel yang kurang tepat juga membuat lantai tetap berminyak.

    Itulah cara membersihkan lantai dapur dari minyak yang lengket, dan berminyak. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Nggak Boleh Buang Tisu ke Toilet? Ternyata Ini Alasannya


    Jakarta

    Sering kali ada tulisan dilarang membuang tisu ke dalam WC di toilet umum. Meski terkesan sepele, kalau imbauan itu dilanggar lama-lama bakal timbul masalah, lho.

    Membuang tisu ke dalam toilet memang cukup praktis, tapi dampaknya bisa bikin rugi pemilik toilet. Lembaran tisu yang dibuang terus-menerus ke toilet bakal merusak saluran toilet.

    Lantas, apa saja risiko membuang tisu ke dalam toilet ya? Simak penjelasannya berikut ini.


    Alasan Dilarang Buang Tisu ke Toilet

    Inilah sederet alasan mengapa tisu tidak boleh dibuang ke dalam toilet, dikutip dari Scott English Plumbing.

    1. Efek Fatberg

    Membuang tisu ke toilet dapat memicu fatberg, sehingga pipa perlu diperbaiki. Efek fatberg adalah kondisi di mana tisu basah ini bercampur dengan kotoran yang terperangkap di dalam pipa seperti lemak dan minyak, sehingga ini membentuk sebuah tumpukan dan formasi seperti gunung es.

    Formasi ini menyebabkan penyumbatan pada pipa dan saluran air, apalagi efek ini bisa mencapai panjang hingga lebih dari 10 kaki atau dan berat hingga 100 kg.

    2. Kerusakan Sistem Saluran Pembuangan

    Tisu yang disiram ke toilet mungkin tidak tersangkut di pipa, tetapi mencapai sistem saluran pembuangan. Hal ini dapa menyebabkan kerusakan di sistem septic tank rumah serta sistem saluran pembuangan kota.

    3. Tisu Susah Terurai

    Tisu tidak akan terurai meski disiram ke dalam toilet. Tisu dalam keadaan basah dan melewati sistem saluran pembuangan ini tidak langsung hancur dalam 24 jam.

    Banyak pakar perpipaan membuktikan fakta bahwa tisu basah ditemukan dalam keadaan utuh di dalam pipa pembuangan setelah disiram bahkan berbulan-bulan. Alhasil, tisu ini semakin lama akan membuat penumbukan yang besar dan mengakibatkan penyumbatan saluran pembuangan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com