Tag Archives: tutup

4 Tips agar Rumah Terasa Hangat Saat Hadapi Fenomena Bediding


Jakarta

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan fenomena Bediding di Indonesia terjadi hingga September 2025. Sebagai informasi, Bediding adalah kondisi udara dingin yang menusuk dari malam hingga pagi hari di musim kemarau.

Fenomena ini lazim terjadi di wilayah pegunungan dan dataran tinggi. Selain itu, beberapa wilayah di Jawa, Bali, NTB, dan NTT juga mengalami fenomena Bediding.

Dalam menghadapi fenomena Bediding, dianjurkan untuk memakai pakaian tebal dan mengonsumsi minuman hangat di malam hari. Tak hanya itu, sebaiknya rumah kamu juga dibuat hangat agar tidak merasa kedinginan saat tidur.


Ada beberapa tips agar hunian terasa hangat saat menghadapi fenomena Bediding. Ingin tahu apa saja tipsnya? Simak dalam artikel ini.

Tips agar Rumah Terasa Hangat Saat Hadapi Bediding

Bagi kamu yang akhir-akhir ini merasa kedinginan saat tidur di malam hari bisa jadi disebabkan karena fenomena Bediding. Suhu yang terlalu dingin bisa menyebabkan tubuh menggigil dan tidur pun jadi tak nyenyak.

Ada beberapa tips mudah agar rumah terasa hangat demi menghadapi fenomena Bediding. Dilansir dari Bradford Insulation dan This Old House, Selasa (15/7/2025), berikut sejumlah tipsnya:

1. Pasang Gorden Tebal

Tips yang pertama adalah memasang gorden tebal pada jendela rumah. Fungsinya adalah untuk mencegah udara dingin masuk ke dalam rumah sekaligus menahan udara hangat agar tetap berada di dalam ruangan.

Meski gorden yang punya bahan dan ketebalan tertentu harganya cukup mahal, tapi cara ini dinilai cukup efektif untuk menghangatkan rumah ketika menghadapi fenomena Bediding.

2. Tutup Jendela dengan Rapat

Membeli gorden yang tebal dan mahal akan sia-sia jika jendela tidak ditutup rapat. Perlu diketahui, hampir 40% panas yang keluar dari rumah saat suhu dingin berasal dari jendela rumah yang tidak tertutup rapat.

Jadi, pastikan kamu menutup jendela rapat-rapat hingga tidak ada celah. Dengan begitu, udara dingin dari luar tidak bisa masuk ke dalam rumah.

3. Atur Suhu AC dan Kipas Angin

Apabila kamu menggunakan AC di rumah, atur suhunya agar tidak terlalu rendah. Dengan begitu, kamu tidak akan merasa kedinginan saat tidur di malam hari. Hal ini juga berlaku bagi kamu yang menggunakan kipas angin, cobalah atur kecepatan putaran kipas pada posisi pelan.

4. Biarkan Sinar Matahari Masuk saat Siang

Meski pagi terasa dingin, tapi suhu saat siang hari jadi lebih terik karena kondisi langit cenderung cerah, sehingga memungkinkan radiasi matahari langsung memanaskan permukaan Bumi.

Maka dari itu, dianjurkan membuka jendela dan gorden saat siang hari dan biarkan panas alami matahari menghangatkan seluruh rumah. Namun, jangan lupa untuk menutup gorden saat malam demi mencegah udara dingin masuk ke dalam rumah.

Demikian empat tips mudah agar rumah tetap hangat saat menghadapi fenomena bediding. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com

3 Lokasi Andalan buat Pasang Exhaust Fan di Kamar Mandi


Jakarta

Exhaust fan merupakan kipas yang digunakan untuk mengeluarkan udara panas dan kelembapan pada ruangan. Perangkat ini banyak digunakan di kamar mandi.

Menurut arsitek Denny Setiawan, exhaust fan sangat berguna untuk mengurangi kelembapan di kamar mandi. Exhaust fan ini bisa menjadi solusi untuk kamar mandi yang kekurangan ventilasi udara.

“Musuh dari kamar mandi itu bukan luasnya kesempitan, tapi kelembaban yang tidak keluar oleh ventilasi alami dan cahaya matahari sebagai disinfektan, membuat kamar mandi terasa lembab dan pengap. Kamar mandi yang pengap dan lembab Ini kemudian akan membawa penyakit bagi penggunanya,” kata Denny saat dihubungi Jumat (20/12/2024).


Cara menghidupkan exhaust fan tidak sulit karena ada yang sudah otomatis menyala ketika lampu kamar mandi menyala sehingga tidak perlu menekan tombol apa pun.

Untuk memaksimalkan kerjanya, exhaust fan harus dipasang di lokasi yang tepat. Dilansir The Spruce, berikut tempat yang tepat memasang exhaust fan.

1. Plafon atau Atap Kamar Mandi

Pemasangan exhaust fan sebenarnya tidak membutuhkan tempat yang luas. Diletakkan di bagian plafon juga bisa. Biasanya posisi ini cocok untuk lokasi kamar mandi yang terhimpit di antara 2 ruang sehingga tidak bisa sembarangan membuat lubang. Ketika memasang exhaust fan, siapkan juga saluran pembuangan yang langsung mengarah keluar.

2. Area Paling Lembap di Kamar Mandi

Bagi yang memiliki kamar mandi yang luas bahkan seluas kamar tidur. Pasti di dalamnya terdapat area basah dan kering. Exhaust fan lebih cocok diletakkan di area yang basah dan paling mudah lembap. Area tersebut berada di dekat shower, bak mandi, atau keran. Letak exhaust fan tersebut bisa dipasang di plafon atau di atas shower.

3. Dekat Jalur Pembuangan Terdekat

Membuat ventilasi tidak susah, lubang yang cukup bisa membuang kelembapan kamar mandi. Namun jika memakai exhaust fan kamu tentu perlu jalur pembuangan. Maka pilih jalur yang paling pendek agar pembuangan cepat dan tidak ada yang terperangkap di jalurnya. Ukuran paling ideal untuk jalur ventilasi exhaust fan adalah 30 cm dari tutup ventilasi luar. Selain itu pastikan rute ventilasi tersebut lurus.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Rumah Diserbu Kaki Seribu saat Musim Hujan? Ini Penyebab dan Cara Cegahnya


Jakarta

Kaki seribu merupakan salah satu hewan berjenis lipan yang senang hidup di tempat yang sejuk dan lembap. Kaki seribu biasanya tidak menetap terlalu lama di satu tempat. Mereka berpindah mencari lokasi yang lebih baik, terutama jika lingkungan terasa panas dan kering.

Dikutip dari Southern Living, kaki seribu biasanya tinggal di bawah tanah. Mereka tertarik pada tumpukan daun kering, mulsa, hamparan bunga, dan batu di sekitar rumah.

Oleh karena itu, jika melihat kaki seribu ada di dalam rumah adalah hal yang jarang. Apabila mereka masuk hingga ke dalam rumah dan di tempat-tempat yang tak biasa, kemungkinan besar area tersebut merupakan tempat yang sejuk dan lembap.


Bisa juga mereka tengah menuju daerah yang lebih lembap di dekat sana. Daerah tersebut biasanya sempit, gelap, dan dingin. Apabila di rumah terdapat tumpukan barang atau sudut-sudut rumah yang memenuhi kriteria tersebut, harap berhati-hati.

Cara Cegah Kaki Seribu Masuk ke Rumah

Dilansir dari Southern Living, kaki seribu bisa dicegah untuk tidak muncul di permukaan dengan cara berikut.

1. Tutup Celah di Rumah

Kaki seribu bisa masuk rumah melalui celah, retakan, atau bukaan pada pintu dan jendela. Saat memasuki musim hujan, usahakan celah tersebut dalam keadaan tertutup sehingga kaki seribu tidak ada kesempatan untuk masuk.

2. Hilangkan Kelembapan

Kelembapan merupakan musuh utama kerusakan bangunan. Selain itu, kelembapan juga bisa memicu datangnya kaki seribu. Untuk mengurangi kelembapan di rumah, coba pakai perangkat elektronik bernama dehumidifier. Singkirkan pula penyebab munculnya kelembapan.

Jangan biarkan membuang tanaman mati, tumpukan daun, batu, atau mulsa menumpuk di rumah karena bisa menjadi sarang baru bagi kaki seribu.

3. Hilangkan Genangan Air

Jangan biarkan di halaman rumah terdapat genangan air. Sebab, genangan air dapat menarik perhatian kaki seribu, bahkan hewan lainnya. Genangan air muncul karena tidak ada resapan, tidak ada jalur mengalirkan air, permukaan tanah yang cekung, atau karena ada kebocoran pada pipa. Jadi atasi dahulu permasalahannya agar tidak ada lagi genangan air di rumah.

Itulah penyebab dan cara mencegah kaki seribu masuk rumah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Ini Cara Cepat Bersihkan Kipas Angin Tanpa Perlu Dibongkar


Jakarta

Kipas angin merupakan perangkat elektronik yang paling mudah terlihat kotor. Tandanya adalah banyak debu-debu halus yang menempel di permukaan kerangka pelindung hingga ke baling-balingnya.

Semakin lama didiamkan, debu bisa semakin tebal dan tidak akan bersih hanya dengan diberi angin kencang. Oleh karena itu kipas angin harus rutin dibersihkan.

Cara Membersihkan Kipas Angin

Kipas angin bisa dibersihkan tanpa perlu dibongkar atau disiram air. Dilansir The Spruce dan The Dollar Stretcher, begini caranya.


Vacuum Cleaner

Vacuum cleaner merupakan salah satu perangkat kebersihan yang praktis yang memanfaatkan angin untuk menyedot debut. Penyedot debu memiliki lubang yang tidak begitu besar dan bentuknya yang fleksibel sehingga bisa membersihkan di mana saja.. Berikut cara menyedot deb dengan vacuum cleaner.

  1. Cabut listrik dari stop kontak atau cabut baterai kipas angin
  2. Sedot debu menggunakan vacuum cleaner dan bersihkan semua bagian dalam kipas angin dengan hati-hati
  3. Jika sudah cukup, bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang lembap.

Larutan Sabun, Cuka, Baking Soda

Jika dirasa dengan menyedot debu saja tidak cukup. Coba pakai bahan pembersih yang memang bisa membersihkan hingga membunuh bakteri pada kipas angin. Bahan-bahan tersebut adalah sabun, cuka, dan baking soda. Caran membersihkan kipas dengan campuran larutan tersebut sebagai berikut.

  1. Campurkan 2 sdm (sendok makan) sabun cuci piring, 1/2 gelas cuka, dan 3 sdm baking soda
  2. Masukkan ke dalam botol semprotan, kocok-kocok
  3. Semprotkan cairan ke arah kipas yang berdebu
  4. Tutup seluruh bagian lingkaran kipas dengan plastik besar
  5. Nyalakan kipas agar berputar dengan kecepatan tinggi selama sekitar 5 menit
  6. Buka plastik dan debu akan terlepas dari kipas angin.

Garam atau Pasir

Mungkin tidak bisa dibayangkan bagaimana garam bisa membersihkan debu. Namun cara ini benar-benar bisa. Begini caranya.

  1. Letakkan kipas angin secara mendatar atau bagian bundar menghadap bawah
  2. Tutup bagian kipas dengan kain atau plastik
  3. Masukkan garam atau pasir kering ke kipas angin
  4. Pastikan kipas tertutup rapat, nyalakan kipas dan biarkan berputar-putar selama beberapa menit agar debu tersapu
  5. Bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang sudah sedikit dibasahi.

Pengering Rambut

Penghuni rumah bisa menghempaskan debu pada kipas angin menggunakan pengering rambut. Alat ini mengeluarkan angin kencang yang bisa membersihkan kotoran yang menempel. Berikut ini cara menggunakan pengering rambut untuk membersihkan kipas angin.

  1. Cabut aliran listrik maupun baterai kipas angin
  2. Bawa kipas angin ke luar agar debu tidak bertebaran di dalam rumah
  3. Semprotkan angin menggunakan pengering rambut dari bagian belakang, lalu ke seluruh bagian hingga debu terjatuh
  4. Bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang sudah sedikit dibasahi.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Panduan Lengkap Membersihkan Toren Air Rumah, Jangan Sampai Salah!


Jakarta

Toren air memiliki fungsi penting sebagai persediaan air bersih di rumah. Agar penghuni bisa mendapatkan air yang bersih dan segar, maka toren wajib dibersihkan secara rutin.

Perlu diingat, toren air yang tidak dibersihkan hingga berbulan-bulan dapat memicu tumbuhnya lumut. Hal tersebut membuat air jadi kotor sehingga tidak layak digunakan untuk mandi atau mencuci. Jika dipaksakan maka bisa memicu kulit gatal-gatal dan gangguan pencernaan.

Maka dari itu, penting untuk merawat dan menjaga kebersihan toren air di rumah. Namun, kamu juga tidak bisa membersihkan toren secara sembarangan. Simak panduan membersihkan toren yang benar dalam artikel ini.


Panduan Membersihkan Toren Air dengan Tepat

Toren atau disebut juga tandon air perlu dibersihkan dan dikuras isinya agar tidak ditumbuhi lumut. Disarankan untuk menguras toren air minimal 3-4 bulan sekali agar terlepas dari masalah lumut.

Mengutip catatan detikProperti, berikut langkah-langkah membersihkan toren air dengan benar:

Alat dan Bahan

  • Sikat
  • Spons
  • Scrubber atau saringan lumut
  • Kaporit
  • 3 sdm garam dengan 2 liter air yang sudah didihkan (opsional)
  • Cuka putih (opsional).

Langkah-langkah Membersihkan Toren Air

Setelah menyiapkan alat dan bahan di atas, kini ikuti caranya di bawah ini:

1. Matikan Pompa Air

Langkah yang pertama adalah dengan mematikan pompa air agar tidak ada air mengalir saat proses mencuci toren. Hal ini juga membantu mempercepat proses menguras dan memastikan pembersihan tandon dilakukan secara optimal.

2. Buang Sisa Air di Dalam Toren

Sebelum dimulai proses pembersihan, pastikan kamu sudah mengabarkan kepada penghuni rumah bahwa toren air akan dibersihkan sehingga tidak dapat digunakan sementara waktu. Kemudian buang sisa air di dalam toren agar air yang terkontaminasi dengan kuman dan jamur bisa terbuang dan tidak digunakan.

3. Buang Kotoran yang Mengumpul

Langkah berikutnya adalah membuang tumpukan kotoran seperti lumut, alga, tanah, dan pasir yang menumpuk di dalam toren. Gunakan alat yang dapat menyeka seluruh lumut seperti sikat dan spons agar kotoran bisa terangkat sepenuhnya.

4. Sikat Permukaan Toren

Sebelum menyikat, kamu perlu mengecek komponen toren yang terhubung, seperti valve atau keran, pipa, pompa, serta fitting inlet dan outlet. Periksa seluruh komponen agar saat dibersihkan tidak memicu kerusakan, putus, atau menimbulkan celah yang menyebabkan kebocoran.

Jika ditemukan ada komponen atau aksesori yang bermasalah, sebaiknya diganti terlebih dahulu agar tidak perlu mengerjakannya dua kali.

Kalau komponen sudah diganti, kini saatnya melakukan proses pembersihan pada permukaan toren. Jika ukuran tandon cukup besar dan kamu memiliki bobot kurang dari 60 Kg, kamu dapat masuk ke dalam toren untuk mempermudah pembersihan. Namun kalau sulit dijangkau kamu bisa menggunakan gagang sikat yang panjang.

5. Bersihkan Tutup dan Bagian Luar Toren

Setelah membersihkan bagian dalam, jangan lupa untuk menyikat area luar toren sampai bersih. Bersihkan juga bagian tutup toren agar tidak ada lagi sisa lumut dan kotoran yang menempel.

6. Bilas dengan Air Bersih

Setelah membersihkan toren hingga seluruh lumut dan kotoran terangkat, pastikan kamu membilasnya dengan air bersih hingga sisa-sisa busa dan cairan sabun larut secara menyeluruh.

7. Isi Ulang Toren

Langkah terakhir, isi ulang toren dengan air bersih sesuai kapasitasnya. Pastikan kualitas airnya bersih, jernih, tidak berwarna, dan tidak bau. Dengan begitu, kamu bisa menggunakan air di dalam toren hingga jangka waktu lama sampai nantinya tandon dikuras kembali.

Demikian panduan membersihkan toren air yang berlumut dengan tepat. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/ilf)



Sumber : www.detik.com

Gula Dicampur Soda Kue, Cara Ampuh Usir Semut Tanpa Kapur Barus!



Jakarta

Semut yang berkeliaran di rumah, apalagi di dapur atau sudut-sudut ruangan, sering kali bikin resah. Meski ukurannya kecil, koloni semut bisa jadi gangguan serius, terutama jika jenisnya bisa menggigit dan menyebabkan iritasi kulit.

Biasanya, solusi instan yang digunakan banyak orang adalah kapur barus. Tapi, bagaimana kalau stok kapur barus di rumah habis? Jangan panik dulu. Ada cara alami dan murah yang bisa Anda coba!

Gula & Soda Kue: Kombinasi Ampuh Basmi Semut

Dilansir dari Apartment Therapy, kombinasi gula bubuk dan soda kue bisa menjadi alternatif pengusir semut yang efektif. Tapi kenapa dua bahan dapur ini bisa bekerja seperti racun bagi semut?


Ahli Entomologi, David Price, menjelaskan bahwa semut sangat tertarik pada gula karena merupakan sumber energi dan air. Ketika gula dicampur dengan soda kue (natrium bikarbonat), akan terjadi reaksi kimia yang mematikan bagi semut.

“Natrium bikarbonat akan bereaksi dengan asam dalam tubuh semut. Reaksi ini menyebabkan rangka luar semut mengering dan akhirnya semut mati,” jelas Price.

Cara Membuat Campuran Gula & Soda Kue Pengusir Semut

Untuk mencoba trik ini, berikut langkah-langkahnya:

  1. Campurkan gula bubuk dan soda kue dengan perbandingan 1:1.
  2. Ambil sekitar ¾ sendok makan dari masing-masing bahan.
  3. Aduk rata, lalu letakkan campuran di atas tutup toples atau wadah datar kecil.
  4. Tempatkan di area yang sering dilewati semut seperti dapur, pojok ruangan, atau dekat tempat sampah.

Semut akan tertarik pada gula, lalu tanpa sadar juga memakan soda kue yang mematikan bagi mereka.

Selain menggunakan bahan alami, mencegah lebih baik daripada mengobati. Agar rumah bebas semut, terutama di area dapur, penting untuk menjaga kebersihan meja dan lantai dari sisa makanan.

Selain itu bersihkan jejak semut dengan cuka, karena cuka bisa menghapus feromon yang jadi penanda jalur semut. Terakhir tutup rapat makanan dan jangan biarkan gula atau makanan manis terbuka di meja.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

6 Tips Basmi Kamitetep di Rumah, Bisa Pakai Sabun



Jakarta

Kamitetep merupakan nama serangga yang mungkin asing bagi beberapa orang. Sebab, serangga satu ini bentuknya unik dan berbeda dari serangga pada umumnya.

Kamitetep atau Phereoeca uterella memiliki bentuk seperti larva. Warna tubuh luarnya terlihat bertekstur berwarna mirip pasir. Jika dilihat sekilas, kamitetep lebih mirip dengan debu yang menggumpal. Serangga satu ini sangat menyukai tempat yang lembap dan kotor seperti gudang, area di luar rumah, di pojokan barang yang jarang dibersihkan.

Kamitetep meskipun tidak menggigit atau menyerang, tetapi bulu halusnya dapat menyebabkan gatal-gatal hingga iritasi bagi yang memegangnya. Oleh sebab itu, kamitetep perlu diwaspadai dan dijauhi.


Cara mengusir kamitetep dari rumah ternyata tidak sulit lho. Ada beberapa cara membasminya dengan bahan-bahan yang biasa ada di rumah, dilansir Bugwiz berikut di antaranya.

Tips Basmi Kamitetep

Inilah cara membasmi kamitetep di rumah.

1. Pakai Sabun Cuci Piring

Bahan yang ternyata efektif untuk mengusir kamitetep adalah sabun cuci piring. Bahan-bahan sabun cuci piring memakai bahan-bahan yang dapat membuat kamitetep dehidrasi dan merusak lapisan lilin pada tubuhnya.

Sabun cuci piring harus dicampurkan dengan 3-4 liter air. Ketika dicampurkan jangan sampai terlalu banyak busa. Kemudian, tusuk selubung hewan tersebut agar tidak bergerak. Lubang kecil yang muncul dapat menjadi akses sabun cuci piring bisa masuk ke tubuh kamitetep. Apabila hanya disemprot atau disiram ke tubuh kamitetep, tidak akan begitu berefek karena tubuhnya memiliki lapisan lilin.

2. Gunakan Pestisida

Bahan kedua yang bisa digunakan adalah pestisida. Namun, bahan ini harus digunakan hati-hati karena bisa berbahaya jika terkena hewan peliharaan atau anak-anak.

Sebelum memutuskan untuk memakai pestisida, pastikan produk tersebut aman digunakan di dalam ruangan.

3. Bersihkan Rumah

Cara paling aman, mudah, dan efektif mengusir kamitetep adalah dengan rajin membersihkan rumah. Rumah yang bersih bukan tempat yang cocok untuk kamitetep.

Tempat yang harus dibersihkan ada seluruh ruangan, terutama di area yang mungkin jarang dijamah seperti plafon, atap, di bawah perabotan, dan lain-lain. Area-area tersebut menjadi tempat berkumpulnya santapan kamitetep seperti jaring laba-laba, wool, maupun larva untuk bertahan hidup. Maka tak heran kalau hewan ini ditemukan di tempat-tempat yang jarang dibersihkan.

4. Jaga Kelembapan Rumah

Selain harus bersih, rumah juga harus bebas dari lembap. Seperti yang disebutkan sebelumnya jika kamitetep menyukai tempat dengan kelembapan tinggi.

Cara mengatasi rumah yang lembap adalah dengan memaksimalkan ventilasi udara dan cahaya di rumah. Bisa juga dengan menggunakan dehumidifier, perangkat elektronik yang efektif menyerap kelembapan pada ruangan.

5. Tutup Pintu Masuk Kamitetep

Dilansir The Pest Informer, kamitetep sering masuk lewat retakan dan celah di dinding, jendela, dan pintu. Sebelum benar-benar mengusir kamitetep, cari dahulu akses masuknya dan tutup akses tersebut. Apabila ada retakan di dinding, segera ditambal agar tidak menjadi tempat penampungan serangga.

Itulah sejumlah cara untuk membasmi kamitetep. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

7 Tips Usir Curut dari Rumah, Bisa Pakai Bahan Alami


Jakarta

Pernahkah melihat hewan seperti tikus tapi ukurannya kecil dan hidungnya mancung? Kemungkinan hewan itu adalah curut. Mereka terkadang ditemukan di rumah, seperti di dapur, pekarangan, atau tempat penyimpanan makanan.

Kehadiran curut dapat mengancam kesehatan penghuni karena kotorannya bisa mengandung sumber penyakit. Oleh karena itu, penghuni harus segera mengusir curut kalau menemukannya di rumah.

Bagaimana cara mengusir curut dari rumah? Simak tipsnya berikut ini.


Tips Usir Curut di Rumah

Inilah cara membuat rumah bebas dari curut, dikutip dari situs Do My Own, Madsenpest, penjualan properti, dan perusahaan pengendalian hama.

1. Pakai Bahan Alami

Penghuni dapat mengusir curut menggunakan bahan alami seperti bawang putih atau minyak jarak. Bahan tersebut mengeluarkan aroma yang tidak disukai curut, sehingga bakal mencegah mereka masuk rumah.

2. Bersihkan Pekarangan

Bersihkan pekarangan rumah dengan menghilangkan genangan air dan menutup tempat sampah. Cara ini akan meminimalisir populasi serangga yang disukai curut.

3. Pakai Lem Tikus

Tangkap curut yang berkeliaran di rumah menggunakan lem tikus. Cara ini aman karena tidak mengandung racun atau menimbulkan bau.

4. Pasang Perangkap Tikus

Pasang perangkap tikus yang dapat menjepit untuk membasmi tikus. Letakkan potongan daging atau ikan kecil di area tersebut yang disukai curut. Perangkap ini cukup ampuh daripada perangkap tertutup yang tidak terlalu menarik bagi curut.

5. Tutup Celah Masuk Curut

Curut dapat masuk rumah melalui celah kecil pada dinding atau lantai. Sebaiknya tutup atau perbaiki lubang untuk mencegah curut masuk rumah.

6. Jangan Tinggalkan Makanan Hewan Piaraan

Jangan biarkan makanan hewan peliharaan atau biji-bijian burut di luar ruangan. Segera bersihkan makanan hewan setelah selesai. Makanan tersebut dapat memancing curut dan serangga buat mendekat dan memakannya.

7. Pakai Minyak Esensial

Terakhir, coba gunakan minyak esensial seperti peppermint buat bikin curut nggak betah di rumah. Caranya dengan meneteskan minyak pada kapas, lalu oleskan pada tempat yang sering dilewati curut.

Itulah beberapa tips untuk membasmi curut di rumah. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Biar Nggak Boncos, Begini Cara Pakai AC yang Hemat Listrik


Jakarta

Air conditioner (AC) merupakan salah satu alat elektronik yang sering digunakan kala cuaca panas. Namun, penggunaannya kadang bisa makan banyak listrik yang bikin kantong boncos.

Walau demikian, masih ada lho cara untuk menggunakan AC tapi tetap hemat listrik. Dilansir dari Apartment Therapy, berikut ini informasinya.

Tips Pakai AC Hemat Listrik

1. Jangan Otak-atik Suhu AC

Penghuni rumah disarankan untuk tidak mengubah-ubah suhu AC. Menurut pemilik dan CEO di National Air Warehouse, Brandi Andrews, menggunakan suhu AC yang tetap merupakan cara yang cermat untuk mendinginkan ruangan secara ekonomis.


“Mungkin butuh waktu, tapi pada akhirnya akan mendingin, dan Anda akan terhanyut dalam suhu yang sempurna. Sementara itu, nyalakan kipas angin dan duduklah di depannya. Kipas angin sebenarnya bisa membantu AC Anda mendinginkan ruangan!” katanya.

2. Rutin Bersihkan Filter AC

Cara selanjutnya untuk menghemat penggunaan listrik pada AC adalah membersihkan filternya. Filter yang kotor bisa mengganggu sistem sistem kerja AC sehingga membutuhkan energi lebih untuk bekerja. Filter yang bersih bisa meringankan beban kerja AC sehingga bisa menghemat pembayaran listrik.

3. Pastikan Outdoor AC di Area Teduh

AC dapat bekerja lebih baik kalau unit outdoor AC berada di tempat yang teduh dan tidak terkena sinar matahari langsung. Pemilik rumah bisa memasang penutup untuk mencegah unit AC terkena panas berlebih.

4. Matikan AC Jika Akan Ditinggal Lama

Apabila penghuni akan meninggalkan rumah dalam jangka waktu yang lama sebaiknya AC dimatikan. Kalau AC dinyalakan terlalu lama bisa-bisa tagihan listrik membengkak.

Beda lagi kalau penghuni rumah hanya berpindah ruangan. Penghuni bisa menaikkan suhu AC saja. Cara ini dinilai lebih hemat karena AC tidak perlu bekerja terlalu keras untuk mendinginkan ruangan.

5. Jangan Tutup Semua Ventilasi

Menutup semua ventilasi tidak serta merta bisa membuat ruangan dingin ketika menyalakan AC. Menutup terlalu banyak ventilasi bisa berdampak ke sistem.

“Namun, sistem (AC) Anda didesain untuk memenuhi kebutuhan seluruh rumah. meskipun menutup satu atau dua ventilasi mungkin tidak masalah, jika terlalu banyak, sistem Anda akan menjadi kurang efektif dan efisien secara keseluruhan,” kata spesialis sales kategori dari Ferguson HVAC Jeff Spencer.

Sebagai gantinya, ia menyarankan untuk menutup tirai di ruangan tidak terpakai, pastikan tidak ada furniture di atas ventilasi, dan tutup pintu ruangan.

Itulah beberapa cara penggunaan AC agar tetap hemat listrik. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/das)



Sumber : www.detik.com

4 Tips Ampuh Cegah Toren Air Berlumut biar Selalu Bersih


Jakarta

Toren air adalah tempat penyimpanan cadangan air bersih untuk rumah. Tangki ini bisa ditumbuhi lumut yang mengganggu kebersihan air.

Pertumbuhan lumut biasanya dipicu oleh kondisi tangki yang lembap, mengingat ada kandungan air di dalamnya. Lalu, paparan sinar matahari ke toren air juga memicu lumut untuk tumbuh.

Jika ingin menjaga air tetap bersih, pemilik perlu mencegah lumut di toren air. Simak caranya berikut ini.


Tips Cegah Toren Air Tumbuh Lumut

Inilah beberapa cara mencegah lumut tumbuh di toren air, dikutip dari arsip berita detikProperti.

1. Rutin Kuras Toren Air

Penghuni bisa menghambat pertumbuhan lumut dengan menguras toren air secara rutin. Sebaiknya kuras tangki air minimal 6 bulan sekali. Kalau lumut cepat tumbuh, pemilik bisa lebih sering menguras air, misalnya 3-4 bulan sekali.

2. Tutup Tangki dengan Rapat

Pastikan tangki air tertutup dengar rapat agar sinar matahari tidak masuk. Lumut dapat tumbuh saat air terkena sinar matahari.

3. Cat Toren Air dengan Warna Gelap

Sinar matahari dapat menembus dinding tangki yang berwarna cerah. Untuk mencegah hal ini, pemilik bisa mengecat toren air berbahan plastik menggunakan warna gelap. Pastikan pengecatan dilakukan secara merata dan tebal.

4. Pasang Atap di Atas Toren Air

Selain itu, pemilik bisa memasang atap di atas toren air. Atap tersebut akan melindungi toren dari cahaya matahari, sehingga tidak menembus masuk dan memicu pertumbuhan lumut.

Itulah cara untuk menghindari pertumbuhan lumut di toren air. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com