Tag Archives: tutup

Catat! Ini 5 Langkah Persiapan Rumah buat Hadapi Hujan Deras



Jakarta

Hujan deras belakangan ini terjadi di banyak wilayah di Indonesia. Dibutuhkan persiapan yang matang untuk mengamankan rumah di saat musim hujan datang. Apalagi untuk menghadapi hujan besar disertai angin yang bisa menimbulkan kerusakan.

Tanpa tindakan pencegahan yang tepat, hujan deras dapat menimbulkan kebocoran melalui atap, meluap ke talang air, membanjiri halaman, dan bisa merembes melalui pondasi atau dinding rumah.

Melansir Better Homes & Gardens, Kamis (7/11/2024), berikut beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk mempersiapkan rumah sebelum hujan lebat.


Bersihkan Sistem Talang Air

Sistem talang air mengumpulkan dan mengarahkan air hujan dari atap rumah ke area drainase yang tepat di luar rumah.

Jika talang air atau pipa pembuangan tersumbat, hujan deras dapat dengan cepat terkumpul dan meluap di bawah atap, ke rongga atap, dan bahkan bisa merembes melalui dinding rumah.

Sebelum hujan melanda, pastikan untuk memeriksa talang dan pipa pembuangan. Bersihkan ranting, daun, atau sampah lain yang terkumpul. Lalu bersihkan dengan menyiram talang air untuk memastikan bersih dan tidak ada kebocoran.

Periksa Atap Rumah

Pemeriksaan atap sebaiknya dilakukan setahun sekali atau setelah hujan deras. Tujuan pemeriksaan adalah untuk mencari kerusakan, melakukan perbaikan, dan mengganti genteng atau sirap yang rusak atau bergeser.

Simpan Furniture dan Peralatan Luar Ruangan

Meskipun beberapa furniture luar ruangan dibuat untuk menahan hujan lebat dan hembusan angin kencang. Sebelum hujan menghantam rumah, simpan semua furniture dan peralatan luar ruangan yang dapat dipindahkan ke gudang atau garasi.

Barang yang tidak bisa dipindah harus diikat dan ditutup untuk mencegah tertiup angin atau rusak. Penting untuk membersihkan ranting yang mungkin terlempar oleh angin dan mengenai barang-barang kamu.

Tutup Area Jendela dan Pintu

Jendela atau pintu yang terbuka saat hujan bisa menyebabkan kerusakan di bagian dalam rumah. Sebelum hujan turun, tutup jendela dan pintu di sekitar rumah. Periksa jendela, pintu, rangka untuk mengetahui adanya kebocoran atau celah.

Bila diperlukan, pasang penutup jendela anti badai atau pasang tripleks di atas area yang rapuh untuk menciptakan penghalang terhadap hujan dan angin kencang.

Pangkas Pohon atau Cabang yang Mati

Cabang pohon yang tertiup angin dan patah dapat memecahkan jendela, merobek dinding, dan memecahkan genteng dari atap rumah. Periksa pohon secara teratur untuk mengurangi resiko kerusakan pada rumah saat terjadi hujan.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Bukan Cuma Matikan Lampu, Begini Cara Usir Laron di Rumah



Jakarta

Laron adalah sejenis rayap bersayap yang biasa muncul menjelang dan selama musim hujan. Terkadang kerumunan laron bisa masuk rumah dan mengerumuni lampu untuk mencari kehangatan di musim hujan.

Serangga satu ini bisa mengganggu aktivitas dan kenyamanan penghuni rumah. Sebab, laron mengotori lantai mereka berjatuhan dan menyebarkan sayap-sayapnya.

Biasanya laron diusir dengan cara mematikan lampu, tetapi sebenarnya ada cara lain, lho. Berikut beberapa cara mengusir laron yang bisa kamu coba, dikutip dari Enesia dan beberapa sumber lain.


Cara Usir Laron di Rumah

1. Matikan Lampu Sementara

Cara pertama adalah dengan mematikan lampu, karena laron adalah hewan yang menyukai cahaya. Mereka akan otomatis mencari tempat lain yang bercahaya. Kamu juga bisa menyalakan lampu di luar rumah agar laron terpancing keluar.

Namun cara ini agak menyusahkan, apalagi jika lampu sedang digunakan. Selain itu, sering kali masih ada laron yang tersisa di dalam rumah, sehingga kamu harus mengeluarkannya sendiri.

2. Gantungkan Cabai

Jika tak mau mematikan lampu, masih ada cara lain, antara lain dengan menggantungkan cabai di ruang yang didatangi laron. Caranya mudah, yakni potong cabai menjadi dua bagian, kemudian gantungkan di dekat lampu. Maka laron tak akan mendekat.

3. Pasang Wadah Berisi Air

Kamu bisa membuat perangkap laron dengan wadah berisi air. Caranya dengan mengisi ember atau wadah lain dengan air. Letakkan wadah tersebut di bawah lampu yang dikerumuni laron.

Laron akan mengira ada cahaya di air tersebut sehingga mereka akan mendatanginya. Laron kemudian akan terjebak di air.

4. Semprotkan Sabun Cair

Kalian juga bisa membuat cairan pengusir laron sendiri. Caranya cukup dengan membuat larutan dari sabun cair dan air hingga berbusa. Masukkan ke dalam botol semprotan. Semprotkan cairan itu ke arah laron dari jarak dekat, maka mereka akan berjatuhan ke lantai.

5. Semprotkan Cairan Cuka

Cairan pengusir laron lainnya adalah berbahan cuka. Kamu tinggal memasukkan cuka ke dalam botol semprotan. Kocok-kocok terlebih dahulu, kemudian semprotkan cuka ke arah laron.

6. Gunakan Campuran Air dan Bawang Putih

Selanjutnya, detikers juga bisa mencoba membuat larutan dari bawang putih. Bawang putih juga ampuh dipakai untuk mengusir laron.

Caranya tinggal menghaluskan beberapa siung bawang putih. Kemudian campurkan dengan air. Masukkan larutan tersebut ke dalam botol semprotan, lalu semprotkan ke arah laron di bawah lampu.

7. Semprot dengan Pembasmi Serangga

Jika tak mau repot, kamu bisa beli semprotan pembasmi serangga di toko. Cukup semprotkan ke arah laron, maka mereka akan berjatuhan ke lantai. Tapi hati-hati menggunakan semprotan ini karena beracun.

8. Pasang Tirai dan Penutup Ventilasi

Setelah sukses mengusir laron dengan cara-cara di atas, lakukan cara untuk mencegah laron datang kembali. Cara ampuh yang bisa dilakukan adalah memasang tirai di pintu dan jendela. Jangan lupa sekalian tutup lubang ventilasi dengan apapun yang mencegah laron masuk ke rumah.

Itulah beberapa cara ampuh mengusir laron di rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Bingung Tentukan Jumlah Lapisan Cat Dinding? Ini Faktor yang Harus Diperhatikan



Jakarta

Mengecat dinding rumah banyak yang harus diperhatikan. Selain warna, lapisan yang akan diaplikasikan pada dinding akan mempengaruhi hasil akhir cat pada dinding rumah.

Mempertimbangkan berapa lapisan cat yang dibutuhkan memang sangat penting. Ada lapisan cat yang dapat memberikan kehidupan baru pada ruangan, namun ada juga lapisan cat yang berlebihan sehingga memberikan efek yang merugikan.

Seberapa Penting Jumlah Lapisan

Melansir Can You Paint It, Kamis (14/11/2024), jumlah lapisan cat menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan. Mengaplikasikan jumlah lapisan cat yang tepat tidak hanya memastikan hasil akhir yang maksimal, tetapi juga membantu mencegah penumpukan cat.


Dinding dengan lapisan yang tepat akan tampak cerah dan membuat rumah tampak seperti baru. Hal ini juga akan membantu cat bertahan lebih lama, jika lapisan tidak tepat akan kasar dan lebih mudah rusak.

Faktor yang Harus Dipertimbangkan

Jenis Cat

Berbagai jenis cat memiliki kemampuan menutup yang berbeda, hal ini harus dipertimbangkan saat memutuskan berapa banyak lapisan yang akan diaplikasikan. Penting untuk mengetahui informasi ini saat kamu membeli cat.

Kualitas Cat

Kualitas cat juga mempengaruhi jumlah lapisan yang dibutuhkan. Cat berkualitas tinggi seringkali memiliki pigmentasi dan daya tutup yang lebih baik, sehingga menghasilkan hasil akhir yang lebih merata dengan lapisan yang lebih sedikit.

Namun, cat berkualitas rendah akan memerlukan lapisan tambahan untuk mencapai tingkat kepekatan dan ketahanan yang diinginkan.

Warna dan Tingkat Kepekatan

Warna dan tingkat kepekatan cat dapat mempengaruhi jumlah lapisan yang dibutuhkan. Warna yang lebih gelap atau lebih cerah mungkin memerlukan lapisan tambahan untuk mencapai cakupan penuh, terutama saat menutupi warna yang lebih terang atau kontras.

Cat dengan tingkat kepekatan yang lebih tinggi, mungkin perlu lapisan yang lebih sedikit dibandingkan dengan lapisan yang lebih tembus cahaya atau tipis.

Kondisi Permukaan Dinding

Kondisi permukaan dinding juga berperan penting dalam menentukan jumlah lapisan cat yang dibutuhkan. Dinding yang mengalami kerusakan, seperti retak, penyok, atau bercak kasar akan memerlukan lapisan cat tambahan untuk memastikan cakupan yang tepat.

Penting untuk melakukan persiapan permukaan, termasuk penambalan dan pengamplasan. Sehingga dapat mempengaruhi jumlah lapisan cat yang dibutuhkan secara signifikan.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Cara Memperbaiki Kran Air yang Menetes Terus dan Penyebabnya


Jakarta

Salah satu masalah yang kerap terjadi pada kran adalah airnya terus menetes atau tidak bisa menutup sempurna. Hal ini bisa mengakibatkan air bisa terbuang sia-sia dan menjadi pemborosan.

Untuk mengatasinya, detikers tidak perlu memanggil tukang. Simak cara memperbaiki kran air yang menetes terus berikut ini, lengkap dengan kemungkinan penyebabnya.

Cara Memperbaiki Kran Air

Biasanya kran bisa diperbaiki dengan mengganti washer maupun ring-O. Dirangkum dari situs My Plumber London dan Your Repair, berikut ini cara memperbaiki kran air yang menetes terus:


1. Siapkan Peralatan

Beberapa peralatan yang diperlukan yaitu kunci pas, obeng berkepala silang, Cartridge pengganti atau ring-O, dan selotip ledeng.

2. Matikan Saluran Air

Pastikan untuk mematikan saluran air agar memudahkan prosesnya. Ini juga menghindari munculnya air secara tiba-tiba.

3. Tutup Juga Saluran Pembuangan di Sekitar Kran

Jangan lupa menutup saluran pembuangan di sekitar kran untuk berjaga-jaga agar tidak ada bagian-bagian kran masuk ke lubang pembuangan saat proses perbaikan.

4. Lepaskan Gagang Kran

Gunakanlah obeng untuk melepas sekrup yang pada gagang kran secara hati-hati. Sebagian gagang memiliki penutup yang harus dibuka pelan-pelan baru kemudian kita bisa membuka sekrup pengaman.

5. Buka Cartridge atau Katup

Setelah melepas gagang, buka cartridge atau katup menggunakan kunci pas sesuai ukuran. Putar berlawanan arah jarum jam. Setelah terbuka, maka akan terlihat komponennya.

6. Periksa dan Ganti Washer atau Ring-O

Periksa kondisi washer dan ring-O di dalam cartridge secara saksama. Cek apakah ada tanda keausan, kerusakan, atau kelonggaran. Jika ada tanda tersebut, gantilah dengan washer atau ring-O yang baru.

7. Pasang Selotip Ledeng

Jika kran didesain dengan sambungan berulir, pasanglah selotip ledeng di sekeliling ulir sebelum memasangnya lagi. Hal ini dilakukan agar lebih kencang dan mencegah air merembes lewat ulir tersebut.

8. Pasang Kran

Pasang lagi katup secara pelan-pelan pada lokasi semula, dan pastikan bahwa sejajar dengan komponen internal kran. Gunakan kunci pas untuk mengencangkannya, yaitu dengan memutar searah jarum jam. Pastikan kencang, tetapi jangan terlalu kencang.

9. Pasang Kembali Gagang Kran

Pasang kembali gagang kran dengan memasang sekrupnya. Jika ada penutupnya, pasang kembali pada tempatnya.

10. Nyalakan Saluran Air

Nyalakan saluran air. Coba buka dan tutup kran apakah alirannya normal dan apakah masih ada kebocoran. Jika masih ada kebocoran, coba pastikan lagi komponennya terpasang dengan kencang. Jika masih belum teratasi, mungkin detikers harus mengganti kran dengan yang baru.

Penyebab Kran Air Menetes Terus

Selain mengetahui cara memperbaiki kran air yang menetes terus, detikers juga sebaiknya tahu penyebab kran air menetes terus. Berikut beberapa penyebab yang dilansir dari Swan’s Plumbing:

1. Washer Aus atau Rusak

Penyebab pertama adalah yang paling umum terjadi, yaitu washer yang aus atau rusak. Washer adalah segel karet atau plastik kecil yang terletak di dalam gagang kran yang mencegah air mengalir saat kran ditutup.

2. Komponen Longgar atau Rusak

Kran memiliki berbagai komponen, seperti ring-o, seal, washer, dan katup yang dapat menjadi longgar atau rusak. Jika salah satu dari komponen longgar atau tidak dipasang dengan benar, maka dapat menyebabkan kebocoran.

3. Tekanan Air Terlalu Besar

Penyebab lainnya adalah tekanan air yang terlalu besar. Saat tekanan terlalu tinggi, maka akan menekan komponen di dalam kran, sehingga bisa menyebabkan bocor. Detikers bisa memasang pengatur tekanan saluran air agar mencegah kerusakan.

4. Korosi dan Penumpukan Mineral

Mineral dan endapan di dalam air dapat menumpuk di dalam kran dan menyebabkan korosi atau penyumbatan. Masalah ini dapat menyebabkan kebocoran dengan mengganggu fungsi komponen kran.

5. Pipa retak atau rusak

Dalam beberapa kasus, air yang menetes mungkin terjadi bukan karena masalah kran, tetapi berasal dari pipa. Pipa yang retak atau rusak dapat menyebabkan air bocor pada titik sambungan kran.

6. Faktor Usia

Terakhir adalah faktor usia. Semakin lama usia kran maka komponennya juga akan aus, sehingga menyebabkan kebocoran.

Demikian tadi cara memperbaiki kran air yang menetes terus tanpa memanggil tukang, beserta penyebab kebocoran pada kran. Semoga bermanfaat!

(bai/row)



Sumber : www.detik.com

Saluran Pembuangan Air Mesin Cuci Tersumbat? Bisa Jadi Ini Masalahnya


Jakarta

Mesin cuci memiliki sistem pembuangan air kotor berbentuk selang kecil. Saluran pembuangan ini berada di bawah mesin cuci dan biasanya mengarah ke lubang pembuangan air di rumah. Cara kerja saluran pembuangan ini sebenarnya sederhana layaknya pipa pembuangan biasa, tetapi terkadang sering terjadi sumbatan.

Melansir dari The Spruce, terdapat beberapa penyebab saluran pembuangan air mesin cuci tersumbat, berikut di antaranya.

1. Selang Pembuangan Tersumbat atau Bengkok

Selang pembuangan air di mesin cuci biasanya terbuat dari plastik karet sehingga fleksibel dan ringan. Selang ini bisa diarahkan ke atas, samping, bawah, dan lainnya.


Kekurangan dari bahan selang ini adalah bisa bengkok dan mudah tertekuk. Terutama jika selang tersebut terjepit di bawah kaki mesin cuci atau posisinya yang salah sehingga air sulit keluar.

Solusinya adalah pastikan selang saluran pembuangan air tersebut tidak tertimpa benda apa pun, bersih, dan mengarah ke lubang pembuangan air.

2. Filter Pompa Pembuangan Air Tersumbat

Mesin cuci memiliki filter pompa pembuangan air. Filter ini fungsinya untuk memisahkan kotoran di dalam air bekas cucian agar yang masuk ke dalam selang pembuangan air adalah air kotor saja.

Apabila kamu mendapati filter pompa pembuangan air tersumbat, kamu perlu membersihkannya dengan cara membuat semua kotoran yang menyumbat. Lalu pasang kembali filter tersebut ke tempatnya. Apabila kamu ragu untuk mengeceknya sendiri, bisa meminta bantuan ahli.

3. Daya Listrik di Rumah Tidak Kuat

Sebenarnya membuang air kotor bekas cucian bisa dilakukan tanpa listrik. Namun, ada pula yang butuh tersambung listrik karena terdapat tombol khusus agar air bisa keluar.

Perlu diketahui, mesin cuci memakai daya yang besar sehingga saat menggunakannya pastikan daya listrik di rumah cukup sehingga kinerja mesinnya maksimal.

4. Selang Terlalu Tinggi

Air mengalir ke tempat yang lebih rendah. Maka dari itu, saluran pembuangan letaknya di bawah. Namun, seperti yang disebut sebelumnya, selang pembuangan ini sangat fleksibel, tetapi sebaiknya hindari meletakkan selang terlalu tinggi karena pada saluran ini tidak memiliki pompa dengan tekanan besar untuk mengangkat air kotor ke atas.

5. Saklar Tutup Mesin Cuci Rusak

Terdapat saklar plastik kecil di bawah tutup atau pintu mesin cuci yang mendeteksi saat pintu ditutup sehingga mesin dapat beroperasi. Jika sakelar penutup rusak, mesin cuci tidak dapat mengalirkan air karena respon yang rusak.

Solusinya pada saat pintu terbuka dan mesin hidup, tekan sakelar dengan tangan sampai terdengar bunyi klik. Jika tidak mendengarnya berarti saklar perlu diganti.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Harus Pakai Sarung Tangan, Begini 3 Cara Aman Bersihkan Kotoran Tikus


Jakarta

Tikus adalah salah satu hewan yang kerap ditemukan di rumah. Namun, kehadirannya tidak diinginkan karena hewan ini kerap mengotori rumah seperti membuang kotoran sembarangan yang biasanya berbau tidak sedap.

Biasanya tikus menyukai tempat-tempat di pojok ruangan saat membuang kotoran atau tempat yang lembap. Bentuk kotoran tikus sendiri ada dua macam yakni yang padat dan cair. Untuk yang padat, bentuknya silinder padat, berwarna hitam, berukuran kecil seperti beras. Sementara itu, untuk yang cair biasanya terdeteksi dari baunya.

Kotoran ini harus segera dibersihkan agar tidak terinjak atau terkena di pakaian atau sepatu. Cara membersihkan tidak bisa sembarangan karena kotoran tikus mengandung virus, bakteri, dan parasit. Melansir dari Public Health Inside salah satu virus yang terdapat di dalamnya bernama hantavirus yang berbahaya bagi manusia. Selain itu, kotoran tikus juga termasuk najis yang bisa mengurangi sahnya ibadah seperti salat jika berada di ruang ibadah.


Berikut cara membersihkan kotoran tikus yang benar.

1. Buka Jalan Angin atau Ventilasi

Kotoran tikus mengeluarkan bau yang tidak sedap. Jika kotoran tersebut berada di dalam ruangan, buka pintu atau ventilasi di ruangan tersebut. Tunggu hingga baunya tidak begitu tercium atau sekitar 30 menit. Jika kamu menemukan di halaman, kamu bisa langsung membersihkannya menggunakan sarung tangan dan menyemprotkan dengan cairan pembersih dan pewangi.

2. Selalu Pakai Sarung Tangan

Jangan sekali-kali membersihkan kotoran tikus langsung dengan tangan. Kotoran tikus mengandung virus. Lebih aman kamu memakai sarung tangan atau tisu saat akan membuang kotoran tersebut. Kemudian, buang kotoran di dalam sarung tisu atau masukkan ke dalam kertas. Bungkus dan pastikan tidak berceceran saat di tempat sampah. Jika kamu memakai sarung tangan yang bisa dipakai berkali-kali, cuci sarung tangan tersebut agar tidak mengotori benda lain.

3. Semprotkan Cairan Pembersih

Setelah kotoran bersih, tugas selanjutnya adalah membersihkannya dengan pembersih instan. Cara ini untuk memastikan tidak ada virus atau bakteri yang tertinggal.

Kamu bisa memakai cairan pemutih yang disemprotkan di tempat bekas kotoran tersebut. Diamkan selama 10 menit kemudian gosok sedikit. Setelah itu, biarkan bagian tersebut kering. Jika kotoran tikus mengenai kain seperti seprai, baju, tempat tidur, jok kursi, gunakan sampo atau detergen dan rendam dalam air panas.

Cara Cegah Tikus Masuk ke Rumah

Agar tikus tidak kembali ke rumah atau untuk mencegah mereka buang kotoran sembarangan, begini cara mencegah tikus masuk.

1. Tutup Pintu yang Rapat

Tikus adalah salah satu hewan yang pintar terutama saat dia menemukan sumber makanan. Dia pasti mencari celah agar bisa masuk ke dalam rumah, salah satunya melalui pintu. Maka dari itu, pastikan pintu tidak terlalu lama dibuka tanpa penjagaan. Minimal harus ada satu orang yang sedang beraktivitas di dekat pintu agar bisa mencegah hewan ini masuk. Kamu juga bisa membuat pintu dapat tertutup otomatis seperti pintu di supermarket.

2. Pasang Penghalang di Area Pagar

Selain pintu masuk, tikus juga bisa masuk ke rumah melalui saluran air. Saluran air di rumah pasti ada yang langsung mengarah ke bagian dalam. Apabila menutup lubang terluar tidak bisa karena takut mampet, sebagai gantinya pastikan lubang-lubang pembuangan di dalam rumah ditutup. Model penutup ini seperti penutup yang hanya bisa dilalui oleh air.

3. Tutup Tempat Sampah Saat Malam

Tikus suka mencari makanan di tempat sampah dari bekas makanan rumah tangga. Agar mereka tidak masuk ke rumah, kamu harus memastikan tempat sampah di rumah dalam keadaan tertutup dan sampahnya tidak berceceran. Lebih baik lagi jika kamu bisa membuang sampah sebelum malam datang sehingga lebih tenang selama tidur.

Bukan hanya tempat sampah, tikus juga bisa merusak perabotan dari kayu, plastik, kain, hingga kabel listrik di rumah apabila berhasil masuk ke dalam rumah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Kenapa Semut Suka Tiba-tiba Muncul? Ini Penyebab dan Cara Atasinya



Jakarta

Pernahkah kamu melihat ada banyak semut yang berbaris memasuki rumah? Agak mengherankan mengapa mereka masuk rumah berbondong-bondong.

Lantas, apa yang membuat semut-semut masuk rumah?

Dilansir dari Eco Care Pest Control, kedatangan semut dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Namun, bagi sebagian besar rumah, penyebabnya adalah 1 dari 2 faktor, yakni mencari sumber makanan atau tempat bersarang.


Semut selalu dalam pencarian untuk menemukan sumber makanan. Begitu mereka menemukan persediaan makanan, mereka tak akan pergi sampai persediaan habis. Serangga satu ini biasanya menyerbu makanan hewan peliharaan, makanan manis, hingga remah-remah makanan.

Selain itu, rumah bisa didatangi semut untuk membangun sarang. Lalu, semut akan sering berlalu-lalang di rumah selama sarang itu masih ada.

Semut menyukai kayu yang basah dan lapuk. Jika rumah baru saja mengalami kerusakan akibat air atau saat ini mengalami kebocoran, rumah kamu sangat rentan jadi sarang semut.

Tempat Persembunyian Semut

1. Dapur

Mengingat semut selalu mencari makanan, tidak heran jika dapur menjadi tempat berkumpulnya semut di rumah. Hal ini terutama kalau ada makanan tertinggal di luar, piring menumpuk, atau makanan tidak disimpan dengan baik.

2. Kamar mandi

Kamar mandi merupakan tempat berkumpulnya semut. Air yang bocor dan kelembapan yang terbentuk dari pancuran menjadi tempat tinggal yang ideal bagi semut.

3. Bingkai Jendela Lapuk

Bingkai jendela lapuk adalah tempat andalan semut untuk masuk rumah. Hal ini menjadi tempat berkembang biaknya sarang dan juga cara bagi semut untuk masuk ke dalam rumah.

Cara Atasi Semut Masuk Rumah

Memerangi koloni semut di rumah memang membutuhkan banyak ketekunan. Langkah pencegahan terbaik adalah rajin membersihkan. Namun, ada beberapa cara untuk mencegah jejak semut sebagai berikut.

1. Bersihkan Permukaan di Rumah

Bersihkan permukaan seperti di dapur dengan cairan pembersih. Kamu bisa menggunakan pemutih atau cuka tergantung pada jenis permukaannya. Kamu juga dapat membunuh semut dengan campuran Boraks dan pengobatan rumahan lainnya.

2. Tutup Celah di Rumah

Tutup semua titik masuk yang dapat diakses semut. Jika menemukan semut di rumah, telusuri jalur semut untuk melihat dari mana mereka berasal dan tutup aksesnya.

3. Bersihkan Sisa Makanan

Pastikan lantai dan permukaan di rumah bebas dari sisa makanan yang berjatuhan. Cara ini pasti akan mengurangi jumlah semut yang mencari makanan di dapurmu.

4. Tutup Rapat Sumber Makanan

Simpan makanan dalam wadah tertutup di dapur. Lalu, sebaiknya wadah tersebut disimpan di tempat lebih tinggi dari lantai.

Jika kamu memiliki hewan peliharaan, pastikan mangkuk makanan bersih dan tidak menyentuh lantai saat tidak digunakan.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Ada Banyak Sarang Laba-laba di Rumah? Coba Bersihkan Pake Cara Ini


Jakarta

Laba-laba memiliki keunikan yakni dapat membuat sarangnya sendiri. Bentuknya menyerupai jaring dengan pola yang rapih, ukurannya lebih besar dari tubuhnya sendiri. Sarang ini kerap ditemukan di bangunan termasuk di dalam rumah.

Pernahkah kamu berfikir kenapa laba-laba membuat sarang di sudut bangunan? Meskipun laba-laba tidak mengganggu manusia, tetapi secara tidak langsung keberadaan sarang laba-laba tidak terlihat menarik saat dipandang. Bahkan adanya laba-laba menempel di dinding terkadang dikaitkan karena jarang membersihkan bangunan.

Menurut situs Best Life, ada beberapa alasan laba-laba membuat sarang di sudut bangunan, seperti bangunan tersebut kotor, tidak terurus, dan dekat dengan sumber makanan mereka yakni serangga. Bahkan tumbuhan di rumah yang tidak terurus dan dibiarkan tumbuh menjulang juga bisa jadi spot mereka membuat sarang.


Ada pun tempat favorit laba-laba bersarang menurut situs Angi, di antaranya sebagai berikut.

  • Langit-langit dan sudut-sudut dinding
  • Di belakang dan di Bawah Perabotan
  • Di sekitar jendela
  • Loteng dan ruang bawah tanah
  • Bagian rumah yang tidak atau jarang digunakan

Cara Efektif Membersihkan Sarang Laba-Laba di Rumah

Meskipun terlihat kokoh, sarang laba-laba sangat mudah dibersihkan. Bahkan dengan tarikan sedikit, sarang tersebut bisa terlepas dari dinding dan tidak menyisakan noda. Namun, agar lebih aman dan higienis, kamu bisa menggunakan cara berikut untuk membersihkan sarang laba-laba di rumah.

1. Pakai Sapu atau Kuas Halus

Pakai sapu, kuas halus, atau barang panjang dan keras di rumah kamu. Barang-barang ini sebagai pengganti jari atau tangan kamu. Nantinya, sarang laba-laba akan langsung menempel pada sapu tersebut. Kemudian, ambil tisu atau plastik untuk membuang sarang laba-laba tersebut.

2. Gunakan Vacuum Cleaner

Vacuum cleaner yang biasa digunakan untuk menyedot debu juga ampuh membersihkan sarang laba-laba. Namun, perlu diingat vacuum cleaner tidak memiliki pipa yang begitu panjang sehingga tidak dapat menjangkau hingga langit-langit rumah. Pakai alat ini untuk membersihkan sarang laba-laba di belakang pintu, di sudut jendela, atau bawah kursi.

3. Gunakan Campuran Pemutih dan Air

Jika kamu menemukan sarang tersebut di rumah dihinggapi laba-laba yang ukuran besar dan membahayakan, kamu bisa membasmi laba-labanya dahulu. Caranya dengan mencampur pemutih dan air. Kemudian, semprotkan campuran tersebut ke laba-laba dan sarangnya. Biarkan sejenak, baru bersihkan dengan kain bersih. Pastikan area sarang menempel aman, seperti tidak dekat dengan perangkat elektronik dan peralatan.

4. Tutup Semua Celah

Setelah semua sarang laba-laba dibersihkan, jangan lupa menutup setiap celah agar laba-laba tidak kembali. Hewan kecil ini biasanya masuk melalui celah kecil di rumah. Selain itu, tutup juga makanan dan tempat sampah agar aman dari laba-laba.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Anti Ribet! 4 Langkah Basmi Laron di Rumah


Jakarta

Saat memasuki musim hujan, tidak jarang kamu melihat laron yang terbang di sekitar lampu rumah. Bergantung pada ukuran koloni dan spesiesnya, laron dapat muncul dalam jumlah besar, mulai dari ratusan hingga ribuan.

Pastinya dengan kehadiran laron sangat meresahkan bagi penghuni rumah, terutama jika laron berkerumun di dalam ruangan. Hal ini tentunya akan membuat kamu harus melakukan pembersihan akibat laron yang ada di ruangan.

Dilansir dari Homes & Gardens, berikut cara membasmi laron yang muncul sehingga sangat mengganggu waktu istirahat kamu di rumah.


Identifikasi Laron

Terkadang kamu salah menilai serangga yang terbang di rumah. Kebanyakan orang menyamakan kawan laron dengan semut terbang yang mungkin muncul pada waktu yang sama.

Satu hal yang membedakan laron dengan semut terbang adalah pada bagian sayapnya. Semut terbang memiliki sayap yang berukuran sama. Sebaliknya, laron memiliki sayang depan yang lebih besar daripada sayap belakang.

Temukan dan Atasi Sumbernya

Cari tanda-tanda aktivitas laron. Laron biasanya tidak akan terbang terlalu jauh dari sarangnya. Hal ini mungkin kamu dapat menemukan laron yang bersembunyi dengan mengikutinya saat mematikan lampu.

Laron tertarik pada kelembapan dan kayu, hal ini bisa membantu kamu untuk menemukan sumbernya.

Tutup Titik Masuk

Laron dapat memasuki rumah melalui celah-celah dan retakan. Cegah masuknya rayap terbang dengan menutup semua retakan atau celah di pondasi, dinding, dan di sekitar jendela serta pintu rumah kamu.

Semprot dan Vakum Laron

Laron sangat tertarik dengan cahaya, jadi terkadang hal ini membuat lebih mudah untuk menemukannya. Dengan menggunakan cahaya untuk menarik laron keluar.

Kamu dapat menggunakan semprotan anti-serangga buatan sendiri dari cuka atau asam borat untuk menyemprot laron yang kamu temukan. Laron juga dapat disemprot dengan pembersih jendela untuk membunuh mereka.

Kamu juga bisa menggunakan vakum yang ada di rumah untuk membasmi laron yang berkumpul di rumah. Sehingga membantu kamu dalam mengurangi populasi laron yang berkerumun.

Itulah langkah-langkah untuk membasmi laron di rumah. Semoga bermanfaat!

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

3 Pemicu Kelelawar Datang ke Rumah dan Cara Mengatasinya


Jakarta

Kelelawar adalah hewan nokturnal atau aktif di malam hari. Pada pagi hingga siang hari, mereka akan bertengger di pohon, celah batu, atau bangunan. Selama beristirahat, mereka memang tidak mengganggu karena biasanya hanya diam. Namun, keberadaan kelelawar sebenarnya berbahaya lho.

Hewan bersayap ini dapat membawa penyakit di antara SARS, Ebola, virus nipah, dan lainnya. Maka dari itu, sebaiknya kelelawar jangan sampai bertengger di suatu bangunan yang diisi manusia di dalamnya terutama di rumah.

Untuk dapat mencegah kelelawar datang, kamu perlu tahu apa pemicu mereka datang ke suatu bangunan. Melansir dari The Spruce berikut beberapa alasannya.


1. Sumber Panas

Kelelawar menyukai tempat yang hangat sebagai tempat tinggal dan bersalin. Cara mereka menemukan tempat yang hangat dengan melihat petunjuk rasa hangat yang keluar dari celah rumah. Apabila fasad atau atap rumah terdapat celah, mereka bisa memanfaatkan spot tersebut.

2. Sumber Makanan

Sama seperti hewan lainnya, saat mencari tempat tinggal, kelelawar pasti mencari lokasi yang dekat dengan sumber makanannya yakni serangga dan buah-buahan.

3. Air

Kelelawar juga membutuhkan air sama seperti makhluk hidup lainnya. Rumah pasti memiliki sumber air yang cukup, terutama yang rumahnya terawat. Biasanya kelelawar suka minum di kolam, air mancur, kolam renang, dan sumber air lainnya.

Cara Usir Kelelawar dari Rumah

1. Jauhkan Sumber Makanan Kelelawar

Makanan kelelawar adalah buah-buahan dan serangga. Jika kamu tidak ingin kelalawar datang ke rumah apalagi tinggal di sana, kamu perlu tahu alasan kedatangan mereka. Apabila karena buah-buahan, kamu bisa membungkus buah di pohon agar tidak dimakan kelelawar. Dengan cara ini serangga juga tidak berdatangan. Lalu jaga kebersihan bagian depan rumah atau di dekat celah-celah rumah agar serangga tidak muncul di sekitar rumah.

2. Tutup Akses Masuk Kelelawar

Cara paling efektif adalah menutup akses masuk kelelawar. Sebagai contoh celah di atap, fasad, atau jendela.

3. Letakkan Bahan Alami yang Dibenci Kelelawar

Apabila kamu tidak bisa memperbaiki akses masuk kelelawar, kamu bisa menggunakan wewangian dari bahan alami seperti peppermint, kayu manis, atau kayu putih. Wewangian ini dibenci oleh kelelawar dan membuat mereka tidak mau mendekat.

Jika ingin menggunakan peppermint atau kayu putih, kamu bisa menggunakan minyak esensial tersebut yang dicampurkan dengan secangkir air hangat dan setengah cangkir gula. Semprotkan campuran ini ke sarang kelelawar atau tempat yang sering ditemukan kelelawar untuk mencegahnya menetap di sana.

4. Pasang Lampu Terang di Kebun

Sebagai hewan yang hidup di malam hari, kelelawar sensitif terhadap cahaya. Memasang lampu yang terang di kebun atau area yang berpotensi jadi spot favorit mereka dapat membuat kelelawar enggan mendekat.

5. Panggil Jasa Profesional

Langkah ini apabila kelelawar sudah tidak bisa diusir dan mulai mengotori rumah. Dengan jasa profesional, kamu bisa terhindar dari penularan penyakit dan masalah akan lebih cepat selesai.

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com