Tag Archives: tutup

Lakukan 5 Hal Ini Jika Rumah Kebanjiran!



Jakarta

Hujan besar dengan durasi yang cukup lama beberapa hari kemarin membuat beberapa wilayah di Jakarta dan sekitarnya terendam banjir. Kondisi ini juga melanda di beberapa wilayah perumahan.

Jika rumah terendam banjir ada baiknya untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman. Namun sebelum meninggalkan rumah untuk mengungsi sebaiknya pastikan rumah dan listrik dalam keadaan aman dengan cara berikut. Berikut ini tipsnya.

1. Matikan Listrik di Rumah

Saat air sudah masuk ke dalam rumah, langsung matikan listrik melalui Meter Circuit Breaker (MCB) karena ditakutkan ada stopkontak terjadi korsleting listrik.


Mengutip dari situs Perusahaan Listrik Negara (PLN), peralatan listrik yang masih tersambung dengan stopkontak dan alat elektronik sebaiknya dinaikkan ke tempat yang lebih aman. Selain itu, cabut barang elektronik yang masih tersambung ke listrik.

Apabila terjadi banjir dan belum sempat mematikan listrik, kamu bisa melaporkan melalui PLN Mobile, Contact Center PLN 123 atau hubungi kantor PLN terdekat.

2. Pakai Lampu Darurat

Selama listrik mati, otomatis rumah dalam keadaan gelap atau kurang pencahayaan, kamu bisa menerangi rumah dengan cahaya dari senter, ponsel, atau lampu darurat yang tersedia di rumah. Hindari menggunakan lilin karena permukaan rumah yang tidak stabil akibat pergerakan air.

Jika perlu keluar saat banjir atau berjalan di dalam rumah bisa gunakan alat untuk memandu jalan seperti kayu panjang, tiang payung, sapu, dan atau barang panjang lainnya agar tidak tersandung atau terperosok di lubang.

3. Taruh Perabotan di Tempat Tinggi

Pindahkan perabotan yang ringan dan kecil ke atas dan kering agar tidak terendam banjir terutama yang berbahan kain atau besi yang mudah berkarat dan timbul jamur. Untuk barang-barang berharga, simpan ke tempat yang kering dan aman sehingga saat meninggalkan rumah tidak ada barang yang hilang dan rusak.

4. Jangan Tutup Saluran Air

Biarkan saluran air tetap terbuka untuk mempercepat air surut. Namun, tetap gunakan semacam penyaring agar hewan seperti ular tidak keluar dari lubang di dalam rumah.

5. Kunci Rumah

Saat listrik dimatikan tidak ada barang elektronik yang berfungsi termasuk alat keamanan di rumah seperti smart door atau CCTV. Dengan demikian kamu perlu menggunakan sistem keamanan manual. Sebelum meninggalkan rumah untuk mengungsi pastikan sudah mengunci pintu, jendela, pagar, menutup gorden, dan akses lainnya agar tetap aman.

Itulah tips supaya rumah dan listrik aman saat terjadi banjir. Semoga bermanfaat!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

7 Cara Mencegah Tikus Masuk Rumah agar Nyaman dan Bebas Gangguan


Jakarta

Tikus sering menjadi tamu tak diundang yang meresahkan di rumah. Selain merusak barang-barang, hewan pengerat ini juga bisa membawa penyakit berbahaya.

Kehadiran tikus di dalam rumah biasanya disebabkan oleh ketersediaan makanan, tempat berlindung, atau celah-celah kecil yang memungkinkan mereka masuk. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui cara-cara efektif dalam mencegah tikus masuk ke rumah.

Cara Mencegah Tikus Masuk Rumah

Untuk mencegah tikus masuk rumah, kamu perlu menutup semua celah di mana tikus bisa masuk, menyimpan semua makanan, hingga menghilangkan tempat lembab. Mengutip laman Lodi-UK, Pest World, Mice Mob Exterminator dan Plunketts, begini penjelasannya:


1. Tutup Semua Celah yang Memungkinkan Tikus Masuk

Tikus bisa masuk melalui lubang-lubang kecil. Jadi, penting untuk menutup semua lubang atau celah yang dapat digunakan tikus untuk masuk.

Kamu bisa menggunakan batu bata di depan pipa yang tidak terpakai atau memasukkan kawat wol ke dalam celah. Akan lebih sulit bagi tikus mengunyah bahan logam daripada kayu biasa atau drywall. Jangan lupa untuk memeriksa jendela dan pintu dan pasikan tertutup rapat.

2. Simpan Semua Makanan

Menyimpan makanan kering seperti pasta, gula, dan tepung dalam kantong plastik bisa mengundang tikus. Simpan makanan kering dalam wadah plastik, logam, atau kaca tertutup rapat. Jika memungkinkan, letakkan wadah tersebut di dalam rak agar tidak jatuh ke lantai.

3. Pastikan Rumah Rapi

Merapikan rumah bisa menjadi upaya untuk mencegah tikus masuk rumah. Membiarkan remah-remah sisa makanan di dapur atau makanan hewan peliharaan di lantai bisa menarik tikus.

4. Kurangi Ruang Sempit

Tikus Menyukai ruang sempit, sebab di sanalah mereka bisa bersarang. Jika memungkinkan, jauhkan furnitur dari dinding.

Pastikan mangkuk makanan hewan peliharaan tidak dekat dengan dinding atau furniture. Sebab, hal itu bisa menarik perhatian tikus.

5. Gunakan Minyak Esensial

Tikus sangat sensitif terhadap bau. Jadi, menggunakan zat dengan bau kuat dapat menjadi cara untuk mencegah tikus masuk. Minyak esensial peppermint dan minyak esensial cengkeh misalnya, memiliki bau kuat yang bisa mengusir tikus dengan mengiritasi hidung mereka.

6. Tanam Tanaman yang Mengeluarkan Bau Alami

Ada beberapa tanaman yang bisa mengeluarkan bau secara alami. Kamu bisa menanam bunga marigold, bunga mawar, bunga lavender, bunga bakung, atau bawang, sebab tanaman ini mengeluarkan bau yang tidak disukai tikus.

7. Rawat Tanaman Rumah

Tikus bisa menggunakan tanaman di sekitar rumah sebagai tempat bersarang. Untuk itu, rawat tanaman di halaman rumah dengan baik agar mereka tidak bersembunyi di sana. Kalau kamu punya tanaman ivy atau wisteria di sisi rumah, tikus bisa memanjatnya untuk naik ke atap.

8. Hilangkan Tempat Lembab

Hilangkan semua tempat lembab, termasuk pipa bocor, sebab bisa menjadi tempat berkembang biaknya hama. Tikus tidak membutuhkan banyak air untuk bertahan hidup.

Kebocoran pipa di sana sini dan sedikit kelembapan cocok untuk mereka. Tikus suka mencari air di tempat yang gelap dan sempit.

(elk/row)



Sumber : www.detik.com

Ini Penyebab Ular Masuk Rumah dan Cara Cegahnya!



Jakarta

Pernahkah kamu mendengar ada orang yang menemukan ular di dalam rumah? Kejadian mengerikan seperti bisa saja terjadi pada rumah siapapun.

Kamu bisa menemukan ular bersembunyi di kamar mandi, plafon, bahkan lemari. Tentu hal ini sangat mengkhawatirkan lantaran ular termasuk hewan yang berbahaya.

Lalu, kenapa ular masuk rumah ya? Yuk, simak ulasan berikut ini.


Penyebab Ada Ular Masuk Rumah

Ular biasanya mendekati rumah adalah untuk mencari sumber makanan dan tempat berlindung. Dilansir dari Urban Wildlife Control, suhu udara mempengaruhi ular untuk masuk rumah. Ular merupakan hewan berdarah dingin, sehingga mereka akan mencari tempat yang sejuk dan teduh di siang hari dan tempat yang hangat dan terisolasi di malam hari.

Keberadaan tikus di rumah dapat mengundang kedatangan ular. Mereka tertarik dengan tikus-tikus yang mendekati sisa makanan di sekitar rumah.

“Buang sisa makanan di tempat sampah dan jangan sampai keluar ke selokan, khawatir mengundang tikus. Lalu, jangan menumpuk barang terlalu lama, pohon yang sudah menjulang ke arah rumah dipangkas,” ujar Sioux One kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Cara Mencegah Ular Masuk Rumah

Dikutip dari Rentokil, berikut cara mencegah ular masuk ke rumah.

1. Basmi Tikus Agar Ular Tidak Masuk

Tikus adalah makanan utama ular, maka pastikan tidak ada tikus di halaman dan dalam rumah. Ular menggunakan lidah mereka untuk mendeteksi mangsa, jadi bersihkan lingkungan sekitar, hilangkan sumber makanan tikus, dan tutup rapat lubang yang mungkin menjadi pintu masuk tikus.

2. Potong Rumput di Halaman

Rumput yang terlalu tinggi bisa menjadi tempat persembunyian bagi ular. Potong rumput secara teratur untuk mencegah ular bersembunyi dekat rumah.

3. Tutup Retak dan Celah pada Dinding

Retak dan celah pada dinding adalah pintu masuk potensial bagi ular. Pastikan untuk menutup semua celah, terutama yang mungkin terbentuk akibat kerusakan dinding.

4. Pasang Pagar atau Tembok sebagai Benteng

Jika rumahmu dekat dengan hutan atau area yang berpotensi menjadi tempat berkumpulnya ular, pasanglah pagar atau tembok di sekitarnya. Langkah ini akan memberikan lapisan pertahanan ekstra, mencegah ular mendekati rumah, dan membuat sarang di halaman.

5. Bersihkan Kekacauan di Halaman

Kekacauan di sekitar rumah, seperti tumpukan barang tak terpakai, rumput kering, atau batuan, bisa menjadi tempat yang nyaman bagi ular. Selalu pastikan halaman rumahmu bersih dari barang-barang tersebut untuk mengurangi kemungkinan ular berkumpul di dekat atau di dalam rumah.

Itulah penyebab dan cara cegah ular masuk rumah. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Awas Kelelawar Datang ke Rumah Bisa Berbahaya, Ini Penyebab dan Cara Usirnya



Jakarta

Kelelawar bisa dibilang sebagai salah satu hewan yang berbahaya bagi manusia. Hewan nokturnal ini bisa membawa penyakit bagi manusia.

Hewan bersayap ini bisa membawa penyakit seperti SARS, Ebola, virus nipah, dan lainnya. Oleh karena itu, jangan sampai kelelawar bertengger di suatu bangunan yang dihuni manusia, seperti rumah.

Untuk mencegah datangnya kelelawar, perlu diketahui pemicu mereka datang ke suatu bangunan. Melansir dari The Spruce berikut beberapa alasannya.


1. Sumber Panas

Kelelawar menyukai tempat yang hangat sebagai tempat tinggal dan bersalin. Cara mereka menemukan tempat yang hangat dengan melihat petunjuk rasa hangat yang keluar dari celah rumah. Apabila fasad atau atap rumah terdapat celah, mereka bisa memanfaatkan spot tersebut.

2. Sumber Makanan

Sama seperti hewan lainnya, saat mencari tempat tinggal, kelelawar pasti mencari lokasi yang dekat dengan sumber makanannya yakni serangga dan buah-buahan.

3. Air

Kelelawar juga membutuhkan air sama seperti makhluk hidup lainnya. Rumah pasti memiliki sumber air yang cukup, terutama yang rumahnya terawat. Biasanya kelelawar suka minum di kolam, air mancur, kolam renang, dan sumber air lainnya.

Cara Usir Kelelawar dari Rumah

1. Jauhkan Sumber Makanan Kelelawar

Makanan kelelawar adalah buah-buahan dan serangga. Jika kamu tidak ingin kelalawar datang ke rumah apalagi tinggal di sana, kamu perlu tahu alasan kedatangan mereka. Apabila karena buah-buahan, kamu bisa membungkus buah di pohon agar tidak dimakan kelelawar. Dengan cara ini serangga juga tidak berdatangan. Lalu jaga kebersihan bagian depan rumah atau di dekat celah-celah rumah agar serangga tidak muncul di sekitar rumah.

2. Tutup Akses Masuk Kelelawar

Cara paling efektif adalah menutup akses masuk kelelawar. Sebagai contoh celah di atap, fasad, atau jendela.

3. Letakkan Bahan Alami yang Dibenci Kelelawar

Apabila kamu tidak bisa memperbaiki akses masuk kelelawar, kamu bisa menggunakan wewangian dari bahan alami seperti peppermint, kayu manis, atau kayu putih. Wewangian ini dibenci oleh kelelawar dan membuat mereka tidak mau mendekat.

Jika ingin menggunakan peppermint atau kayu putih, kamu bisa menggunakan minyak esensial tersebut yang dicampurkan dengan secangkir air hangat dan setengah cangkir gula. Semprotkan campuran ini ke sarang kelelawar atau tempat yang sering ditemukan kelelawar untuk mencegahnya menetap di sana.

4. Pasang Lampu Terang di Kebun

Sebagai hewan yang hidup di malam hari, kelelawar sensitif terhadap cahaya. Memasang lampu yang terang di kebun atau area yang berpotensi jadi spot favorit mereka dapat membuat kelelawar enggan mendekat.

5. Panggil Jasa Profesional

Langkah ini apabila kelelawar sudah tidak bisa diusir dan mulai mengotori rumah. Dengan jasa profesional, kamu bisa terhindar dari penularan penyakit dan masalah akan lebih cepat selesai.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

4 Cara Efektif Cegah Toren Air Berlumut Agar Selalu Bersih


Jakarta

Setiap rumah biasanya memiliki tangki atau toren air yang menyimpan cadangan air bersih. Kandungan air itu membuat kondisi tangki menjadi lembap, sehingga rawan ditumbuhi lumut.

Lumut juga bisa tumbuh di dalam toren air karena paparan sinar matahari. Oleh karena itu, perlu ada langkah pencegahan agar toren air tidak berlumut. Sebab, lumut di toren air bisa mengganggu kebersihan air di rumah.

Lantas, bagaimana cara mencegah lumut tumbuh di toren air? Yuk, simak tipsnya berikut ini,dilansir dari akun Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) @kemenpupr.


Cara Cegah Toren Air Tumbuh Lumut

Inilah cara mencegah pertumbuhan lumut di dalam toren.

1. Tutup Tangki dengan Rapat

Lumut akan tumbuh ketika air terkena sinar matahari. Maka dari itu, kalian perlu pastikan bahwa tangki air tertutup rapat agar tidak ada sinar matahari yang masuk.

2. Buat Pelindung di Atas Toren Air

Toren air yang terbuat dari plastik dan berwarna cerah memungkinkan cahaya matahari untuk menembus masuk ke dalam. Untuk menghindarinya, kalian bisa memasang pelindung di bagian atas tangki, misalnya seperti memasang atap.

3. Cat Toren Air dengan Warna Gelap

Selain memasang atap, kalian juga bisa mengecat tangki air berbahan plastik dengan warna gelap. Lakukan pengecatan secara tebal dan merata supaya tidak ada cahaya yang menembus dinding tangki.

4. Rutin Kuras Toren Air

Pengurasan tangki air secara rutin dapat menghambat pertumbuhan lumbut. Kuras tangki air setidaknya 6 bulan sekali. Apabila lumut tumbuh dengan cepat, tingkatkan frekuensi pengurasan, misalnya jadi 3-4 bulan sekali.

Itulah cara untuk mencegah pertumbuhan lumut pada toren air di rumah. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Nggak Bisa Sembarangan, Begini Cara Aman Bersihkan Kotoran Cicak


Jakarta

Kotoran cicak kerap terlihat di lantai, dinding, hingga pojok ruangan. Bentuknya hitam kecil, bahkan lebih kecil dari ukuran beras.

Selain warna hitam, ada pula kotoran cicak yang berwarna putih. Kotoran yang berwarna putih disebut berasal dari kandungan zat garam ammonia yang merupakan daur ulang urine cicak.

Keduanya sama-sama mengeluarkan bau tak sedap dan sebaiknya tidak terkena kulit manusia secara langsung. Sebab, di dalam kotoran tersebut mengandung bakteri seperti Salmonella yang bisa menyerang pencernaan.


Lantas, jika melihat kotoran cicak di rumah, bagaimana cara membersihkannya? Dilansir Dallas Rodent, berikut cara aman membersihkan kotoran cicak.

1. Pakai Sarung Tangan

Seperti yang disebutkan sebelumnya, kotoran cicak mengandung bakteri yang tidak baik untuk pencernaan manusia. Saat kamu hendak membuang atau membersihkan kotoran cicak, jangan lupa selalu gunakan sarung tangan.

2. Ambil Kotoran dengan Tisu

Apabila tidak ada sarung tangan, gunakan tisu beberapa lapis agar kotorannya tidak tembus. Saat dibuang, bungkus kotoran tersebut di dalam tisu. Dengan begitu, orang lain tidak akan terkena kotoran tersebut. Pastikan kotoran tersebut terbuang dalam keadaan tisu tertutup.

3. Bersihkan dengan Disinfektan

Setelah kotorannya dibuang, semprotkan disinfektan pada tempat kotoran cicak ditemukan. Jika masih ada kotoran yang menempel, kamu bisa sedikit menggosoknya hingga benar-benar bersih. Apabila kamu tidak memiliki disinfektan, sabun cuci piring atau sabun lainnya bisa untuk membersihkan tempat kotoran tersebut.

4. Cuci Tangan

Jangan lupa bersihkan tangan setelah membuang kotoran untuk memastikan tangan benar-benar bersih.

5. Tutup Makanan dan Minuman

Sebagai langkah pencegahan, makanan dan minuman termasuk alat makannya harus dalam keadaan tertutup. Hal ini untuk mencegah kotoran cicak jatuh ke makanan dan minuman di rumah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Kenapa Kalajengking Masuk Rumah? Ini Penyebab dan Cara Cegahnya


Jakarta

Pernahkah kamu menemukan kalajengking di dalam rumah? Arachnida satu ini memang bikin ngeri karena dapat menyengat manusia.

Bagian tubuh yang tersengat bisa membengkak, memerah, bahkan terkadang sampai menimbulkan mati rasa atau otot kejang. Oleh karena itu, kamu harus segera membasmi kalajengking saat menemukannya di rumah.

Namun, kenapa kalajengking masuk ke rumah ya? Yuk, simak ulasannya berikut ini.


Penyebab Kalajengking Masuk Rumah

Inilah alasan kalajengking masuk rumah seperti yang dikutip dari Anver Pest Control.

1. Mencari Tempat Berlindung

Kalajengking mencari tempat yang aman untuk bersembunyi dari predator dan menghindari udara yang dingin. Rumah kamu punya banyak tempat persembunyian bagi kalajengking.

2. Mencari Makanan

Serangga dan makhluk kecil lainnya adalah makanan kalajengking. Jika rumah kamu ada masalah hama atau terdapat serangga, itu dapat menarik kalajengking ke rumah.

3. Mencari Air

Selama hari-hari musim panas, kalajengking mungkin akan masuk ke dalam rumah untuk mencari air. Kamar mandi, dapur, dan area lain yang lembap bisa menjadi tempat yang menarik bagi kalajengking.

Cara Cegah Kalajengking Masuk Rumah

Supaya rumah kamu aman dari kalajengking, berikut langkah pencegahan yang bisa kamu lakukan, dikutip dari insectek.

1. Tutup Rapat Jendela, Pintu, dan Celah

Kalajengking bisa masuk ke rumah lewat bukaan dan celah-celah di rumah. Kamu bisa mencegahnya masuk dengan menutup retakan atau celah pintu, jendela, fondasi, dan dinding.

2. Pangkas Pohon dan Semak-semak

Kalajengking suka bersembunyi di semak-semak dan pohon. Jika tumbuhan ini menempel atau dekat bangunan rumah, kalajengking bisa merayap ke dalam rumah. Oleh karena itu, pastikan tidak ada semak-semak atau pohon terlalu dekat rumah.

3. Buang Tumpukan Kayu dan Puing Pekarangan

Kalajengking bisa bersembunyi pada tumpukan barang seperti kayu atau puing.Semakin lama suatu tempat tidak tersentuh, semakin besar potensi adanya kalajengking yang bersembunyi di sana. Jadi sebaiknya bersihkan pekarangan dari tumpukan barang.

4. Perbaiki Kebocoran dan Bersihkan Genangan Air

Kamu bisa perbaiki kebocoran dan bersihkan genangan air di rumah untuk mencegah kalajengking masuk. Sebab, kalajengking biasanya mencari air.

Rumah yang mengalami kebocoran dan ada genangan air jadi kondisi yang ideal buat menarik kalajengking. Selain itu, serangga lain yang jadi mangsa kalajengking juga tertarik dengan sumber air.

Itulah alasan ada kalajengking masuk rumah dan cara mencegahnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Awas! Ular Sering Masuk Rumah di Musim Hujan, Ini Cara Mencegahnya


Jakarta

Saat musim hujan, setelah banjir, atau badai, ular akan berpindah dari habitatnya. Oleh karena itu, saat musim hujan ular lebih sering masuk ke dalam rumah untuk mencari tempat yang lebih hangat. Setelah banjir, hujan lebat, atau badai, ular dapat berpindah dari habitatnya, yang menyebabkan mereka mencari tempat alternatif untuk mencari makanan dan tempat berlindung.

Selain itu, musim hujan juga meningkatkan hewan seperti tikus dan katak yang jadi makanan utama ular. Hal tersebut akan menarik ular masuk ke area pemukiman untuk berburu, termasuk di rumah manusia.

Cara Mencegah Ular Masuk Rumah

Terkadang, ular akan memanjat tiang listrik dan kabel listrik untuk mencari makanan, seperti burung maupun hewan pengerat. Hal inilah yang kerap membuat ular bisa dengan mudah mengakses atap dan loteng rumah.


Mengutip Critter Guard, berikut adalah adalah tips untuk mencegah ular masuk ke rumah saat musim hujan:

1. Tutup Pintu dan Jendela Rumah

Ular bisa masuk ke dalam rumah saat pintu dan jendela rumah terbuka. Kalau rumah kamu punya banyak akses terbuka, perhatikan setiap celahnya.

Karena hal tersebut akan membuat risiko ular masuk lebih tinggi. Kalau pintu atau jendela terbuka supaya udara masuk, kamu bisa pertimbangkan untuk membeli kasa. Pasalnya kasa bisa mencegah hama dan ular memasuki rumah.

2. Tutup Retakan atau Lubang-lubang yang Ada di Rumah

Ular bisa merayap ke dalam celah-celah pintu, beton, teras kayu, lubang saluran air, hingga atap. Mereka akan bergerak di dalam celah-celah, sehingga menutupnya sangat penting untuk mencegah ular memasuki rumah.

3. Pastikan Rumah Bersih dan Tidak Hewan Pengerat atau Serangga

Supaya kamu tidak dimasuki ular setelah badai besar, pastikan di rumah kamu tidak jadi tempat tinggal hama seperti tikus (makanan ular).

4. Rapikan Halaman Luar

Memotong semua tanaman atau rumput, akan membantu mengurangi area tempat ular cenderung bersembunyi. Kamu perlu menyingkirkan tumpukan kayu, puing-puing, maupun daun yang biasanya jadi menjadi tempat persembunyian mereka.

5. Pakai Obat Kimia Pengusir Ular

Pengusir ular berguna dalam membantu mencegah dan menghalangi ular masuk rumah. Biasanya, obat kimia ini tersedia di sebagian besar toko perkakas.

Penyebab Ular Sering Masuk ke Rumah saat Musim Hujan

  • Sebagai tempat alternatif untuk tempat berlindung dari cuaca dingin.
  • Mencari makanan seperti tikus, katak, dan serangga. Jika banyak mangsa di sekitar rumah, maka ular akan tertarik masuk.
  • Tempat yang senyap atau sepi dan jarang digunakan, seperti gudang, bawah tempat tidur, atau sudut-sudut rumah yang jarang dibersihkan juga bisa jadi tempat persembunyian yang ideal bagi ular.

(khq/fds)



Sumber : www.detik.com

Tips Bersihkan Kerak di Rice Cooker yang Mudah dan Aman dari Goresan


Jakarta

Cara membersihkan rice cooker atau penanak nasi berbeda dengan membersihkan panci atau wajan di rumah. Bagian yang harus dibersihkan bukan hanya wadah tempat nasi dikukus, melainkan hingga ke seluruh rice cooker.

Hal tersulit saat membersihkan rice cooker adalah apabila ada nasi yang telah mengeras menempel. Nasi yang telah mengeras tersebut tidak bisa dikonsumsi dan apabila terkena tangan cukup tajam.

Lantas, bagaimana cara membersihkan rice cooker yang aman dan cepat? Dilansir The Spruce, berikut cara membersihkannya.


1. Pastikan Rice Cooker Tidak dalam Keadaan Panas

Sebelum mencuci rice cooker, pastikan kondisinya sudah dingin dan sudah tidak ada colokan yang masih tersambung ke listrik.

2. Rendam Panci Nasi

Setelah itu, keluarkan panci tempat menanak nasi. Tuangkan air yang telah dicampur dengan sabun. Rendam selama 20 menit.

3. Gosok dengan Spons

Panci rice cooker biasanya menggunakan bahan stainless steel atau aluminium sehingga mudah sekali tergores jika digosok dengan bahan tajam. Lebih baik gunakan spons. Apabila ada nasi yang menempel dan sulit dibersihkan, pakai alat dari plastik atau karet yang ujungnya pipih.

4. Bersihkan Tutup Rice Cooker

Bukan hanya panci bagian dalam saja yang dibersihkan, kamu bisa harus membersihkan bagian penutup rice cooker karena bagian ini mudah terkena debu yang bisa masuk ke nasi saat dibuka dan tutup. Caranya sama dengan bagian panci, menggunakan spons yang sudah dicelupkan ke air sabun. Kemudian, bilas.

5. Usap Bagian Luar Rice Cooker

Untuk bagian badan rice cooker, sebaiknya menggunakan kain mikrofiber yang sedikit dibasahkan. Hindari komponen listrik seperti colokan dan sakelar terkena air.

Sebagai tambahan, ketika kamu memiliki rice cooker, sebaiknya bersihkan setiap kali selesai digunakan. Nasi juga sebaiknya dipindahkan ke wadah lain seperti piring agar bisa langsung dibersihkan. Saat memasak nasi, usahakan jangan terlalu matang.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

4 Cara Mudah Usir Kelabang Beserta Doa Minta Perlindungan dari Hewan Melata



Jakarta

Kelabang merupakan hewan melata yang bentuknya kecil, panjang, dan memiliki banyak kaki. Hewan kecil ini menyukai tempat yang lembap.

Keberadaan kelabang terkadang jarang disadari karena gerakannya yang cepat dan tubuhnya yang kecil. Beberapa kejadian mereka bisa mendekati manusia. Jika mereka merasa terancam, kelabang bisa menggigit.

Dalam Islam terdapat doa untuk melindungi manusia dari bahaya hewan melata seperti kelabang ini. Berikut doanya.

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

Arab latin: A’ūdzu bi kalimātillāhit tāmāti min kulli syaithānin wa hāmmatin wa min kulli ‘aynin lāmmah.

Artinya: “Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari segala setan, hewan melata, dan segala penyakit ain yang ditimbulkan mata jahat.”

Ada pula doa lain yang bisa dibaca untuk meminta perlindungan dari dampak buruk kelabang.

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

Arab latin: A’udzu bikalimatillahit tammaati min syarri maa kholaq

Artinya: “Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allâh yang sempurna dari kejahatan yang ada pada makhluk-Nya.”

Cara Mengusir Kelabang

Selain berdoa, Islam juga mengajarkan manusia untuk berikhtiar atau berusaha dengan cara mencegah kelabang masuk ke rumah. Dilansir Forbes Home, berikut cara beserta bahan yang bisa digunakan untuk mengusir kelabang.

1. Tutup Retakan

Tubuhnya yang kecil, mempermudah kelabang masuk melalui celah kecil. Apabila ada retakan di rumah dan kamu sempat melihat ada kelabang yang masuk lewat sana, tutup retakan tersebut agar mereka tidak memiliki akses masuk lagi.

2. Gunakan Kapur Barus

Kapur barus biasa digunakan untuk mengusir munculnya serangga dan hama. Sebab, di dalamnya mengandung zat kimia seperti naftalena dan paradiklorobenzena yang baunya tidak disukai oleh serangga.

3. Gunakan Daun Pandan

Bau lainnya yang tidak disukai serangga adalah aroma daun pandan. Cara menggunakannya dengan mengiris tipis daun pandan, lalu letakkan di beberapa sudut rumah.

4. Semprotkan Cuka

Bau cuka yang menyengat juga tidak disukai oleh kelabang. Cara menggunakannya bisa dengan menyemprotkan cairan ke kelabang.

Itulah doa dan cara mengusir kelabang. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com