Tag Archives: tutup

Punya Rumah 2 Lantai? Coba Trik Ini Agar Lantai Atas Tidak Panas



Jakarta

Membangun rumah lebih dari satu lantai memang menjadi solusi atas keterbatasan lahan. Rumah yang memiliki 2 lantai lebih memungkinkan dapat dihuni oleh lebih banyak. Selain itu, rumah banyak lantai juga menyediakan banyak ruang untuk diisi.

Namun, memiliki rumah 2 lantai atau lebih juga memiliki kekurangan. Salah satu kekurangan yang sering dirasakan oleh penghuni adalah udara yang terasa lebih panas di lantai atas dibandingkan dengan di lantai dasar.

Hal tersebut bisa terjadi karena pencahayaan matahari yang langsung mengenai isi rumah. Oleh karena itu, udara panas menjadi masalah yang kerap dirasakan di lantai dua rumah. Namun sebenarnya masalah ini bisa diatasi dengan cara yang mudah.


Melansir dari situs The Spruce, terdapat berbagai cara untuk membuat lantai 2 rumah terasa lebih adem serta mengurangi hawa panas sebagai berikut.

Pasang Kipas Langit-langit

Memasang kipas pada langit-langit merupakan cara mudah sekaligus cepat untuk membantu mendinginkan ruangan. Hal ini disebabkan oleh kipas dapat meningkatkan sirkulasi udara dengan cepat. Disarankan juga untuk memutar kipas langit berlawanan dengan arah jarum jam.

Kipas Portabel

Selain kipas langit-langit, bisa juga meletakkan kipas portabel di beberapa tempat yang strategis. Hal ini dapat membantu mendorong udara panas dan membawa udara dingin dari lantai bawah ke atas sehingga lantai atas menjadi lebih sejuk.

Biarkan Pintu Terbuka

Pintu-pintu di lantai atas juga disarankan untuk dibuka. Sebab, jika pintu ditutup, maka udara panas dapat terperangkap di dalamnya.

Tutup Tirai Jendela

Walau pintu dibuka, sebaiknya tirai jendela justru ditutup agar melindungi ruangan dari panas matahari.

Matikan Lampu

Bola lampu memiliki sifat melepaskan panas. Jadi, sebaiknya mematikan lampu saat tidak digunakan dapat membantu menjaga suhu agar tetap rendah dan ruangan tetap sejuk.

Periksa Loteng

Salah satu penyebab lantai atas lebih panas adalah karena udara panas bergerak naik. Periksa loteng, jika ada ruangan dalam loteng bisa dipasangkan kipas untuk membantu mengeluarkan udara yang terperangkap.

Itu dia beberapa cara mudah membuat lantai atas rumah menjadi lebih sejuk. Semoga bermanfaat!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

6 Hal Sepele yang Mengundang Lalat ke Rumah Tanpa Disadari



Jakarta

Lalat masuk ke dalam rumah memang sangat mengganggu. Apalagi jika mereka masuk ke bagian dapur dan menghinggapi makanan membuat kita merasa jijik untuk memakannya. Sebab, lalat memang dikenal sebagai hewan yang kotor.

Biasanya untuk mengusir lalat cukup dengan membiarkan pintu atau jendela terbuka sehingga mereka bisa keluar dengan sendirinya. Namun, penghuni rumah juga harus mencegah lalat masuk dengan memperhatikan hal-hal yang bisa mengundang kehadiran lalat.

Melansir dari situs The Spruce, berikut terdapat 6 hal yang dapat mengundang lalat ke rumah.


Cairan Manis

Tidak hanya semut, lalat juga tertarik dengan cairan manis, seperti kaleng minuman ringan yang ada di atas meja. Mereka juga menyukai botol sirup yang tidak tertutup atau menetes.

Makanan yang Tidak Tertutup

Membiarkan makanan terbuka yang segar atau setengah dimakan bisa menarik lalat. Hal ini karena bau makanan akan membuat lalat mendekat.

Buah Busuk

Saat buah busuk maka buah mengalami fermentasi dan menghasilkan senyawa seperti etanol dan asam asetat yang bisa menarik lalat. Apalagi, lalat betina sangat tertarik dengan buah busuk sebagai tempat bertelur. Sebab, gula dan lingkungan lembap merupakan tempat ideal bagi larva lalat untuk berkembang.

Tempat Sampah

Sudah menjadi hal umum bahwa lalat akan mendekati tempat sampah. Mereka sangat menyukai cairan dan bau yang ada di tempat sampah.

Saluran Wastafel Kotor

Jarang membersihkan saluran wastafel di dapur maupun saluran pembuangan di kamar mandi secara teratur membuat lumpur akan terkumpul di sekitar tepi saluran. Nah, lumpur inilah yang disukai lalat sebagai makanan.

Hewan Mati

Waspada terhadap hewan yang mati misalnya ada tikus mati di loteng, maka itu pasti akan menarik ratusan lalat ke rumah.

Untuk mencegah masuknya lalat, maka ikuti langkah berikut.

  • Bersihkan tempat sampah secara teratur.
  • Tutupi semua makanan dan segera bersihkan tumpahan apapun.
  • Bersihkan saluran pembuangan dan wastafel secara teratur.
  • Bersihkan dapur setiap habis memasak.
  • Buang makanan busuk ke tempat sampah di luar. Ikat kantong sampah dengan erat untuk mengurangi bau.
  • Tutup makanan hewan peliharaan dan cuci piring makanan secara teratur.

Itu dia seputar lalat masuk ke rumah dan cara mencegahnya. Semoga membantu!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

6 Cara Basmi Kamitetep di Rumah, Bisa Pakai Sabun Cuci Piring


Jakarta

Pernah dengar hewan kamitetep? Serangga yang yang satu ini kerap ditemukan di Indonesia.

Kamitetep atau Phereoeca uterella memiliki bentuk seperti larva yang biasanya hinggap di ruangan dengan suhu lembap. Selain itu, hewan ini juga kerap hinggap di tempat-tempat yang jarang dibersihkan, seperti gudang dan kolong tempat tidur.

Serangga ini bisa membuat badan gatal-gatal atau iritasi jika bulu halusnya kontak dengan manusia. Tak heran, banyak penghuni rumah yang ingin membasminya.


Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini tips membasmi kamitetep di rumah.

1. Bersihkan Rumah

Hewan ini biasa ditemukan di dinding atau menggantung di atap rumah. Kamitetep biasanya memakan jaring laba-laba, wool, maupun larva untuk bertahan hidup. Maka tak heran kalau hewan ini ditemukan di tempat-tempat yang jarang dibersihkan.

Dilansir dari Bugwiz, penghuni rumah bisa membersihkan ruangan agar tidak menjadi habitat kamitetep di rumah. Bersihkan debu-debu dan sarang laba-laba di rumah, termasuk sampah-sampah organik yang ada.

2. Jaga Kelembapan Rumah Tetap Rendah

Kamitetep menyukai tempat dengan kelembapan tinggi. Nah, penghuni rumah bisa menjaga kelembapan rumah rendah agar tidak menjadi tempat bernaung kamitetep.

Salah satu caranya bisa membuka jendela untuk sirkulasi udara yang lancar atau menggunakan dehumidifier. Buat rumah terasa sejuk dan kering.

3. Pakai Sabun Cuci Piring

Kamitetep bisa dibasmi pakai sabun cuci piring. Ini merupakan salah satu langkah yang mudah untuk membasmi kamitetep tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya.

Caranya, campurkan 2 sendok makan sabun cuci piring cair ke dalam 3-4 liter air. Campurkan namun jangan sampai banyak busa.

Sebaiknya jangan langsung menyemprotkan cairan tersebut ke kamitetep karena mereka memiliki lapisan pelindung di tubuhnya. Caranya, bisa menusuk selubung hewan tersebut agar tidak bergerak dan buat lubang kecil agar cairan sabun cuci piring yang sudah dibuat bisa masuk ke dalam tubuhnya untuk membasmi kamitetep.

4. Tutup Pintu Masuk Kamitetep

Dilansir dari The Pest Informer, retakan dan celah di dinding, jendela, dan pintu bisa menjadi pintu masuk bagi kamitetep. Penghuni rumah bisa menutup titik masuk ini untuk mencegah kamitetep masuk ke dalam rumah. Apabila ada retakan di dinding, segera ditambal agar tidak menjadi tempat penampungan serangga.

5. Gunakan Pestisida

Jika menggunakan cara-cara di atas masih belum bisa membasmi kamitetep, bisa mempertimbangkan penggunaan pestisida. Pastikan produk yang aman untuk penggunaan di dalam ruangan dan ikuti petunjuk pada label.

6. Panggil Jasa Profesional

Jika keberadaan kamitetep di rumah sangat banyak dan sulit dikendalikan atau dibasmi, sudah saatnya memanggil jasa profesional.

Itulah beberapa cara membasmi kamitetep di rumah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Kesaktian Baking Soda dan Cuka, Bisa Atasi Saluran Tersumbat-Bau Toilet


Jakarta

Membersihkan perabotan rumah dengan bahan-bahan yang ada tentu bisa mempermudah pekerjaan. Salah satu bahan yang sering ada di rumah adalah baking soda dan cuka.

Kedua bahan tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk memasak, tapi juga bisa untuk bahan pembersih. Masing-masing bahan bisa digunakan untuk membersihkan barang, namun jika digabungkan bisa membersihkan efek ekstra.

Dilansir dari How Stuff Works, berikut ini manfaat baking soda dan cuka untuk membersihkan perabotan rumah.


Mengatasi Saluran Tersumbat

Salah satu manfaat dari campuran baking soda dan cuka adalah mengatasi saluran tersumbat. Caranya, tuangkan air mendidih ke saluran pembuangan. Lalu, tuang 1/2 cangkir soda kue dan diamkan selama tiga sampai lima menit.

Setelah itu, tambahkan satu cangkir cuka diikuti dengan satu cangkir air panas. Selanjutnya tunggu lima sampai 10 menit lalu bilas dengan air mendidih.

Membersihkan Mesin Cuci

Jangan salah lho, mesin cuci bisa kotor karena adanya tumpukan kotoran yang berasal dari sisa detergen. Nah, untuk mengatasinya bisa juga dengan memasukkan baking soda dan cuka ke dalamnya dan jalankan mesin dengan air panas selama satu putaran penuh.

Menghilangkan Bau pada Toilet

Terkadang ada saja bau tak sedap yang berasal dari toilet. Untuk menghilangkan bau tersebut, bisa dengan tuangkan satu cangkir baking soda ke dalam mangkuk dan tambahkan satu cangkir cuka. Selanjutnya, tutup penutup toilet dan diamkan campuran itu sampai berbuih selama sekitar 30 menit. Lalu, gunakan sikat toilet untuk menggosoknya hingga bersih.

Membersihkan Wastafel Dapur

Kombinasi baking soda dan cuka bisa membersihkan wastafel stainless steel di dapur. Caranya dengan basahkan wastafel lalu taburi dengan baking soda. Setelah itu gosok menggunakan sikat dan bilas.

Selanjutnya, rendam beberapa lembar tisu di dalam cuka putih dan letakkan di wastafel. Diamkan selama 20 menit lalu angkat dan bilas kembali wastafel.

Itulah beberapa manfaat baking soda dan cuka untuk membersihkan perabotan rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Fakta Unik Ketonggeng yang Mirip Kalajengking dan Cara Cegah Masuk Rumah



Jakarta

Pernahkah melihat makhluk kecil berwarna hitam mirip kalajengking di dalam rumah? Kemungkinan itu adalah ketonggeng yang dicirikan mempunyai capit kecil dan buntut seperti cambuk.

Dikutip dari Bulwark Exterminating, ketonggeng mungkin punya bentuk yang mengerikan seperti kalajengking, tapi mereka tidak berbahaya kok. Ekor ketonggeng tidak memiliki sengat, sehingga tak perlu khawatir terkena racun.

Mereka juga tidak menggigit dan enggan mendekati manusia. Ketonggeng lebih memilih kabur daripada mencubit manusia dengan capitnya.


Namun, beberapa ketonggeng bisa melawan manusia kalau merasa terancam. Meskipun cubitan mereka kecil, hal itu tetap bisa mengganggu penghuni rumah.

Ketonggeng Masuk Rumah

Ketonggeng aktif di malam hari dan akan bersembunyi di tempat gelap pada siang hari. Hal ini dapat membuat mereka masuk rumah untuk bersembunyi di tempat-tempat kecil dan gelap.

Sebenarnya ketonggeng lebih suka membuat rumah sendiri di dalam tanah. Namun, ada juga ketonggeng yang tidak terlalu pilih-pilih dan menggunakan benda atau ruang sempit di rumah manusia.

Jika menemukan ketonggeng di rumah, sebaiknya jaga jarak aman. Sebab, hewan ini bisa menyemprot cairan asam dari ekor. Asam ini dapat menyebabkan iritasi kulit ringan atau melepuh. Baunya sangat tidak sedap dan bisa sulit dihilangkan dari pakaian.

Cara Cegah Ketonggeng Masuk Rumah

Kalau nggak mau ketonggeng ada di rumah, penghuni perlu memastikan tak ada celah buat hewan ini masuk. Berikut cara mencegah ketonggeng masuk rumah.

1. Tutup Celah Bukaan

Pastikan dinding, pintu, dan jendela rumah tertutup rapat dan aman untuk mencegah ketonggeng menyelinap masuk. Tutuplah celah bukaan di rumah dengan segel.

2. Jauhkan Tempat Tinggal

Jauhkan benda-benda luar ruangan yang dapat menjadi habitat serangga dari fondasi rumah misalnya batu atau tumpukan kayu. Makhluk kecil ini dapat ditemukan secara tidak sengaja di bawah puing-puing dan tumpukan kayu.

Itulah informasi tentang ketonggeng masuk rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Kenapa Kaki Seribu Masuk Rumah? Ini Cara Basmi dan Cegahnya



Jakarta

Sekali-kali penghuni rumah bisa menemukan kaki seribu di dalam rumah. Hewan melata ini tidak berbahaya tetapi sebagian orang mungkin geli dengan kehadirannya.

Dilansir dari Southern Living, kaki seribu biasanya hidup di bawah tanah serta tempat yang lembap dan gelap. Di sekitar rumah, mereka tertarik pada tumpukan daun kering, mulsa, hamparan bunga, dan batu.

Lalu, kenapa kaki seribu masuk rumah ya? Simak penjelasannya berikut ini.


Penyebab Kaki Seribu Masuk Rumah

Kaki seribu tertarik pada tempat yang sejuk dan lembap. Saat lingkungan panas dan kering, kaki seribu bisa berpindah tempat untuk mencari kondisi hidup yang lebih baik.

Jika cuaca di luar menjadi terlalu basah karena hujan lebat, mereka akan mencari tempat berteduh di dalam ruangan. Mereka suka ruang sempit, dingin, gelap, dan lembap.

Cara Basmi Kaki Seribu

Berikut hal yang bisa dilakukan jika menemukan kaki seribu di rumah.

1. Buang Kaki Seribu

Ketika menemukan kaki seribu di rumah, penghuni bisa dengan mudah mengangkat dan membuangnya, misalnya dengan penyedot debu. Kaki seribu biasanya meringkuk dan mati setelah beberapa hari di bagian dalam rumah yang kering.

2. Cairan Pengusir Kaki Seribu

Sebarkan cairan atau butiran insektisida di sekitar fondasi dan dinding luar rumah untuk mencegah serangga masuk ke dalam rumah. Selain itu, ada bahan alami seperti minyak esensial dan cabai rawit yang dapat ditaburkan atau disemprotkan di sekitar area yang bermasalah.

Cara Cegah Kaki Seribu Masuk Rumah

Supaya kaki seribu nggak masuk rumah, berikut beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan.

1. Hilangkan Kelembapan

Periksa fondasi dan ruangan, lalu singkirkan apa pun yang dapat menyebabkan kelembapan dan tempat persembunyian. Misalnya membuang tanaman mati, tumpukan daun, batu, atau mulsa.

2. Hilangkan Genangan Air

Periksa air yang tidak mengalir dengan baik yang menyebabkan genangan air di sekitar fondasi. Genangan air dapat menarik perhatian kaki seibu.

Hal ini juga berlaku untuk pipa atau keran yang bocor di dalam rumah. Perbaiki kebocoran dan pasang pelindung percikan, saluran pembuangan, atau pipa untuk mencegah air terkumpul di sekitar fondasi.

3. Tutup Celah di Rumah

Cari celah, retakan, atau bukaan pada pintu dan jendela. Tutup rapat celah-celah di rumah agar kaki seribu tidak masuk rumah. Selain itu, tutup semua retakan pada dinding fondasi.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Mudah! Begini Cara Usir Semut Pakai Baking Soda


Jakarta

Semut merupakan serangga yang sangat sering dijumpai di rumah. Keberadaannya seringkali membuat penghuni rumah merasa risih dan melakukan berbagai cara untuk mengusirnya.

Salah satu cara membasminya adalah dengan menggunakan baking soda. Namun, pakai baking soda saja masih belum cukup, harus ada tambahan bahan lainnya agar bisa membasmi semut.

Dilansir dari The Spruce, seorang entomolog dan profesor jurusan lingkungan dan kesehatan kerja University of Nevada Dr. Louisa Messenger mengatakan bahwa semut tidak terlalu tertarik pada baking soda saja tanpa ada bahan yang membuatnya tertarik, misalnya seperti gula.


Nah, berikut ini beberapa cara membasmi semut menggunakan baking soda.

Baking Soda dengan Gula

Baking soda yang dicampur dengan gula bisa membantu menarik dan membunuh semut. Nantinya, semut akan membawa campuran tersebut ke koloni mereka dan berpotensi memengaruhi seluruh koloni.

Berikut ini caranya.
– Campurkan baking soda dan gula bubuk dengan perbandingan yang sama
– Tempatkan campuran tersebut, masing-masing satu sendok makan, dalam tutup botol atau penutup yang dangkal
– Tempatkan tutup botol itu di dekat atau sepanjang jalur semut

Baking Soda dan Cuka

Selain dengan tambahan gula, mengusir semut juga bisa menggunakan tambahan cuka. Bau dari cuka bisa mengganggu semut. Berikut ini caranya.

– Aduk cuka, sabun cuci piring, dan baking soda dalam mangkuk
– Tambahkan air dan tuang campuran ke dalam botol semprot
– Semprotkan larutan di dekat dan di sepanjang jalur semut. Bisa juga disemprotkan di dekat pintu maupun jendela

Selain dengan baking soda, penghuni rumah juga bisa mengusir dengan bahan-bahan dengan aroma yang kuat, misalnya seperti kayu manis, kulit jeruk atau perasan lemon, hingga minyak esensial. Penghuni rumah bisa menempatkan kayu manis di depan pintu masuk sementara untuk minyak esensial bisa dicampur air dan semprotkan di sepanjang jalur semut.

Itulah beberapa cara basmi semut di rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Dinding Lembap Tapi Nggak Hujan, Ini Penyebabnya


Jakarta

Masalah yang kerap ditemui di rumah dan mungkin jarang disadari oleh penghuninya adalah kondisi dinding yang lembap. Hal ini bisa semakin parah ketika memasuki musim hujan. Lantas, bagaimana tanda kondisi dinding yang lembap?

Tanda-tanda dinding yang lembap cukup beragam tergantung pada penyebabnya. Meskipun begitu, kondisi dinding yang lembap sama-sama dapat menimbulkan ancaman yang sama yakni merusak kualitas dan tampilan dinding rumah. Selain itu, bisa membahayakan kesehatan karena jamur hitam atau black mold dapat membuat gangguan pernapasan.

Dilansir laman Ultra Techcement, berikut beberapa penyebab kelembaban pada dinding dan cara mengatasinya dengan tepat.


1. Rembesan Air

Penyebab paling banyak yang membuat dinding lembab adalah air. Asalnya bukan hanya dari air hujan, melainkan kebocoran atap, kebocoran pipa air, dinding di tempat lembab seperti kamar mandi, wastafel atau bak cucian piring.

Cara mengatasi dinding yang lembab adalah dengan mengatasi sumber masalah. Apabila ada kebocoran, perbaiki dan tutup celahnya, apabila berada di kamar mandi bisa menggunakan cat khusus dan usahakan kamar mandi bisa cepat kering setelah digunakan.

2. Hasil Kondensasi

Kelembaban dari hasil kondensasi terjadi akibat udara yang mengembun di dinding. Ketika udara hangat dan lembab bersentuhan dengan permukaan yang dingin, seperti dinding, udara tidak bisa menahan kelembaban, yang mengakibatkan tetesan air muncul dan menyebabkan lembap berlebih. Hal ini juga bisa disebabkan karena ventilasi udara yang buruk di rumah.

Cara untuk mencegah hal ini terjadi adalah dengan menyediakan alat dehumidifier yang memang berguna untuk menyerap kelembapan di rumah. Lalu, jangan lupa selalu buka jendela dan ventilasi yang lain saat hari cerah dengan begitu sirkulasi udara di dalam rumah dapat lancar.

Rembesan air yang berlebih dapat merusak tembok dan menyebabkan banyak masalah, seperti kebocoran, cat terkelupas, retak, bahkan jamur dan lumut. Pengecatan ulang tidak akan mengatasi kelembapan pada dinding. Pemilik rumah harus mengatasi sumber masalah, baru memperbaiki tampilan dinding agar masalah yang sama tidak terulang.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Panduan Lengkap Basmi Curut di Rumah


Jakarta

Curut adalah hewan mirip tikus yang terkadang terlihat di sekitar rumah. Biasanya curut muncul di halaman, dapur, atau tempat penyimpanan makanan.

Keberadaan curut jangan dianggap sepele ya. Sebab, kotoran hewan ini bisa membawa penyakit, sehingga dapat mengganggu kesehatan penghuni rumah.

Lantas, bagaimana cara agar rumah bebas curut agar tetap bersih dan nyaman. Simak penjelasannya berikut ini.


Cara Basmi Curut dari Rumah

Inilah cara mebasmi curut di rumah menurut laman Do My Own, Madsenpest, laman penjualan properti, dan perusahaan pengendalian hama berikut di antara cara mengusir curut dari rumah.

1. Tutup Celah Masuk Curut

Tutup dan perbaiki lubang dan celah di sekitar rumah. Curut bisa masuk dengan mudah ke rumah melalui celah-celah yang sangat kecil di dinding atau lantai.

2. Bersihkan Halaman

Bersihkan halaman dengan membuang genangan air dan menutup rapat tempat sampah. Langkah ini untuk mengendalikan aktivitas serangga yang disukai curut.

3. Jangan Tinggalkan Makanan Hewan Peliharaan

Jangan meninggalkan makanan hewan peliharaan atau biji-bijian burung di luar ruangan. Segera bersihkan makanan hewan peliharaan setelah selesai memberikan makan. Hal ini bisa memancing curut dan serangga yang menjadi makanannya.

4. Gunakan Perangkap Tikus

Curut tidak mudah terpikat ke dalam perangkat tertutup. Sebaiknya gunakan perangkap jepit tikus yang diberi potongan kecil daging atau ikan dan ditempatkan di area di mana ada curut.

5. Gunakan Lem Tikus

Selain itu, memanfaatkan lem tikus yang dijual di pasaran. Cara ini dinilai aman karena tidak mengandung racun atau bau.

6. Gunakan Minyak Esensial

Curut juga bisa diusir menggunakan minyak esensial seperti peppermint yang tidak disukai curut. Caranya bisa dengan menggunakan kapas pada minyak esensial dan oleskan ke beberapa area yang sering dilalui curut.

7. Gunakan Bawang Putih

Bahan alami seperti bawang putih juga bisa mengusir curut. Aroma ini bisa membuat curut menjauh dan mencegah mereka masuk rumah.

Jika masalah curut masih berlanjut, sebaiknya minta bantuan kepada ahlinya. Panggil tim profesional untuk mengusir curut dari rumah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Tanpa Kapur Barus, Ini Cara Alami Basmi Semut di Rumah



Jakarta

Keberadaan semut di rumah terkadang cukup mengganggu. Sebab, semut akan berkerumun bersama koloninya di beberapa tempat di rumah seperti dapur, sudut ruang, hingga di lantai. Walau tidak memiliki dampak yang parah, semut-semut ini pada jenis tertentu dapat menggigit kulit manusia dan menyebabkan iritasi.

Mengusir semut pada umumnya dilakukan oleh sebagian orang menggunakan kapur barus. Benda itu memang terbukti cepat mengusir semut dalam waktu sekejap. Namun, jika tidak memiliki persediaan kapur barus, kira-kira bahan apa ya yang juga bisa membasmi semut?

Dikutip dari situs Apartment Therapy, pada Kamis (5/6/2025), ternyata gula bisa membasmi semut. Akan tetapi, gula harus dicampur dengan soda kue agar bisa menghilangkan nyamuk.


Mengapa ini bisa terjadi?

Menurut Ahli Entomologi David Price, menjelaskan bahwa gula bubuk terutama memiliki daya tarik bagi semut sebagai sumber makanan karena mereka suka mencari air dan sumber energi.

Bila gula dicampur dengan soda kue, semut tidak hanya mendapatkan asupan gula sebagai makanan, tetapi juga mendapat zat yang bernama natrium hidrogen karbonat. Natrium ini akan bereaksi dengan asam di dalam tubuh semut, lalu menyebabkan reaksi kimia yang dapat membuat rangka luar semut kering. Akhirnya, semut pun bisa mati.

Adapun, cara yang dapat dilakukan adalah dengan mencampurkan soda kue dan gula dengan perbandingan 1:1. Gunakan hanya ¾ sendok makan dan campur keduanya di tutup toples. Letakkan tutup toples di lokasi yang strategis di mana banyak semut berkumpul. Maka, semut akan mendekat dan makan campuran tersebut.

Sementara itu, untuk mencegah semut terutama di bagian dapur, penting untuk menjaga dapur tetap bersih dan bebas dari sisa-sisa makanan. Gunakan cuka untuk membersihkan permukaan dapur dan menggosok jejak semut.

(das/das)



Sumber : www.detik.com