Tag Archives: tutup

Suara Berisik di Loteng Bisa Jadi Ulah Musang, Ini Cara Mengusirnya



Jakarta

Musang merupakan hewan liar yang jarang menampakkan dirinya namun masih sering kita temukan di sekitar rumah kita. Nah loteng rumah menjadi salah satu tempat favorit bagi musang untuk bersarang.

Masalahnya, musang yang bersarang di loteng rumah akan sangat mengganggu. Sebab aktivitas musang di loteng mengeluarkan suara berisik. Hewan ini juga bisa menggigit atau mencakar pemilik rumah.

Untuk mengusir hewan ini dari loteng rumah ada 7 cara, salah satunya menggunakan kemenyan. Berikut penjelasannya:


Pasang Lampu di Loteng

Memasang lampu pada loteng membantu kamu memahami apa yang ditakuti oleh hewan ini. Musang tidak menyukai silau cahaya seperti lampu karena musang adalah hewan yang tergolong nokturnal atau berkeliaran hanya saat malam hari.

Menaruh Belerang

Belerang memiliki bau yang tidak sedap juga tajam, hal ini membuat musang benci karena hewan ini memiliki penciuman yang tajam sehingga tidak tahan terhadap bau belerang. Kamu bisa menaruh ini di dekat loteng. Tidak hanya musang, kamu bisa memakai belerang untuk mengusir hewan liar lainnya, seperti tikus dan kelelawar. Belerang ini bisa kamu temukan dan beli di situs belanja.

Tutup Celah Plafon

Celah plafon harus kamu tutup bahkan jika celah tersebut berukuran kecil agar tidak ada jalur yang bisa dilewati oleh musang. Sebab tidak hanya loteng adalah lokasinya untuk bersembunyi karena gelap dan lembab, area plafon juga menjadi tempat berlindung saat siang hari sebelum keluar pada malam hari.

Minyak Kemenyan

Jika kamu tidak memiliki belerang, minyak kemenyan memiliki bau yang menyengat dan tidak disenangi oleh musang sehingga minyak ini bisa dijadikan cara untuk mengusir hewan liar ini.

Tebang Dahan Pohon

Musang yang berkeliaran di sekitar rumah kemungkinan terjadi karena berpindah dari pohon-pohon di sekitar rumah kamu. Agar tidak mendekati area perumahan, kamu bisa menebang dahan atau ranting pohon sehingga musang tidak bisa berpindah ke setiap pohon dan mendekati lingkungan kamu.

Perangkap Hewan

Memasang perangkap adalah alternatif yang bisa kamu pakai jika musang terus berkeliaran atau kamu gagal untuk menghalau hewan ini di sekitar perumahan kamu. Kamu bisa memakai cara ini dengan memancing musang keluar apabila hewan ini bersembunyi terus di suatu tempat.

Pasang Material Baja Pada Rumah

Alternatif ini bisa diperuntukkan jika rumah kamu dalam masa pembangunan atau renovasi dan terdapat fenomena dimana kamu sering mendengar musang berkeliaran sekitar rumah. Material baja ini bisa menjadi pilihan untuk kamu sebab musang akan sulit mencengkram material baja sehingga rumah kamu bebas dilewati oleh hewan liar ini. Misalnya untuk kasus pengaplikasian material baja bisa kamu terapkan pada kanopi.

Inilah 7 cara yang bisa kamu terapkan untuk mengusir musang dari sekitar rumah kamu. Semoga bermanfaat!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Kok Bisa Toren Air Berlumut? Ini Penyebab dan Cara Atasinya


Jakarta

Hampir setiap rumah memiliki toren air. Disebut juga tandon air, benda ini berfungsi sebagai wadah menyimpan air bersih. Jika rumah mati lampu dan tak bisa mengalirkan air, maka toren air bisa jadi penyelamat.

Namun, sering kali ditemukan toren air yang berlumut. Alhasil, ketika digunakan air yang keluar justru menjadi kotor dan berwarna hijau akibat lumut.

Kondisi ini tentu bikin kesal karena air tersebut otomatis tak bisa digunakan lagi untuk mandi dan mencuci. Lantas, apa yang menyebabkan toren air jadi berlumut? Simak dalam artikel ini.


Penyebab Toren Air Berlumut

Munculnya lumut di dalam toren air bukan tanpa sebab. Dikutip dari catatan detikProperti, berikut penyebab toren air jadi berlumut:

1. Sinar Matahari

Pada umumnya, masyarakat menempatkan toren air di bawah sinar matahari langsung. Ternyata, paparan sinar matahari justru menyebabkan lumut bisa tumbuh di dalam toren.

2. Air Baku yang Kotor

Apabila air yang digunakan untuk mengisi toren kualitasnya kotor atau keruh, alhasil lumut bisa tumbuh di dalamnya. Sebab, air kotor mengandung jamur sehingga lumut dapat tumbuh lebih cepat.

3. Udara Lembap

Udara lembap di dalam toren air juga bisa menyebabkan tumbuhnya lumut. Apalagi jika posisi toren air terpapar langsung sinar matahari, maka lumut semakin cepat tumbuh.

Cara Atasi Toren Air Berlumut

Meski toren air di rumah berlumut, sebenarnya masih bisa diatasi dengan berbagai cara. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

1. Tutup Toren dengan Rapat

Tips yang pertama adalah memastikan toren air sudah ditutup secara rapat. Jika tidak, sinar matahari bisa masuk ke dalam toren dan alhasil menyebabkan munculnya lumut.

2. Pasang Pelindung Toren

Posisi toren air di ruang terbuka menyebabkan gampang terpapar sinar matahari, sehingga lumut dapat muncul. Apabila ingin menempatkan toren di luar ruangan, sebaiknya pasang pelindung seperti atap agar tidak terpapar cahaya matahari langsung.

3. Kuras Toren Secara Rutin

Air bersih yang terisi di dalam toren bisa saja menjadi keruh karena partikel tanah yang ikut terbawa saat memompa air. Maka dari itu, sebaiknya kamu rutin menguras toren air untuk mencegah lumut dapat tumbuh.

Disarankan untuk menguras tandon enam bulan sekali. Jika lumut tumbuh lebih cepat, maka kamu bisa menguras tandon minimal 3-4 bulan sekali.

4. Pilih Toren Berwarna Gelap

Tips yang terakhir adalah dengan memilih toren berwarna gelap. Soalnya, tandon air berwarna cerah justru memudahkan cahaya matahari masuk ke dalam. Seiring waktu, lumut dapat tumbuh hingga memenuhi toren.

Apabila sudah terlanjur memiliki toren air berwarna cerah, kamu bisa mengecatnya dengan warna gelap. Pastikan mengecat toren ke seluruh permukaan agar menegah cahaya masuk ke dalam.

Itulah penyebab toren air berlumut dan cara mengatasinya. Semoga membantu detikers!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Lakukan 6 Hal Ini Kalau Nggak Mau Kadal Masuk Rumah


Jakarta

Adanya kadal di rumah terkadang membuat penghuni di dalamnya tidak nyaman. Tak heran, mereka melakukan berbagai cara untuk mengusirnya.

Sebelum kadal masuk ke dalam rumah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan lho. Apa saja itu?

Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


Mencegah Kadal Masuk Rumah

1. Jaga Kelembapan

Kadal menyukai suasana lembap. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menggunakan dehumidifier agar rumah tidak terlalu lembap dan kadal enggan masuk ke dalam.

2. Buang Sampah di Tempat Tertutup

Buang makanan yang sudah tidak dimakan atau kaleng yang sudah dibuka ke dalam tempat sampah tertutup. Dengan begitu, kadal tidak akan bisa masuk.

3. Singkirkan Sumber Makanan Kadal

Penghuni rumah bisa menyingkirkan hama yang menjadi sumber makanan kadal, seperti agas atau serangga kecil lainnya.

4. Bereskan Barang-barang

Bersihkan barang-barang yang berserakan bisa mencegah kadal masuk rumah. Sebab, barang-barang yang berserakan bisa menjadi tempat berlindung dan bersembunyi kadal.

5. Tutup Rapat Lubang yang Ada

Selanjutnya adalah tutup titik masuk dekat ventilasi, pintu, maupun jendela.

6. Singkirkan Sumber Air

Selanjutnya adalah singkirkan sumber air. Misalnya air di dalam mangkuk hewan peliharaan atau perbaiki keran dan pipa yang bocor.

Penyebab Kadal Ada di Rumah

1. Sumber Air

Kadal tertarik untuk masuk ke dalam maupun pekarangan rumah karena adanya sumber air. Dengan air yang cukup, kadal bisa bertahan selama berbulan-bulan.

2. Adanya Tempat Perlindungan

Kadal menyukai tempat yang gelap dan sejuk. Tak heran jika hewan yang satu ini bisa ditemukan di balik lemari atau di balik semak-semak, bahkan kursi taman.

3. Sumber Makanan

Selain sumber air dan tempat perlindungan, adanya sumber makanan bisa membuat kadal datang ke pekarangan rumah. Beberapa makanan yang dikonsumsi kadal di antaranya semut, cacing tanah, hingga sayur.

Itulah cara mencegah kadal masuk ke rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Penyebab dan Cara Cegah Cicak Masuk Rumah


Jakarta

Cicak merupakan salah satu reptil yang kerap ada di dalam rumah. Keberadaannya memang tidak berbahaya, tetapi bisa membuat penghuni rumah takut atau terkadang merasa jijik.

Belum lagi, kotoran cicak yang membuat ruangan kotor. Perilakunya juga terkadang suka memakan makanan yang terbuka bisa membuat penghuni rumah kesal.

Kenapa ya bisa ada cicak di rumah?


Penyebab Cicak Ada di Rumah

Ada beberapa alasan yang membuat cicak datang ke rumah. Dilansir dari situs Housing, berikut ini informasinya.

– Banyak serangga di rumah
– Ada makanan yang tergeletak
– Ada genangan air yang membuat ruangan lembap
– Terdapat celah yang memungkinkan cicak masuk, seperti jendela, ventilasi, atau atap
– Suhu di dalam rumah hangat

Cara Mencegah Cicak Masuk Rumah

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah cicak masuk ke dalam rumah. Dilansir dari Homes & Gardens, berikut ini informasinya.

Singkirkan Sumber Makanan

Biasanya cicak akan muncul karena terdapat banyak makanan, misalnya semut atau serangga lainnya. Kalau di rumah banyak serangga, sebaiknya atasi hal itu terlebih dahulu.

Selain itu, jika ada bahan makanan sebaiknya langsung disimpan di kulkas. Jangan biarkan tergeletak begitu saja karena bisa menarik cicak untuk memakannya. Hal yang jika ada remahan atau tumpahan makanan, sebaiknya segera dibersihkan.

Tutup Akses Masuk Cicak

Pastikan penghuni rumah menutup akses masuk cicak, seperti jendela atau ventilasi. Penghuni rumah bisa memasang jaring pada jendela atau ventilasi untuk mencegah cicak masuk dan masih mendapat sinar matahari.

Bersihkan Rumah

Rapikan dan bersihkan area rumah secara rutin. Kalau ada barang yang menumpuk, segera bereskan tumpukan itu agar tidak menjadi tempat persembunyian cicak. Jangan lupa juga buanglah sampah secara rutin biar cicak tidak bersarang di tempat sampah.

Cicak juga tertarik dengan genangan air. Karena itu, bersihkan genangan air di rumah yang menyebabkan kelembapan seperti pipa bocor agar tidak mengundangnya datang.

Cara Usir Cicak dari Rumah

Kalau sudah ada cicak di rumah, bisa juga mengusirnya. Dilansir dari Livspace dan Homes & Gardens, berikut ini caranya.

Lada dan Cabai

Black pepper seeds or peppercorns ( dried seeds of piper nigrum ) in wooden bowl and spoon isolated on wood table background.lada Foto: Getty Images/iStockphoto/Everyday better to do everything

Salah satu cara untuk mengusir cicak adalah menggunakan lada dan cabai. Caranya cukup campurkan sedikit merica atau bubuk cabai ke dalam air dan semprotkan ke area yang sering didatangi cicak.

Bubuk Kopi

bubuk kopibubuk kopi Foto: Getty Images/oxana pospelova

Cicak tidak menyukai aroma kopi yang kuat. Oleh karena itu, ia akan menjauhi aroma yang menyengat dari bubuk kopi.

Untuk mengusir cicak menggunakan bubuk kopi, bisa dengan mencampurkan bubuk kopi ke dalam air dan menyemprotkan ke daerah yang sering dilalui cicak. Selain itu, bisa juga menaburkan bubuknya saja.

Kamper

Untuk mengusir tikus atau hewan lain yang kemungkinan akan bersarang di mesin mobil, gunakan kapur barus.Kamper. Foto: Dadan Kuswaraharja

Kamper juga memiliki bau menyengat yang tidak disukai cicak. Penghuni rumah bisa menyebarkan beberapa kamper di sudut-sudut lemari, dapur, rak, ataupun di bawah wastafel untuk mengusir cicak tanpa harus membunuhnya.

Itulah penyebab, cara mencegah cicak masuk rumah, dan cara mengusir dari rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/das)



Sumber : www.detik.com

Ini Cara Mudah Bersihkan Kipas Angin Tanpa Perlu Dibuka



Jakarta

Kipas angin harus rajin dibersihkan kalau nggak mau ada debu yang menumpuk. Kalau dibiarkan, kotoran pada kipas angin bisa terhirup penghuni rumah dan menjadi sumber penyakit.

Membersihkan baling-baling kipas angin memang agak menantang karena terhalang pelindung. Namun tenang saja, ada cara mudah membersihkan kipas angin tanpa perlu membongkarnya, lho.

Lantas, bagaimana cara membersihkan kipas angin? Simak penjelasannya berikut ini.


Cara Bersihkan Kipas Angin Tanpa Membukanya

Inilah beberapa cara untuk membersihkan kipas angin tanpa perlu membuka bagian penutup, dikutip dari The Spruce dan The Dollar Stretcher.

Pengering Rambut

Penghuni rumah bisa menghempaskan debu pada kipas angin menggunakan pengering rambut. Alat ini mengeluarkan angin kencang yang bisa membersihkan kotoran yang menempel. Berikut ini cara menggunakan pengering rambut untuk membersihkan kipas angin.

  1. Cabut aliran listrik maupun baterai kipas angin.
  2. Bawa kipas angin ke luar agar debu tidak bertebaran di dalam rumah.
  3. Semprotkan angin menggunakan pengering rambut dari bagian belakang, lalu ke seluruh bagian hingga debu terjatuh.
  4. Bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang sudah sedikit dibasahi.

Vacuum Cleaner

Selain itu, penghuni juga bisa menggunakan vacuum cleaner atau penyedot debu untuk membersihkan kipas. Penyedot debu akan lebih efektif jika ujungnya berukuran kecil dan bisa masuk ke jaring penutup kipas angin. Berikut ini langkah untuk membersihkan kipas dengan vacuum cleaner.

  1. Cabut listrik dari stop kontak atau cabut baterai kipas angin.
  2. Sedot debu menggunakan vacuum cleaner dan bersihkan semua bagian dalam kipas angin dengan hati-hati.
  3. Jika sudah cukup, bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang lembap.

Kompresor Angin

Penghuni bisa menggunakan kompresor angin sebagai alternatif yang lebih kuat daripada pengering rambut. Namun, alat ini memang tak banyak yang memilikinya di rumah. Cara menggunakannya pun sama dengan pengering rambut.

  1. Cabut aliran listrik maupun baterai kipas angin.
  2. Bawa kipas angin ke luar agar debu tidak bertebaran di dalam rumah.
  3. Semprotkan angin dengan kompresor dari bagian belakang, lalu seluruh bagian.
  4. Bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang sedikit basah.

Larutan Sabun, Cuka, Baking Soda

Kalau nggak mau pakai alat, penghuni rumah juga bisa menggunakan larutan dari campuran sabun, cuka, dan baking soda. Caran membersihkan kipas dengan larutan ini sebagai berikut.

  1. Campurkan 2 sdm (sendok makan) sabun cuci piring, 1/2 gelas cuka, dan 3 sdm baking soda.
  2. Masukkan ke dalam botol semprotan, kocok-kocok.
  3. Semprotkan cairan ke arah kipas yang berdebu.
  4. Tutup seluruh bagian lingkaran kipas dengan plastik besar.
  5. Nyalakan kipas agar berputar dengan kecepatan tinggi selama sekitar 5 menit.
  6. Buka plastik dan debu akan terlepas dari kipas angin.

Garam atau Pasir

Kemudian, garam atau pasir pun dapat digunakan untuk membersihkan kipas angin tanpa perlu dibuka. Caranya sebagai berikut.

  1. Letakkan kipas angin secara mendatar.
  2. Tutup bagian kipas dengan kain atau plastik.
  3. Masukkan garam atau pasir kering ke kipas angin.
  4. Pastikan kipas tertutup rapat, nyalakan kipas dan biarkan berputar-putar selama beberapa menit agar debu tersapu.
  5. Bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang sudah sedikit dibasahi.

Itulah beberapa cara membersihkan kipas angin tanpa membukanya. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Mudah! Ini Cara Cegah Lumut Tumbuh di Toren Air


Jakarta

Setiap rumah biasanya memiliki wadah penampung cadangan air bersih yang disebut toren air atau tangki air. Tangki ini berpotensi ditumbuhi lumut karena kondisinya yang lembap, padahal air perlu dijaga kebersihannya.

Bukan cuman lembap, lumut dapat tumbuh akibat paparan sinar matahari langsung ataupun air baku yang kotor. Toren air memang sebaiknya dirawat agar bebas dari lumut.

Lantas, bagaimana cara mencegah lumut tumbuh di toren air? Simak caranya berikut ini, dikutip dari catatan detikProperti.


Cara Cegah Lumut Tumbuh di Toren Air

Lakukan langkah-langkah berikut ini untuk mencegah toren air ditumbuhi lumut.

1. Rutin Kuras Toren Air

Penghuni rumah bisa menguras tangki air secara rutin untuk menghambat pertumbuhan lumut. Disarankan untuk menguras tangki air setidaknya 6 bulan sekali. Jika lumut tumbuh dengan cepat, penghuni dapat lebih sering melakukan pengurasan, misalnya 3-4 bulan sekali.

2. Buat Pelindung di Atas Toren Air

Sinar matahari dapat menembus bahan plastik berwarna cerah pada toren air, sehingga memicu pertumbuhan lumut. Hal ini bisa dihindari dengan memasang pelindung di atas tangki, seperti atap.

3. Cat Toren Air dengan Warna Gelap

Selain itu, eksterior toren air berbahan plastik juga bisa dicat dengan warna gelap. Lakukan pengecatan secara tebal dan merata untuk mencegah cahaya yang menembus dinding tangki.

4. Tutup Tangki dengan Rapat

Pastikan menutup toren air dengan rapat. Langkah ini penting buat mencegah sinar matahari yang masuk ke tangki.

Itulah beberapa cara untuk mencegah pertumbuhan lumut pada toren air di rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Freezer Penuh & Berbunga Es? Begini Cara Bersihkannya Tanpa Ribet!



Jakarta

Isi freezer kulkas sering kali jadi ‘kuburan’ makanan beku. Mulai dari daging, nugget, sampai es krim-semuanya masuk dan mengendap selama berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan. Tahu-tahu, freezer sudah penuh sesak, dipenuhi bunga es, dan kamu pun bingung mulai bersihinnya dari mana.

Padahal, kalau tahu triknya, membersihkan freezer itu nggak sesulit yang dibayangkan, kok! Yuk, ikuti langkah-langkah simpel berikut ini biar isi freezer lebih rapi, higienis, dan nggak jadi sarang jamur.

1. Keluarkan Semua Isi Freezer

Langkah pertama, kosongkan seluruh isi freezer. Simpan sementara bahan makanan di dalam cooler box, kotak es, atau wadah berlapis koran. Es krim atau makanan cepat meleleh bisa kamu kasih tambahan es batu atau es kering agar tetap dingin.


2. Buang yang Sudah Nggak Layak

Sortir semua bahan makanan. Kalau ada yang sudah kedaluwarsa, berbau aneh, atau tampak mencurigakan-buang saja. Jangan ragu, karena makanan lama bisa jadi sarang jamur dan bakteri.

3. Kelompokkan Makanan

Setelah memilih mana yang mau disimpan, pisahkan sesuai jenisnya: daging beku, sayur beku, camilan, atau es krim. Gunakan wadah transparan atau kantong ziplock biar lebih rapi dan gampang dicari nanti.

4. Cabut Kabel Freezer

Sebelum mulai bersih-bersih, pastikan cabut dulu kabel listriknya ya! Ini penting supaya aman dan mencegah kerusakan pada mesin. Tutup pintu kulkas di bagian bawah agar suhu di dalamnya tetap stabil sementara listrik mati.

5. Cairkan Bunga Es

Biar gampang dibersihkan, tunggu sampai bunga es mencair dan suhu freezer kembali ke suhu ruangan. Kamu bisa taruh mangkuk air hangat di dalamnya agar proses pencairan lebih cepat.

6. Bersihkan dengan Campuran Alami

Campur 1 sendok makan soda kue, 1 liter air hangat, dan sedikit sabun cair. Gunakan lap bersih untuk mengusap seluruh permukaan freezer. Hindari bahan pembersih keras seperti pemutih atau deterjen ya! Untuk sudut-sudut sempit, kamu bisa pakai sikat gigi bekas.

7. Keringkan dan Rapikan

Setelah bersih, lap permukaan freezer hingga benar-benar kering. Jangan biarkan ada sisa air yang bisa berubah jadi es kembali.

8. Nyalakan Kembali & Tata Ulang

Sambungkan kembali kabel listrik, tunggu beberapa menit sampai suhu dingin kembali, lalu masukkan kembali makanan ke dalam freezer. Susun rapi sesuai kategori agar lebih mudah diakses ke depannya.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Cuma Pakai 2 Bahan Dapur, Gulma di Halaman Rumah Langsung Tumbang!


Jakarta

Gulma merupakan tumbuhan yang dapat tumbuh di sekitar tanaman lain. Pada umumnya, gulma tumbuh secara liar sehingga cukup sulit untuk diatasi.

Bagi pemilik tanaman, gulma jadi salah satu tumbuhan yang patut diwaspadai karena dapat mencuri ruang akar, cahaya, air, dan nutrisi tanaman lain. Bahkan, gulma juga jadi tempat berkembang biak bagi hama, penyakit, hingga bakteri bagi tanaman lho.

Maka dari itu, jika menemukan gulma di halaman rumah sebaiknya segera diatasi sebelum tanaman hias milikmu rusak dan mati. Biasanya, gulma dapat dibasmi dengan herbisida, yaitu senyawa kimia yang dapat mengendalikan dan membunuh tumbuhan pengganggu, salah satunya gulma.


Apabila kamu ragu jika menggunakan bahan kimia, sebenarnya ada cara mudah untuk membasmi gulma dengan menggunakan dua bahan sederhana. Apa saja bahan tersebut? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

2 Bahan Sederhana Ini Ampuh Atasi Gulma

Mengatasi gulma di halaman ternyata dapat menggunakan dua bahan sederhana di rumah, yakni sabun cuci piring dan air. Bagaimana bisa?

Dikutip dari The Spruce, Selasa (24/6/2025), kombinasi air dan sabun cuci piring disebut ampuh mengatasi gulma. Soalnya, kedua bahan ini dapat mengeringkan dan membunuh tanaman liar dengan cara merusak lapisan pelindung.

Sabun cuci piring sendiri mengandung zat pelarut yang dapat memecah lapisan lilin yang menutupi daun tanaman. Setelah terurai maka gulma akan mengering dan akhirnya mati.

Untuk cara penggunaannya juga mudah. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

  • Siapkan 1 botol semprot berukuran besar
  • Tuang 1 sendok makan sabun cuci piring cair ke dalam botol semprot
  • Kemudian tuang air secukupnya sesuai ukuran botol semprot
  • Setelah itu kocok hingga merata
  • Lalu semprotkan cairan tersebut ke area yang terdapat gulma.

Meskipun sabun cuci piring memiliki sifat herbisida, ada sejumlah hal yang harus diperhatikan sebelum menggunakannya untuk membasmi gulma, yaitu:

  • Takaran sabun cuci piring yang tepat
  • Pemilihan sabun cuci piring yang punya kualitas baik
  • Faktor cuaca dapat memengaruhi efektivitas cairan untuk membasmi gulma
  • Tergantung jenis gulma karena ada beberapa gulma yang sulit mati.

Sebagai informasi, karena cairan tersebut berfungsi untuk mengeringkan gulma hingga mati, maka sebaiknya cek kondisi cuaca saat akan menyemprotkannya. Sebaiknya pilih kondisi cuaca sedang panas dan cerah agar efektif membasmi gulma.

Sebaiknya hindari menyemprot cairan tersebut ketika cuaca sedang mendung atau turun hujan. Selain itu, jangan menyemprot cairan saat kondisi cuaca sedang berangin karena dikhawatirkan cipratan airnya mengenai tanaman lain, sehingga jadi kering dan mati. Bila perlu, tutup tanaman di sekitar daun agar tidak terkena cairan untuk membasmi gulma.

Demikian tips mengatasi gulma dengan dua bahan sederhana. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com

Bersihkan Kipas Angin Bisa Pakai Pengering Rambut, Tak Perlu Dibongkar



Jakarta

Kipas angin perlu dibersihkan secara berkala dari tumpukkan debu. Proses ini terkadang merepotkan bagi penghuni rumah karena harus membongkar penutup bilah kipas.

Eits tenang saja, ada berbagai cara untuk membersihkan kipas angin tanpa perlu buka penutupnya kok. Salah satu cara praktisnya adalah menggunakan pengering rambut.

Alat ini mengeluarkan angin kencang yang bisa membersihkan kotoran yang menempel pada kipas. Simak berbagai cara membersihkan kipas angin berikut ini.


Tips Bersihkan Kipas Angin Tanpa Membukanya

Inilah cara-cara alternatif untuk membersihkan kipas angin tanpa perlu membongkar penutupnya, dikutip dari The Dollar Stretcher dan The Spruce.

Pengering Rambut

Cara bersihkan kipas angin memakai pengering rambut.

  1. Cabut aliran listrik atau baterai kipas angin.
  2. Bawa kipas angin ke luar rumah agar debu tidak bertebaran.
  3. Semprotkan angin pengering rambut dari bagian belakang kipas. Lakukan ke seluruh bagian hingga debu terjatuh.
  4. Bersihkan penutup kipas dengan kain mikrofiber lembap.

Pasir atau Garam

Cara bersihkan kipas angin menggunakan pasir atau garam:

  1. Letakkan kipas angin pada lantai secara mendatar.
  2. Tutup bagian kipas dengan kain atau plastik dengan rapat.
  3. Masukkan pasir atau garam kering ke kipas angin.
  4. Nyalakan kipas dan biarkan berputar-putar selama beberapa menit agar debu tersapu.
  5. Bersihkan penutup kipas dengan kain mikrofiber lembap.

Penyedot Debu

Cara bersihkan kipas angin pakai penyedot debu:

  1. Cabut listrik dari stop kontak atau cabut baterai kipas angin.
  2. Sedot debu menggunakan penyedot debu dan bersihkan semua bagian dalam kipas angin dengan hati-hati.
  3. Bersihkan penutup kipas dengan kain mikrofiber yang agak basah.

Larutan Sabun, Cuka, Baking Soda

Cara membersihkan kipas dengan larutan:

  1. Campurkan 2 sdm (sendok makan) sabun cuci piring, 1/2 gelas cuka, dan 3 sdm baking soda.
  2. Masukkan ke dalam botol semprotan, kocok-kocok.
  3. Semprotkan cairan ke arah kipas yang berdebu.
  4. Tutup seluruh bagian lingkaran kipas dengan plastik besar.
  5. Nyalakan kipas agar berputar dengan kecepatan tinggi selama sekitar 5 menit.
  6. Buka plastik dan debu akan terlepas dari kipas angin.

Kompresor Angin

Cara membersihkan kipas angin dengan kompresor angin:

  1. Cabut aliran listrik maupun baterai kipas angin.
  2. Bawa kipas angin ke luar agar debu tidak bertebaran di dalam rumah.
  3. Semprotkan angin dengan kompresor dari bagian belakang, lalu seluruh bagian.
  4. Bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang sedikit basah.

Itulah beberapa cara untuk membersihkan kipas angin tanpa perlu membongkar penutupnya.

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

7 Tips Ampuh Mencegah Laba-laba Agar Tidak Masuk Rumah


Jakarta

Laba-laba adalah salah satu hewan yang kerap muncul di dalam rumah. Bahkan, sejumlah pemilik rumah tidak sadar kalau ada laba-laba yang bersarang hingga berkembang biak.

Jika menemukan sarang laba-laba, maka sebaiknya segera dibasmi agar tidak terus menerus berkembang biak. Selain itu, lakukan sejumlah pencegahan agar laba-laba tak kembali datang ke rumah.

Ternyata, ada sejumlah tips ampuh untuk mencegah laba-laba agar tidak datang lagi ke rumah. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


Tips Mencegah Laba-laba Agar Tidak Masuk Rumah

Agar hunian tetap bersih dan sehat, sebaiknya lakukan sejumlah pencegahan sejak dini agar laba-laba tidak datang kembali. Dikutip situs Real Simple dan Places for People, Senin (30/6/2025), berikut tips mencegahnya:

1. Tutup Celah dan Retakan

Tips yang pertama adalah dengan menutup celah dan retakan yang ada di dalam rumah. Sebab, laba-laba dapat menyelinap melalui celah atau retakan kecil tersebut.

Lakukan pengecekan terhadap pintu, jendela, dan dinding rumah untuk memastikan tidak ada retakan. Kamu bisa menutup retakan di dinding dengan dempul.

2. Membersihkan Rumah

Laba-laba termasuk hewan yang senang bersarang di tempat gelap dan kotor. Maka dari itu, munculnya sarang laba-laba bisa menandakan kalau rumah dalam kondisi kotor.

Cobalah untuk rutin membersihkan rumah, terutama di bagian langit-langit dan belakang perabotan yang jarang diperhatikan. Jangan lupa untuk menjangkau seluruh sudut dan celah yang ada di rumah untuk memastikan tetap bersih.

3. Bersihkan Halaman Rumah

Halaman yang ditumbuhi tanaman liar, rumput tinggi, hingga barang-barang berserakan dapat menarik laba-laba untuk membuat sarang. Untuk itu, pastikan halaman rumah dalam kondisi bersih agar mencegah laba-laba masuk ke rumah.

4. Usir Serangga Lain

Tips berikutnya untuk mencegah laba-laba masuk ke rumah adalah dengan mengusir serangga lain, seperti kumbang, lalat, hingga semut. Dengan tidak adanya serangga tersebut maka turut mencegah laba-laba untuk datang dan membuat sarang karena tidak ada sumber makanan.

5. Matikan Lampu Luar Ruangan

Lampu yang terang di area luar rumah dapat menarik serangga. Tanpa disadari, hal tersebut juga dapat memancing laba-laba untuk datang karena menemukan sumber makanan.

Untuk itu, cobalah matikan lampu di luar ruangan yang sekiranya tidak diperlukan untuk menyala di malam hari agar mengurangi laba-laba masuk ke dalam rumah.

6. Tanam Tumbuhan Pengusir Laba-laba

Ada sejumlah tanaman yang diklaim dapat mengusir laba-laba dari rumah, seperti lavender, mint, dan citronella. Tanaman tersebut mengeluarkan aroma menyengat yang tidak disukai laba-laba.

Kamu dapat menanam tanaman di sekitar halaman rumah. Tak hanya mempercantik hunian tapi juga dapat mencegah laba-laba masuk ke rumah.

7. Minyak Esensial

Selain menggunakan tanaman, kamu juga bisa pakai minyak esensial seperti minyak pepermin atau minyak pohon teh untuk mengusir laba-laba. Cukup teteskan minyak esensial ke area sekitar kebun karena aromanya tidak disukai hewan tersebut.

Demikian tujuh tips ampuh mencegah laba-laba masuk ke rumah. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com