Tag Archives: tutup

Penjelasan Arsitek soal Kanopi Buka Tutup, Worth It Nggak?



Jakarta

Kanopi buka tutup merupakan salah satu jenis penutup area terbuka di rumah yang fleksibel. Pasalnya penutup tersebut bisa dibuka dan ditutup sesuai kebutuhan.

Saat ini, banyak rumah memakai kanopi jenis ini, terutama untuk bagian taman belakang rumah. Mereka tetap ingin memiliki ruang terbuka, tetapi tidak ingin terasa terlalu panas atau terlalu becek saat hujan.

Arsitek Denny Setiawan membenarkan bahwa fungsi kanopi buka tutup adalah untuk mempermudah akses cahaya masuk ke area rumah. Sebab, kanopi permanen seringkali menutup akses cahaya masuk ke area depan rumah. Dengan adanya akses buka dan tutup tersebut, cahaya matahari bisa masuk saat dibutuhkan dan ketika hujan bisa ditutup kembali.


“Di bagian carport ada inovasi baru, yaitu jendela buka tutup atau biasanya disebut lovera. Lovera ini digunakan untuk penahan hujan ketika dia tertutup. Tapi ada kalanya, pemilik rumah menginginkan cahaya banyak masuk sehingga fleksibilitas dengan membuka seluruh helai yang ada di kanopi buka tutup itu,” kata Denny ketika dihubungi detikProperti, Rabu (2/7/2025).

Denny mengatakan untuk model lovera saat ini jenisnya belum terlalu beragam daripada jenis kanopi permanen. Hanya tersedia kanopi dengan material dari aluminium.

“Warnanya nggak bening, warnanya sama kayak aluminium. Ter-powder coating, warnanya bisa pilih. Tapi kayaknya nggak ada yang warna bening,” ujarnya.

Dari segi harga, Denny mengatakan harga pemasangan kanopi termasuk mahal. Untuk harga pastinya disesuaikan dengan luas dari kanopi yang dipesan. Minimal luas kanopi yang ideal adalah 3 meter.

“Karena dia kanopi buka tutup mesinnya yang mahal. Nah, jika kanopi buka-tutup ini, dia masih yang manual itu ya dengan tarik, atau bisa pakai motor, biasanya lewat mataharinya (panel surya),” jelasnya.

Meskipun begitu, Denny mengatakan perawatan kanopi buka tutup cukup mudah karena bisa menggunakan kain basah. Ada pun, lokasi yang cocok untuk memasang kanopi buka dan tutup biasanya berada di carport, ruang jemur, dan dekat gazebo di taman.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Mau Pasang Kanopi Buka Tutup? Ketahui Dulu Kelebihan dan Kekurangannya


Jakarta

Kanopi merupakan atap yang berfungsi untuk menutup area terbuka agar dapat digunakan pada saat panas dan hujan. Atap tambahan ini memiliki banyak jenis, bahkan ada yang bisa dibuka tutup sesuai kebutuhan pemiliknya.

Menurut Arsitek Denny Setiawan kanopi buka tutup biasanya dipasang di carport atau halaman depan rumah tempat parkir kendaraan, area jemur pakaian, hingga gazebo di taman.

Salah satu jenis kanopi buka tutup yang tersedia di pasaran adalah lovera. Kanopi satu ini terbuat dari aluminium. Bentuknya seperti batang-batang aluminium dipasang berjejer pada atap, layaknya stik-stik ditempel pada kerangka aluminium. Kemudian, ketika pemiliknya ingin membuka kanopi, batang-batang aluminium tersebut akan terangkat dari kerangka ke satu sisi yang sama, seperti mekanisme membuka tutup kotak yang satu sisinya menempel.


Denny menyebut kanopi buka tutup sangat fleksibel dan banyak manfaatnya. Apabila detikers tertarik untuk memasang kanopi buka tutup di rumah, berikut kelebihan dan kekurangannya.

Kelebihan Kanopi Buka Tutup

1. Membuat Rumah Terang dan Tetap Kering

Kanopi buka tutup sangat fleksibel. Ketika kanopi dibuka, cahaya matahari bisa masuk ke area rumah. Kemudian, saat hujan kanopi bisa langsung ditutup sehingga di bawahnya tetap kering.

“Lovera ini digunakan untuk penahan hujan ketika dia tertutup. Tapi ada kalanya, pemilik rumah menginginkan cahaya banyak masuk sehingga fleksibilitas dengan membuka seluruh helai yang ada di kanopi buka tutup itu,” kata Denny saat dihubungi detikProperti, Rabu (2/7/2025).

2. Mudah Digunakan

Kanopi buka tutup telah dilengkapi dengan mesin yang memanfaatkan energi dari panel surya sehingga mempermudah penggunaannya. Selain itu, ada pula yang manual dengan ditarik dan didorong.

“Karena dia kanopi buka tutup mesinnya yang mahal. Nah, jika kanopi buka-tutup ini, dia masih yang manual itu ya dengan tarik, atau bisa pakai motor, biasanya lewat mataharinya (panel surya),” jelasnya.

3. Perawatannya Mudah

Untuk menjaga kanopi buka tutup tetap bisa digunakan dan tidak mudah rusak adalah dengan rajin membersihkannya. Kanopi yang kotor karena debu atau dedaunan bisa dibersihkan menggunakan kain basah.

Kekurangan Kanopi Buka Tutup

1. Biaya Mahal

Seperti yang disebut sebelumnya, kanopi buka tutup banyak yang memakai mesin sehingga biaya produksinya tentu mahal. Belum lagi jika memilih kanopi yang menggunakan listrik ketimbang panel surya, kemungkinan tagihan listrik bulanan akan naik setelah pemasangan panel buka tutup tersebut.

Dilihat detikcom dari beberapa toko di e-commerce, harga kanopi buka tutup model lovera mulai dari Rp 1,25-2,25 juta per meter. Biaya ini belum termasuk jasa pemasangan dan kerangka.

Apabila dibandingkan dengan kanopi permanen seperti kanopi berbahan dasar polycarbonate yang banyak dipakai saat ini, harganya hanya berkisar Rp 895 ribu (panjang sekitar 5 meter) hingga Rp 2,2 juta (panjang sekitar 11,5 meter) untuk yang dijual per gulungan dengan ketebalan 4 mm. Sementara untuk kanopi yang dijual per lembaran dengan ketebalan 4 mm dan luas 5 meter persegi sekitar Rp 260 ribu hingga Rp 950 ribu. Biaya ini juga belum termasuk dengan biaya jasa pasang, kerangka, dan pengaitnya.

2. Bisa Mengalami Korosi

Kekurangan kanopi buka tutup adalah bisa mengalami korosi karena reaksi kimia. Biasanya hal ini dikarenakan penggunaannya yang sudah lama.

“Mekanisme atau mekanik daripada kanopi buka tutup ini rentan terhadap korosi sehingga kecepatannya pada saat buka tutup berkurang atau melambat,” ungkapnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Ada Tikus di Atap Rumah? Ini Penyebab dan Cara Atasinya



Jakarta

Tikus adalah hewan pengerat yang kerap masuk ke dalam rumah. Hama ini suka tinggal di tempat-tempat tersembunyi, salah satunya atap rumah.

Pemilik rumah patut waspada kalau menemukan tikus karena hewan itu bisa jadi sumber penyakit. Tikus sering buang kotoran sembarangan dan merusak barang-barang serta memakan makanan di rumah.

Jika ingin mengusir tikus, pemilik perlu tahu lokasi yang kerap ditinggalinya. Periksalah atap rumah yang sering kali jadi tempat tinggal tikus.


Namun, bagaimana sampai ada tikus di atap rumah ya? Simak penjelasannya berikut ini dikutip dari Cleanipedia.

Penyebab Tikus Ada di Atap Rumah

Tikus bisa masuk rumah lewat atap, saluran air, dan celah pada dinding. Mereka pun bisa bersarang di atap rumah karena faktor-faktor berikut ini.

1. Ada Kebocoran pada Saluran Air

Pipa bocor menarik bagi tikus. Mereka akan kembali ke tempat pipa bocor untuk mendapatkan minum. Bahkan, saluran air yang utuh bisa bocor jika terus menerus digerogoti oleh tikus.

2. Ada Makanan

Tikus akan tinggal di tempat yang terdapat sumber makanan. Setelah tikus mengetahui ada sumber makanan di suatu tempat, mereka akan terus datang untuk mencari makanan.

3. Ada Lubang atau Celah di Tembok

Tikus mampu memasuki lubang yang ukurannya lebih kecil dari tubuh mereka karena tubuhnya fleksibel. Lubang ventilasi pun menjadi salah satu jalur masuk tikus ke dalam rumah.

Cara Usir Tikus dari Atap Rumah

Jika mengetahui ada tikus di atap rumah, segera usir dengan cara berikut ini.

1. Pasang Perangkap Tikus

Periksa area plafon yang sering dilalui tikus. Beberapa tanda adanya tikus adalah kotoran dan bekas cakarang.

Selanjutnya, pemilik bisa memasang perangkap tikus, misalnya lem tikus. Biasanya lem tikus dilengkapi aroma yang memancing tikus untuk keluar.

2. Semprotkan Cairan Pembasmi Tikus

Tikus memiliki naluri untuk mengikuti arah ruangan. Untuk cara yang lebih ampuh pemilik bisa menyemprotkan cairan pembasmi tikus pada sepanjang area yang dilalui tikus.

Cara Cegah Tikus Masuk Rumah

Inilah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah tikus masuk rumah.

1. Tutup Pintu dan Jendela

Biasakan untuk menutup pintu dan jendela di malam hari agar tikus tidak dapat masuk. Keadaan malam yang gelap bisa membuat pemilik tidak bisa melihat tikus yang masuk melalui jendela.

2. Periksa Lubang di Dinding

Lalu, periksa lubang dan celah pada dinding rumah. Tutup celah tersebut agar tidak dapat dilewati oleh tikus.

3. Amankan Makanan dan Sampah

Pastikan untuk menyimpan makanan dan bahan makanan di wadah tertutup sehingga tidak bisa dijamah tikus. Lalu, jangan menyimpan sampah atau sisa makanan di dalam rumah.

4. Periksa Kebocoran Pipa

Periksa kalau ada kebocoran di saluran pipa air. Segera perbaiki pipa air yang bocor supaya tidak memancing datangnya tikus.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Jangan Sembarangan Taruh Barang di Atas Kloset Duduk, Segini Batasannya



Jakarta

Kloset duduk merupakan alat sanitasi yang didesain memiliki tangki air dan area untuk duduk. Selain itu, pada bagian lubangnya juga bisa ditutup sehingga ketika menyiram, tidak ada air yang terciprat dan bau bisa ditutup sementara.

Salah satu kebiasaan yang mungkin sebagian orang lakukan adalah meletakkan benda-benda di atas tangki air dan penutup kloset duduk. Baik itu sifatnya sementara, maupun memang menjadi kloset sebagai tempat penyimpanan tambahan di kamar mandi. Kira-kira kebiasaan seperti ini sebenarnya boleh nggak sih atau sebenarnya dapat berdampak pada kloset?

Menurut Sales Merchandiser PT Trilliun Prima Sukses Ugih tidak masalah meletakkan beberapa benda di atas tangki air dan tutup lubang kloset. Selama benda tersebut ringan, seperti pakaian, botol sabun, botol sampo, dan benda lainnya yang ringan.


Sebab, kloset duduk saat ini terbuat dari keramik tanah liat. Untuk badan klosetnya sendiri bisa menahan beban hingga 100 kg. Namun, untuk bagian penutup itu terbuat dari plastik berbahan Polyvinyl Chloride (PVC). Bagian ini tentu tidak sekuat badan dari kloset tersebut sehingga tidak bisa menahan beban hingga 100 kg.

Hal senada juga diungkapkan oleh Sales Consultant PT Surya Pertiwi Tbk (TOTO) Muhammad Dhika yang mengungkapkan tidak masalah jika di atas kloset diletakkan beberapa benda seperti botol sabun dan sampo.

“Kalau untuk body, dia maksimal di 80-100 kg, kalau ini (tangki) 20 kg, maksimal ya,” ujar Dhika saat ditemui di Indonesia Building Technology (IndoBuildTech) Expo 2025, ICE BSD City, pada Jumat (4/7/2025).

Setiap produsen memakai jenis bahan dan bentuk toilet yang berbeda. Namun, saat ini rata-rata material yang digunakan untuk kloset duduk masih sama, yakni body terbuat dari keramik tanah liat dan penutup dari PVC.

“(Body-nya dari keramik bukan sih?) Iya, keramik tanah liat. PVC tapi di atasnya lagi,” katanya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Ular Suka Masuk Rumah Habis Hujan-Banjir, Bagaimana Cara Cegahnya?


Jakarta

Kejadian ular masuk rumah kerap terdengar, terutama setelah hujan atau banjir. Ular memang kerap berpindah habitat saat musim hujan, setelah banjir, ataupun badai.

Mereka sebenarnya mencari tempat berlindung yang hangat dan terdapat sumber makanan. Nah, rumah pun menjadi tempat alternatif bagi ular tersebut.

Pemilik rumah patut waspada dengan kedatangan ular. Reptil ini bisa menggigit, mencekik, bahkan memakan penghuni rumah.


Bagaimana cara mencegah ular masuk rumah usai hujan atau banjir? Simak penjelasannya berikut ini.

Cara Cegah Ular Masuk Rumah Usai Hujan & Banjir

Inilah beberapa tips untuk menghalau ular masuk rumah setelah hujan atau banjir, dikutip dari Critter Guard, Senin (7/7/2025).

1. Tutup Retakan dan Lubang di Rumah

Pastikan bangunan rumah tidak ada retakan atau lubang. Ular bisa masuk rumah melalui celah-celah pintu, teras kayu, lubang saluran air, hingga atap. Jika menemukan celah tersebut, segera tutup agar tidak menjadi akses buat ular masuk rumah.

2. Tutup Pintu dan Jendela Rumah

Ular dapat merayap masuk rumah melalui pintu dan jendela yang terbuka. Perhatikan bukaan tersebut agar tidak dimasuki ular. Kalau pintu atau jendela terbuka supaya udara masuk, sebaiknya membeli kasa sebagai penghalang ular.

3. Rapikan Halaman Luar

Ular suka bersembunyi di tumpukan kayu, puing-puing, dan dedaunan. Pemilik rumah perlu merapikan halaman luar dan memotong rumput agar ular tidak dapat bersembunyi dekat rumah.

4. Pastikan Rumah Bebas Pengerat dan Serangga

Kemudian, pastikan rumah bebas dari hama seperti tikus dan serangga, terutama setelah badai besar menerjang rumah. Pasalnya, tikus merupakan makanan ular.

5. Pakai Produk Pengusir Ular

Usir ular dari rumah menggunakan berbagai produk pencegah dan penghalang ular masuk rumah. Salah satunya ada yang berupa obat kimia yang bisa ditemukan di toko perkakas.

Itulah beberapa tips mencegah ular masuk rumah usai hujan dan banjir melanda. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Rumah Diserbu Kaki Seribu saat Musim Hujan, Ini Penyebab dan Cara Atasinya



Jakarta

Pernahkah menemukan kaki seribu di dalam rumah? Hewan melata ini memang kerap muncul di dalam rumah terutama ketika musim hujan.

Penghuni rumah perlu khawatir kalau menemukan kaki seribu karena hewan ini tidak berbahaya. Namun, sebagian orang mungkin merasa geli akan kaki seribu.

Dikutip dari Southern Living, kaki seribu biasanya tinggal di bawah tanah. Mereka menyukai tempat yang lembap dan gelap. Kaki seribu juga tertarik pada tumpukan daun kering, mulsa, hamparan bunga, dan batu di sekitar rumah.


Lantas, kenapa kaki seribu sampai masuk rumah ya? Temukan penyebab dan cara mengatasi serbuan kaki seribu berikut ini.

Penyebab Kaki Seribu Masuk Rumah

Kaki seribu tertarik pada tempat yang sejuk dan lembap. Namun, mereka bisa berpindah untuk mencari kondisi hidup yang lebih baik ketika lingkungan panas dan kering.

Jika kondisi lingkungan menjadi terlalu basah karena hujan lebat, mereka akan mencari tempat berteduh di dalam ruangan. Kaki seribu menyukai ruang sempit, dingin, gelap, dan lembap.

Cara Cegah Kaki Seribu Masuk Rumah

Kalau nggak mau kaki seribu masuk rumah, berikut beberapa cara mencegahnya.

1. Tutup Celah di Rumah

Kaki seribu bisa masuk rumah melalui celah, retakan, atau bukaan pada pintu dan jendela. Cegah mereka masuk rumah dengan menutup celah-celah di rumah. Tutup semua retakan pada dinding fondasi.

2. Hilangkan Kelembapan

Kemudian, periksa fondasi dan ruangan di rumah. Singkirkan apa pun yang dapat menyebabkan kelembapan. Lalu, bersihkan tempat persembunyian kaki seribu misalnya membuang tanaman mati, tumpukan daun, batu, atau mulsa.

3. Hilangkan Genangan Air

Selanjutnya, periksa genangan air yang tidak mengalir di sekitar fondasi rumah. Sebab, genangan air dapat menarik perhatian kaki seribu.

Lalu, segera perbaiki pipa atau keran yang bocor di dalam rumah. Pasang pelindung percikan, saluran pembuangan, atau pipa untuk mencegah air terkumpul di sekitar fondasi.

Cara Basmi Kaki Seribu

Kalau rumah sudah terlanjur diserbu kaki seribu, penghuni bisa membasminya dengan cara berikut ini.

1. Buang Kaki Seribu

Tentunya cara paling mudah untuk membasmi kaki seribu adalah mengangkat dan membuangnya. Penghuni bisa menggunakan alat bantu seperti penyedot debu. Kaki seribu biasanya meringkuk dan mati setelah beberapa hari di dalam rumah yang kering.

2. Cairan Pengusir Kaki Seribu

Selain itu, penghuni dapat menggunakan cairan atau butiran insektisida di sekitar fondasi dan dinding luar rumah. Hal ini untuk mencegah serangga masuk ke dalam rumah.

Kalau mau alternatif bahan alami, penghuni bisa memakai minyak esensial dan cabai rawit. Taburkan atau semprotkan bahan alami tersebut di area yang bermasalah.

Itulah penyebab kaki seribu masuk rumah dan cara mengatasinya. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

2 Perangkap Lalat dari Bahan Sederhana, Bisa Pakai Botol Bekas


Jakarta

Lalat merupakan salah satu serangga yang sangat mengganggu. Soalnya, lalat kerap membawa penyakit karena mereka sering hinggap di tempat-tempat kotor dan bau, seperti tempat sampah hingga bangkai hewan.

Jika ada banyak lalat di rumah, kamu bisa membasminya dengan semprotan serangga yang dijual bebas. Meski begitu, kandungan zat di dalamnya dinilai berbahaya bagi kesehatan jika dihirup dalam jumlah banyak.

Kalau ragu menggunakan semprotan serangga, kamu dapat membuat perangkap lalat dari bahan sederhana. Untuk lebih jelasnya, simak dalam artikel ini.


Cara Buat Perangkap Lalat dari Bahan Sederhana

Ada sejumlah bahan sederhana yang bisa digunakan untuk membuat perangkap lalat. Dikutip dari Good Housekeeping, Selasa (8/7/2025), berikut sejumlah caranya:

1. Botol Soda Bekas

Botol soda bekas sebaiknya jangan langsung dibuang ke tempat sampah. Kamu bisa membuat perangkap lalat yang efektif dari benda ini. Berikut cara membuatnya:

  • Ambil 1 botol soda bekas ukuran 1 liter
  • Potong botol menjadi 2 bagian dengan gunting atau pisau
  • Isi bagian bawah botol soda dengan cuka apel tapi jangan sampai penuh. Sisakan sedikit ruang agar bisa meletakkan bagian atas botol
  • Tambahkan juga beberapa tetes sabun cuci piring ke dalam botol
  • Lalu, masukkan bagian atas botol secara terbalik sehingga ujung botol ada di bagian dalam atau terlihat seperti corong.

Jika tidak ada cuka apel, kamu bisa menggantinya dengan madu, sisa buah, atau air gula. Fungsinya adalah untuk memancing lalat agar masuk ke dalam perangkat. Sabun cuci piring berguna untuk menenggelamkan lalat agar tidak bisa kabur dari perangkap.

2. Stoples Bekas

Jika kamu memiliki stoples bekas di rumah, jangan dibuang dulu. Kamu bisa mengubahnya menjadi perangkap lalat yang ampuh dan efektif. Ini cara membuatnya:

  • Ambil satu stoples bekas di rumah yang ukurannya sekitar 600 ml.
  • Tuang cuka apel ke dalam stoples secukupnya. Bisa ditambahkan juga umpan lainnya seperti gula, madu, atau sisa buah agar lalat makin tertarik
  • Tambahkan juga beberapa tetes sabun cuci piring agar lalat tidak bisa kabur
  • Gunakan paku dan palu untuk melubangi bagian tutup stoples. Lakukan secara hati-hati agar tidak membuat lubang yang terlalu besar.
  • Jika sudah, pasang tutup stolpes dan taruh perangkap di tempat yang sering didatangi lalat.

Apabila lalat yang terkumpul di dalam perangkap sudah banyak, segera buang lalat dengan cara dimasukkan ke dalam kantong plastik dan masukkan ke tempat sampah. Pastikan juga kamu menempatkan perangkap tersebut di area yang sering dilalui lalat, seperti meja makan dan dapur.

Itu dia dua perangkap lalat dari bahan sederhana yang efektif. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Waspada Curut di Rumah! Ini 7 Cara Ampuh Mengusirnya


Jakarta

Curut adalah hewan mirip tikus yang mempunyai hidung mancung. Hewan kecil ini bisa muncul di sekitar rumah, seperti pekarangan, dapur, atau tempat penyimpanan makanan.

Penghuni rumah patut waspada dengan kehadiran curut. Sebab, kotoran curut dapat mengandung sumber penyakit yang mengancam kesehatan penghuni rumah.

Jika menemukan curut, segera basmi agar rumah tetap bersih dan sehat. Berikut ini cara mengatasi curut di rumah.


Cara Basmi Curut di Rumah

Inilah cara membasmi curut di rumah menurut situs Do My OWN, Madsenpest, penjualan properti, dan perusahaan pengendalian hama.

1. Gunakan Bawang Putih

Penghuni rumah bisa mengusir curut menggunakan bahan alami seperti bawang putih. Aroma bawang putih membuat curut enggan mendekati rumah.

2. Gunakan Minyak Esensial

Selain itu, gunakan minyak esensial misalnya peppermint untuk mengusir curut. Gunakan kapas yang sudah ditetesi minyak esensial untuk mengoleskan pada beberapa area yang sering dilewati curut.

3. Pasang Perangkap Jepit Tikus

Pasang perangkap tikus untuk menangkap curut. Namun, curut tidak mudah terpikat perangkap yang tertutup.

Sebaiknya gunakan perangkap jepit tikus yang diberi potongan daging atau ikan. Lalu, taruh perangkap di tempat yang terdapat curut.

4. Pasang Perangkap Lem Tikus

Kemudian, penghuni juga bisa menggunakan perangkap berupa lem tikus untuk menangkap curut. Cara ini terbilang aman karena tidak mengandung racun atau bau.

5. Jangan Tinggalkan Makanan Peliharaan

Makanan peliharaan dapat memancing curut dan serangga. Jangan tinggalkan makanan hewan di luar ruangan. Segera bersihkan setelah hewan peliharaan selesai makan.

6. Bersihkan Halaman

Bersihkan halaman rumah dengan membersihkan genangan air dan menutup rapat tempat sampah. Cara ini membantu mengendalikan aktivitas serangga yang disukai curut.

7. Tutup Celah Masuk

Terakhir, tutup dan perbaiki celah atau lubang di sekitar rumah. Curut dapat masuk ke rumah melalui celah kecil di dinding atau lantai.

Itulah tips membasmi tikus di rumah. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Awas! 5 Makhluk Ini Sering Menyelinap Masuk Kamar Mandi



Jakarta

Berbagai hewan bisa menyelinap masuk ke dalam rumah. Biasanya, mereka mencari tempat yang lembap seperti kamar mandi.

Kehadiran hama seperti nyamuk, laba-laba, dan kecoak bisa mengganggu kenyamanan penghuni rumah. Bayangkan saja, hewan-hewan kecil hinggap pada tubuh penghuni, tentu akan bikin risih bukan?

Lalu, makhluk apa saja yang suka masuk kamar mandi dan bagaimana cara membasminya? Simak penjelasannya berikut ini.


5 Makhluk yang Suka Masuk Kamar Mandi

Inilah sederet hama yang kerap masuk kamar mandi beserta cara mengatasinya, dikutip dari az Animals.

1. Nyamuk

Kasus DBD melonjak 40%, komunitas Filipina tawarkan warga jadi pemburu nyamuk bayaranNyamuk Foto: BBC World

Nyamuk terkadang ditemukan berterbangan di dalam kamar mandi. Serangga ini muncul dari wastafel dan saluran pembuangan kamar mandi, yakni tempat mereka bertelur. Mereka memang menyukai area yang hangat dan lembap.

Jika tak ingin ada nyamuk, penghuni perlu menghilangkan genangan air di kamar mandi. Kemudian, semprotkan campuran cuka, gula, dan detergen untuk membasmi nyamuk.

2. Laba-laba

European Journal of Entomology pernah membahas laba-laba golongan Oonopidae bisa bereproduksi tanpa pejantan.Laba-laba Foto: Wikipedia

Laba-laba bisa masuk ke kamar mandi lewat celah kecil, lubang ventilasi, jendela, hingga wastafel. Biasanya laba-laba mencari sumber air di kamar mandi. Mereka pun dapat bersembunyi di balik handuk dan pakaian basah.

Untuk mencegah laba-laba, sebaiknya tutup retakan dan celah. Lalu, semprotkan campuran cuka dan air di sudut-sudut kamar mandi untuk mengusir laba-laba.

3. Lalat Limbah

Lalat LimbahLalat Limbah Foto: lucaspezeta/pexels

Lalat limbah menyukai genangan air, terutama pada saluran pembuangan yang pancuran dan wastafelnya memiliki aliran air lambat. Serangga ini biasanya ditemukan dekat pipa bocor, genangan air, saluran pembuangan, dan kamar mandi yang tak terpakai.

Cara mengatasi lalat limbah adalah menghilangkan genangan air. Lalu, perbaiki saluran air tersumbat dan pipa bocor.

Penghuni juga bisa memasang perangkap untuk membasmi lalat limbah. Siapkan mangkuk berisi campuran cuka apel dan detergen pencuci piring. Letakkan perangkap ini di tempat yang sering dihinggapi lalat.

4. Kecoak

Close up hand hold Dead Cockroach tentacleKecoak Foto: Getty Images/iStockphoto/ananaline

Kecoak juga sering ditemukan merayap di kamar mandi, misalnya di dalam kabinet, bawah wastafel, dan belakang WC. Serangga suka muncul di kamar mandi yang lembap dan punya permasalahan perpipaan.

Kalau mau kamar mandi bebas kecoak, tutup akses masuknya, seperti celah, lubang, dan lubang pembuangan. Lalu, perbaiki keran yang bocor. Basmi kecoak dengan menaburkan soda kue dan gula di area bermasalah.

5. Kelabang

KelabangKelabang Foto: Pixabay/Alexas_Fotos

Terakhir, ada kelabang yang suka merayap dan bersembunyi di celah-celah dan saluran pembuangan kamar mandi. Hewan ini mencari tempat yang lembap dan hangat, misalnya tempat kebocoran dan genangan air.

Itulah beberapa hewan yang suka ditemukan di dalam kamar mandi. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Risih Keran Air Menetes Terus? Begini Cara Mudah Perbaikinya


Jakarta

Keran air yang terus menetes bisa membuat risih pemilik rumah. Meski sudah tutup keran rapat-rapat, tetesan air terus berjatuhan.

Jika menemui masalah seperti ini, pemilik perlu segera memperbaikinya. Sebab, air yang mengalir terus bisa jadi pemborosan.

Sebelum memperbaiki keran, pemilik rumah perlu menyiapkan beberapa peralatan, antara lain kunci pas, obeng berkepala silang, cartridge pengganti atau ring-O, dan selotip ledeng. Simak cara perbaiki keran air menetes berikut ini.


Cara Perbaiki Keran Air Menetes

Inilah langkah-langkah untuk memperbaiki keran air yang menetes, dikutip dari Your Repair dan My Plumber London.

1. Matikan Saluran Air

Pertama, matikan saluran air untuk memudahkan proses perbaikan. Langkah ini menghindari munculnya air secara tiba-tiba.

2. Tutup Saluran Pembuangan Sekitar Keran

Tutup juga saluran pembuangan di sekitar keran. Hal ini untuk mencegah komponen keran masuk ke lubang pembuangan saat perbaikan.

3. Lepas Gagang Keran

Lepaskan sekrup pada gagang keran menggunakan obeng secara hati-hati. Sebagian gagang memiliki penutup yang harus dibuka pelan-pelan, lalu bisa membuka sekrup pengaman.

4. Buka Cartridge atau Katup

Selanjutnya, buka cartridge atau katup menggunakan kunci pas sesuai ukuran. Putar kunci pas berlawanan arah jarum jam. Komponen keran akan terlihat setelah terbuka.

5. Periksa dan Ganti Washer atau Ring-O

Periksa kondisi washer dan ring-O di dalam cartridge. Jika ada tanda kerusakan, keausan, dan kelonggaran, gantilah dengan washer atau ring-O yang baru.

6. Pasang Selotip Ledeng

Kalau desain keran terdapat sambungan berulir, pasanglah selotip ledeng di sekitar ulir sebelum memasang keran kembali. Hal ini agar pemasangan lebih kencang, sehingga mencegah air merembes lewat ulir.

7. Pasang Keran

Kemudian, pasang kembali katup secara pelan-pelan pada lokasi semula. Pastikan katup terpasang sejajar dengan komponen internal keran. Gunakan kunci pas untuk mengencangkannya dengan memutar searah jarum jam. Pastikan keran kencang tapi tidak terlalu kencang.

8. Pasang Kembali Gagang Keran

Pasang kembali gagang keran dengan memasang sekrupnya. Kalau ada bagian penutup, pasang kembali pada tempatnya.

9. Nyalakan Saluran Air

Terakhir, nyalakan kembali saluran air. Coba buka dan tutup keran untuk mengecek aliran air normal dan ada tidak kebocoran.

Jika keran air masih bocor, pastikan lagi komponen sudah terpasang dengan kencang. Apabila masih belum teratasi, mungkin sudah saatnya mengganti dengan keran yang baru.

Itulah tips memperbaiki keran air yang bocor. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com