Tag: ubin

  • Estimasi Biaya Ganti Lantai Keramik biar Makin Menarik



    Jakarta

    Lantai bisa mempengaruhi tampilan rumah. Kondisi, motif, hingga warna ubin keramik bisa membuat rumah estetik ataupun kurang menarik.

    Jika keramik sudah rusak atau usang, mungkin pemilik perlu mempertimbangkan untuk mengganti lantai. Tak perlu menunggu rusak, pemilik juga bisa mengganti keramik lantai sekadar untuk meng-upgrade tampilan rumah, lho.

    Renovasi rumah tentu membutuhkan biaya buat beli bahan, peralatan, dan bayar tukang. Kira-kira berapa biaya untuk ganti ubin lantai? Simak simulasi biayanya berikut ini.


    Estimasi Biaya Ganti Lantai Keramik

    Untuk mengganti ubin, pemilik perlu menyiapkan peralatan dan material terlebih dahulu. Kontraktor dari Tim Konstruksi Rebwild Construction Wildan menyebutkan beberapa bahan yang dibutuhkan adalah ubin keramik, pasir pasang, semen, benang, dan paku. Lalu, alat bantu yang dibutuhkan antara lain spacer, sekop, palu karet, dan ember.

    “Langkah yang dilakukan pertama adalah menentukan jenis motif yang ingin dipasang, lalu lakukan chipping atau pengangkatan keramik lama, lalu bisa di-install kembali keramik dengan motif baru yang sesuai keinginan,” ujar Wildan saat dihubungi detikProperti beberapa waktu lalu.

    Proses penggantian lantai diawali dengan pembongkaran. Wildan mengatakan biaya bongkar lantai sekitar Rp 45 ribu per meter persegi.

    Kemudian, puing-puing lantai diangkut dan dibuang. Biaya buang puing sebesar Rp 300 ribu per rit atau sekali angkut.

    Setelah menghilangkan lantai lama, tukang bisa memasang ubin keramik yang baru. Upah jasa buat pasang ubin keramik sekitar Rp 45 ribu per meter persegi.

    Jika ingin pasang lantai keramik secara borongan, biayanya sekitar Rp 250 ribu hingga Rp 350 ribu per meter persegi. Adapun biaya ini tergantung pada jenis keramik yang dibeli.

    Langkah terakhir dari mengganti lantai adalah pembersihan. Biaya membersihkan lantai sebesar Rp 100 ribu per lumpsum atau pengerjaan borongan.

    Berikut ini estimasi biaya untuk mengganti lantai dengan ubin keramik dengan asumsi ruangan berukuran 3×4 meter atau 12 meter persegi.

    • Biaya Pembongkaran: 12 x Rp 45.000 = Rp 540.000
    • Biaya Buang Puing: Rp 300.000
    • Biaya Pasang Ubin Keramik: 12 x Rp 250.000 = Rp 3.000.000
    • Biaya Pembersihan: Rp 100.000

    Total Biaya: Rp 540.000 + Rp 300.000 + Rp 3.000.000 + Rp 100.000 = Rp 3.940.000

    Dengan begitu, pemilik yang ingin mengganti lantai keramik perlu menyiapkan dana setidaknya Rp 3.940.000 untuk ruangan 3×4 meter atau 12 meter persegi.

    Sebagai catatan, biaya penggantian lantai bervariasi tergantung pada motif dan kualitas keramik yang digunakan. Lalu, simulasi ini berlaku untuk wilayah Jabodetabek.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Lantai Keramik Kamar Mandi Menguning? Ini Penyebab dan Cara Bersihkannya


    Jakarta

    Kamar mandi adalah ruangan yang cepat kotor. Lantai keramik kamar mandi pun lama-lama bisa berubah warna menjadi kuning karena kotor.

    Kondisi lantai seperti itu merusak estetika kamar mandi. Oleh karena itu, pemilik sebaiknya cari tahu penyebab keramik menguning dan cara membersihkannya.

    Lantas, kenapa lantai keramik kamar mandi berwarna kuning ya? Simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Lantai Keramik Menguning

    Dikutip dari Certified Stone Professionals, lantai keramik kamar mandi menjadi kuning karena beberapa faktor berikut ini.

    • Air yang mengandung zat besi
    • Asap rokok
    • Semprotan aerosol
    • Produk pembersih dan perlengkapan mandi berbahan kimia keras
    • Penumpukan sisa minyak atau produk perawatan tubuh
    • Paparan air kotor berlebih yang meningkatkan pertumbuhan jamur atau bakteri
    • Pemilihan jenis ubin yang rentan menguning seperti ubin berwarna putih
    • Penggunaan sealer dan berbagai jenis lilin yang mengandung polimer

    Cara Bersihkan Lantai Keramik Menguning

    Jika lantai keramik kamar mandi berubah warna jadi kuning, penghuni dapat membersihkannya dengan cara berikut ini seperti yang dikutip dari Nobroker dan Cleanipedia.

    1. Perasan Air Lemon

    Penghuni dapat memperbaiki penampilan ubin menggunakan campuran jus lemon dan boraks. Caranya cukup dengan mengoleskannya ke area yang bermasalah.

    2. Cairan Pembersih Kamar Mandi

    Cairan pembersih kamar mandi ampuh untuk membersihkan noda kuning membandel pada lantai keramik. Campurkan cairan pembersih dengan air, lalu pel atau gosok ke bagian lantai yang menguning.

    3. Cairan Asam Klorida

    Asam klorida atau asam muriatik mampu menghilangkan noda kuning yang membandel. Caranya dengan membasahi lantai kamar mandi dan oleskan larutan asam ke keramik yang kuning. Lalu, gosok permukaan keramik secara perlahan.

    4. Baking Soda

    Selain itu, soda kue juga bahan yang dapat membersihkan lantai kamar mandi menguning. Penghuni bisa langsung pakai baking soda atau campurkan dengan bahan lain seperti cuka. Buatlah pasta dengan bahan itu, lalu oleskan pada lantai yang kering semalaman.

    5. Garam

    Garam adalah bahan yang efektif untuk membersihkan noda air. Penghuni perlu membasahi dan menaburkan garam pada lantai. Tunggu selama satu atau dua jam, lalu gosok lantai menggunakan spons.

    6. Cuka

    Campurkan air dan cuka dengan perbandingan yang sama. Kemudian, lap atau gosok bagian keramik yang menguning dengan cairan tersebut.

    7. Kaporit

    Jika ingin menggunakan kaporit, siram air panas ke lantai kamar mandi, lalu tuang kaporit secara merata. Tunggu kaporit panas selama kurang lebih 30 menit. Lalu, sikat noda kuning dengan sikat. Terakhir, siram air agar noda kuning rontok.

    Itulah penyebab dan cara membersihkan lantai keramik kamar mandi yang menguning. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas Jangan Sampai Salah! Ini 5 Kesalahan Umum Saat Pasang Ubin



    Jakarta

    Ubin kerap menjadi pilihan untuk mempercantik tampilan rumah. Namun, salah memilih dan memasang ubin bisa berakibat fatal, mulai dari lantai yang mengangkat, ubin retak, hingga ruangan tampak kurang menarik.

    Kesalahan kecil dalam proses pemasangan bahkan dapat berujung pada perombakan ulang yang memakan biaya besar. Karena itu, pemilik rumah perlu lebih cermat sebelum menentukan desain, corak, kualitas, dan cara pemasangan ubin.

    Mengutip Ideal Home, ada lima kesalahan umum saat memasang ubin yang sebaiknya dihindari:


    1. Tidak Melihat Sampel Ubin

    Banyak orang langsung membeli ubin tanpa melihat sampelnya terlebih dahulu. Padahal, melihat potongan kecil atau sampel penuh sangat penting untuk memastikan desain dan warna sesuai dengan tampilan ruangan.

    2. Tidak Menentukan Jumlah Ubin yang Dibutuhkan

    Sering kali pemasangan terkendala karena jumlah ubin yang kurang. Hal ini membuat pemilik rumah repot membeli tambahan dalam jumlah kecil, padahal biasanya ubin dijual dalam satu paket.

    3. Membeli Ukuran yang Salah

    Ubin tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari kecil 7,5 x 15 cm hingga besar 60 x 120 cm. Pemilihan ukuran yang tidak sesuai bisa membuat hasil pemasangan terlihat kurang proporsional dan merusak estetika ruangan.

    4. Tidak Merencanakan Layout

    Tanpa perencanaan layout, jumlah ubin dan potongan yang dibutuhkan akan sulit diprediksi. Akibatnya, bisa terjadi kekurangan stok atau pemotongan yang tidak rapi. Layout yang matang membantu efisiensi sekaligus mempercantik hasil akhir.

    5. Tidak Menentukan Jenis Ubin yang Cocok

    Desain ubin yang cantik belum tentu cocok untuk kebutuhan ruang. Finishing dan ketahanan ubin perlu diperhatikan agar tidak mudah retak atau licin, terutama untuk area seperti kamar mandi dan dapur.

    Memilih ubin memang terlihat sederhana, tetapi jika salah perhitungan, biaya dan tenaga yang dikeluarkan bisa jauh lebih besar. Jadi, pastikan kamu teliti sebelum membeli dan memasangnya di rumah.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Alasan Ubin Lantai Bisa Meledak dan Terangkat Menurut Kontraktor


    Jakarta

    Ubin lantai suatu ketika bisa meledak sampai terangkat. Kerusakan ini membuat permukaan lantai tidak rata sehingga tidak nyaman buat dipijak maupun dipandang.

    Kontraktor dari Rebwild, Wildan, mengatakan ubin lantai yang terangkat karena meledak disebut dengan istilah ‘popping’. Kondisi tersebut umumnya terjadi pada bangunan rumah tua.

    Untuk mengatasinya, pemilik rumah dapat mengganti ubin yang rusak. Pemilik juga bisa mengganti seluruh ubin lantai sekaligus.


    Lantas, mengapa ubin lantai bisa meledak? Berikut ini penjelasannya.

    Penyebab Keramik Lantai Meledak

    Inilah faktor-faktor yang bisa membuat ubin lantai meledak.

    1. Penurunan Lantai

    Penurunan atau pergeseran lantai atau tanah dapat menyebabkan lantai popping. Kejadian itu biasanya terjadi di lantai satu rumah bertingkat.

    “Jadi posisi keramik awalnya itu kan datar karena ada penurunan itu posisinya dia (ubin keramik) ketekan (saat diinjak). Jadi dia agak letup, keramiknya popping,” ujar Wildan kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    2. Hawa Panas dari Tanah

    Lalu, gas alam atau hawa panas dari bawah tanah juga bisa membuat ubin lantai meledak. Tekanan dari gas mendorong ubin hingga terangkat.

    3. Panas Semen Terperangkap

    Selain dari bawah tanah, hawa panas yang terperangkap pada semen bisa membuat lantai terangkat. Adonan semen memang bersifat panas.

    Sebagai langkah pencegahan, tukang bangunan bisa merendam ubin selama 15 menit hingga 1 jam sebelum pemasangan. Pastikan juga permukaan tanah datar dan disiram air sebelum membuat lantai.

    4. Komposisi Adukan Mortar Tidak Tepat

    Kemudian, ubin lantai meledak bisa disebabkan oleh kekuatan lantai. Komposisi adukan mortar yang tidak sesuai anjuran dapat mengurangi kekuatan lantai.

    “Pokoknya kalau kurang semen, dia gampang mencar (adukan mortar). Kalau kebanyakan semen, dia cepat setting. Jadi pasti pas satu banding,” ucapnya.

    5. Keramik Tidak Berkualitas

    Terakhir, ubin lantai meledak karena kualitas keramik kurang memadai. Ubin yang tak mampu menahan tekanan besar punya potensi untuk meledak. Nah, sebaiknya menggunakan ubin yang berkualitas dengan daya tekan sesuai standar.

    “Pilih material yang bagus. Cuman kalau yang misalkan (keramik) KW-KW itu, kuat tekannya di bawah yang sesuai standar harusnya,” tuturnya.

    Itulah sejumlah penyebab ubin lantai meledak. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Lantai Kamar Mandi Licin Bisa Bahaya, Ini Solusi Praktisnya!


    Jakarta

    Area kamar mandi sering kali dalam keadaan basah serta terpapar sabun. Hal ini membuat lantainya licin sehingga penghuni bisa saja terpeleset dan terjatuh.

    Oleh karena itu, penghuni mesti berhati-hati ketika di kamar mandi. Jangan berjalan atau bergerak terburu-buru.

    Selain itu, penghuni bisa menyiasati agar lantai kamar mandi yang licin. Temukan caranya berikut ini.


    Cara Mencegah Lantai Kamar Mandi Licin

    Inilah beberapa cara membuat lantai kamar mandi nggak licin, dikutip dari Enviro Master.

    1. Gunakan Ubin Khusus Kamar Mandi

    Berawal dari pembuatan ruangan, pemilik rumah bisa menggunakan ubin khusus kamar mandi. Pilih ubin dengan permukaan bertekstur kasar, berbeda halnya dengan lantai kamar tidur atau ruang keluarga yang lebih halus.

    2. Pakai Cairan Anti Slip

    Pemilik rumah juga bisa menyemprotkan cairan anti slip pada lantai. Cairan tersebut akan mengubah lantai yang licin menjadi kasar. Dengan begitu, penghuni terhindar dari risiko terpeleset.

    3. Pakai Alas Tambahan

    Lalu, lantai kamar mandi juga dapat ditambahkan alas atau stiker anti slip. Cara ini merupakan solusi yang efektif dan terjangkau untuk dilakukan.

    4. Rajin Bersihkan Kamar Mandi

    Jangan lupa untuk rajin membersihkan kamar mandi setidaknya seminggu sekali. Sebaiknya gunakan pembersih khusus yang mampu menghilangkan kerak dan kotoran membandel.

    Kamar mandi yang sering dipakai tentu bakal cepat kotor. Dengan membersihkan kamar mandi, penghuni mencegah penumpukkan kotoran yang bikin lantai licin.

    5. Jaga Lantai Tetap Kering

    Pastikan lantai kamar mandi kering agar tidak licin. Pemilik bisa memasang exhaust fan atau kipas angin biar lantai cepat kering dan enggak lembap.

    Itulah cara membuat lantai tidak licin. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com