Tag: udzubillaahi minassyaithoonirrajim

  • Mimpi Rumah Roboh Menurut Islam, Apa Artinya?


    Jakarta

    Mimpi sering dianggap sebagai bunga tidur, tetapi mimpi juga kerap diyakini merupakan pertanda atau pesan dari Allah. Beberapa mimpi membawa kabar baik, sementara yang lain bisa menjadi peringatan. Salah satu mimpi yang banyak orang alami dan dicari artinya, adalah melihat rumah roboh.

    Mimpi ini tentu menimbulkan rasa khawatir, terutama jika rumah dalam mimpi tersebut adalah milik sendiri. Ada pula yang menafsirkan mimpi ini sebagai pertanda perubahan besar, ujian hidup, atau bahkan sebuah peringatan agar lebih mendekatkan diri kepada Allah.

    15 Arti Mimpi Rumah Roboh

    Banyak yang meyakini bahwa mimpi memiliki keterkaitan dengan kehidupan nyata. Sebagian orang menafsirkannya berdasarkan kepercayaan tertentu, sementara yang lain melihatnya dari sudut pandang psikologis.


    Salah satu mimpi yang mungkin pernah kamu alami adalah melihat rumah rusak sampai roboh. Mimpi tentang runtuhnya sebuah bangunan sering dikaitkan dengan simbolisme dan konteks tertentu.

    Bangunan yang runtuh dalam mimpi bisa mencerminkan kehilangan atau perubahan besar dalam hidup, peringatan atau pengingat untuk lebih memperhatikan perjalanan spiritual dan keimanan seseorang, konflik batin atau gejolak emosional yang sedang dialami pemimpi, hingga mencerminkan rasa takut atau kecemasan tentang masa depan.

    Kerusakan ini bisa terjadi secara umum atau hanya pada bagian tertentu, dengan penyebab yang beragam seperti terbengkalai, dirobohkan, atau terbakar. Berdasarkan buku Tafsir 1672 Mimpi (Tengok Arti Mimpimu) oleh D. Raditya, Cari Tahu Arti Mimpimu oleh Ki Hari Wicaksono, laman Islam Dreaming, dan Best Istikhara, berikut beberapa tafsir mengenai mimpi rumah roboh:

    1. Mimpi Rumah Rusak

    Jika bermimpi rumah mengalami kerusakan tanpa mengetahui detail atau penyebabnya, ini menandakan bahwa kamu akan menghadapi kesulitan dalam hidup.

    Melihat rumah dalam kondisi rusak dan terbengkalai dalam mimpi, juga diyakini dapat menjadi pertanda buruk. Mimpi ini dikaitkan dengan kabar duka, seperti berita kematian dari kerabat atau sahabat dalam waktu dekat.

    2. Mimpi Rumah Roboh Sebagian

    Jika dalam mimpi rumahmu hanya roboh sebagian, kamu tidak perlu terlalu khawatir. Mimpi ini justru membawa pertanda baik, menandakan bahwa masalah yang sedang kamu hadapi akan segera berakhir.

    3. Mimpi Melihat Rumah Sendiri Roboh

    Apabila dalam mimpi rumah milikmu runtuh sepenuhnya, ini merupakan pertanda baik yang berkaitan dengan jodoh. Doamu dalam hal asmara kemungkinan besar akan segera terkabul.

    4. Mimpi Melihat Rumah Runtuh

    Jika dalam mimpi kamu hanya melihat sebuah rumah runtuh tanpa mengetahui pemiliknya, ini diyakini merupakan pertanda negatif. Dalam waktu dekat, kamu mungkin akan menghadapi kesulitan hidup, baik dalam hal keuangan, kesehatan, maupun hubungan sosial.

    5. Mimpi Rumah Mewah Ambruk

    Jika sebuah rumah mewah runtuh dalam mimpimu, ini mungkin membawa makna positif. Mimpi ini menandakan bahwa akan ada perubahan baik dalam hidupmu, baik dari segi kepribadian maupun finansial.

    6. Mimpi Rumah Roboh karena Gempa

    Jika dalam mimpi rumahmu roboh akibat gempa bumi, ini merupakan pertanda buruk. Mimpi ini melambangkan kesulitan finansial yang dapat menyebabkan stres atau keputusasaan.

    7. Mimpi Atap Rumah Roboh karena Kejatuhan Pesawat

    Meski terdengar menakutkan, mimpi ini ternyata memiliki makna baik. Dalam kehidupan nyata, kamu akan segera menemukan ketenangan dan kedamaian dalam hidup.

    8. Mimpi Rumah Roboh karena Banjir

    Jika dalam mimpi rumahmu hancur akibat banjir bandang, berhati-hatilah. Ini merupakan pertanda buruk, khususnya dalam aspek pekerjaan. Kamu mungkin akan mengalami hambatan dalam karir yang bisa mempengaruhi masa depan profesionalmu.

    9. Mimpi Rumah Tetangga Roboh

    Melihat rumah tetangga roboh dalam mimpi bisa menjadi peringatan. Mimpi ini menandakan bahwa ada seseorang di sekitarmu yang memiliki niat buruk atau iri dengan pencapaianmu. Orang tersebut mungkin mencoba menjatuhkanmu karena perasaan dengki.

    10. Mimpi Rumah Roboh akibat Pondasi yang Buruk

    Mimpi ini berhubungan dengan kesehatan. Ini bisa menjadi tanda bahwa kamu sedang atau akan mengalami gangguan kesehatan yang cukup serius. Sebaiknya mulai menjaga pola hidup sehat agar tubuh tetap prima.

    11. Tembok Rumah Runtuh

    Jika seseorang bermimpi tembok rumah runtuh dan menimpa dirinya atau orang lain, ini menandakan bahwa ia telah melakukan banyak kesalahan dan kejahatan. Jika tidak segera bertobat, ia akan segera mendapatkan hukuman.

    Jika tembok rumah runtuh ke dalam, ini merupakan pertanda akan datangnya penyakit. Namun jika tembok runtuh ke luar, ini diyakini menandakan akan ada kematian dalam waktu dekat.

    Jika seseorang bermimpi sebagian tembok rumahnya roboh saat sedang menanti kepulangan anggota keluarga atau tamu, ini menandakan bahwa orang yang ditunggu akan segera tiba.

    13. Langit-langit Rumah Runtuh

    Jika dalam mimpi langit-langit rumah runtuh, ini melambangkan kehancuran total dalam beberapa aspek kehidupan si pemimpi.

    14. Merobohkan Rumah Sendiri

    Jika seseorang bermimpi membangun tembok lalu merobohkannya, ini menandakan bahwa ia mungkin akan berusaha menghancurkan kehidupan seseorang.

    15. Menghancurkan Rumah dalam Mimpi

    Jika seseorang bermimpi menghancurkan rumah atau bangunan tua, ini menandakan datangnya nasib buruk. Sementara jika ia menghancurkan rumahnya sendiri, ini menjadi pertanda akan terjadi pertengkaran atau perpecahan dalam keluarga, persahabatan, atau kelompoknya.

    Penjelasan Ulama dan Hadits tentang Mimpi

    Istilah mimpi dalam bahasa Arab disebut dengan ar-Ru’ya dan al-Hulm, yang arti keduanya adalah mimpi. Ar-Ru’ya digunakan sebagai sebutan untuk mimpi yang baik, sementara al-Hulm digunakan untuk menyebut mimpi yang buruk.

    Terdapat penjelasan bahwa mimpi yang baik datangnya dari Allah SWT, adapun mimpi buruk berasal dari setan. Rasulullah SAW menerangkan dalam sabdanya:

    “Ar-Ruya (mimpi) yang benar itu datang dari Allah, sedangkan al-Hulm berasal dari setan,” (HR. Al-Bukhari)

    Ketika mengalami mimpi buruk, sebaiknya seorang muslim tidak menceritakannya kepada siapapun. Jenis-jenis mimpi pernah disebutkan Rasulullah SAW terdiri dari tiga macam mimpi:

    “Mimpi itu ada tiga macam: mimpi yang baik sebagai berita gembira dari Allah ‘azza wa jalla, mimpi seorang muslim yang dialami oleh dirinya sendiri dan mimpi sedih yang berasal dari setan. Jika salah seorang diantara kalian mengalami mimpi yang tidak disukai, jangan lah menceritakannya kepada orang lain, bangunlah, kemudian sholatlah,” (HR. Bukhari dan Muslim)

    Pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon, Prof KH Yahya Zainul Ma’arif atau akrab disapa Buya Yahya, menjelaskan dalam laman YouTube Al Bahjah TV. Ia mengatakan bahwa mimpi tidak bisa ditafsirkan dan perlu dilupakan jika itu mimpi yang tidak indah. Sebab mimpi yang datangnya dari Allah sebagai suatu nikmat, mampu membuat hambaNya semangat dan bergembira.

    “Hidupmu di alam nyata, bukan di mimpi. Mimpi adalah mimpi. Nabi menggambarkan, kalau mimpi baik yang membuatmu senang itu adalah kebahagiaan yang Allah kirim kepadamu. Tapi kalau mimpi buruk itu dari syaitan, jadi kalau mimpi buruk baca ‘A’udzubillaahi minassyaithoonirrajim’,” kata Buya Yahya.

    وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – قَالَ: سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – يَقُوْلُ: «لَمْ يَبْقَ مِنَ النُّبُوَّةِ إِلاَّ المُبَشِّرَاتِ» قَالُوْا: وَمَا المُبَشِّرَاتُ؟ قَالَ: «الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ». رَوَاهُ البُخَارِيُّ

    Artinya: Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Tidak tersisa dari kenabian kecuali kabar-kabar gembira.’ Para sahabat bertanya, ‘Apa kabar gembira tersebut?’ Beliau menjawab, ‘Mimpi yang baik.’” (HR. Bukhari) [HR. Bukhari, no. 6990]

    Lalu ada mimpi buruk atau ru’ya makruhah, yang datang dari setan. Mimpi ini baiknya tidak diceritakan kepada orang lain dan yang bermimpi harus bersabar dalam hal itu.

    Buya Yahya menjelaskan bahwa tidak boleh terbesit ketakutan dan percaya dengan hal buruk. Menurutnya, lebih baik mimpi buruk didoakan agar artinya Allah akan mengganti sesuatu yang indah di dunia.

    إِنَّمَا النَّجْوَىٰ مِنَ الشَّيْطَانِ لِيَحْزُنَ الَّذِينَ آمَنُوا وَلَيْسَ بِضَارِّهِمْ شَيْئًا إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِۚوَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ

    Artinya: “Sesungguhnya pembicaraan rahasia itu adalah dari syaitan, supaya orang-orang yang beriman itu berduka cita, sedang pembicaraan itu tiadalah memberi mudharat sedikitpun kepada mereka, kecuali dengan izin Allah dan kepada Allah-lah hendaknya orang-orang yang beriman bertawakal.” (QS. Al-Mujadalah: 10)

    Adapun bacaan yang Buya Yahya sarankan, tepat setelah kita terbangun dari mimpi yang meresahkan yakni:

    أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

    Bacaan latin: A’udzubillaahi minassyaithoonirrajim
    Artinya: “Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.”

    “Baca Al Ikhlas dan Al Falaq, noleh ke kiri, kemudian meludah yang tidak keluar ludah tiga kali, kemudian jangan ceritakan mimpinya pada siapapun. Jadi kalau mimpi buruk jangan ceritakan, kalau baik kabarkan ke orang lain. Jangan dipikirkan yang jelek, jangan soudzon dengan Allah SWT,” ucapnya.

    Nah, itulah tadi penjelasan tentang mimpi rumah roboh dan bagaimana pandangan Islam soal arti mimpi. Semoga bisa menambah informasimu, ya.

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Meredam Amarah Menurut Rasulullah SAW


    Jakarta

    Amarah adalah sifat manusiawi yang bisa muncul dalam berbagai situasi, terutama ketika seseorang merasa tertekan, tersinggung, atau diperlakukan tidak adil. Namun, Islam memberikan panduan yang sangat jelas tentang bagaimana menghadapi dan mengendalikan amarah.

    Rasulullah SAW adalah teladan utama dalam hal kesabaran dan pengendalian diri, termasuk dalam menghadapi kemarahan.

    Dalam Islam, setiap muslim dianjurkan untuk menahan marahnya. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an surah Ali ‘Imran ayat 134, Allah SWT berfirman,


    ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ فِى ٱلسَّرَّآءِ وَٱلضَّرَّآءِ وَٱلْكَٰظِمِينَ ٱلْغَيْظَ وَٱلْعَافِينَ عَنِ ٱلنَّاسِ ۗ وَٱللَّهُ يُحِبُّ ٱلْمُحْسِنِينَ

    Artinya: “(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.”

    Mengutip buku Aqidah Akhlaq karya Taofik Yusmansyah, dalam berbagai penelitian dan buku ilmu kejiwaan (psikologi) modern, amarah itu perlu diungkapkan jangan dipendam karena akan melahirkan penyakit. Namun, psikologi positif menyatakan, berdasarkan penelitian, orang yang memaafkan hidupnya lebih sehat. Jadi, selaras dengan ayat Al-Qur’an tersebut.

    Dalam hadits, Rasulullah SAW bersabda, “Jika salah seorang dari kamu marah dalam keadaan berdiri, hendaklah duduk. Jika belum juga reda, hendaklah berbaring.”

    Mengutip buku Terapi Menguasai Rasa Marah: Self Healing Menurut Al-Qur’an Dan Hadis Biar Hidup Lebih Bahagia Tanpa Banyak Beban karya Noerillahi, berikut beberapa cara meredam marah sesuai anjuran Rasulullah SAW yang dijelaskan dalam hadits.

    1. Lebih Baik Diam

    Salah satu reaksi alami saat marah adalah ingin berbicara atau membalas, tetapi ini bisa memperburuk keadaan. Dari Ibnu Abbas RA, Rasulullah SAW bersabda,

    “Jika salah seorang dari kalian marah, maka hendaklah ia diam.” (HR Ahmad dan Abu Dawud)

    Diam dalam keadaan marah adalah bentuk pengendalian diri dan mencegah keluar kata-kata kasar. Selain itu, dengan diam, seseorang dapat sejenak memberi ruang pada pikiran dan hati agar dapat berpikir jernih dalam berucap dan bertindak.

    2. Mengucapkan Ta’awwudz

    Langkah selanjutnya yang dianjurkan Rasulullah SAW saat marah adalah membaca ta’awwudz, yaitu:

    أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

    Bacaan latin: A’udzubillaahi minassyaithoonirrajim

    Artinya: “Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.”

    Doa tersebut berdasarkan hadits Rasulullah SAW, beliau bersabda,

    “Sesungguhnya aku mengetahui satu kalimat yang apabila diucapkan oleh orang yang marah, maka amarahnya akan hilang. Jika ia berkata: A’ūdzu billāhi minasy-syaithānir-rajīm, maka amarah itu akan reda.” (HR al-Bukhari dan Muslim)

    Amarah sering kali datang karena bisikan setan yang mendorong manusia melakukan keburukan. Maka, dengan mengucapkan ta’awwudz, kita memutus bisikan tersebut dan mengingat Allah SWT.

    3. Mengubah Posisi Fisik

    Rasulullah SAW juga mengajarkan perubahan posisi tubuh sebagai cara meredam amarah. Beliau bersabda,

    “Jika salah seorang di antara kalian marah dalam keadaan berdiri, maka hendaklah ia duduk. Jika kemarahan belum hilang, hendaklah ia berbaring.” (HR Abu Dawud dan Ahmad)

    Perubahan posisi ini memiliki efek psikologis. Berdiri menunjukkan kesiapan untuk bertindak atau menyerang, sementara duduk atau berbaring membantu menenangkan diri dan menghilangkan ketegangan fisik.

    (dvs/kri)



    Sumber : www.detik.com