Tag: ular

  • Cara Jitu Mencegah Ular Keluar dari Kloset Kamar Mandi


    Jakarta

    Sejumlah binatang seperti kecoa, kodok, hingga tikus bisa saja masuk ke dalam toilet di rumah. Ketika terjadi demikian, penghuni rumah bisa mengusir hewan-hewan tersebut dengan cukup mudah.

    Beda halnya jika hewan yang muncul di kloset adalah ular. Orang akan dibuat takut, panik, juga cemas akan kehadiran binatang berbahaya itu. Lantas, adakah cara mengatasi ular yang keluar dari toilet kamar mandi?

    Sebelumnya, mari ketahui terlebih dahulu alasan dan cara ular bisa masuk ke dalam kloset kamar mandi.


    Bagaimana Ular Bisa Masuk ke Dalam Kloset?

    Ular dapat masuk ke dalam toilet kamar mandi dengan berbagai cara. Dilansir laman BestLife, ular bisa masuk ke kloset melalui celah-celah rumah, seperti pipa di dinding luar rumah, jendela dan pintu yang terbuka, saluran pengering, hingga ventilasi AC.

    Saat musim panas, ular akan mencari air dan tempat yang lembap. Kamar mandi adalah tempat yang pas bagi ular untuk berlindung. Karena itu, ular tertarik memasuki kloset di kamar mandi.

    Selain itu, ular bisa keluar dari lubang kloset melalui pipa saluran pembuangan toilet. Meskipun terlihat seperti sistem yang tertutup, tapi pipa toilet kerap kali terhubung ke saluran pembuangan utama. Sehingga ular pun dapat masuk ke dalamnya.

    Saluran pembuangan juga bisa jadi tempat persembunyian tikus. Oleh sebab itu, ular kadang masuk ke pipa untuk mencari makanannya. Kemudian, ular bisa bergerak masuk lebih jauh ke dalam pipa dan merayap di saluran yang terhubung ke toilet.

    Cara Mencegah Ular Keluar dari Lubang Kloset

    Jika kemungkinan ada ular yang merayap di pipa pembuangan toilet, kamu dapat mencegahnya untuk keluar lewat lubang toilet dengan cara berikut:

    1. Pasang Jaring Kawat

    Kamu dapat memasang jaring kawat untuk menutup saluran pembuangan. Ini berfungsi agar menghalangi binatang untuk masuk, seperti tikus, tupai, hingga ular.

    Pasang jaring kawat dengan ukuran tebal supaya tidak mudah ditembus oleh hewan-hewan tersebut. Setelahnya, kamu juga dapat mengganjal jaring dengan batu atau benda lain agar tidak mudah copot.

    2. Pakai Multi-Flap

    Multi-flap merupakan katup satu arah. Benda ini memungkinkan langsung tertutup otomatis setelah menyiram toilet. Sehingga multi-flap bisa dipasang di pipa pembuangan toilet untuk mencegah tikus hingga ular masuk.

    3. Menyiram Toilet

    Kalau ular kemungkinan merangkak di saluran limbah toilet, kamu dapat mencegahnya untuk keluar dari kloset dengan menyiram atau flush toilet dengan air sebelum dan setelah digunakan.

    4. Rutin Bersihkan Kloset

    Ular tidak menyukai aroma yang menyengat. Karena itu, kamu bisa membersihkan kloset kamar mandi dengan menyiram cairan berbau tajam secara teratur. Dengan begitu, ular bisa menjauh dan tidak keluar dari dalam toilet.

    (fds/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Rawan di Musim Hujan, Ini 7 Cara Cegah Ular Masuk Rumah



    Jakarta

    Mengetahui cara mencegah ular masuk ke dalam rumah penting untuk diketahui. Apalagi kalau rumah kamu dekat dengan pohon, rerumputan, atau area-area yang bisa menjadi tempat persembunyian ular.

    Beberapa waktu lalu, seekor ular tali wongso sepanjang 120 cm memasuki rumah seorang warga di Sukoharjo, Jawa Tengah. Ular tersebut ternyata jenis ular berbisa menengah.

    Pemilik rumah pun segera menghubungi Exalos Indonesia, sebuah komunitas yang berfokus pada penyelamatan hewan, seperti ular hingga tawon. Ketua Umum Exalos Indonesia Janu Wahyu Widodo mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan itu dini hari tadi pukul 12.15 WIB. Pihaknya langsung menerjunkan anggotanya untuk melakukan evakuasi ular tersebut.


    “Ular itu masuk lewat jendela angin-angin rumah, dan berada kamar mandi rumah,” kata Janu dikutip dari detikJateng, Selasa (9/1/2024).

    Ular tali wongso yang masuk rumah warga Kartasura, Sukoharjo, Minggu (7/1/2023).Ular tali wongso yang masuk rumah warga Kartasura, Sukoharjo, Minggu (7/1/2023). Foto: dok. Exalos Indonesia

    Sebagai informasi, ular tali wongso berwarna hitam dan memiliki garis kuning. Biasanya ular ini aktif pada malam hari dan habitatnya ada di pohon.

    Masuknya ular ke dalam rumah memang meresahkan penghuni di dalamnya. Apalagi jika ular tersebut berbisa yang bisa berbahaya bagi penghuni di dalamnya.

    Ternyata, ada beberapa alasan kenapa seekor ular bisa masuk ke dalam rumah. Dikutip dari detikJateng yang melansir dari situs DLHK Daerah Istimewa Yogyakarta, berikut ini penyebab ular masuk ke dalam rumah.

    Penyebab Ular Masuk Rumah

    1. Habitatnya di alam kemungkinan sudah rusak atau terganggu oleh manusia
    2. Ular cenderung mencari tempat yang lebih hangat saat musim hujan. Sebaliknya, ular mencari tempat yang teduh untuk berlindung saat musim kemarau.
    3. Bertepatan dengan musim ular berkembang biak
    4. Tersedia pakan yang melimpah seperti tikus, sehingga ular memilih tinggal dan berkembang biak di permukiman.

    Tentunya pemilik rumah nggak mau dong rumahnya dimasuki oleh ular. Nah berikut cara mencegah ular masuk ke dalam rumah.

    Cara Cegah Ular Masuk Rumah

    Dikutip dari detikJatim, berikut ini cara mencegah ular masuk ke dalam rumah.

    1. Tutup Lubang dan Terangi Area Rumah

    Perhatikan kembali keadaan rumah. Apakah ada plafon, saluran air, genteng, dinding, dan bagian lain yang berlubang.

    Jika ada yang berlubang, segera tutup dan jangan sampai ada celah untuk ular memasuki rumah. Lubang-lubang tersebut bisa menjadi sarang ular.

    2. Gunakan Aroma Menyengat

    Aroma menyengat sangat tidak disukai ular, seperti cuka dan cabai. Cara mencegah ular masuk ke rumah ini cukup mudah dengan menyemprotkan cairan cuka. Jika tak ada cuka, kamu bisa menggunakan jeruk dan cabai.

    Bahan dengan bau menyengat lainnya yaitu belerang, yang dapat membuat iritasi pada ular. Aroma wangi pada kapur barus juga cukup efektif dalam mengusir ular.

    Untuk penggunaan kapur barus, perlu dihaluskan terlebih dahulu. Lalu taburkan di area sudut rumah.

    3. Jauhkan Burung dan Usir Tikus

    Bagi kamu yang memelihara burung, gantungkan rumah burung di tempat yang tinggi. Kamu juga patut membasmi tikus agar tak menjadi incaran ular.

    Pentingnya menjaga kebersihan agar rumah kamu tak didatangi tikus. Ular adalah hewan pemangsa tikus, maka basmi tikus yang bisa memancing datangnya ular.

    4. Semprotkan Wewangian

    Selain cuka dan cabai, wewangian ruangan seperti bau parfum, kayu manis, dan minyak cengkeh juga dapat mencegah masuknya ular ke dalam rumah. Semprotkan wewangian tersebut ke area yang rawan datangnya ular.

    5. Bersihkan Sisa Makan Hewan Peliharaan di Dalam Rumah

    Jika kamu memberi makan hewan peliharaan di luar rumah, hal itu akan mengundang ular datang. Terlebih jika tidak segera membersihkan sisa makanan tersebut. Simpan makanan hewan peliharaan di dalam kaleng yang tertutup rapat.

    6. Tutup Tumpukan Kayu

    Ular menyukai tumpukan barang. Kayu bakar yang menumpuk, sisa puing bangunan, batu bata hingga bebatuan pembangunan dapat menjadi tempat yang sempurna untuk ular bersembunyi. Segera tutup atau jauhkan dari rumah kamu apabila tak mau ular datang ke rumah.

    7. Potong Rumput dan Bersihkan Area rumah

    Selain gelap dan kotor, tempat rimbun juga disukai ular. Apabila sekitar rumah kamu ditumbuhi rumput yang lebat, segera potong agar ular tak datang ke rumah.

    Kamu juga harus rajin membersihkan teras, taman, dan sudut-sudut rumah agar tak mengundang datangnya ular.

    Itulah 7 cara mencegah ular masuk ke dalam rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Benarkah Pelihara Kucing Bisa Cegah Ular Masuk Rumah? Ternyata Ini Jawabannya



    Jakarta

    Memelihara kucing ternyata memiliki beberapa manfaat, salah satunya bisa mencegah ular masuk ke dalam rumah. Konon, ular takut dengan kucing makanya enggan masuk ke dalam rumah yang ada kucingnya.

    Benarkah demikian?

    Kucing merupakan seekor predator yang akan menyerang hewan lain di sekitar rumah, termasuk ular. Bahkan, menurut penelitian ilmiah yang ditulis oleh Jennie Wright dan Paul J. Weldon yang berjudul Responses by Domestic Cats (Felis Catus) to Snake Scent Gland Secretation yang dikeluarkan oleh Journal of Chemicals Ecology, kucing bereaksi terhadap aroma kelenjar sekresi ular dan mengaktifkan naluri predatornya. Tak heran kucing kerap memburu ular.


    Kucing yang sudah dilatih maupun kucing liar bisa menangkap tikus dan ular. Walau demikian, ada juga kucing-kucing yang tidak berani memburu ular karena setiap kucing memiliki karakter yang berbeda.

    Dilansir dari Fauna Facts, Senin (26/2/2024), seekor kucing bisa saja menyerang ular karena insting, rasa takut, atau marah meskipun ia tidak ingin memakannya. Bagi kucing, berburu adalah sebuah permainan.

    Dikutip dari Hepper, kucing memiliki 2 cara untuk menghalau ular masuk rumah. Pertama, memburu dan membunuh makanan ular, misalnya tikus. Sebab, ular tidak akan berada di area dengan suplai makanan yang terbatas.

    Kedua, membunuh ular itu sendiri. Ular cenderung lebih sulit ditangkap dibandingkan mangsa lainnya, namun kucing merupakan predator andal.

    Walau demikian, terdapat beberapa risiko ketika kucing berburu ular. Apabila kucing digigit ular berbisa, dapat berakibat fatal, tergantung dari jenis luarnya dan seberapa cepat pengobatan dilakukan.

    Adapun, tanda-tanda kucing digigit ular yaitu terlihat luka tusuk, bengkak, memar, nyeri, lesu, dan perubahan pernapasan. Namun, apabila kucing digigit oleh ular tidak berbisa juga bisa menimbulkan rasa sakit dan infeksi.

    Maka dari itu, pemilik kucing juga harus berhati-hati dalam menjaganya agar tidak tergigit oleh ular.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Lindungi Hewan Ternak, Begini Tips Jitu Usir Ular di Sekitar Rumah



    Jakarta

    Belum lama ini sebuah video aksi seorang emak-emak membanting-banting ular viral di media sosial. Perempuan yang dipanggil Mbak Pat itu diduga merupakan warga asal Madura yang kesal lantaran ular tersebut memakan ayam ternaknya.

    Hewan ternak memang sering kali menjadi mangsa empuk ular, sehingga bisa sangat merugikan para peternak. Oleh karena itu, perlu dilakukan langkah-langkah efektif untuk mengusir ular di sekitar rumah.

    Pada umumnya masyarakat meyakini penggunaan bahan garam mampu menghalau ular yang hendak masuk ke dalam rumah. Padahal, cara tersebut kurang tepat karena tidak bisa menciptakan rasa takut pada ular. Justru garam berguna untuk mematikan hewan-hewan berlendir seperti siput, keong, dan lintah.


    Sebagai pedoman yang lebih tepat untuk menangkal ular, berikut ini jurus jitu mengusir ular di sekitar rumah yang sekaligus bisa melindungi ternak, dilansir dari laman Utah State University.

    Amankan Kandang Ternak

    Amankan hewan peliharaan yang bisa menjadi mangsa ular, seperti burung dan ayam. Pastikan untuk membuat sangkar yang lebih tinggi atau pagar yang kokoh supaya tidak bisa dimasuki ular.

    Rajin Potong Rumput

    Jika memiliki halaman berumput, pastikan untuk memotongnya secara berkala. Jagalah ketinggian rumput agar tidak terlalu tinggi, karena rawan menjadi lokasi bagi ular untuk bersembunyi.

    Tertib Buang Sampah

    Jangan membuang sampah makanan di sekitar rumah sembarangan karena dapat memancing ular untuk datang. Sebaiknya membuang sampah di satu tempat tertutup yang jauh dari rumah untuk menghindari ular datang mendekati rumah.

    Pelihara Hewan Pemangsa Ular

    Sebagai langkah penjagaan, kamu dapat memelihara hewan-hewan yang mampu memangsa ular, seperti kucing dan rakun. Hewan peliharaan bisa menjadi penjaga sekaligus menakuti ular.

    Akan tetapi, apabila ular sudah terlanjur masuk ke lingkungan rumah, kamu bisa mengusir ular tersebut dengan mengikuti tips mengusir ular yang ampuh, dikutip dari laman Smith’s Pest.

    Gunakan Asap

    Ular adalah hewan yang peka terhadap bau-bauan, termasuk asap. Kamu dapat memanfaatkan pengetahuan indra penciumanannya dengan menggali lubang api dan membiarkannya berasap selama beberapa hari. Cara ini efektif untuk mengusir ular dari lingkungan rumah.

    Gunakan Aroma yang Menyengat

    Tak hanya peka, ular juga akan terganggu dengan aroma yang menyengat, seperti bubuk belerang, cengkeh, kayu manis, dan cuka. Sebarkan bahan-bahan tersebut di sekitar rumah atau daerah yang rawan dilintasi ular untuk mengusirnya dari area rumah.

    Minta Pertolongan Profesional

    Selain cara alami yang dapat dilakukan sendiri, kamu juga bisa meminta pertolongan kepada orang lain yang profesional atau terbiasa menghadapi ular. Hubungi pawang ular, petugas keamanan, komunitas sosial, atau tim pemadam kebakaran yang mampu berhadapan serta mengusir ular dari rumah.

    Itulah beberapa tips mengusir ular yang efektif dalam menangkal kehadiran ular di sekitar rumah serta melindungi hewan ternak. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Ular Masuk Rumah, Kita Harus Apa?


    Jakarta

    Kejadian ular masuk rumah atau ular ditemukan di dalam rumah kerap dialami warga Indonesia. Ular cenderung menyukai tempat yang gelap dan lembab karena ular adalah hewan berdarah dingin. Tak jarang ular ditemukan di kamar mandi, plafon rumah, atau bahkan lemari.

    Meskipun kejadian ular masuk rumah sudah sering terjadi, sebenarnya ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah ular mendekat ke rumah. Ketua Sioux Snake, Sioux One, menjelaskan alasan ular masuk ke rumah adalah untuk mencari makan dan mencari tempat berlindung. Jadi, cara mencegah ular masuk rumah adalah dengan mengurangi makanannya dan menjaga kebersihan rumah.

    “Ular mendekat ke rumah karena mencari makan dan mencari tempat berlindung. Cara agar ular tidak mendekat adalah kurangi makanannya, dengan cara buang sisa makanan di tempat sampah dan jangan sampai keluar keselokan, khawatir mengundang tikus. Lalu, jangan menumpuk barang terlalu lama, pohon yang sudah menjulang ke arah rumah dipangkas,” ungkap Sioux One lewat pesan seluler kepada detikcom, Rabu (20/3/2024)


    Cara-cara tersebut bisa dilakukan untuk menghindari ular masuk ke rumah. Namun, apa yang harus dilakukan jika ular sudah terlanjur masuk rumah? Pertanyaan ini seringkali muncul di benak orang-orang saat pertama kali melihat ular di rumah. Biasanya karena takut dan panik, kebanyakan orang akan berlari.

    Padahal, hal pertama yang harus dilakukan saat bertemu ular di rumah adalah tenang dan waspada. Ular yang masuk ke rumah belum tentu menyerang penghuninya. Akan tetapi, ular akan mudah terprovokasi saat melihat gerakan-gerakan yang mengagetkan, jadi sangat disarankan untuk meminimalisir gerakan.

    “Kalo sudah terlanjur ular masuk ke dalam rumah, tenang. Gunakan metode STOP, pantau ular geraknya ke mana, jika ke dalam kamar, lebih baik ditutup agar tidak keluar. Jika terlihat tidak masuk ruangan, usahakan ruangan yang bisa di jangkau tutup pintu nya. Call Sioux Snake Rescue atau Damkar terdekat,” kata Sioux menjelaskan.

    Sempat disebutkan apabila ular sudah masuk ke dalam rumah gunakan metode STOP. Metode STOP adalah Silent, Thinking, Observe, dan Prepare. Berikut ini caranya.

    Metode STOP

    1. Silent

    Jika bertemu ular harus diam sejenak. Diam ini dari pergerakan bukan suara, jadi dibolehkan untuk memanggil asalkan tidak bergerak.

    2. Thinking

    Berpikir ular apa yang dilihat, di mana lokasinya.

    3. Observe

    Melihat sekeliling tempat apakah ada alat, atau lokasi aman untuk menghindar.

    4. Prepare

    Langkah selanjutnya, apakah mau menjauh, atau apa. Sebaiknya menjauh sambil memantau ular itu pergi ke mana.

    Selain itu, Sioux juga mengatakan tidak ada bahan yang bisa untuk mengusir atau mencegah ular masuk rumah, termasuk penggunaan garam. Namun, ular bisa diusir dengan menggunakan sapu, gagang pel, atau obat nyamuk.

    “Untuk mengusir apabila ular sudah masuk, bisa pakai sapu bergagang, kain pel bergagang, dorongan air bergagang, atau semprotkan obat nyamuk atau pewangi ruangan,” pungkasnya.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanaman Ini Ternyata Bisa Cegah Ular Masuk Rumah!


    Jakarta

    Ular merupakan salah satu binatang yang terkadang ditemukan di kebun rumah. Hewan ini termasuk hewan berbahaya karena ada beberapa jenis ular yang berbisa.

    Maka dari itu, jangan sampai ada ular di pekarangan rumah. Untuk mencegah ular masuk ke dalam rumah ternyata bisa dilakukan dengan menanam beberapa tanaman.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    1. Lidah Mertua

    ilustrasi lidah mertuailustrasi lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Ashley-Belle Burns

    Tanaman lidah mertua atau snake plant ternyata bisa mencegah ular masuk ke dalam rumah. Bukan dengan aromanya, ular enggan masuk jika melihat tanaman lidah mertua karena bentuk daunnya yang tajam. Dilansir dari Tom’s Guide, bentuk daunnya yang tinggi, berliku-liku, dan tajam membuat ular merasa terancam.

    2. Bawang Putih dan Bawang Bombay

    7 Manfaat Makan Bawang Putih, Bikin Kulit Mulus dan Cegah DiabetesBawang Putih Foto: Getty Images/iStockphoto/Burhanuddin Helmi

    Bawang putih dan bawang bombay mengeluarkan bau yang tajam. Bau tersebut tidak disukai oleh ular.

    Kamu bisa menanam bawang putih di pot dan menaruhnya di taman atau kebun. Jika tidak ada waktu untuk menanam, kamu bisa menghaluskan 4-5 siung bawang putih, lalu berikan air dan taruh di botol semprotan. Semprotkan cairan tersebut ke halaman untuk mencegah ular dan hama lainnya, seperti tikus masuk ke dalam rumah.

    Selain itu, kamu juga bisa membuat ramuan dari potongan bawang bombay dan bawang putih dan campurkan dengan garam dapur dan taburkan di halaman rumah.

    3. Kaktus

    Schlumbergera truncata blooming white and pink at the window sillKaktus Foto: iStock

    Kaktus juga bisa mencegah ular masuk ke dalam rumah karena daunnya yang tajam. Ular tidak menyukai tanaman yang tajam atau berduri.

    Nah, jenis kaktus yang cocok untuk mencegah ular masuk rumah adalah barrel cactus atau Echinocactus grusonii. Karena ular melata di bawah, kaktus jenis ini cocok untuk ditanam karena bentuknya yang tidak terlalu tinggi.

    4. Marigold

    Orange marigold flowers.Orange marigold flowers. Foto: Getty Images/schnuddel

    Bunga Marigold yang berwarna-warni memang sangat cantik. Tak hanya cantik, bunga ini ternyata juga bisa mencegah ular masuk ke dalam rumah.

    “Bunga-bunga cerah dan indah ini tampak polos, tetapi akar Marigold tumbuh dalam dan agresif,” kata tim di Mo Plants, dikutip dari Homes & Gardens, Jumat (5/4/2024).

    “Akar kokoh inilah pengusir ular. Mereka mengeluarkan yang kuat yang mengusir ular dan tikus tanah. Mereka juga dapat menjangkau tempat ular bersembunyi dan bersembunyi, sehingga baunya akan mencapai jauh ke dalam tanah,” tambahnya.

    5. Daun Basil

    Fresh green basil on the wooden table, selective focusFresh green basil on the wooden table, selective focus Foto: iStock

    Daun basil bisa mencegah ular masuk rumah karena aromanya yang menyengat. Apalagi, tanaman basil bisa tumbuh setinggi 6 kaki yang bisa mengeluarkan aroma kuat yang lebih banyak lagi.

    Selain menanamnya, kamu juga bisa menaburkan daun-daunnya ke dalam tanah atau di sekitar tanaman. Aroma yang menyengat tersebut seharusnya bisa mencegah ular berada di sekitar halaman rumah kamu.

    Itulah beberapa tanaman yang bisa mencegah ular masuk rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Memahami Pertanda Alam, 7 Makna Ular Masuk Rumah


    Jakarta

    Banyak pertanda alam yang dipercayai masyarakat. Misalnya, saat suatu rumah dimasuki oleh binatang tertentu.

    Pada berbagai kisah rakyat dan mitos yang bertebaran di masyarakat, ular termasuk hewan yang sering kali disebut. Sehingga, terbentuklah stigma mistis jika seekor ular memasuki sebuah rumah.

    Lalu, apa makna dari ular masuk rumah? Melansir dari beberapa sumber, berikut makna ular masuk rumah.


    1. Memiliki Jabatan

    Mengutip dari Kitab primbon Jawa Serbaguna (2009) oleh R Gunasasmita, ini adalah pertanda bagus. Kemungkinan pemilik rumah akan mendapat jabatan yang dihormati.

    Kalau pemilik rumah rutin sedekah uang dan bahan makanan kepada yang membutuhkan, pertanda ini dipercaya akan terwujud.

    2. Hidup akan Susah

    Kebalikan dari yang sebelumnya, hal ini kemungkinan pertanda buruk. Kalau pemilik rumah tidak mau sedekah, kemungkinan kan merasakan kerusakan tau kesusahan dalam hidupnya.

    3. Terbelit Hutang

    Pada buku Primbon Wanita (2011) oleh Rini Widayanti, ini adalah pertanda buruk jika pada siang hari seekor ular masuk ke rumah seorang Wanita. Kemungkinan Wanita itu akan terbelit hutang.

    4. Kehilangan Seorang Keluarga

    Ini adalah pertanda jelek, jika saat malam hari ular berbisa masuk ke kamar seorang wanita. Kemungkinan wanita itu akan kehilangan anggota keluarga.

    Jika ular tidak berbisa masuk ke rumah seorang wanita saat siang hari, hal serupa juga dapat terjadi.

    5. Hambatan Bagi Keluarga

    Berikutnya adalah jika ular tidak berbisa masuk ke rumah seorang Wanita, ini pertanda akan ada hambatan pada keluarganya.

    6. Ada Kematian

    Menurut buku Pertanda: Kematian Pasti Menjemputmu (2019) oleh Tuti Kasih, jika didapati ular sanca di sudut rumah padahal rumahnya jauh dari sawah, kebun, dan tanah kosong. Maka, ini pertanda akan ada kematian di rumah itu.

    Kalau ada ular sanca yang tidak menggigit dan tiba-tiba hilang. Ini pertanda orang tersebut memenuhi janji atau nazar. Akan berakibat buruk jika diabaikan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ngeri! Ular Bisa Keluar dari Lubang Toilet, Begini Cara Cegahnya


    Jakarta

    Terkadang rumah bisa didatangi dan ditinggali oleh berbagai jenis hewan. Mulai dari hama yang tak berbahaya hingga hewan buas seperti ular dapat muncul di rumah.

    Meski kemunculan di dalam rumah terbilang jarang, sekalinya ular muncul bisa membahayakan penghuni rumah. Anehnya, ular bisa keluar dari lubang toilet kamar mandi, lho!

    Jika kamu menghadapi kejadian serupa, jangan panik. Segera meminta bantuan tetangga atau menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk mengamankan ular tersebut. Daripada keburu apes, lebih baik kamu melakukan langkah-langkah pencegahan supaya ular tidak keluar dari lubang toilet.


    Lantas, kok ular bisa masuk ke dalam toilet? Lalu, bagaimana cara mencegah ular keluar dari lubang toilet?

    Kenapa Ular Bisa Masuk ke dalam Toilet?

    Ular merupakan hewan berdarah dingin, sehingga ketika musim kemarau ular akan mencari tempat yang bisa menghangatkan tubuhnya ketika dingin malam tiba. Oleh karena itu, ular tertarik dengan toilet yang identik dengan hawa hangat.

    Selain itu, ular itu bisa masuk terbawa arus air saat sedang banjir hingga tahu-tahu keluar dari lubang toilet. Namun, kamu nggak perlu khawatir ular masuk ke dalam toilet, karena ada beberapa cara untuk mencegah ular masuk ke dalam toilet.

    Tips Cegah Ular Keluar dari Lubang Toilet

    1. Jaring Kawat

    Tutup pipa ventilasi dengan jaring kawat untuk penghalang masuk hewan lainnya seperti tikus dan tupai. Agar tidak gampang ditembus kamu perlu memasang dengan ukuran tebal. Setelah dipasang pastikan kamu mengganjalnya dengan batu atau benda lainnya agar tidak gampang copot.

    2. Roof Vent Hood

    IstIst Foto: Proline Ranger Hoods

    Kamu bisa memasang Roof Vent Hood. Tetapi pemasangannya memerlukan biaya lebih dan tenaga profesional agar terpasang dengan benar. Roof Vent Hood hanya opsi lain dari jaring kawat.

    3. Multi-Flap

    IstIst Foto: Pest Control Direct

    Multi-flap berfungsi dengan baik untuk mencegah masuknya ular dan tikus. Dengan memasang ini akan mencegah ular masuk sebab dengan sistem arah akan menutup akses masuk dengan otomatis tertutup setelah menyiram toilet. Alat ini juga bisa menghemat biaya tagihan air kamu karena menghemat penggunaan air.

    Itulah cara mencegah ular keluar dari lubang toilet. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Ini Titik-titik yang Rawan Jadi Tempat Ular Masuk Rumah


    Jakarta

    Pernahkah kamu mendengar kabar atau bahkan menemukan ular masuk rumah? Kejadian ini memang kerap terjadi, ular menyelinap ke dalam rumah melalui titik-sejumlah titik di sekitar rumah.

    Biasanya, ular masuk rumah untuk mencari tempat berlindung yang lembab dan gelap. Meski begitu, wajar kalau penghuni rumah panik atau merasa ketakutan ketika behadapan dengan ular di rumah.

    Tentu saja, ular memang termasuk hewan yang berbahaya, apalagi kalau beracun. Lebih dari itu, gigitan ular beracun bisa mengakibatkan kematian.


    Jika kamu tergigit oleh ular berbisa, maka bisa tersebut dapat menyerang saraf sehingga menyebabkan penderita merasa kelemahan otot tubuh, kekakuan, hingga kejang. Apabila menyerang saraf pernapasan, gigitan ular dapat menyebabkan penderita sulit bernapas bahkan dapat menyebabkan kematian.

    Oleh karena itu, penting sekali mencegah dan meningkatkan kewaspadaan terhadap ular. Yuk, cek 5 titik yang digunakan ular masuk ke rumah yang dikutip dari Family Handyman, Selasa (30/7/2024).

    Titik yang Digunakan Ular Masuk Rumah

    1. Celah di Sekitar Pintu

    Ular bisa masuk kamar melalui celah di bawah pintu. Meskipun sangat kecil dan sempit, ular dapat masuk apalagi jika di dalam rumah kamu terdapat makanannya seperti tikus atau curut.

    Untuk mencegah ular masuk ke celah bawah pintu, kamu dapat memasang door seal untuk menutup celah bawah pintu. Jika celah kecil saja bisa masuk apalagi jika kamu memiliki celah pintu yang besar.

    2. Celah Antara Bata dan Dinding

    Salah satu titik pertama yang bisa kamu perhatikan adalah celah antara bata dan dinding. Ular dapat menyelinap masuk ke dalam di antara batu bata dan dinding bagian luar rumah. Jika ada celah antara pelapis dinding dan pelapis batu, kamu harus segera menambalnya agar ular tak dapat masuk ke dalam rumah.

    3. Bersembunyi di Dalam Tanaman Besar

    Ular dapat hidup dan bersembunyi di dalam pot atau wadah tanaman besar. Jika kamu memiliki tanaman pot besar, kamu bisa menanam tanaman yang tidak disukai ular. Selain itu, kamu juga harus waspada terhadap berbagai jenis ular beracun yang mungkin bersembunyi di halaman rumput.

    4. Loteng dan Plafon

    Ternyata ular mampu memanjat ke loteng atau plafon dengan melata melalui pohon besar di sekitar rumah kamu. Ular bersembunyi di loteng atau plafon karena terpikat dengan bau tikus yang merupakan makanan ular.

    5. Saluran Toilet

    Siapa sangka, ternyata ular dapat muncul di toilet atau kloset. Mereka biasanya masuk melalui saluran pipa, dan biasanya keluar di mangkuk toilet. Mereka tertarik masuk ke toilet karena untuk menghangatkan dirinya pada malam hari.

    Itulah 5 titik yang digunakan ular masuk ke rumah. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Pelihara Kucing Bisa Cegah Ular Masuk Rumah, Mitos atau Fakta?



    Jakarta

    Kucing merupakan hewan yang sering dijadikan peliharaan di rumah. Selain menggemaskan, memelihara kucing ternyata punya banyak manfaat seperti mengusir tikus, bahkan mencegah ular masuk rumah.

    Konon, ular takut dengan kucing, makanya enggan masuk ke dalam rumah yang ada kucingnya.

    Benarkah demikian? Simak penjelasan berikut ini ya!


    Kucing merupakan seekor predator yang akan menyerang hewan lain di sekitar rumah, termasuk ular. Bahkan, menurut penelitian ilmiah yang ditulis oleh Jennie Wright dan Paul J. Weldon yang berjudul Responses by Domestic Cats (Felis Catus) to Snake Scent Gland Secretation yang dikeluarkan oleh Journal of Chemicals Ecology, kucing bereaksi terhadap aroma kelenjar sekresi ular dan mengaktifkan naluri predatornya. Tak heran kucing kerap memburu ular.

    Kucing yang sudah dilatih maupun kucing liar bisa menangkap tikus dan ular. Walau demikian, ada juga kucing-kucing yang tidak berani memburu ular karena setiap kucing memiliki karakter yang berbeda.

    Dilansir dari Fauna Facts, Selasa (30/7/2024), seekor kucing bisa saja menyerang ular karena insting, rasa takut, atau marah meskipun ia tidak ingin memakannya. Bagi kucing, berburu adalah sebuah permainan.

    Dikutip dari Hepper, memelihara kucing mempunyai 2 cara untuk menghalau ular masuk rumah. Pertama, memburu dan membunuh makanan ular seperti tikus. Sebab, ular tidak akan berada di area dengan suplai makanan yang terbatas.

    Kemudian, membunuh ular itu sendiri. Ular cenderung lebih sulit ditangkap dibandingkan mangsa lainnya, namun kucing merupakan predator andal.

    Meski demikian, terdapat beberapa risiko ketika kucing berburu ular. Apabila kucing digigit ular berbisa, dapat berakibat fatal, tergantung dari jenis luarnya dan seberapa cepat pengobatan dilakukan.

    Adapun tanda-tanda kucing digigit ular yaitu terlihat luka tusuk, bengkak, memar, nyeri, lesu, dan perubahan pernapasan. Namun, apabila kucing digigit oleh ular tidak berbisa juga bisa menimbulkan rasa sakit dan infeksi.

    Maka dari itu, pemilik kucing juga harus berhati-hati dalam menjaganya agar tidak tergigit oleh ular.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com