Tag: ular

  • 8 Tanaman yang Dibenci Ular, Cegah Mereka Masuk Taman Rumah


    Jakarta

    Berbagai hewan bisa muncul di pekarangan dan masuk ke rumah. Salah satu hewan yang mengkhawatirkan kalau ada dekat rumah adalah ular.

    Meski ularnya tidak berbisa, hewan melata ini ditakuti banyak orang. Ular dapat mengigit, melilit, dan memakan makhluk hidup di dalam rumah.

    Oleh karena itu, penghuni perlu waspada akan kemunculan ular. Caranya dengan membuat lingkungan rumah tidak nyaman buat didekati ular.


    Dilansir Envynature, beberapa tanaman bisa mencegah ular mendekati rumah. Sebab, tanaman dapat menciptakan lingkungan tidak menyenangkan dengan mengeluarkan aroma tajam.

    Namun, ular masih bisa menahan aroma tajam kalau terdapat banyak tempat persembunyian, sumber makanan, dan kehangatan di sekitar rumah. Selain menanam tanaman yang dibenci ular, penghuni juga perlu merawat halaman.

    Cara Merawat Pekarangan Agar Bebas Ular

    • Membersihkan gundukan tanah, yang mungkin jadi tempat persembunyian ular.
    • Menanam tanaman yang tidak berbentuk semak-semak rapat.
    • Memangkas tanaman liar secara teratur.
    • Memastikan pekarangan bebas hewan pengerat yang jadi sumber makanan ular.
    • Menempatkan tanaman pengusir ular di sejumlah titik masuk potensial ular untuk mengurangi kemungkinan hewan melata tersebut memasuki pekarangan.

    Tanaman yang Dibenci Ular

    Sejumlah tanaman yang mengeluarkan aroma tajam dapat ditanam di halaman rumah. Dikutip dari Homes & Gardens, berikut sederet tanaman yang bisa mencegah ular masuk ke pekarangan rumah menurut ahli pengendali hama:

    1. Marigold

    Orange marigold flowers.Please see more similar pictures of my Portfolio.Thank you!Marigold Foto: Getty Images/schnuddel

    Marigold memiliki aroma yang kuat yang dapat mengusir serangga dan ular. Tanaman berbunga cerah ini memiliki akar yang tumbuh dalam dan agresif.

    Akarnya yang kokoh dapat mengeluarkan bau tajam yang mampu mengusir ular dan tikus Akar marigold yang tumbuh agresif juga bisa menjangkau persembunyian ular sehingga baunya akan mencapai jauh ke dalam tanah.

    2. Lavender

    Lavender.Lavender Foto: Mohammed Harith Khalil/Wikimedia Commons

    Lavender mengeluarkan aroma menyengat yang dibenci ular dan mampu mengganggu indera penciumannya. Hewan melata itu akan menghindari tanaman berbunga ungu ini dan menjauh. Lavender dapat ditanam di area pekarangan sebanyak 5-10 tanaman.

    3. Rosemary

    Woman holding a flowerpot of growing rosemary in her hand.Rosemary Foto: Getty Images/iStockphoto/pcess609

    Rosemary mempunyai bau tajam yang dapat menghalangi ular masuk halaman rumah. Meski begitu, tanaman herba ini sebaiknya cukup ditanam dalam jumlah sedang atau di dalam pot karena daunnya yang lebat khawatir menjadi tempat persembunyian ular.

    4. Allium

    Genus tanaman allium efektif mengusir ular dan hama lainnya karena mengandung sulfonat dan mengeluarkan bau yang menyengat. Tanaman allium antara lain bawang putih, bawang bombay, dan kucai.

    5. Serai

    Lemongrass or Lapine or Lemon grass or West Indian or Cymbopogon citratus were planted on the ground. It is a shrub, its leaves are long and slender green. It is an herb which was made into food and medicine.Tanaman Serai Foto: Getty Images/iStockphoto/Nanniie_iiuu

    Aroma serai yang menyegarkannya sangat bermanfaat untuk bumbu masakan, tetapi bau ini ternyata tidak disenangi oleh ular. Tanaman rempah ini dapat ditanam di atas tanah alih-alih di dalam pot.

    Hindari menanam terlalu banyak serai di pekarangan karena bentuknya yang mirip semak khawatir menjadi tempat bersembunyi ular.

    6. Lidah Mertua

    Ilustrasi tanaman lidah mertuaLidah Mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/SKashkin

    Disebut juga sansevieria atau ‘snake plant’, tanaman lidah mertua ini mempunyai daun tinggi dan melengkung seperti pedang yang membuat ular tidak suka. Entah karena hewan melata itu merasa terancam atau karena tepi daunnya yang tajam.

    Lidah mertua subur di luar ruangan di wilayah beriklim hangat. Untuk menanamnya, letakkan di tempat yang terang tetapi jangan tepat di bawah sinar matahari langsung. Hindari menanamnya di tanah basah karena dapat menyebabkan akarnya membusuk.

    7. Eucalyptus

    tanaman EucalyptusTanaman Eucalyptus Foto: iStockphoto

    Eucalyptus mengeluarkan aroma kuat sepanjang tahun. Berkat aromanya itu, tanaman ini bukan hanya dapat mengusir serangga tapi juga ular. Pertimbangkan menanam eucalyptus jika memiliki halaman sempit.

    8. Daffodil

    Daffodil secara tidak langsung dapat mencegah ular masuk pekarangan. Tanaman ini lebih tepatnya mengusir tikus yang jadi makanan ular. Semakin sedikit sumber makanan ular di halaman rumah maka semakin kecil kemungkinan hewan melata itu datang.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! 6 Hewan Ini Bisa Muncul dari Lubang Kloset



    Jakarta

    Kloset merupakan tempat buang air besar maupun air kecil yang dipasang dalam kamar mandi. Untuk menyalurkan kotoran, kloset terhubung dengan saluran pembuangan atau septic tank. Maka, tidak heran jika kloset sering menimbulkan bau tidak sedap.

    Selain bau, lubang kloset ternyata bisa menjadi akses masuk bagi beberapa hewan. Hal ini tentu menjadi suatu hal yang mengkhawatirkan. Sebab, hewan yang menyelinap lewat lubang kloset berpotensi masuk ke ruangan lain di rumah tanpa sepengetahuan penghuninya.

    Untuk itu, melansir dari situs Daily Mail, berikut merupakan 6 hewan yang muncul dari lubang kloset.


    Tikus

    Tikus merupakan salah satu hewan yang memiliki kemampuan berenang dengan baik. Sehingga, tikus biasanya ditemukan di selokan. Tikus juga memiliki tulang yang fleksibel sehingga mampu memanjat serta memutar tubuhnya pada ruangan sempit. Akibatnya, tikus bisa dengan mudah menemukan jalan masuk ke kloset. Mereka juga bahkan bisa mengangkat tutupan toilet.

    Ular

    Ular juga merupakan perenang baik dan selalu mengincar mangsanya kemanapun mangsa itu pergi. Salah satu mangsa ular adalah tikus, sehingga tikus yang selalu masuk ke toilet juga bisa jadi diikuti oleh ular. Ular dan tikus juga merupakan hewan yang tertarik pada air apalagi musim panas, sehingga mereka bisa masuk ke dalam kamar mandi yang banyak air.

    Katak

    Katak merupakan hewan amfibi yang dapat hidup di darat dan di air. Katak juga bisa bertelur di selokan sehingga bukan tidak mungkin katak dapat bergerak melalui pipa dan muncul di lubang kloset dengan mudah.

    Kecoak

    Kecoak merupakan hewan yang suka dengan kamar mandi karena kondisinya hangat dan lembap sehingga bisa membuatnya berkembang biak. Oleh karena itu, katak bisa muncul dari lubang toilet dengan mudah.

    Kalajengking

    Kalajengking merupakan salah satu hewan yang bisa bertahan hidup di bawah air untuk waktu yang lama. Mereka juga biasa berburu mangsa di perairan. Selain itu, kalajengking merupakan pemanjat yang hebat sehingga bisa melewati tikungan.

    Kadal

    Kadal tertarik dengan air terutama pada musim panas. Maka, kadal juga merupakan salah satu hewan yang bisa muncul di lubang kloset.

    Demikian daftar hewan yang bisa muncul dari lubang kloset. Harap hati-hati dan semoga membantu, ya!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Tanaman yang Ampuh Cegah Ular Masuk ke Rumah


    Jakarta

    Ada sejumlah kasus ular masuk ke dalam rumah penduduk. Hal ini tentu sangat berbahaya karena dapat mengancam nyawa manusia maupun ular itu sendiri.

    Agar kamu aman dari serangan reptil tersebut, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menggunakan tanaman. Sebab, ada beberapa tanaman yang diklaim ampuh mencegah ular masuk ke rumah.

    Lantas, apa saja tanaman yang dapat mencegah ular masuk ke rumah? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Tanaman yang Ampuh Mencegah Ular Masuk ke Rumah

    Ular merupakan salah satu hewan yang tidak suka aroma menyengat. Maka dari itu, kamu bisa mencegah ular masuk ke rumah dengan menanam beberapa tanaman yang beraroma tajam. Dilansir situs Homes and Gardens, Kamis (22/5/2025) berikut rekomendasi tanamannya:

    1. Lavender

    Tanaman yang pertama adalah lavender. Selain ampuh mengusir nyamuk dan serangga, tanaman ini juga bisa mencegah ular masuk ke dalam rumah karena mengeluarkan aroma yang menyengat, sehingga dapat mengganggu indra penciuman ular.

    “Lavender punya bau menyengat yang tidak disukai ular dan lebih suka menghindarinya daripada melaluinya untuk masuk ke halaman Anda. Tanaman ini bisa dijadikan pagar anti ular yang bagus,” kata Nicole Carpenter, pakar pengendalian hama Black Pest Prevention.

    2. Rosemary

    Aroma kuat yang keluar dari rosemary ternyata juga dapat membantu mengusir ular. Agar tidak menarik perhatian ular, sebaiknya rosemary ditanam dalam jumlah sedang atau di dalam pot.

    “Rosemary memiliki dedaunan lebat yang dapat berfungsi sebagai tempat berlindung bagi ular,” ujar Nicole.

    3. Serai

    Serai atau disebut juga sereh bisa jadi opsi alternatif guna mencegah ular masuk ke rumah. Aroma segar dan wangi dari serai ternyata juga tidak disukai ular sehingga mereka lebih memilih menghindarinya.

    “Seperti tanaman lainnya yang mengeluarkan aroma kuat, serai bisa membingungkan ular dan mempersulit mereka untuk berburu karena indra penciumannya terganggu,” ungkap Nicole.

    4. Kaktus

    Meski tidak mengeluarkan aroma menyengat, kaktus bisa digunakan untuk mencegah ular masuk ke pekarangan rumah. Hal ini berkat duri pada kaktus yang bisa menyulitkan ular saat melata di antara tanaman-tanaman.

    5. Lidah Mertua

    Tanaman yang satu ini cukup banyak ditanam di rumah-rumah warga. Selain menambah asri, lidah mertua dinilai ampuh untuk mencegah ular memasuki halaman rumah.

    Lidah mertua memiliki daun tinggi dan melengkung seperti pedang yang bikin ular merasa tidak nyaman. Namun, belum diketahui pasti apa yang membuat ular tidak menyukai lidah mertua, entah tepi daunnya yang tajam atau merasa terancam saat melalui tanaman ini.

    6. Marigold

    Tanaman berikutnya adalah marigold. Selain dapat mencegah ular, tanaman ini juga ampuh mengusir serangga dan nyamuk di dalam rumah.

    Marigold dapat mengeluarkan aroma tajam yang mengganggu indra penciuman ular. Akar tanaman ini juga tumbuh agresif sehingga dapat menjangkau lokasi persembunyian ular di dalam tanah.

    7. Allium

    Allium merupakan salah satu tanaman yang mengandung sulfonat dan aroma menyengat. Genus tanaman allium dinilai efektif untuk mengusir ular dan berbagai hama lainnya. Adapun jenis-jenis tanaman allium di antaranya bawang putih, bawang bombay, dan kucai.

    8. Basil

    Biasanya, basil digunakan sebagai bumbu masak agar menciptakan aroma lezat. Ternyata, aroma yang kuat dari basil tidak disukai ular sehingga dapat mengusirnya agar tak masuk ke rumah.

    Sebagai catatan, basil membutuhkan sinar matahari langsung agar tumbuh subur dan jangan ditanam di kompos basah. Jika dibiarkan maka basil akan cepat membusuk.

    9. Eucalyptus

    Eucalyptus dapat digunakan untuk mencegah ular masuk ke hunian kamu. Tanaman ini mengeluarkan aroma kuat yang tidak disukai ular.

    “Eucalyptus mengeluarkan bau yang kuat sepanjang tahun sehingga jadi solusi tahan lama dibandingkan tanaman lain untuk mengusir ular, seperti marigold atau lavender,” papar Nicole.

    10. Alder Kuning

    Selain bunganya yang cantik, alder kuning ternyata bisa dimanfaatkan untuk mengusir hama, serangga, dan reptil di halaman rumah. Kamu bisa menanam alder kuning di bawah sinar matahari dan disiram secara rutin.

    “Alder kuning dapat menjadi pengusir hama alami yang ampuh karena bisa memengaruhi ular secara tidak langsung dengan mengusir hama lain dan hewan pengerat yang menjadi sumber makanan ular,” pungkas Nicole.

    Benarkah Tanaman Ampuh Mencegah Ular Masuk Rumah?

    Sejumlah tanaman di atas disebut ampuh mencegah ular masuk ke rumah. Namun, benarkah efektif?

    Dikutip dari Envynature, menanam tanaman tidak bisa dikatakan 100 persen berhasil mencegah ular masuk ke rumah. Soalnya, ular tertarik dengan area yang banyak tempat persembunyian, sumber makanan, dan kehangatan.

    Jadi, tanaman tersebut hanya membuat ular merasa tidak nyaman karena mencium aroma tajam. Dalam beberapa kasus, ular mampu menoleransi bau tersebut ketika merasa terancam atau terdapat sumber makanan di sana.

    Meski begitu, tak ada salahnya menanam tanaman tersebut di pekarangan. Namun, pastikan juga merawat halaman rumah secara rutin untuk mencegah kedatangan ular dengan cara berikut:

    • Memangkas rumput yang sudah tinggi
    • Membersihkan daun-daun atau ranting yang berserakan di halaman
    • Memasang pagar yang cukup tinggi agar ular tak bisa melaluinya
    • Sebaiknya jangan menanam tanaman semak-semak rapat karena sering dijadikan tempat persembunyian ular.

    Itulah 10 tanaman yang ampuh mencegah ular masuk ke rumah. Semoga bermanfaat!

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Anggap Remeh, Ini 6 Ciri-ciri Ada Sarang Ular di Rumah


    Jakarta

    Ular merupakan salah satu hewan yang ditakuti banyak orang. Sebab, gigitan dan bisa ular dapat melukai hingga membunuh manusia.

    Meski hewan ini hidup dan berkembang biak di hutan, tapi ada banyak kasus ular masuk ke rumah penduduk. Selain di pedesaan, rumah warga di kota-kota besar juga sering disusupi oleh reptil tersebut.

    Hal ini tentu bikin banyak masyarakat khawatir sebab ular menjadi ancaman bagi para penghuni. Terlebih jika ular sudah menetap dan berkembang biak, tentu hal ini sangat merepotkan.


    Nah, ada sejumlah tanda-tanda ular bersarang di dalam rumah. Penasaran? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Tanda-tanda Ada Sarang Ular di Rumah

    Sebagai pemilik rumah, kamu perlu waspada dengan hadirnya hewan liar yang masuk ke dalam hunian, salah satunya adalah ular. Dilansir situs Revoke Snake Repellent dan Accurate Pest Control, Selasa (16/6/2025), berikut tanda-tanda ada sarang ular di rumah:

    1. Muncul Jejak Ular

    Ular merupakan reptil yang bergerak menggunakan kontraksi otot tubuh. Meski tidak memiliki kaki, tetapi ular dapat meninggalkan jejak di tanah atau lantai yang berdebu.

    Jejak ular umumnya berbentuk pola ‘S’ tapi juga bisa berbeda tergantung dari gerakan ular. Ada juga pola jejak ular yang berbentuk seperti coretan menyamping.

    Apabila kamu curiga ada aktivitas ular di dalam rumah, cobalah taburkan tepung ke area yang diyakini bakal dilalui ular. Kalau muncul jejak ular, segera panggil petugas Damkar agar hewan tersebut bisa disingkirkan.

    2. Muncul Sisa Kulit Ular yang Mengelupas

    Ular termasuk hewan yang kerap berganti kulit melalui proses yang disebut ecdysis. Apabila kamu menemukan sisa kulit ular di sekitar rumah atau halaman, bisa jadi pertanda kalau ada sarang ular di dalam rumah.

    3. Muncul Suara Desis

    Ular mengeluarkan suara desis yang khas. Jika detikers mendengar suara desis dari dalam ruangan yang gelap atau sempit, hal itu bisa menunjukkan ada sarang ular di rumah.

    Ular memang cenderung tinggal di tempat yang kecil, gelap, dan lembap. Kondisi ini sangat cocok bagi ular untuk berkembang biak dan membuat sarang.

    Pada umumnya, sarang ular bisa berada di ruang bawah tanah, loteng, atau bahkan kamar mandi. Jika sudah mendengar suara desis yang dicurigai adalah ular, segera hubungi petugas Damkar untuk menangkap reptil tersebut.

    4. Tercium Bau yang Aneh

    Tanda lain jika ada sarang ular di rumah adalah muncul bau yang aneh. Apabila kamu mencium bau tersebut dari tempat yang gelap, lembap, dan sempit maka perlu hati-hati. Sebab, bau tersebut bisa menandakan adanya sarang ular di dalam rumah.

    5. Terdapat Kotoran Ular

    Karena berkembang biak di rumah, maka kamu bisa saja menemukan sejumlah kotoran ular yang tersebar di berbagai sudut ruangan. Kotoran ular umumnya mirip seperti kotoran burung, yakni cairan berwarna kuning dan putih serta mengandung urea.

    Perlu diingat, jangan pernah menyentuh kotoran ular dengan tangan kosong. Untuk membersihkannya, kamu bisa menggunakan sarung tangan tebal sebagai antisipasi agar tidak tertular penyakit.

    6. Tidak Ada Tikus di Dalam Rumah

    Ciri-ciri yang terakhir adalah tidak ada tikus di dalam rumah. Hal ini dapat terjadi karena tikus-tikus tersebut telah dimakan oleh ular.

    Jika rumah kamu sebelumnya terdapat banyak tikus lalu mendadak hilang padahal tidak memasang perangkat sama sekali, maka perlu hati-hati sebab bisa menandakan ada sarang ular di rumah.

    Itulah enam ciri-ciri ada sarang ular di dalam rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Garam, 5 Bahan Ini Bisa Cegah Ular Masuk Rumah


    Jakarta

    Ular adalah reptil berbahaya yang bisa ditemukan di sekitar rumah. Salah satu cara yang dianggap bisa mencegah ular masuk rumah adalah menabur garam di pekarangan. Namun, ternyata cara tersebut kurang tepat, lho.

    Dilansir dari detikEdu yang mengutip laman verifikasi dan pengecek fakta Dubawa, anggapan bahwa garam dapat mengusir ular berawal dari percobaan mengusir siput dan keong menggunakan garam. Kedua hewan itu kabur setelah ditaburkan garam, tetapi cara ini tidak berhasil pada ular.

    Menurut Green Matters, garam mudah masuk ke dalam jaringan tubuh hewan-hewan seperti siput, keong, dan lintah. Saat garam mengenai kulit dan masuk ke jaringan melalui osmosis, kristal garam akan bercampur dengan molekul air.


    Hal ini menyebabkan hewan mengalami dehidrasi sampai berujung kematian. Sayangnya, cara tersebut tidak berfungsi efektif pada ular.

    Lantas, bahan apa yang bisa mencegah ular masuk rumah? Simak penjelasannya berikut ini.

    Bahan yang Cegah Ular Masuk Rumah

    Inilah beberapa bahan yang dapat digunakan untuk mencegah ular mendekati rumah, dikutip dari Northwest Exterminating.

    1. Kapur Barus

    Senyawa naftalena banyak ditemukan pada produk pengusir ular. Bahan itu pun terkandung dalam kapur barus. Penghuni rumah bisa menaburkan kapur barus atau naftalena di sekitar rumah untuk mencegah ular masuk.

    2. Sulfur

    Sulfur adalah bahan ampuh untuk mengusir ular karena menyebabkan dua efek. Zat ini mengeluarkan bau yang tidak disukai ular dan dapat mengiritasi kulit mereka. Penghuni dapat menaruh sulfur di sekeliling rumah, tetapi jangan lupa untuk pakai sarung tangan.

    3. Bawang Putih dan Bawang Bombai

    Tanaman bawang putih dan bawang bombai di halaman rumah dapat mengusir ular. Keduanya mengandung asam sulfonat yang tidak disukai ular.

    Selain itu, penghuni juga dapat mencincang halus bawang putih dan bawang bombai, lalu campurkan dengan garam batu. Taburkan campuran tersebut di sekitar halaman untuk mencegah ular mendekati rumah.

    4. Jeruk Nipis

    Jeruk nipis efektif mengusir ular bila cairannya dicampur dengan cabai rawit atau minyak pepermin. Campurkan bahan-bahan tersebut ke dalam botol kaca, lalu tuang ke sekeliling halaman agar bebas ular.

    5. Cuka

    Cuka dapur adalah bahan yang efektif mengusir ular di area yang terdapat sumber air. Tuangkan cuka putih di sekitar tepi kolam untuk mengusir ular.

    Itulah beberapa bahan yang membantu mengusir ular dari halaman rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Ular Suka Masuk Rumah Habis Hujan-Banjir, Bagaimana Cara Cegahnya?


    Jakarta

    Kejadian ular masuk rumah kerap terdengar, terutama setelah hujan atau banjir. Ular memang kerap berpindah habitat saat musim hujan, setelah banjir, ataupun badai.

    Mereka sebenarnya mencari tempat berlindung yang hangat dan terdapat sumber makanan. Nah, rumah pun menjadi tempat alternatif bagi ular tersebut.

    Pemilik rumah patut waspada dengan kedatangan ular. Reptil ini bisa menggigit, mencekik, bahkan memakan penghuni rumah.


    Bagaimana cara mencegah ular masuk rumah usai hujan atau banjir? Simak penjelasannya berikut ini.

    Cara Cegah Ular Masuk Rumah Usai Hujan & Banjir

    Inilah beberapa tips untuk menghalau ular masuk rumah setelah hujan atau banjir, dikutip dari Critter Guard, Senin (7/7/2025).

    1. Tutup Retakan dan Lubang di Rumah

    Pastikan bangunan rumah tidak ada retakan atau lubang. Ular bisa masuk rumah melalui celah-celah pintu, teras kayu, lubang saluran air, hingga atap. Jika menemukan celah tersebut, segera tutup agar tidak menjadi akses buat ular masuk rumah.

    2. Tutup Pintu dan Jendela Rumah

    Ular dapat merayap masuk rumah melalui pintu dan jendela yang terbuka. Perhatikan bukaan tersebut agar tidak dimasuki ular. Kalau pintu atau jendela terbuka supaya udara masuk, sebaiknya membeli kasa sebagai penghalang ular.

    3. Rapikan Halaman Luar

    Ular suka bersembunyi di tumpukan kayu, puing-puing, dan dedaunan. Pemilik rumah perlu merapikan halaman luar dan memotong rumput agar ular tidak dapat bersembunyi dekat rumah.

    4. Pastikan Rumah Bebas Pengerat dan Serangga

    Kemudian, pastikan rumah bebas dari hama seperti tikus dan serangga, terutama setelah badai besar menerjang rumah. Pasalnya, tikus merupakan makanan ular.

    5. Pakai Produk Pengusir Ular

    Usir ular dari rumah menggunakan berbagai produk pencegah dan penghalang ular masuk rumah. Salah satunya ada yang berupa obat kimia yang bisa ditemukan di toko perkakas.

    Itulah beberapa tips mencegah ular masuk rumah usai hujan dan banjir melanda. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Tanaman yang Ampuh Mencegah Ular Masuk ke Taman Rumah


    Jakarta

    Ular merupakan salah satu hewan yang ditakuti banyak orang. Sebab, gigitan dan cairan bisanya dapat melukai hingga menyebabkan meninggal dunia.

    Sayangnya, di beberapa daerah ular kerap masuk ke dalam rumah. Tak ayal banyak warga yang panik hingga akhirnya menghubungi petugas Damkar untuk bisa mengeluarkan ular dari rumah.

    Sebagai bentuk pencegahan, ternyata kamu bisa menanam beberapa tanaman untuk mencegah ular masuk. Apa saja tanaman tersebut? Simak dalam artikel ini.


    Tanaman yang Ampuh Cegah Ular Masuk ke Taman Rumah

    Ada sejumlah tanaman yang disebut ampuh mencegah ular masuk ke rumah. Jadi tak hanya bikin hunian lebih asri, tapi juga melindungi penghuni rumah dari serangan ular.

    Dikutip dari Homes and Gardens, Kamis (17/7/2025), berikut tanaman yang bisa mencegah ular masuk ke rumah:

    1. Marigold

    Marigold dapat digunakan untuk mengusir serangga karena mengeluarkan aroma yang menyengat. Terutama marigold Prancis dan Amerika, keduanya mengeluarkan aroma pedas yang kuat sehingga dapat mengusir ular.

    Tanaman ini dapat tumbuh subur di bawah sinar matahari. Akar marigold yang kokoh juga dapat tumbuh agresif jika dirawat dengan tepat, sehingga dapat menyebar dan semakin mempersulit ruang gerak ular untuk masuk ke rumah.

    2. Rosemary

    Tanaman ini dapat membantu mengusir ular dari halaman rumah karena aromanya yang menyengat. Disarankan menanam rosemary dalam jumlah sedang atau di dalam pot. Sebab, daunnya yang lebat dikhawatirkan menjadi tempat persembunyian ular.

    “Rosemary memiliki daun-daun yang lebat yang dapat berfungsi sebagai tempat berlindung ular,” kata ahli pengendali hama Nicole Carpenter.

    3. Serai

    Serai tak hanya digunakan sebagai bumbu masak, tapi juga bisa dimanfaatkan untuk mengusir ular. Aroma segar dari serai justru tidak disukai ular karena dapat menyulitkan mereka untuk berburu makanan.

    Disarankan untuk tidak menanam terlalu banyak serai di perkarangan rumah. Sebab, bentuk tanamannya yang mirip semak-semak dikhawatirkan menjadi tempat bersembunyi ular.

    4. Lavender

    Sama seperti tanaman lainnya, lavender juga mengeluarkan aroma menyengat yang dibenci ular karena dapat mengganggu indra penciuman. Dengan begitu, lavender bisa menjadi “pagar alami” agar hewan melata tersebut tidak akan masuk ke rumah.

    Banyak orang yang menanam lavender ke dalam pot karena merupakan salah satu tanaman pot terbaik untuk penyerbuk. Meski begitu, kamu juga dapat menanamnya langsung di tanah.

    5. Lidah Mertua

    Lidah mertua atau juga disebut snake plant memiliki daun tinggi dan melengkung seperti pedang. Uniknya, bentuk daun tersebut justru tidak disukai oleh ular, entah karena merasa terancam atau ujung daunnya yang tajam.

    Tanaman ini dapat tumbuh subur di luar ruangan dan wilayah beriklim hangat. Kamu dapat menanam lidah mertua di tempat yang terang, tapi jangan persis di bawah sinar matahari langsung. Lalu, jangan menanam di tanah basah karena menyebabkan akarnya membusuk.

    6. Kaktus

    Tanaman yang satu ini memang tidak mengeluarkan bau tajam, tapi disebut ampuh mencegah ular masuk ke taman rumah. Duri kaktus yang tajam membuat ular merasa kesakitan saat melewatinya, sehingga akhirnya memilih untuk menghindar.

    Sebagai alternatif, kamu juga dapat memanfaatkan kaktus untuk melindungi tanaman lain di halaman rumah, khususnya tanaman yang dijadikan tempat persembunyian ular.

    7. Eucalyptus

    Eucalyptus mengeluarkan aroma kuat hampir sepanjang tahun. Dengan begitu, tanaman ini sangat cocok digunakan untuk mengusir serangga hingga hewan berbahaya seperti ular. Tanaman eucalyptus sangat cocok jika ditanam di halaman sempit.

    8. Daffodil

    Sebenarnya, daffodil tidak secara langsung dapat mencegah ular masuk ke pekarangan. Namun, tanaman ini justru lebih ampuh mengusir tikus yang jadi makanan ular. Dengan semakin sedikit sumber makanannya, maka ular tidak akan kembali ke halaman rumah.

    Itulah delapan tanaman yang ampuh mencegah ular masuk ke tanaman rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab dan Cara Cegah Ular Masuk Lingkungan Rumah, Termasuk Ular Weling


    Jakarta

    Ular merupakan salah satu hewan yang kerap membahayakan bagi manusia. Kehadiran ular dapat mengancam nyawa karena hewan ini bisa menggigit dan mengeluarkan bisa.

    Ada beberapa jenis ular berbisa seperti ular kobra atau weling. Bisa dari ular tersebut mengandung venom atau racun yang jika masuk ke dalam tubuh manusia bisa berujung kematian.

    Jika ada ular masuk ke lingkungan rumah, cara membasminya adalah bukan dengan dibunuh. Sebab, ada beberapa jenis ular seperti weling yang justru akan menyerang saat terancam. Ular ini dapat mengeluarkan bisa yang berpotensi 70% menyebabkan kematian bagi korbannya.


    Mengutip laman National Library of Medicine (NCBI), bisa ular weling mengandung neurotoksin yang sangat kuat. Bisa milik ular weling juga diketahui bisa menyebabkan rhabdomyolysis dan gangguan kardiovaskular seperti hipertensi dan syok.

    Pada umumnya, ular berbisa sering ditemui di tengah hutan atau kebun. Namun, dalam sejumlah kasus ular berbisa juga muncul di permukiman penduduk, terutama di tempat yang tidak disangka-sangka.

    Lantas, bagaimana cara mengatasi ular yang masuk ke lingkungan rumah jika tidak dengan membunuhnya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Penyebab Ular Masuk ke Lingkungan Rumah

    Kemunculan ular di perumahan penduduk bisa jadi karena terdapat tempat yang mendukung bagi ular untuk datang. Dikutip dari Herping Thailand, berikut sejumlah penyebabnya:

    1. Menemukan Sumber Makanan

    Ular biasanya memakan hewan seperti serangga, kodok, tikus, dan hewan pengerat. Jika hewan-hewan tersebut ada di lingkungan rumah kamu, maka tak heran ular akan masuk untuk mendapatkan makanannya.

    Untuk itu, singkirkan sumber makanan ular dengan cara membasminya. Jika sudah disingkirkan maka ular tak datang lagi karena ia tidak menemukan sumber makanan.

    2. Cocok Untuk Berkembang Biak

    Alasan kenapa ular sering datang ke rumah kamu mungkin karena tempat tersebut cocok baginya untuk berlindung dan berkembang biak. Sebab, ular menyukai tempat yang lembap, terutama saat ingin berganti kulit. Disarankan agar halaman rumah selalu dalam kondisi bersih terutama bagian rumput.

    3. Terdapat Sumber Air

    Jika terdapat sumber air di rumah yang cukup banyak, hal itu bisa membuat ular akan selalu datang ke rumah. Meskipun hewan berbisa ini tak mengonsumsi banyak air, tetapi dalam beberapa kasus ular bisa datang karena ingin minum air.

    Cara Mencegah Ular Masuk ke Rumah

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah ular masuk ke dalam rumah. Mengutip catatan detikProperti, berikut langkah-langkahnya:

    1. Rawat Halaman dalam Kondisi Bersih

    Ular termasuk hewan yang suka tinggal di lingkungan lembap. Maka dari itu, kamu harus mencegah area-area lembap di sekitar rumah, seperti memangkas rumput yang panjang di jalaman, menyingkirikan batu, batang kayu, dan puing sisa bangunan.

    Keempat hal tersebut apabila berserakan di sekitar rumah justru dapat dimanfaatkan oleh ular sebagai tempat tinggalnya.

    2. Rajin Membuang Sampah

    Sampah merupakan sumber makanan bagi hewan pengerat seperti tikus, hal itu juga menjadi ‘harta karun’ bagi ular karena mendapatkan sumber makanan. Jadi, agar ular tidak muncul di halaman rumah sebaiknya kamu rajin membuang sampah sehingga tidak ada tikus-tikus yang datang.

    3. Buat Semacam Rumah Panggung

    Membuat rumah panggung disebut efektif mencegah ular masuk ke rumah. Sebab, rumah yang tidak menempel di tanah dapat menyulitkan ular untuk masuk.

    Celah antara rumah dan tanah tidak perlu terlalu tinggi, cukup sekitar 30-50 cm saja. Namun, jika kondisi rumah tidak memungkinkan untuk ditinggikan maka bisa dengan cara sebelumnya, yakni rajin membersihkan halaman.

    4. Membuat Jalur Khusus

    Jika kamu tinggal di rumah yang punya halaman luas, sebaiknya buat jalur setapak khusus untuk berjalan. Langkah ini untuk menghindari kaki diserang oleh ular secara mendadak. Selain itu, hadirnya jalur ini juga mempermudah penghuni rumah saat berjalan kaki di halaman.

    Menutup lubang jadi salah satu cara berikutnya untuk mencegah ular masuk ke rumah. Tidak hanya lubang yang berada di tanah, tapi juga lubang atau celah di dinding, atap, kloset, dan saluran air. Sebab, ular akan berusaha mencari tempat persembunyian dengan menyelinap masuk di antara lubang-lubang atau celah.

    6. Buat Pagar Beton

    Cara yang terakhir adalah dengan membuat pagar beton. Sebab, ular akan kesulitan untuk menerobos pagar beton dan akhirnya memilih untuk putar balik. Langkah ini bisa diterapkan untuk rumah yang memang sering ditemui ular atau yang berada di dekat kebun.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ular Sering Muncul di Rumah? Coba Taburkan Bahan Dapur Ini, Auto Kabur!


    Jakarta

    Ular merupakan salah satu hewan berbisa yang apabila merasa terancam dapat menyerang. Ular memiliki bisa yang dapat menyebabkan pembengkakan, pendarahan, merusak jaringan, saraf, dan organ sehingga cukup berbahaya.

    Hewan melata ini bisa ditemui di mana saja, tidak harus di hutan. Ular menyukai tempat yang gelap dan tenang. Ia bisa muncul dari semak-semak hingga area perairan. Rumah yang sering kebanjiran harus waspada karena bisa saja ular terseret arus air dari sungai yang meluap.

    Untuk mencegah ular masuk ke rumah di luar kondisi banjir, sebenarnya ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Dilansir Northwest Exterminating, berikut beberapa bahan yang tidak disukai ular dan bisa dijadikan penghalang mereka datang.


    1. Bawang Putih dan Bawang Bombai

    Tanaman bawang-bawangan terkenal memiliki efek ketika diiris karena terdapat senyawa sulfur yang terlepas ketika diiris. Selain itu, ada lho kandungan bawang yang tidak disukai oleh ular yakni asam sulfonate. Senyawa ini dapat menghasilkan mengaktifkan allicin yang berfungsi menguarkan aroma khas pada bawang putih.

    Cara memasang perangkapnya dengan mencincang halus bawah putih atau bawang bombai, lalu campurkan dengan garam batu. Taburkan campuran tersebut di sekitar halaman untuk mencegah ular mendekati rumah.

    2. Cuka

    Bahan selanjutnya yang efektif mengusir ular adalah cuka dapur. Cairan ini bisa dituang ke sekitar kolam agar ular tidak berani naik ke permukaan.

    3. Jeruk Nipis

    Campuran jeruk nipis, cabai rawit, dan minyak papermint ternyata bisa membuat ular kabur. Campuran ketiga bahan ini harus dimasukkan ke dalam botol kaca dan disemprotkan ke halaman atau lubang yang bisa menjadi akses ular masuk.

    4. Kapur Barus

    Kapur barus atau kamper merupakan benda yang biasa diletakkan di kamar mandi. Bentuknya kecil dan keras. Bentuk dan warnanya beragam dan mengeluarkan aroma yang sedap.

    Namun, aroma ini tidak disukai oleh ular. Di dalam kapur barus terdapat senyawa naftalena yang dapat membuat ular iritasi.

    5. Sulfur

    Bahan terakhir yang bisa dipakai adalah sulfur. Bahan ini dapat menyebabkan dua efek, yakni bau tak sedap dan iritasi pada kulit ular. Penghuni dapat menaruh sulfur di sekeliling rumah. Jangan lupa ketika meletakkannya memakai sarung tangan yang aman. Selain itu, jauhkan dari hewan peliharaan dan anak-anak.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Takut Ular Masuk ke Rumah? Coba Bikin Penghalang Pakai 6 Tanaman Ini


    Jakarta

    Ular merupakan hewan berbisa yang bisa mengancam nyawa. Meskipun tidak semua ular beracun, beberapa yang ditemukan memiliki racun yang dapat membekukan darah dan memecah pembuluh darah.

    Hewan melata satu ini suka hidup di tempat yang tersembunyi, seperti semak, perkebunan, atau sawah. Rumah-rumah di perkotaan biasanya jarang ditemukan ular, tetapi jika kawasan tersebut banjir, bisa saja mereka menemukan ular yang terbawa air dari sungai atau selokan terdekat.

    Ada banyak cara untuk mengusir ular, beberapa di antaranya adalah dengan menghubungi damkar yang lebih berpengalaman. Selain itu ada pula cara yang lebih mudah, yakni dengan memakai tanaman. Dilansir Homes and Gardens beberapa tanaman ada yang ampuh untuk mencegah ular mendekat ke rumah. Tanaman tersebut cukup ditanam di pekarangan atau area yang pernah terlihat ular.


    Tanaman yang Ampuh Cegah Ular Masuk ke Taman Rumah

    1. Rosemary

    Ilustrasi tanaman herbal RosemaryIlustrasi tanaman herbal Rosemary Foto: Getty Images/Sima_ha

    Tanaman rosemary biasa digunakan sebagai bahan baku pembuatan oil pengharum ruangan. Ternyata daunnya yang lebat ampuh untuk mencegah ular mendekat ke rumah. Tanaman ini dapat menakuti ular apabila jumlahnya cukup banyak.

    2. Serai

    Tips memasak dengan seraiTips memasak dengan serai Foto: Getty Images/iStockphoto

    Tanaman satu ini mudah untuk ditanam di rumah dan bisa digunakan untuk bahan dapur. Serai memiliki aroma yang tidak disukai ular karena dapat menyulitkan mereka untuk berburu makanan. Untuk serai tidak perlu ditanam terlalu banyak karena daunnya bisa dimanfaatkan oleh ular sebagai tempat persembunyian.

    3. Lidah Mertua

    Snake plant, Dracaena trifasciata, Devil Tongue (Sansevieria trifasciata) in clay pot on white pattern wall background, wooden table. Small evergreen houseplant for modern home decor interior designSnake plant, Dracaena trifasciata, Devil Tongue (Sansevieria trifasciata) in clay pot on white pattern wall background, wooden table. Small evergreen houseplant for modern home decor interior design Foto: Getty Images/M.photostock

    Lidah mertua memiliki kelebihan, yakni dapat menyaring udara kotor dan kelembapan. Ternyata ada kelebihan lain dari tanaman yang disebut dengan snake plant ini yakni bentuk daunnya yang seperti pedang dan tajam sangat dibenci oleh ular. Tanaman satu ini tidak apa-apa jika ingin ditanam banyak di pekarangan.

    Tanaman ini dapat tumbuh subur di luar ruangan dan wilayah beriklim hangat. Kamu dapat menanam lidah mertua di tempat yang terang, tapi jangan persis di bawah sinar matahari langsung. Lalu, jangan menanam di tanah basah karena menyebabkan akarnya membusuk.

    4. Kaktus

    Stylish room interior with beautiful potted cactiStylish room interior with beautiful potted cacti Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

    Tanaman yang satu ini memang tidak mengeluarkan bau tajam, tapi disebut ampuh mencegah ular masuk ke taman rumah. Duri kaktus yang tajam membuat ular merasa kesakitan saat melewatinya, sehingga akhirnya memilih untuk menghindar.

    Sebagai alternatif, kamu juga dapat memanfaatkan kaktus untuk melindungi tanaman lain di halaman rumah, khususnya tanaman yang dijadikan tempat persembunyian ular.

    5. Lavender

    Bunga lavender.Bunga lavender. Foto: iStock/John Gonzales Buenaposada

    Lavender sama dengan rosemary sering dimanfaatkan sebagai pengharum ruangan. Aroma lavender cukup khas bahkan nyamuk saja kabur. Ternyata hewan melata seperti ular juga tidak menyukainya karena dapat mengganggu penciuman mereka saat mencari makan.

    Banyak orang yang menanam lavender ke dalam pot, tetapi menanamnya langsung di tanah juga tidak masalah.

    6. Eucalyptus

    Mottlecah (Eucalyptus macrocarpa)Mottlecah (Eucalyptus macrocarpa) Foto: (Tourism Western Australia)

    Eucalyptus mengeluarkan aroma kuat hampir sepanjang tahun. Dengan begitu, tanaman ini sangat cocok digunakan untuk mengusir serangga hingga hewan berbahaya seperti ular. Tanaman eucalyptus sangat cocok jika ditanam di halaman sempit.

    Itulah delapan tanaman yang ampuh mencegah ular masuk ke tanaman rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com