Tag Archives: upgrade

Ini 3 Cara Tarik Tunai di DANA, Bisa Lewat BCA-Minimarket

Jakarta

DANA merupakan salah satu aplikasi dompet digital (e-wallet) yang populer di Indonesia. Lewat DANA, kamu bisa membeli pulsa, membayar tagihan listrik, hingga membayar tiket film di bioskop.

Salah satu fitur lain yang dimiliki DANA adalah tarik tunai. Jadi, saldo yang tersimpan di DANA bisa dicairkan dalam bentuk uang.

Namun, pastikan akun DANA detikers sudah di upgrade ke premium agar bisa menggunakan fitur tarik tunai DANA. Cara upgradenya juga mudah, cukup siapkan KTP dan lakukan proses verifikasi data.


Kalau sudah upgrade ke DANA Premium, kini detikers sudah bisa mengambil uang lewat tarik tunai DANA. Bagaimana caranya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

Cara Tarik Tunai di DANA

Dilansir situs resminya, saat ini ada tiga cara tarik tunai di DANA, yakni melalui BCA, Alfamart, dan Pegadaian. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

1. Tarik Tunai DANA via BCA

  • Buka aplikasi DANA di smartphone
  • Di menu utama, ketuk ‘View All’
  • Kemudian pilih menu ‘Withdraw Cash’
  • Setelah itu pilih opsi ‘BCA’ karena ingin tarik tunai via BCA
  • Pilih jumlah uang yang ingin diambil. Sebagai catatan, tarik tunai DANA lewat BCA akan dikenakan biaya tambahan sesuai nominal
  • Jika sudah benar, ketuk ‘Confirm’
  • Masukkan PIN DANA kamu
  • Setelah itu akan muncul nomor akun dan kode transaksi untuk di ATM BCA. Jaga kerahasiaan kode agar tidak diketahui orang lain
  • Datang ke ATM BCA terdekat
  • Di layar ATM, pilih menu ‘Transaksi Tanpa Kartu’
  • Masukkan nomor akun dan kode transaksi yang tertera di aplikasi DANA
  • Tunggu beberapa saat sampai proses transaksi selesai dan uang keluar dari ATM.

Mengutip laman Pusat Bantuan DANA, untuk saat ini fitur tarik tunai DANA hanya dapat dilakukan melalui ATM BCA saja. Jadi, tidak bisa dilakukan lewat ATM lainnya.

2. Tarik Tunai DANA lewat Alfamart

  • Buka aplikasi DANA di smartphone
  • Di menu utama, ketuk ‘View All’
  • Kemudian pilih menu ‘Withdraw Cash’
  • Setelah itu pilih opsi ‘Alfamart’ karena ingin tarik tunai DANA di Alfamart
  • Kemudian ketuk ‘Withdraw Cash’
  • Di layar HP, ketuk ‘Show Token Code’
  • Masukkan PIN DANA kamu
  • Datang ke Alfamart terdekat dan sampaikan ke kasir jika ingin tarik tunai DANA
  • Berikan nomor telepon dan nomor token DANA ke kasir. Jika nomor token sudah kadaluarsa, ketuk lagi ‘Show Token Code’
  • Selesai, tarik tunai DANA lewat Alfamart telah berhasil.

Sebagai catatan, pengguna DANA bisa kirim uang secara gratis sebanyak tiga kali per bulan. Kemudian ada juga maksimal jumlah uang yang dapat ditarik tunai.

3. Tarik Tunai DANA lewat Pegadaian

  • Buka aplikasi DANA di smartphone
  • Di menu utama, ketuk ‘View All’
  • Kemudian pilih menu ‘Withdraw Cash’
  • Setelah itu pilih opsi ‘Pegadaian’ karena ingin tarik tunai DANA di Pegadaian
  • Kemudian ketuk ‘Withdraw Cash’
  • Di layar HP, ketuk ‘Show Token Code’
  • Masukkan PIN DANA kamu
  • Datang ke kantor Pegadaian terdekat dan sampaikan ke petugas jika ingin tarik tunai DANA
  • Berikan nomor telepon dan nomor token DANA ke petugas. Jika nomor token sudah kadaluarsa, ketuk lagi ‘Show Token Code’
  • Selesai, tarik tunai DANA lewat Pegadaian telah berhasil.

Sama seperti sebelumnya, pengguna DANA bisa kirim uang secara gratis sebanyak tiga kali per bulan. Lalu ada juga maksimal jumlah uang yang bisa ditarik tunai.

Cara Upgrade Dana Premium

Ingin menggunakan fitur tarik tunai DANA? Jika iya, maka detikers harus upgrade ke DANA Premium. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

  • Buka aplikasi DANA di smartphone
  • Di halaman utama, ketuk menu ‘Saya’ yang ada di pojok kanan bawah layar
  • Kemudian ketuk ‘Verifikasi Akun’
  • Siapkan KTP asli untuk verifikasi
  • Ambil foto KTP secara jelas dan benar agar proses verifikasi berjalan lancar
  • Jika sudah, tahap selanjutnya adalah verifikasi wajah dengan mengarahkan wajah ke kamera
  • Setelah berhasil, masukkan NIK KTP dan NIK KK
  • Jika sudah benar, ketuk ‘Kirim’
  • Selesai. Kini detikers tinggal menunggu proses verifikasi data selama maksimal 2 (dua) hari kerja.

Itu dia tiga cara tarik tunai DANA dengan mudah dan cepat. Semoga dapat membantu detikers.

(ilf/fds)



Sumber : finance.detik.com

7 Tips Mengatasi Masalah AC yang Tidak Dingin



Jakarta

AC (Air Conditioner) sudah menjadi bagian penting dari kehidupan, terutama di negara tropis seperti Indonesia. Saat cuaca panas terik, satu-satunya harapan adalah AC yang berfungsi dengan baik.

Namun, terkadang Anda bisa menghadapi masalah AC yang tidak dingin. Nah, berikut adalah 7 tips yang bisa Anda coba untuk mengatasi masalah AC yang tidak dingin.

1. Periksa Suhu Termostat


Salah satu penyebab paling umum AC tidak dingin adalah pengaturan suhu yang salah pada termostat. Kadang-kadang, Anda mungkin tidak sengaja mengatur suhu terlalu tinggi. Coba periksa dan pastikan termostat Anda diatur ke suhu yang lebih rendah.

Misalnya, untuk membuat ruangan Anda terasa lebih dingin, aturlah suhu di bawah 24 derajat Celcius. Apabila termostat berfungsi dengan baik, maka AC akan mulai menurunkan suhu ruangan. Ini merupakan langkah dasar yang mudah, namun seringkali diabaikan.

2. Cek Filter Udara

Filter udara yang kotor bisa menjadi penyebab utama AC Anda tidak bisa mendinginkan udara. Ketika filter kotor, aliran udara akan terhambat, membuat AC bekerja lebih keras untuk mencapai suhu yang diinginkan. Anda bisa merasakannya; kadang AC hanya mengeluarkan udara hangat.

Untuk mengatasi ini, coba periksa filter udara. Jika kotor, segera bersihkan atau ganti dengan yang baru. Disarankan untuk memeriksa filter setiap satu hingga dua bulan sekali, terutama saat musim panas.

3. Pastikan Unit Eksternal Bersih

Unit AC yang terletak di luar ruangan juga harus mendapatkan perhatian. Kotoran, debu, dan dedaunan yang menempel pada unit bisa menghambat pendinginan. Pastikan untuk membersihkan area sekitar unit eksternal dan menghilangkan semua rintangan.

Saat membersihkan, hati-hati jangan sampai merusak bagian-bagian sensitif. Jika Anda merasa kurang nyaman untuk melakukannya sendiri, menghubungi teknisi mungkin merupakan pilihan yang tepat.

4. Cek Refrigeran

Kekurangan refrigeran dapat menyebabkan AC Anda tidak beroperasi secara optimal. Refrigeran adalah bahan yang digunakan untuk menurunkan suhu udara. Apabila terjadi kebocoran atau kadar refrigeran terlalu rendah, AC tidak akan memberikan pendinginan yang efektif.

Jika Anda mencurigai adanya masalah ini, sebaiknya hubungi teknisi berlisensi untuk memeriksa dan mengisi ulang refrigeran Anda. Mengisi refrigeran bisa menjadi proses yang rumit, dan Anda tidak ingin merusak sistem AC.

5. Periksa Saluran Pembuangan

Saluran pembuangan AC yang tersumbat bisa menyebabkan masalah pendinginan. Ketika saluran pembuangan tersumbat, air tidak dapat mengalir dengan baik, yang dapat menyebabkan AC tidak berfungsi optimal. Anda mungkin juga melihat tanda-tanda kebocoran air di sekitar AC Anda.

Pastikan untuk memeriksa saluran pembuangan dan membersihkannya jika diperlukan. Anda bisa memanfaatkan perangkat pembersih saluran yang ada di pasaran atau menghubungi seorang teknisi untuk melakukan pembersihan secara tepat.

6. Cek Pengaturan Mode AC

Beberapa AC memiliki beberapa mode, seperti mode pendingin, dehumidifikasi, dan sirkulasi udara. Pastikan Anda memilih mode yang tepat. Misalnya, jika Anda ingin ruangan dingin, pastikan Anda berada di mode pendingin.

Apabila Anda merasa ragu, silakan merujuk pada buku panduan pengguna AC Anda untuk mengetahui fungsi dan mode yang ada. Mode yang salah bisa membuat Anda merasa AC tidak berfungsi dengan baik, padahal sebenarnya hanya pengaturannya yang salah.

7. Pertimbangkan Upgrade AC Anda

Jika AC Anda sudah berusia tua dan sering bermasalah, mungkin sudah saatnya untuk mempertimbangkan upgrade. Teknologi AC terus berkembang, dan model-model baru lebih efisien dan hemat energi. Selain itu, jika Anda berencana membeli AC baru, pastikan untuk memeriksa harga AC yang sesuai dengan anggaran Anda.

Salah satu merek yang bisa Anda pertimbangkan adalah Daikin. AC Daikin dikenal dengan kualitas dan efisiensi energinya. Meskipun harga AC Daikin mungkin lebih tinggi dibandingkan merek lain, namun banyak pengguna merasa puas dengan kinerja dan daya tahan produk ini.

Dengan mengikuti tips di atas, Anda dapat mengatasi masalah AC yang tidak dingin dengan lebih mudah. Ingatlah untuk selalu melakukan perawatan rutin agar AC Anda tetap dalam kondisi optimal. Jangan ragu untuk menghubungi teknisi jika Anda tidak dapat menemukan penyebab masalahnya. Selamat mencoba, semoga AC Anda kembali dingin!

(Content Promotion/HargaAC)



Sumber : www.detik.com

Mau Beli Rumah? Perhatikan 5 Hal Ini Biar Betah Tinggal Selamanya


Jakarta

Membeli rumah bukan perkara mudah. Calon pembeli harus bisa memilih rumah yang nyaman dan dapat memenuhi kebutuhan penghuninya.

Bentuk rumah dapat mencerminkan preferensi dan gaya hidup penghuninya. Oleh karena itu, pencari rumah perlu menilai rumah dari penampilan ataupun komponennya.

Lalu, bagaimana cara memilih rumah? Simak tipsnya berikut ini.


Cara Pilih Rumah yang Nyaman

Inilah cara menentukan rumah yang nyaman dan sesuai kebutuhan calon penghuni, dikutip dari The Spruce.

1. Fasad Rumah

Desain rumah, terutama bagian depan atau fasad mencerminkan kepribadian pemiliknya. Pilihlah rumah dengan desain eksterior yang disukai dan sesuai selera penghuni.

Lalu, perhatikan kondisi terasnya apakah dalam keadaannya baik atau tidak. Pertimbangkan seberapa banyak pemeliharaan pekarangan yang harus dilakukan nantinya.

2. Ukuran Rumah

Tentukan ukuran dan layout rumah yang dibutuhkan sebelum mencari rumah. Dengan begitu, pencari rumah tidak akan cepat tergiur dengan rumah besar ataupun fitur unik misalnya kolam renang.

Jika ada ruangan berlebih, pemilik bisa digunakan untuk memenuhi gaya hidup keluarga. Namun, ruang berlebih juga berarti ada lebih banyak tagihan listrik dan furniture yang perlu dibayar.

3. Kamar

Salah satu kriteria saat memilih rumah adalah jumlah kamar tidur dan kamar mandi. Jangan sampai tertarik dengan rumah yang tidak memiliki kamar yang cukup buat kebutuhan penghuninya.

Pikirkan siapa saja yang akan tinggal di rumah tersebut sekarang dan di masa depan. Tentukan berapa kamar yang dibutuhkan, apalagi kalau akan ada anak-anak atau kerabat yang menginap.

4. Dapur

Jika ada anggota keluarga yang senang menggunakan dapur, pastikan memilih rumah dengan desain dapur yang cocok. Renovasi dapur cukup memakan waktu dan biaya sehingga sebaiknya memilih rumah dengan dapur siap pakai. Lalu, rumah dengan dapur yang hanya butuh sedikit upgrade tetap layak dipertimbangkan.

5. Jendela

Kemudian, periksa pencahayaan alami dan pemandangan dari jendela. Pastikan penghuni mendapat pencahayaan yang cukup dan pemandangan yang cocok, apalagi kalau ada ruangan yang membutuhkan banyak cahaya di siang hari. Tentukan kalau menginginkan pemandangan rumah tetangga atau menyalakan lampu di siang hari.

Itulah beberapa pertimbangan saat memilih rumah agar nyaman dan memenuhi kebutuhan. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Renovasi Rumah Bisa Gagal Total Kalau Salah Urutan, Ini Panduan Lengkapnya!



Jakarta

Renovasi rumah secara menyeluruh memang proyek besar yang melelahkan, tetapi hasil akhirnya bisa benar-benar mengubah wajah hunian. Keberhasilan renovasi dalam skala besar sangat bergantung pada perencanaan yang matang dan jelas. Dengan urutan kerja yang tepat, proses renovasi bisa jauh lebih rapi, efisien, dan minim terjadi masalah di tengah jalan.

Karena itu, memahami langkah yang logis sebelum mulai membongkar rumah adalah kunci agar proyek berjalan lancar sampai selesai. Sebelum merenovasi rumah secara keseluruhan, penting untuk melakukan evaluasi dengan mencari tahu kerusakan tersembunyi, serta bagian apa saja yang perlu disempurnakan.

Dilansir dari situs Remodeling Magazine, Rabu (19/11/2025), berikut beberapa panduan logis dan lengkap untuk renovasi rumah.


Evaluasi Kondisi Rumah Saat Ini

Langkah pertama dalam renovasi rumah secara menyeluruh adalah dengan melakukan identifikasi terhadap kondisi rumah. Memeriksa aspek struktural seperti dinding, atap, lantai, dan juga sistem utilitas seperti pipa dan kelistrikan juga penting dilakukan agar tidak melewatkan masalah yang tersembunyi.

Mempekerjakan seorang inspektur profesional juga bisa sangat membantu. Mereka dapat mengidentifikasi kerusakan ataupun potensi masalah yang tidak terlihat oleh mata awam.

Menetapkan Tujuan Renovasi

Setelah evaluasi dilakukan, merumuskan tujuan renovasi dengan jelas juga penting. Dalam tahap ini penting untuk menetapkan prioritas seperti fokus renovasi apakah pada kenyamanan, efisiensi energi, ataupun peningkatan nilai jual rumah.

Menyusun Anggaran Realistis

Renovasi besar hampir selalu menghadapi biaya tak terduga. Oleh karena itu penting juga untuk membuat rancangan anggaran dan menyiapkan dana darurat untuk persiapan dan antisipasi. Remodeling Magazine dalam artikelnya juga menganjurkan untuk memecah anggaran ke dalam kategori seperti pekerjaan struktural, pembaruan sistem (listrik dan pipa), finishing interior, serta izin dan biaya profesional.

Membuat Daftar Periksa Renovasi

Daftar periksa sangat penting agar proses renovasi berjalan terstruktur dan efisien. Remodeling Magazine memberikan urutan logis dalam checklist-nya, mulai dari inspekstruktur dan perbaikan struktural, kemudian instalasi sistem, hingga finishing interior.

Contoh urutan sebagai berikut, perbaikan struktur, upgrade listrik dan pipa, penggantian HVAC (sistem pemanas, ventilasi, dan pendingin udara), insulasi dan jendela, framing & drywall, pengecatan dan lantai, kabinet dan perlengkapan, bersih-bersih & dekorasi.

Memilih Jasa Profesional yang Tepat

Renovasi besar biasanya memerlukan tenaga profesional seperti arsitek, kontraktor, tukang listrik, dan sebagainya. Beberapa kriteria penting dalam memilih kontraktor yaitu dengan memastikan mereka memiliki lisensi, asuransi, referensi dari klien sebelumnya, serta portofolio yang sesuai dengan visi. Setelah itu, membuat kontrak yang jelas dengan mencakup jadwal pekerjaan, pembayaran, cakupan pekerjaan, dan mekanisme penyelesaian masalah jika ada perubahan.

Mengurus Izin Bangunan

Sebelum pekerjaan renovasi dimulai, sangat disarankan untuk mendapatkan semua izin dan persetujuan lokal yang diperlukan. Izin bukan hanya soal legalitas, tetapi juga keamanan proyek dan kepatuhan terhadap standar bangunan. Jangan abaikan regulasi lokal, meskipun beberapa pekerjaan tampak ringan, izin tetap bisa diperlukan untuk plumbing, listrik, atau struktur bangunan.

Persiapan Rumah untuk Renovasi

Sebelum renovasi dimulai, penting untuk menyiapkan rumah dan anggota keluarga terhadap gangguan. Hal ini bisa dengan menyingkirkan barang-barang berharga dan mudah rapuh, melindungi lantai dan perabot dengan penutup, bahkan mempertimbangkan untuk tinggal sementara di tempat lain jika renovasi sangat besar.

Memberi tahu tetangga juga bisa membantu mengurangi stres, misalnya dari segi gangguan suara dan parkir kontraktor.

Tahap pembongkaran dan Struktur

Setelah persiapan selesai, pekerjaan fisik dimulai dengan pembongkaran. Tahap ini merupakan fase awal yang berantakan dan berisik, tetapi sangat krusial.
Setelah pembongkaran, pengerjaan struktur seperti framing, perbaikan fondasi, dan pembaruan atap dilakukan untuk membangun fondasi renovasi yang stabil.

Instalasi dan Pengerjaan

Pada tahap ini, sistem utama rumah seperti pipa, listrik, dan HVAC diperbarui untuk memastikan semuanya aman dan efisien. Setelah itu, biasanya dilakukan inspeksi resmi untuk memastikan instalasi sudah sesuai standar sebelum masuk ke tahap finishing.

Jika sistem sudah beres, pekerjaan dilanjutkan dengan pemasangan insulasi, penggantian jendela, serta mulai masuk ke finishing interior seperti drywall, pengecatan, lantai, dan kabinet. Tahap ini membuat rumah mulai terlihat bentuk akhirnya, sehingga pemilihan material dan gaya yang tepat menjadi sangat penting.

Dekorasi dan Pasca Renovasi

Setelah renovasi selesai, tahap terakhir adalah memperkuat karakter ruang melalui dekorasi. Penggunaan pencahayaan berlapis dapat diterapkan untuk menghadirkan suasana yang dinamis. Tambahkan juga furniture, karpet, tanaman, dan karya seni agar ruangan terasa lebih hidup, personal, dan nyaman dihuni.
Langkah berikutnya adalah memastikan kualitas pekerjaan lewat inspeksi akhir bersama kontraktor. Cek fungsi semua sistem, kerapian finishing, dan pastikan seluruh izin telah ditutup sebelum pembayaran akhir. Penting juga untuk membuat jadwal pemeliharaan jangka panjang untuk atap, saluran air, HVAC, dan permukaan interior agar hasil renovasi tetap awet dan bebas masalah besar di kemudian hari.

(das/das)



Sumber : www.detik.com