Tag Archives: us

Harga Bitcoin Kembali Cetak Rekor!


Jakarta

Harga Bitcoin (BTC) kembali mencetak rekor tertinggi mencapai US$ 91.589 atau Rp 1,449 miliar (kurs Rp 15.830), Sabtu (16/11). Rekor sebelumnya harga Bitcoin mencapai US$ 89.000.

Menurut data dari Coin Market Cap, kapitalisasi pasar kripto global saat ini melonjak 4,22% dalam 24 jam terakhir, mencapai US$ 3,03 triliun. Reli ini tidak hanya mendorong Bitcoin, tetapi juga berimbas pada beberapa aset kripto lainnya, seperti Ethereum (ETH) yang naik 1,63% menjadi US$ 3.106.

Beberapa aset kripto yang mengalami kenaikan di antaranya altcoin populer, seperti XRP yang mengalami kenaikan sebesar 9,53% ke harga US$0,887, Cardano (ADA) naik 23,84% ke US$ 0,7276, dan Solana (SOL) naik 5,26% ke US$ 219,41.


Meme coin juga mengalami kenaikan, Dogecoin (DOGE) melonjak 3,93% menjadi US$0,38 dengan kapitalisasi pasar US$ 62,1 miliar.

Terakhir, harga Bitcoin (BTC) kembali mencetak rekor tertinggi mencapai nilai US$ 89.000 atau sekitar Rp 1,4 miliar (kurs Rp 15.907) per koin pada, 12 November 2024. Tren tren positif terjadi sepekan pasca kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden AS 2024.

(ada/ara)



Sumber : finance.detik.com

Harga Bitcoin Cetak Rekor Lagi, Begini Pergerakannya


Jakarta

Harga Bitcoin (BTC) kembali mencetak rekor tertinggi. Kenaikan mencapai rekor tertinggi telah terjadi beberapa kali dalam dua minggu terakhir.

Menurut data dari Coin Market Cap, Sabtu (16/11) harga Bitcoin mencapai US$ 91.589 atau Rp 1,449 miliar (kurs Rp 15.830). Rekor sebelumnya harga Bitcoin mencapai US$ 89.000.

Kapitalisasi pasar kripto global saat ini melonjak 4,22% dalam 24 jam terakhir, mencapai US$ 3,03 triliun. Reli ini tidak hanya mendorong Bitcoin, tetapi juga berimbas pada beberapa aset kripto lainnya, seperti Ethereum (ETH) yang naik 1,63% menjadi US$ 3.106.


Beberapa aset kripto yang mengalami kenaikan di antaranya altcoin populer, seperti XRP yang mengalami kenaikan sebesar 9,53% ke harga US$0,887, Cardano (ADA) naik 23,84% ke US$ 0,7276, dan Solana (SOL) naik 5,26% ke US$ 219,41.

Meme coin juga mengalami kenaikan, Dogecoin (DOGE) melonjak 3,93% menjadi US$0,38 dengan kapitalisasi pasar US$ 62,1 miliar.

Harga Bitcoin melonjak ke level tertinggi sepanjang sejarah atau all time high (ATH) sejak pemilu di Amerika Serikat (AS) yang sedang berlangsung pada bulan lalu. Hal itu jadi faktor utama dalam lonjakan harga Bitcoin.

Harga Bitcoin sempat tercatat berada di US$ 75.100 atau sekitar Rp 1,18 miliar (kurs Rp 15.800).

Kemudian, harga Bitcoin menyentuh level US$ 80.000 atau Rp 1,25 miliar (kurs Rp 15.619) untuk pertama kalinya setelah Donald Trump mengalahkan Kamala Harris dalam pemilihan presiden (Pilpres) Amerika Serikat (AS).

Harga Bitcoin melonjak ke rekor tertinggi karena dukungan Donald Trump terhadap aset digital dan kemungkinan adanya anggota parlemen pro-kripto di Kongres.

Lalu, halarga Bitcoin (BTC) kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa atau all-time high (ATH) mencapai nilai US$89.000 atau sekitar Rp 1,4 miliar (kurs Rp 15.907) per koin pada kemarin, 12 November 2024. Tren tren positif terjadi sepekan pasca kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden AS 2024.

Menurut data dari CoinGecko, kapitalisasi pasar kripto global saat ini melonjak sebesar 6,9% dalam 24 jam terakhir, mencapai US$ 3,1 triliun. Reli ini tidak hanya mendorong Bitcoin, tetapi juga berimbas pada beberapa aset kripto lainnya, seperti Ethereum (ETH) yang naik 7,4% menjadi US$ 3.397.

(ada/ara)



Sumber : finance.detik.com

Harga Bitcoin Kembali Melejit, Pecah Rekor Lagi!


Jakarta

Sejak terpilihnya Donald Trump sebagai presiden baru Amerika Serikat, nilai tukar kripto terus mengalami lonjakan. Bahkan harga Bitcoin yang menjadi patokan bursa perdagangan kripto terus melejit hingga di atas Rp 1,4 miliar per koin.

Menurut data dari Coin Market Cap, Minggu (17/11) harga Bitcoin mencapai US$ 91.235 atau setara Rp 1.444.250.050. (kurs Rp 15.830). Memecahkan rekor harga Bitcoin sebelumnya yang mencapai US$ 89.000 atau Rp 1.412.786.000.

Kondisi ini membuat kripto menjadi salah satu primadona pilihan untuk trading dan investasi. Namun seiring peningkatan minat terhadap aset digital ini, memilih aplikasi trading kripto yang tepat menjadi sangat penting.


Tidak hanya memperhatikan jumlah aset yang tersedia, tetapi juga fitur-fitur yang mumpuni serta lisensi resmi yang dimiliki aplikasi tersebut harus menjadi salah satu pertimbangan utama dalam memilih platform jual beli kripto.

Sebab aplikasi berlisensi ini memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan dalam setiap transaksi, sehingga pengguna dapat berinvestasi dengan lebih percaya diri. Melansir dari keterangan resmi platform investasi Pluang, berikut 5 aplikasi trading kripto terlengkap di Indonesia:

1. Pluang

Dirikan pada 2019 oleh Claudia Kolonas dan Richard Chua, platform Pluang menawarkan investasi multi-aset dan trading dengan lebih dari 11 juta pengguna di Indonesia. Platform ini Pluang menyediakan akses ke lebih dari 1000 pilihan aset, termasuk Aset Kripto, Saham AS, ETF, Emas Digital dan Reksa Dana.

Keberagaman ini memberikan fleksibilitas bagi pengguna dari berbagai latar belakang, baik investor pemula maupun profesional untuk menyesuaikan strategi investasi mereka.

Di luar itu, keamanan dan legalitas di Pluang juga sangat diutamakan. Pluang telah resmi memperoleh lisensi penuh sebagai Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) dan menjadi salah satu yang pertama di Indonesia dengan lisensi tersebut.

Lisensi ini adalah bentuk perlindungan bagi investor, memastikan bahwa perdagangan aset kripto di Pluang telah resmi dan memenuhi ketentuan perizinan dari Bappebti. Lisensi ini juga menunjukkan bahwa Pluang telah memenuhi standar operasional dan teknologi yang handal, memberikan jaminan keamanan bagi penggunanya.

2. Pintu

Pintu merupakan aplikasi yang fokus pada kemudahan penggunaan, khususnya untuk investor pemula di dunia kripto. Platform ini menawarkan lebih dari 300 koin kripto sebagai pilihan bagi penggunanya.

Salah satu fitur unggulan Pintu termasuk Web3 yang merupakan crypto wallet yang menggunakan teknologi multi-party computation (MPC) untuk memudahkan pengguna mengakses berbagai aplikasi. Hal ini mendukung beberapa jaringan blockchain termasuk Ethereum, BNB Smart Chain, Polygon dan lain sebagainya serta mengelola aset crypto dan NFT dengan aman dengan pelengkap lapisan keamanan tambahan Firewall.

3. Indodax

Sebagai salah satu platform kripto terbesar dan tertua di Indonesia, Indodax menawarkan lebih dari 410 pilihan koin kripto dengan volume perdagangan harian yang tinggi. Indodax dikenal dengan fitur Pro yang menawarkan pengalaman trading yang lebih mendalam, serta dukungan integrasi dengan Trading View dan Web Trading untuk analisis harga yang lebih akurat.

Indodax juga menawarkan program Indodax Prioritas, yang memberikan special fee bagi pengguna prioritas. Fitur unggulan lainnya termasuk Crypto Earn, yang memungkinkan pengguna mendapatkan bunga dari aset kripto yang disimpan.

4. Tokocrypto

Tokocrypto merupakan aplikasi trading kripto yang berkolaborasi dengan Binance, salah satu bursa kripto terbesar di dunia. Platform ini menawarkan lebih dari 340 koin kripto, menjadikannya salah satu platform terlengkap di Indonesia.

Beberapa fitur unggulan Tokocrypto termasuk Crypto Earn, Order Book, serta dukungan untuk Advanced Order dan Web Trading. Tokocrypto juga menawarkan program Tokocrypto VIP, yang memberikan biaya transaksi lebih rendah bagi pengguna prioritas.

5. Reku

Reku adalah platform kripto yang menawarkan lebih dari 175 koin kripto dan dikenal dengan layanan Reku VIP OTC, yang memberikan special fee bagi pengguna prioritas.

Reku dilengkapi dengan fitur Packs yang memudahkan pengguna khususnya investor pemula untuk membeli aset-aset saham pilihan dalam satu kategori, serta fitur Crypto Staking, yang memungkinkan pengguna memperoleh bunga dari aset digital mereka.

(kil/kil)



Sumber : finance.detik.com

Bitcoin Cetak Rekor Baru, Hampir Tembus Rp 1,5 Miliar!


Jakarta

Bitcoin naik ke rekor tertinggi lagi, hampir US$ 95.000 atau setara Rp 1,5 miliar (Rp 15.834). Kenaikan bitcoin ini didorong oleh isu media sosial Donald Trump Trump Media and Technology Group (DJT.O) yang berencana mencaplok perusahaan perdagangan kripto Bakkt (BKKT.N).

Mengutip dari Coin Market Cap, Kamis (21/11/2024) harga Bitcoin tembus US$ 94.446 atau setara Rp 1,49 miliar (kurs Rp 15.834) naik 2,69% dalam 24 jam. Angka tersebut menjadi rekor baru.

Bitcoin sebagai mata uang kripto terbesar di dunia, telah meningkat lebih dari dua kali lipat tahun ini. Terakhir kali berada di US$ 93.709, naik 1,6%, setelah mencapai puncak sepanjang masa di US$ 94.982,37.


Belakangan ini Bitcoin memang tercatat telah melonjak lebih dari 40% sejak pemilihan presiden AS. Para investor didorong dengan kampanye Trump yang diketahui akan mendukung mata uang kripto.

Nilai pasar mata uang kripto global disebut telah mencapai di atas US$ 3 triliun. Angka tersebut merupakan rekor tertinggi, berdasarkan analitik dan agregator data CoinGecko.

“Istilah ’emas digital’ paling tepat menggambarkan aset digital ini yang memiliki fungsi pasokan yang dibatasi secara algoritmik. Jika bitcoin mencapai ukuran pasar emas (US$17 triliun), itu akan menyiratkan harga sekitar US$ 800.000 untuk 1 BTC,” kata Nikhil Bhatia, pendiri The Bitcoin Layer, dikutip dari Reuters, Kamis (21/11/2024).

Produk yang diperdagangkan di bursa bitcoin spot AS telah menarik sekitar US$ 4,2 miliar dalam arus masuk sejak kemenangan pemilu Trump. Sekitar 15% dari total arus masuk sejak produk tersebut diluncurkan di bursa saham AS pada bulan Januari.

(ada/fdl)



Sumber : finance.detik.com

Harga Bitcoin Meroket, Kekayaan Satoshi Nakamoto Tembus Rp 1.594 T


Jakarta

Bersamaan dengan harga bitcoin yang meroket, kepemilikan Bitcoin milik Satoshi Nakamoto, pencipta Bitcoin telah melampaui US$ 100 miliar atau setara Rp 1.594 triliun (kurs Rp 15.940). Capaian tersebut membuat sosok misterius itu bisa masuk daftar 20 orang terkaya di dunia apabila dia nyata dan hidup.

Menurut data dari Timechainindex, Patoshi wallet yang disebut milik Satoshi, nilainya lebih dari 1,12 juta BTC.

Melansir dari Cryptoslate, saat ini Patoshi wallet bernilai sekitar US$ 102 miliar. Angka tersebut mewakili sekitar 5,68% dari total pasokan Bitcoin. Kepemilikan yang signifikan ini mengangkat kekayaan bersih Nakamoto mendekati tokoh-tokoh terkemuka, seperti Michael Dell dan Bill Gates, yang masing-masing tercatat memiliki kekayaan bersih masing-masing sebesar US$ 110,2 miliar dan US$ 105,2 miliar.


Satoshi telah melampaui salah satu pendiri Binance CZ yang mempunyai kekayaan US$ 62,6 miliar dan sedikit di atas kekayaan crazy rich India, Mukesh Ambani US$ 99,7 miliar.

Meski misterius, semua percaya bahwa Nakamoto merupakan pencipta Bitcoin. Hal ini berdasarkan white paper Bitcoin yang terkenal, “Bitcoin: A Peer-to-Peer Electronic Cash System” yang diterbitkan pada Oktober 2018 secara daring.

Bitcoin sebagai mata uang kripto terbesar di dunia, telah meningkat lebih dari dua kali lipat tahun ini. Terakhir kali berada di US$ 93.709, naik 1,6%, setelah mencapai puncak sepanjang masa di US$ 94.982,37.

Belakangan ini Bitcoin memang tercatat telah melonjak lebih dari 40% sejak pemilihan presiden AS. Para investor didorong dengan kampanye Trump yang diketahui akan mendukung mata uang kripto.

Mengutip dari Coin Market Cap, Kamis (21/11/2024) harga Bitcoin tembus US$ 94.446 atau setara Rp 1,49 miliar (kurs Rp 15.834) naik 2,69% dalam 24 jam. Angka tersebut menjadi rekor baru. Kenaikan bitcoin ini didorong oleh isu media sosial Donald Trump Trump Media and Technology Group (DJT.O) yang berencana mencaplok perusahaan perdagangan kripto Bakkt (BKKT.N).

Simak juga video: Elon Musk Dinyatakan Tak Bersalah Atas Tudingan Manipulasi Dogecoin

[Gambas:Video 20detik]

(kil/kil)



Sumber : finance.detik.com

Bitcoin Pecahkan Rekor Termahal Sepanjang Sejarah, Tembus Rp 1,58 M


Jakarta

Harga aset digital Bitcoin kembali naik dan menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa, sekitar US$ 99.800 atau Rp 1.584.325.000 per koin (kurs Rp 15.875/dolar AS) pada perdagangan Jumat (22/11) kemarin. Ini merupakan minggu ketiga harga aset kripto itu naik berturut-turut.

Namun tak lama setelah menyentuh rekor tertinggi baru di atas US$ 99.800, harga Bitcoin kemudian kembali terkoreksi dan berada di kisaran US$ 99.383 atau Rp 1,57 miliar (Rp 1.577.705.125). Sehingga aset digital ternama ini tercatat hanya naik 1,33% dalam perdagangan kemarin.

Melansir dari Reuters, Sabtu (23/11/2024), kenaikan harga Bitcoin terjadi usai Donald Trump memenangkan kontestasi Pemilihan Presiden AS sekitar dua minggu yang lalu. Sebab ia merupakan salah satu sosok pro kripto.


Belum lagi sejak terpilih sebagai presiden, Trump memilih banyak anggota parlemen pro-kripto untuk Kongres AS. sehingga ada cukup banyak investor kembali menaruh minat pada aset digital ini yang membuat harganya terus melonjak.

“Nilai Bitcoin sudah meningkat lebih dari dua kali lipat tahun ini dan naik sekitar 45% sejak kemenangan telak Trump dalam pemilihan umum pada 5 November lalu,” tulis Reuters dalam laporannya.

Secara keseluruhan aset kripto terbesar di dunia ini mengalami kenaikan harga hingga 130% sepanjang 2024, dan diperkirakan akan terus meningkat dengan momentum lebih dari 10% per minggu.

“Semakin lama bertahan, semakin banyak pula keuntungan yang akan diambil, itulah kenyataannya,” kata kepala ekonom dan kepala strategi investasi di AMP Sydney, Shane Oliver.

“Sebagai ekonom dan investor, saya merasa sangat sulit untuk memprediksi nilainya ke depan, tidak ada yang bisa menebak. Namun, ada aspek momentum di dalamnya dan saat ini momentumnya sedang naik,” terangnya lagi.

(eds/eds)



Sumber : finance.detik.com

Bos Blockchain Investasi Rp 475 M di Perusahaan Kripto Trump


Jakarta

Pendiri blockchain Tron, Justin Sun, telah menginvestasikan US$ 30 juta atau setara Rp 475 miliar (kurs Rp 15.843) di perusahaan kripto Donald Trump, World Liberty Financial. Hal ini disampaikan langsung oleh Justin di media sosial resmi miliknya.

“Kami sangat gembira menginvestasikan $30 juta di World Liberty Financial @worldlibertyfi sebagai investor terbesarnya,” tulis Sun dalam sebuah posting di X, dikutip dari CNBC, Selasa (26/11/2024).

World Liberty Financial, platform kripto yang disponsori Trump ini memang punya misi menjadi semacam bank aset digital. Jadi bank itu melayani para nasabah yang ingin meminjam, meminjamkan, dan berinvestasi dalam koin digital.


Trump telah melisensikan namanya dan promosi untuk perusahaan kripto tersebut melalui LLC milik Trump. Sebagai gantinya, LLC Trump menerima miliaran token dan hak atas 75% dari pendapatan di atas ambang batas US$ 30 juta.

World Liberty Financial baru meluncurkan token WLFI bulan lalu. Dalam peta jalan mereka, perusahaan membidik dana US$ 300 juta dengan valuasi US$ 1,5 miliar dalam penjualan awalnya.

Hingga Senin sore, token senilai US$ 51,2 juta telah terjual, menurut situs webnya. Penjualan sekarang tampaknya telah melampaui ambang batas US$ 30 juta.

Salah satu pendiri WLFI, Zachary Folkman mengatakan lebih dari 100.000 orang masuk dalam daftar putih untuk berinvestasi dalam token tersebut.

Namun, hingga Senin sore, menurut data blockchain hanya sekitar 20.400 alamat dompet unik yang menyimpan token tersebut, yang dilacak oleh Etherscan, yang mewakili sekitar 20% dari total jumlah orang yang mendaftar.

(ada/fdl)



Sumber : finance.detik.com

Ini Pergerakan Harga Bitcoin yang Sempat Melonjak hingga 40%


Jakarta

Harga bitcoin sempat mencetak rekor tertinggi pada Jumat pekan lalu yaitu tercatat US$99.000 atau lebih dari Rp1,5 miliar. Kenaikan ini membawa kapitalisasi pasar Bitcoin menjadi di atas US$1,9 triliun, dengan volume perdagangan harian mencapai US$52 miliar. Lonjakan harga Bitcoin mencerminkan momentum bullish yang terus berlanjut sejak awal bulan, meski ketika mayoritas altcoin mengalami penurunan.

Kenaikan nilai Bitcoin menjadikannya aset terbesar ke-7 di dunia, melampaui silver yang berada di peringkat ke-9 dengan kapitalisasi pasar US$ 1,7 triliun. Saat ini, Bitcoin (US$ 1,9 triliun) berada di bawah emas (US$ 18,13 triliun), Nvidia (US$ 3,5 triliun), Apple (US$ 3,4 triliun), Microsoft (US$ 3 triliun), Amazon (US$ 2,07 triliun), dan Google (US$ 2,02 triliun) dalam daftar aset terbesar di dunia.

Adapun salah satu pendorong utama kenaikan Bitcoin adalah laporan mengenai Trump Media and Technology Group yang sedang dalam pembicaraan untuk mengakuisisi perusahaan perdagangan kripto Bakkt.


Berita ini memicu ekspektasi bahwa kebijakan pro-kripto akan diterapkan di bawah kepemimpinan Donald Trump. Faktor lainnya yang mendorong lonjakan harga ini adalah peluncuran produk Exchange-Traded Fund (ETF) Bitcoin dari BlackRock, iShares Bitcoin Trust (IBIT), yang mencatat nilai perdagangan sebesar US$1,9 miliar pada hari pertama.

Selain itu, peluncuran platform aset digital Goldman Sachs Group Inc. memberikan sentimen positif tambahan. Di sisi lain, CEO Coinbase, Brian Armstrong, bertemu Presiden terpilih Donald Trump (19/11) untuk membahas penunjukan pejabat pemerintahan baru.

Pertemuan ini semakin memperkuat harapan akan kebijakan pro-kripto yang mendukung pertumbuhan industri. Kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden AS 2024 juga berperan besar dalam mengangkat harga Bitcoin.

Sejak diumumkan pada 6 November 2024, harga Bitcoin telah melonjak lebih dari 40%. Janji Trump untuk mendorong regulasi yang ramah kripto dan menjadikan Bitcoin sebagai cadangan aset nasional memicu optimisme di pasar. CEO INDODAX, Oscar Darmawan, memberikan pandangan yang mendalam tentang momentum ini.

“Ketika kita melihat berita seperti Trump Media yang berniat mengakuisisi Bakkt dan pertemuan dengan Brian Amstrong, ini bukan hanya tentang ekspansi bisnis. Ini adalah langkah strategis yang memperkuat Bitcoin sebagai pilar utama di ekosistem ekonomi digital global. Kombinasi ini memberikan kejelasan arah yang sangat signifikan terhadap masa depan industri,” ujar Oscar dalam siaran pers, Kamis (28/11/2024).

Dia menjelaskan ETF Bitcoin dari BlackRock menjadi tonggak sejarah yang menunjukkan bahwa lembaga-lembaga besar semakin meyakinkan bahwa Bitcoin lebih dari sekadar aset digital, tetapi juga alat diversifikasi portofolio jangka panjang.

Oscar juga mengatakan bahwa kemenangan Trump di pemilu AS 2024 membawa dampak yang jauh lebih besar daripada sekadar perubahan regulasi. “Kebijakan pro-kripto yang dijanjikan Trump menciptakan harapan bahwa Bitcoin dapat bertransisi menjadi aset strategis, bahkan mungkin sebagai cadangan nasional. Ini adalah langkah revolusioner yang menunjukkan pengakuan terhadap nilai intrinsik Bitcoin dalam konteks ekonomi global,” jelasnya.

Di tengah dominasi Bitcoin, Oscar juga menggarisbawahi tantangan yang dihadapi altcoin. “Penurunan pada Ether dan altcoin lainnya memperlihatkan bahwa investor saat ini lebih cenderung memilih Bitcoin sebagai aset utama. Ini adalah refleksi dari kepercayaan pada Bitcoin yang terus meningkat di tengah ketidakpastian pasar,” ungkapnya.

Dengan momentum ini, INDODAX berkomitmen untuk terus mendorong adopsi Bitcoin di Indonesia. “Kami tidak hanya melihat rekor harga ini sebagai pencapaian, tetapi juga sebagai peluang untuk mengedukasi pasar tentang pentingnya memiliki akses yang aman dan transparan ke aset digital. Melalui langkah ini, kami ingin menjadikan INDODAX sebagai gerbang utama investasi kripto di Indonesia,” ujar Oscar.

Saksikan juga video: Jokowi Kaget Ada yang Belajar Robotik, Bitcoin hingga AI di UNU Yogya

[Gambas:Video 20detik]

(kil/kil)



Sumber : finance.detik.com

Presiden El Salvador Pamer Cuan Rp 5,2 T dari Bitcoin, Begini Respons Elon Musk


Jakarta

Presiden El Salvador Nayib Bukele memamerkan pencapaiannya usai Bitcoin (BTC) kembali mencatatkan all time high (ATH) dan menembus level psikologis US$ 100.000.Hal tersebut itu pun direspons salah satu orang terkaya dunia, Elon Musk.

Melalui unggahan di akun X (dulunya Twitter) pribadinya, Bukele membagikan tangkapan layar atas kepemilikan BTC senilai US$ 603,34 juta atau setara Rp 9,53 triliun (kurs Rp 15.800). Terlihat nilainya kini meroket 117,74% secara year to date (ytd).

Bukele sendiri terkenal sebagai investor besar Bitcoin. Dari unggahan tersebut, juga terlihat bahwa total keuntungan yang diperolehnya selama berinvestasi sebesar US$ 333,59 juta atau setara Rp 5,27 triliun.


Unggahan tersebut ternyata mendapat respons dari CEO Tesla, Elon Musk. Dikenal sebagai sosok yang pro kripto, ia turut berkomentar terhadap pencapaian dari investasi Bukele.

“Impressive (menakjubkan),” ujar Musk melalui akun X pribadinya, dikutip Kamis (5/12/2024).

Harga bitcoin sendiri telah mengalami kenaikan sejak kemenangan Donald Trump di Pemilihan Presiden (Pilpres) Amerika Serikat (AS). Sejak pengumuman kemenangan, harganya telah melonjak lebih dari 40%. Janji Trump untuk mendorong regulasi yang ramah kripto dan menjadikan Bitcoin sebagai cadangan aset nasional memicu optimisme di pasar.

Sementara itu, dikutip dari Coinmarketcap, harga Bitcoin hari ini mencapai US$ 103.587 atau setara Rp 1,64 miliar pada pukul 11.05. Kondisi ini pun menyebabkan para investor kini tengah berpesta menikmati hasilnya.

Kondisi ini juga didorong oleh optimisme pasat usai Trump memilih Paul Atkins untuk mengepalai Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC), menggantikan Gary Gensler. Adapun Atkins sendiri dipandang sebagai pilihan yang ramah terhadap kripto untuk posisi tersebut.

Kenaikan ini telah mendorong kapitalisasi pasar Bitcoin di atas US$ 2 triliun untuk pertama kalinya, mengukuhkan statusnya sebagai salah satu aset paling berharga di dunia. Meskipun pertumbuhannya pada 2024 cukup signifikan, namun bukan yang paling dramatis dalam sejarah Bitcoin. Bitcoin pernah mengalami lonjakan 1.900% pada tahun 2017 dan lonjakan 1.250% selama pandemi COVID-19.

(acd/acd)



Sumber : finance.detik.com

Bitcoin Tembus US$ 100.000, Ini Pemicunya


Jakarta

Harga Bitcoin (BTC) mencatatkan rekor baru tembus US$ 100.000. Momentum ini dinilai menunjukkan level resistensi psikologis, sekaligus membentuk level support baru yang kuat.

CEO INDODAX Oscar Darmawan mengatakan hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk perkembangan politik dan meningkatnya adopsi institusional dan pola musiman seperti Santa Claus Rally.

“Kenaikan Bitcoin ke harga US$ 100.000 menandai tonggak sejarah dalam perjalanan pasar aset kripto. Ini adalah bukti nyata dari meningkatnya kepercayaan terhadap teknologi blockchain dan adopsi aset digital secara global. Pasar kripto kini menjadi instrumen investasi keuangan yang semakin diakui, baik oleh investor ritel maupun institusi besar,” ujar Oscar dalam keterangan resmi, Jumat (6/12/2024).


Selain Bitcoin, Altcoin seperti Ethereum (ETH), Ripple (XRP) dan Solana (SOL) juga mencatatkan kenaikan dalam beberapa pekan terakhir.

Altcoin Season Index berada di angka 80, mengonfirmasi bahwa Altcoin Season tengah berlangsung.

“Angka ini mencerminkan semakin banyaknya Altcoin yang menunjukkan kinerja lebih baik dibandingkan Bitcoin dalam periode 90 hari terakhir. Ethereum, Ripple, dan Solana adalah contoh utama yang semakin menarik perhatian investor,” tutur Oscar.

Berdasarkan catatan INDODAX, Ethereum kini diperdagangkan di atas US$ 3.900, didukung oleh lonjakan minat institusional dan peningkatan volume pada pasar berjangka yang mencapai US$ 25 miliar atau sekitar 5% dari total market cap Ethereum.

Kemudian Ripple (XRP) mengalami lonjakan dari US$ 0,5 di 1 November 2024, lalu sempat naik hingga US$ 2,9 pada 3 Desember 2024.

Lalu Solana (SOL) juga menjadi sorotan, di mana koin ini mencatatkan harga di atas US$ 240 dengan pertumbuhan hampir 100% dari Oktober-November 2024.

Dengan peningkatan volume perdagangan dan sentimen positif menjelang tahun baru, Oscar melihat momentum ini akan berlanjut hingga 2025. Meski begitu, ia menekankan pentingnya kehati-hatian mengingat volatilitas pasar kripto sangat tinggi.

“Sejarah menunjukkan bahwa periode akhir tahun sering kali didorong oleh optimisme yang lebih besar dan ini terlihat jelas di pasar kripto. Dengan peningkatan volume perdagangan dan sentimen positif menjelang tahun baru, kami bisa melihat momentum ini berlanjut hingga 2025,” terang Oscar.

(aid/hns)



Sumber : finance.detik.com