Tag: usir

  • Cara Cerdas Hilangkan Bau Apek di Rumah dengan Bahan Alami



    Jakarta

    Bau apek di dalam rumah sering bikin tidak nyaman dan membuat penghuni enggan berlama-lama di dalam ruangan. Padahal, menghilangkan bau tak sedap tidak selalu harus pakai pengharum kimia yang dijual di pasaran.

    Ada beberapa bahan alami yang bisa dijadikan alternatif pengharum ruangan. Selain mudah ditemukan, aromanya juga menenangkan dan mampu meningkatkan kualitas udara di rumah.

    Mengutip The Spruce, berikut 3 bahan alami yang ampuh usir bau apek di rumah.


    1. Lavender

    Lavender dikenal dengan aroma lembut yang menenangkan. Bunga ini bukan hanya cantik, tapi juga bisa membantu mengurangi stres dan meningkatkan kualitas tidur.

    Caranya mudah, cukup letakkan bunga lavender segar ke dalam mangkuk atau vas berisi air dingin. Jika sulit mendapatkan bunganya, gunakan minyak esensial lavender yang dicampur dengan air.

    2. Kayu Manis

    Kayu manis tidak hanya bermanfaat sebagai bumbu masakan, tapi juga pengharum alami. Aromanya yang manis dan hangat mampu mengusir bau apek sekaligus membuat suasana rumah lebih rileks.

    Untuk menggunakannya, rebus batang kayu manis lalu masukkan ke dalam diffuser. Alternatif lain, campurkan kayu manis dengan air dan minyak esensial untuk membuat pengharum ruangan.

    3. Kopi

    Siapa sangka kopi juga bisa jadi solusi penghilang bau apek. Aromanya yang khas dan kuat mampu menyerap bau tak sedap dengan cepat.
    Caranya, letakkan bubuk kopi yang sudah dipanggang ke dalam wadah terbuka di ruangan. Bisa juga dengan merebus biji kopi, lalu memanfaatkan uapnya melalui diffuser.

    Dengan memanfaatkan bahan alami seperti lavender, kayu manis, dan kopi, rumah bisa kembali wangi dan segar tanpa perlu repot memakai pengharum kimia.

    (das/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 4 Bahan Dapur yang Ampuh Usir Kecoak di Rumah, Caranya Mudah!


    Jakarta

    Kecoak merupakan salah satu hewan yang sering muncul di rumah. Pada umumnya, kecoak sering terlihat di kamar mandi, dapur, atau meja makan yang kotor.

    Serangga kecil berwarna cokelat ini terkadang bikin jijik sebagian orang. Apalagi jika bisa terbang, banyak orang yang ketakutan dan memilih untuk menghindar.

    Jika menemukan ada kecoak di rumah, sebaiknya segera diatasi sebelum ia berhasil kabur dan bersembunyi di bawah kulkas, lemari, atau celah kecil. Kalau sudah bersembunyi, kecoak akan sulit dibasmi.


    Biasanya kecoak dapat dibasmi dengan semprotan serangga. Selain itu, kecoak juga bisa diusir dari rumah dengan sejumlah bahan dapur sederhana. Penasaran? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Usir Kecoak Pakai Bahan Dapur

    Ada sejumlah bahan dapur sederhana yang bisa mengusir kecoak secara ampuh. Dilansir dari situs The Spruce, berikut daftar bahannya:

    1. Bawang Putih

    Selain digunakan untuk bumbu masakan, bawang putih ternyata juga ampuh untuk mengusir dan membasmi kecoak di rumah. Sebab, aroma tajam dari bawang putih membuat serangga kecil tersebut tidak berani untuk mendekat.

    Cara penggunaannya sangat mudah, cukup geprek 3-4 siung bawang putih, lalu masukkan ke dalam wadah terbuka. Setelah itu, letakkan wadah berisi bawang putih ke sudut-sudut rumah yang sering ditemui ada kecoak.

    2. Perasan Lemon

    Lemon dapat digunakan untuk mengusir kecoak secara efektif. Caranya dengan membuat cairan pembersih lantai dari perasan air lemon. Dibutuhkan sekitar 4-5 buah lemon agar menghasilkan air yang cukup banyak. Agar lebih wangi, bisa ditambahkan juga minyak esensial.

    Kandungan azam dan zat antipatogen pada lemon dapat mencegah tumbuhnya bakteri serta mengeluarkan aroma yang tajam bagi kecoak. Maka dari itu, kecoak tidak tertarik untuk mendekat ke lantai yang sudah dipel dengan jeruk lemon.

    3. Kopi

    Aroma kopi yang wangi dapat memberikan efek menenangkan sekaligus membantu tubuh lebih rileks. Namun, lain halnya bagi kecoak yang justru tidak menyukai aroma dari kopi.

    Caranya juga gampang, cukup tuang kopi bubuk ke dalam wadah berisi air, lalu letakkan di area yang sering dilalui kecoak. Pastikan menggunakan bubuk kopi asli tanpa ada campuran gula.

    Selain itu bisa juga menggunakan ampas kopi. Cukup menaburkan ampas kopi di sekitar area yang sering ditemukan ada kecoak. Kandungan asam pada ampas kopi dapat mengganggu indra penciuman kecoak.

    4. Daun Salam

    Satu lagi bahan dapur yang bisa dimanfaatkan untuk membasmi kecoak di rumah, yaitu daun salam. Hancurkan daun salam hingga mengeluarkan aroma yang khas, lalu letakkan ke sudut-sudut ruangan yang kerap dilalui kecoak.

    Daun herbal ini ternyata tidak disukai kecoak karena mengeluarkan aroma yang tajam. Agar efektif mengusir serangga tersebut, pastikan mengganti daun salam setiap 2-3 hari sekali.

    Itulah empat bahan dapur sederhana yang ampuh mengusir kecoak di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Ulat Bulu ‘Jajah’ Cirebon, Ini Cara Basmi Ulat Bulu di Rumah


    Jakarta

    Beberapa hari lalu, warga di Dusun Plaosan, Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon ‘diserbu’ ulat bulu di permukiman warga. Kejadian ini sudah berlangsung selama 3 hari lamanya.

    Akibatnya, banyak warga merasa terganggu aktivitasnya. Diduga, ulat bulu tersebut muncul dari perkebunan pohon jati yang ada di sekitar permukiman warga.

    “Warga sudah mulai resah sama ulat bulu ini, karena beberapa rumah warga sudah didatangi sama ulat bulu dan warga cuma bisa membersihkan menggunakan alat seadanya,” tutur Kepala Dusun Plaosan, Abas Riadi, dikutip dari detikJabar, Selasa (19/12/2023).


    Pemadam kebakaran setempat pun sudah membasminya dengan menyemprotkan cairan detergen dan cairan pembasmi ulat bulu.

    Sebenarnya, ada beberapa hal yang membuat ulat bulu bisa masuk ke rumah. Dikutip dari Pest Pointers, Selasa (19/12/2023), ulat bulu bisa datang ke rumah untuk bersarang. Biasanya, ulat bulu aktif pada beberapa masa setiap tahun, contohnya seperti masa pertumbuhan.

    Selama hidupnya, ulat bulu akan mencari dedaunan untuk dimakan dan bersiap menjadi kepompong. Mereka juga akan mencari tempat yang aman untuk membuat kepompongnya. Pada salah satu waktu ini, kamu mungkin saja menemukannya di dalam rumah ketika ulat bulu mencari tempat yang aman untuk makan dan bersembunyi.

    Cara Ulat Bulu Masuk Rumah

    – Masuk lewat jendela atau jendela
    – Masuk bersama dengan hewan lain
    – Ada retakan di bagian rumah
    – Ulat bulu juga bisa masuk melalui tanaman yang ada

    Cara Basmi dan Usir Ulat Bulu dari Rumah

    Untuk mengusir atau menghilangkan ulat bulu dari rumah, ada beberapa cara untuk melakukannya. Dikutip dari The Spruce, begini caranya.

    1. Dibuang Pakai Tangan

    Cara yang mudah dan cepat untuk dilakukan adalah membuangnya pakai tangan sendiri. Sebelum membuangnya, jangan lupa pakai sarung tangan dan taruh ulat bulu di tempat yang ada tumbuhan namun jauh dari rumah.

    2. Semprotkan Neem Oil atau Minyak Mimba

    Menyemprotkan neem oil atau minyak mimba bisa membunuh hama, seperti ulat bulu dan tungau. Semprotan tersebut bisa membuat mereka sulit bernapas. Neem oil juga aman digunakan dan tidak berbahaya bagi hewan atau manusia.

    Minyak mimba adalah minyak nabati yang dihasilkan dari pohon mimba yang merupakan tanaman yang vegetasi alaminya berada di Madhya Pradesh, India.

    3. Hilangkan Sarangnya

    Salah satu cara ampuh untuk membasmi ulat bulu adalah dengan menghilangkan sarangnya. Kamu bisa memangkas pohon untuk menghilangkan sarangnya, membakarnya, atau meninggalkannya agar dimakan oleh predators alami, seperti burung dan tawon.

    4. Semprotan Cabai

    Kamu bisa membunuh ulat bulu dengan menyemprotkan semprotan cabai. Gunakan sarung tangan dan pelindung mata, lalu cincang halus cabai habanero secukupnya hingga 1/2 cangkir. Geprek 6 siung bawang putih.

    Haluskan cabai dan bawang putih dengan 2 gelas air, 1 sendok makan minyak sayur, dan 1 sendok teh sabun cuci piring di dalam blender.

    Tuang campuran ke dalam stoples kaca dan tutup rapat. Jemur di bawah sinar matahari langsung selama 2 hari. Lalu, saring larutan merica dan masukkan ke dalam botol semprot. Semprotkan ulat dengan cairan tersebut.

    5. Semprotan Minyak

    Campurkan 2 sendok makan minyak canola atau minyak sayur apapun, 1 sendok teh sabun cuci piring, dan 2 gelas air hangat. Tuangkan larutan ke botol semprot dan semprotkan ke ulat bulu sebanyak-banyaknya. Jangan gunakan ini pada tanaman anggrek, labu, atau tanaman yang daunnya berbulu.

    6. Semprotan Cuka

    Larutan cuka dan air akan membunuh dan mengusir sebagian besar hama taman, termasuk ulat bulu. Campurkan 2 sendok makan cuka dengan 1 galon air dan semprotkan cairan tersebut ke ulat bulu.

    7. Molase dan Sabun Cuci Piring

    Campuran molase atau tetes tebu dengan sabun cuci piring juga bisa mengusir ulat bulu dari rumah. Campurkan satu sendok makan Molase dan satu sendok teh sabun cuci piring dengan satu liter air hangat. Setela berada pada suhu ruangan, semprotkan campuran tersebut secara teratur ke seluruh daun, dari atas sampai ke bawah.

    Sebagai catatan, informasi tersebut bisa dilakukan apabila ulat bulu tidak dalam jumlah banyak. Jika ada banyak ulat bulu, sebaiknya panggil profesional.

    Itulah beberapa cara untuk membasmi atau mengusir ulat bulu dari rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Rawan di Musim Hujan, Ini 7 Cara Cegah Ular Masuk Rumah



    Jakarta

    Mengetahui cara mencegah ular masuk ke dalam rumah penting untuk diketahui. Apalagi kalau rumah kamu dekat dengan pohon, rerumputan, atau area-area yang bisa menjadi tempat persembunyian ular.

    Beberapa waktu lalu, seekor ular tali wongso sepanjang 120 cm memasuki rumah seorang warga di Sukoharjo, Jawa Tengah. Ular tersebut ternyata jenis ular berbisa menengah.

    Pemilik rumah pun segera menghubungi Exalos Indonesia, sebuah komunitas yang berfokus pada penyelamatan hewan, seperti ular hingga tawon. Ketua Umum Exalos Indonesia Janu Wahyu Widodo mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan itu dini hari tadi pukul 12.15 WIB. Pihaknya langsung menerjunkan anggotanya untuk melakukan evakuasi ular tersebut.


    “Ular itu masuk lewat jendela angin-angin rumah, dan berada kamar mandi rumah,” kata Janu dikutip dari detikJateng, Selasa (9/1/2024).

    Ular tali wongso yang masuk rumah warga Kartasura, Sukoharjo, Minggu (7/1/2023).Ular tali wongso yang masuk rumah warga Kartasura, Sukoharjo, Minggu (7/1/2023). Foto: dok. Exalos Indonesia

    Sebagai informasi, ular tali wongso berwarna hitam dan memiliki garis kuning. Biasanya ular ini aktif pada malam hari dan habitatnya ada di pohon.

    Masuknya ular ke dalam rumah memang meresahkan penghuni di dalamnya. Apalagi jika ular tersebut berbisa yang bisa berbahaya bagi penghuni di dalamnya.

    Ternyata, ada beberapa alasan kenapa seekor ular bisa masuk ke dalam rumah. Dikutip dari detikJateng yang melansir dari situs DLHK Daerah Istimewa Yogyakarta, berikut ini penyebab ular masuk ke dalam rumah.

    Penyebab Ular Masuk Rumah

    1. Habitatnya di alam kemungkinan sudah rusak atau terganggu oleh manusia
    2. Ular cenderung mencari tempat yang lebih hangat saat musim hujan. Sebaliknya, ular mencari tempat yang teduh untuk berlindung saat musim kemarau.
    3. Bertepatan dengan musim ular berkembang biak
    4. Tersedia pakan yang melimpah seperti tikus, sehingga ular memilih tinggal dan berkembang biak di permukiman.

    Tentunya pemilik rumah nggak mau dong rumahnya dimasuki oleh ular. Nah berikut cara mencegah ular masuk ke dalam rumah.

    Cara Cegah Ular Masuk Rumah

    Dikutip dari detikJatim, berikut ini cara mencegah ular masuk ke dalam rumah.

    1. Tutup Lubang dan Terangi Area Rumah

    Perhatikan kembali keadaan rumah. Apakah ada plafon, saluran air, genteng, dinding, dan bagian lain yang berlubang.

    Jika ada yang berlubang, segera tutup dan jangan sampai ada celah untuk ular memasuki rumah. Lubang-lubang tersebut bisa menjadi sarang ular.

    2. Gunakan Aroma Menyengat

    Aroma menyengat sangat tidak disukai ular, seperti cuka dan cabai. Cara mencegah ular masuk ke rumah ini cukup mudah dengan menyemprotkan cairan cuka. Jika tak ada cuka, kamu bisa menggunakan jeruk dan cabai.

    Bahan dengan bau menyengat lainnya yaitu belerang, yang dapat membuat iritasi pada ular. Aroma wangi pada kapur barus juga cukup efektif dalam mengusir ular.

    Untuk penggunaan kapur barus, perlu dihaluskan terlebih dahulu. Lalu taburkan di area sudut rumah.

    3. Jauhkan Burung dan Usir Tikus

    Bagi kamu yang memelihara burung, gantungkan rumah burung di tempat yang tinggi. Kamu juga patut membasmi tikus agar tak menjadi incaran ular.

    Pentingnya menjaga kebersihan agar rumah kamu tak didatangi tikus. Ular adalah hewan pemangsa tikus, maka basmi tikus yang bisa memancing datangnya ular.

    4. Semprotkan Wewangian

    Selain cuka dan cabai, wewangian ruangan seperti bau parfum, kayu manis, dan minyak cengkeh juga dapat mencegah masuknya ular ke dalam rumah. Semprotkan wewangian tersebut ke area yang rawan datangnya ular.

    5. Bersihkan Sisa Makan Hewan Peliharaan di Dalam Rumah

    Jika kamu memberi makan hewan peliharaan di luar rumah, hal itu akan mengundang ular datang. Terlebih jika tidak segera membersihkan sisa makanan tersebut. Simpan makanan hewan peliharaan di dalam kaleng yang tertutup rapat.

    6. Tutup Tumpukan Kayu

    Ular menyukai tumpukan barang. Kayu bakar yang menumpuk, sisa puing bangunan, batu bata hingga bebatuan pembangunan dapat menjadi tempat yang sempurna untuk ular bersembunyi. Segera tutup atau jauhkan dari rumah kamu apabila tak mau ular datang ke rumah.

    7. Potong Rumput dan Bersihkan Area rumah

    Selain gelap dan kotor, tempat rimbun juga disukai ular. Apabila sekitar rumah kamu ditumbuhi rumput yang lebat, segera potong agar ular tak datang ke rumah.

    Kamu juga harus rajin membersihkan teras, taman, dan sudut-sudut rumah agar tak mengundang datangnya ular.

    Itulah 7 cara mencegah ular masuk ke dalam rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Ampuh Mengusir Tawon yang Bersarang di Rumah, Gunakan Bahan Ini


    Jakarta

    Tawon termasuk serangga yang senang menyengat jika merasa terganggu. Binatang ini terbilang cukup berbahaya bagi manusia, tetapi tak jarang tawon bersarang di dalam maupun di sekitar rumah.

    “Tawon menimbulkan bahaya yang signifikan, karena satu tawon atau sekelompok besar tawon dapat membahayakan atau bahkan berakibat fatal bagi individu dan hewan peliharaan yang sensitif,” ujar Ray Hess, ahli pengendalian hama, dikutip dari laman Real Simple.

    “Tidak seperti lebah madu, alat penyengatnya tidak berduri, sehingga memungkinkan mereka (tawon) menyengat berulang kali,” lanjutnya.


    Jika tawon membuat sarang di rumah, kamu yang hendak mengusir tawon pun jadi khawatir bakal tersengat. Lantas, bagaimana cara aman usir tawon?

    Ada lho cara efektif untuk mengusir tawon tanpa membuang sarangnya sehingga tak akan tersengat. Kamu bisa menggunakan bahan-bahan tertentu sebagai senjata utamanya. Simak cara dan bahan-bahan yang dipakai pada uraian di bawah ini.

    Cara Ampuh Mengusir Tawon

    Untuk mengusir tawon yang bersarang di rumah, kamu dapat mengikuti sejumlah bahan dan cara berikut yang dikutip dari laman Good Housekeeping. Dengan cara ini juga, serangga tersebut tidak akan datang kembali ke rumah.

    1. Semprotkan Air Sabun

    Air sabun menjadi bahan efektif untuk mengusir tawon di rumah. Untuk membuatnya, campurkan 2 sendok makan sabun cuci piring dan air ke dalam botol semprot lalu kocok sampai rata.

    Kamu bisa menyemprotkan campuran sabun dan air ini ke sarang tawon dari jarak jauh. Atau jika letak sarangnya di luar jangkauan, kamu dapat merobohkannya terlebih dulu dengan sapu. Setelah terjatuh, langsung semprotkan larutan ini ke sarangnya.

    Larutan air sabun ini ampuh karena mampu membuat tawon mati seketika dengan menyumbat pori-pori pernapasan atau spirakel mereka.

    2. Gunakan Campuran Cuka dan Air

    Cuka termasuk bahan yang cukup mudah ditemukan di rumah lantaran dapat digunakan untuk masak, membuat kue, hingga sebagai campuran untuk larutan pembersih. Di sisi lain, cuka bisa dipakai juga untuk mengusir tawon lho.

    Asam asetat yang dikandung cuka memiliki bau yang khas. Mencampurkannya dengan air dapat menghasilkan larutan yang efektif untuk memikat tawon serta membunuhnya.

    Campurkan cuka masak atau cuka apel, gula, dan air ke dalam mangkuk lalu aduk rata. Kemudian letakkan larutan ini di dekat sarang tawon. Nantinya, tawon bisa terperangkap dan tenggelam di larutan ini.

    3. Semprotkan Minyak Cengkeh

    Menurut sebuah penelitian, kombinasi minyak esensial cengkeh, geranium, dan serai ampuh mengusir tawon. Untuk membuat larutan pengusir tawon, kamu dapat mencampurkan beberapa tetes masing-masing minyak ini dengan sabun cuci piring, lalu masukkan ke dalam botol semprot.

    Jika hanya memiliki minyak cengkeh, kamu dapat menggunakannya sendiri. Larutkan minyak cengkeh dan sabun sedikit sabun cuci piring, kemudian aduk rata. Larutan ini juga bisa disemprotkan ke sarang tawon untuk mengusirnya.

    Aroma yang kuat dari cengkeh mampu bekerja selayaknya pengusir serangga. Dengan aromanya pula, tawon akan langsung meninggalkan sarangnya.

    4. Gunakan Cengkeh Utuh

    Selain minyak esensialnya, cengkeh utuh juga dapat dimanfaatkan lho. Kamu dapat meletakkan atau menggantungkan biji cengkeh ini di dekat sarang atau di area yang kerap dilalui tawon.

    Caranya dengan memasukkan beberapa cengkeh utuh ke dalam kantong plastik atau tempelkan cengkeh ke dalam lemon lalu letakkan atau gantungkan di lokasi yang strategis.

    5. Taburkan Bedak Bayi

    Bedak bayi dapat digunakan juga untuk mengusir tawon dari sarangnya. Serangga ini tidak menyukai aroma dari bedak bayi sehingga dapat membuatnya kabur.

    Kamu dapat menaburkan bedak bayi di sarang tawon atau menaburkannya di area yang sering serangga ini datangi.

    Selain sejumlah cara di atas, kamu juga dapat menutup rapat tong sampah maupun tempat daur ulang sampah yang ada di sekitar rumah. Bahan makanan juga harus ditutupi karena serangga penyengat ini menyukai makanan yang manis-manis.

    (azn/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 9 Cara Ampuh Usir Nyamuk dari Rumah Pakai Bahan Alami


    Jakarta

    Nyamuk adalah serangga yang sangat mudah dijumpai di Indonesia, hal ini karena nyamuk sangat senang berada di tempat yang hangat. Salah satu faktornya adalah karena Indonesia terletak di garis khatulistiwa, yang tidak lain membuat negara kita beriklim tropis.

    Kamu harus membasmi nyamuk sampai ke akarnya kalau ingin efek jangka panjang, seperti membasmi sumbernya yaitu genangan air. Mau musim panas atau musim hujan, kalau lingkungan di sekitarmu mendukung perkembangbiakan nyamuk, maka sama saja.

    Keberadaan nyamuk sangat mengganggu kegiatan penghuni rumah siang dan malam. Selain menimbulkan bentol dan gatal, suara bising nyamuk terbang pasti mengganggu tidurmu, ‘kan? Di samping itu, gigitan nyamuk juga dapat menjadi media penyebaran penyakit berbahaya, di antaranya adalah demam berdarah, demam kuning, dan malaria.


    Obat nyamuk bakar dan semprotan nyamuk adalah pilihan banyak orang untuk membasmi nyamuk. Namun, kamu tahu nggak kalau ada cara alami mengusir nyamuk tanpa obat-obatan? Begini ulasannya.

    1. Kamper

    Kamper atau yang biasa disebut kapur barus pasti tidak asing di telingamu. Kamper sudah lama terkenal sebagai obat tradisional pengusir nyamuk di rumah. Aromanya yang tajam sangat ampuh menangkal nyamuk. Beli kamper tablet lalu taruh di mangkuk berisi air. Pastikan posisinya sulit untuk dijangkau anak-anak dan hewan karena sangat berbahaya jika terkonsumsi. Ganti kamper setiap beberapa hari sekali.

    2. Bubuk Kopi

    Dilansir dari Livspace, Sabtu (16/3/2024) selain menghasilkan nitrogen untuk tanaman di sekitarnya, bubuk kopi juga bisa mengusir nyamuk. Trik yang satu ini sangat mudah untuk dilakukan. Kalau masalah di rumahmu adalah genangan air, solusinya adalah bubuk kopi.

    Seperti yang kita tahu, nyamuk menyukai genangan air, jadi kamu cukup menaburkan bubuk kopi ke genangannya. Telur nyamuk akan muncul ke permukaan dan mati karena kekurangan oksigen. Tidak hanya nyamuk, bubuk kopi juga bisa mengusir serangga lainnya.

    3. Taruh Irisan Lemon dan Cengkeh di Sekitar Rumah

    Aroma yang dihasilkan oleh lemon dan cengkeh sudah terbukti dapat mengusir nyamuk di rumah. Belah lemon jadi dua dan isikan cengkeh pada masing-masing bagian. Taruh di beberapa piring dan letakkan perpaduan ini di sekitar rumahmu yang banyak nyamuknya.

    4. Aplikasikan Semprotan Bawang Putih

    Bawang putih mengandung belerang yang tidak disukai nyamuk. Cukup hancurkan beberapa siung bawang putih dan rebus dalam air untuk membuat campuran. Lalu, pakai botol semprot untuk menyemprotkan larutan tadi di sekitar garasi, kamar, dan tempat lainnya.

    Larutan bawang putih dapat langsung mematikan nyamuk. Kamu tidak perlu khawatir dengan baunya, karena tidak akan bertahan lama. Kamu juga bisa mengkonsumsi bawang kalau merasa keberatan melakukan cara yang satu ini.

    5. Minyak Esensial

    Bahan selanjutnya yang ampuh mengusir nyamuk adalah minyak esensial, seperti minyak lavender. Semprotkan minyak lavender ke seluruh ruangan di rumahmu, kamu juga bisa semprotkan di pakaianmu untuk mengusir nyamuk.

    Bahkan, kamu juga bisa oleskan di tubuhmu untuk mencegah gigitan nyamuk. Beberapa tetes minyak lavender juga bisa meredakan gigitan nyamuk.

    6. Burung

    Salah satu pengendali perkembangbiakan nyamuk adalah burung, karena memang burung suka memakan nyamuk. Kamu hanya perlu menaruh satu atau dua tempat makan burung di balkon atau teras. Hal ini akan mengundang burung datang ke rumahmu, yang mana mereka akan memakan nyamuk yang ada di rumahmu.

    7. Tanaman Pengusir Nyamuk

    Kemangi memiliki daun beracun bagi serangga, jentik nyamuk yang memakannya akan mati. Kamu bisa tanam satu atau dua kemangi di pintu masuk rumahmu. Kamu juga bisa membuat semprotan pengusir nyamuk dengan beberapa helai daun kemangi.

    Serai juga sering dimanfaatkan untuk mengusir nyamuk secara alami. Tanaman ini memiliki kandungan senyawa citronella yang bisa menyembunyikan bau asam laktat dan karbon dioksida yang dipakai nyamuk untuk mencari mangsanya.

    8. Cuka Apel

    Cuka apel yang dicampurkan dengan witch hazel adalah kombinasi pengusir nyamuk yang ampuh. Campurkan cuka apel dan witch hazel dengan takaran yang sama ke dalam mangkuk kecil. Lalu, agar tidak terlalu menyengat bisa ditambah beberapa tetes minyak esensial. Kalau bisa pilihlah yang bersifat anti-nyamuk, seperti serai atau kayu putih. Isi botol semprot dengan campuran tadi sampai setengahnya. Kocok dahulu sebelum disemprotkan.

    9. Hilangkan Genangan Air

    Hal utama untuk mengusir nyamuk adalah dengan membasmi tempat berkembangbiaknya yang tidak lain adalah genangan air. Air yang tenang adalah tempat kesukaan nyamuk untuk bertelur,jadi kamu bisa memutus siklusnya dari sini. Bersihkan genangan air yang ada di sekitar rumahmu, seperti pot tua di balkon tanpa drainase memadai biasanya menampung air hujan yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

    Itulah 9 cara yang ampuh untuk mengusir nyamuk dari rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 9 Cara Usir Kucing Liar Biar Nggak Datang Lagi ke Halaman Rumah


    Jakarta

    Kedatangan kucing liar ke pekarangan kerap membuat penghuni rumah jengkel. Karena kadang mereka senang mengacak-acak barang maupun tanaman. Bahkan buang kotoran sembarangan sehingga bikin area halaman rumah jadi beraroma tak sedap.

    Meski sudah diusir, tak jarang kucing liar datang lagi dan kembali membuat onar. Tapi tenang, ada kok cara usir kucing liar agar tidak datang lagi. Sederet cara ini aman, tidak menyakiti kucing, dan tanpa menggunakan racun. Bagaimana caranya? Cek uraian di bawah.

    Cara Usir Kucing Liar dari Rumah Tanpa Racun

    Mengutip The Spruce, berikut cara mengusir kucing liar agar tidak kembali lagi ke rumah.


    1. Bersihkan Sisa Makanan

    Kucing liar biasa datang ke tempat yang ada banyak makanannya. Mereka akan terus-menerus datang bahkan bisa menetap di tempat tersebut. Karena itu, bersihkan sampah makanan yang dibuang lalu tutup rapat tempat sampah agar tidak mengundang kucing liar.

    Jika punya alat pemanggang, bersihkan pula sisa makanan yang menempel agar aromanya tidak menggoda kucing maupun hewan liar datang.

    2. Pasang Pagar Anti Kucing

    Pagar yang ada celahnya dapat dengan mudah dilewati kucing. Tapi ketika cat-free fence (pagar anti kucing) dipasang, kucing akan kesulitan melewatinya. Sebab, pagar khusus ini memiliki paku penghalang seperti kawat berduri. Walau begitu, pagar anti kucing ini tidak akan menyakiti kucing liar kok karena pakunya tidak terlalu tajam.

    3. Sebar Cangkang Telur

    Ternyata cangkang telur bisa mengusir kucing liar yang datang lho. Caranya dengan meremukkan cangkang telur menjadi potongan kecil, tapi tidak terlalu kecil juga ya. Lalu sebarkan di pekarangan rumah.

    Cangkang telur cukup efektif lantaran permukaannya yang cenderung tajam. Sehingga membuat kucing liar tidak nyaman berjalan di atasnya. Untuk jumlah cangkang telurnya dapat disesuaikan dengan luas halaman rumah ya.

    4. Tanam Tanaman Pengusir Kucing

    Beberapa tanaman mengeluarkan aroma yang tidak disukai kucing, seperti lavender dan rosemary. Kamu bisa menanamnya di halaman rumah agar kucing liar tidak kembali datang.

    Walau kucing tidak senang dengan baunya, tapi aroma tumbuhan tersebut tidak sampai mengganggu manusia kok. Bahkan aroma tanaman ini bisa cukup disukai manusia. Selain itu, tanaman mint juga dapat dipilih karena sama-sama punya bau yang tidak disukai hewan.

    5. Taburkan Bubuk Kopi

    Produk yang dapat ditemukan di dapur seperti bubuk kopi juga dapat digunakan. Kamu dapat menyebarkannya di area halaman rumah yang sering didatangi kucing.

    Bubuk kopi bisa dimanfaatkan karena aromanya yang menyengat bisa mengganggu hewan liar. Di sisi lain, bubuk ini tergolong aman bagi tanaman di pekarangan tetapi dapat mengubah tanah menjadi asam dengan kadar tinggi.

    6. Pasang Penyemprot Air Otomatis

    Penyemprot air otomatis cukup berhasil untuk mengusir kucing liar. Alat ini umumnya dilengkapi pemancar inframerah yang jika ada hewan melewatinya akan mengeluarkan semburan air. Cara ini cukup efektif untuk menakuti kucing liar sehingga mencegah mereka untuk masuk ke halaman rumah.

    7. Semprotkan Air Cuka

    Cuka punya aroma kecut yang kuat. Untuk manusia saja, bau cuka cukup menyengat dan bisa mengganggu, terlebih untuk hewan. Karenanya, cuka dapat dimanfaatkan untuk mengusir kucing liar.

    Caranya mudah, cukup larutkan cuka ke dalam air lalu masukkan ke dalam botol semprot. Gunakan rasio 1:1 agar lebih gampang. Kemudian air cuka ini dapat disemprotkan ke area pekarangan yang kerap didatangi kucing. Baunya bisa bertahan lama dan membuat kucing liar tidak tahan.

    8. Gunakan Tusuk Gigi

    Tusuk gigi kayu dapat digunakan pula untuk mengusir kucing liar. Caranya bukan untuk dicolok-colokkan ke tubuh hewannya ya, tapi untuk diletakkan di area halaman yang kucing sering kunjungi. Dengan begitu, kucing tidak akan ke tempat itu kembali karena membuat tidak nyaman.

    9. Sebarkan Kulit Jeruk

    Mirip seperti bubuk kopi, kucing tidak suka aroma dari kulit jeruk. Ini karena baunya dapat membuat mereka terganggu dan tidak betah.

    Cara menggunakan kulit jeruk ini mudah, kamu cukup menyebar atau menguburnya di tempat yang didatangi kucing liar. Nantinya mereka tidak akan kembali dan cara ini juga terbilang aman untuk tumbuhan di sekitarnya.

    Nah, itu tadi sederet cara ampuh mengusir kucing liar agar tidak datang lagi ke pekarangan rumah.

    (inf/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Suka Ada Tikus di Atap Rumah? Begini Cara Usirnya


    Jakarta

    Tikus merupakan hama yang biasa ditemukan di rumah, salah satunya ada di atap. Penting sekali segera mengusir tikus agar tidak mengganggu penghuni di dalam rumah.


    Hewan ini bisa mengotori dan membawa penyakit. Selain itu, tikus juga bisa merusak barang-barang, bahkan memakan makananmu di rumah.

    Lantas, kenapa tikus naik ke atap rumah? Yuk, cek penjelasan dan tips mengusir tikus di atap rumah berikut ini, dikutip dari Cleanipedia, Kamis (4/7/2024).

    Kenapa Tikus Naik ke Atap Rumah?

    Tikus bisa masuk ke dalam rumah lewat atap, saluran air, dan lubang atau celah pada dinding. Dan ada faktor yang bisa bikin sarang di atap rumah:

    1. Ada Makanan

    Tikus senang tinggal di rumah manusia karena ada sumber makanan. Fakta lain dari tikus adalah mereka memiliki ingatan yang baik. Setelah mereka mengetahui ada sumber makanan di suatu tempat, tikus akan terus mendatangi tempat itu untuk mencari makanan.

    2. Ada Kebocoran pada Saluran Air

    Jika tikus menemukan ada pipa yang mengalami kebocoran, maka mereka akan kembali lagi ke tempat itu untuk mendapatkan minum. Bahkan, saluran air yang utuh pun bisa bocor jika terus menerus digerogoti oleh tikus.

    3. Ada Lubang atau Celah di Tembok

    Lubang ventilasi juga bisa jadi salah satu jalur masuk tikus ke dalam rumah. Bahkan, tikus mampu memasuki lubang yang ukurannya lebih kecil dari ukuran tubuh mereka. Hal ini karena tikus memiliki tubuh yang fleksibel.

    Cara Mencegah Tikus Masuk ke Dalam Rumah

    1. Tutup Pintu dan Jendela

    Tutup pintu depan rumah bila tidak ada orang di area tersebut. Tutup jendela pada malam hari. Keadaan malam yang gelap bisa membuat Anda tidak dapat melihat tikus yang masuk melalui jendela rumah.

    2. Simpan Makanan di Wadah dan Jangan Menyimpan Sampah

    Simpan makanan dan bahan makanan di wadah tertutup sehingga tidak bisa dijamah tikus. Jangan menyimpan sampah atau sisa makanan di dalam rumah.

    Bahkan, sebaiknya buang sampah atau sisa makanan ke tempat sampah di luar rumah. Di dalam rumah, gunakan tempat sampah yang ada tutupnya sehingga tidak bisa dimasuki oleh tikus untuk mencari makanan.

    3. Memeriksa Kebocoran Pipa

    Pastikan kalau ada kebocoran di saluran pipa air. Jika ada, segera perbaiki pipa air yang bocor supaya tidak memancing datangnya tikus.

    4. Periksa ada Lubang di Dinding

    Periksa juga apakah dinding di rumah berlubang atau memiliki celah yang dapat dimasuki tikus. Bila ada, tutup celah tersebut supaya tidak bisa dilewati tikus.

    Cara Usir Tikus dari Atap Rumah

    1. Pasang Perangkap Tikus

    Periksa terlebih dahulu area plafon yang sering dilalui tikus. Jika Kamu melihat tanda-tanda pergerakan tikus seperti letak kotoran tikus dan bekas cakaran maka Kamu dapat memasang perangkap tikus.

    2. Pasang Lem Tikus

    Supaya lebih efisien dalam menangkap tikus di atap, kamu dapat memasang lem tikus di dekat perangkap yang Kamu pasang. Biasanya juga lem tikus dilengkapi aroma yang disukai tikus untuk memancing keluar tikus.

    3. Semprotkan Cairan Pembasmi Tikus

    Tikus memiliki naluri untuk mengikuti arah ruangan. Untuk cara yang lebih ampuh Kamu bisa menyemprotkan cairan pembasmi tikus pada sepanjang area yang dilalui tikus.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Selain Buat Masak, Bawang Putih Bisa Usir Hama Ini di Rumah Lho!


    Jakarta

    Bawang putih dikenal sebagai bahan andalan untuk memasak berbagai hidangan. Namun, ternyata bahan dapur ini bisa digunakan untuk mengusir hama di rumah, lho!

    Dengan aroma khasnya, bawang putih bisa membuat hama tidak betah berlama-lama di dalam rumah. Segera atasi hama pakai bawang putih sebelum hama semakin mengganggu penghuni rumah.

    Lantas, bagaimana cara mengusir hama pakai bawang putih? Yuk, simak penjelasan berikut ini yang dikutip dari berbagai sumber, Senin (8/7/2024).


    Cara Mengusir Hama di Rumah Pakai Bawang Putih

    1. Ulat Bulu

    Mengutip dari Cleanipedia, bawang putih bisa dijadikan campuran untuk membuat cairan ajaib pengusir ulat bulu. Campurkan sabun cuci piring, air, dan bawang putih.

    Rendam bahan-bahan tersebut di dalam air sabun dan endapkan. Semprotkan campuran air tersebut ke batang tanaman dan daun untuk membunuh ulat bulu dan mencegah mereka memanjat ke tanaman lagi.

    Cairan ini bisa disimpan berminggu-minggu dan digunakan setiap hari sampai ulat bulu benar-benar hilang.

    2. Cicak

    Berdasarkan catatan detikJabar, cicak diketahui tidak menyukai bau bawang putih, merah, atau bombai. Aneka bawang yang memiliki aroma tajam tersebut dapat ditaruh di sejumlah area rumah.

    Jika tidak ingin rumah dikotori oleh berbagai bawang, kamu bisa membuat semprotan bawang. Caranya, detikers perlu membuat jus bawang putih untuk kemudian dimasukkan ke dalam botol semprot. Untuk menggunakannya, kamu cukup menyemprotkan cairan tersebut ke area yang sering dihinggapi cicak.

    3. Nyamuk

    Dikutip dari Architectural Digest India, terungkap kalau bau yang menyengat dari bawang putih bisa mencegah gigitan nyamuk dan membuat area bebas nyamuk.

    Caranya dengan menumbuk beberapa siung bawang putih dan panaskan di air mendidih. Setelah dingin, tuang cairan bawang putih ke dalam botol spray dan semprotkan di sekitar rumah.

    4. Tikus

    Dari catatan detikFood, kita bisa tahu kalau aroma bawang putih yang menyengat juga bisa diandalkan untuk mengusir tikus. Cukup siapkan bawang putih dan kain kasa untuk membungkus bawang putih.

    Cara menggunakannya cukup sederhana, iris bawang putih lalu bungkus menggunakan kain kasa. Letakkan bungkusan ini di area yang sering dijangkau tikus. Diamkan bungkusan bawang putih ini selama beberapa hari dan tikus tak akan berani datang lagi.

    Itulah cara mengusir berbagai hama di rumah. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Hal yang Menarik Tikus Datang ke Rumah dan Cara Mencegahnya


    Jakarta

    Keberadaan tikus sebenarnya mudah diketahui, pertama banyak benda di rumah rusak dengan bentuk yang tidak teratur kemudian ada bau tidak sedap di rumah, dan terakhir bunyi berisik di sudut atau atap. Tikus tidak akan diam di satu tempat saja, dia bisa berkeliling rumah apalagi jika hewan ini belum menemukan sumber makanannya.

    Kecerdikan tikus terbukti dari cara dia masuk ke dalam rumah. Serapat apa pun rumah, apabila memang ada celah untuk tikus masuk, hewan ini bisa lolos, Biasanya akses masuk tikus bisa melalui saluran air, celah dinding, atap rumah, atau pintu rumah yang lupa ditutup terutama saat malam hari. Lantas, apa yang menarik perhatian tikus hingga masuk ke rumah?

    Dikutip dari Cleanipedia, Selasa (23/3/2024), berikut 3 hal yang bisa menarik perhatian tikus hingga masuk ke rumah.


    1. Mengincar Makanan

    Tikus biasanya mencari makanan di tempat sampah, tetapi ada beberapa tikus yang nekat masuk ke rumah-rumah untuk mencari makanan. Setelah mereka mengetahui ada sumber makanan di suatu tempat, tikus akan terus mendatangi tempat itu untuk mencari makanan. Sebab, tikus memiliki ingatan yang baik sehingga mudah bagi mereka untuk kembali ke tempat yang sama.

    2. Ada kebocoran pada saluran air

    Hidupnya banyak di saluran air, tidak sulit untuk tikus masuk ke dalamnya. Namun jika tikus berani naik ke atas berarti rumah tersebut salurannya tidak ditutupi apa pun atau bisa pula saluran tersebut bocor sehingga tikus menemukan celah hingga naik ke atas.

    3. Ada Celah pada Tembok

    Tikus termasuk hewan yang besar, tetapi mereka pintar mencari kesempatan untuk masuk ke dalam rumah sehingga celah tembok bisa saja sebagai akses masuk mereka. Jika terlalu kecil, mereka akan memanjang tembok dan mencoba masuk melalui lubang ventilasi. Maka dari itu, setiap lubang ventilasi di rumah harus ditutup. Agar udara tetap dapat masuk, kamu bisa menggunakan penutup yang berlubang.

    Cara Mencegah Tikus Masuk ke Dalam Rumah

    1. Tutup Pintu dan Jendela

    Seperti yang disebut sebelumnya, tikus cukup cerdik untuk masuk ke rumah, salah satunya bisa melalui jendela dan pintu rumah. Maka dari itu, tutup pintu depan rumah bila tidak ada orang di area tersebut.Tutup jendela pada malam hari. Keadaan malam yang gelap bisa membuat Anda tidak dapat melihat tikus yang masuk melalui jendela rumah.

    2. Buang Sampah Sebelum Malam

    Jika tikus berada di rumah, biasanya mereka kerap bersembunyi dan keluar saat malam hari. Sasaran mereka adalah sisa makanan. Maka dari itu, simpan makanan dan bahan makanan di wadah tertutup sehingga tidak bisa dijamah tikus. Jangan menyimpan sampah atau sisa makanan di dalam rumah. Bahkan, sebaiknya buang sampah atau sisa makanan ke tempat sampah di luar rumah. Di dalam rumah, gunakan tempat sampah yang ada tutupnya sehingga tidak bisa dimasuki oleh tikus untuk mencari makanan.

    3. Memeriksa Kebocoran Pipa

    Periksa apakah ada kebocoran di saluran pipa air. Jika ada, segera perbaiki pipa air yang bocor supaya tidak memancing datangnya tikus.

    4. Periksa Semua Celah pada Dinding

    Kemudian, rajin memeriksa apakah dinding di rumah berlubang atau memiliki celah yang dapat dimasuki tikus. Bila ada, tutup celah tersebut supaya tidak bisa dilewati tikus.

    Cara Usir Tikus dari Atap Rumah

    1. Pasang Perangkap Tikus

    Perangkap tikus saat ini banyak yang ampuh, mulai dari berbentuk lem, jebakan, hingga zat beracun. Agar perangkap tersebut efektif menangkap tikus, kamu harus meletakkannya di area yang sering dilewati tikus. Salah satu tandanya ada kotoran tikus dan bekas cakaran.

    2. Sebar Bahan Dapur yang Aromanya kuat

    Tikus tidak menyukai aroma-aroma kuat dari kopi, bawang putih, bubuk merica, hingga teh celup. Kamu bisa menyebar bahan-bahan tersebut agar tikus tidak berani mendekat.

    3. Semprotkan Cairan Pembasmi Tikus

    Cara yang lebih ampuh untuk mengusir tikus di rumah adalah menyemprotkan cairan pembasmi tikus pada sepanjang area yang dilalui tikus.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com