Tag: usir

  • 5 Cara Ampuh Usir Kucing Liar dari Rumah, Dijamin Nggak Balik Lagi!


    Jakarta

    Kucing adalah hewan yang paling banyak ditemukan di jalanan. Hewan berbulu ini tidak mengganggu, mereka biasanya mendekat jika mencium bau makanan atau melihat seseorang membawa makanan.

    Ada juga kucing liar yang asal datang ke rumah karena merasa itu adalah area kekuasaannya. Apabila kucing sudah merasa seperti itu, hewan itu akan kembali ke tempat yang sama hanya untuk tidur, buang air, dan buang kotoran. Lantas, apa yang harus dilakukan agar kucing tak lagi kembali ke rumah?

    Dilansir The Spruce, berikut cara mengusir dan mencegah kucing datang ke rumah.


    Cara Cegah Kucing Liar Masuk Halaman Rumah

    1. Beri Tekstur pada Tanah

    Percaya atau nggak, kucing adalah hewan yang cukup cerdas. Ketika ada halangan, mereka bisa mencari solusi. Kita juga tidak boleh kalah sama kecerdasan hewan satu ini. Kita perlu buat halangan yang susah dilalui kucing. Penutup halaman menggunakan pagar saja tidak cukup untuk mencegah mereka masuk karena mereka bisa memanjat atau masuk melalui lubang kecil pada pagar. Caranya bisa dengan menaburkan pecahan kulit telur, kerikil, dan lapisan kawat.

    2. Buat Pagar Anti Kucing

    Apabila rintangan di tanah tidak mempan untuk mengusir kucing, coba pasang pagar anti kucing untuk melindungi rumah dari kucing liar. Pagar anti-kucing terbuat dari jaring yang tidak dapat dipanjat kucing dan palang beroda di bagian atas pagar sehingga kucing tidak dapat memanjatnya.

    Bisa juga dengan menakuti kucing memakai suara. Pada pagar tersebut terutama pada bagian atas bisa dipasang kaleng kosong yang diisi dengan kelereng. Bunyi kelereng yang berbenturan dengan dinding kaleng akan membuat kucing kaget dan tidak berani untuk melompat ke dalam.

    3. Beri Aroma Pengusir Kucing

    Kucing memiliki indra penciuman yang kuat. Hal ini juga bisa menjadi titik kelemahannya apabila kita memasang perangkap dengan aroma yang tidak mereka sukai. Bau-bau yang tidak disukai oleh kucing bisa berasal dari kamper, kain lap yang dibasahi amonia, bubuk mustard, cabai rawit, bubuk kopi, dan aroma jeruk.

    4. Hilangkan Sumber Makanan

    Hal yang paling penting dan ampuh untuk mengusir kucing liar adalah tidak memberi mereka makan atau menutup sumber makanan. Cara ini palling ampuh karena kucing tidak mendapat kesempatan untuk mendapat makanan. Tempat yang sering mereka incar untuk mencari makanan adalah dapur dan tempat sampah di rumah.

    5. Hilangkan Tempat Berlindung

    Nggak cukup dengan menutup sumber makanan mereka, bersihkan atau tutup tempat yang kerap mereka gunakan sebagai tempat berlindung. Area yang biasa didatangi kucing liar adalah lubang di gudang, garasi, teras, atau tempat berlindung sederhana seperti tumpukan kayu.

    Itulah tips mencegah kucing masuk rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanaman Hias yang Ampuh Mengusir Tikus di Rumah


    Jakarta

    Tikus merupakan hama yang kerap mengganggu manusia. Hewan ini sering ditemui di dalam rumah untuk mencari sumber makanan. Maka tak heran tikus sering ditemukan di dapur, meja makan, atau tempat sampah.

    Jika tidak segera diusir, tikus bisa membuat sarang di rumah untuk berkembang biak. Hal ini tentu tidak baik bagi kesehatan manusia karena tikus dapat membawa sejumlah penyakit berbahaya.

    Apabila kamu sering menemukan tikus di rumah, cobalah mengusirnya dengan sejumlah tanaman hias. Tak hanya mempercantik hunian, tanaman tersebut juga tidak disukai tikus karena punya aroma yang kuat. Apa saja tanaman tersebut? Simak dalam artikel ini.


    Tanaman Hias yang Ampuh Usir Tikus di Rumah

    Dilansir situs Mirror dan Toms Guide, berikut sejumlah tanaman hias yang disebut ampuh mengusir tikus di rumah:

    1. Mint

    Ilustrasi tanaman mintIlustrasi tanaman mint Foto: Getty Images/iStockphoto/t_kimura

    Tanaman hias yang pertama ada mint. Daun mint yang memiliki aroma khas ternyata tidak disukai tikus, sehingga mereka akan menghindari rumah kamu jika terdapat banyak tanaman mint di halaman.

    “Tanam mint di sekeliling halaman rumah atau area yang sering dilalui tikus. Aroma mint yang kuat dapat menutupi aroma lain sehingga kurang menarik bagi tikus,” kata pakar hewan dari Glenlivet Wildlife Sam Bryant.

    2. Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukIlustrasi tanaman lavender. Foto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Tanaman yang satu ini sudah dikenal sejak lama ampuh mengusir serangga kecil seperti nyamuk. Selain itu, lavender juga bisa dipakai untuk mengusir tikus.

    Aroma yang keluar dari lavender ternyata tidak disukai oleh tikus. Agar efektif, kamu bisa menanam lavender di halaman demi mencegah tikus masuk ke dalam rumah.

    3. Marigold

    Orange marigold flowers.Please see more similar pictures of my Portfolio.Thank you!Marigold. Foto: Getty Images/schnuddel

    Marigold bisa menjadi pilihan terbaik untuk tanaman hias di rumah. Selain bunganya yang indah, marigold juga efektif untuk mengusir tikus di rumah. Sebab, tanaman ini mengeluarkan aroma wangi yang justru dibenci tikus.

    “Marigold mengeluarkan aroma yang tidak sedap bagi tikus. Dengan menanamnya di samping rumah maka dapat memberikan perlindungan ekstra bagi tanaman hias lainnya,” papar Sam.

    4. Daffodil

    Tanaman hias daffodilTanaman hias daffodil Foto: Getty Images/iStockphoto/redhumv

    Daffodil merupakan salah satu tanaman hias yang banyak dikoleksi. Selain untuk memperindah ruangan, daffodil juga disebut ampuh mengusir tikus.

    Sama seperti tanaman hias lainnya, aroma dari daffodil tidak disukai para hama sehingga memilih untuk menghindar. Selain itu, daffodil juga mengandung lycorine dan alkaloid pada umbinya yang mengandung racun. Jika dimakan tikus tentu bisa membuatnya keracunan.

    Namun, hati-hati jika kamu memiliki hewan peliharaan di rumah. Awasi pergerakan hewan kesayanganmu agar tidak memakan daffodil.

    5. Serai

    Tips memasak dengan seraiSerai. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Serai banyak digunakan masyarakat sebagai bumbu dapur karena memiliki aroma yang khas. Meski begitu, aroma serai justru tidak disukai tikus karena dapat mengganggu indra penciumannya.

    Kamu bisa menanam serai di luar ruangan atau di halaman rumah agar mencegah tikus masuk. Tanaman yang satu ini juga ampuh mengusir serangga kecil seperti nyamuk dan lalat.

    Itulah tanaman yang bisa mengusir tikus.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Musim Hujan Bikin Banyak Nyamuk, Begini Cara Alami Mengusirnya


    Jakarta

    Memasuki musim hujan, tantangannya bukan hanya banjir, melainkan bakal banyak muncul nyamuk di rumah. Apabila tidak ada pencegahan, setiap malam dipastikan kita susah tidur karena hewan kecil ini sering aktif di malam hari.

    Nyamuk dikenal lebih senang muncul saat musim hujan. Alasannya sederhana, menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam laman resminya hal ini dikarenakan musim hujan menghasilkan banyak genangan air yang cocok untuk mereka berkembangbiak.

    Kemudian, nyamuk akan mencari manusia untuk mendapatkan makanan dengan cara menghisap darah. Siklus ini sebenarnya tidak berbahaya paling kita hanya gatal-gatal, tetapi ada jenis nyamuk yang bisa mengancam nyawa apabila sudah menggigit, yakni nyamuk Aedes aegypti karena dapat menyebabkan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).


    Cara Mengusir Nyamuk

    Dilansir The Kitchen berikut beberapa bahan yang bisa mengusir nyamuk.

    1. Jangan Ada Genangan di Halaman

    Cara paling efektif untuk menghentikan perkembangbiakan nyamuk adalah membersihkan segala genangan air di halaman. Tidak hanya itu, bersihkan juga area yang lembap seperti rumput yang terlalu panjang dan sampah daun kering basah dari halaman. Tempat seperti itu disukai oleh nyamuk.

    2. Tanam Tanaman Pengusir Nyamuk

    Cara selanjutnya adalah memasang ‘pagar’ pencegah nyamuk mendekat dengan tanaman. Kita bisa mengecohkan nyamuk dengan menanam tanaman yang memiliki aroma yang tidak disukai oleh hewan tersebut, seperti marigold, lavender, peppermint, serai, rosemary, dan bawang putih.

    3. Pakai Lemon dan Cengkeh

    Perangkap selanjutnya adalah memakai bahan alami seperti potongan lemon yang tipis dan cengkeh. Kedua bahan alami ini memiliki aroma yang kuat dan cukup bertahan lama. Saat ingin meletakkan keduanya letakkan di tempat terbuka, terutama di area yang banyak nyamuk.

    4. Gunakan Cuka Apel

    Coba juga menggunakan cuka apel karena cairan ini memiliki yang menyengat. Caranya campurkan cuka apel dengan beberapa tetes minyak serai. Lalu semprotkan ke sekeliling rumah.

    5. Air Bawang Putih

    Bawang putih memiliki beragam khasiat, salah satunya adalah bisa mengusir nyamuk. Caranya cincang bawang putih. Kemudian siram dengan satu sendok minyak mineral. Diamkan seharian hingga meresap sempurna.

    Saring bawang putih, lalu tambahkan ke botol semprot yang telah diisi air, setelah itu semprotkan cairan ke luar ruangan guna membuat penghalang agar nyamuk tidak masuk ke dalam.

    6. Minyak Atsiri

    Jika memiliki minyak esensial, pakai cairan tersebut untuk mengusir nyamuk. Tambahkan beberapa tetes minyak yang berbau tajam seperti lavender atau peppermint.

    Masukkan ke dalam botol semprot yang telah diisi air, kemudian semprotkan secara menyeluruh di dapur dan area luar yang terdapat banyak nyamuk.

    7. Kamper

    Tambahan, dilansir Architectural Digest India, kamper atau camphor mampu menghilangkan bau yang menyengat. Bahkan ini juga ampuh mengusir nyamuk secara efektif. Taruh kamper di mangkok yang berisi air dan ganti airnya setiap 2-3 hari.

    Itulah beberapa cara mengusir nyamuk dengan bahan-bahan yang ada di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Ampuh! 4 Cara Mudah Usir Laba-laba dari Rumah



    Jakarta

    Sarang laba-laba sering muncul di sudut rumah, baik di dinding, plafon, maupun sela-sela jendela. Walaupun tidak berbahaya, keberadaannya bikin rumah terlihat kotor dan tidak terurus.

    Membersihkan sarang laba-laba sebenarnya mudah. Namun, agar rumah benar-benar terbebas, sumbernya juga harus diusir supaya sarang tidak kembali lagi. Mengutip Mirror, berikut beberapa cara efektif untuk membasmi laba-laba dari rumah:

    1. Tutup Semua Celah

    Laba-laba sering masuk lewat celah kecil di dinding, pintu, atau jendela. Karena itu, penting untuk menutup semua celah yang berpotensi jadi jalan masuk.
    Menurut pakar pengendalian hama Jordan Foster dari Fantastic Service, pemilik rumah perlu memberi perhatian khusus pada dapur, loteng, dan kamar mandi karena area lembap jadi tempat favorit laba-laba. Ventilasi sebaiknya diberi jaring, dan perapian ditutup saat tidak digunakan.


    2. Gunakan Minyak Esensial Peppermint

    Selain menenangkan, minyak esensial peppermint ternyata juga ampuh mengusir laba-laba. Aroma menyengatnya tidak disukai laba-laba karena penciuman mereka bekerja lewat kaki.

    Caranya mudah: campurkan 20 tetes minyak peppermint dengan air ke dalam botol semprot, lalu semprotkan ke sudut-sudut rumah dan celah tempat laba-laba bersembunyi. Namun, hati-hati jika punya hewan peliharaan, karena peppermint bisa beracun bagi mereka.

    3. Nyalakan Lilin Aromaterapi Serai

    Lilin beraroma serai, lemon, atau kayu manis juga bisa membantu. Selain aromanya tidak disukai laba-laba, asap dari lilin bisa membuatnya enggan mendekat. Letakkan lilin aromaterapi di dekat jendela atau sudut ruangan yang sering muncul sarang laba-laba.

    4. Semprotkan Cuka Putih

    Cuka putih di dapur juga bisa jadi solusi. Campurkan air dan cuka dengan perbandingan 1:1, lalu semprotkan di area yang sering jadi tempat masuk laba-laba. Kandungan asam asetat pada cuka membuat laba-laba enggan mendekat. Cara ini aman digunakan meski di sekitar hewan peliharaan.

    Dengan trik sederhana ini, rumah bisa lebih bersih dan bebas dari sarang laba-laba yang mengganggu.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Perlu Racun, Ini 5 Cara Aman Usir Tikus Pakai Bahan Alami


    Jakarta

    Penghuni rumah mungkin akan panik kalau melihat tikus berkeliaran di dalam rumah. Nggak heran, hewan pengerat itu sangat kotor dan suka menggerogoti benda-benda di rumah.

    Berbagai cara pun dilakukan penghuni agar tikus pergi dari rumah. Salah satunya dengan menebar racun tikus di sudut-sudut rumah.

    Namun, metode ini berisiko mencelakai penghuni rumah yang masih anak-anak. Mereka bisa saja mengonsumsi racun tikus karena belum paham bahayanya.


    Nah, ada beberapa cara untuk membuat tikus nggak betah di rumah. Penghuni bisa memanfaatkan berbagai bahan alami buat mengusir tikus.

    Bagaimana cara mengusir tikus tanpa racun ya? Simak penjelasannya berikut ini.

    Cara Mengusir Tikus Pakai Bahan Alami

    Inilah beberapa bahan alami yang bisa digunakan buat mengusir tikus dari rumah, dikutip dari arsip berita detikProperti.

    1. Minyak Kayu Putih

    Tikus sensitif dengan aroma yang menyengat. Untuk itu, penghuni dapat menggunakan minyak kayu putih karena baunya tak disukai tikus.

    Larutkan minyak kayu putih dengan konsentrasi 5 persen. Kemudian, semprotkan cairan tersebut ke area rawan tikus atau sarangnya.

    2. Lada Hitam

    Lada hitam punya kandungan yang berbahaya bagi tikus. Mereka bisa mengalami iritasi dan merasa tidak nyaman kalau terkena lada hitam.

    Penghuni dapat menggiling kasar lada hitam, lalu menyebarkannya ke area sarang tikus. Selain itu, penghuni bisa memakai lada putih sebagai alternatif.

    3. Bawang Bombai

    Aroma bawang bombai yang menyengat bisa menjadi bahan untuk mengusir tikus. Caranya dengan mengiris bawang tersebut dan menyebarkannya ke area yang sering dilalui tikus. Jika bawang sudah membusuk, penghuni dapat menggantinya dengan yang baru.

    4. Minyak Esensial

    Selain itu, minyak esensial dengan aroma kuat seperti peppermint dan cengkeh mampu mengusir tikus. Penghuni dapat merendam bola kapas ke dalam minyak esensial dan meletakkannya ke area tikus.

    5. Cuka Apel

    Terakhir, cuka apel punya bau menyengat yang bisa bikin tikus nggak betah di rumah. Campurkan cuka apel dengan air ke dalam botol semprot. Semprotkan cairan itu di sekitar rumah.

    Itulah cara mengusir tikus tanpa racun dengan menggunakan bahan alami. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Bahan Dapur Ini Ampuh Usir Tokek di Rumah, Bisa Pakai Bawang


    Jakarta

    Tokek merupakan hewan reptil yang sering muncul di dalam rumah. Hewan satu ini punya ciri khas tersendiri karena dapat mengeluarkan suara “Tok’ek… tok’ek….” yang membuat penghuni merasa terganggu, terutama di malam hari.

    Tokek sebenarnya bukan hewan yang berbahaya. Namun, beberapa orang menyebut gigitan tokek cukup sakit dan terkadang sulit dilepaskan karena rahang tokek bisa mengunci.

    Untuk mengusir tokek dari rumah, kamu bisa menggunakan sejumlah bahan dapur. Bahan tersebut diklaim ampuh untuk mengusirnya sehingga tidak datang lagi. Penasaran apa saja bahan dapur tersebut? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Cara Usir Tokek di Rumah dengan Bahan Dapur

    Jika ada tokek di dalam rumah, cobalah untuk mengusirnya dengan bahan dapur yang mudah didapat. Lakukan secara hati-hati agar kamu tidak digigit tokek.

    Dilansir situs The Spruce, berikut cara mengusir tokek dengan sejumlah bahan dapur:

    1. Bubuk Kopi

    Tokek termasuk hewan yang tidak menyukai bubuk kopi karena memiliki aroma yang kuat. Agar efektif mengusirnya, kamu bisa membuat semprotan dari bubuk kopi.

    “Ampas kopi merupakan cara alami yang efektif untuk mengusir tokek dari rumah karena baunya yang kuat dan teksturnya yang kasar tidak disukai cicak,” kata dokter hewan dr Kathryn Dench.

    Caranya mudah, tuang bubuk kopi ke dalam wadah dan campur dengan air secukupnya. Kemudian aduk sampai merata, lalu masukkan ke dalam botol semprot.

    Kamu dapat menyemprotkan cairan tersebut ke area yang sering ditemui atau dilalui tokek. Semprotkan secara berkala agar efektif mengusir tokek dari rumah.

    2. Bawang Merah dan Bawang Putih

    Selain digunakan untuk bumbu masak, ternyata bawang merah dan bawang putih bisa digunakan untuk mengusir tokek di rumah. Sebab, aroma bawang yang menyengat tidak disukai tokek sehingga memilih untuk menjauh.

    Kamu bisa mengiris beberapa siung bawang putih atau bawang merah mentah, lalu masukkan ke dalam wadah. Letakkan irisan bawang tersebut ke sudut-sudut rumah atau yang sering ditemukan ada tokek. Seiring waktu, aroma bawang yang menyengat membuat tokek perlahan menjauh.

    3. Cuka Putih

    Cuka putih bisa dimanfaatkan untuk mengusir tokek dari rumah. Untuk cara pakainya, campurkan cuka putih dan sedikit air, lalu tuang ke dalam botol semprot.

    Kemudian, semprotkan cairan cuka tersebut ke dinding atau sudut-sudut rumah yang sering dilewati tokek. Aroma cuka yang menyengat membuat tokek memilih menjauh.

    4. Cangkang Telur

    Setelah memasak telur, sebaiknya jangan langsung membuang cangkangnya ke tempat sampah. Sebab, cangkang telur bisa dimanfaatkan untuk mengusir tokek.

    Uniknya, tokek akan menghindari cangkang telur karena dianggap sebagai predator berbahaya. Agar efektif mengusir tokek, kamu bisa meletakkan cangkang telur di dapur, balkon, atau dekat jendela rumah.

    5. Lada dan Cabai

    Lada dan cabai memiliki rasa pedas yang ternyata ampuh untuk membasmi tokek. Kamu bisa mencampur sedikit merica atau bubuk cabai ke dalam wadah berisi air, lalu aduk sampai merata.

    Setelah itu, tuang cairan tersebut ke dalam botol semprot. Kocok botol terlebih dahulu sebelum menyemprotkan cairan lada atau cabai ke area yang sering didatangi tokek.

    Demikian lima bahan dapur yang bisa digunakan untuk mengusir tokek dari rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Jurus Jitu Usir Cicak biar Nggak Berkeliaran di Rumah


    Jakarta

    Cicak kerap kali terlihat merayap di tembok rumah. Reptil ini cukup mengganggu karena suka berkeliaran dan buang kotoran sembarangan.

    Jika merasa risih dengan kehadiran cicak, penghuni rumah bisa mengusirnya. Caranya dengan membuat lingkungan rumah tidak nyaman dihuni cicak.

    Lantas, bagaimana cara mengusir cicak? Simak tipsnya berikut ini.


    Tips Usir Cicak dari Rumah

    Inilah beberapa metode untuk membuat cicak enggan berada di dalam rumah, dikutip dari Livspace.

    1. Kapur Barus

    Kapur barus mengeluarkan aroma tajam yang dapat mengusir cicak. Penghuni dapat menaruh kapur di sekitar rumah seperti lemari, dapur, atau kolong wastafel. Namun, cara ini tidak cocok kalau ada anak-anak atau hewan peliharaan di rumah.

    2. Bubuk Kopi

    Selain itu, cicak juga tidak menyukai aroma menyengat dari bubuk kopi. Campurkan bubuk kopi dengan air dan semprotkan ke area yang sering dilalui cicak. Bubuk kopi bisa juga langsung ditaburkan di sudut-sudut rumah.

    3. Bawang Merah dan Bawang Putih

    Bawang merah dan bawang putih dapat dipakai buat mengusir cicak. Letakkan beberapa siung atau irisan bawang ke sudut-sudut rumah. Cara lain bisa dengan menyemprot air rendaman bawang ke dinding atau sudut-sudut ruangan.

    4. Turunkan Suhu Ruangan

    Cicak menyukai tempat yang hangat. Untuk itu, penghuni dapat membuat ruangan lebih dingin agar mereka tidak betah.

    5. Cangkang Telur

    Bau cangkang telur pun dianggap mengganggu bagi cicak. Jangan buang cangkang telur, tetapi bersihkan dan letakkan dekat jendela atau pintu. Jangan lupa untuk membuang cangkang telur itu keesokan harinya agar tidak muncul aroma tak sedap.

    6. Lada dan Cabai

    Buatlah larutan bubuk merica atau cabai sebagai semprotan anti cicak. Semprotkan cairan tersebut di area yang sering dilalui cicak.

    7. Semprotan Obat Nyamuk

    Semprotan obat nyamuk juga efektif buat mengusir cicak. Dengan membasmi nyamuk dan serangga, cicak akan kehilangan sumber makanan dan pergi dengan sendirinya.

    8. Jaring Jendela

    Cegah cicak masuk rumah dengan menutup jendela dengan memasang jaring. Cara ini memungkinkan cahaya tetap masuk tapi menghalangi serangga dan cicak ke dalam rumah.

    9. Air Dingin

    Jika tak ingin menggunakan metode berbau tajam, penghuni bisa memanfaatkan air dingin atau air es. Siram air tersebut ke cicak agar tubuh mereka kaku sehingga mudah disingkirkan.

    10. Bersihkan Rumah

    Langkah yang tak boleh ketinggalan buat mengusir cicak adalah rajin bersihkan rumah. Sebab, cicak biasanya datang karena ada serangga atau makanan. Pastikan rumah bersih dan makanan tersimpan rapat agar tidak dihampiri cicak.

    Itulah cara mengusir cicak agar tidak berkeliaran di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Usir Curut Agar Tak Balik Lagi ke Rumah


    Jakarta

    Curut adalah hewan mirip tikus tapi berukuran lebih kecil dan punya hidung mancung. Hewan ini terkadang ditemui di sekitar rumah seperti dapur, pekarangan, atau tempat penyimpanan makanan.

    Penghuni rumah sebaiknya waspada dengan kehadiran hama di rumah, termasuk curut. Sebab, curut dapat meninggalkan kotoran yang mengandung sumber penyakit. Jangan sampai kesehatan penghuni rumah terancam karena hewan ini.

    Kalau rumah sudah diserang curut, bagaimana cara usirnya ya? Simak tipsnya berikut ini.


    Cara Usir Curut di Rumah

    Inilah beberapa metode untuk mengusir curut, dikutip dari laman Do My Own, Madsenpest, penjualan properti, dan perusahaan pengendalian hama.

    1. Bersihkan Pekarangan

    Untuk mengusir curut, penghuni dapat meminimalisir populasi serangga yang biasa menjadi mangsanya. Caranya dengan membersihkan pekarangan rumah buat menghilangkan genangan air dan menutup tempat sampah.

    2. Pakai Bahan Alami

    Penghuni bisa mengusir curut dengan memanfaatkan bahan beraroma menyengat. Letakkan bahan alami seperti bawang putih atau minyak jarak di sekitar rumah untuk mencegah curut masuk.

    3. Tutup Celah Masuk Curut

    Curut bisa menyelinap masuk rumah melalui celah kecil pada lantai atau dinding. Pastikan untuk menutup atau memperbaiki lubang agar tidak ada curut yang masuk rumah.

    4. Jangan Tinggalkan Makanan Hewan

    Makanan hewan peliharaan yang dibiarkan terbuka menarik curut dan serangga buat mendekat. Jangan biarkan makanan tersebut di luar ruangan. Segera bersihkan makanan hewan peliharaan setelah selesai dimakan.

    5. Pakai Minyak Esensial

    Selain itu, penghuni bisa memakai minyak esensial seperti peppermint agar curut nggak betah di rumah. Teteskan minyak esensial pada kapas, lalu oleskan pada tempat yang sering dilewati curut.

    Itulah cara mengusir curut dari rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Didiemin, Ini Cara Usir Tikus dari Atap Rumah


    Jakarta

    Tikus dapat masuk dan bersembunyi di atap rumah. Mereka bisa bersarang dan berkembang biak di sana.

    Jangan dibiarkan, penghuni harus memastikan rumah bebas dari serangan tikus. Sebab, tikus adalah hewan kotor yang membawa penyakit.

    Sebaiknya periksa atap rumah yang rawan jadi tempat tinggal tikus. Lalu, usir dan pastikan tikus tidak akan kembali lagi.


    Dilansir dari Cleanipedia, tikus bisa sampai bersarang di atap rumah karena beberapa faktor. Pertama, ada lubang atau celah yang menjadi akses masuk tikus. Kemudian, ada sumber makanan dan minuman bagi tikus di atap, misalnya air dari kebocoran.

    Di samping itu, beberapa tanda tikus adalah ada kotoran dan bekas cakaran. Jika menemukan tanda-tanda tikus di atap, segera usir dengan cara berikut ini.

    Cara Usir Tikus di Atap Rumah

    Inilah cara mengusir tikus yang ada di atap rumah.

    1. Semprotkan Cairan Pembasmi Tikus

    Semprotkan cairan pembasmi tikus sepanjang jalur yang sering dilaluinya. Hewan pengerat ini punya naluri untuk mengikuti arah ruangan.

    2. Pasang Perangkap Tikus

    Gunakan perangkap lem untuk menangkap tikus. Biasanya lem tikus dilengkapi aroma yang memancing tikus untuk keluar.

    Cara Cegah Tikus Masuk Rumah

    Selain itu, penghuni rumah sebaiknya mencegah tikus masuk ke rumah dengan cara berikut ini.

    1. Tutup Celah dan Lubang Dinding

    Periksalah lubang dan celah pada dinding. Pastikan untuk menutup celah tersebut agar tikus tidak tidak bisa masuk rumah.

    2. Tutup Pintu dan Jendela

    Tutup pintu dan jendela di malam hari untuk mencegah tikus menyelinap ke dalam rumah. Pemilik bisa saja tidak menyadari tikus masuk karena kondisi gelap ketika malam.

    3. Perbaiki Kebocoran Pipa

    Periksalah kebocoran saluran pipa air di sekitar rumah. Segera perbaiki pipa air yang bocor agar tidak menarik tikus buat datang.

    4. Amankan Makanan dan Sampah

    Simpanlah makanan dan bahan-bahan di dalam wadah tertutup biar tikus tidak bisa meraihnya. Lalu, jangan terlalu lama menyimpan sampah atau sisa makanan di dalam rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Usir Rayap biar Benda Kayu Nggak Keropos di Rumah


    Jakarta

    Rayap suka memakan benda berbahan kayu sampai keropos. Kehadiran serangga berkoloni ini cukup meresahkan penghuni rumah.

    Perlahan furnitur hingga bingka pintu pun rusak di rumah gegara rayap. Alhasil, penghuni rumah menjadi rugi secara material. Apalagi keselamatan penghuni dapat terancam, misalkan akibat terjatuh dari kursi yang keropos.

    Jika mengetahui ada serangan rayap di rumah, penghuni perlu segera mengatasinya. Temukan cara mengusir rayap dalam artikel ini.


    Cara Mengusir Rayap

    Inilah beberapa cara untuk mengatasi rayap di rumah, dikutip dari Southern Perimeter.

    1. Insektisida

    Penghuni rumah dapat mengaplikasikan insektisida atau lebih tepatnya termisida buat membasmi rayap. Caranya dengan menyuntikkan termisida pada bagian benda yang terserang rayap.

    2. Catnip

    Catnip adalah tanaman pengusir serangga yang juga ampuh terhadap rayap. Penghuni dapat menanam catnip di sekitar area yang terinfeksi rayap. Cara lain adalah mengoleskan minyak esensial beraroma catnip pada area yang terkena rayap.

    3. Kapur Barus

    Rayap tidak suka bau menyengat dan zat kimia naftalena pada kapur barus. Letakkan kamper atau kapur barus di daerah yang terserang rayap.

    4. Borat

    Selain itu, asam borat punya kandungan racun yang bisa mengganggu sistem pencernaan rayap. Penghuni dapat membasmi rayap dengan menyemprotkan cairan asam borat pada sarangnya.

    5. Garam dan Sabun

    Campuran garam dan sabun juga bisa mengganggu sistem pencernaan dan pernapasan rayap. Larutkan 1 sendok makan garam dengan 2 sendok makan sabun cair ke dalam botol semprot. Lalu, semprotkan pada bagian lemari, lantai, maupun perabot yang menjadi sarang rayap secara rutin sampai hilang.

    6. Daun Salam dan Kemangi

    Daun salam dan kemangi segar mempunyai aroma kuat yang tidak disukai oleh rayap. Letakkan dedaunan ini di dalam lemari atau perabotan lainnya untuk mengusir rayap.

    Itulah beberapa tips untuk mengusir rayap dari rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com