Tag: usir

  • Benarkah Lilin Ampuh Usir Lalat di Sekitar Makanan? Ini Jawabannya



    Jakarta

    Lalat merupakan salah satu hewan yang kerap ditemukan di rumah. Serangga satu ini kehadirannya tidak diinginkan karena tubuhnya kotor sehingga harus dijauhkan jangkauan makanan.

    Kita tidak pernah tahu lalat sudah hinggap di mana saja. Namun, beberapa penelitian mendapati pada kaki lalat terdapat banyak sekali bakteri dan kuman yang berbahaya apabila menempel di makanan. Kotoran yang disebar oleh lalat ke makanan, apabila tak sengaja dikonsumsi dapat menyebabkan diare, kolera, salmonella, hingga tuberkulosis.

    Jika kamu pernah lihat, di pasar banyak pedagang yang memasang lilin di jualan mereka, terutama yang menjual makanan dengan bau yang menyengat. Lilin tersebut bukan untuk menerangi dagangan atau sebagai ‘penglaris’, fungsi lilin di sini adalah untuk mengusir lalat. Lho emang ampuh?


    Dilansir Express, menurut Jordan Foster, seorang ahli pengendalian hama dari Fantastic Pest Control, mengatakan meletakkan lilin di tengah piring berisi air dapat mengusir lalat. Trik jebakan ini kerjanya mirip dengan cara menangkap laron.

    Kedua serangga tersebut mudah tertarik pada cahaya. Saat mereka mengira air adalah sumber cahaya, lalat akan terperangkap di air dan sulit keluar.

    Namun, pada saat meletakkan lilin dan air, usahakan ruangan tersebut gelap dan tidak ada sumber cahaya lain yang dapat mengalihkan perhatian lalat. Apabila memakai lilin di luar ruangan, kurang efektif.

    Ahli juga menyarankan untuk mengganti air dengan cuka. Seperti yang kita ketahui, lalat memiliki indra penciuman yang tajam. Cuka memiliki bau yang kuat sehingga mengganggu lalat untuk menemukan sumber bau makanannya.

    Ada pun cara untuk membuat jebakan ini adalah dengan menyiapkan dua sendok makan cuka sari apel, satu sendok makan gula, setengah cangkir air hangat, dan beberapa tetes sabun cuci piring.

    “Aduk hingga merata. Setelah cairan siap, tuang campuran ke dalam mangkuk. Letakkan di dekat area yang sering dihinggapi lalat,” ujarnya seperti yang dikutip detikcom, Selasa (15/4/2025).

    Meskipun cuka baunya tidak disukai lalat, tetapi karena sudah dilarutkan bersama gula, efeknya akan berbeda, yakni menarik mereka datang. Setelah lalat masuk ke dalam larutan mereka dapat mati seketika.

    Jordan juga mengingatkan selain memasang perangkap, pemilik rumah juga harus menjaga kebersihan rumah agar lalat tidak lagi tertarik masuk ke rumah. Selain itu, hindari menyimpan makanan dan minuman busuk atau kadaluarsa di dalam rumah. Lebih baik langsung buang ke luar untuk menghindari lalat buah atau lalat besar datang.

    Lalu, saluran pembuangan juga harus sering dicek dan dibersihkan agar tidak menarik lalat datang.

    “Sebaiknya Anda membeli saringan halus untuk menyaring remah-remah dan sisa makanan agar tidak masuk ke dalam pipa yang jauh lebih sulit dibersihkan,” tuturnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Pakai Bahan Kimia, Begini Cara Alami Usir Nyamuk di Taman Rumah


    Jakarta

    Nyamuk adalah serangga pengganggu yang kerap ditemukan di dalam maupun di luar rumah. Serangga satu ini sangat mengganggu karena gigitannya yang bikin gatal, apalagi saat sedang di taman.

    Untuk mengusir nyamuk, tentu senjata andalan kebanyakan orang adalah menyemprotkan obat nyamuk. Namun, semprotan ini mengandung berbagai bahan kimia yang bisa mengganggu tumbuhan dan kehidupan di taman.

    Nah, ada beberapa cara mengusir nyamuk dengan cara alami. Simak penjelasannya berikut ini.


    Cara Alami Usir Nyamuk di Taman Rumah

    Inilah beberapa cara mengusir nyamuk tanpa menggunakan bahan kimia, dikutip dari The Spruce.

    1. Tanaman Pengusir Nyamuk

    Ada banyak tanaman yang dibenci nyamuk yang bisa ditanam di taman. Tanaman seperti lavender, allium, geranium abadi, ageratum, marigold, dan catmint berbunga bisa mengusir nyamuk.

    Selain itu, menanam bawang putih atau daun kucai di kebun sayur juga dapat membantu mengusir nyamuk.

    2. Semprotan Alami

    Semprotan pengusir nyamuk bisa dengan mudah dibuat sendiri di rumah menggunakan minyak esensial. Untuk membuat semprotan ini, hanya membutuhkan botol semprot kaca, air, dan bermacam-macam minyak esensial.

    Minyak esensial terbaik untuk semprotan nyamuk alami ini antara lain serai, geranium, kemangi manis, serai, kayu cedar, lavender, peppermint, dan kayu putih.

    3. Perangkap Nyamuk

    Cara lain membasmi nyamuk adalah menggunakan perangkap sederhana untuk menarik nyamuk yang sudah ada di taman. Beberapa bahan yang digunakan dalam perangkap nyamuk meliputi ragi, gula, cuka, soda kue, dan es kering.

    4. Hilangkan Genangan Air

    Genangan air adalah tempat nyamuk berkembang biak. Genangan ini bisa muncul setelah hujan deras di ember dan pot bunga. Jaga area berkebun tetap rapi untuk menghindari masalah genangan air.

    5. Pangkas Tanaman Liar

    Memangkas tanaman secara umum dapat membantu mengurangi populasi serangga termasuk nyamuk. Semakin banyak tanaman yang tumbuh di halaman, semakin banyak permukaan yang dapat dimakan, ditumbuhi, dan dihinggapi nyamuk.

    Itulah cara mengusir nyamuk secara alami di taman rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Tak Perlu Pakai Bahan Kimia, Begini 6 Cara Cegah Lalat Buah Datang ke Rumah


    Jakarta

    Lalat buah adalah hewan kecil yang ukurannya sama dengan lalat biasa. Lalat ini sering ditemukan di sekitar buah atau tanaman lainnya. Keberadaan lalat buah bisa membawa bakteri bagi makanan yang dihinggapi, sama seperti lalat pada umumnya.

    Meskipun sering disebut sebagai lalat buah, hewan satu ini tidak hanya mengincar buah dan tanaman sejenis. Mengutip dari detikEdu, Profesor di University of Sydney Tanya Latty mengatakan lalat buah justru lebih tertarik pada bakteri, ragi, serta hal-hal yang tumbuh pada buah busuk.

    “Mereka sebenarnya tidak banyak mengonsumsi buahnya,” kata Latty dikutip dari WGBH, Rabu (23/4/2025), “Lalat ini sebenarnya lebih tertarik pada ragi dan bakteri serta hal-hal yang tumbuh pada buah busuk.”


    Latty menuturkan bau adalah sinyal yang dapat menarik kedatangan lalat buah. Bau dari cuka, buah, asam asetata adalah bau-bau yang disukai oleh hewan kecil ini terutama untuk lalat buah betina.

    Lokasi yang mudah ditemukan lalat buah adalah dapur dan tempat sampah karena di sini pasti ditemukan buah atau makanan yang sudah basi. Lalat buah juga bisa masuk ke dalam minuman beralkohol, cuka, saus, serta makanan yang mengandung ragi seperti roti. Kemudian, sampah kompos, sisa makanan di wastafel, sampah saluran pembuangan juga bisa ditemukan lalat satu ini.

    Cara Usir Lalat Buah dari Rumah

    Dilansir The Spruce, terdapat cara efektif untuk mengusir lalat buah agar tak muncul di rumah, berikut di antaranya.

    1. Bersihkan Wastafel dan Saluran Air Dapur

    Banyak ahli telah melarang kita untuk membuang sisa makanan yang susah terurai ke dalam wastafel atau bak cuci piring karena bisa membuat wastafel tersumbat. Selain itu, tumpukan sisa makanan yang terjebak di saluran juga bisa menimbulkan bau tak sedap dan akhirnya menarik lalat mendekat.

    Oleh karena itu, hindari membuang sisa makanan langsung ke wastafel. Lalu, gosok saluran air secara teratur, dan jaga agar wastafel dan saluran air tetap bersih dari penyumbatan.

    2. Tutup Rapat Kompos

    Membuat kompos di rumah merupakan hal bagus dan dapat membantu mengurangi sampah. Namun, perlu diingat kompos tersebut sebisa mungkin tidak menimbulkan bau atau ledakan agar tetap aman dan tak mengganggu siapa pun.

    3. Simpan Makanan agar Tak Dihinggapi Lalat Buah

    Setelah membeli buah atau sayuran, sebaiknya langsung cuci dan simpan di lemari es daripada dibiarkan di meja. Cek secara berkala kesegaran buah dan sayuran tersebut. Apabila terlihat mulai membusuk buang dengan benar atau langsung singkirkan ke luar rumah agar lalat buah tak masuk ke dalam.

    4. Simpan Bumbu dan Saus dalam Wadah yang Tepat

    Jika di rumah terdapat cuka atau saus hasil fermentasi, simpan di tempat yang rapat dan kering.

    5. Daur Ulang Botol dan Kaleng Alkohol

    Biasakan untuk membuang botol atau kaleng alkohol dengan kondisi tertutup. Apabila ingin memakai kembali kedua benda tersebut, langsung bersihkan agar sisa air atau baunya tidak mengundang lalat buah. Sebab, mereka menyukai bau fermentasi.

    6. Buat Perangkap Lalat Buah

    Perangkap lalat buah saja tidak akan menyelesaikan masalah lalat buah, namun setelah sumber lalat buah diatasi, perangkap dapat membantu mengurangi jumlah lalat buah yang masih ada.

    Dikutip dari Healthline, Anda juga bisa mencoba menarik perhatian lalat buah dengan membuat perangkap cuka. Begini caranya:

    – Isi wadah sekali pakai dengan air.
    – Tambahkan beberapa sendok makan cuka dan gula ke dalam air dan aduk.
    – Tambahkan beberapa tetes sabun cuci piring ke dalam larutan dan aduk.
    – Setelah larutan tercampur, letakkan wadah di tempat berkumpulnya lalat buah.

    Lalat buah seharusnya tertarik pada larutan ini dan akan tenggelam begitu menyentuh air. Lanjutkan cara ini sampai Anda tidak lagi melihat lalat buah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Bau-Bauan Ini Ampuh Usir Nyamuk dari Rumah, Yuk Coba!



    Jakarta

    Nyamuk merupakan salah satu hewan yang sering ada di rumah. Keberadaannya merugikan manusia sebab nyamuk dapat menggigit dan mengisap darah dari kulit manusia. Efeknya kulit akan terasa gatal, memerah, dan timbul bentol. Bila tidak dibasmi, nyamuk dapat memberikan risiko yang lebih besar yaitu penyakit malaria.

    Besarnya bahaya akibat gigitan nyamuk membuat kita harus sadar untuk mengusir nyamuk dari rumah. Berbagai cara bisa dilakukan, misalnya membersihkan rumah, membuang genangan air, memasang kelambu, hingga menyemprotkan obat nyamuk. Namun, selain hal tersebut, kita juga bisa melakukan beberapa cara alami untuk mengusir nyamuk.

    Melansir dari situs The Spruce, ternyata nyamuk tidak suka terhadap bau-bau tertentu. Nah, untuk mendapatkan bau atau aroma ini dapat kamu temukan pada bahan-bahan yang ada di rumah. Berikut selengkapnya.


    Serai

    Serai merupakan bahan alami yang sudah populer sebagai bahan pengusir nyamuk. Sebab, nyamuk tidak menyukai aroma herbal yang datang dari serai dan akan menjauhinya jika bau serai berhembus di udara. Kamu bisa letakkan lilin beraroma serai di luar ruangan atau di meja yang strategis untuk mengusir nyamuk.

    Bunga Mawar

    Selain itu, nyamuk juga membenci aroma segar dan herbal dari bunga mawar. Kamu bisa menanam mawar di dalam pot dan meletakkannya di sekitar rumah.

    Lemon

    Nyamuk juga tidak menyukai aroma jeruk yang menyegarkan, apapun jenis jeruknya mau itu lemon atau jeruk bali.

    Kopi

    Kopi yang baru diseduh dan beraroma kuat itu ternyata tidak disukai nyamuk lho. Mereka akan menjauh saat mencium bau kopi. Kamu bisa menyebarkan bubuk kopi di sekitar rumah seperti di halaman.

    Bunga Lavender

    Ingat lotion nyamuk yang sering kamu pakai biasanya ada yang memiliki aroma lavender? Nah, memang lavender menjadi salah satu aroma yang tidak disukai nyamuk. Lavender suka digunakan oleh para tukang kebun untuk mengusir nyamuk. Kamu bisa menanam lavender di teras menggunakan vas agar lebih cantik.

    Bawang Putih

    Bawang putih juga bisa mengusir nyamuk karena punya aroma yang menyengat. Caranya potong bawang putih menjadi beberapa siung lalu letakkan di sekitar luar halaman rumah.

    Kayu Putih

    Selain menenangkan dan segar, aroma kayu putih juga bisa mengusir nyamuk karena nyamuk tidak menyukainya. Kamu bisa tanam pohon kayu putih, lilin kayu putih, atau produk semprotan yang beraroma kayu putih.

    Itulah beberapa aroma yang tidak disukai nyamuk sehingga bisa mengusir nyamuk dengan mudah. Silakan dicoba, ya!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Ampuh Mengusir Cicak dari Rumah dengan Bahan Sederhana



    Jakarta

    Cicak merupakan salah satu hewan yang sering muncul di sekitar rumah. Hewan ini memang tidak mengganggu, tapi bagi sebagian orang merasa risih dengan hadirnya cicak. Apalagi kotorannya bisa mengenai perabot rumah.

    Nah jika kamu salah satu yang merasa terganggu dengan hadirnya cicak di rumah, cobain cara berikut ini.

    Dikutip dari situs Livspace, berikut ini cara ampuh mengusir cicak dari rumah:


    1. Bubuk kopi

    Cicak tidak menyukai aroma kopi yang kuat. Oleh karena itu, ia akan menjauhi aroma yang menyengat dari bubuk kopi. Untuk mengusir cicak menggunakan bubuk kopi, kamu dapat mencampurkan bubuk kopi ke dalam air dan menyemprotkan ke daerah yang sering dilalui cicak. Kamu juga dapat menaburkan bubuknya saja.

    2. Aneka bawang

    Selain bubuk kopi, hal lain yang dibenci cicak adalah bawang-bawangan yang menyengat. Simpanlah beberapa siung bawang putih mentah atau irisan bawang merah di berbagai sudut rumah.

    Seiring berjalannya waktu, bau dari bawang akan membuat cicak menjauh. Jika kamu tidak ingin menggunakan potongan bawang, kamu juga dapat menggunakan air bawang dan menyemprotkannya di sekitar rumah.

    3. Kapur barus

    Kapur barus adalah cara yang baik untuk membasmi cicak di dalam rumah. Namun, kapur barus hanya boleh digunakan oleh rumah yang tidak memiliki hewan peliharaan atau bayi karena dapat membahayakan kesehatan mereka.

    Cicak tidak tahan dengan bau yang menyengat dari kapur barus. Oleh karena itu, mereka akan menghindarinya. Usir cicak dengan meletakkan kapur barus di lemari dapur, rak penyimpanan, dan di bawah wastafel.

    4. Atur suhu ruangan

    Cicak merupakan hewan yang tidak mampu mengatur suhu tubuh sesuai dengan lingkungan. Oleh karena itu, mereka sering mencari ruangan yang memiliki suhu yang hangat. Suhu ruangan yang dingin dapat menghindari cicak masuk ke dalam rumah. Kamu dapat mengatur AC dan menurunkan suhu rumah menjadi 22 derajat celcius.

    5. Lada dan cabai

    Salah satu cara untuk mengusir adalah menggunakan lada dan cabai. Kamu dapat mencampurkan sedikit merica atau bubuk cabai ke dalam air. Lalu, semprotkan cairan tersebut ke area yang sering didatangi oleh cicak. Apabila hal tersebut tidak memungkinkan, kamu dapat menggantung cabai kering.

    6. Cangkang telur

    Kamu dapat menggunakan cangkang telur untuk mengusir cicak dari rumah. Caranya yaitu bersihkan cangkang telur dan taruh di tempat yang sering didatangi cicak, terutama di dekat pintu atau jendela. Kamu perlu membuang cangkang telur keesokan harinya untuk menjaga kebersihan.

    7. Obat nyamuk

    Semprotan pengusir nyamuk kimiawi dapat membasmi cicak dan nyamuk. Selain itu, jumlah cicak di rumah akan berkurang secara alami ketika kamu membasmi nyamuk atau serangga lain di rumah. Hal ini karena cicak datang untuk mencari makanan. Jika kamu memotong sumber makanan mereka, maka tidak ada alasan bagi mereka untuk tinggal.

    8. Air dingin

    Kamu dapat memilih cara ini jika kamu tidak ingin menggunakan alternatif bau yang telah disebutkan sebelumnya. Seperti yang kita ketahui, cicak menyukai tempat yang lebih hangat. Jika kamu menyiramkan air dingin atau air es pada mereka, maka mereka menjadi tidak bisa bergerak.

    9. Memasang jaring jendela

    Memasang jaring jendela adalah solusi jangka panjang yang praktis. Dengan jaring, kamu tidak perlu menutup jendela sepanjang waktu dan membiarkan semua cahaya alami masuk. Kamu dapat memilih jaring yang berwarna putih agar rumah lebih terang.

    10. Menjaga kebersihan

    Cicak dan jenis hama lainnya bersembunyi di dalam rumah untuk mencari makanan. Jadi, disarankan untuk tidak menyimpan makanan di tempat terbuka. Simpan semua makanan dalam wadah yang tertutup. Apabila kamu memiliki sisa makanan yang tidak dapat dikonsumsi, pastikan untuk membuangnya.

    Membersihkan rumah secara rutin adalah cara ampuh utama yang dapat kamu melakukan untuk mengusir cicak. Dengan menjaga rumah tetap bersih, hewan pengganggu lain juga akan berkurang. Jadi, jangan malas bersih-bersih ya detikers.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Bahan Alami yang Ampuh Usir Semut di Rumah


    Jakarta

    Semut sangat lumrah dijumpai di rumah. Kerumunannya akan menghampiri sumber makanan dan membuat risih. Tak jarang semut membawa bakteri penyebab infeksi sehingga khawatir menularkan penyakit ke penghuni rumah.

    Ada sejumlah bahan alami yang dapat digunakan untuk mengusir semut dari hunian. Meski bahan-bahan ini hanya menghilangkan makhluk kecil itu sementara, setidaknya tidak terlalu membuat jengkel penghuni. Simak deretan bahannya di bawah ini.

    Cara Mengusir Semut dengan Bahan Alami

    Mulai dari ampas kopi, tepung maizena, hingga cuka dapat digunakan untuk mengusir semut secara alami. Dilansir Better Homes & Gardens dan The Spruce, berikut penjelasannya:


    1. Ampas Kopi

    Pencinta kopi tentunya akan senang dengan cara ini. Ampas dari minuman yang dinikmatinya sangat berguna untuk mengusir semut di rumah.

    Ampas kopi dapat disebarkan ke area yang sering didatangi semut. Aromanya yang cukup menyengat tidak disukai makhluk kecil itu sehingga mereka akan menjauh dari sana.

    2. Bubuk Lada dan Cabai

    Lada dan cabai bubuk punya aroma kuat yang dapat mengganggu semut. Bumbu dapur ini dapat ditaburkan di tempat masuknya semut ke dalam rumah. Hama kecil itu akan terusik dan enggan datang kembali.

    Kedua bahan juga dapat dicampurkan ke dalam air untuk kemudian disemprotkan ke kawanan semut.

    3. Kayu Manis

    Kayu manis mengandung trans-cinnamaldehyde yang efektif mengusir dan membunuh semut, menurut penelitian 2014 yang dipublikasi dalam International Journal of Scientific and Research Publications (IJSRP).

    Taburkan kayu manis di lokasi berkumpulnya semut. Aromanya yang menyengat tidak disenangi makhluk kecil itu. Bisa juga menyebarkan kayu manis utuh apabila hanya mempunyai itu di rumah.

    4. Tepung Maizena

    Tepung maizena yang kerap digunakan untuk membuat berbagai makanan ternyata dapat digunakan untuk mengusir semut. Taburkan tepung ke koloni semut dan cipratkan air. Maizena akan mengental dan memerangkap semut-semut lalu bersihkan.

    5. Air Cengkeh

    Cengkeh juga memiliki aroma kuat yang tidak disukai semut. Beberapa cengkeh dapat disebar ke area datangnya semut.

    Cengkeh utuh juga dapat direndam dalam air hangat lalu dimasukkan ke botol semprot untuk disemprotkan ke lokasi lalu-lalang makhluk kecil itu.

    6. Kulit Jeruk

    Kulit jeruk jangan dibuang setelah daging buahnya dimakan. Kulitnya yang punya aroma menyengat dari senyawa d-limonene bisa mengganggu kawanan semut.

    Letakkan kulit jeruk atau lemon di area berkumpulnya semut, bau makanan yang memikat mereka akan tersamarkan. Mereka pun tidak akan datang.

    7. Larutan Cuka

    Sama seperti bahan lainnya, cuka punya bau yang kuat dan tidak disukai semut. Campurkan cuka dengan air di dalam botol semprot. Semprotkan larutan ke lokasi koloni semut berada. Cuka akan menghilangkan jejak feromon yang diikuti oleh koloni hama kecil itu.

    Sejumlah bahan di atas mengusir semut hanya sementara. Ulangi metode jika kerumunan semut datang kembali ke rumah.

    (row/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Bedak Bayi Ternyata Bisa Usir Tawon, Begini Caranya



    Jakarta

    Tawon sering membuat sarang di tempat-tempat yang tak terduga, salah satunya rumah. Adanya sarang tawon di rumah tentu sangat mengganggu, karena hewan ini bisa menyengat dan berbahaya.

    Oleh karena itu jika mendapati tawon di rumah ada baiknya diusir. Namun mengusir tawon apa lagi yang sudah bersarang tidak bisa sembarangan. Mereka akan menyengat balik sebab Kamu berusaha untuk merusak rumahnya. Lalu, bagaimana mengusir tawon dengan aman?

    Mengutip dari House Digest, tawon sangat menjaga area teritorialnya, sehingga jika terdapat ancaman mereka nggak segan langsung untuk menyengat orang yang mengusik rumahnya. Nah, ternyata bedak bayi bisa jadi solusi ampuh untuk usir tawon lho!


    Kamu juga perlu tahu bahwa tawon tertarik pada bau manis dan sampah. Karena hal tersebut, Kamu dapat menemukan mereka berterbangan di sekitar tanaman dan pepohonan yang memiliki bunga, mereka juga berkerumun di sekitar tong sampah berbau tidak sedap.

    Untuk menebang semua pohon yang ada untuk mengusir tawon sangatlah tidak mungkin. Namun, Kamu pasti bisa memastikan tempat sampah tetap tertutup.

    Cara Usir Tawon Pakai Bedak Bayi

    Tahu nggak kamu, tawon bisa diusir menggunakan bedak bayi. Meskipun tawon menyukai aroma manis, mereka tidak menyukai aroma yang terkandung dalam bedak bayi. Aroma ini malah akan membuat tawon kabur. Kamu dapat menaburkan bedak bayi di area yang pernah Kamu lihat tawonnya agar mereka tidak berkeliaran di sekitarnya.

    Aroma yang dimiliki bedak bayi juga dapat digunakan untuk menghilangkan sarang tawon. Untuk melakukannya harus berhati-hati untuk mendekati dan membongkar sarangnya. Selalu kenakan alat pelindung diri, termasuk sarung tangan dan pelindung kepala.

    Lebih baik melakukannya setelah gelap ketika Kamu dapat menangkap tawon yang tertidur setelah hari yang melelahkan. Untuk mencegah tawon masuk ke pekarangan atau luar rumah, Kamu bisa rutin menaburkan bedak bayi di sekitar rumah. Saat angin bertiup, bedak bayi menjadi tersebar dan membuat tawon kabur dari sarangnya.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Kelabang dan Kaki Seribu Masuk Rumah? Ini Alasan dan Cara Usirnya



    Jakarta

    Rumah bisa dimasuki makhluk-makhluk kecil, seperti kelabang dan kaki seribu. Kehadiran dua hewan melata ini bisa membuat penghuni rumah tak nyaman.

    Kelabang dan kaki seribu sebenarnya tidak menyerang manusia. Akan tetapi, racunnya bisa menimbulkan sakit pada sebagian orang kalau sampai tergigit.

    Kalau mau rumah bebas kelabang dan kaki seribu, penghuni rumah perlu tahu alasan mereka masuk ke rumah. Simak penjelasan soal kelabang dan kaki seribu berikut ini, dikutip dari Better Homes & Gardens dan The Spruce.


    Penyebab Muncul Kaki Seribu dan Kelabang

    Kelabang dan kaki seribu menyukai tempat yang lembap, hangat, dan gelap. Jika menemukan hewan ini di rumah, bisa jadi rumah memiliki kondisi demikian.

    Selain itu, keberadaan hama ini juga dapat menandakan ada serangga seperti kecoak, ngengat, lalat, serta rayap. Serangga tersebut merupakan sumber makanan bagi kelabang dan kaki seribu.

    Oleh karena itu, penting menjaga rumah tetap kering kalau nggak mau kelabang dan kaki seribu masuk rumah. Penghuni rumah bisa memperbaiki kebocoran pipa yang membuat air terus-menerus menetes, membersihkan area lembap.

    Lalu, pastikan menutup rapat celah atau retakan pada jendela, pintu, dan dinding. Langkah ini untuk menutup akses masuk hama ke dalam rumah.

    Cara Basmi Kaki Seribu dan Kelabang

    Kalau menemukan kelabang dan kaki seribu di rumah, coba usir dengan cara berikut ini.

    1. Semprotkan Cuka Putih

    Cuka mengandung air dan asam asetat. Kandungan asamnya cukup ampuh untuk memusnahkan hama rumah. Cuka putih juga diketahui memiliki sifat antimikroba.

    Untuk menumpaskan kelabang dan kaki seribu, semprotkan cuka langsung ke dua hewan itu. Tidak perlu mengencerkan cuka dengan air.

    2. Sebarkan Daun Pandan

    Kelabang sensitif terhadap bau menyengat dan akan menghindari aroma tersebut. Daun pandan dan serai mengeluarkan aroma kuat yang aman bagi manusia tapi tidak disukai hama tersebut.

    Kedua bahan alami itu dapat dimanfaatkan dengan memotongnya menjadi beberapa bagian atau menggepreknya agar baunya keluar. Lanjut letakkan di lokasi kaki seribu dan kelabang kerap muncul.

    3. Semprotkan Essential Oil

    Untuk mengusir kelabang dan kaki seribu, campurkan minyak esensial ini dengan air dan semprotkan di sekitar titik masuk atau tempat yang mungkin didatangi mereka. Essential oil seperti tea tree dan peppermint mempunyai aroma menyengat yang tidak disukai hama rumah.

    4. Taburkan Garam

    Kelabang dan kaki seribu menyukai lingkungan yang lembap untuk berkembang biak. Untuk mengurangi kelembapan di area rumah, garam dapat dimanfaatkan.

    Garam diketahui bisa menyerap kelembapan dan mengurangi kadar air di udara sehingga kaki seribu dan kelabang tidak akan tertarik lagi untuk datang.

    5. Siram Pemutih

    Pemutih pakaian mengandung bahan kimia kuat yang bisa memusnahkan kelabang dan kaki seribu kalau terkena. Aroma kuat yang dikeluarkannya pun tidak disenangi hama itu, sehingga cukup efektif untuk memberantas serangga di rumah.

    Sebagai catatan, jangan pernah mencampur cuka dan pemutih. Campuran tersebut dapat membentuk gas klorin yang beracun.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Tanaman Hias yang Ampuh Mengusir Nyamuk di Rumah


    Jakarta

    Pada umumnya, nyamuk dapat dibasmi dengan menggunakan semprotan pembasmi serangga. Namun, ada cara alami untuk mengusir nyamuk dari rumah, yakni dengan tanaman hias.

    Memang, penggunaan semprotan pembasmi serangga dapat efektif membunuh nyamuk. Namun sayang, zat-zat yang terkandung di dalam semprotan itu dapat membahayakan manusia jika dihirup dalam jumlah banyak.

    Apabila khawatir dengan risikonya, kamu masih bisa mengusir nyamuk dengan meletakkan tanaman hias di dalam rumah. Jadi, fungsi tanaman hias tak hanya sekadar mempercantik atau menambah kesejukan ruangan saja.


    Salah satu tanaman hias yang ampuh mengusir nyamuk di rumah adalah lavender. Selain itu, masih ada lagi sejumlah tanaman hias lainnya yang dapat mengusir nyamuk. Apa saja? Berikut pembahasannya.

    Tanaman Hias yang Ampuh Mengusir Nyamuk

    Dikutip dari The Spruce dan Garden Design, berikut sejumlah tanaman hias yang ampuh mengusir nyamuk:

    1. Serai

    Tanaman hias yang pertama ada serai. Tumbuhan ini mengandung sitral dan geranial, yakni bahan aktif yang disebut ampuh mengusir nyamuk. Selain itu, aroma serai yang harum ternyata membuat nyamuk ogah untuk mendekat.

    Serai termasuk tanaman yang mudah tumbuh, terutama di tanah yang subur dan terkena sinar matahari.

    2. Rosemary

    Rosemary jadi salah satu tanaman hias yang direkomendasikan untuk mengusir nyamuk. Selain itu, tanaman ini juga dapat mengusir berbagai jenis hama lainnya seperti ngengat.

    Rosemary dapat tumbuh di iklim yang hangat dan kering. Jika ditata di luar rumah, rosemary dapat dipangkas menjadi berbagai bentuk dan ukuran serta bisa menjadi pembatas taman yang bagus.

    3. Basil

    Basil mengeluarkan aroma menyengat yang ternyata ampuh mengusir hama dan nyamuk. Tanaman herbal ini menyukai hidup di wilayah yang lembap, membutuhkan drainase yang baik, dan senang jika terkena sinar matahari.

    4. Lavender

    Tanaman yang satu ini sudah terkenal akan manfaatnya untuk mengusir nyamuk. Meski aromanya semerbak dan bikin menenangkan, tetapi tidak bagi para hama dan nyamuk yang sama sekali tidak menyukai lavender.

    Kandungan minyak esensial pada lavender jadi salah satu sebab nyamuk tidak menyukainya. Bahkan aroma dari lavender dapat menghalangi kemampuan nyamuk dalam mencium bau.

    5. Marigold

    Rekomendasi tanaman hias berikutnya adalah marigold. Bunga dari tanaman ini diyakini dapat mengusir nyamuk dan sejumlah jenis serangga lainnya, seperti kutu daun, thrips, lalat putih, hingga kumbang.

    6. Geranium

    Geranium bisa menjadi pilihan alternatif untuk mengusir nyamuk di rumah. Sebab, tanaman hias ini mengandung zat kimia geraniol dan citronellol yang membuat nyamuk enggan untuk mendekat.

    Ekstrak geranium yang dioleskan ke kulit disebut ampuh melindungi tubuh dari gigitan nyamuk hingga delapan jam.

    7. Mint

    Tanaman min dari berbagai varietas bisa dimanfaatkan untuk mengusir nyamuk. Meski mudah dirawat, tapi tanaman ini dapat tumbuh menjalar dengan cepat. Jadi, perlu perawatan secara rutin agar tanaman mint tidak menjalar ke area lain.

    8. Catnip

    Catnip merupakan tanaman yang masuk dalam famili mint, tetapi tampilan dan aroma yang dikeluarkan cukup berbeda dari varietas mint pada umumnya. Meski begitu, tanaman ini dinilai ampuh untuk mengusir nyamuk karena mengandung nepetalactone.

    9. Eucalyptus

    Tanaman hias selanjutnya ada eucalyptus yang punya aroma menyengat dan tajam. Wanginya seperti aroma hutan yang khas dengan sedikit ada rasa mint, jeruk, dan madu. Aroma tersebut mungkin dapat menenangkan tubuh, tetapi sangat tidak disukai nyamuk.

    10. Sage

    Sage merupakan tanaman herbal aromatik yang memiliki aroma kuat. Selain digunakan sebagai salah satu obat tradisional, sage juga bisa dimanfaatkan untuk mengusir nyamuk di rumah.

    Sage bisa diolah sebagai semprotan pembasmi serangga alami. Caranya adalah dengan mengeringkan beberapa lembar daun sage, lalu tambahkan air secukupnya. Setelah itu, masukkan ke dalam botol dan kocok terlebih dahulu sebelum disemprot.

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tak Perlu Semprot, Begini Cara Alami Usir Lalat dengan Timun



    Jakarta

    Lalat merupakan salah satu hama di rumah yang kerap mengganggu dan dianggap sebagai hewan yang menjijikan. Lalat bisa terbang di mana saja, termasuk ke dapur lalu hinggap pada makanan si pemilik rumah.

    Mengusir lalat bisa menggunakan produk pembasmi serangga. Namun, produk yang dijual di pasaran tentu saja mengandung bahan kimia yang kurang baik bagi kesehatan. Oleh karena itu, untuk mengganti produk tersebut bisa menggunakan bahan alami.

    Dikutip dari situs Express, salah satu bahan alami yang ampuh usir lalat adalah timun. Hal ini karena lalat tidak suka bau timun. Bahkan, negara-negara panas seperti di Spanyol menggunakan timun untuk membasmi lalat.


    Dikutip dari Ideal Home, menurut Pakar DIY di Saxton Blades, Glen Peskett, aroma timun menghasilkan bau tidak sedap dan pahit yang tidak disukai lalat.

    “Lalat rumah menjauh karena aroma mentimun, terutama yang lebih pahit. Alasan pastinya belum sepenuhnya dipahami, tetapi diyakini bahwa senyawa alami dalam kulit mentimun, seperti cucurbitacin menghasilkan bau yang tidak sedap dan secara naluriah dihindari lalat,” ujar Peskett.

    Lalat secara naluriah lebih menyukai buah atau makanan yang manis sehingga mereka tidak suka aroma yang pahit seperti timun. Selain itu, biasanya lalat akan tertarik ke tempat sampah sebagai tempat bertelur.

    Untuk mengusirnya, dapat dilakukan dengan meletakkan irisan timun di atas tempat sampah. Selain itu, bisa juga menaruh irisan timun di dekat titik masuk rumah seperti pintu dan jendela.

    Namun, risiko dari menyimpan irisan timun di tempat-tempat tersebut adalah timun bisa membusuk. Oleh karena itu, disarankan mengganti irisan timun setiap satu atau dua hari sekali.

    Walau demikian, metode ini tidak bisa membasmi semua lalat, tetapi cukup untuk mengurangi jumlahnya secara signifikan. Oleh karena itu, langkah yang lebih ampuh adalah tetap menjaga kebersihan rumah agar lalat tidak mudah masuk ke dalam rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com