Tag: vacuum

  • 9 Alat Kebersihan yang Wajib Ada di Rumah Selain Sapu dan Pel


    Jakarta

    Isi rumah bukan hanya perabotan atau barang yang akan melekat pada tubuh penghuninya, banyak sekali jenis barang lainnya yang harus tersedia di rumah. Salah satunya adalah alat kebersihan. Tanpa ada alat kebersihan, bagaimana cara memastikan rumah bersih dan layak ditempati?

    Bahkan sebenarnya alat kebersihan merupakan barang yang tersedia sejak awal rumah tersebut selesai dibangun. Sebab, biasanya penghuni yang sedang mengecek hasil pembangunan pasti membutuhkan minimal sapu dan pel untuk membersihkan debu di lantai.

    Selain sapu dan pel, alat kebersihan apa lagi yang harus ada di rumah?


    Dilansir dari Homes and Gardens berikut beberapa alat kebersihan yang tidak boleh terlewat di rumah.

    Alat Kebersihan yang Wajib Ada di Rumah

    1. Pengki

    Dust on a house floor and floor brush with dustpan background. Home cleaning concept.Ilustrasi Pengki Foto: Getty Images/iStockphoto/undefined undefined

    Salah satu alat yang sangat berguna di rumah dan tentunya murah adalah pengki. Alat kebersihan satu ini berguna untuk menampung debu yang sudah dikumpulkan sehingga lebih mudah ketika dibuang. Alat ini bisa bertahan lama selama tidak untuk mengangkat benda berat atau terkena beban yang terlalu berat.

    2. Spons

    Blue whale sponge isolated on white background. Top viewSpons Foto: Istock

    Kebanyakan spons digunakan untuk mencuci piring. Namun, kegunaan barang satu ini lebih daripada itu. Bahannya yang bisa menyerap air sangat berguna untuk mengeringkan berbagai macam permukaan benda. Hal yang perlu diperhatikan ketika menggunakan spons adalah sebisa mungkin sering diganti karena masa pemakaiannya singkat. Apabila tidak diganti, spons akan menjadi sarang bakteri.

    3. Kain Mikrofiber

    Hand is cleaning car headlight with a using red microfiber cloth,Automotive maintenance concept.ilustrasi kain microfiber Foto: Getty Images/iStockphoto/Birdlkportfolio

    Selain spons, siapkan pula kain mikrofiber. Ukurannya beragam dan barang satu ini lebih lebar daripada spons sehingga bisa mempercepat pekerjaan. Kain mikrofiber juga tahan lama, bisa dipakai berulang kali, dan bagus untuk menyerap air.

    Ukuran serat yang kecil pada kain menciptakan listrik statis yang memungkinkannya mengangkat debu, kotoran, buih sabun, dan minyak dengan lebih kuat.

    4. Serbet

    Kitchen utensils, cloth hanging alone on wall.ilustrasi serbet Foto: Getty Images/iStockphoto/blyjak

    Serbet berbeda dengan kain mikrofiber. Serbet merupakan kain biasa yang berfungsi untuk mengelap tangan yang basah. Biasanya letaknya di dapur, dekat wastafel, atau meja makan. Serbet harus sering dicuci karena ketika permukaannya basah atau lembap bisa berpotensi muncul jamur dan jjadi tempat berkembangnya bakteri.

    5. Pembersih Kaca

    Pekerjaan membersihkan kaca gedung kerap dinilai sebagai pekerjaan laki-laki. Namun, wanita ini buktikan ia pun mampu bekerja sebagai pembersih kaca gedung.Pembersih Kaca Foto: AP Photo/Vahid Salemi

    Kaca di rumah juga harus sering-sering dibersihkan. Apabila dibiarkan, kaca akan menjadi buram dan tidak enak dipandang. Membersihkan kaca seminggu sekali juga tidak masalah. Apabila tidak punya alat untuk mengelap kaca, bisa memakai kain mikrofiber.

    6. Kemoceng

    70 Persen warga Desa Tarikolot, Kecamatan Pancalang, Kabupaten Kuningan, merupakan pembuat kerajinan tradisional. Mereka memproduksi sapu, kemoceng dan lain-lain.Ilustrasi Kemoceng Foto: Bima Bagaskara

    Kemoceng merupakan alat pembersih untuk membuang debu yang menempel pada perabotan rumah tangga. Alat ini hanya bisa dipakai untuk membersihkan permukaan yang kering. Pengganti kemoceng bisa memakai kain kering atau kain mikrofiber yang kering.

    7. Sikat Gosok

    Sikat LantaiSikat Gosok Foto: iStock

    Bentuknya mirip sapu karena memiliki tongkat yang panjang. Padahal alat kebersihan ini berbeda dengan sapu. Sikat gosok berguna untuk membersihkan noda membandel pada lantai atau dinding. Bagian bawahnya keras, tajam, dan rapat.

    8. Sikat Toilet

    Toilet Brush on White Background.Toilet Brush on White Background. Foto: iStock

    Area kamar mandi sangat membutuhkan sikat toilet. Fungsinya untuk membersihkan toilet agar bersih dari kotoran dan noda yang membandel.

    9. Penyedot Debu (Vacuum Cleaner)

    happy girl cleaning carpet with vacuum cleanerhappy girl cleaning carpet with vacuum cleaner Foto: Getty Images/iStockphoto/LightFieldStudios

    Penyedot debu atau vacuum cleaner merupakan alat kebersihan tidak wajib karena tidak semua keluarga bisa membeli barang ini. Namun, apabila kamu memiliki vacuum cleaner, tidak perlu lagi ada pengki atau sapu di rumah karena alat ini bisa menyedot debu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Ampuh Basmi Sarang Laba-laba dengan Mudah


    Jakarta

    Laba-laba merupakan salah satu hewan yang kerap muncul di dalam rumah. Biasanya, kemunculan laba-laba disertai juga dengan sarangnya yang kerap muncul di sudut dinding, lemari, atau loteng.

    Kehadiran sarang laba-laba dapat menandakan satu hal, yakni rumah yang dihuni jarang dibersihkan. Apalagi jika kamu menemukan telur laba-laba yang berwarna putih, itu tandanya hewan tersebut telah berkembang biak di dalam rumah.

    Jika terdapat sejumlah sarang laba-laba di rumah, jangan khawatir dulu. Sebab, ada beberapa cara ampuh untuk membasmi sarangnya. Bagaimana caranya? Simak dalam artikel ini.


    Area yang Sering Ditemukan Sarang Laba-laba

    Dikutip dari The Spruce, Senin (30/6/2025), laba-laba umumnya membuat sarang di area yang gelap, terpencil, dan sempit. Selain itu, laba-laba juga sering membuat sarang di beberapa lokasi lain, seperti:

    • Belakang dan bawah lemari
    • Langit-langit atau atap rumah
    • Kusen jendela
    • Celah pintu
    • Ventilasi udara
    • Furnitur yang sudah lama tidak terpakai.

    Tips Membasmi Sarang Laba-laba dengan Mudah

    Ada beberapa tips ampuh untuk membasmi sarang laba-laba di rumah dengan alat sederhana. Penasaran? Simak sejumlah tipsnya di bawah ini:

    1. Pakai Sarung Tangan

    Langkah yang pertama adalah wajib memakai sarung tangan dan lakukan secara perlahan, terutama saat membasmi sarang yang berisi telur laba-laba. Meski terlihat tidak bergerak, tapi bisa saja kantung tersebut berisi anak laba-laba yang belum menetas.

    2. Gunakan Tongkat atau Obeng

    Untuk menyingkirkan sarang laba-laba, kamu bisa menggunakan tongkat bekas atau obeng. Lakukan secara perlahan agar memastikan tidak ada lagi sarang laba-laba yang tersisa.

    “Cukup dengan menggunakan tongkat atau obeng, lalu kamu dapat mengikis sarangnya dan buang ke tempat sampah,” kata pengendali hama Green Pest Management, Matt Smith.

    3. Penyedot Debu

    Penyedot debut atau vacuum cleaner bisa menjadi pilihan terbaik untuk membasmi sarang laba-laba di rumah. Sebelum melakukannya, pastikan wadah penyedot debu dalam kondisi kosong.

    Jika seluruh sarang sudah tersedot, segera buang ke dalam tempat sampah. Jika menemukan ada telur laba-laba, pisahkan dan masukkan ke dalam kantong plastik secara rapat, lalu buang keluar.

    4. Bersihkan Area Bekas Sarang Laba-laba

    Setelah memastikan tidak ada lagi sarang laba-laba, tahap berikutnya adalah membersihkannya dengan cairan disinfektan atau sabun. Langkah ini dilakukan guna menghilangkan sisa sutra atau zat atraktan, sehingga mencegah laba-laba kembali bersarang di tempat yang sama.

    5. Cek Kembali Sudut-sudut Rumah

    Untuk memastikan tidak ada lagi sarang laba-laba, lakukan pemeriksaan di setiap sudut, celah, atau area yang terdapat tumpukan barang. Tempat tersebut kerap dipilih laba-laba untuk membuat sarang yang nyaman.

    Demikian lima cara ampuh membasmi sarang laba-laba di rumah dengan dengan mudah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Bersihkan Jendela Nggak Bisa Asal, Ini Cara yang Tepat Menurut Ahli


    Jakarta

    Membersihkan jendela merupakan salah satu kegiatan yang wajib dilakukan secara rutin. Hal ini agar rumah terlihat rapi dan bersih sekaligus merawat jendela agar tetap kinclong.

    Meski begitu, masih ada sejumlah orang yang tak tahu cara membersihkan jendela dengan benar. Alhasil, jendela bukan tampak kinclong tapi malah makin terlihat kotor dan kusam.

    Jika masih bingung bagaimana cara membersihkan jendela yang benar, jangan khawatir. Simak tips bersihkan jendela dengan tepat menurut ahli dalam artikel ini.


    Membersihkan jendela tak sekadar menyemprotkan air dan mengelapnya dengan kain kering. Jika salah dalam prosesnya, jendela bisa tampak semakin kusam.

    Direktur eksekutif Home Care & Cleaning Lab Carolyn Forte membagikan sejumlah cara membersihkan jendela yang tepat. Dilansir situs Good Housekeeping, Rabu (2/7/2025), berikut tipsnya.

    Cara Bersihkan Jendela

    Inilah langkah-langkah untuk membersihkan jendela.

    1. Bersihkan Debu di Jendela

    Langkah yang pertama adalah dengan membersihkan debu yang menempel di kaca, bingkai, hingga sudut-sudut jendela. Kamu bisa membersihkannya dengan kemoceng, kain kering halus, atau vacuum cleaner.

    Jika detikers memakai gorden, lepas gorden tersebut dan segera cuci dengan air dan pewangi.

    2. Bersihkan Kasa Jendela

    Apabila detikers memakai kasa jendela, lepas kasa tersebut dan bersihkan dengan vacuum cleaner atau kemoceng untuk mengangkat seluruh debu. Kasa yang terlihat sangat kotor dapat dicuci dengan air hangat dan sabun, lalu bilas hingga seluruh kotoran yang menempel hilang secara menyeluruh.

    3. Semprot Jendela dengan Cairan Pembersih

    Setelah debu dibersihkan secara menyeluruh, kini saatnya membersihkan jendela dengan cairan pembersih. Semprot cairan dari bagian atas hingga bawah jendela agar bisa bersih secara maksimal.

    4. Bersihkan Jendela Pakai Kain

    Langkah selanjutnya adalah membersihkan jendela menggunakan kain microfiber atau tisu bebas serat. Bersihkan jendela dari bagian atas hingga bawah jendela secara perlahan. Jika ditemukan ada noda membandel, bersihkan lagi dengan cara menyemprotkan cairan dan lap menggunakan kain.

    5. Bersihkan Jendela Bagian Luar

    Membersihkan jendela rumah tak hanya bagian dalamnya saja, tapi juga area luar. Untuk tahapannya tetap sama, yakni bersihkan debu yang menempel, semprot dengan cairan pembersih, kemudian lap kaca dengan kain microfiber secara menyeluruh.

    Kotoran dan debu yang menempel biasanya lebih banyak di bagian jendela luar. Jadi, detikers harus membersihkannya dengan tenaga ekstra.

    6. Keringkan Jendela

    Setelah membersihkan bagian jendela luar dan dalam, keringkan dengan kain microfiber. Cek kembali untuk memastikan tidak ada sisa cairan atau noda yang menempel di jendela.

    7. Pasang Kembali Gorden dan Kasa

    Setelah semuanya dibersihkan, langkah terakhir adalah pasang kembali gorden dan kasa ke jendela dengan tepat.

    Demikian tips membersihkan jendela yang tepat menurut ahli. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kata Ahli, Begini Tips Bersih-bersih Rumah biar Makin Kinclong


    Jakarta

    Membersihkan merupakan salah satu hal wajib yang harus dilakukan. Hal ini untuk menjaga agar rumah bebas debu dan kotoran serta tetap rapi.

    Walau demikian, terkadang penghuni rumah hanya sekadar membersihkan saja. Padahal membersihkan rumah dengan cara yang tepat perlu dilakukan agar hunian benar-benar bersih.

    Dilansir dari The Spruce, berikut ini tips membersihkan rumah dari para ahli kebersihan.


    Selalu Bersihkan dari Atas ke Bawah

    Untuk mencegah debu jatuh ke permukaan yang bersih, sebaiknya bersihkan debu dari bagian paling atas ke bawah. Ahli kebersihan dan pemilik Sparkly Maid Austin, Sofia Martinez, mencontohkan untuk membersihkan kipas langit-langit, rak tinggi, serta lemari atas lebih dulu agar debu dan kotoran yang jatuh nantinya tidak mengotori permukaan yang sudah bersih.

    Biarkan Produk Kebersihan Menyerap Sebelum Dilap

    Menurut Martinez, salah satu kesalahan yang sering dilakukan banyak orang adalah menyemprotkan cairan pembersih ke permukaan dan langsung mengelapnya. Padahal, membiarkan produk beberapa menit harus dilakukan karena memberikannya kesempatan untuk membunuh bakteri.

    Mulai dengan Metode Kering Lalu Metode Basah

    Saat membersihkan permukaan, sebaiknya mulai dengan metode ‘dry cleaning’ alias bersihkan debu-debu dan kotoran terlebih dahulu sebelum mengelap atau mengepelnya. Misalnya, bersihkan debu dengan sapu, lap bersih, atau vacuum cleaner sebelum mengepelnya atau membersihkan dengan cairan pembersih.

    Hal ini memastikan saat mengepel permukaan bisa dilakukan dengan mulus, mengangkat kotoran lebih efektif, dan lantai mengering lebih bersih.

    “Jika Anda masuk ke ruangan yang dipenuhi debu, remah-remah, dan bulu kucing, lalu langsung mengepel, Anda akan menyeret bola-bola rambut-benda-benda itu menggumpal, menyumbat kain pel, dan meninggalkan goresan,” jelas Rhonda Wilson, pakar kebersihan dan quality lead cleaner di FreshSpace Cleaning.

    Jangan Terburu-buru

    Saat membersihkan rumah sebaiknya tidak dilakukan dengan buru-buru. Sebab, bisa saja hal-hal yang seharusnya dibersihkan luput dari perhatian.

    Jangan Gunakan Alat Pembersih Kamar Mandi Sekaligus Dapur

    Martinez menyarankan untuk tidak menggunakan alat bersih-bersih yang sama untuk membersihkan dapur dan kamar mandi. Hal itu karena memungkinkan adanya kontaminasi silang.

    “Aturan ini tidak bisa diganggu gugat karena menggunakan alat yang sama di area-area ini dapat dengan mudah memindahkan bakteri seperti E. coli dari kamar mandi ke permukaan dapur,” ujar Martinez.

    Agar tidak bingung dan mencegah kontaminasi silang, pakar kebersihan menyarankan untuk memisahkan kain, sikat, dan spons pembersih untuk area-area ini.

    Itulah beberapa tips bersih-bersih agar rumah bebas debu dan tetap rapi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Membasmi Tungau di Kasur Tanpa Perlu Vacuum Cleaner


    Jakarta

    Tungau merupakan hama mikroskopis yang dapat tumbuh dan berkembang di lingkungan hangat dan lembap. Tungau dapat ditemukan di berbagai furnitur rumah, salah satunya kasur.

    Kehadiran tungau di kasur tentu tidak bisa dianggap remeh. Jika kamu digigit oleh tungau maka bisa mengalami kulit gatal, mata kering, bersin, hingga batuk kering. Kondisi ini tentu bikin tidur menjadi tidak nyenyak.

    Namun jangan khawatir, tungau yang ada di kasur dapat diatasi dengan berbagai cara. Bahkan, kamu bisa membasmi serangga kecil ini tanpa perlu menggunakan vacuum cleaner.


    Cara Basmi Tungau di Kasur Tanpa Vacuum Cleaner

    Membersihkan tungau di kasur dapat dilakukan dengan beberapa cara. Dilansir dari situs Mayo Clinic, Kamis (17/7/2025), berikut tipsnya:

    1. Cuci Seprai dan Sarung Bantal

    Tips yang pertama adalah rutin mencuci seprai kasur setiap minggu. Hal ini juga termasuk mencuci selimut, sarung bantal, dan bed cover.

    Agar efektif membunuh tungau dan menghilangkan debu, pastikan seluruh kain dicuci dengan air panas dengan suhu minimal 54,4 derajat Celcius. Jika tidak bisa dicuci dengan air panas, seprai bisa dimasukkan ke dalam pengering selama 15 menit pada suhu yang sama.

    Setelah dicuci, jemur seluruh kain di bawah sinar matahari agar cepat kering. Kemudian angkat kain dan jangan lupa disetrika agar wangi dan tidak terlihat kusut.

    2. Jaga Suhu Kelembapan di Rumah

    Tungau termasuk serangga yang hidup dan berkembangbiak di udara lembap. Maka dari itu, sebaiknya jaga kelembapan di dalam rumah hingga di bawah 50%.

    Pastikan kamu memiliki ventilasi udara yang baik di dalam kamar tidur. Gunakan juga dehumidifier untuk mengurangi kelembapan berlebih di udara.

    3. Garam

    Jika menemukan 1-2 tungau yang ada di kasur, kamu dapat membasminya dengan garam. Bahan dapur ini disebut efektif untuk membasmi tungau dengan cepat.

    Caranya cukup mencampur air dan garam hingga menjadi larutan, setelah itu dimasukkan ke dalam botol semprot. Kini, kamu tinggal menyemprot larutan tersebut ke area yang dihinggapi tungau.

    4. Minyak Lavender

    Selain garam, kamu juga dapat membasmi tungau dengan minyak lavender. Kandungan senyawa linalool pada tanaman ini dapat mengganggu indra penciuman tungau.

    Caranya cukup dengan meneteskan minyak lavender ke area yang terdapat tungau di kasur. Tunggu beberapa saat agar tungau mati setelah mencium aroma lavender yang menyengat.

    5. Buang Barang yang tidak Terpakai

    Apabila ditemukan ada banyak barang tidak terpakai di dalam kamar tidur, sebaiknya segera dibuang. Barang tersebut lama-lama akan berdebu dan akhirnya menjadi tempat bagi tungau untuk berkembang biak.

    Singkirkan barang-barang seperti buku, hiasan meja, majalah, atau pernak-pernik yang tidak terpakai di dalam kamar. Selain mencegah tungau, cara ini juga membuat kamar tidur terlihat lebih bersih dan nyaman.

    6. Jemur Kasur

    Cara lain yang dapat dilakukan adalah dengan menjemur kasur. Sebab, sinar matahari yang terik bisa membuat tungau mati.

    Menjemur kasur di bawah sinar matahari juga membantu mengurangi kelembapan di kasur sehingga tidak ada lagi tungau yang hinggap. Namun, pastikan kamu mengecek kondisi cuaca terlebih dahulu sebelum memutuskan menjemur kasur.

    Demikian enam cara membasmi tungau di kasur tanpa perlu menggunakan vacuum cleaner. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Cara Cepat Bersihkan Kipas Angin Tanpa Perlu Dibongkar


    Jakarta

    Kipas angin merupakan perangkat elektronik yang paling mudah terlihat kotor. Tandanya adalah banyak debu-debu halus yang menempel di permukaan kerangka pelindung hingga ke baling-balingnya.

    Semakin lama didiamkan, debu bisa semakin tebal dan tidak akan bersih hanya dengan diberi angin kencang. Oleh karena itu kipas angin harus rutin dibersihkan.

    Cara Membersihkan Kipas Angin

    Kipas angin bisa dibersihkan tanpa perlu dibongkar atau disiram air. Dilansir The Spruce dan The Dollar Stretcher, begini caranya.


    Vacuum Cleaner

    Vacuum cleaner merupakan salah satu perangkat kebersihan yang praktis yang memanfaatkan angin untuk menyedot debut. Penyedot debu memiliki lubang yang tidak begitu besar dan bentuknya yang fleksibel sehingga bisa membersihkan di mana saja.. Berikut cara menyedot deb dengan vacuum cleaner.

    1. Cabut listrik dari stop kontak atau cabut baterai kipas angin
    2. Sedot debu menggunakan vacuum cleaner dan bersihkan semua bagian dalam kipas angin dengan hati-hati
    3. Jika sudah cukup, bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang lembap.

    Larutan Sabun, Cuka, Baking Soda

    Jika dirasa dengan menyedot debu saja tidak cukup. Coba pakai bahan pembersih yang memang bisa membersihkan hingga membunuh bakteri pada kipas angin. Bahan-bahan tersebut adalah sabun, cuka, dan baking soda. Caran membersihkan kipas dengan campuran larutan tersebut sebagai berikut.

    1. Campurkan 2 sdm (sendok makan) sabun cuci piring, 1/2 gelas cuka, dan 3 sdm baking soda
    2. Masukkan ke dalam botol semprotan, kocok-kocok
    3. Semprotkan cairan ke arah kipas yang berdebu
    4. Tutup seluruh bagian lingkaran kipas dengan plastik besar
    5. Nyalakan kipas agar berputar dengan kecepatan tinggi selama sekitar 5 menit
    6. Buka plastik dan debu akan terlepas dari kipas angin.

    Garam atau Pasir

    Mungkin tidak bisa dibayangkan bagaimana garam bisa membersihkan debu. Namun cara ini benar-benar bisa. Begini caranya.

    1. Letakkan kipas angin secara mendatar atau bagian bundar menghadap bawah
    2. Tutup bagian kipas dengan kain atau plastik
    3. Masukkan garam atau pasir kering ke kipas angin
    4. Pastikan kipas tertutup rapat, nyalakan kipas dan biarkan berputar-putar selama beberapa menit agar debu tersapu
    5. Bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang sudah sedikit dibasahi.

    Pengering Rambut

    Penghuni rumah bisa menghempaskan debu pada kipas angin menggunakan pengering rambut. Alat ini mengeluarkan angin kencang yang bisa membersihkan kotoran yang menempel. Berikut ini cara menggunakan pengering rambut untuk membersihkan kipas angin.

    1. Cabut aliran listrik maupun baterai kipas angin
    2. Bawa kipas angin ke luar agar debu tidak bertebaran di dalam rumah
    3. Semprotkan angin menggunakan pengering rambut dari bagian belakang, lalu ke seluruh bagian hingga debu terjatuh
    4. Bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang sudah sedikit dibasahi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Dinding Rumah Bau Apek karena Kelembapan? Ini Cara Mengatasinya



    Jakarta

    Pernah mencium bau apek dari dinding rumah saat baru pulang dari liburan panjang atau rumah lama tak ditinggali? Waspada, bau tersebut bisa jadi tanda adanya kelembapan yang memicu pertumbuhan jamur.

    Bau apek memang umum terjadi di rumah yang lama tidak dihuni. Hal ini disebabkan oleh sirkulasi udara yang buruk, membuat ruangan menjadi lembap dan pengap. Kondisi seperti ini sangat disukai jamur, dan saat mereka berkembang biak, spora yang dilepaskan menimbulkan aroma khas yang tidak sedap.

    Menurut situs The Spruce, jamur biasanya tumbuh di area seperti pojok ruangan, plafon, kamar mandi, perabotan, hingga dinding rumah. Tak hanya mengganggu kenyamanan, spora jamur juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Gejalanya bisa berupa mata gatal, bersin, ruam kulit, atau hidung tersumbat jika terpapar terlalu lama.


    Selain jamur, tumpukan debu yang tidak dibersihkan juga bisa memicu bau apek. Oleh karena itu, penting untuk segera melakukan pembersihan menyeluruh saat rumah mulai tercium bau tak sedap.

    Berikut ini beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi bau apek karena kelembapan, terutama di dinding rumah:

    1. Buka Semua Ventilasi

    Langkah pertama, buka semua jendela, pintu, dan ventilasi rumah agar udara segar masuk dan mendorong udara lembap keluar. Hindari menyalakan AC karena hal ini akan menutup sirkulasi udara. Jika ada, gunakan kipas angin atau dehumidifier untuk membantu menurunkan tingkat kelembapan.

    2. Bersihkan Debu secara Menyeluruh

    Debu yang menumpuk juga bisa memicu bau tak sedap. Gunakan vacuum cleaner untuk menjangkau sudut-sudut yang sulit dibersihkan. Lakukan pembersihan dalam kondisi rumah tetap terbuka agar debu dan udara kotor bisa langsung keluar.

    3. Basmi Jamur dari Dinding

    Jamur yang menempel di dinding bisa dibersihkan dengan campuran air hangat, sabun cuci piring, dan pemutih klorin. Jika ingin alternatif alami, cuka juga cukup ampuh. Oleskan cuka ke permukaan yang berjamur, diamkan sejenak, lalu bilas dengan air hangat. Lakukan dengan hati-hati agar tidak merusak lapisan dinding atau perabotan.

    “Jika kamu menemukan jamur di rumah, pastikan bahan seperti wallpaper atau furnitur bisa dicuci. Coba dulu di satu titik kecil sebelum membersihkan seluruh permukaan. Gunakan cuka secara perlahan, jangan menggosok terlalu kuat,” ujar James Mellan-Matulewicz, Creative Director Bobbi Beck, dikutip dari Homes & Gardens.

    Dengan langkah-langkah tersebut, bau apek di dinding rumah akibat kelembapan bisa diatasi. Jangan tunda membersihkannya, karena semakin lama dibiarkan, semakin besar risiko jamur menyebar dan mengganggu kesehatan penghuni rumah.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Ampuh Bersihkan Bulu Hewan yang Menempel di Perabotan


    Jakarta

    Memiliki hewan peliharaan berbulu seperti kucing dan anjing tentu sangat menggemaskan. Namun, bulu hewan tersebut sering menempel di perabotan hingga baju.

    Mungkin kamu sudah terbiasa dengan bulu-bulu tersebut. Namun jika ada tamu yang datang dan alergi bulu hewan, tentu hal tersebut bisa berbahaya. Salah satu solusinya adalah dengan menyingkirkan bulu-bulu tersebut.

    Namun, tak semua pemilik hewan tahu bagaimana cara membersihkan bulu yang menempel di baju dan perabotan dengan tepat. Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Cara Ampuh Bersihkan Bulu Hewan yang Menempel

    Ada berbagai cara ampuh untuk membersihkan bulu hewan yang menempel di perabotan dan baju. Dilansir situs Home Made Simple dan Walkin Pets, berikut tipsnya:

    1. Tutupi dengan Kain

    Bulu hewan yang menempel di perabotan berukuran besar akan sulit dibersihkan karena benda tersebut harus dibawa keluar rumah. Jika dibersihkan di dalam ruangan maka bulu-bulu tersebut bisa berterbangan dan menempel di perabotan lain.

    Solusinya adalah dengan menutup perabotan tersebut pakai kain khusus. Jadi, kamu tak perlu repot-repot membersihkan benda tersebut karena cukup melepas kain pelindung dan cuci dengan air dan sabun.

    2. Gunakan Rol Pembersih Bulu

    Cara paling mudah untuk membersihkan bulu hewan adalah dengan rol pembersih khusus. Rol ini memiliki lem perekat yang dapat mengangkat bulu-bulu.

    Jika tidak punya rol pembersih, kamu bisa menggunakan lakban. Cara pakainya cukup dengan menempelkan lakban ke area yang banyak ditemukan bulu hewan, setelah itu cabut agar bulu-bulu tersebut ikut terangkat.

    3. Pakai Vacuum Cleaner

    Vacuum cleaner bisa dimanfaatkan untuk mengangkat bulu hewan. Pastikan kamu melakukannya secara perlahan agar bulu hewan dapat terangkat secara menyeluruh. Selain mengangkat bulu, cara ini juga ampuh menyingkirkan debu dan kotoran yang menempel di karpet, kasur, atau sofa.

    4. Sapu dari Arah Berbeda

    Ketika bulu hewan menempel pada bahan yang sulit dibersihkan, coba gosok atau sapu dari dua arah agar bulu dapat terangkat seluruhnya. Misalnya, kamu membersihkan bulu menggunakan sapu lidi, jika disapu ke arah depan tetap ada yang menempel, maka coba sapu ke arah belakang.

    5. Tambahkan Air

    Bulu hewan memiliki massa yang ringan. Jika disapu terkadang tidak ikut terangkat. Untuk mengatasinya kamu dapat menuangkan air pada bagian yang banyak terdapat bulu, kemudian gunakan vacuum cleaner khusus yang dapat menyedot air atau memakai sapu lidi untuk mengangkat bulu tersebut.

    6. Hilangkan Muatan Listrik

    Bulu hewan bisa menempel di karpet karena terdapat muatan listrik. Terkadang menyapunya saja belum ampuh mengangkat seluruh bulu yang menempel.

    Untuk mengatasi muatan listrik tersebut, caranya adalah dengan membuat cairan khusus yang terbuat dari campuran dua sendok makan pelembut pakaian dan segelas air. Setelah itu, masukkan ke dalam botol dan semprotkan ke titik-titik yang terdapat banyak bulu menempel.

    7. Pakai Sarung Tangan Karet

    Sarung tangan karet bisa digunakan untuk mengangkat bulu hewan yang menempel. Caranya adalah dengan menggosok sarung tangan karet ke permukaan apa pun yang menghasilkan energi statis, setelah itu arahkan ke titik-titik yang terdapat bulu hewan.

    Cara lain untuk mengangkat bulu hewan adalah dengan membasahi sarung tangan karet. Sebab, bulu dapat mudah menempel pada karet yang lembap.

    Demikian tujuh cara ampuh bersihkan bulu hewan yang menempel di perabotan dan baju. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Pakai 2 Warna Seprai Ini, Bikin Kutu Kasur Berdatangan



    Jakarta

    Salah satu hewan yang senang hidup di kasur adalah kutu kasur. Hewan kecil penghisap darah ini pernah menjadi wabah di Eropa beberapa tahun lalu karena gigitannya dapat menyebabkan rasa gatal, luka, hingga infeksi kulit.

    Keberadaan kutu kasur sulit ditemukan karena hewan ini aktif saat malam hari di saat manusia tengah tertidur. Mereka muncul karena tertarik pada karbon dioksida dan panas yang dikeluarkan manusia saat tidur.

    Cara membasmi kutu kasur adalah dengan rajin membersihkan kasur, mulai dari menyedot debu dengan vacuum cleaner, menggunakan kasur baru bukan bekas terutama setelah terendam banji, dan menjaga kebersihan kasur.


    Selain itu, dilansir CNN, ada satu faktor lain yang membuat kutu kasur tertarik hidup di kasur adalah warna seprai yang dipakai gelap seperti hitam dan merah tua. Lho kenapa gitu?

    Hal ini sudah dibuktikan dalam sebuah penelitian berjudul Journal of Medical Entomology pada 2016 lalu. Penelitian itu menguji kutu kasur yang diletakkan di cawan petri dengan ‘tenda’ yang berbeda warna.

    Hasilnya menunjukkan jika kutu kasur langsung berlari menuju tenda warna hitam dan merah dibandingkan tenda berwarna terang, seperti putih, kuning, atau hijau.

    Dalam sebuah penelitian urban entomologi Universitas Florida, ilmuwan Roberto Pereira mengatakan kutu kasur menyukai warna gelap karena dapat memberikan perlindungan lebih dari serangga yang lebih besar, seperti laba-laba dan semut.

    Alasan lainnya adalah kutu kasur salah mengira warna merah dan hitam sebagai warna teman-teman mereka. Sebenarnya warna kutu kasur adalah merah kecoklatan, tetapi saat jumlahnya banyak warna tersebut lebih terlihat hitam dan merah.

    “Alasan lainnya mungkin karena warna-warna cerah membuat serangga ini terpapar dan semakin sering serangga terpapar, semakin banyak mereka kehilangan air, dan jika kehilangan banyak air, mereka akan mati atau harus makan lagi,” ujar Pereira, dikutip dari CNN, Jumat (2/8/2025).

    “Sulit untuk mengetahui apa yang ‘dipikirkan’ oleh kutu kasur, jika kita bisa menggunakan terminologi tersebut,” tambahnya.

    studio shot of black themed bedding sheets and white pillowstudio shot of black themed bedding sheets and white pillow Foto: Getty Images/Suradech14

    Meskipun begitu, Pereira menegaskan warna seprai tidak menjadi faktor utama kutu kasur ditemukan di kasur. Faktor utamanya tetap karena kutu kasur menyukai suhu tubuh manusia, karbon dioksida, dan darah. Jika ketiga faktor tersebut ditemukan, mereka bisa bersarang di kasur meskipun seprai yang digunakan berwarna terang seperti putih, hijau, atau kuning.

    Hal lain yang perlu diketahui adalah kutu kasur tidak hanya ditemukan di kasur, melainkan bisa di barang-barang berbusa di rumah berbulu dan penuh debu seperti kursi, sofa, karpet, atau wallpaper dinding.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Biar Badan Nggak Gatal, Ini 5 Cara Cegah Kutu Busuk Ada di Kasur


    Jakarta

    Kutu busuk merupakan salah satu hewan yang kerap muncul di kasur. Serangga ini bisa menyebabkan gatal dan meninggalkan bekas pada tubuh. Tak heran keberadannya ingin dibasmi penghuni rumah.

    Selain gatal, kutu busuk juga bisa menyebabkan kasur bau dan cepat kotor. Serangga ini kerap bersembunyi di pinggiran dan dalam kasur, terutama yang jarang terkena sinar matahari.

    Nah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah adanya kutu busuk di kasur atau perabotan lainnya. Dilansir dari dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    Bersihkan Barang yang Berserakan

    Rumah yang berantakan menyediakan lebih banyak tempat bagi kutu busuk untuk bersembunyi. Dilansir dari United State Environmental Protection Agency, jika kutu busuk ada di kasur, gunakan penutup khusus kutu busuk (encasement) untuk mempersulit kutu busuk menjangkau penghuni rumah saat tidur. Biarkan encasement terpasang selama setahun. Pastikan produk yang dibeli telah teruji sehingga dapat bertahan selama setahun penuh tanpa robek.

    Rutin Cuci Seprai

    Rutin mencuci seprai bisa mengurangi jumlah kutu busuk. Dilansir dari Departemen Kesehatan New York, cuci seprai, sarung bantal, selimut, dan seprai lalu masukkan ke dalam pengering panas selama minimal 30 menit.

    Perlu diperhatikan juga bahwa kutu busuk dan telurnya bisa bersembunyi di keranjang cucian, jadi jangan lupa untuk membersihkannya juga.

    Bersihkan Pakai Vacuum Cleaner

    Cara lainnya yaitu membersihkan dengan menggunakan vacuum cleaner atau penyedot debut. Bersihkan karpet, lantai, furnitur berlapis kain, rangka tempat tidur, kolong tempat tidur, di sekitar kaki tempat tidur, dan semua celah di ruangan dengan penyedot debu.

    Ganti kantong debu setelah setiap penggunaan agar kutu busuk tidak bisa kabur. Masukkan kantong debu bekas ke dalam kantong plastik tertutup rapat dan buang ke tempat sampah luar. Bisa juga masukkan sampah hasil vacuum cleaner dan masukkan ke dalam plastik sebelum dibuang.

    Tutup Celah Masuk Kutu Busuk

    Tutup semua retakan dan celah serta semua lubang tempat pipa atau kabel masuk ke dalam rumah. Untuk menutup celah maupun retakan bisa pakai caulk.

    Gunakan Jasa Profesional

    Selain cara-cara di atas, bisa juga menggunakan jasa profesional untuk mengatasi kutu busuk, apalagi jika serangga tersebut sudah ada di kasur.

    Itulah beberapa cara untuk mencegah adanya kutu busuk di kasur. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com