Tag: vastu shastra

  • 5 Benda yang Harus Disingkirkan dari Teras Menurut Vastu Sashtra


    Jakarta

    Teras adalah bagian rumah yang langsung menghadap ke luar. Biasanya di teras digunakan sebagai tempat bersantai. Dalam Vastu Sahstra, teras dapat menarik energi positif ke dalam rumah sehingga sebaiknya tidak ada benda yang menghalanginya.

    Melansir Architectur Digest India, Minggu (24/12/2023), Vastu Shastra adalah panduan kuno untuk rumah yang positif, mulai dari pintu masuk rumah hingga kamar tidur, dapur, kamar mandi, luar ruangan, dan halaman.

    Benda-benda yang disebut menghalangi energi positif rumah ini juga membuat ruangan lebih sempit dan mengganggu estetika. Maka dari itu, sebaiknya benda ini tidak diletakkan di teras rumah. Mengutip dari Times Now News berikut beberapa diantaranya.


    1. Benda yang Terbuat dari Bambu

    Bambu adalah tanaman yang memiliki batang yang panjang dan daunnya hanya lebat di bagian atas. Batang bambu dikenal cukup kuat dan tahan terhadap serangga, perubahan suhu, hingga getaran. Tidak heran bambu kerap dimanfaatkan sebagai bahan perabotan di rumah seperti kursi, meja, vas bunga, hingga keranjang.

    Meskipun memiliki kelebihan yang cocok untuk ditempatkan di teras rumah, tetapi benda-benda dengan elemen bambu sebaiknya dihindari menurut Vastu Shastra. Bahkan tanaman bambu sebaiknya tidak ditanam di teras rumah karena diyakini akan membawa masalah dan menyedot energi positif di rumah.

    2. Perabotan Rusak

    Perabotan di rumah yang sudah rusak dan sulit untuk diperbaiki sebaiknya langsung dibuang. Jangan meletakkan perabotan rusak di teras karena berbahaya dan bisa menimbulkan pertengkaran di rumah.

    Begitu pula dengan pot tanaman yang sudah rusak. Meskipun pot rusak masih bisa ditutupi dan tidak mengganggu tanaman, sebaiknya langsung diganti dengan pot baru. Ditakutkan dapat membawa sial dan berbahaya jika ada yang terkena ujung pot yang tajam.

    3. Sapu

    Alat pembersih lantai seperti sapu biasanya diletakkan di sudut rumah agar tidak terlihat berantakan. Dengan begitu teras juga bukan tempat yang tepat untuk meletakkan sapu karena itu adalah area terbuka yang dibuat minim sekat.

    Jika kamu memiliki alat pembersih khusus untuk luar ruangan, sebaiknya letakkan sapu di tempat yang sama dengan alat pembersih lainnya agar lebih rapih.

    4. Barang Berkarat

    Dalam Vastu Sahstra, barang berkarat yang diletakkan di teras dapat membuat masalah keuangan. Di samping itu, barang berkarat rawat patah karena korosi yang terjadi terus menerus. Untuk menghindari orang lain terluka jika lebih baik buang barang berkarat atau jika masih aman digunakan, rawat barang tersebut agar karat tersebut berkurang.

    5. Tanaman Berduri

    Tanaman berduri dipercaya dapat menimbulkan hambatan dalam hidup Anda. Tanaman berduri seperti kaktus dan bonsai sebaiknya tidak diletakkan di teras rumah. Meskipun keduanya cukup mudah dirawat dan tidak mengotori sekitar tetapi duri-durinya juga berbahaya jika terkena orang lain terutama anak kecil.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Barang Ini Sebaiknya Jangan Diletakkan di Teras Rumah


    Jakarta

    Teras menjadi area luar yang umumnya menjadi ‘wajah’ jika terletak di depan rumah. Area ini biasanya digunakan sebagai tempat bersantai hingga menerima tamu.

    Menurut Vastu Shastra, ilmu India kuno tentang harmoni dan kehidupan yang sejahtera, teras dapat menyeimbangkan energi rumah dengan meningkatkan aliran positif. Sehingga penataannya mesti diperhatikan agar mendatangkan manfaat.

    Ada sejumlah benda yang perlu disingkirkan dari teras agar tidak menghalangi energi positif masuk ke rumah. Barang-barang ini juga dapat mengganggu estetika teras dan membuatnya lebih sempit. Apa saja?


    Barang yang Tidak Boleh Diletakkan di Teras

    Dilansir laman resmi astrolog India Bejan Daruwalla dan Times Now, berikut sederet benda yang sebaiknya tidak diletakkan di teras rumah:

    1. Barang Berkarat

    Material berkarat yang disimpan di teras diyakini menyebabkan gangguan bagi penghuni rumah. Benda ini juga dipercaya membuat keuangan bermasalah.

    Di sisi lain, barang yang berkarat seperti teralis dan perkakas mudah patah akibat korosi. Barang seperti ini membahayakan penghuni dan orang lain sehingga baiknya dihindari dari teras rumah.

    2. Perabot Rusak

    Menurut vastu, perabotan rusak misalnya pot pecah bisa merusak kebahagiaan dan kedamaian rumah. Energi negatif juga mampu ditarik masuk hunian dengan adanya barang ini.

    Perabot rusak juga dianggap sial dan berbahaya jika terkena ujungnya yang tajam. Karena itu, sebaiknya langsung buang barang yang rusak atau ganti dengan benda baru.

    3. Tanaman Berduri

    Meski mempunyai keindahan tersendiri dan dipercaya mendatangkan energi, tanaman berduri tidak demikian. Tanaman ini dianggap menghambat kemajuan dalam hidup di masa mendatang. Misalnya kaktus. Tanaman berduri juga membahayakan penghuni akibat duri-durinya.

    4. Barang Terbuat dari Bambu

    Barang yang terbuat dari bambu kerap digunakan sebagai perabotan rumah di teras seperti kursi maupun meja. Namun ternyata menurut Vastu, barang dari tanaman ini hendaknya dihindari dari teras karena diyakini membawa masalah dan menguras energi positif di dalam hunian.

    5. Sapu

    Peralatan untuk membersihkan lantai seperti sapu disarankan tidak diletakkan di teras. Disebutkan akan berdampak buruk pada kebahagiaan dan kemakmuran penghuni rumah.

    Sebaiknya simpan sapu di sudut rumah bersama alat pembersih lainnya. Hindari meletakkan sapu di teras agar juga tidak terlihat berantakan.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Semua Punya Plus-Minus, Begini Cara Tentukan Arah Hadap Rumah Terbaik



    Jakarta

    Saat membangun atau membeli rumah, hal yang perlu dicek atau ditanyakan adalah mengenai arah hadap rumah. Informasi tersebut berguna untuk mengetahui apakah rumah mendapat pencahayaan yang pas.

    Arsitek Denny Setiawan mengatakan manfaat dari adanya sinar matahari yang masuk ke rumah adalah untuk mencegah kelembapan dan sebagai bahan disinfektan alami yang ampuh membunuh bakteri di rumah.

    Kedua hal tersebut tidak bisa dilakukan dengan hanya mengandalkan lampu. Semakin banyak akses masuk cahaya, bukan hanya rumah yang terawat, melainkan penghuninya juga bisa lebih sehat.


    Dengan mengetahui arah hadap rumah, penghuni jadi tahu lokasi yang tepat untuk menjemur bayi di pagi hari. Selain itu, arah hadap rumah juga membantu untuk penentuan letak jemuran berada.

    Banyak yang mengatakan arah hadap timur sangat ideal karena mendapat cahaya matahari pagi. Apakah benar begitu?

    Agen real estat di Douglas Ellima, Christa Kenin, menyebutkan untuk menentukan arah hadap patokannya adalah posisi pintu masuk utama dan fasad depan. Kemudian, cek waktu cahaya matahari lebih banyak menyorot.

    Apabila rumah tersorot matahari langsung pada pagi hari dan lebih adem saat sore hari, berarti rumah tersebut menghadap ke timur. Jika sebaliknya, rumah menghadap ke barat.

    Agen Coldwell Banker Warburg Steven Gottlieb mengungkapkan berdasarkan pengalamannya, banyak pelanggan menyukai rumah yang menghadap selatan. Hal ini berarti cahaya matahari pagi dan sore bisa masuk ke rumah melalui jendela samping.

    “Banyak orang menginginkan rumah yang mendapatkan banyak cahaya alami, sehingga paparan sinar matahari dari arah Selatan sering dianggap sebagai nilai jual yang menarik dan diinginkan,” katanya seperti dikutip dari Better Homes and Gardens, pada Rabu (10/9/2025).

    Kemudian, ada beberapa konsumen yang menyukai rumah menghadap ke utara karena cahaya yang masuk ke rumah jauh lebih lembut. Rumah jadi tidak terlalu panas sepanjang hari tetapi tetap terang hingga sore.

    Di luar itu, menurutnya tidak ada aturan arah hadap rumah yang paling baik. Semua dikembalikan pada selera dan kebutuhan pemilik rumah. Bagi rumah yang berdempetan, tidak memiliki jendela kanan dan kiri, lebih baik memilih rumah menghadap timur atau barat.

    “Ini soal preferensi pribadi. Setiap individu punya ekspektasi berbeda untuk ruang rumah mereka. Misalnya, dalam budaya India, rumah yang menghadap ke utara dikaitkan dengan kemakmuran dan keberuntungan, sementara rumah yang menghadap ke timur melambangkan kesehatan dan keharmonisan. Menurut Vastu Shastra, sistem arsitektur Hindu tradisional yang didasarkan pada teks-teks kuno, arah rumah terbaik adalah timur laut, karena dikaitkan dengan dewa kekayaan,” ujarnya.

    Itulah pertimbangan ketika memilih arah hadap rumah yang baik, semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com