Tag: view

  • Mau ‘Hilangkan’ Rumah dari Google Maps? Begini Caranya



    Jakarta

    Saat mencari alamat di Google Maps terkadang ada bangunan-bangunan yang bisa terlihat, termasuk rumah yang ada di sekitar jalan yang sedang dituju. Rumah-rumah bisa terlihat jika kamu menggunakan fitur Street View.

    Meski fitur tersebut sangat berguna saat sedang mencari alamat, terkadang hal itu membuat pemilik bangunan merasa tidak nyaman. Sebab, bangunan rumah yang seharusnya bisa menjadi privasi justru terpampang secara umum.

    Nah, kalau nggak mau rumah kamu terpampang di Street View Google Maps, bisa banget lho diblur atau disamarkan. Dilansir dari CNET, berikut ini caranya.


    Untuk menyamarkan rumah di Google Maps, kamu harus melakukannya dengan membuka website Google Maps di komputer. Cara untuk menyamarkan rumah tidak bisa dilakukan melalui aplikasi di android ataupun iOS.

    1. Buka Google Maps

    Langkah pertama, buka maps.google.com dan isi alamat rumah di kolom search di pojok kiri atas, tekan enter/return, lalu pilih gambar rumah yang muncul.

    2. Klik Report a Problem

    Langkah kedua, klik Report a Problem yang ada di pojok kanan bawah. Selanjutnya, pilih rumah yang ingin diblur.

    Sesuaikan rumah atau apapun yang ingin diblur berada di dalam kotak merah dan hitam.

    3. Pilih Bagian yang Ingin Diblur

    Jika sudah disesuaikan, maka masuk ke langkah ketiga yaitu pilih apa yang ingin diblur. Ada beberapa pilihan, seperti wajah, rumah, lisensi kendaraan, atau objek lainnya.

    Nantinya kamu akan diminta untuk memberikan detail alasan kenapa ingin diblur jika objeknya berada di tempat yang ramai, seperti banyak mobil, orang, dan lainnya.

    Perlu dicatat bahwa apa yang sudah kamu pilih itu benar-benar yang ingin diblur dari Google Maps. Sebab, jika sudah diblur pada Street View maka akan selamanya seperti itu.

    4. Verifikasi Data

    Langkah terakhir yaitu masukkan email, verifikasi captcha (jika dibutuhkan), dan klik Submit. Setelah itu, kamu akan mendapatkan email dari Google yang mengatakan pihaknya akan me-review laporan yang dibuat dan akan memberikan kabar apakah laporan bisa diterima atau ditolak serta ada juga yang diminta informasi lebih lanjut.

    Itulah cara mengeblur rumah di Street View Google Maps, semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Manfaat Punya Taman Minimalis di Area Tengah Rumah dan Tips Bikinnya


    Jakarta

    Taman di dalam rumah saat ini banyak dipilih karena dapat mempercantik ruangan secara alami. Selain itu, taman di dalam rumah dapat membuka jalur sirkulasi udara dan bisa menjadi pemasok oksigen di dalam rumah.

    Namun, tidak semua rumah bisa membuat taman di dalam rumah. Sebab, saat ini ukuran rumah semakin kecil karena keterbatasan lahan. Apabila dipaksakan, rumah justru terlihat lebih sempit dan membuat ruang gerak jadi terbatas.

    Arsitek Denny Setiawan mengatakan, taman di dalam rumah bisa dibuat menyesuaikan sisa ruang yang ada, tidak harus besar. Tujuan adanya taman di dalam rumah adalah sebagai ventilasi yang bisa menjangkau beberapa ruangan di dalam rumah yang jauh dari area luar rumah. Selain itu, adanya taman di dalam rumah juga membuat rumah jauh lebih terang berkat pencahayaan alami.


    “Jadi kita perlu memastikan setiap ruangan bisa mendapat akses yang sama terhadap taman. Kalau ruangannya banyak, lahannya terbatas, kita tidak bisa membuat ventilasi atau pencahayaan alami di salah satu ruang di rumah kita. Makanya dikasih taman supaya memaksimalkan semua ruangan mengakses view taman,” kata Denny kepada detikProperti, Selasa (3/6/2025) lalu.

    Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Bikin Taman di Dalam Rumah

    1. Rencanakan Sejak Awal

    Membuat taman di dalam rumah berarti membutuhkan area yang terbuka hingga ke bagian atas. Pembuatannya tidak bisa asal-asalan dengan membobol bagian rumah. Denny menyarankan agar rencana ini telah disiapkan sejak awal membangun rumah agar mudah untuk dibuat.

    2. Pilih Tanaman yang Tak Merusak Bangunan

    Denny menyarankan untuk memilih tanaman berakar tunggal apabila ingin menanam tanaman yang besar. Namun, bisa pula dengan meletakkan tanaman yang bisa tumbuh di dalam pot.

    “Sebenarnya inner court itu bisa langsung terakses ke tanah ya karena lebih baik resapannya langsung ke tanah. Tapi bisa juga memakai pot-pot tanaman. Kemudian, sistem drainasenya disambung ke sistem drainase awal rumah. Jadi tidak punya alasan kita nggak punya taman. Sebenarnya taman itu fleksibel, bisa dibuat di awal, di akhir juga bisa,” jelasnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Mau Rumah Kelihatan di Google Maps? Begini Caranya



    Jakarta

    Saat ini terdapat fitur yang mempermudah seseorang untuk melihat rumah tanpa perlu datang langsung ke lokasi yakni melalui Google Maps. Namun, fitur ini cukup berbahaya karena bisa disalahgunakan.

    Cara melihat bangunan melalui Google maps cukup dengan memasukkan alamat lengkap atau minimal nama jalan dan kecamatan. Setelah itu akan muncul tampilan bangunan dan jalanan. Penggunanya bisa menggeser tampilan hingga menemukan rumah yang dimaksud.

    Google Maps memang tidak menyajikan keseluruhan tampilan bangunan, terutama yang jauh dari jalan dan tertutup. Namun, apabila ingin melihat penampakan depannya, dari Google Maps sudah cukup jelas.


    “Mobil Google Street View mengambil gambar dari jalan umum, yang mungkin termasuk rumah Anda,” tulis Google seperti yang dikutip dari Daily Mail, Selasa (1/7/2025).

    Menurut petugas di Departemen Kepolisian Riverside di California Selatan, Ryan Railsback, mengatakan kepada ABC News, disarankan untuk memblur tampilan rumah di Google Maps. Hal ini untuk mencegah terjadinya pencurian dan tindak kejahatan lainnya.

    “Para penjahat mencari cara-cara baru dan inovatif untuk mencari korban. Ada baiknya masyarakat menyadari hal itu dan mencegah hal tersebut,” kata Ryan.

    Menurut profesor hukum dan ilmu kepolisian di John Jay College of Criminal Justice di New York, Christopher Herrmann, opsi permintaan membuat buram properti di Google Maps sudah tersedia sejak lama dan tidak dipungut biaya apa pun.

    Fitur ini dapat menghentikan aksi penjahat yang biasa mengintai rumah-rumah untuk mengetahui letak pintu masuk, jendela, atau akses masuk ke rumah lewat foto di Google Maps.

    Cara untuk mengaburkan foto rumah atau properti lain yang dimiliki cukup mudah. Pemiliknya pun tidak harus datang ke kantor polisi setempat atau mendatangi kantor Google.

    Cara Membuat Buram Gambar Rumah di Google Maps

    Dilansir dari laman Google, berikut cara membuat buram gambar rumah di Google Maps.

    1. Cari rumah dan buka gambar Street View yang ingin diburamkan

    2. Pilih ‘Laporkan masalah’ atau ‘Report a problem’ di bagian kanan bawah dan isi formulir yang tersedia

    3. Pilih objek yang ingin diburamkan. Ada rumah, wajah, mobil atau plat kendaraan, hingga objek lainnya

    4. Setelah itu, masukkan e-mail dan lakukan verifikasi

    5. Masukkan captcha dan klik ‘kirim’

    6. Cek e-mail secara berkala untuk mengetahui apakah permintaan pemilik rumah sudah disetujui Google.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com