Tag Archives: viral

Saran Dokter Gizi Bagi yang Ingin Jalani Diet Viral 90-30-50 di 2025


Jakarta

Diet 90-30-50 yang dikenalkan oleh ahli gizi di Amerika Serikat bernama Courtney Kassis belakangan sempat viral karena disebut-sebut bisa menurunkan berat badan cukup signifikan. Courtney mengklaim metode diet ini dapat menurunkan 8 kg hanya dalam 2 bulan tanpa menyiksa.

Diet 90-30-50 berfokus pada mengonsumsi setidaknya 90 gram protein, 30 gram serat, dan 50 gram lemak tak jenuh. Metode ini dapat meningkatkan keseimbangan gula darah, pengaturan hormon, mengurangi peradangan, dan secara keseluruhan dapat meningkatkan kesehatan metabolisme tubuh.

Lantas, untuk masyarakat Indonesia yang ingin mencoba metode diet 90-30-50 di tahun 2025, bagaimana caranya agar tetap aman dan efektif?


Menjawab hal ini, spesialis gizi klinis dari Mayapada Hospital Kuningan, Jakarta Selatan, dr Oki Yonatan Oentiono, SpGK, PNS (Physician Nutrition Specialist) mengatakan metode diet ini terbilang aman untuk dilakukan. Asalkan, setiap orang harus mengetahui terlebih dahulu berapa kebutuhan kalori hariannya.

“Masalah turun berat badan atau tidak, itu tergantung dari kebutuhan (kalori) tubuhnya. Jadi kalau kebutuhan (kalori harian) tubuhnya 2.500, lalu dengan diet 90-30-50 dia makan totalnya 1.500, berarti kan ada minus 1.000, nah itu pasti terjadi weight loss (penurunan berat badan),” kata dr Oki kepada detikcom, Jumat (13/12/2024).

Menurut dr Oki, cara paling umum untuk menghitung kebutuhan kalori harian seseorang adalah dengan menggunakan rumus Harris-Benedict. Selain itu, perlu diperhatikan terkait defisit kalori agar tidak dikurangi secara ekstrem agar tidak muncul masalah kesehatan.

Masalah kesehatan yang mungkin bisa muncul jika kalori harian tidak tercukupi adalah tubuh mudah lemas, sehingga sulit untuk melakukan aktivitas. Lebih fatalnya, nutrisi yang kurang juga bisa berdampak pada seseorang yang mudah sakit batuk, pilek, rambut rontok, hingga anemia.

Terkait pilihan protein dan serat, dr Oki mengatakan sebenarnya ada beberapa makanan yang tergolong murah dan mudah didapatkan.

“Kalau protein bisa daging rendang atau empal. Lalu ayam ya, dada ayam. Kalau mau murah meriah ya telur, tapi putihnya aja. Serat yang mudah didapatkan yang lalapan, kemangi, kacang panjang, selada itu murah, bayam, kangkung,” katanya.

Namun, untuk lemak sehat sendiri masih terbilang cukup mahal bagi sebagian orang. Terlebih ada beberapa jenis minyak tidak jenuh yang cukup sulit didapatkan di pasaran.

“Lemak (sehat) ini yang menjadi sulit, karena lemak yang baik itu yang tidak jenuh. Contohnya kayak minyak zaitun, minyak kedelai di mana itu masih susah ditemui atau boleh makan alpukat,” tutupnya.

“Atau bisa aja makannya itu nggak pakai minyak. Jadi masakannya nggak digoreng, nggak ditumis, minyaknya berasal dari makanan itu sendiri. Misalnya makan ayam, yaudah minyaknya dari situ,” tutupnya.

(dpy/kna)



Sumber : health.detik.com

Viral Diet 90-30-50, Ini Rekomendasi Menu Makanan dari Pakar


Jakarta

Media sosial belakangan tengah ramai dengan fenomena diet 90-30-50 yang diklaim efektif menurunkan berat badan hingga 8 kg dalam waktu dua bulan saja. Metode diet ini dilakukan dengan cara mengombinasi makanan-makanan seperti protein, serat, dan lemak sehat.

Sebagai informasi, diet 90-30-50 diperkenalkan oleh seorang ahli diet di Amerika Serikat Courtney Kassis pada 2023. Dirinya menciptakan diet ini karena didiagnosis mengidap penyakit Hashimoto, yang menyebabkan ia kesulitan menurunkan berat badan.

Menurut Courtney, metode diet ini mengharuskan seseorang mengatur pola makan dengan asupan 90 gram protein, 30 gram serat, dan 50 gram lemak. Sejak melakukan metode diet ini, Courtney mengaku sukses menurunkan berat badan dari 58 kg menjadi 50 kg dalam waktu kurang lebih dua bulan.


Dikutip dari Times of India, ahli gizi Catherine Gervacio, RND mengatakan kandungan protein yang cukup pada metode ini memang efektif untuk mendukung pemeliharaan, perbaikan, dan rasa kenyang.

“Rekomendasi umum adalah 0,8 hingga 1 gram per satu kg berat badan untuk orang dewasa,” kata Gervacio.

“Mengenai serat, jumlahnya (pada metode diet ini) cukup untuk mengatur gula darah, meningkatkan kesehatan usus, dan meningkatkan rasa kenyang. Kebanyakan orang tidak memenuhi anjuran 25 gram (untuk wanita) dan 38 gram (untuk pria) setiap hari,” sambung dia.

Mengenai lemak sehat, ahli diet Trista Best, MPH, RD, LD mengatakan seseorang harus memprioritaskan lemak sehat jika ingin mengikuti metode diet ini. Best juga merekomendasikan untuk membatasi lemak jenuh dan menghindari lemak trans.

“Lemak sehat meliputi lemak tak jenuh ganda dan tak jenuh tunggal seperti yang bisa ditemukan di ikan salmon, biji chia, tahu, almond, dan alpukat,” kata Best.

Berikut makanan-makanan yang dianjurkan untuk diet 90-30-50. Namun, perlu dicatat bahwa hasil dari metode diet ini mungkin akan berbeda pada masing-masing orang, tergantung dengan kondisi kesehatan dan sistem metabolisme masing-masing.

  • Protein: daging ayam, daging sapi, telur, kalkun, yogurt Yunani, dan keju cottage.
  • Serat: sayuran berdaun hijau, brokoli, kembang kol, biji chia, biji rami, kacang almond, dan buncis.
  • Lemak sehat: kacang-kacangan dan selai kacang, biji-bijian, alpukat, minyak zaitun.

Ahli gizi diet Shelley Balls, MDA, RDN, LDN mengatakan metode ini diet terbilang “sangat efektif” untuk membantu menurunkan berat badan. Pasalnya, mengonsumsi protein yang cukup memang bisa membantu menjaga massa otot.

Balls menambahkan konsumsi serat harian yang cukup dapat membantu seseorang untuk merasa kenyang lebih lama. Efek anti-inflamasi pada lemak sehat juga efektif dalam membantu menurunkan berat badan seseorang.

(dpy/naf)



Sumber : health.detik.com

Lagi Ngetren Diet 90-30-50 buat Enyahkan Buncit, Turun 8 Kg dalam 2 Bulan


Jakarta

Viral tren diet 90-30-50 di media sosial yang menekankan kombinasi makanan tepat untuk menurunkan berat badan. Diet ini disebut bisa menurunkan 8 kg.

Pola makan ini dipopulerkan oleh influencer TikTok Courtney Kassis yang juga ahli diet di Amerika Serikat. Dalam videonya, Courtney mengatakan diet 90-30-50 berfokus dengan mengatur pola makan terstruktur pada persentase makronutrien spesifik untuk asupan harian.

Cara mengatur makannya dengan asupan 90 gram protein, 30 gram serat, dan 50 gram lemak. Courtney mengatakan ia berhasil turun 8 kg serta lemak tubuhnya juga berkurang 2 dengan diet ini. Sebelum diet 90-30-50, berat badan Courtney 58 kg dan setelah diet menjadi 50 kg.


“Tanpa protein, metabolisme melambat, gula darah turun, yang berujung pada keinginan ngemil. Kita jadi selalu merasa lelah. Hormon tidak seimbang. Hal ini meningkatkan risiko terkena penyakit kronis,” jelas Courtney dikutip dari Womens Health.

Courtney mengatakan metode diet ini juga dia sarankan kepada kliennya yang mengidap PCOS dan diabetes. Setelah menjalani diet 90-30-50, dia mengatakan kondisi mereka membaik.

Namun, perlu dicatat bahwa hasil diet akan berbeda pada masing-masing orang tergantung kondisi kesehatan dan metabolisme mereka.

Makanan yang dianjurkan untuk diet 90-30-50:

1. Protein sehat: daging hewani tanpa lemak, protein shake, yoghurt dan keju cottage.
2. Serat: sayuran, buah-buahan, serta biji-bijian.
3. Lemak sehat: minyak zaitun, alpukat, dan kacang-kacangan.

(kna/naf)



Sumber : health.detik.com

Diet Tiongkok Diklaim bisa Turunkan 10 Kg dalam Seminggu, Amankah?

Jakarta

Diet Tiongkok sempat jadi tren karena diklaim bisa turunkan berat badan 10 kg hanya dalam 5-7 hari.Diet ini mulanya viral di platform media sosial China, Xiaohongshu.

Pada sebuah unggah video, ada seorang wanita mengaku dalam waktu kurang dari seminggu berat badannya berkurang 10 kilogram. Makanan yang dikonsumsinya selama diet ini, sebagian besar menunya terdiri dari protein hewani dan serat.

Apa yang dimaksud dengan diet Tiongkok? Berikut penjelasannya.


Mengenal Diet Tiongkok

Mengutip Daily Vanity, diet Tiongkok adalah diet yang berfokus pada pola makan, dengan satu jenis makanan bernutrisi dalam sehari.

Jadi, selama seminggu orang yang menjalani diet ini hanya mengkonsumsi satu jenis makanan yang dimakan dan akan berbeda-beda tiap harinya. Makanannya bisa berupa buah, sayuran, cairan, atau protein hewani.

Hari 1: Telur

Menu hari pertama diet Tiongkok adalah telur. Jadi seharian, makannya ada menu telur.
Seseorang yang menjalankan diet ini bisa makan dua-tiga telur rebus untuk sarapan, telur ceplok atau telur dadar ketika makan siang, dan sebutir telur kukus saat makan malam.

Jika mau dibuat telur dadar, maka disarankan untuk pakai jenis minyak zaitun atau minyak biji bunga matahari. Namun, American Heart Association (AHA) merekomendasikan batas aman untuk konsumsi telur dalam seminggu yaitu 7 butir telur.

Hari ke 2: Cairan

Dalam seharian, orang tersebut hanya mengkonsumsi air/minuman. Adapun minuman yang disarankan yaitu susu, kpi, atau sari kedelai.

Dianjurkan untuk tidak konsumsi minuman dengan kandungan gula tambahan yang tinggi, seperti minuman boba.

Hari ke 3: Daging

Menu hari ketiga diet Tiongkok yaitu makan daging selama seharian, baik itu daging sapi, ayam ataupun seafood. Disarankan untuk memasakan dengan cara yang sehat, seperti ditumis, kukus, atau dipanggang.

Hari ke 4: Buah

Buah yang disarankan untuk dimakan yaitu delima, apel, jeruk, blueberry, ceri, dan anggur.

Namun, ada beberapa buah yang perlu dihindari ketika menjadi diet ini. Pasalnya, buah-buah ini mengandung gula yang tinggi, seperti mangga, durian, mangga, kelengkeng, dan leci.

Jenis buah yang dianjurkan dalam diet ini antara lain apel, jeruk, bluberi, anggur, delima, dan cherry.

Hari ke 5: Sayuran

Di hari terakhir, menu dietnya yaitu sayuran. Menu ini bisa dimanfaatkan untuk mendapat asupan mineral serat, vitamin, dan sedikit karbohidrat. Jika ingin dibuat salad, penting untuk memperhatikan dressing atau bumbu untuk menu saladnya.

Apakah Diet Tiongkok Aman?

Meski klaim diet sungguh menggiurkan, tapi kita juga perlu berhati-hati. Karena, penurunan berat badan dalam jumlah besar dalam waktu yang sangat singkat bukan pilihan yang tepat.

Sejatinya, memang penurunan berat badan pada masing-masing individu akan berbeda satu sama lain.

Tapi, hilangnya berat dengan cepat bisa jadi tanda kalau diet yang dijalani seimbang dan tidak sehat.

Dokter spesialis gizi klinis MRCCC Siloam Hospital, Inge Permadi, menyebut bahwa umumnya program diet bisa memangkas asupan kalori sebanyak 500-1.000 kalori per hari.

Apakah bisa diet 1 minggu turun 10 kg? Saat angka pemangkasan kalorinya konsisten, maka berat badan bisa turun 0,5-1 kilogram per minggu.

“Angka itu bisa dijadikan patokan penurunan berat badan yang sehat,” jelas Permadi, dikutip dari CNNIndonesia beberapa waktu lalu.

Meski demikian, Permadi mengatakan bahwa tak semua orang bisa menurunkan berat badan di angka sebanyak itu. Ada juga yang mengalami penurunan berat badan lebih banyak.

“Pada orang dengan kondisi tertentu dan membutuhkan penurunan berat badan lebih cepat, biasanya dokter akan melengkapi perawatan dengan pemberian obat. Alhasil, dalam waktu yang sama, penurunan berat badan bisa bertambah 1-1,5 kilogram per minggu,” ujarnya.

(khq/fds)



Sumber : health.detik.com

Diet Tiongkok Diklaim bisa Turunkan 10 Kg dalam Seminggu, Amankah?

Jakarta

Diet Tiongkok sempat jadi tren karena diklaim bisa turunkan berat badan 10 kg hanya dalam 5-7 hari.Diet ini mulanya viral di platform media sosial China, Xiaohongshu.

Pada sebuah unggah video, ada seorang wanita mengaku dalam waktu kurang dari seminggu berat badannya berkurang 10 kilogram. Makanan yang dikonsumsinya selama diet ini, sebagian besar menunya terdiri dari protein hewani dan serat.

Apa yang dimaksud dengan diet Tiongkok? Berikut penjelasannya.


Mengenal Diet Tiongkok

Mengutip Daily Vanity, diet Tiongkok adalah diet yang berfokus pada pola makan, dengan satu jenis makanan bernutrisi dalam sehari.

Jadi, selama seminggu orang yang menjalani diet ini hanya mengkonsumsi satu jenis makanan yang dimakan dan akan berbeda-beda tiap harinya. Makanannya bisa berupa buah, sayuran, cairan, atau protein hewani.

Hari 1: Telur

Menu hari pertama diet Tiongkok adalah telur. Jadi seharian, makannya ada menu telur.
Seseorang yang menjalankan diet ini bisa makan dua-tiga telur rebus untuk sarapan, telur ceplok atau telur dadar ketika makan siang, dan sebutir telur kukus saat makan malam.

Jika mau dibuat telur dadar, maka disarankan untuk pakai jenis minyak zaitun atau minyak biji bunga matahari. Namun, American Heart Association (AHA) merekomendasikan batas aman untuk konsumsi telur dalam seminggu yaitu 7 butir telur.

Hari ke 2: Cairan

Dalam seharian, orang tersebut hanya mengkonsumsi air/minuman. Adapun minuman yang disarankan yaitu susu, kpi, atau sari kedelai.

Dianjurkan untuk tidak konsumsi minuman dengan kandungan gula tambahan yang tinggi, seperti minuman boba.

Hari ke 3: Daging

Menu hari ketiga diet Tiongkok yaitu makan daging selama seharian, baik itu daging sapi, ayam ataupun seafood. Disarankan untuk memasakan dengan cara yang sehat, seperti ditumis, kukus, atau dipanggang.

Hari ke 4: Buah

Buah yang disarankan untuk dimakan yaitu delima, apel, jeruk, blueberry, ceri, dan anggur.

Namun, ada beberapa buah yang perlu dihindari ketika menjadi diet ini. Pasalnya, buah-buah ini mengandung gula yang tinggi, seperti mangga, durian, mangga, kelengkeng, dan leci.

Jenis buah yang dianjurkan dalam diet ini antara lain apel, jeruk, bluberi, anggur, delima, dan cherry.

Hari ke 5: Sayuran

Di hari terakhir, menu dietnya yaitu sayuran. Menu ini bisa dimanfaatkan untuk mendapat asupan mineral serat, vitamin, dan sedikit karbohidrat. Jika ingin dibuat salad, penting untuk memperhatikan dressing atau bumbu untuk menu saladnya.

Apakah Diet Tiongkok Aman?

Meski klaim diet sungguh menggiurkan, tapi kita juga perlu berhati-hati. Karena, penurunan berat badan dalam jumlah besar dalam waktu yang sangat singkat bukan pilihan yang tepat.

Sejatinya, memang penurunan berat badan pada masing-masing individu akan berbeda satu sama lain.

Tapi, hilangnya berat dengan cepat bisa jadi tanda kalau diet yang dijalani seimbang dan tidak sehat.

Dokter spesialis gizi klinis MRCCC Siloam Hospital, Inge Permadi, menyebut bahwa umumnya program diet bisa memangkas asupan kalori sebanyak 500-1.000 kalori per hari.

Apakah bisa diet 1 minggu turun 10 kg? Saat angka pemangkasan kalorinya konsisten, maka berat badan bisa turun 0,5-1 kilogram per minggu.

“Angka itu bisa dijadikan patokan penurunan berat badan yang sehat,” jelas Permadi, dikutip dari CNNIndonesia beberapa waktu lalu.

Meski demikian, Permadi mengatakan bahwa tak semua orang bisa menurunkan berat badan di angka sebanyak itu. Ada juga yang mengalami penurunan berat badan lebih banyak.

“Pada orang dengan kondisi tertentu dan membutuhkan penurunan berat badan lebih cepat, biasanya dokter akan melengkapi perawatan dengan pemberian obat. Alhasil, dalam waktu yang sama, penurunan berat badan bisa bertambah 1-1,5 kilogram per minggu,” ujarnya.

(khq/fds)



Sumber : health.detik.com

Viral Anak Kos Mau ‘Clean Eating’, Ini Rekomendasi Menu Murah ala Dokter Gizi


Jakarta

Viral di media sosial X anak kos yang ingin diet clean eating tapi bingung menu yang murah sebab pola makan itu sering disebut-sebut menguras kantong. Clean eating sendiri merupakan pola makan yang berfokus pada makanan utuh dan minim pengawet.

“Yang kurangin makan tepung tuh makannya apa? Sebagai anak kos kl mau clean eating jd bingung sendiri harus makan apa,” tulis salah satu akun di X, dikutip detikcom, Senin (25/11/2024).

“Sumpahh, kaya gabisa lepas dari tepung bjirr. Lebih gampang gula daripada tepung,” tulis akun lainnya.


“Bentar, terus kalian sumber karbonya dari mana? Umbi-umbian kah?,” tambah akun lainnya.

“Aseliiii bingung juga,” tulis akun lainnya.

Terkait hal ini, spesialis gizi klinik dr Putri Sakti, MGizi, SpGK, AIFO-K, CBCFF mengatakan makanan yang bisa dipilih untuk clean eating sebenarnya banyak dan tergolong murah, sehingga ini akan membantu anak-anak kos terkait budget.

“Clean eating itu kan metode diet di mana meminimalisir makan makanan yang terlalu banyak pengolahannya, terutama banyak penambahan seperti pengawet, perasa, dan lain-lain,” kata dr Putri saat dihubungi detikcom, Senin (25/11/2024).

“Makanan clean eating nggak harus mahal, jadi untuk anak kos-kosan bisa yang simpel misalkan sarapan dengan telur rebus, kentang rebus, atau roti gandum atau tawar, dengan telur omelet ala-ala, atau salad parutan wortel dengan daun selada, itu kan murah meriah,” lanjut dia.

dr Putri menambahkan bahwa clean eating ini memang mengutamakan mengonsumsi makanan yang lebih segar. Misalkan makanan yang dikukus, direbus, atau yang alami seperti salad.

“Tidak harus mahal, kalaupun mau diolah yang lain bisa ditumis. Kalau protein hewani seperti ikan, itu bisa dikukus atau dimasak kuah gitu,” katanya.

dr Putri menegaskan bahwa ada beberapa jenis makanan yang wajib dihindari oleh mereka yang ingin melakukan clean eating.

“Yang terlalu banyak pemrosesan, pemanis, pengawet, perasa. Jadi untuk gula, garam, atau bumbu-bumbu yang lain itu hanya sebatas bumbu aja, jangan sampai berlebihan,” tutupnya.

(dpy/kna)



Sumber : health.detik.com

Viral Anak Kos Mau ‘Clean Eating’, Ini Rekomendasi Menu Murah ala Dokter Gizi


Jakarta

Viral di media sosial X anak kos yang ingin diet clean eating tapi bingung menu yang murah sebab pola makan itu sering disebut-sebut menguras kantong. Clean eating sendiri merupakan pola makan yang berfokus pada makanan utuh dan minim pengawet.

“Yang kurangin makan tepung tuh makannya apa? Sebagai anak kos kl mau clean eating jd bingung sendiri harus makan apa,” tulis salah satu akun di X, dikutip detikcom, Senin (25/11/2024).

“Sumpahh, kaya gabisa lepas dari tepung bjirr. Lebih gampang gula daripada tepung,” tulis akun lainnya.


“Bentar, terus kalian sumber karbonya dari mana? Umbi-umbian kah?,” tambah akun lainnya.

“Aseliiii bingung juga,” tulis akun lainnya.

Terkait hal ini, spesialis gizi klinik dr Putri Sakti, MGizi, SpGK, AIFO-K, CBCFF mengatakan makanan yang bisa dipilih untuk clean eating sebenarnya banyak dan tergolong murah, sehingga ini akan membantu anak-anak kos terkait budget.

“Clean eating itu kan metode diet di mana meminimalisir makan makanan yang terlalu banyak pengolahannya, terutama banyak penambahan seperti pengawet, perasa, dan lain-lain,” kata dr Putri saat dihubungi detikcom, Senin (25/11/2024).

“Makanan clean eating nggak harus mahal, jadi untuk anak kos-kosan bisa yang simpel misalkan sarapan dengan telur rebus, kentang rebus, atau roti gandum atau tawar, dengan telur omelet ala-ala, atau salad parutan wortel dengan daun selada, itu kan murah meriah,” lanjut dia.

dr Putri menambahkan bahwa clean eating ini memang mengutamakan mengonsumsi makanan yang lebih segar. Misalkan makanan yang dikukus, direbus, atau yang alami seperti salad.

“Tidak harus mahal, kalaupun mau diolah yang lain bisa ditumis. Kalau protein hewani seperti ikan, itu bisa dikukus atau dimasak kuah gitu,” katanya.

dr Putri menegaskan bahwa ada beberapa jenis makanan yang wajib dihindari oleh mereka yang ingin melakukan clean eating.

“Yang terlalu banyak pemrosesan, pemanis, pengawet, perasa. Jadi untuk gula, garam, atau bumbu-bumbu yang lain itu hanya sebatas bumbu aja, jangan sampai berlebihan,” tutupnya.

(dpy/kna)



Sumber : health.detik.com

Pria Bekasi Berhasil Turun 50 Kg, Punya 4 Cara Diet Tanpa Tahan Lapar Seharian


Jakarta

Diet seringnya dikaitkan dengan perasaan ‘menyiksa’ lantaran banyak orang merasa berat mengubah pola makan. Hal ini juga dialami Leslie Perdana Sihombing, pria 25 tahun itu bahkan sempat menjajal segala macam diet, sampai ekstremnya menahan lapar seharian.

Namun, apa yang didapat? Bukan membuahkan hasil, keesokan harinya seperti muncul perasaan ‘balas dendam’ makan lebih banyak, lantaran menahan lapar seharian di hari sebelumnya.

Pada akhirnya, Leslie memiliki empat cara yang membuat dietnya berhasil tanpa perlu menahan lapar. Apa saja?


“Aku suka makan lauk lebih banyak daripada nasi, dengan makan lebih banyak terutama berasal dari hewani, tubuh akan merasa kenyang lebih lama jadinya nggak perlu terlalu banyak buat mengurangi porsi,” cerita pria asal Bekasi tersebut.

“Tapi biar bisa lebih hemat gue biasanya masak sendiri bisa pakai dada ayam, paha ayam, daging, ikan, ataupun telur,” lanjutnya.

Cara kedua menurutnya yang cukup ampuh adalah mengontrol tempo makan atau cara makan. Jika seringnya makan terlalu cepat, ada keinginan lebih tinggi untuk masih merasa tidak kenyang. Berbeda jika saat membiasakan diri makan dengan perlahan.

“Makan perlahan dengan mengontrol tempo atau ritme makan hal sesimpel ini cukup membantu karena biasanya kalau makan cepet banget, malah cenderung nambah nasi,” tuturnya.

“Akhirnya setelah nambah nasi, terus kekenyangan dan terus nyesel,” katanya.

Ketiga, minum air putih terlebih dulu sebelum makan. Minum air putih sebelum makan membuatnya merasa lebih kenyang yang kemudian bisa mengatur porsi makan tidak menjadi lebih banyak dari biasanya.

“Selesai makan juga dorong lagi pakai air putih,” kata dia,

“Dan yang paling penting itu percaya proses bertahap karena diet ini bukan sehari dua hari, seminggu, jadi nikmati saja,” pungkasnya.

(naf/kna)



Sumber : health.detik.com

Awal Mula Diet Pria Bekasi, BB Sempat 145 Kg! Kini Turun 50 Kg Tanpa Skip Nasi


Jakarta

Cerita perjalanan diet pria asal Bekasi yang berhasil menurunkan bobot tubuhnya hingga 50 kg, ramai disorot netizen. Bobot tubuh pria bernama Leslie Perdana Sihombing sempat di angka 145 kg.

Rupanya, Leslie sukses menurunkan berat badan berkat diet one meal a day, alias hanya makan satu kali selama 24 jam.

“Jadi jendela makan besar hanya satu sampai dua jam, dan setelah itu nggak boleh ngemil, dan hanya boleh minum air putih, teh, kopi, dan harus tanpa gula,” ceritanya saat dihubungi detikcom Selasa (27/2/2024).


Dirinya tak pernah membatasi konsumsi nasi. Asupan karbo yang dirasa mengenyangkan dan tetap dipilih selama perjalanan diet Leslie adalah nasi.

Metode one meal a day sebetulnya mengizinkan seseorang untuk mengonsumsi jenis makanan apapun. Namun, Leslie ingin sekaligus memperbaiki pola hidup dengan membiasakan mengonsumsi makanan sehat.

“Metodeomad ini sebenarnya boleh makan apa saja dalam satu kali makan, tapi karena gue in

gin menjalaninya sebagai pola hidup, jadi sangat menjaga makan kecuali lagi cheating,” sambungnya.

Leslie membatasi cheating dalam seminggu minimal tidak lebih dari dua hari. Sebab, bila lebih dari waktu tersebut dan dilakukan berturut-turut, diet menjadi lebih mudah gagal dan sulit untuk kembali ‘on-track’.

Apa Saja Sih yang Dikonsumsi?

“Dalam satu piring itu ada protein hewani, karbo, serat, dan kadang ada protein nabati,”
beber dia.

“Makannya normal, tapi makannya sehari sekali proporsi nasinya jadi lebih sedikit dari lauk,” terang dia.

Pria berusia 25 tahun tersebut juga perlahan mulai mengurangi asupan tepung-tepungan, makanan dengan proses digoreng, hingga makanan manis.

“Kalaupun digoreng pakai minyak hewani dan kelapa,” jelasnya.

NEXT: Awal mula konsisten diet

Sebelum diet, Leslie mulai mengeluhkan nyeri di nyaris seluruh bagian tubuh. Setiap kali beraktivitas, ada rasa sakit di lutut, mudah mengantuk, sampai keluhan asam lambung.

“Kalau dicek mungkin banyak penyakit-penyakit lainnya,” kata dia.

Dirinya mengaku bobot tubuhnya berada di level obesitas karena ‘binge eating’, stres setelah putus cinta membuatnya tak bisa mengontrol berapa banyak makanan yang masuk ke tubuh.

Dirinya juga terbiasa selalu mengonsumsi alkohol sebelum tidur. Porsi makan Leslie sebelum diet bisa sampai empat kali dalam sehari.

“Tantangan terbesar selama diet, semuanya berat karena mengubah kebiasaan 180 derajat, paling berat setop ngemil, dari biasanya pagi makan nasi uduk, siang nasi padang, malam ngemil, makan nasi goreng, untuk setop nasi goreng saja dulu susah di awal,” pungkasnya.

(naf/naf)



Sumber : health.detik.com

Awal Mula Diet Pria Bekasi, BB Sempat 145 Kg! Kini Turun 50 Kg Tanpa Skip Nasi


Jakarta

Cerita perjalanan diet pria asal Bekasi yang berhasil menurunkan bobot tubuhnya hingga 50 kg, ramai disorot netizen. Bobot tubuh pria bernama Leslie Perdana Sihombing sempat di angka 145 kg.

Rupanya, Leslie sukses menurunkan berat badan berkat diet one meal a day, alias hanya makan satu kali selama 24 jam.

“Jadi jendela makan besar hanya satu sampai dua jam, dan setelah itu nggak boleh ngemil, dan hanya boleh minum air putih, teh, kopi, dan harus tanpa gula,” ceritanya saat dihubungi detikcom Selasa (27/2/2024).


Dirinya tak pernah membatasi konsumsi nasi. Asupan karbo yang dirasa mengenyangkan dan tetap dipilih selama perjalanan diet Leslie adalah nasi.

Metode one meal a day sebetulnya mengizinkan seseorang untuk mengonsumsi jenis makanan apapun. Namun, Leslie ingin sekaligus memperbaiki pola hidup dengan membiasakan mengonsumsi makanan sehat.

“Metodeomad ini sebenarnya boleh makan apa saja dalam satu kali makan, tapi karena gue in

gin menjalaninya sebagai pola hidup, jadi sangat menjaga makan kecuali lagi cheating,” sambungnya.

Leslie membatasi cheating dalam seminggu minimal tidak lebih dari dua hari. Sebab, bila lebih dari waktu tersebut dan dilakukan berturut-turut, diet menjadi lebih mudah gagal dan sulit untuk kembali ‘on-track’.

Apa Saja Sih yang Dikonsumsi?

“Dalam satu piring itu ada protein hewani, karbo, serat, dan kadang ada protein nabati,”
beber dia.

“Makannya normal, tapi makannya sehari sekali proporsi nasinya jadi lebih sedikit dari lauk,” terang dia.

Pria berusia 25 tahun tersebut juga perlahan mulai mengurangi asupan tepung-tepungan, makanan dengan proses digoreng, hingga makanan manis.

“Kalaupun digoreng pakai minyak hewani dan kelapa,” jelasnya.

NEXT: Awal mula konsisten diet

Sebelum diet, Leslie mulai mengeluhkan nyeri di nyaris seluruh bagian tubuh. Setiap kali beraktivitas, ada rasa sakit di lutut, mudah mengantuk, sampai keluhan asam lambung.

“Kalau dicek mungkin banyak penyakit-penyakit lainnya,” kata dia.

Dirinya mengaku bobot tubuhnya berada di level obesitas karena ‘binge eating’, stres setelah putus cinta membuatnya tak bisa mengontrol berapa banyak makanan yang masuk ke tubuh.

Dirinya juga terbiasa selalu mengonsumsi alkohol sebelum tidur. Porsi makan Leslie sebelum diet bisa sampai empat kali dalam sehari.

“Tantangan terbesar selama diet, semuanya berat karena mengubah kebiasaan 180 derajat, paling berat setop ngemil, dari biasanya pagi makan nasi uduk, siang nasi padang, malam ngemil, makan nasi goreng, untuk setop nasi goreng saja dulu susah di awal,” pungkasnya.

(naf/naf)



Sumber : health.detik.com