Tag: vitamin c

  • 5 Jus untuk Diet yang Bikin Pagimu Menyegarkan

    Jakarta

    Salah satu faktor yang membuat diet efektif adalah olahraga dan pola makan yang benar. Salah satu yang mudah dan enak dikonsumsi adalah jus buah atau sayuran.

    Masing-masing buah dan sayuran mengandung nutrisi yang berbeda-beda. Kandungan yang baik untuk pelaku diet antara lain serat, mineral, vitamin, dan antioksidan.

    Terutama karena seratnya, jus buah dan sayuran bisa membuat perut kenyang sehingga dapat mengendalikan nafsu makan. Nutrisi penting lainnya juga membuat tubuh tetap tercukupi kebutuhannya.


    Apa saja jus buah dan sayur yang bagus untuk diet dan membuat pagi kamu jadi menyegarkan? Simak dalam artikel ini.

    Pilihan Jus Buah dan Sayur untuk Diet

    Dikutip dari Healthline, berikut daftar jus buah dan sayur untuk diet optimal dan menyegarkan diminum di pagi hari:

    1. Jus Wortel

    Wortel sering kali dimasak bersama sayuran lainnya. Rasanya yang agak manis membuatnya lebih disukai daripada sayuran hijau yang cenderung tawar maupun pahit.

    Selain dimasak, wortel juga enak diolah dengan cara dijus. Jus wortel mengandung serat yang tinggi sehingga perut menjadi tahan kenyang lebih lama, sehingga bisa mengendalikan nafsu makan.

    Terlebih wortel juga kaya vitamin A serta beta-karoten yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh, salah satunya adalah kesehatan mata.

    2. Jus Semangka

    Jus semangka juga nikmat diminum setelah berolahraga di pagi hari. Semangka yang rendah kalori membuat detikers tak perlu khawatir bobotnya akan naik.

    Semangka juga mengandung banyak air yang dapat menggantikan cairan tubuh yang hilang, sehingga mencegah dehidrasi. Selain itu, perut juga akan terasa kenyang dan menunda lapar.

    Kandungan mikronutrien dalam semangka pun penting untuk tubuh, antara lain kalium, vitamin A, dan vitamin C.

    3. Jus Bayam

    Bayam tak hanya cocok dimasak menjadi sayur bening, bayam juga enak diolah sebagai jus. Jus bayam kaya akan serat dan rendah kalori.

    Sebuah studi menunjukkan jus sayuran seperti bayam dapat mengurangi risiko kenaikan berat badan. Kandungan antioksidan pada bayam juga dapat melindungi tubuh dari peradangan dan kerusakan akibat radikal bebas.

    4. Jus Buah Bit

    Buah bit mengandung nitrat yang baik untuk meningkatkan efisiensi dan ketahanan otot. Nitrat ini juga bagus untuk menurunkan tekanan darah dengan cara melebarkan pembuluh darah agar sirkulasi menjadi lebih lancar.

    Kandungan kalori dari buah bit ini rendah dan kaya akan serat. Kombinasi ini tepat jika dikonsumsi oleh para pelaku diet.

    5. Jus Seledri

    Seledri biasanya hanya digunakan sebagai pelengkap masakan. Namun daun ini juga enak dibuat jus. Kalorinya yang sangat rendah membuatnya cocok buat detikers yang sedang diet.

    Beberapa studi menunjukkan bahwa makanan dan minuman rendah kalori dapat menunjang proses pembakaran lemak dan penurunan berat badan. Kandungan antioksidannya pun dapat mengurangi efek stres oksidatif dan melawan peradangan.

    Itulah tadi 5 jus untuk para pelaku diet yang cocok diminum saat pagi hari. Imbangi pola makan sehat ini dengan olahraga teratur agar diet dapat berjalan sukses.

    (bai/row)



    Sumber : health.detik.com

  • Diet Mentimun ala Pria Jepang, Sukses Turun 11 Kg dalam 2 Bulan

    Jakarta

    Seorang koki di Jepang, Nozaki Hiromitsu, mengejutkan publik dengan penampilan terbarunya. Ternyata, ia berhasil menurunkan berat badannya hingga 11 kg hanya dalam waktu dua bulan.

    Koki eksklusif di restoran bintang dua Michelin Buntokuyama itu menurunkan berat badan dengan metode diet mentimun atau cucumber diet selama dua bulan. Dikutip dari VN Express, diet ini ternyata hanya memiliki dua aturan sederhana.

    Pertama, mengkonsumsi 1-2 mentimun sebelum makan. Aturan kedua, kunyah mentimun tersebut selama 20 kali di setiap gigitannya.


    Nozaki diketahui berasal dari daerah Fukushima, wilayah yang terletak di timur laut Jepang. Daerah tersebut memang terkenal dengan produksi mentimunnya.

    Koki tersebut tumbuh dengan mengkonsumsi mentimun mentah hampir setiap hari. Namun, ternyata cara kebiasaan itu yang dapat membantunya mengendalikan nafsu makan dan mengurangi intensitas ngemil.

    Ide diet mentimun ini muncul setelah Nozaki melakukan pemeriksaan medis pada tahun 2011. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa Nozaki mengalami penyakit hati berlemak dan kolesterol tinggi.

    Akibat kondisi tersebut, ia harus menurunkan berat badannya agar dapat kembali bugar. Dari situ, Nozaki mulai menerapkan metode diet mentimun.

    Nozaki mulai mengkonsumsi mentimun kapan saja saat merasa lapar. Bahkan, ia kerap mengganti menu sarapan dan makan malamnya hanya dengan mentimun.

    “Hasilnya, berat badan saya turun 11 kg dalam dua bulan. Lebih sering buang air kecil dan perut saya mengecil,” terang Nozaki.

    Kini, Nozaki terus mempertahankan berat badannya selama hampir lima tahun. Berat badannya juga tidak pernah mengalami kenaikan sama sekali.

    Menurutnya, diet yang dijalaninya itu bukan jenis diet yang ketat atau membuat orang merasa tersiksa. Nozaki mengungkapkan diet ini mungkin bisa menjadi alternatif, yang memungkinkan seseorang untuk bisa makan secara normal dan tetap sukses menurunkan berat badan.

    Mentimun dapat membantu menurunkan berat badan karena mengandung enzim yang meningkatkan metabolisme lemak. Enzim ini sensitif terhadap panas, sehingga mentimun mentah lebih ideal untuk dikonsumsi.

    Selain itu, mentimun juga sebagai sumber kalium yang berfungsi sebagai diuretik. Ini untuk membantu mengatur tekanan darah dan mengurangi retensi air dan pembengkakan.

    Dengan hanya 45 kalori per 300 gram mentimun, mentimun sangat cocok untuk dimakan mentah, dibuat salad, sandwich, atau sebagai lauk, dan dapat menggantikan makanan berkalori tinggi.

    Kandungan serat dalam mentimun membantu mengatur kesehatan usus, mencegah sembelit, dan menghambat lonjakan cepat kadar gula darah dan kolesterol.

    Mentimun juga mengandung vitamin C dan beta-karoten, yang bermanfaat bagi pembuluh darah, selaput lendir, dan kesehatan kulit. Bahkan mentimun ini dapat membantu mencegah kulit kering saat berdiet.

    (sao/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Bikin BB Cepat Turun, Sederet Jus Ini Cocok Dikonsumsi Bagi yang Sedang Diet

    Jakarta

    Memiliki bentuk tubuh ideal adalah impian dari hampir setiap orang. Selain menunjang penampilan, berat badan yang ideal juga dikaitkan dengan risiko penyakit yang lebih rendah.

    Pola makan dan berolahraga merupakan dua hal yang menjadi kunci untuk penurunan berat badan. Selain itu, mengonsumsi beragam asupan sehat, seperti jus untuk diet, dapat mendukung keberhasilan program diet. Namun perlu diingat, jus yang dikonsumsi sebaiknya tidak ditambahkan dengan gula tambahan.

    Lantas, apa saja jus untuk diet agar cepat kurus? Berikut daftarnya.


    1.⁠ ⁠Jus Seledri

    Seledri memiliki kadar air yang cukup tinggi. Dikutip dari Healthline, lebih dari 95 persen dari sayuran ini terdiri atas air. Selain itu, seledri juga memiliki kalori yang rendah, menjadikannya makanan yang ideal bagi mereka yang sedang menurunkan berat badan.

    Tinjauan yang dipublikasikan pada 2023 menunjukkan konsumsi makanan dan minuman dengan densitas kalori yang rendah, seperti seledri, dapat memberikan dampak positif terhadap penurunan berat badan.

    2.⁠ ⁠Jus Timun

    Dikutip dari NDTV, timun juga mengandung banyak air dan rendah kalori. Karenanya, mengonsumsi jus timun dapat membantu mengurangi asupan kalori harian dan mencapai defisit kalori.

    Serat yang terkandung dalam timun juga dapat membantu menurunkan berat badan dengan meningkatkan rasa kenyang, menekan nafsu makan, dan melancarkan fungsi pencernaan.

    3.⁠ ⁠Jus Delima

    Selain lezat dan menyegarkan, jus delima juga dapat mendukung penurunan berat badan.

    Sebuah studi yang dilakukan pada 2023 menemukan kandungan polifenol yang ada dalam jus delima memiliki efek yang dapat menekan nafsu makan. Dikutip dari Healthline, jus delima juga mengandung antioksidan yang berpotensi mengatasi peradangan dan mencegah risiko kanker tertentu.

    4.⁠ ⁠Jus Semangka

    Semangka juga termasuk buah rendah kalori yang cocok dikonsumsi untuk diet. Jus semangka juga mengandung antioksidan, vitamin A, vitamin C, dan kalium yang penting untuk menunjang kesehatan secara keseluruhan.

    Semangka juga memiliki kandungan air yang cukup tinggi, yang dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengendalikan nafsu makan.

    5.⁠ ⁠Jus Wortel

    Wortel mengandung karotenoid, senyawa pigmen yang memberikan warna pada wortel. Studi yang dilakukan pada 2020 menunjukkan konsumsi minuman yang kaya akan karotenoid dapat secara signifikan mengurangi lemak perut pada pria dengan obesitas.

    6.⁠ ⁠Jus Nanas

    Jus untuk diet cepat kurus berikutnya adalah jus nanas. Nanas mengandung enzim bromelain yang dipercaya dapat meningkatkan metabolisme protein dan pembakaran lemak.

    Bromelain juga dapat bekerja sama dengan enzim lain, seperti lipase, untuk mencerna lemak dan menekan nafsu makan. Nanas juga termasuk makanan katabolik, sehingga tubuh akan membakar lebih banyak kalori untuk mencerna buah tersebut.

    7.⁠ ⁠Jus Pare

    Sekilas, jus pare memang terdengar tidak menggugah selera. Kendati demikian, jus ini memiliki efek penurun berat badan yang sayang dilewatkan oleh para pejuang diet.

    Dikutip dari NDTV, pare dapat merangsang hati memproduksi asam empedu yang dibutuhkan untuk metabolisme lemak. Pare juga termasuk sayur yang rendah kalori, sehingga cocok dikonsumsi saat sedang mencoba menurunkan berat badan.

    (ath/suc)



    Sumber : health.detik.com

  • Bikin BB Cepat Turun, Sederet Jus Ini Cocok Dikonsumsi Bagi yang Sedang Diet

    Jakarta

    Memiliki bentuk tubuh ideal adalah impian dari hampir setiap orang. Selain menunjang penampilan, berat badan yang ideal juga dikaitkan dengan risiko penyakit yang lebih rendah.

    Pola makan dan berolahraga merupakan dua hal yang menjadi kunci untuk penurunan berat badan. Selain itu, mengonsumsi beragam asupan sehat, seperti jus untuk diet, dapat mendukung keberhasilan program diet. Namun perlu diingat, jus yang dikonsumsi sebaiknya tidak ditambahkan dengan gula tambahan.

    Lantas, apa saja jus untuk diet agar cepat kurus? Berikut daftarnya.


    1.⁠ ⁠Jus Seledri

    Seledri memiliki kadar air yang cukup tinggi. Dikutip dari Healthline, lebih dari 95 persen dari sayuran ini terdiri atas air. Selain itu, seledri juga memiliki kalori yang rendah, menjadikannya makanan yang ideal bagi mereka yang sedang menurunkan berat badan.

    Tinjauan yang dipublikasikan pada 2023 menunjukkan konsumsi makanan dan minuman dengan densitas kalori yang rendah, seperti seledri, dapat memberikan dampak positif terhadap penurunan berat badan.

    2.⁠ ⁠Jus Timun

    Dikutip dari NDTV, timun juga mengandung banyak air dan rendah kalori. Karenanya, mengonsumsi jus timun dapat membantu mengurangi asupan kalori harian dan mencapai defisit kalori.

    Serat yang terkandung dalam timun juga dapat membantu menurunkan berat badan dengan meningkatkan rasa kenyang, menekan nafsu makan, dan melancarkan fungsi pencernaan.

    3.⁠ ⁠Jus Delima

    Selain lezat dan menyegarkan, jus delima juga dapat mendukung penurunan berat badan.

    Sebuah studi yang dilakukan pada 2023 menemukan kandungan polifenol yang ada dalam jus delima memiliki efek yang dapat menekan nafsu makan. Dikutip dari Healthline, jus delima juga mengandung antioksidan yang berpotensi mengatasi peradangan dan mencegah risiko kanker tertentu.

    4.⁠ ⁠Jus Semangka

    Semangka juga termasuk buah rendah kalori yang cocok dikonsumsi untuk diet. Jus semangka juga mengandung antioksidan, vitamin A, vitamin C, dan kalium yang penting untuk menunjang kesehatan secara keseluruhan.

    Semangka juga memiliki kandungan air yang cukup tinggi, yang dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengendalikan nafsu makan.

    5.⁠ ⁠Jus Wortel

    Wortel mengandung karotenoid, senyawa pigmen yang memberikan warna pada wortel. Studi yang dilakukan pada 2020 menunjukkan konsumsi minuman yang kaya akan karotenoid dapat secara signifikan mengurangi lemak perut pada pria dengan obesitas.

    6.⁠ ⁠Jus Nanas

    Jus untuk diet cepat kurus berikutnya adalah jus nanas. Nanas mengandung enzim bromelain yang dipercaya dapat meningkatkan metabolisme protein dan pembakaran lemak.

    Bromelain juga dapat bekerja sama dengan enzim lain, seperti lipase, untuk mencerna lemak dan menekan nafsu makan. Nanas juga termasuk makanan katabolik, sehingga tubuh akan membakar lebih banyak kalori untuk mencerna buah tersebut.

    7.⁠ ⁠Jus Pare

    Sekilas, jus pare memang terdengar tidak menggugah selera. Kendati demikian, jus ini memiliki efek penurun berat badan yang sayang dilewatkan oleh para pejuang diet.

    Dikutip dari NDTV, pare dapat merangsang hati memproduksi asam empedu yang dibutuhkan untuk metabolisme lemak. Pare juga termasuk sayur yang rendah kalori, sehingga cocok dikonsumsi saat sedang mencoba menurunkan berat badan.

    (ath/suc)



    Sumber : health.detik.com

  • Pejuang Diet Merapat! Ini 8 Buah yang Bisa Cepat Turunkan BB


    Jakarta

    Buah-buahan adalah salah satu jenis makanan yang kerap direkomendasikan untuk diet. Tentunya bukan tanpa alasan, sebab buah-buahan mengandung berbagai macam nutrisi yang bisa menunjang penurunan berat badan.

    Salah satu nutrisi utama pada buah-buahan adalah serat. Serat dapat membantu melancarkan fungsi pencernaan, meningkatkan rasa kenyang, serta mengendalikan nafsu makan.

    Beberapa jenis buah-buahan juga mengandung sejumlah nutrisi yang turut mendukung pengelolaan berat badan, seperti vitamin dan antioksidan.


    Pertanyaannya, buah apa saja yang paling baik dikonsumsi saat diet untuk menurunkan berat badan? Dikutip dari berbagai sumber, berikut daftarnya.

    1. Apel

    Apel kaya akan polifenol, yakni zat antioksidan yang mampu melawan peradangan. Buah ini juga kaya akan serat yang mengenyangkan. Satu buah apel berukuran sedang beserta kulitnya dapat mengandung lebih dari 4 gram serat, atau 14 persen dari rekomendasi asupan serat harian.

    Sebuah studi juga menemukan mengonsumsi apel sebelum makan dapat mengurangi asupan kalori.

    2. Alpukat

    Meskipun alpukat memiliki kadar lemak dan kalori yang tinggi, buah ini merupakan salah satu pilihan tepat untuk menurunkan berat badan.

    Sebuah studi pada 2021 mengungkapkan konsumsi alpukat dikaitkan dengan penurunan lemak visceral, yakni lemak yang menumpuk di area rongga perut. Penelitian serupa juga menemukan alpukat dapat meningkatkan rasa kenyang dan menekan keinginan untuk makan sebesar 28-40 persen selama lima jam berikutnya.

    3. Blueberry

    Blueberry termasuk buah rendah kalori dengan sekitar 85 kalori per cangkir. Buah ini juga memiliki kandungan antioksidan yang tinggi.

    Penelitian menunjukkan mengonsumsi 150 gram (sekitar satu cangkir) blueberry setiap hari dapat mengurangi risiko penyakit jantung hingga 15 persen.

    Anthocyanin, sejenis antioksidan yang ada pada blueberry, juga dapat membantu menurunkan berat badan. Studi menunjukkan asupan antosianin yang tinggi dikaitkan dengan massa lemak yang lebih rendah, yaitu sekitar 3-9 persen.

    4. Kiwi

    Satu buah kiwi mengandung sekitar 50 kalori dan kurang dari 7 gram gula. Perpaduan ini membuat kiwi cocok dikonsumsi oleh orang yang sedang diet untuk menurunkan berat badan.

    Buah kiwi juga dapat membantu pengelolaan berat badan. Sebuah studi pada 2020 menemukan konsumsi kiwi secara rutin pada orang dengan kelebihan berat badan atau obesitas dapat menyebabkan penurunan lemak tubuh, tekanan darah, dan penanda inflamasi secara signifikan.

    5. Jeruk

    Jeruk identik dengan vitamin C. Selain bermanfaat untuk sistem kekebalan tubuh, vitamin ini juga dapat menunjang proses penurunan berat badan.

    Sebuah studi yang dilakukan pada 2005 menemukan vitamin C dapat meningkatkan pembakaran lemak 30 persen lebih banyak saat berolahraga. Kandungan serat dan air pada jeruk juga dapat meningkatkan rasa kenyang dan menekan nafsu makan.

    6. Pir

    Pir memiliki kandungan senyawa alami yang terbukti dapat menurunkan kadar gula darah, meredakan peradangan, serta menjaga kesehatan paru-paru dan jantung. Buah ini juga merupakan pilihan yang baik untuk menurunkan berat badan.

    Sebuah studi yang dilakukan pada 2019 menemukan orang dewasa yang mengonsumsi dua buah pir setiap hari dapat mengalami penurunan ukuran lingkar pinggang hingga 0,7 cm.

    Pir juga kaya akan serat, air, serta rendah kalori. Kombinasi ini menjadikannya buah yang ideal dikonsumsi saat diet.

    7. Stroberi

    Seperti buah beri lainnya, stroberi termasuk buah yang rendah kalori dan gula. Di sisi lain, stroberi juga mengandung serat dan antioksidan tinggi, membuatnya sangat berkhasiat bagi orang-orang yang ingin menurunkan berat badan.

    Stroberi juga sudah diteliti potensinya untuk melawan berbagai macam penyakit, seperti sindrom metabolik, diabetes, obesitas, penyakit jantung, hingga kanker. Jadi selain membantu menurunkan badan, mengonsumsi stroberi secara rutin juga dapat melindungi dari risiko penyakit yang membahayakan nyawa.

    8. Semangka

    Kandungan air, serat, antioksidan, dan nutrisi lainnya membuat semangka menjadi salah satu buah yang tepat untuk mendukung penurunan berat badan.

    Dalam sebuah penelitian, orang dengan obesitas yang mengonsumsi 2 cangkir semangka potong mengalami penurunan indeks massa tubuh (body mass index/BMI), rasio pinggang-pinggul, tekanan darah sistolik, dan stres oksidatif yang signifikan. Selain itu, mereka juga mengaku merasa kenyang lebih lama, dan keinginan untuk makan lebih banyak berkurang.

    Semangka juga termasuk buah yang rendah kalori, sehingga cocok dikonsumsi oleh pejuang diet yang berusaha mencapai defisit kalori.

    (ath/naf)



    Sumber : health.detik.com

  • 11 Manfaat Minum Air Lemon di Pagi Hari, Pangkas BB sampai Cegah Penyakit

    Jakarta

    Minuman air lemon cukup digemari orang. Rasanya yang menyegarkan menjadikan air lemon sebagai pilihan minuman, tak terkecuali pada pagi hari. Ternyata tak hanya menyegarkan, minum air lemon juga memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan.

    Air lemon mengandung berbagai nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Lantas, apa saja manfaat minum air lemon di pagi hari? Simak artikel berikut.

    Kandungan Air Lemon

    Mengutip Healthline, 1 gelas air lemon yang diperas dari 1 buah lemon mengandung:


    • 10,6 kalori
    • 21% dari kebutuhan vitamin C harian
    • 2% dari kebutuhan folat (vitamin B9) harian
    • 1% dari kebutuhan potasium harian
    • 1% dari kebutuhan vitamin B1 harian
    • 1% dari kebutuhan vitamin B5 harian
    • 0,5% dari kebutuhan vitamin B2 harian.

    Manfaat Minum Air Lemon

    Berikut manfaat minum air lemon di pagi hari.

    1. Menghidrasi Tubuh

    Kementerian Kesehatan menganjurkan orang dewasa mengonsumsi sekitar 8 gelas (sekitar 2 liter) air per hari. Memenuhi kebutuhan air harian sangat penting untuk menghindari dehidrasi.

    Jika tak suka minum air putih saja yang rasanya hambar, detikers bisa menambahkan perasan air lemon agar lebih rajin minum air.

    2. Sumber Asupan Vitamin C

    Buah citrus seperti lemon kaya akan vitamin C yang berperan sebagai antioksidan. Antioksidan membantu melawan radikal bebas dalam tubuh sehingga tubuh terhindari dari inflamasi dan berbagai penyakit.

    Selain itu, vitamin C juga berperan dalam metabolisme protein, memproduksi hormon, dan menyerap zat besi.

    Kekurangan vitamin C akan menyebabkan kelelahan, insomnia, kulit kering, dan meningkatkan risiko tubuh terkena infeksi.

    Minum air lemon di pagi hari bisa membantu menurunkan berat badan, lho. Sebab, hal ini meningkatkan rasa kenyang, sehingga mendorong kita untuk makan lebih sedikit.

    Air lemon mengandung kalori dan nutrisi bagi tubuh, sekaligus membuat kita mengurangi asupan kalori berlebih dari makanan.

    4. Melancarkan Pencernaan

    Air lemon mengandung asam sitrat yang membantu meningkatkan kinerja asam lambung. Asam lambung berperan membantu tubuh memecah dan mencerna makanan.

    Sebagai tambahan, minumlah air lemon yang masih mengandung serat lemon. Serat pada lemon meningkatkan kesehatan usus dan memperlambat pencernaan gula, sehingga menurunkan kadar gula dalam darah.

    5. Mengurangi Hipertensi

    Mengutip laman resmi Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, air lemon mengandung zat-zat yang berperan dalam menurunkan angka inflamasi dan stres, serta meningkatkan antioksidan yang mencegah oksidasi kolesterol jahat LDL dan pembentukan plak pada dinding arteri.

    Riset tahun 2014 yang dilakukan oleh Faculty of Health and Welfare Prefectural University of Hiroshima bersama Pokka Sapporo Food and Beverage menunjukkan bahwa konsumsi lemon tiap hari menunjukkan kaitan dengan penurunan tekanan darah.

    Tentunya air lemon saja tidak cukup untuk menurunkan tekanan darah. Demi hasil yang lebih baik, pengidap hipertensi juga perlu rutin melakukan aktivitas fisik seperti berjalan kaki.

    6. Meningkatkan Kesehatan Jantung

    Air lemon kaya akan vitamin C yang mampu mengurangi risiko terkena penyakit jantung dan stroke. Bukan hanya vitamin C, serat pada lemon juga membantu mengurangi risiko penyakit jantung secara signifikan.

    7. Mencegah Batu Ginjal

    Batu ginjal adalah butiran kecil yang terbentuk akibat kristalisasi zat sisa di ginjal. Asam sitrat pada air lemon mampu menurunkan risiko batu ginjal karena meningkatkan volume dan pH urine, sehingga batu ginjal tidak bisa terbentuk.

    8. Mengurangi Risiko Anemia

    Anemia bisa terjadi salah satunya karena tubuh kekurangan zat besi. Usus mampu menyerap zat besi heme dengan mudah. Zat besi heme ini terdapat pada daging, ayam, dan ikan. Tetapi, zat besi non heme yang terdapat pada tumbuhan lebih sulit diserap oleh usus.

    Penyerapan zat besi non heme mampu ditingkatkan dengan asupan vitamin C dan asam sitrat dari air lemon.

    9. Menghilangkan Bau Mulut

    Menurut dokter gigi Gavin Laidlaw di situs resminya, air lemon bisa menjadi salah satu cara mengurangi bau mulut. Kandungan asam sitrat dalam lemon meningkatkan produksi saliva dan mengurangi bau mulut

    10. Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

    Mengutip Healthshots, air lemon membantu menjaga kesehatan jaringan gusi agar gigi tidak mudah copot. Selain itu, air lemon membantu mencegah gingivitis (pembengkakan gusi).

    11. Mengurangi Stres

    Tak hanya menjaga kesehatan fisik, minum air lemon di pagi hari juga bisa menjaga kesehatan mental. Menurut jurnalis dan penulis Sandi Schwartz di situs Ecohappiness Project, vitamin C yang terkandung di air lemon menurunkan kadar hormon stres.

    Selain itu, vitamin C juga mampu mencegah kerusakan otak akibat hormon stres yang disebut kortisol.

    Saat stres, tubuh mengeluarkan lebih banyak radikal bebas. Vitamin C mengontrol kadar radikal bebas dan memperbaiki tubuh. Jadi, vitamin C pada air lemon membantu melindungi tubuh dari efek stres yang menumpuk.

    Itu dia berbagai manfaat kesehatan meminum air lemon di pagi hari. Perlu diingat, terlalu banyak mengonsumsi air lemon bisa mengikis enamel gigi. Untuk mengurangi risiko ini, sebaiknya minum air lemon melalui sedotan untuk mengurangi kontak dengan gigi. Lalu, berkumurlah dengan air setelahnya.

    (fds/fds)



    Sumber : health.detik.com

  • Minum Air Lemon untuk Pangkas BB, Fakta atau Mitos?

    Jakarta

    Air lemon adalah minuman yang dianggap bisa membantu menerapkan pola hidup sehat. Tak heran jika minuman ini disarankan bagi yang ingin menurunkan berat badan (BB).

    Dilansir dari laman Medical News Today, air lemon adalah minuman menyegarkan yang mengandung vitamin C. Namun, air lemon tidak memberikan nutrisi signifikan khususnya untuk menurunkan berat badan.

    Situs Medicine Net menjelaskan, konsumsi air lemon dapat menjaga sistem pencernaan menjadi lebih sehat. Hasilnya tubuh menjadi lebih sehat, hingga mampu mencegah serangan penyakit infeksius atau noninfeksius.


    Kandungan pada Satu Gelas Air Lemon

    Disebutkan dalam laman Healthline, lemon seberat 48 gram yang diperas dan dicampur air hingga menjadi segelas mengandung nutrisi:

    • 10,6 kalori.
    • 21% dari kecukupan nilai kebutuhan harian (DV) vitamin C.
    • 2% dari DV folat.
    • 1% dari DV vitamin.
    • 1% dari DV kalium.
    • 1% dari DV vitamin B1.
    • 1% dari DV vitamin B5.
    • 0,5% dari DV vitamin B2.

    Minum Air Lemon Untuk Turunkan BB, Bener Nih?

    Penelitian yang dilakukan National Institute of Health tahun 2018 menyebutkan, mekanisme untuk menurunkan berat badan dengan konsumsi air lemon sebelum makan belum jelas.

    Para ahli menyebutkan, efektivitas air lemon untuk menurunkan BB terhitung sama dengan air putih biasa. Konsumsi air lemon untuk diet membutuhkan olahraga dan makanan bergizi agar BB cepat turun.

    Air lemon mungkin tak berdampak besar bagi BB, namun jelas berdampak baik bagi kesehatan. Berikut manfaat dan kandungannya:

    1. Meningkatkan hidrasi

    Dikutip dari penelitian National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease (NIDKK), orang dewasa membutuhkan konsumsi 8 gelas air berukuran 8 ons per hari. Namun tidak semua orang dapat minum air putih dalam jumlah banyak, sehingga perasan lemon dapat mendorong konsumsi air lebih banyak.

    Adapun air lemon ini dapat membantu mengurangi beberapa penyakit seperti:

    • Kelelahan.
    • Rasa haus berlebih.
    • Kulit dan bibir kering.
    • Palpitasi jantung.
    • Rasa panas karena sembelit.

    2. Mengandung Vitamin C

    Buah lemon memiliki kandungan vitamin C yang berperan untuk melindungi sel tubuh dari radikal bebas. Dalam penelitian yang dipublikasikan pada Journal of American College of Nutrition, disebutkan kadar vitamin C ini mampu membakar 30% lebih lemak tubuh jika diimbangi intensitas olahraga tinggi.

    Vitamin C memberi manfaat sebagai berikut:

    • Mensintesis kolagen dan L-carnitine.
    • Meningkatkan metabolisme protein.
    • Meregenerasi antioksidan lain.
    • Menunda kanker tertentu dan penyakit kardiovaskular.
    • Menyerap zat besi.
    • Memproduksi hormon.

    3. Alternatif Sehat Minuman Manis

    Kandungan gula alami pada buah tidak memberikan efek samping berbahaya, seperti obesitas atau diabetes. Sehingga air lemon cocok menjadi pengganti minuman manis detikers yang lebih sehat dan alami.

    4. Mangandung Asam Sitrat

    Kandungan asam sitrat pada lemon mampu mencegah batu ginjal dengan memecah batu-batu kecil pada urine. Dilansir dari laman Healthline, National Kidney Foundation menyarankan campuran 4 ons konsentrat jus lemon saat diet dan untuk mencegah batu ginjal.

    5. Melancarkan Pencernaan

    Penelitian Daniela Freitas, dkk, berjudul Glycemic Response, Satiety, Gastric Secretions and Emptying After Bread Consumption with Water, Tea or Lemon Juice: A Randomized Crossover Intervention using MRI menyebutkan, asam sitrat pada jus lemon dapat meningkatkan sekresi lambung.

    Kandungan zat ini mampu membantu tubuh mengolah makanan dan memperbaiki kerusakan sistem pencernaan di dalamnya. Terbukti air lemon mampu meningkatkan gerak peristaltik yang mempermudah pemindahan makanan menuju lambung.

    6. Memberi Efek Diuretik

    Sifat diuretik yang dimiliki air lemon mampu meningkatkan jumlah urine yang keluar dari tubuh. Kandungan flavonoid yang bekerja dengan metode detoksifikasi bisa membersihkan usus dari zat-zat beracun yang berbahaya bagi tubuh.

    7. Mengandung Serat

    Serat yang ada pada air lemon mampu menghindari kenaikan gula darah dan memperlama waktu keluarnya usus dari makanan. Hal ini akan menunda rasa lapar dan keinginan untuk makan para konsumennya. Uniknya kandungan pektin terbanyak justru ditemui pada kulit jeruk dan bukan jusnya.

    8. Kaya Antioksidan

    Pada penelitian dengan objek tikus, ditemukan antioksidan pada lemon yang berhasil mengurangi penambahan berat berlebih pada badan tikus. Antioksidan dan kandungan anti inflamasi yang ada dapat menghindari seseorang dari penyakit kardiovaskular, diabetes, obesitas, dan kanker.

    Kadar Harian Air Lemon yang Dibutuhkan Tubuh

    Dilansir pada laman Healthline, peneliti menyarankan satu atau dua cangkir gelas lemon per hari (lemon 48 gram yang diperas dalam segelas air). Pada takaran ini detikers akan memperoleh 21% kadar vitamin C yang dibutuhkan oleh tubuh.

    Manfaat konsumsi air lemon untuk kesehatan memang tak perlu diragukan. Namun untuk menurunkan BB diperlukan upaya lain misal olahraga, mengatur pola makan, dan menerapkan gaya hidup sehat lainnya.

    (row/row)



    Sumber : health.detik.com