Tag: wadah

  • Ketahui Jarak Aman Pasang Septic Tank biar Sumur Air Nggak Tercemar



    Jakarta

    Septic tank merupakan wadah untuk menampung kotoran tinja dan limbah domestik setiap bangunan serta mengolahnya agar bisa terurai. Lokasinya berada di dalam tanah, tetapi terdapat pipa dan penanda lokasinya yang terlihat ke permukaan.

    Saat memasang septic tank, lokasinya harus jauh dari sumur air bersih rumah. Sebab, berisiko dapat mencemari sumur air bersih jika septic tank bocor atau meledak.

    Sumur air bersih harus dalam keadaan bersih agar aman saat digunakan. Air yang tercampur kotoran, tinja, dan limbah tidak bisa dipakai dan bisa menyebabkan berbagai penyakit, seperti diare, tipes, dan lainnya.


    Water Specialist dari Fakultas Teknik Lingkungan & Sipil (FTSL) ITB Ir. Rofiq Iqbal, ST, MEng mengungkapkan salah satu tingkat pencemaran air paling tinggi di Tanah Air disebabkan lokasi septic tank yang cukup dekat dengan tempat tinggal. Jaraknya hanya sekitar 2-3 meter karena beberapa kawasan permukiman berada di area yang padat.

    Jarak septic tank yang terlalu dekat dengan sumur air bersih berisiko membuat air tercemar bakteri Escherichia coli (E. Coli). Bakteri satu ini pasti sudah tidak asing di telinga karena bakteri ini kerap menjadi sumber penyakit infeksi saluran pencernaan.

    Dengan adanya jarak, kemungkinan-kemungkinan risiko tadi dapat dicegah. Meskipun nantinya ada kebocoran, dapat diperbaiki dengan cepat.

    Berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) 2398:2017, jarak minimal memasang sumur septic tank dengan sumur air minum adalah 10 meter. Sementara itu, upflow filter septic tank minimal berjarak 1,5 meter dari sumur air minum. Demikian juga dengan taman sanitasi septic tank harus diberi jarak minimalnya 1,5 meter dari sumur air minum.

    Tidak hanya itu, jarak sumur resapan air hujan juga jaraknya tidak boleh terlalu dekat dengan septic tank. Sumur resapan air hujan juga salah satu sumber air bersih di rumah saat kekeringan atau krisis air.

    Untuk jarak yang disarankan antara sumur resapan air hujan dan septic tank adalah setidaknya 5 meter. Lalu, jarak upflow filter septic tank dengan sumur resapan air hujan minimal 1,5 meter. Untuk taman sanita septic tank, jarak paling dekatnya 1,5 meter dari sumur resapan air hujan.

    Itulah jarak ideal septic tank dari sumur air agar tidak terjadi pencemaran tinja. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Sarang Laba-laba di Rumah? Coba Atasi dengan 4 Cara Ini!


    Jakarta

    Ada sejumlah hewan yang sering muncul di dalam rumah, salah satunya adalah laba-laba. Terkadang, hewan ini membuat sarang yang nyaman di langit-langit atau sudut rumah.

    Jika menemukan ada sarang laba-laba maka segera dibersihkan agar tidak mengganggu penampilan rumah. Untuk membersihkannya terkadang tidak mudah, apalagi jika sarangnya berada di lokasi yang sulit terjangkau.

    Namun jangan khawatir, ternyata membersihkan sarang laba-laba bisa dilakukan dengan mudah. Penasaran? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Cara Mudah Bersihkan Sarang Laba-laba di Rumah

    Ada beberapa cara mudah untuk membersihkan sarang laba-laba di rumah. Dilansir situs Angi, berikut langkah-langkahnya:

    1. Sapu Ijuk

    Cara paling mudah adalah dengan menggunakan sapu ijuk. Meski alat yang digunakan sederhana, tapi ternyata efektif untuk membersihkan sarang laba-laba di rumah.

    Gunakan sapu ijuk dengan pegangan panjang agar mudah mencapai langit-langit atau sudut rumah yang terdapat sarang laba-laba. Gerakkan sapu dengan perlahan agar bisa mengangkat seluruh sarangnya.

    Jika sudah, kumpulkan sarang laba-laba tadi dan masukkan ke dalam pengki. Bisa juga langsung dibuang ke tempat sampah agar lebih aman.

    2. Pakai Vacuum Cleaner

    Untuk cara yang lebih efektif, detikers bisa menggunakan vacuum cleaner untuk membasmi sarang laba-laba. Pastikan selang vacuum cleaner cukup panjang sehingga bisa mencapai langit-langit atau sudut yang sulit terjangkau.

    Setelah sarang laba-laba berhasil disedot, buang isi wadah vacuum cleaner yang berisi sarang laba-laba ke dalam tempat sampah. Bersihkan juga wadah vacuum cleaner agar tidak ada sisa sarang laba-laba yang menempel.

    3. Pita Perekat

    Kamu juga bisa menggunakan pita perekat atau duct tape untuk mengatasi sarang laba-laba di rumah. Caranya dengan membungkus pita perekat di sekitar roll cat tembok panjang, lalu arahkan ke sarang laba-laba yang berada di langit rumah.

    Geserkan roll cat secara perlahan sampai seluruh sarang laba-laba menempel ke pita perekat. Cara ini dapat mengatasi sarang laba-laba tanpa khawatir merusak dinding atau barang rapuh lainnya.

    4. Pakai Pemutih dan Air

    Apabila sarang laba-laba di rumah masih aktif, cobalah membasminya dengan membuat campuran larutan pemutih dan air. Campur cairan pemutih dan air ke dalam wadah dengan secukupnya, lalu tuang ke dalam botol semprot.

    Semprotkan cairan pemutih ke area yang terdapat sarang laba-laba. Diamkan sejenak agar cairan pemutih bereaksi, kemudian sarangnya dilap dengan kain bersih.

    Perlu diingat, saat menyemprotkan cairan pemutih ke sarang laba-laba pastikan tidak ada perangkat elektronik di dekatnya. Sebab, cairan tersebut bisa merusak perangkat dan memicu terjadinya korsleting listrik.

    Demikian empat cara ampuh membersihkan sarang laba-laba di rumah dengan mudah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Area Paling Rawan di Dapur, Hindari Simpan 5 Barang Ini di Bawah Bak Cuci Piring


    Jakarta

    Saat ini sebagian besar rumah sudah menggunakan kitchen set sebagai ruang penyimpanan yang efisien. Bentuknya seperti lemari dan rak sering dipasang di bawah dan di atasnya kompor.

    Lemari bagian atas biasanya diisi oleh peralatan masak, minyak, hingga piring dan cangkir yang jarang dipakai. Lalu, di bawah kompor biasanya bumbu-bumbu dapur dan peralatan makan yang sering dipakai. Sementara di bawah bak cuci piring atau wastafel dapur barang yang disimpan jauh lebih beragam karena biasanya ruang di bawahnya jauh lebih luas dari lemari lainnya.

    Meskipun begitu, ternyata area bawah bak cuci piring ini tidak bisa menyimpan sembarangan benda karena rentan sekali lembap mengingat lokasinya dekat dengan pipa.


    Dilansir Ideal Home, berikut 5 barang yang tidak boleh disimpan di bawah bak cuci piring.

    1. Cairan Pembersih Kimia

    Siapa di sini yang menyimpan bahan pembersih lantai, pembersih toilet, atau pembersih kaca di bawah bak cuci piring? Lily Cameron dari Fantastic Services mengatakan lokasi tersebut tidak cocok untuk menyimpan cairan-cairan pembersih tersebut. Alasannya ternyata bukan karena lokasinya yang lembap, melainkan tempatnya mudah sekali dijangkau oleh anak-anak dan anabul.

    “Tempat ini mudah diakses. Jika tertelan, bahan kimia ini bisa berbahaya. Hindari simpan pembersih kimia di sana. Lebih baik simpan di tempat yang lebih tinggi di dapur, kamar mandi, atau lemari serbaguna yang jauh dari jangkauan,” kata Lily.

    2. Makanan Hewan Peliharaan

    Beberapa makanan hewan peliharaan dijual dalam ukuran besar. Untuk rumah yang kecil sulit untuk meletakkan di lemari. Apabila diletakkan sembarangan, khawatir mudah dijangkau oleh hewan tersebut. Area di bawah wastafel terkadang jadi pilihan karena luas dan mudah dijangkau.

    Namun, area ini sebenarnya tidak cocok karena mudah terkena air sehingga menjadi lembab dan berjamur. Lokasi yang tepat adalah area yang agak tinggi dari hewan, kering, dan sejuk.

    3. Tekstil

    Bagian bawah bak cuci piring juga nggak cocok untuk meletakkan barang yang terbuat dari kain, contohnya kain lap, keset, hingga handuk. Area ini cukup lembap sehingga dapat membuat bahan kain rusak karena jamur mudah sekali tumbuh. Lebih baik simpan barang kain di wadah tertutup di tempat yang kering dan jauh dari dapur.

    4. Peralatan Elektronik Dapur

    Bagi yang ingin membuat rak khusus barang elektronik di bawah wastafel sebaiknya konsultasikan dahulu ke ahlinya. Area ini berpotensi mengalami kebocoran dan cukup lembap sehingga membutuhkan ruang yang cukup agar terjadi pertukaran udara. Terlalu banyak rak dapat mempersempit jalur udara di bawah. Selain itu, lembap juga bisa memicu muncul karat pada peralatan elektronik.

    5. Bumbu dapur

    Bumbu dapur sebaiknya diletakkan di area bawah kompor karena lebih aman dan mudah dijangkau. Area bawah bak cuci piring terlalu lembap, bisa memicu pertumbuhan jamur dan membuat bahan dapur busuk.

    Itulah 5 barang yang tak boleh disimpan di bawah rak cuci piring, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! Ini 6 Benda di Dapur yang Paling Kotor dan Banyak Kuman


    Jakarta

    Dapur merupakan salah satu area di rumah yang paling mudah kotor. Setelah memasak, biasanya dapur akan dipenuhi oleh sisa makanan, noda minyak, dan bumbu yang bertebaran.

    Selain mengotori lantai dan meja, kotoran juga bisa menempel pada sejumlah benda lain di dapur. Bahkan, benda tersebut sering dipegang oleh tangan manusia hampir setiap hari.

    Penasaran, apa saja benda di dapur yang dianggap paling kotor dan mengandung banyak kuman? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Ini Benda di Dapur yang Paling Kotor

    Salah satu alasan mengapa perlu membersihkan dapur karena banyak benda kotor yang sering tidak disadari penghuni rumah. Dilansir situs The Spruce, berikut benda-benda di dapur yang dinilai paling kotor:

    1. Gagang Pintu Kulkas

    Gagang pintu kulkas bisa menjadi benda paling kotor di dapur karena sering bersentuhan dengan tangan. Mungkin kamu tidak sadar membuka pintu kulkas saat tangan masih kotor, sehingga ada sisa noda minyak atau bumbu masak yang menempel selama berbulan-bulan.

    Salah satu solusinya adalah dengan rutin membersihkan gagang pintu kulkas. Kamu bisa menggunakan tisu disinfektan atau cairan pembersih disinfektan semprot untuk membasmi kuman. Bersihkan gagang pintu kulkas secara perlahan dengan kain bersih atau tisu dapur.

    2. Kitchen Sink

    Kitchen sink atau bak cuci piring juga menjadi tempat paling kotor di dapur. Meski selalu dialiri oleh air, tapi ada banyak bakteri yang menempel di kitchen sink, terutama di dekat saluran air.

    Selain itu, area paling kotor di kitchen sink juga terletak pada gagang keran air. Untuk mencegah kuman dan bakteri masuk ke dalam tubuh, selalu bersihkan kitchen sink setidaknya satu kali sehari dengan menggunakan cairan pembersih disinfektan.

    3. Spons

    Spons yang digunakan secara terus-menerus akan cepat rusak dan kurang efektif untuk mengangkat noda di piring dan alat masak. Selain itu, ada banyak bakteri yang menempel pada spons sehingga sangat berbahaya bagi kesehatan manusia.

    Salah satu solusinya adalah dengan rutin mengganti spons setiap dua minggu sekali atau ketika spons sudah berubah warna menjadi hitam.

    4. Kulkas

    Selain gagang pintu kulkas, bagian dalam lemari es juga mengandung banyak bakteri yang tidak disadari penghuni rumah. Meski suhu kulkas sudah cukup dingin, tapi ternyata masih ada beberapa bakteri berbahaya yang dapat tumbuh.

    Sebagai contoh, saat menyimpan daging mentah di lemari es pastikan disimpan dalam wadah yang tertutup rapat. Jika wadah yang digunakan bocor, maka cairan dari daging mentah bisa menumpuk di laci kulkas, sehingga jadi kotor dan tumbuh bakteri jahat.

    Agar kulkas tetap bersih, pastikan kamu rutin mencuci laci atau rak kulkas setiap bulan. Bersihkan bagian rak kulkas yang kotor menggunakan sabun cuci piring dan air hangat. Lalu, keringkan dengan kain bersih atau tisu dapur.

    5. Talenan Kayu

    Talenan kayu menjadi salah satu benda di dapur yang paling kotor dan mengandung banyak bakteri. Celah-celah pada talenan kayu menjadi tempat yang cocok bagi kuman untuk berkembang biak.

    Disarankan untuk memiliki dua talenan kayu dengan fungsi berbeda, satu talenan khusus memotong buah dan sayur, sedangkan satunya lagi untuk daging. Langkah ini dapat mengurangi kontaminasi bakteri pada makanan yang dikonsumsi.

    Pastikan kamu mencuci talenan dengan sabun setelah digunakan, lalu bilas dengan air hangat sampai bersih. Jangan lupa untuk mengeringkan talenan kayu dengan tisu dapur atau kain bersih.

    6. Blender

    Satu lagi benda di dapur yang mengandung banyak kotoran dan kuman, yaitu blender. Meski selalu dibersihkan usai dipakai, tapi mungkin masih ada sisa-sisa bumbu yang tidak dibersihkan sehingga terus menempel di blender.

    Maka dari itu, pastikan kamu membersihkan blender setiap seminggu sekali untuk memastikan tidak ada kotoran yang menempel. Bersihkan blender dengan sabun yang mengandung disinfektan agar dapat membasmi kuman dan bakteri secara optimal.

    Itulah enam benda di dapur yang dianggap paling kotor dan mengandung banyak kuman. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kotoran di Kulkas Ampuh Dibersihkan Pakai Soda Kue, Ini Caranya


    Jakarta

    Kulkas berfungsi untuk mendinginkan makanan dan minuman agar tetap awet selama berhari-hari. Seiring waktu, kulkas akan kotor karena dipenuhi noda dari sisa makanan yang disimpan.

    Jika tidak dibersihkan, noda tersebut akan semakin menempel dan berkerak. Tak hanya terlihat kotor, tapi juga membuat isi kulkas mengeluarkan bau tidak sedap.

    Maka dari itu, penting untuk membersihkan kulkas secara berkala agar tidak ada noda dan kotoran yang menempel di rak kulkas. Untuk membersihkan kulkas bisa menggunakan cairan khusus yang dijual bebas.


    Selain itu, kamu juga bisa membersihkan isi kulkas menggunakan soda kue. Bahan yang satu ini dinilai ampuh untuk mengangkat kotoran dan noda yang membandel. Bagaimana caranya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Bersihkan Noda dan Kotoran di Kulkas Pakai Soda Kue

    Dilansir situs Better Homes & Gardens, kulkas yang penuh noda dan kotoran dapat dibersihkan pakai baking soda. Sebab, soda kue memiliki sifat abrasif yang dapat melarutkan kotoran secara efektif.

    Selain itu, soda kue dapat menyerap dan mengatasi bau tidak sedap. Jadi tidak hanya ampuh mengangkat noda, tapi juga bisa menyerap bau yang menyengat.

    Supaya lebih efektif mengangkat kotoran, dianjurkan untuk mencampur soda kue dengan air panas. Agar tidak salah, ikuti langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Kosongkan isi kulkas terlebih dulu dari makanan dan minuman
    2. Cabut kulkas dari stop kontak agar saat dibersihkan tidak boros listrik
    3. Masukkan 2 sendok makan soda kue ke dalam wadah
    4. Tuang 1 gelas air panas ke dalam wadah, lalu aduk sampai merata
    5. Celupkan kain microfiber atau spons ke dalam wadah, lalu oleskan ke bagian dalam kulkas secara perlahan, terutama di area rak dan sisi samping yang penuh kotoran
    6. Setelah itu, lap bagian dalam kulkas dengan kain lembap untuk mengangkat kotoran
    7. Lap kembali bagian dalam kulkas dengan kain microfiber kering
    8. Terakhir, buka pintu kulkas secara lebar agar bagian dalam kulkas bisa cepat kering.

    Soda kue dinilai ampuh untuk mengatasi noda minyak dan bumbu dapur yang menempel di dalam lemari es. Apabila noda sulit dibersihkan, dianjurkan untuk mengoleskan soda kue dan diamkan selama 10 menit agar bereaksi.

    Kamu juga bisa mencampur soda kue dengan cuka putih agar lebih ampuh mengatasi noda. Jika tercium bau tidak sedap akibat cuka, taruh soda kue di dalam kulkas guna menyerap bau tersebut.

    Demikian cara ampuh mengatasi noda dan kotoran di kulkas dengan soda kue. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ampuh! Ini 5 Cara Cepat Bersihkan Bunga Es di Freezer


    Jakarta

    Jika melihat freezer sudah dipenuhi lapisan bunga es, itu pertanda sudah saatnya penghuni membersihkan rumahnya. Sebab, bunga es bisa membuat fungsi freezer tidak bekerja dengan optimal.

    Dikutip dari Cleanpedia, cara paling mendasar adalah mematikan kulkas dan biarkan pintunya terbuka sampai seluruh es meleleh dengan sendirinya. Namun, cara ini mungkin memakan waktu cukup lama.

    Tenang saja, ada trik untuk mempercepat proses melelehkan bunga es. Simak tipsnya berikut ini.


    Cara Cepat Bersihkan Bunga Es di Freezer

    Inilah cara membersihkan bunga es di freezer dengan cepat.

    1. Letakkan Mangkuk Berisi Air Panas

    Simpan air panas di dalam wadah seperti mangkuk, lalu letakkan di dalam freezer. Cara ini bisa ampuh tergantung pada wadah yang digunakan serta suhu air. Nah, agar wadah tidak rusak, beri alas handuk kecil di bawah mangkuk panas di freezer ya.

    2. Kikis Dinding Es

    Mengikis dinding es bisa menjadi jurus andalan buat membersihkan freezer. Penghuni bisa pakai bahan tidak tajam seperti sendok buat mengikis es. Jangan pakai alat yang tajam karena bisa merusak permukaan freezer.

    3. Tempel Kain Panas

    Serupa dengan itu, penghuni rumah bisa meletakkan kain yang sudah direndam air panas. Tempelkan kain pada lapisan es agar meleleh. Perlu diingat, jangan tinggalkan proses ini karena sewaktu-waktu air akan menetes dan penghuni harus segera membersihkannya.

    4. Gunakan Alkohol

    Siapa sangka, cairan alkohol bisa membantu pencairan bunga es yang tipis. Coba rendam kain dengan bahan tersebut terutama pada bagian tepi freezer. Setelah terlihat ada es yang mau lepas dari dinding freezer ambil sendok untuk mengikisnya.

    5. Pakai Pengering Rambut

    Pengering rambut mengeluarkan air panas yang efektif membersihkan bunga es di freezer. Akan tetapi, jangan mengarahkan lubang angin langsung ek freezer ya, melainkan menjauhkan
    Setelah bunga es tersisa sedikit kamu bisa mematikan pengering rambut dan lanjut dengan mengikisnya secara manual.

    Itulah cara cepat membersihkan bunga es. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Rahasia Hilangkan Goresan di Lantai Keramik, Cuma Butuh Soda Kue!


    Jakarta

    Rumah modern masa kini banyak yang menggunakan keramik pada lantainya. Beberapa orang menggunakan keramik granit yang diklaim tahan goresan, lalu ada juga yang memilih keramik marmer agar terlihat elegan.

    Seiring waktu, keramik lantai bisa tergores sehingga menimbulkan bekas garis hitam. Kondisi ini membuat lantai jadi tidak menarik dipandang sekaligus mengurangi nilai estetika.

    Kalau menemukan ada lantai keramik yang tergores, jangan panik dan khawatir. Tidak perlu repot-repot mengganti keramik dengan yang baru karena goresan di lantai masih bisa diatasi dengan soda kue.


    Bagaimana cara menghilangkan goresan di keramik lantai dengan soda kue? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Atasi Goresan di Keramik Lantai

    Selain digunakan sebagai bahan untuk memasak, soda kue ternyata juga bisa digunakan untuk mengatasi goresan di keramik lantai, lho.

    Dilansir situs Simpolo, sifat abrasif pada soda kue ternyata mampu menghilangkan goresan yang muncul di keramik lantai. Agar lebih efektif, soda kue perlu dicampur dengan air agar menghasilkan pasta.

    Sebagai catatan, hanya goresan kecil dan halus saja yang bisa dihilangkan dengan soda kue. Agar tidak salah, simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Tuang 3-4 sendok soda kue ke dalam wadah
    2. Tambahkan air secukupnya ke dalam wadah, lalu aduk hingga merata
    3. Terus aduk sampai soda kue dan air membentuk pasta kental
    4. Gunakan kain lembut atau spons untuk mengoleskan pasta ke area keramik lantai yang tergores
    5. Gosok keramik lantai secara perlahan
    6. Setelah itu, diamkan selama 10-15 menit agar soda kue membantu menghilangkan goresan di keramik
    7. Jika sudah, lap soda kue dengan kain halus
    8. Bilas keramik lantai dengan air bersih.

    Segera cek keramik lantai usai dibersihkan. Jika masih ditemukan ada goresan halus, ulangi langkah-langkah di atas secara perlahan.

    Cara Atasi Goresan Cukup Dalam di Keramik Lantai

    Apabila goresan yang muncul di keramik lantai cukup dalam, kamu bisa menggunakan cuka putih dan minyak zaitun untuk menghilangkannya. Dikutip dari Orient Bell, berikut langkah-langkahnya:

    1. Tuang cuka putih dan minyak zaitun ke dalam wadah dengan perbandingan 50:50
    2. Aduk cuka putih dan minyak sampai merata
    3. Teteskan larutan tersebut ke keramik lantai yang tergores
    4. Bersihkan dengan kain halus secara perlahan
    5. Diamkan selama 10-15 menit agar cuka putih dan minyak zaitun bereaksi terhadap goresan
    6. Jika sudah, lap keramik lantai dengan kain bersih.

    Kalau masih menemukan goresan di keramik lantai, ulangi kembali langkah-langkah di atas secara perlahan. Kalau goresan sulit hilang, kamu bisa menggunakan cairan khusus yang mengandung bahan kimia dan formula tertentu.

    Itulah cara mengatasi goresan di keramik lantai hanya dengan soda kue. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Membersihkan Nat Keramik yang Menghitam, Pakai Bahan di Rumah Aja!



    Jakarta

    Lantai rumah memang mudah dibersihkan dengan sapu atau pel, tapi bagaimana dengan sela-sela antar keramiknya? Bagian yang disebut nat ini sering kali menghitam seiring waktu karena kotoran menumpuk dan sulit dijangkau.

    Masalahnya, permukaan keramik dan nat terbuat dari bahan berbeda. Keramik biasanya mengilap dan licin, sementara nat dibuat dari campuran semen, pasir, dan air – sehingga perlu cara khusus untuk membersihkannya.

    Tenang, kamu nggak perlu beli pembersih mahal. Cukup gunakan bahan-bahan sederhana yang sudah ada di rumah. Mengutip dari Ideal Homes, berikut beberapa cara ampuh mengembalikan warna nat agar terlihat seperti baru lagi.


    1. Campuran Baking Soda dan Cuka

    Dua bahan dapur ini ampuh mengangkat kotoran membandel di sela keramik. Campurkan dua sendok makan baking soda dengan sedikit air hingga jadi pasta. Kalau noda masih sulit hilang, tambahkan cuka secukupnya. Agar permukaan keramik tidak rusak, kamu bisa menambahkan sedikit pasta gigi dalam campuran tersebut.

    Oleskan pada nat, gosok dengan sikat gigi bekas, lalu bilas pakai kain lembap. Tapi hati-hati, penggunaan cuka terlalu sering bisa merusak lapisan pelindung keramik dan membuatnya kusam.

    2. Gunakan Pasta Gigi

    Selain untuk gigi, pasta gigi juga bisa jadi pembersih sela keramik. Kandungan soda bikarbonat di dalamnya efektif mengangkat noda. Cukup oleskan pasta gigi ke sela-sela ubin, gosok perlahan dengan sikat gigi bekas, lalu bilas air hangat dan keringkan dengan handuk bersih. Cara ini aman dan cocok untuk pembersihan rutin.

    3. Bersihkan dengan Air Lemon

    Asam alami dari lemon juga bisa mengangkat kotoran pada nat keramik. Caranya mudah: iris lemon, peras airnya ke bagian sela, diamkan sekitar 15 menit, lalu gosok dengan sikat gigi. Setelah itu bilas air hangat dan keringkan. Selain bersih, aroma lemon juga membuat ruangan terasa segar.

    4. Gunakan Pemutih untuk Noda Membandel

    Kalau noda sudah terlalu lama menempel, pemutih bisa jadi solusi terakhir. Tuang sedikit ke wadah, celupkan sikat gigi bekas, lalu gosok perlahan bagian nat yang menghitam. Bisa juga dicampur dengan pasta gigi agar lebih lembut.

    Setelah didiamkan 15 menit, bilas dan biarkan kering dengan udara. Hindari mengelap dengan kain karena seratnya bisa menempel di lantai.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Langkah Mudah Basmi Belatung di Tempat Sampah, Bisa Pakai Garam


    Jakarta

    Meski digunakan untuk membuang sampah dapur, tetapi tempat sampah juga harus dibersihkan secara berkala. Sebab, ada sisa-sisa makanan yang mungkin tak sempat dibuang sehingga menempel di dasar tempat sampah.

    Jika dibiarkan terus-menerus, maka akan menimbulkan bau tak sedap sekaligus memicu kehadiran belatung. Kalau sudah muncul larva dari lalat tersebut, maka sebaiknya segera dibasmi agar jumlahnya tidak semakin bertambah.

    Ada beberapa cara efektif untuk mengatasi belatung yang muncul di tempat sampah. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Cara Basmi Belatung di Tempat Sampah

    Kalau muncul belatung dalam jumlah banyak di tempat sampah, sebaiknya segera dibasmi. Dilansir situs The Spruce, berikut cara ampuh basmi belatung di tempat sampah:

    1. Pemutih

    Salah satu cara termudah untuk basmi belatung di tempat sampah bisa menggunakan pemutih. Caranya cukup mencampur pemutih dan air dengan perbandingan 50:50, lalu tuang ke dalam tempat sampah yang penuh belatung.

    Setelah itu, tutup tempat sampah dan diamkan sekitar 30 menit agar uap pemutih bekerja untuk membasmi belatung. Jika sudah, buang cairan pemutih dan belatung yang sudah mati secara hati-hati.

    2. Cuka

    Apabila enggan memakai bahan kimia, kamu dapat menggunakan cuka untuk membasmi belatung di tempat sampah. Caranya dengan mencampur sekitar 50 ml cuka dengan air panas secukupnya ke dalam wadah, lalu tutup wadah dan diamkan selama 30 menit.

    Setelah itu, tuang larutan cuka dan air panas tersebut ke dalam tempat sampah. Diamkan selama 2-3 jam agar cuka dapat membasmi belatung.

    3. Garam

    Selain digunakan untuk memasak, garam ternyata juga bisa dipakai untuk membasmi belatung. Hanya saja, jumlah garam yang digunakan harus cukup banyak agar efektif mengatasi belatung.

    Cukup menaburkan garam yang banyak ke seluruh area tempat sampah yang penuh belatung. Lalu, letakkan tempat sampah di bawah sinar matahari langsung selama 1 jam.

    Panas dari matahari dan efek garam akan membunuh belatung secara perlahan. Jika sudah, bilas tempat sampah dengan air untuk membersihkan sisa-sisa belatung yang mati.

    4. Air Panas

    Cara praktis lainnya untuk membasmi belatung adalah dengan air panas. Cukup tuang satu teko air mendidih ke dalam tempat sampah secara perlahan.

    Air yang sangat panas akan membunuh belatung secara instan. Namun, tetap hati-hati saat menuang air panas agar tidak terkena kulit.

    Jika sudah, buang sisa air panas dan belatung yang mati. Jangan lupa untuk mencuci tempat sampah dari sisa-sisa kotoran.

    Itulah cara membasmi belatung di tempat sampah dengan bahan sederhana. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jenis Ikan yang Bisa Hidup Tanpa Mesin Pompa Udara, Bisa Hemat Listrik Rumah


    Jakarta

    Ingin pelihara ikan di rumah tapi ingin hemat listrik? Tenang, ada beberapa jenis ikan hias yang ternyata bisa hidup sehat tanpa bantuan mesin pompa udara, lho!

    Dilansir dari laman Fresh Water Systems, Rabu (22/10/2025), pompa udara berfungsi untuk meningkatkan kadar oksigen di dalam air. Namun, tak semua ikan membutuhkannya. Bahkan, beberapa spesies justru lebih suka air yang tenang.

    Hal serupa juga disampaikan dalam laman The Times of India. Ada sejumlah spesies ikan yang bisa hidup tanpa bantuan pompa udara, cocok untuk pemilik akuarium atau pemula yang ingin memelihara ikan. Berikut beberapa contohnya.


    Ikan Cupang

    Ilustrasi jenis ikan cupang hias termahal.Ilustrasi ikan cupang. Foto: iStock

    Ikan Cupang memiliki sistem pernafasan labirin yang memungkinkan ikan tersebut untuk mengambil oksigen langsung dari udara. Tak heran, mereka bisa bertahan hidup di wadah kecil atau air yang tenang tanpa pompa udara.

    Ikan Molly

    Potret ikan hias molly.Potret ikan hias molly. Foto: BACbKA/Wikimedia Commons

    Ikan Molly berasal dari daerah perairan hangat sehingga sudah terbiasa hidup dengan lingkungan yang berkadar oksigen rendah.

    Ikan Lele

    Bukan cuma untuk konsumsi, ikan lele juga bisa dijadikan peliharaan unik di rumah, lho! Seperti ikan cupang, ikan lele memiliki sistem pernafasan labirin yang membuatnya dapat bertahan hidup di air yang kekurangan oksigen.

    Nah, itulah beberapa ikan hias yang bisa hidup tanpa mesin pompa udara! Selain mudah dirawat, ikan-ikan ini juga jadi solusi cerdas buat penghuni rumah yang ingin memelihara ikan di akuarium tanpa boros listrik. Rumah tetap estetik, tagihan listrik pun aman!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com